AKU BERANIKAN DIRI MENCOBA HOROR NENEK CHINA YANG VIRAL…. Dread Flats
Selamat malam teman-teman sekalian. Kembali lagi bersama aku Brando di channel Winda Basudara dengan Headset. Kali ini guys, kita kedatangan lagi sebuah game horor berkualitas yang saat rilis dia langsung viral teman-teman di TikTok, di X dan juga di Facebook. Gameennya bertajuk Dread Flats. Dan game ini banyak banget direrequest sama anak-anak di Instagram dan ini merupakan game horor dengan tema Cina teman-teman ya yang sangat mengerikan. Makanya saking mengerikannya, gua enggak berani main di atas jam 09.00 malam, tapi tetap gua beranikan diri untuk memakai headset. So, welcome buat teman-teman yang nonton live dan teman-teman yang nonton replay di game yang bertajuk Dread Fats. Akhirnya kita kedatangan game horor berkualitas tema Asia lagi. Sebelum kita mulai seperti biasa kita akan langsung saja mengabs apa sih? Absen, absen, absen. Buruan. Bang, gua mau main update Grow a Garden jam 09.00. Langsung start aja deh, Bang. Kata Ilham. Oke, kalau begitu, Teman-teman ya, langsung saja kita mulai sebuah game horor yang viral yang dari sinopsisnya tentang nenek-nenek di Cina. Dread flats. Let’s go. Yes. Brightness, brightness full karena aku takut. Oke, guys. Guys, akhirnya game horor berkualitas lagi. Sorry, kagetin. Semua konten di game ini kemungkinan adalah kisah nyata. Game ini mengandung intense horor dan juga zoom kare dan juga gambar Astaga kaget. Baru main langsung dikagetin sama starter. 10.000 dolar untuk menginap 3 malam di rumah berhantu. Uh, nice intro, Guys. Apakah kamu berani? Kalian berani enggak, Guys? 3 hari nginap di rumah berhantu. Kaget. Kaget kata Faiz. Telat gak, Bang? Enggak. Halo, Bang. Halo, Guys. W intro, Guys. W intro, Guys. W intro, Guys. Aku adalah host sebuah paranormal channel. Oh, kita host TV dan aku sudah tinggal di banyak tempat berhantu. Cerita hantu urban legend. Ah, itu cuma nakut-nakutin yang mentalnya lemah. Kali ini ada fan yang suruh ngebayarin aku mahal di tempat orang-orang banyak hilang tanpa jejak. Oh, kita ini, Guys, kayak youtuber hantu gitu ya. Oh my god. Look at the graphic bro. Benar ya tema Cina ya teman-teman ya. Way graphic way graphic way graphic way graphic guys. This is way graphic. Sebentar sebentar. Haruskah gua masuk ke sana? Atau gua bisa ngecek di sini ada sesuatu. Oh, buntu ya. Berarti emang masuk ke rumah tadi ya, Guys. 2 guys. Bang suaranya udah cukup kata Sikia. Thank you, Sikia. Jangan lupa tuke ya. W. Hei, gila seram banget pakai headset. Ada fan yang bilang kalau tempat ini sudah tidak ada listrik. Cepat banget teksnya. Ya, gua kan jadi belum bisa translatein. OMG, horor tema Asia never fail, Guys. Ini permainan apa, Guys, di Cina, Guys? Uh, that’s so creepy. Matanya hitam. Apa itu? Oke. Apa ini? Apa itu? Kosong. Bang, entar ada nenek. Emang iya, Guys. Tar ada nenek, Guys. Guys, di sini siapa yang keturunan Chinese, Guys? Oke, ini terkunci. Aku butuh kunci untuk menggembok eh membuka ya. Cari kunci untuk membukanya nanti. Aku banyak juga ya viewer Winda bersaudara yang chindo. Cindo ada ggak? Cindo chindo yang chindo. Chindo jangan lupa follow IG gua yang cewek only. Tapi pait majong. Oh, majong majong guys. Majong. Majong. Apa ini? Banyak kunci speran untuk security room. Please kembalikan kalau kamu menemukannya. Anak-anak sering menyelinap akhir-akhir ini. Di atas lemari ada kunci. Emang ya, Guys? Enggak. Kayaknya enggak ke sini deh. Kayaknya belum ke sini deh, Guys. Sini dulu deh. Eh, apa coba? Pintu nutupnya tuh ngagetin mulu terkunci. Oh, kayaknya kita nyalain listrik dulu deh. Yes, I think so. O gak bisa lah. Gua gak bisa ke mana-mana, Guys. Berarti berarti nyari barang buat buka gembok tadi ya? Iya deh kayaknya, Guys. Bentar sebentar. Oh, ini dapur belum gua cek nih. Nah. Yah, kosong, Guys. Kosong lagi dapurnya. Siak. Ini bisa dibuka enggak? Oh, gua belum ke sini juga, Guys. Nice. Oh, I got the key. Coba buka security room. Door ya. Ruang security. Oke. Oke. Mungkin ini ya. Mungkin ini, Guys. Coba kita buka. Oh, enggak. Itu pakai pakai bolt cutter yang kayak di Resident Evil. Kita harus buka kunci dulu ya di security room. Game Scribble namanya. Hati-hati, Bang. Oke, hati-hati, hati-hati. Tenang, tenang, tenang, tenang. Kalian jangan bikin takut. Makanya kalau berani pakai headset kayak gua ya. What is security room? Where security room? Aduh, gua gak bisa bahasa Cina lagi, Guys. Maybe this one. I think so. Yeah, awal-awal. Benar, benar, benar, benar. Oh, listriknya di sini, Guys. Nice. Ya, ini sori nih, gua pengin tanya yang ee budaya Tionghoa ya. Ini dewa guanu kan? Dewa guanyanu kan? Duh enggak ngerti. Enggak ngerti sumpah. Maaf guys. Enggak ngerti guys. N oke fany di kamar 204. Aku harus ke sana dan aku akan nginp di sana beberapa hari. Oh, kita base kita di kamar 204. Oke, berarti lantai 2 ya. Dah, udah nyala kok. Listriknya aman, Guys. Jangan takut ya. Aku nonton sambil kerja. Mantap. Walaupun enggak ada yang nanya. Nah, dua nih. Dua lantai dua. Walaupun gua ngerti bahasa Cina, cuma basic enggak sih, Teman-teman? Ini seram sih. Seram sih. Ini tempatnya apartemennya, cuy. Oke, 23 kita di 204 ya. Ah, ini dia tempat baseec. Oke. Ih, kotor banget dapat kamarnya, ya. Tapi enggak apa-apalah, bersyukurlah. Namanya juga kita pemburu paranormal. Ah, siapa banyak nyalain TV? Boros listrik. Kocak terkunci. Bagus gambarnya dah. Lages gua udah gua taruh tuh. Aduh, sabar belum baca pokoknya. Di sini banyak orang hilang ya. AOR newspaper clipping is only clue online. Oke, kita harus cari clue ini, Guys. Koran-koran ini. Oke, gua baca, ya. Harian Fanglu, Juni 20, 2001, hari Rabu. Oh, Fangu itu nama nama koran ya. Ada seorang pria yang menetap di Fengjang Apartemen hilang di malam hari di tanggal Juni 15. Menurut keluarga dan tetangga sekitar, banyak orang yang komplain ada suara tapping atau suara kayak diketuk-ketuk gitu ya. Tek tek. yang memantul dari langit-langit. Oke. Dan di hari banyaknya kehilangan itu orang-orang makin lama, Guys, suara ketukan itu di langit-langit makin keras. Polisi juga mengkonfirmasi tidak ada