YUTA menjadi ROBOT melawan SILUMAN ULAR RAKSASA😱😨😰😱
Tapi kalau pakai pisau pasti lebih mudah. Ya udah deh saya coba pakai pisau dulu nanti. Nah, tuh lihat keren juga. Baju ini memang betul-betul bisa diandalkan. Ya udah deh, saya cari dulu apa larinya si siluman ular itu. Tadi dia di sekitar sini, kenapa sekarang sudah hilang, ya? Mana dia perginya? Hm. Sebentar saya cari ke sini dulu deh. Perasaannya ada di sini. Sepertinya ada di sini. Saya cari dulu ke mana dia perginya. Ke mana sih sembunyi ular-ular? Ular-ular jahat itu? Hm. Eh, sini ada Kak Hito. Tanyain Kak Hito deh. Kak Hito. Kak Hito, tahu enggak ada ular raksasa lewat dari sini? Eh, kalau itu saya tidak melihat. Yuta. Coba saja ke depan lagi. Mungkin mereka di sana. Oh iya. Baiklah Kak Ito. Terima kasih. Kita coba saya ke sini deh. Mungkin mereka ada di sini. Nah, itu dia. Saya melihatnya mereka ada di lapangan. Kali ini kalian tidak bisa lari lagi. Ular siluman. Hei, kalian ular siluman, ayo lawan saya. Ayo, kalian lawan saya sekarang juga. Kenapa kalian membuat owner lagi di kota Sakura? Ayo maju kalau berani. Ah, kalian beraninya main keroyokan berdua. Saya tidak akan takut. Saya punya senjata paling kuat. Baju robot Ultraman. Kamu bocil tidak akan bisa melawan kami. Kekuatan kami sekarang sudah bertambah berkali-kali lipat akibat makan manusia yang banyak. Kamu tidak akan bisa mengalahkan kami. Kamu pasti kalah, Boir. Hah? Siapa bilang saya punya senjata hebat sekarang? Saya tidak akan kalah. Hah. Pokoknya kalian persiapkan diri saja ya. Kalian pasti akan saya potong-potong dengan pisau katana ini. Ayo majulah. Ah, kalau tidak berani maju biar saya saja yang maju. Eh, rasakan ini ular siruman jahat. Hat hukulan samurai. Wuduh. Uh. Wah, kena terus nih. Tapi mereka tidak merasa sakit. Gimana dong? Ah, tak apa-apa saya hajar saja. Ini rasakan rasakan ular jelek ini. Rasakan pukulan samurai dari Yuta. Hah. H. Eh eh. Wah. Wah. Kenapa tidak mereka tidak kalah juga? Ah rasakan ini. Hah. Lihat pukulan samurai. Uh. Tebasan samurai api. W. Uh. Wah. Uh. Kenapa belum kalah juga? Ya ampun mereka ternyata kuat sekali. Ah. Gimana ini? Oh, rasakan ini. Uh. Eh, saya tidak boleh menyerah. Saya harus terus melawan. Ah, lihat. Iah. Lihat. Kah. Hah. Tidak kalah juga. Gimana dong? Waduh. Waduh. Tidak berhasil. Wah. Eh, tidak boleh menyerah. Harus dengan tenaga penuh. Yah. Kah. Hah, tidak bisa. Mereka kuat sekali. Kekuatan mereka sudah tidak sama seperti dulu. Kali ini tenaga mereka sudah bertambah. E, lebih baik saya kabur. Kabur, kabur. Tolong, tolong. Saya dikejar siluman ular. Tolong. Ah, tolong, tolong, tolong. Kabur, kabur, kabur. Ah, baik kabur saja. Mereka sangat kuat. Hah, Kako, saya numpang sembunyi dulu di sini. Hah? Kenapa, Yuta? Iya, mereka kuat sekali. Siluman Ilar itu kuat sekali. Oh, gitu ya. Iya. Mereka sangat kuat. Aduh, saya tidak bisa melawan mereka. Mereka sangat kuat. Ah, ya udah deh, Kak. Saya pulang dulu. Wah, gimana ini? Kalau tidak bisa mengalahkan mereka, gawat dong. Mereka pasti akan datang mencari saya. Waduh, Mio, Kakuta sudah pulang nih. Gimana, Kak? Berhasil enggak? Eh, tidak bisa, Mio. Mereka ternyata sangat kuat, Mio. Hah? Iya, ya, Kak. Iya, Mio. Mereka sangat kuat. Tenaga Kak Yuta sudah mulai menipis. Aduh, gimana ini, Mio. Sebentar lagi Kak Yuta akan berubah menjadi kecil lagi karena sudah banyak menguras tenaga melawan mereka. Ah, gawat, Kak. Kalau begitu gimana dong? Iya, Mio. Kita pikirkan saja cara lain. Ah, Kak Yuta. Kak Yuta kalah ya. Iya, Baby Chin. Kak Yuta kalah. Mereka sangat kuat. Eh, kali ini kita harus lapor sama Pak Polisi. Ayo, ayo kita ke kantor polisi dulu. Eh, mungkin kata Kagi punya cara mengalahkan mereka. Iya, Kak. Kita tidak sanggup lagi. Kita harus minta bantuan polisi, Kak. Iya betul, Mio. Ayo, ayo kita ke kantor polisi dulu. Oh, ternyata siluman ular itu memakan manusia banyak sekali sehingga mereka berubah menjadi kuat. Eh, kata Kagi, kata Kagi, tolong kami. Ah, ada apa, Yuta? Kata Kagi, kami kalah melawan ular siluman. Oh, ular siluman bukannya kemarin sudah kita kalahkan? Oi, kali ini mereka bangkit lagi dan mereka ada dua dan mereka berhasil menambahkan energi mereka sehingga