AKU MENCOBA MENDAKI GUNUNG DI ROBLOX BERSAMA BOCIL

[Musik] Halo. Oi oi oi oi oi oi. Selamat pagi, siang, sore, malam, subuh pemirsa-pemirsa, penonton-penonton baik itu yang menonton siaran langsung ataupun siaran ulang. Selamat datang di live modiner M O Mod N R Moder. By the way, anyway guys, karena aku baru banget mulai live-nya, jadi selamat datang semuanya. Welcome di live mod Dinner. Buat kalian yang belum pencet tombol like, jangan lupa dipencet tombol like-nya. Buat yang belum pencet tombol jempol, jangan lupa dipencet tombol jempolnya. Dan buat yang belum subscribe, jangan lupa untuk di-subscribe supaya kalian bisa berkomentar dan juga nge-chat seperti bocil-bocil yang udah ngomel-ngomel, emosi jiwa, tantrum-tantrum, dan juga marah-marah ya. Padahal cuman telat 5 menit doang, tapi ngomel-ngomelnya udah kayak aku telat lima abad ini ya, bocil-bocil ini. Oke, tanpa berlama-lama lagi ya, Guys. Seperti yang bisa kalian lihat di judul dari Live Moder di malam hari ini, kita akan mendaki gunung yang ada di Roblox bersama dengan bocil-bocil yang kebanyakan beban. Ya, kita akan mendaki Gunung Sunda bersama bocil-bocil burik, bau jengkol dan bau ketek gorila. Tapi sebelum kita masuk ke dalam permainannya, mari kita absen dulu. Absen. Absen. Absen. Absen. Absen. Halo Fania Muners. Halo Ratna, halo Hendro, halo Neva, halo Hadi, halo Navisa, halo Kaai Muners, halo Kazuya, halo Sya, halo Ca Muners, halo Neva, halo Siti, halo Aruna, halo Julia Muners, halo Alina Muners, halo Atika, halo Ciphi Muners, halo Zea Muners, halo Kalila, halo Raisah, halo Nichia, halo Aura, halo Ibnu, halo Lidia, halo Amel, halo Dek Wahyu, halo Anindita, halo Bilkis, halo Nur Apipa, halo Halo loner. Halo Fadiner Mouners. Hah, ada namanya Fadiner. Woi. Halo Yuna. Halo Adiba. Halo Elf. Halo Modka, halo Pecinta Kucing. Halo Akifa Aulia. Halo Munstar. Halo Keluarga. Halo Naboti, halo Meo, halo It’s Aya, halo Channel Syafa, halo Vanes, halo Sri, halo Kaza, pokoknya halo semuanya, selamat malam, selamat malam Bapak-bapak, Ibu-ibu, bocil-bocil dan penonton-penonton yang sangat burik. Bau jengkol, bau ketek gorilla, bau ketek sarimin. Oke, seperti yang aku bilang tadi, Guys, kita bakalan naik gunung Sunda, ya. Jadi, buat kalian yang mau ikutan main bareng bersama dengan Mod Dinner, kalian bisa langsung join aja lewat Pro Roblox Modiner. M O Mod D N RER. sama persis sama kayak nama YouTube aku. Tinggal kalian follow aja supaya bisa join tanpa berlama-lama lagi sebelum kita makin diamukin bocil karena mereka udah mulai sekolah ya, jadi mereka enggak bisa tidur kemalaman. Mari kita langsung masuk ke dalam. Let’s go. Ayo sini masuk masuk. Join join join. Ayo ayo ayo join semuanya. Ayo ayo ayo. Eh terima kasih Sweet Candy Novi sudah membership. selamat datang di penghuni bulan. Thank you so much sudah membership. Welcome semuanya. Ayo sini sini. Oke, udah masuk semua. Udah masuk