tanda-tanda orang yang pengin menerobos masuk atau tanda-tanda orang memberontak. Padahal kamarnya itu seharian ya, bahkan sepenuh hari itu terkunci. Kok bisa hilang gitu orangnya? Aneh loh. Wah, ini seram. juga, Bro. Oke, saatnya unpack ya. Ih, jam apa nih? Apa tuh mereknya tuh, Guys? Daniel Wellington kah? Hah? Loh. Hah? Kenapa malah kasurnya diangkat, Guys? Bang, buka lemari. Aman nih. Aman. Oh, oke. Ke sini. Oh, dirapiin ya. Oh, dibersih-bersih, guys. Iya, bersih-bersih tuh. Soalnya kan udah gak layak itu tempatnya buat tinggal. A tool, take it. Oh, gua dapat tool. Gu gua dapat tool buat mukul ini ya. Yang tadi itu ya gembok ya. Nice, nice, perfect. I love it. Ah, kita bisa masuk sini. Uh, kompornya jorok sekali, Guys. Nah, cuci piring dulu. Oke, ada teko buat e nyeduh kopi ya sama teh. Hello, hell. I think. Oh, ini dia jaring laba-laba, Teman-teman. Kita bersihkan dulu. Oke, sudah bersih semua. Mantap. Apa itu? Oh, kebuka. Gua kira ketutup. Bentar. Should I do here? Enggak ada yang bisa diapa-apain di sini. ada here, bro. Enggak bisa ngapa-ngapain di sini. Wii. Kan udah kamar. Oke, sudah set. Aku akan tinggal di sini. Ih, di Cina juga pakai kursi kondangan ya. Bukan, itu bukan kursi. Itu kursi ini, cuy. Kursi pedagang kaki lima, Guys. All set. Oke, nice. Lah, dikunci. Desa itu tinggal di rumah horor. Keluar. Eh, suara apa sih itu? Oh, oh, tidur, tidurnya. Ah, itu dia udah ditaruh spray ya. Udah ditaruh spray. Udah taruh selimut, taruh bantal. Mantap, Bang. Ada filmnya, Bang. Ya, entar kita nobar, ya. Kursi Legend benar. Ah, enggak bisa tidur. Mungkin aku mau menginvestigasi dan merekam film. Oh, iya. Kita kan ini reporter. Ya udah deh, kita rekam-rekam dulu deh. Anjay, mode rekam, cuy. Kita mau ada merekam, Guys. Wow, grafiknya bagus banget. Kalau Tuki ngerekam di luar gitu maksudnya. Wah, yang bener aja lu ngerekam di luar. Tunggu ada yang nge-chat, Bang. Terima kasih sudah menyawarkan kualitas 2K dan juga audio yang balance antara suaramu dan game-nya. Sangat pas suaranya, Bang. Benar-benar sempurna kualitas streamnya, kata Ilam. Thank you, Ilham pujiannya, ya. Ya, iyalah, aku harus memberikan yang terbaik lah. Tunggu. By the way, ini kita rekam di mana nih? By the way, ke atas gitu ke lantai 3. Oh, aku melihat petunjuk di security room. Yuk, kita cek dulu di security room lantai 1. Oh, itu tuh tuuh kita rekam yuk. Tenggok kanan, tenggok kiri. Aman. Ah, itu dia. Oke, ini pemilik lama dari Apakah ini sang security dan ini ibunya? Karena ini di kamar security. Aduh, terkunci lagi. Apa ini? Kita baca dulu. Temukan kunci di dekat kamar 107 di lantai 1. Uh, siap. Tiba-tiba kita bisa bahasa Cina. Lalu taruh di drawer. Kalau security room-nya empty, temukan aku di majong parlor next door. Oke, siap. Let’s duit, guys. Ih, seram. Seram. Seram. Seram. 107 ya. Ah, apa itu? Itu suara ada yang main, Guys. Hah? Hah? Suaranya berhenti. Woi! Siapa yang main majong tadi? Kita gak bisa buka pintu ini dengan palu kah? Woi, woi, woi. Slow, slow, slow, slow, slow. Kalem, kalem, kalem, Boy, kalem, anjay, seram banget. Apa ini? Apa ini, Bro? Sebentar, sebentar. How do I get? How do I ambil? Bisa diambil. Hah? Ini apa yang dilingkerin, cuy? Ini ada tiga orang main majong. Terus di belakang kok ada Wah, gua merinding. Puisis apa dia? Nenek Cina kah? Aduh seram cuy. Ah, security ya sini ya. Oke oke oke oke. Santai. Oke santai santai santai. Kita kita lagi mabar bareng yuk. Mabar bareng maksudnya jadi gak usah takut. Oh, nice. I got gua dapat kunci di dalam. Kunci itu buat I buat di mana kuncinya. Kasih tahu dong. Ngomong dong. Oh, 10 setuju. 10 setuj ya. 10 setuju. 10 setuju. Hintunya suka nutup sendiri. Kocak. Nice. Terbuka guys. Buat kamar 107. Oke, oke, oke, oke, oke. What is that? That’s something. Oh, gua kayaknya harus muter lewat sana, guys. Oke, inspect teliti daerah ini dengan careful, dengan hati-hati. Terkunci. Hanya kamar-kamar kosong, ya. Berkunci. Berkunci. Lalu bagaimana gua bisa masuk situ? Oke, inspect carefully. Berarti gua harus cek baik-baik, ya. Anjay, ada kongguan, Guys. Kena jongkok, please. Bisa. Oh, apa ini? Oh, ada sesuatu, Guys. Ada sesuatu. Hah? Oh, ada kunci di situ. Ada tulisan ada kunci. Gimana cara masuk ke sana? Ah apaan tuh? Apaan tuh? Ada ada tangan, guys. Oh my god. What the [ __ ] is that? Is that nenek gayung? Hah? Ada yang terbuka. What the hell, Guys? Terbuka tiba-tiba, Guys. Apa ini? Udah buat-obatan foto wanita yang sama. Got the sleeping pill. Kamu aku udah dapat sleeping pill yang kamu minta. Dokter bilang satu pill setiap malam dan juga LL the child. If she LUL apa tuh? Lul tuh. Oh, lu lebay. Lu lebai. Nyanyikan anaknya. Kalau dia gak bisa tidur, jangan dikasih obat. Kalau dia gak bisa tidur. Anjir tangan merah GG game kata Vianal. Oke. Oke. Another key. Another key. I got another key for for where? For where? Oh, yang sini pasti udah pasti sini. Sini sini. Oh, bukan bukan. Sini sini sini sini. Nice nice nice. Oke, ada surat lagi, Guys. Kita baca ya. Ayah. Eh, sori ibu. Ayah. Kapan kalian akan kembali? Sang nenek tua di bawah tempat tidurku. Hah? Sang nenek tua di bawah tempat tidurku. Maksudnya kenapa dia ada di rumahku, Guys? Itu nenek baju merah ya? Ada kunci. Hah? Oke. Oke. Kunci buat mana itu? Kunci buat mana tuh? Sini. Oh, sini sini sini. Hah? Ada gak? Anjir. Ngagetin aja sumpah. Aduh, mainan Toy Story. Sumpah dah lu. Kok lu tiba-tiba bisa gerakin sendiri? Ada sebuah gambar merah. seorang anak yang duduk di sofa dan seorang nenek. Ih ayah tinggi belando udah 180 cm. Aku sudah besar aku sudah besar. Guys, Guys, kita baca surat dulu ya. April tanggal 21, Sunny. Semalam aku nonton TV bersama ayah. Aku melihat ke belakang dan aku melihat seorang wanita tua menatap kepadaku di di ruangan. Aku jelas takut, tapi ibu dan ayah tidak melihat apa-apa. Aku tahu wanita tua itu di sana tidur dengan ibu dan ayah semalam. Aku tidak mau tidur sendirian di kamar. Malam ini juga gak mau tidur sendirian. Anjir, wanita tua Cina, Guys. Ini apa? The hell? Hell no. Hell no. Hh. Hah. Oke. Wah, ini game seram. Ini game seram. Ini nuansanya seram banget. Seram banget, Guys. Gua gak bohong, enggak nge-fake, enggak gimmik. Sumpah gua gua gak tahu apa yang akan menanti gua, ya. Oke, cukup footage hari ini. Saatnya kembali ke kamar ya. Lantai du. Lantai dua. Shut up. Shut up TV. Gila pakai headset seram banget guys mainnya, Guys. Gelap banget sih. Lantai dua ya. Hah. Oke, itu pintu yang tadi. Lantai du yang mana sih? Oh, salah salah salah jalan salah jalan. Aduh, aduh, cepat, cepat lari aja, lari, lari. Waduh. Waduh, ini horor seram sih. Lantai 2 20 berapa kamar kita? Hah? What is that? What is that? What is that? What is that? 7 204. Kok ada suara dari atas sih? 04. 