mereka jadi raksasa. Hah, jadi raksasa? Iya, mereka sudah membesar jadi raksasa dan tenaga mereka beribu kali lipat dari yang kemarin. Jadi, Yuta tidak bisa mengalahkan mereka. Oh, begitu ya? Hmm. Sebentar. Biar Kak Takagi pikirkan dulu. Eh, kalau sudah begini kita tidak punya cara lain. Sepertinya kita harus minta bantuan dari profesor. Oh, profesor ya? Iya, mungkin profesor punya robot baru ya. Hmm. Kalau itu kita harus ke sana dulu, Bu. Yo, saya tinggalkan dulu ya. Saya mau pergi cari profesor dulu untuk minta bantuan profesor. Barangkali dia sudah menciptakan robot baru untuk mengalahkan siluman ular itu. Eh, iya kata Kagi. Ayo kita segera pergi. Ayo, ayo semua anak-anak, ayo kita pergi dulu. Kita cari profesor dulu. Mudah-mudahan profesor punya senjata baru yang bisa mengalahkan siluman ular itu. Nah, ayo semuanya masuk ke dalam mobil kita segera. berangkat. Huh. Untung saja di sekitar sini siluman ular itu tidak muncul. Kalau tidak, kita tidak bisa keluar sama sekali. Iya, kata Kagi. Kita harus cepat. Mereka akan terus memakan manusia untuk menambah kekuatan energi mereka. Yah, benar sekali. Kalau kita tidak cepat, akan makin banyak orang sakura dimakan oleh siluman ular itu. Waduh, mobil kita hampir terbalik. Eh, iya kata Kagi. Hati-hati dong nyetirnya. Nah, kita sudah mau sampai. Apakah Pak Profesor ada ya? Coba kita lihat dulu dah. Mudah-mudahan saja ada. Ayo anak-anak turun semuanya. Nah, itu dia Pak Profesor. Kiranya Pak Profesor ada di sini. Eh, kalian ada apa di sini? E, Pak Profesor, kami sedang bertarung melawan siluman ular dan kali ini mereka menjadi lebih kuat. Saya ingin tanyakan apa punya senjata baru untuk melawan mereka. Oh, kalau itu tenang saja, saya punya robot baru. Hah, robot baru? I ini lebih kuat ratusan kali lipat dari yang seri seri yang lama. Waduh, kalau begitu Yuta kali ini naik robot ini ya, Kak Kagi. Hmm. Iya. Sepertinya kamu memang harus naik robot yang ini, Yuta. Hmm. Baiklah. Kapan bisa dioperasikan, Pak Profesor? Eh, sekarang sudah bisa langsung jalan. Pas sekali ini baru selesai. Oh, baiklah. Nah, Yuta, sekarang kamu harus pakai robot ini, ya. Baiklah. Kami segera berangkat, Profesor. Iya, ya. Silakan dibawa saja. Okelah, kata Ki. Nah, ternyata robotnya mudah dikendalikan. Wah, keren sekali ini. Dan robotnya juga kelihatan kokoh. Hmm, ini tembaknya ada dua. Keren sekali robot ini. Ah, baiklah. Sekarang saya akan mencari di mana siluran ular eh siluman ular itu. Oh, kali ini saya sudah tidak takut lagi dengan robot ini. Saya pasti bisa mengalahkan mereka dan kelihatannya robot ini sangat kuat. Hmm. Baiklah, sekarang saya tidak bisa mundur lagi. Kalian harus berhasil saya kalahkan. Ke mana kalian perginya, siluman ular? Ayo, cepat keluar. Hm. Mereka mungkin sudah tahu kedatangan saya sehingga mereka bersembunyi. Ah, dasar ular-ular pengecut. Hah, ke mana ya mereka perginya? Harus saya cari sampai dapat. Wah, itu dia. Itu dia. Saya sudah melihat bayangannya. Mereka ada di sana. Kali ini kalian tidak bisa lari lagi. Dasar siluman ular. Ah, ayo lawan saya. Ah, saya sudah punya senjata baru sekarang. Ayo, siluman ular. Bos, ada yang datang menatang kita. Wah, iya benar sekali. Itu kan bocah yang tadi. Hei, kalian siluman ular. Kalian kali ini pasti kalah. Eh, rasakan ini. Senjata gelingan. Yah. Ah, tetap tidak kalah juga. Coba sekali lagi saya tembak lagi kalian sekali lagi. Senjata gatelingan. Hah. Sekali lagi kali ini pasti bisa kalah. Hah. Sekali lagi rasakan ini. Kali ini berhasil. Kamu tidak mengenai kami. Uh. Waduh. Aduh. Ye. Wah, jangan tembak kami. H. Wah, Mio. Kita berhasil, Mio. Iya, Kak. Wah, keren sekali robotnya, Kak. Iya, Baby Shel juga robot Kak Yuta. H mantap kan Baby Cellin? keren
Hai teman teman tonton terus ya video sakura school simulator dari loli gaming jangan lupa subscribe agar dapat video sakura school simulator terbaru dan drama sakura school simulator lainnya serta id props sakura simulator terbaru ya…
#sakuraschoolsimulator #gamesakura #yutamio #sakurahorrorstory #sakurahantu #updateterbarusakuraschoolsimulator #sakuraschoolsimulatornewupdate #yutadanmio #yutadisunathantu #anomalibrainrot #tungtungtungsahur #brrbrrpatapim