bocil-bocil. Sebentar. Uh, sudah ada lagu-lagu Sunda. Woi, [Musik] eh. Terima kasih Ang ang sudah membership. Selamat datang di Sultan Mouners. Oke, di malam hari ini kita semua akan mendaki gunung bersama dengan monyet ya. Bersama dengan monyet. Kita akan mengembalikan monyet ini kembali ke habitatnya. Ayo bocil-bocil semuanya ikut ikut aku. Sini sini ayo ayo ayo semuanya semuanya ke sebelah sini ambil tas sama ambil helm. Nah kalau kayak gini kan bagus ya. Ayo ayo ambil tas, ambil helm, ambil ambil sendal semua pakai sendal ya, jangan ada yang nyeker. Oke, ini udah ada ibu guru pramuka pemandu kita ini. Ayo ayo semuanya. Eh Aisya juga terima kasih membership. Selamat datang di penghuni bulan. Sebelum kita jalan, kita selfie dulu. Ayo sini sini. Selfie, selfie, selfie, selfie. Ayo selfie. Jangan dorong-dorong semua kelihatan. Jangan dorong-dorong. Oke, foto dulu. Foto, foto. Ayo baris, baris. Foto, foto, foto ya. Foto. Oke, satu. Jangan depan muka bure. Satu. Ah, bure lu bocil-bocil ini. Kita mau foto dulu. Sabar dulu. Foto dulu. Foto dulu. Sini. Sini. Foto dulu. Foto. Kita foto sambil makan ya. Oke. Apalah fotonya di bawah sini. Oke. Kita kita makan ini dulu. Makan sate telur. Makan sate telur. Ih. Eh, bisa ambil. Oh, bakso ini. Cimol. Cimol. Cimol. W. Cimol. Banjir. Makan dulu. Makan biar enggak lapar. Makan. Makan. Makan. Oke. Makan dulu semua. Semua kebagian makanan. nya udah tidak usah khawatir. Oke, semua ke bagian makanan. Oke, ayo let’s go. Nah, tanpa berlama-lama lagi mari kita langsung kita eh kita duduk sini dulu semuanya. Sini sini sini sambil tunggu bocil-bocil yang lain kita duduk dulu sini semua duduk. Oke, udah duduk semua ya. Semua udah duduk ya. Kita selfie dulu. Anjay kita selfie dulu. Itu kenapa ada tukang jual topoki? Oke. Oke. Duduk semua. Duduk ya semua. Duduk ya. Oke. Oke. Semua duduk. Apal ini? Ih, kenapa? Itu kenapa dia? Halah, ini monyet ini belum balik ke habitatnya udah agak leka, ya. Oke, untuk memulai perjalanan kita mengarungi eh mengarungi mendaki Gunung Sunda, ada baiknya kita semua berkumpul di sini berdoa menurut kepercayaan dan keyakinan masing-masing. Oke, semua, semua berdoa ya. Semoga kita sampai dengan selamat. Amin. Semoga kita enggak ada yang jatuh dari tangga. Amin. Semoga kita enggak ada yang kelaparan dan kehausan. Amin. Semoga semoga kita enggak diintilin sama setan. Amin. Semoga kita semua enggak ada yang mati dan selamat sampai tujuan. Amin. Oke, berdoa selesai dah. Oke, mari kita mulai perjalanan kita. Ayo, ayo. Let’s go. Let’s go, let’s go. Ayo, ayo, ayo, ayo, ayo. Jangan ada ketinggalan bocil-bocil ya. Jangan ketinggalan. Jangan ketinggalan ya. Ayo, bocil-bocil. Ih, sudah malam ini. Ih, sudah malam ini. Udah ggak enak firasatku ini. Ayo, ayo. Sudah malam. Wah, seterang seterang cahaya ilahi ya ini ya. Eh, jangan semuanya pakai senter, woi. Udah, jalan kalian. Jalan, jalan, jalan. Ayo. Aku, aku tungguin bocil-bocil