04. Aku takut. Aduh, suaranya bikin gua gak nyaman. Gua gak bisa lewat. Gua harus ngecek. Aduh, apaan sih MC? Gak bisa, Guys. Ada tembok transparan. Dia mau ngecek suara di atas. Kocak dia MC. Ya udah. Iya. Ngek. Oke. Lantai 3. Lantai tiga. Hah? Ada pintu yang ditutup batu bata di situ suaranya. Mana makin dekat? Hah? Ini WC we. Hah? Sekarang suaranya pindah ke lantai 4. Maksudnya gimana sih ya? Aduh, ini serem amat dah. Sumpah apartemen suara sumpah sound effect-nya gila banget nih game, cuy. L. Oke, Lempat. Siap siap siap. Pantes viral di TikTok, di Instagram. Itu suara ini suara majung dilempar-lempar, Guys. Hah? Ah. Mana suaranya? Mana? Mana suaranya? Dekat sini tadi ya. Kagak ada. Tidak ada aneh di pangendangan. Aduh terlalu draus sih. Aku balik aja deh. Ya udah balik yuk. Awas jatuh lu. Duh sebentar sebentar seram banget ya. Kenapa ya? Kenapa ya Fnya nyaramin banget ya? Apa kara pakai headset ya? Ngaruh ya. Oke, oke, oke, oke. Go, go, go, go, go, go. Kamera tidur, tidur, tidur. Dah, dah. We good. We good. We good. Tutup, tutup, tutup, tutup. Pack the camera first. Oke, pack the camera first. Oke, pack the camera first. Packnya di mana tadi? Sini ya, sini ya. Apa sih? Di mana? Di mana, Guys, packnya, Guys? Aduh, bacot banget. Kenapa gua buka lagi? Gimana cara pack kameranya? Gimana, Guys? Tempat tidur, ya? Tempat tidur tadi, ya? Oh, ini nih ni, ni, ni nih. Hei. Oke, tidur bentar ah. Habis itu lanjut bikin film. Oh my god. So scary, man. This game is so scary. So [ __ ] scary, Bro. H aku miring terus. Gimana ini? Oke, kita mandi ya. Kita mandi mungkin. What the hell? Nenek. Oh my god, nenek merah. What was that? What the [ __ ] Hell no. I should inspect the room. Ya udah, ya udah, yaudah. Aduh, jangan disamperin gak sih? Eh, apa itu? Hah? Apa ini? Hah? Eh, eh, eh, eh, coba jangan dong. Buka buka buka buka buka. main the door lock. Door lock. Door lock ini. Ah, terkunci. What the hell? Oh [ __ ] that’s not good, bro. Dapur. Hah? Kitchennya kelihatan normal. W ada Master Lewis, Guys. Master Lewis. Let’s go. Theory di depan kakek-kakek penjual telur. Oh my God. Kita terkunci di ruangan kita sendiri, guys. Probably just grogy time. Oke, mungkin mimpi buruk. Hah, apa ini? Tadi enggak ada. Oh, cek lemari yaudah. Cek lemari dulu deh. Oh, enggak pasang kamera, Guys. Ya udah, ya udah kita tidur aja ya sambil udah pasang kamera mungkin kita bisa dapat bukti ya footage dari kamera itu saat kita tidur, Guys. Oke, yuk tidur lagi, tidur lagi, tidur lagi, tidur lagi, tidur lagi, tidur lagi, guys, tidur lagi, guys. Let’s go sleep. Oh my god, gelap banget. Hah? Lah. Ah, ini jangan bilang mimpi lagi, Guys. Enggak, enggak. Ini kayaknya kita lanjut rekam nih. Ada suara lagi. Kita udah lanjut nih. Udah next day ini. Udah time skip. Apa itu? Apa itu? Hah? Apa ini? Marble. Ah. Aduh, gua enggak sanggup sumpah lanjutin game ini sebenarnya, Guys. Lah, kok Bukannya ada tangga turun di sini? Kayak mimpi deh, Guys. Gelisah banget nontonnya ya. Atau kata Amelia benar. setuju, guys. Gelisah banget, guys. Marble kelereng ya? Kelereng. Kelereng, kelereng. Okay, that’s not good. Uh, suara airnya aja nyeremin dong. Kok panjang sih? Ini kayaknya enggak sepanjang ini tadi. Enggak. Ini ini mimpi nih. Fix mimpi, Guys. Ini tadi enggak kayak gini, Guys, ruangannya, Guys. Tahu banget gua. Hah? Jalannya becek ya? Kok ada suara dari tadi di belakangku? Itu bukan suara becek, itu ada yang ngikutin kita, Guys. Kayak loping sih. Aduh, lubang itu enggak menyenangkan sekali buat dilihat. Ah, udah enggak ada suaranya. Udah hilang yang itu bukan suara becek, tuh. Ada ngikutin dari tadi, cuk. Makanya kayak gua merasa diikuti di headset gua. Hah? Udah, udah, udah dong. Please dong. Hah. Oh, kelereng lagi. Nah, aduh, nyesel gua main pakai headset, cuy. Ini game. Ah, whatever lah. Ke sana aja lah. Apa ini tulisan Cina? Tidak bisa make out tuh kita. Dia bisa menulis maksudnya leave now. Oke, samar samar tulisannya live now. Pergi sekarang. What the [ __ ] Mimpi kan gua bilang itu cuma mimpi. Over. It’s not over. It’s not over. Suara lagi, guys. Slenderman anjir. Slenderman putih kunci. Oh, cek CCTV. Eh, C kamera. Ayo L. Hah? Hah. Oh my God, ada yang jatuh piringnya. Apakah tikus yang jatuhin piring? Oh. Oh no. Oh no. Kenapa? Kenapa merah? Kenapa merah? Kenapa dia berbuah macam warna? Hah? Apa lagi? Apa lagi? Apa lagi? Aduh, mati listrik lagi. Apa coba? Anjing. Aduh, cek security room lagi dong. Hari-hari harus ke bawah, Bro. Aduh, gua benci banget ke security room ya, Teman-teman ya. Ah, bodoh amat. Cepat cepat. Lari, lari, lari, lari. Just gua just gua, just gua. Jua. Itu dia seum. Oke, jentet lagi listriknya seperti biasa ya. Sumpah ini game sound effect-nya ngeri banget cuy. Hei. Yes. What happen? Ah, kenapa enggak nyala? Nyala enggak sih? Oh, nyala. Nyala. Nyala. Nyala. Duh, aku lupa ngecek baterai kamera lagi. Kocak. Ya udahlah, balik dulu ngecas. Aduh, please dong udah gak gu mending main GTA Role Play daripada main ini, Guys. Udah yang penting udah nyala. Kita ces baterai dulu, ya. Di mana charnya? Sini kah? Oh, ini ada jent ada ada stop kontak tuh. Dah, saat ini gua gak bisa ngerekam film apa-apa. Mungkin gua akan gunakan WC dan juga tidur. Ya udah. Ya udah. Yuk tidur yuk. Eh, WC dulu ya. WC dulu ya. WC itu di Emang ada WC ya? Kayaknya kita enggak punya WC dah. Jangan bilang WC-nya di bawah, Guys. WC. di luar ya WC-nya bener yang itu yang lantai 3 ya anjing WC yang lantai 3 itu, Bro. Oh my God. Kenapa sih harus di lantai 3? WC umum. Iya. Ya udah kita ke atas ya. Kita ke atas ya. WC bersama ya. Udah yaudah. Pakte naon? Harus ke WC guys. Eh tutup enggak sih? Oh dia nutup sendiri ya. Teknologi Cina, Guys. Ya udah, gua naik lagi deh. Gua naik lagi deh. Beter cek security room. Oh, harus ke B security lagi. Bolak-balik simulator kayaknya kan udah tadi security kan udah nyala listriknya. Ada di lantai du ada ya? Lai satu WC-nya enggak? Enggak. Lantai lantai dua ada berarti WC, Guys. Eh, lantai dua, lantai dua, lantai dua. Lantai tig enggak bisa ada tembok transparan. Ah, WSnya di luar. Gua keluar gitu berarti. Enggak, enggak. Ini feeling gua lantai du sih. Tuh kan benar itu dia benar guys. Bukan yang lantai tig oke kita boker dulu ya. Boker dulu, cuk. Aduh, suara itu lagi dong. Ya Tuhan. That sound again. That sound again, Guys. Aduh, suara yang sama. Harus investigate. Aduh, suara di atas, cuy. Oke, dari atas ya. Oke, oke, Aduh. Masih di lantai atas. Masih di lantai atas. Masih di lantai atas, Guys. Duh, sebentar, Guys. Sebentar, Guys. Sebentar, Guys. Sebentar, Guys. Duh, jantung gua cuy. Jantung gua cuy. Tuh kan benar ada gituan lagi, Bro. I think something ahead. Iya, itu yang tadi yang marble cenah. Ah, cuma satu. Ini benar marble kelereng yang mantul di lantai. Makanya bunyinya annoying. Oh [ __ ] terjadi lagi, Guys. Apakah ini mimpi buruku semalam? Aduh, apa sih? Sumpah ada yang ngikutin gua lagi. Sumpah, sumpah, sumpah. Lari cuy, lari lari lari guys. Lari guys. Aduh hari-hari ke security nyalain listrik guys. Just run guys. Just run guys. Let’s just run. Karena ada yang ngikutin gua lagi guys. Dibilang diajak main sama nenek. Anjing. Gak mau gua main sama nenek. Gua main sama yang sepantaran aja ya. Tutup. Tutup. Go H Wi oke oke kita balik balik balik balik balik bisa keluar this place is too iri better retreat for now. Hah loh wait what happen bro? Kok gua B lah wait gua bisa naik ke kamar gua gitu. Tempat ini terlalu mengerikan. sebaiknya kembali sebaiknya kabur guys. Ada ngikutin, Guys. Sumpah, Guys. Sumpah, Guys. Kamera kita ditinggal dong. Hah? Hah? Wait, what? Lalu investigasinya gimana? Peling gua buruk cuk, Guys. Ada suara, Guys. Suara kodok. What is that bad ending, guys? Ada continue, guys. Guys, jangan bilang tu bad ending, guys. Jangan bilang tu bad ending, cuy. Asem ngulangnya jauh banget lagi cuk. Ya ampun, ngulangnya dari sini, Guys. Itu neneknya minta top up kata. Eh, guys, speedrun ya, ya. Speedrun, ya. Speedrun. Kayaknya itu gak deh. Kayaknya enggak gitu deh endingnya, Guys. Itu gara-gara gua kabur. Yaudah, speedrun, speedrun, speedrun. That’s it. That’s it. Enggak, Guys. Gak, Guys. Gak [ __ ] Guys. Enggak, enggak, enggak, enggak. Enggak. Ini itu ada yang aneh, Guys. Itu ada yang aneh, Guys. Itu ada yang aneh, Guys. Enggak gitu, Guys. Harusnya, Guys. Enggak LG itu terlalu cepat, cuy. Berarti jangan kabur ya. Berarti ending satu guys. Ending satu tuh ya. Multiple ending game bro. Multiple ending. Oke, gua akan ungkap yang real ending. Gua gak kabur. Gua ke lantai 204 lagi. Oke, tenang. Yang penting kita udah tahu di sini gak ada zoom sekar ya. Karena kita gak tahu, Guys, ada zoom sekar apa enggak, makanya jadi takut, Guys. Eh, ang berisik banget itu. Nah, oke. Baterai, baterai. Ih, itu bad ending nenek, cuy. Nenek jahat, guys. Gua dicelakain tadi udah kabur. Makanya ada suara step yang ngikutin gua. Oke, cas. Oke, sambil nunggu ngecas kita ngapain? Pipis, pipis, pipis, pipis, pipis. Tenang, tenang. Enggak ada, gak ada jump scare kau di sini. Jadi gua berani ya karena enggak ada jump scare-nya gua berani lari-lari guys. Lari lari lari. Penyak aja tuh nenek. Alright. Ending menenangkan jiwa nenek, Bang. Oke, kita coba kita cari ya. Kita cari ya. Tenang, ini udah gak tahu gak kenapa gua majunya pelan-pelan, takut-takut, Guys. Karena gua gak tahu apa yang akan menanti gua. Makanya gua ketakutan. Nah, ini kan kita udah tahu nih, kita udah tahu gak ada apa-apa yang bakal zoom scare kita. Jadi, aman ya. Nah, ada suara kan. Ke atas ambil kelereng. Oke, habis itu nyalain listrik lagi karena jentet lagi. Tenang, tenang. Cuekin aja, cuekin aja suara-suaranya, Guys. Jangan takut, Guys. Nah, langsung aja naik ke lantai atas, Guys. Nah, langsung aja sini ya, Run. Gila, nenek-nenek minta diop up Mobile Legends, cuy. Nah, itu dia. Oke, tenang gak ada zoom sekarangnya di sini. J gua berani gua berani lari sprint sound effectnya ngeri ya. Ini apa sih bocil? Grow grow. Gak lihat lagi ketakutan sama nenek merah. Lagi bocil. Grow gra grow. Oke, tenang tenang ya. Ini mati listrik yang kedua. Nah, kita nyalain jentetan di security. Habis itu jangan keluar ya. Ah, itu tuh ada step dia ngikutin kita, Guys. Itu dia ngikutin kita, cuy. Bocil grow caper i bocil grow entar dulu lagi ketakutan. Kocak ini. Gra grow graw grow. Oke. Oke. Berarti gua gak keluar dari sini ya. Oke. We keep going ya. We keep going. Awas nih jump scare. Eh, suaranya jump scare, cuy. Dah, gua gak keluar situ, ya. Let’s go. Oke, guys. Gua ke lantai du lagi, guys. Gua dengan beraninya dan PD-nya ke lantai 2 lagi. Ke kamar 204. Perfect. Tanggal 1. Ah, capek hari ini. Aku harus nge-set kameranya sebelum istirahat. Oh, udah dicas, ya. Nice. Ah, pasang lagi. Nice. Yuk, tidur lagi, yuk. Oke, kita tidak kabur ya. Kita memutuskan buat tidak kabur, guys. We keep going straight and strong. Oke, udah betul penuh kamera baterainya. Betul loh. Apa ini? Kenapa hitam? Oh my God, suara kelereng lagi. Ya Tuhan, please stop. Suara kelereng. Aduh, suaranya datang lagi. Kali ini aku harus nge-filmin dia. Aku harus berani. Karena kita pemburu hantu ya. Kita mau terkenal. Oke, grab the camera. Oke, yuk beranikan diri yuk. Kita gak tahu apa yang akan terjadi. Ini suaranya datang lagi seperti biasa. Track the marable sound. Wait, wait. Gua gua syukur gua pakai headset, Guys. Di atas itu, di atas itu, di atas itu. Sini, lurus sini, lurus sini. Kita harus berani. Yuk, wait. Di atas, di atas, di atas. Hujan, hujan, Guys. Enggak. Di atas lagi. Di atas lagi. Di atas lagi. Oke, di kanan makin dekat suaranya. Gua