yang ketinggalan. Kalau ada air jangan nyemplung, ya. Kalau ada air jangan nyemplung. Weh, bure baru dibilang nyemplung. Ah, tenggelamlah kalian semua. Ah, tenggelam. Ah, tenggelam. Ya, baru mulai udah metong. Baru mulai, baru didoakan supaya enggak mati. Udah mati duluan. Udahlah gak ikutanlah aku. Baru dibilang jangan nyemplung. Itu terang kali lah ini. Eh, semua mati di senter. Mati di senter. Enggak kelihatan aku ini kayak cahaya ilahi ini. Di mana bocil-bocil ini? L yang sambil jalan sambil makan. Siapa itu sambil jalan sambil makan itu ya? Lapar kali dia ya. Sambil jalan sambil makan dia. Ayo, ayo jalan. Pokoknya kita harus ikutin yang merah-merah ini ya. Ini yang merah-merah. Jangan sampai ada yang ketinggalan. Jangan sampai ada yang tertinggal. Bocil-bocil buri. Kak hati-hati ya. Iya, kita harus hati-hati. Oke, kita matiin lagunya kali ya biar biar biar khusuk. Biar khusuk. Kita kalau naik gunung kan harus hati-hati katanya kalau misalnya kita jalan duluan. Bye bye bocil. Bye bye. Eh, kita harus bareng-bareng. Sini kalian. Ngapain kalian situ? Woi, jangan, jangan nempel-nempel sama pohon nanti kena ulet kalian itu. Ayo, ayo. Kita harus bersama-sama kita ya. Jangan ada yang ketinggalan, ya. Yang ketinggalan nasi na ketinggalan. Nasi yang ketinggalan nanti nyusul bareng sarimin ya. Kalian mau nyusul bareng monyet? Enggak mau kan? Mending kita jalan sama manusia ya. Masa jalan sama monyet? Ih. Ih. Tuh, tuh, tuh ada lempar tuh tuh. Baru ku bilang jangan kalian macam-macam ya. Kalian ketemu lemper nanti kalian baru tahu rasa kalian ini ya. Lemper itu yang botak Batman tuh. Botak Batman dia tuh. Ikutin aja tuh yang botak Batman. Permisi, Mbah. Ya ampun, ya ampun. Guru pramuka kita ini banget ya. Sopan banget dia ya. Permisi, Mbah ya. Permisi. Numpang lewat. Tin, tin. Permisi, numbang lewat. Permisi. Ayo, ayo bocil-bocil jangan ada yang ketinggalan nanti yang ketinggalan. Ih, kok berkabut sih? Kok berkabut sih? Aduh, kenapa berkabut itu di depan itu? Eh, udah enggak usah pakai senter. Terang banget bejir. Ini mah udah udah kayak bukan malam hari lagi nih. Ayo, ayo lewat lewat semua, lewat semua. Ayo, ayo jalan jalan. Katanya di sini. Apalah ini kek lagi di surga ini. Terang kali lah. Wei bocil matiin senter bocil jangan nyalain senter semua. Silau kocak weh. Silau kocak. Silau. Silau. Jangan nyalain senter semua. Silau. Silau. Silau. Silau. Matikan senter. Cukup satu orang yang pakai senter ya. Silau, silau, silau. Enggak kelihatan pula muka kalian semua ini kalau begitu ya. Ayo, ayo, ayo, ayo. Ih, katanya ini penunggu sini ini ya. Ih, ini katanya penunggu sini nih. Ini tu itu penunggu situ tuh. Penunggu di sini katanya itu ya. Ayo, ayo, ayo. Wah, kita udah nyampai di camp 1. Tapi misi. Check poin. Cek poin. Tapi karena tendanya alasnya cuman terpal ya, jadi kita enggak mau bermalam di sini. Kita harus tetap jalan. Ayo, ayo. Siapa mau mau