pakai headset. Hah, di ruangan ini lantai 407. Are you sure about that? Sepertinya suaranya datang dari dalam. Oh [ __ ] Nah, tertutup. Lantas ayolah cek security room lagi. Siapa tahu ada kunci speran di drawer lah baru mau ngecek security kebuka sendiri di kanan. Suaranya makin dekat. Sini kah? Hah? Kelereng. Kelereng lagi. Ini tempat suaranya datang. Hah? Siapa di sana? Hah? Oh. Ah. Ah. Nenek merah. Aku tahu itu kamu kan nenek merah. Nenek merah. Are you here? Nenek merah. Guys, kalian lihat di tadi di belakang, Guys. Nenek merah, are you here? Nenek merah, what do you want from me? Ceritakan ke kami bagaimana kamu meninggal, Nenek Merah. Mungkin kami bisa membantu, Nenek Merah. Aku pikir aku melihat sesuatu masuk ke dalam. Suara apa itu? Sur tikus di sini. Di sini. Sumpah apa itu? Suara apa itu? Tikus ya? Ah. Ah. Tap. Ada tap. Ada tap. Ada tap. Just take it. Just take it. Wah. Oh, tikus benar. Tikus, tikus, tikus. Aduh, gila, suara suara kelerengnya nyata banget di kuping gua. Oh, jadi kelereng cuma tikus selama ini. Enggak, tadi ada orang kocak. E, gua baca-baca dulu. Aku berlari ke misis wang di kamar 305 hari ini. Dia kelihatan ketakutan. Dia memaksa bahwa ada seorang wanita tua dengan dress merah menatapnya di pojokan. Tapi aku tidak melihat apa-apa. Si mentalnya itu makin parah. Tapi dia menolak ke rumah sakit. Benar-benar bangunan ini benar-benar tidak bikin aku tahan. Banyak mimpi buruk terjadi dan juga suara-suara yang enggak bisa dijelasin di setiap malam. Aku juga kehilangan isi otakku bang belakang lu. Kata Denny, ada seseorang yang datang hari ini untuk mengklaim bahwa dia adalah reporter dan memberikan sebuah penjelasan sacientific akan suara-suara yang datang tersebut. Itu membantu. Tapi aku menyarankan kepadamu untuk berbicara dengan Miss Wang. Mungkin dia bisa membantumu mencari bantuan atau meredakan rasa takutmu. 305 305 guys. Kita harus cari informasi dari 305 guys. That’s it bro. Let’s go, let’s go, let’s go. Oh udah kebuka udah kebuka. 305 305 305. 305. Udah cuekin aja. Cekin aja listnya, Guys. Oke, let’s go. 305, ya. Let’s go 305, guys. Let’s go 305. Ah, bbek anjing goblok tolol. Asu, sorry, toxic, guys. Kaget banget, guys. Ini suaranya gede banget. Suara gameennya kayak babi, guys. Astaga. Sorry top guys. Guys, guys. Sumpah, Guys, gua lata. Sumpah kaget banget, cok. Kaget banget, Guys, sama suaranya. Maaf adik-adik dan orang tua dari anak yang dengar suaranya ya. Maaf, maaf, maaf. Mohon maaf, mohon maaf kaget banget. Mohon maaf ya. Aduh bocil toxic menyerang kah? Sor sor. Gua kira dikejar gua di belakang guys. Aku nonton sama. Maaf maaf maaf. Ya udah kau tarik lagi nih. E kau tarik lagi dah tuh. Mohon maaf ya kaget parah guys. Enggak bohong guys. Sor sor. Ya udah dah. Lanjut lanjut lanjut lanjut lanjut yuk. Please stop zoom scarnya lah. Stop zoom scarnya please nenek. Nenek please stop zoom scarnya. Enggak apa-apa, Bang. Aku enggak enggak boleh, Guys. Kita enggak boleh toxic, ya. Gua udah berubah, Guys. Gua udah jadi orang yang lebih Hah? Apa itu? Lornya stuck. Ada lubang di bathroom yang ini, ya? Oh [ __ ] kita harus lewat sini banget. Oh, yang ini guys. Oh [ __ ] man. This is not good, man. Bocil Eloinda menyerang. Oh my god. Ini 305, Guys. Why? I cannot go, bro. Loh, kenapa gua gak bisa gerak? Sumpah gua gak bisa gerak. Yah, itu kita pakai kamera. Kameranya jatuh, Guys. Yah, gila. Gua lebih jump scare suara daripada begitu loh. Yah, itu kita nyangkutin kamera. Kita lagi ngelhatin kamera, makanya gua gak bisa gerak. Ih, nenek, nenek senyumannya tulus padahal loh nenek loh. Ya, gimana dong? Ah, kebuka? Tadi ketutup. Oke, kamera gua. Hah? Loh, what the hell just happened, bro? Lah, pas nyalain kamera kenap jatuh kameranya. Oh my god. Is it puzzle? Kenapa dia ada di foto? Ini ada kertas nih. Bang, kaget. Ya Allah. Iya, Guys. Gua juga kaget tadi. Suara suara benar-benar bikin toxic, Guys. Kagetnya luar biasa kalau suara. Wait, wait, wait, wait, wait, wait, wait. Ada yang sus, ada yang sus, ada yang sus, ada yang sus di sini, guys. Bisa. Wah, ini enggak bisa. Ini kita harus keluar lagi deh. Iya, Guys. Gua gak bisa ngapa-ngapain. Oh no, pintunya tertutup. Oh my God. Itu benar, Guys. Look around first. Oke. Oke. Ada beberapa petunjuk, Guys. Oh, ini baru bisa dicek. Oke. Kita lihat, ya, Guys. Di apartemen ini, sosok nenek merah selalu mengawasi sebuah keluarga. Kunci. A the key. I the key. I the key, Teman-teman. Wait, gua mau ngecekin dulu. Oh, what is that, guys? Bahkan nenek merah mengawasi anak-anak yang sedang bermain kelereng. Oh my god. Apa ini? Mereka pikir aku gila. Aku tidak gila. Itu dia si wanita tua itu. Dia yang mengambil mereka dan menculik mereka. Semenjak itu aku mengambil seluruh kereng yang ada di lorong dan dia selalu mengawasiku. Oke. Oke. Gua harus ke pintu itu dengan kunci yang barusan kita dapat. Nenek merah penculik anak-anak ya. What is that? What is that? Ambil kelerengmu kembali. Tinggalkan keluargaku. Nenek itu cuma mau ngajak anak-anak main kelereng deh. Feeling gua. Aduh, selalu jum scare suara bikin takut ya. Apa lagi nih? Kunci lagi. Tiba-tiba ada kunci dong di mangkok shop. Where’s Where’s the key? Where’s the key? Oh, situ. Oh, keluar. Keluar. Anjay, bisa keluar kita. Terus ke mana sekarang? Please stop zoom sekar nenek. Please. Oke, cukup untuk footage hari ini. Saatnya kembali ke kamar 204. Tunggu, Guys. Kita udah dapat barang bukti banyak ya. Nama game Grow Garden nama gameennya. Oke, aman aman. Gua sprint. Gua sprint. Gua sprint. Oke, cukup ya, cukup ya, cukup ya. Set up the kamera lagi. Let’s go. Nice, nice, nice, nice, nice. Hah? Investigate the race add. Aduh, pengen boker lagi dong. Ya udah, boker dulu deh. Boker dulu. Boker dulu ya. Boker dulu ya. Sakit perut kita. Gila. Padahal kita coba disuruh bolak-balik tapi nyeremnya udah luar biasa gini cuy. Grow a granny ya ini. Grow a granny ya. Let’s go. Neneknya mau dicayang Elwinda yang toxic. Aduh, sakit perut dan lelah. Oh no, this is not good. Oh no, this is not good. Apakah gua sakit? Mungkin aku tidur sampai petang lalu ke kota. Suaranya gua enggak nyaman. Gua gelisah, Guys. Suaranya senter di sebelah. Di mana suaranya? Udah, Nek. Nek, udah, Nek. Udah, Nek. Aduh, tikus lagi ya, Nek. Udah dong, Nek. Aduh, resleting gua dibuka nenek. Loh, Nek, jangan sepu aku, Nek. Aku cuma mau berak nehah. Tidur. Ahah. Tidur. Tidur tidur. Tidur, tidur tidur. Oke, tidur sampai petang lalu keluar. Ya, airnya enggak ada. Iya. Jorok WC-nya, cuy. Di Cina enggak ada ini, Guys. Enggak ada pipet, wei. Hujannya gede banget, coy. Hell. Hello. Semalam kerasa per hari ini udah dua malam, Guys. Di Cir enggak ada pipet. Iya. Kok kameraku jatuh? Kenapa kamera gua jatuh? Heh? Rusak. Hah? Kameranya kita lagi tidur, Guys. Oh, kita cowok. Waduh. Waduh. Gua mau diperkaos nenek kah? Nek, jangan lihat ke sini, Nek, please, Nek. Anjir, mau diapain gua sama nenek, cuk? Hah? Ngapain? Oh, wait, what? Ini nenennya hyper cuk. Nenek di bawah kasur. Hell no. Hell no. Aduh. Pintu keluarnya di situ lagi tangganya, Bro. Nek, lu apain gua, Nek, semalam, Nek? Udah, jujur aja, Nek. Jujur aja, Nek. Entar thumbnail-nya bagus nih. Malah boker. Oh [ __ ] Oh [ __ ] Ini bukan tempat persembunyian yang bagus. WC Cina tanpa pintu. Aduh, ada yang lari sumpah ada yang lari, Guys. Guys, jangan dibilang nenek bisa lari. Ne. Ampun, ampun, ampun, lu mauy apa, Nek? Mau main kelereng, Nek. Gua enggak jago nih main kelereng ne. Nenek. Wait what? Minta dinikahin, Bang. Anjir, digigit gua sama nenek sama giginya ompong, Guys. Suaranya sama emang ya? Suara terakannya sama, Guys. Hello, nenek. Hello, nenek. Emang suaranya sama tadi? What the [ __ ] is that, bro? What happen to you, nenek? Wait, wait, wait, wait. Ini kenapa jadi begini WC-nya, Guys? Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri monster yang memakan seorang pria yang muncul di suatu tempat anta beranta. Saat aku menemukan dia, tubuhnya sudah bengkok, Guys. Tubuhnya patah gitu gitu ya. Dari apa yang k lihat monster itu buta jadi bersembunyi di balik cover dan tahan napas seperti Hah? Monster buta tahan napas. Wait, mekaanik kah? Anjing, apaan tuh cuk? Kaget gua. Did I? Die. Did I just die, bro? Kayaknya gua mati deh, Guys. Guys, ini mekanik anjing, Guys. Eh, gila suaranya gila banget, cok. Entar dia dari mana, Bro? Apa sih? W kayaknya baru lari, Guys. Lari, anjing. Babi. Kaget banget sumpah. Gak bisa gak bisa munduruh. Ada tembok transp. Kita lari, kita lari. Kita lari, ya. Kita lari, ya. Asu. Jangan ngomong. Enggak. Gak. Dia di kiri. Dia di kiri. Kita lari, Guys. Kita lari. Kita gak bisa mundur lagi, Guys. Oke, siap, ya. Siap. Nih ini bakal, Guys, kuping kalian bakal kuping kalian bakal kuping kalian bakal hilang, ya. Ini udah pasti ketahuan, Guys. Jadi, gua akan lari, ya, Teman-teman, ya. Satu, dua. Berak. Berak ngebul goblok. What the [ __ ] Ah. Anjing. Riping cuk. Riping cuk. Makan tuh bocil suara game kekecilan dari tadi ya. Itu gak gua apa-apain suaranya. A rip kuping gitu. What the [ __ ] is it? Mechanic game, bro. Eh, dia buta senter ng garuh gak di sini, Bro. Anjing. Anjir gede banget. Gede banget, Guys. Nenennya jadi mutan, guys. Knya gua no. Ken ah. Ah ah jongkok udah jongkok anjim babi ngulang lagi dari sini dong guys. Udah jongkok cok. Anjir disturbing banget suaranya, cuy. Eh, jongkok terus ya. Jongkok terus ya. Jongkok terus ya. Jongkok terus ya. Eh, jongkok terus kali ya. Jongkok terus kali ya. Bocuping menyerang cuk. Ah. What the [ __ ] Wah, cepat berak. As mau lari anjir. Anjir anjir anjir anjir. Lolos lolos lol lol. Aduh gua takut dikejar lagi cuk. C. Aduh, belum kelar dong. Aduh, mekanik rupanya game-nya, Guys. Nice. We did it, guys. Security room. Entar gua baca surat dulu, ya. Bocil rip kuping menyerang. Mang enak. Aku tidak tahu berapa lama sampai serangan itu membawaku ke sini. Tempat ini mengerikan seperti pantulan-pantulan yang mengerikan dari sebuah gedung. dengan semua ruangan terdistri dan juga ada orang yang datang tidak pernah kembali. Apa yang monster nenek itu mau? What the [ __ ] guys. Guys, neneknya kenapa jadi gitu, Guys? Guys. Oke, oke oke oke. Hah. Oh [ __ ] That’s not good, bro. Wait, wait, wait. I don’t see him. I don’t see him, guys. Oh my god. Dia ke sini, Guys. Kena kena berdiri. Gua bisa engak gua berdiri, Guys? Wi, ini enggak bisa, cuy. Terlalu lama, cuy, jalannya, cuy. Oke, gua harus ke kanan situ. Sabar, sabar, sabar. Go now, gua now, gua now, gua no, gua now. Bisakah gua berdiri? Kayaknya gua harus berdiri deh. Iya, berdiri, berdiri. Astagfirullahalazim, ya Allah. Y, y, y ya, yah. Oke. Dia lihat gua enggak? Gua bisa lewat. Gua gak bisa lewat dihalangin kursi, Guys. Bukan ke situ. Ke mana El Wind? Oke, gua bisa berdiri. Gua bisa berdiri. Aman aman. Ar sabar, sabar, sabar, sabar. Gua gua pantau dulu, Guys, ya. Gua harus ke mana, Guys? itu dialangin kursi. Kena enggak kelihatan gua di sini, coy. Nah, tenang. Dia enggak bisa ngelihat, Guys. Matanya buta. Oh, oke oke oke. Oh, dia ke situ. Oke, wait, wait. Gua lihat gerakannya dulu, ya. Oh, dia lagi sibuk nonton. Aman, aman, aman, aman, aman. Dia lagi sibuk nonton, Guys. Dia lagi nonton TV kok. Dah, aman, aman, aman, aman. Wait, what should I do, man? Kagetin, Bang. Gak naik gua dij kagetin. Wait, wait, sebentar ya, sebentar ya. Ada yang aneh nih. Mungkin gua harus cek belakang dulu, Guys. Aman kan dia? Enggak akan ke sini kan? Kayaknya gua bawah sini. Oh, bisa, Guys. Bisa. Ada ada yang buat mancing dia suara gitu entar ya. Oh, itu radio radio, Guys. I think radio sih, tapi sebentar ya. Oh, ini nih apa nih? Ini ada tombol listrik, coy. Oke, gua coba ya. Gua coba ya. TV-nya mati, cuk. Nice, nice. Nice. Let’s go. Anjir, masih ada dong, guys. Aku melihat monsternya mendrag menarik seseorang ke tempat wardrop, lemari. Aduh, kita harus nyari kunci di lemari, cuy. Oh [ __ ] man. Oh [ __ ] Oh [ __ ] Where is it? Where is it? Where is it? Where is it? Where is it? Oke, tenang, tenang. Chill, chill, chill, chill, chill. Santai, santai, santai, santai, santai. Oke, lihat gerakannya dulu ya. Sabar nih. Siap-siap guys kalau gua ketahuan, maaf ya, Guys, ya. Kalau gua ketahuan guys, udah siap-siap, Guys. Minus satu