tidur? mau tidur. Alasnya begini. Si si si ini ya si si ibu guru ini dia bilang katanya dia enggak mau. Dia mau alasnya spring bed, maunya alasnya kasur. Jadi kita cari yang lain. Suara apaan sih tuh? Ih suara apaan tuh? Oh suara jangkrik. Ayo ayo ayo ayo ayo. Jangan ditinggalan ya. Ayo semuanya jangan ada yang jatuh. Satu-satu satu-satu. Ah matilah kita semua ini. Jatuh ini. Satu. Satu-satu nek tangganya enggak bakal kabur itu tangga bocil. Enggak bakal kabur itu tangga. Satu-satu. Satu-satu naik tangga. Ya. Ya. Gantiannya ya. Gantiannya ya. Satu-satu ya. Satu-satu semuanya. Ayo. Ayo. Semua. Ditungguin. Ditungguin kok. Ditungguin. Ayo. Ayo ditungguin. Ayo jalan satu-satu. Ayo, ayo, ayo, ayo. Kalian pasti bisa. Ayo, sini, sini, sini. Aku tolongin. Sini, sini aku tolongin. Sini, sini, sini. Aku tolongin. Selfie dulu kali, ya. Anjay. Selfie dulu. Selfie dulu. Ayo, ayo sini, sini. Aku tungguin. Ayo, ayo, ayo, ayo. Udah, udah hati-hati. Kanan jurang, kanan jurang, kanan jurang, kanan jurang. Bur weh matanya itu dipakai loh. Ini kalau di dunia nyata itu kanan jurang udah pada nyemplung semua itu bocil itu. Ah jatuh pula. Eh hati-hati hati-hati. Satu-satu satu-satu satu-satu. Tangganya tangganya enggak bakal pindah. Satu-satu. Kita lagi mau jalan ini. Jangan selfie dulu. Adah ini anak SMP ini pakai acara foto dulu sebelum jalan. Benar-benar fokus fokus. Ayo fokus. Ayo jalan semuanya. Semua hati-hati, hati-hati, hati-hati. Ngapain foto? Nanti foto di depan. Burisa-bisanya lagi di tangga begini dia kepikiran buat foto. Minggir, minggir, minggir, minggir, minggir minggir. Aduh. Untung enggak mati. Waduh, terang kaliah ini. Ayo, ayo jalan jalan. Udah semua, udah semua. Minggir, minggir. Ayo, ayo jalan. Sempat-sempat dia lagi begitu dia mau foto lagi nge-vlog. Halo, Guys, ya. Halo, Guys. Kita sudah sampai di Bagus ya. Makan aja di depan. Kita sudah sampai di perjalanan menuju Gunung Sunda. Sebentar lagi kita akan mengarungi tempat yang sangat berbahaya. Jadi, kalian buat yang mau ke gunung ini harus hati-hati. Persiapkan semua perbekalan kalian, ya. Oke, Cit. Udah, udah, udah selesai nge-vlognya. Ayo, ayo. Oh, lagi selfie, selfie. Foto, foto, foto, fot foto foto. Ya, semua, semua narsis, semua ngeblok ngeblok semua gelind tu. Ayo, ayo, ayo. Ah, salah jalan. Mampus. Itulah bocil satu-satu bocil. Bocil satu-satu. Satu-satu, woi. Satu-satu. Woi. Semua kebagian. Satu-satu. Satu-satu. Ini apalah bocil depan ini enggak bawa tas. Dia enggak bawa tas. Kamu di sini cepat. Lu nyuru-nyuru lu ya. Gua selepet kepala lu. Ayo. Ih, monyet ini cepat kali jalannya. Aku mau jalan duluan. Bye bye. Bye bye. Bye bye, bocil. Bye bye. Aku jalan duluan. Bye bye. Bye bye. Oke. Ya ampun, udah pagi. Eh, kalian kalian enggak ada yang ini? Enggak ada yang kelaparan. Enggak ada yang kelaparan. Gimana gimana kalau kita Gimana kalau kita ini aja? Gimana kalau kita goreng monyet ini? Kalian enggak