kuping, guys. Wait, gua harus lihat gerakannya dulu. Aduh, ini kenapa agak blur-blur gini, dah? Ini kalau berdiri aman enggak sih? Oh aman berdiri, Guys. Asal ketutupan mah aman. Eh, memang bulu ketek gua gak lihat dia, cuk. Anjing, berani banget gua yolo banget. Sebentar, sebentar. Sabar, sabar, sabar, sabar, sabar. Mekanik, Bro. Mekanik, Bro. Sabar, sabar, sabar. Entar dulu ya. Entar dulu ya. Saya senter enggak ngaruh, Guys. Dia buta. Kalian enggak lihat, Guys. Dia buta. Kocak. Waduh, gua gak lihat dari mana, cuy. Sumpah, cuy. go di mana ya kuncinya ya? Anjir kakinya patah, cuy. Oke, di kanan. Ini dia kesempatan gua guys. Oke, kayaknya ke sini deh. Kayaknya ke sini deh. Oke, gua mau ke situ, Guys. Wait, sabar, ya. Sabar, sabar, sabar, sabar. Gok kah? Gua kah? Gok kah gok kah? W. Dia di kiri gua. Dia di kiri gua. Oh, dia di kiri gua, Guys. Gak bisa, Guys. Gak bisa. Sabar, sabar, sabar. Anjir, kukunya tajam, coy. Aduh, dia ke situ lagi. Kita butuh ke situ. Sabar, nunggu dia keluar dari situ, ya. Tempatnya muter kah? Wait, antara dia lurus atau belok? Oh, dia lurus. Nice. Ini dia kesempatan gua, Guys. Lu mari. Ionda, Del, l, lemari. Avon, lemari. Avon lemari. Hah? Kenapa enggak bisa dibuka? Anak gimak. Why? Why cannot open, bro? For what? Open that. Ok, that’s not good, bro. Oh [ __ ] Do I need something? Yes, I think I need something, guys. I need the gunting. I need the gunting. I need the gunting. I need the gunting. She going here. Tembak. Oke, sabar, sabar, sabar, sabar, sabar, sabar. Oke, sabar, sabar, sabar, sabar. Oke, dia akan muter ke sini. Dia ke sana. Dia ke kiri. Oke, nice, nice. Ini kesempatan gua, guys. Let’s go. I got the key. I got the key. I got the key. Where should I use the key? Sabar ya, sabar ya. Kayaknya gua lihat deh, ada lemari yang pakai kunci ya. Gua butuh tahu pergerakan dia dulu. Sabar guys, main aman kalau kita udah tahu gerakan dia. Oke, nice nice. Dia ke sini. Oke, kalau dia ke sana terus dia lurus itu kesempatan gua. Oke, dia ke sana, which is which is Oke. Good, good, good, good, good, good, good, good. Apa buka apa itu coba? Itu buat apa buka gituan? Oh, buat ini guys. Udah, udah cabut. Udah. Gua enggak tahu itu gunanya buat apa, ya. Whatever lah. Nah, aku understand ya. Bodoh amat. Gak peduli. Eh, please lu jump scare. Awas lu. Anjim. You good or you bad? Kalian aliansi nenek atau bukan? Katakan padaku, kalian aliansi nenek atau bukan? Oke, oke. Please, please berakhir dong. Please, please stop jump scare kuping. Please stop jump scare kuping. Please stop. Ah. Ah. Ah. Kan gu mau lihat belakang. Ampun. Tipuan. Kiri kiri kiri. Bong bohong buang bohong bohong. Oke, ambil ambil sudut. Oke, cornering cornering cornering. Nice cornering, nice cornering. Nice cornering. Nice cornering nice cornering. Oke, tenang, tenang. Gua usat belakang. Gak usah liat belakang. Gak usah liat belakang. Gak usah liat belakang. Gua usah belakang, Guys. Amankah? Ah, nice, nice. We did it, boys. Ah, please dong, udah dong. Selamat please. Udah dong. Aku selesai mengerjakan PR-ku, lalu aku bermain bersama temanku di taman. Saat aku di rumah, aku menemukan lima kelereng di jalan. Temanku bilang itu bukan milik mereka. Lalu sang guru mengajari kita untuk memberikan barang yang hilang kepada polisi. Tapi ibu bilang kelereng itu enggak apa-apa disimpan. Ah, ini semua gara-gara kelereng kan, Nek? Nek, lu baper gara-gara kelereng lu dicolong sama bocil, Nek. Sumpah, Nek. Nek, are you for real, Nek? Please, Nek. Stop jump scare kuping, Nek. Ya, stop. Please, Nek. Nek, stop, please, Nek. Oke, tanggal 14 Claudi. Akhir-akhirnya aku sering melihat wanita tua mengawasiku. Hari ini dia berdiri dan mengawasiku sambil saat kita bermain di luar. Tapi teman-temanku bersumpah tidak pernah melihat dia. Aneh banget. Bro, you good or bad, Bro? Sosok tunggu Kiris. You good or bad, Bro? Kayaknya baik deh sosok tunggu Kiris. Soalnya yang versi sosok tinggi Kiris yang putih, Guys. Kalau sosok tinggi Kiris yang hitam yang jahat. Tempat apa ini? Aku sangat takut. Ibu, ayah, kalian di mana? Ada kunci di dalam lubang di tembok, tapi aku tidak bisa menjangkaunya. Ayah, ibu, aku takut. Aku berjanji aku akan ber ini ya behave ya. Aku tidak akan pernah main di luar lagi saat malam hari. Apa sih bocil rasis guys? Emang iya di game-game itu. Lihat tuh di game biasanya sosok tunggu kiris yang hitam jahat. Kocak. Nah ini enggak nyerang tuh. Pembaik dia. Oh itu kayaknya deh maksudnya itu ya. Oh bukan kunci. Kunci. Kunci di balik tembok. Oke wait ya. Gua cari dulu ya. Oh, ini dia masuk lu. Awas lagi. Jump scare lagi lu, ya. Oh, itu kuncinya, Guys. Yah. Y, kenapa? Kenapa? Kenapa? Loh loh loh loh loh. Hah ini mereka siapa sih, Guys? Sosok tinggi itu. Loh, udah gua ambil itu kuncinya. Oh, udah keambil, udah keambil kuncinya. Hei, aduh kameranya mati. Aku sudah kehilangan eh lost track of berapa lama aku e maksudnya aku udah gak bisa ngitung ya berapa lama aku terjebak di sini. Aku selalu berusaha untuk cabut tapi monster itu selalu ngeblok jalanku. Monster itu mengkill aku berkali-kali dan tubuhku berubah. Mungkin aku akan menjadi salah satu dari mereka. Oh, jangan-jangan itu korbannya sosok tinggi Kristus itu korbannya nenek ya, anak-anak ya? semuanya yang lain sudah become sudah menjadi makhluk itu. Iya deh kayaknya, Guys. Korban nenek itu jadi makhluk sosok tinggi itu. Hah? Apa ini, Guys? Ada paku, ada palu. Entar gua baca yang mana dulu? Ini dulu deh. Hah? Palu ke kepala, ke otak. What do you mean by that, bro? Hell no. Oke. Salah satu ciri-ciri dari mereka mendengar suara kelereng mulai merasa ada yang menatap di sudut ruangan, sering mimpi buruk, mulai ee memperhatikan ada sosok wanita tua yang hanya terlihat oleh mereka sendiri. Lalu mereka mulai fokus dan semakin mereka dekat dengan itu, rasa takut menyelimuti, menghancurkan semua record. Bagaimana cara menghabiskan semua eksistensi ini dari pikiranku? Aku sudah mencoba banyak hal, tidak ada yang berfungsi. Hah, operasi? Yah, operasi. Itu adalah salah satunya cara terakhir, Guys. Bagi barang siapa orang yang sering mendengar kelereng dan juga melihat sosok wanita nenek tua merah dan juga sering mimpi buruk, bagaimana salah salah untuk me menyembuhkan penyakit itu dengan operasi ini? Operasi menancapkan palu ke kepala. Alah Aku merasa ada dalam mimpi buruk yang lain, tapi aku tidak mengingat apa itu. Aduh, please dong berakhir dong mimpi buruk ini. Kepalaku sakit dan sepertinya aku demam. Leave this place, guys. We can go now. We can go now. Tanpa diganggu nenek. Guys, apakah kita bisa cabut sekarang tanpa diganggu nenek, Guys? Please, please izinkan kami. Ha, ada iske di dinding. Emang iya, Guys? Eh, bocel iske emang gua gak mau kelihatan kekurangan konten, cok. Gak bisa dibuka lagi. E, itu 203 enggak, gak ada Easter egg. Kocak bocil Easter egg di dendeng WCW. Oke, udah cabut aja. Cabut. Just follow the objective ya. Cabut guys, cabut. Udah gak usah, gak usah gak usah. Cabut, cabut, cabut cabut. Bang yang ditutus siapa? Kata Nauro diri sendiri, Guys. Kita nusuk diri sendiri buat keluar dari mimpi buruk itu. Oke, bye bye security room yang annoying dan mati mulu dan jentet mulu ya. Please good ending. Please good ending. Bang Drom harus jelasin. Please good ending, good ending. Good ending. Seram amat yang ini yang kebuka mulu ya guys. Tadi bad ending di sini juga. Semoga sekarang good ending ya. Oke. Oke. Gak ada suara step yang ngikutin kita, Guys. Gak ada suara step. Nice. Gak ada suara step. Let’s go. Ha, nenek masih mengikuti itu dengan wujud monstermu yang mengerikan. Aku sudah tahu cara menangkalmu. Ya, aku harus mengutukkan palu eh paku kepalaku di saat dunia mimpi. Yes. Yes. Come on. Come on. Masih sempat gak ikut update glow garden? Oke, guys. Guys. Semoga nenek gak ikut mobil, ya. Please, please, please, please, please, please, please. Oh my God, ada suara, Guys. Please, jangan dibikin kecelakaan sama nenek. Setelah aku diperiksa di rumah sakit, rupanya di telah confirm aku demam. Tapi ada yang lebih dari itu. Lebih dari demam. Aku berasa selalu merasakan sesuatu yang aneh. Tapi saat aku mengingatnya kembali, aku malah pusing dan aku benar-benar dirasa ikuti rasa takut. Dan sepertinya secara alam bawah sadar mencegahku untuk mengingat semua kembali dan aku akhirnya menghancurkan kamera memory card-nya dan akhirnya uangnya juga aku refun ke fan yang minta dan aku tidak akan pernah mau kembali ke apartemen itu. Dah kita enggak ngelakuin ini demi uang lagi, Guys. Udah aman dah. Udah ne? Udah ne udah neek kita ggak mau kita udah buang kameranya Nek. Udahlah, Nek. Nek, lu masa ngikutin kita, Nek? Nek, udahlah, Nek. Kan gua udah enggak gua kan udah enggak nyari uang dari video hantu lagi, Nek. Udahlah, Nek. Biarkan gua tenang di apartemen gua, Nek. Ya udah, numpang tidur, N. Ya, GG, bang kata kita double kamera. Kameranya nyala tiba-tiba. No nenek mengikuti selalu di bawah kasur. Terima kasih sudah bermain. Ini adalah game pertama kita. Maaf kalau banyak bugnya. Enggak sih? Enggak ada bak sih, Guys. What a game, Guys. What a game, Guys. Rupanya nenek itu dia nenek yang kesepian di masa mudanya dan dia ingin memiliki suami dan dia melihat MC ganteng, seorang kameraman ganteng. Makanya nenek kayaknya naksir, Guys. Nenek Cina dengan MC dengan Loma, Guys. Udah dua ending tuh, Guys. Dua ending, Guys. Emang ada tiga ending-nya. Eh, Guys. Emang ada tiga endingnya, Guys. Kagak. Kocak. Udah, Guys. Udah, Guys. Udah, Guys. Gggak ada, Guys. Gggak ada, Guys. Bang. Gak ada ending 3. Cuma dua ending kok, Bang. kata Ilham. Thank you buat teman-teman yang sudah nonton. Itulah dia dread flats what a game. Game-nya bagus. Seram banget. Sound effect-nya wow. Sound effectnya sangat-sangat bagus, Guys. Bikin kita ketakutan, gelisah, dan merinding, ya. Dan satu hal yang gua pelajari, Guys. Neneknya itu baper gara-gara kelerengnya diambil bocil. Tapi makin ke sini dia naksir sama MC, Teman-teman. Makanya diikutin sampai apartemennya, di hotelnya atau di apartemen lah, ya. Thank you buat teman-teman yang sudah nonton. Habis ini kita mau main. Kita udah dulu, Teman-teman, ya. Kita war game bagus banget gameennya. Gua suka banget tema oriental, tema Cina dan gila jump scare-nya, Guys. Parah jump scare-nya. Parah. Sorry toxic tadi ya. Toxic banget tadi. Apalagi pas dikejar tuh takut banget, seram banget ya. Oke, kita udahan dulu. Kita sebut nama yang ketik. Jangan nenek pakai emote. Let’s go. Ada Putra, ada Anisa, ada Isnap, ada Rin, ada Afril, ada Sidan, ada Dara, ada Arter, ada Grazia, ada Dri 10 Sky Blue, Zela, Eze, It Lisna, Lili War Game ya. Game-nya bagus banget. Game-nya bagus, bagus. Nice, horor ya. Ada Karida, Fergo, Sabrina 20, Mise, Ari, Kala, Liza, Dindra, Dion, Rie, Nala, Faiz, Dea 30, Dia, Dana, Roya, Kesa, Alvin, Panglima, Dinda, Anis, Luna 40, Rara, Nana, Saskia, Daniel, Prima, Mode, Sofa, Elsa, Nana, Krupuk, Rica, dan juga Risi. Thank you sekali lagi buat teman-teman yang sudah nonton dengan sebuah game horor berkualitas tema oriental yang satu ini. Sore yang ggak kesama, sore yang gak kebaca chatnya. Semoga nenek enggak makan kita ya, cuma mau kencan aja mungkin sama kita di bawa kasur dia nungguin kita. Jadi sampai jumpa, Guys. Karena habis ini, Guys, kita habis ini kita akan
Yuk Join Discord paling rame se-Indonesia buat cari temen!: https://discord.com/invite/motionime
Top up semua game di windahtopupstore!: https://www.instagram.com/windahtopupstore/
Festival Motionimefest: https://www.instagram.com/motionimefest/
Toko top up game ku Windah Topup: https://windahtopupstore.com/
Follow Instagram ku: https://www.instagram.com/windahbasudara/?hl=en
———————————————————————————————–
Sebut nama oleh nightbot langsung aja ketik !sebutnama
Terima kasih buat yang sudah mampir, dan yang sudah like, share, dan subscribe!
Stream ini tidak membuka donasi teman- teman 😊. Donasi-kan lah ke anak yatim piatu atau orang- orang yang lebih me mbutuhkan, hal tersebut sudah menjadi bentuk donasi ke stream ini, terima kasih. Atau kalian bisa donasi ke sesama yang membutuhkan di https://kitabisa.com/
————————————————————————————————
nightbot commands:
!discord
!topupstore
!sebutnamaku
!instagram
#WindahBasudara #dreadflats