ada yang kelaperan, Guys. Ini kita goreng aja nih monyet ini, ya. Enggak ada makanan kita ini. Ayo, ayo sini, sini jalan, jalan. Jangan ada yang ketinggalan ya. Jangan ada yang ketinggalan. Jangan ada yang nyasar, ya. Ayo, ayo, ayo, ayo. Jangan loncat-loncat. Jangan. Ayo jalan semua. Ayo, ayo, ayo. Udah siang ini. Enggak usah takut kalian, ya. Enggak usah pakai senter. Enggak usah pakai senter. Udah siang lu mau nyenterin apa siang-siang? Kocak enggak usah pakai senter. Oh, lagi selfie. Selfie ini mah dia ada yang dari tadi selfie mulu dia. Udah udah penuh memorinya. Udah penuh udah penuh. Udah penuh memorinya. Ini puncak apa? Puncak gunung. Puncak gunung. Oke. Salah jalan. Salah jalan ke bawah. Ke bawah. Salah. Nah, kita udah nyampai di camp 2. Anjay. Kita selfie dulu. Ngeplok dulu. Ngeplok. Ngeplok. Ngeplok. nglok. Halo, Guys. Kita sudah baru saja sampai di ee hampir puncak gunung gunung Sunda ini, ya. Aku sedang bersama dengan bocil-bocil yang enggak tahu diri ini. Dari tadi mereka ini nemplok-nemplok ini ya. Minggir. Oke. Oke, guys. Sebentar lagi kita akan melanjutkan perjalanan kita. Itu siapa jatuh? Jadi tunggu aja, jangan injak kepalaku kambing. Jadi tungguin aja ya sebentar lagi. Oke guys. Oke. Burek gimana aku naiknya? Ini hampir mati aku, woi. Hampir mati. Untung tidak mati. Untung nyawaku ada 10 juta, ya. Untung aja. Untung ada R juta nyawaku. Ah, mati bocil itu. Ayo, ayo sini sini. Oke, Guys. Oke, guys. Oke, guys. Oke, guys. Ayo. Ayo. Sudah, sudah berkumpul semua? Sudah, udah selesai. Udah selesai. Udah, udah. Ini udah ambil minum, ambil makan. Oke, udah selesai ini. Udah pusing, udah pusing, udah pusing, udah pusing dia. Udah pusing ini ah. Udah pusing ah. Ini udah suruh pulang aja yang itu. Suruh pulang aja ya. Enggak usah ikutan lagi. Suruh pulang, suruh pulang. Ayo, ayo, ayo semua. Ayo kita naik gunung salah arah. Kocak bocil. Ayo ayo. Jangan ada yang jatuh ya. Yang jatuh mati. Jatuh mati. Jatuh mati. Jatuh mati. Mati. Jatuh. Nanti dulu fotonya. Ini kita lagi mau naik ini nih. Ayo jalan jalan. Ayo ayo ayo jalan duluan. Weh Safira Muner salah jalan. Ngapain lewat bawah? Kocak lewat jurap. Ayo ayo ayo jalan, jalan, jalan. Ayo monyet monyet jalan. Aku paling belakang. Ayo, aku akan menjaga kucing. Kok ada anak kucing ini di sini? Ayo, ayo. Salah. Enggak ke bawah situ? Kocak. Lewat sini. Ayo, ayo, ayo. Kucing jalan duluan. Kucingnya ayo jalan. Ah, lama dia enggak jadi. Nanti fotonya, nanti fotonya, nanti ada waktunya, ada waktunya, ada waktunya. Ya semuanya ya. Aduh, bikin stres ini ya. dengan stres ni bocil-bocil nih. Ayo ayo ayo satu-satu. Ini tangganya cuma satu ya tangga. Aduh bocil buri eh Safira ini tadi salah jalan dia. Maju maju maju jalan. Ayo maju ayo semuanya ayo maju maju maju. Jangan ada jangan ada yang salah jalan ya. Oke. Hati-hati hati-hati. Sempit sempit sempit sempit nanti fotonya. Nanti fotonya monyet. Ini si monyet ini. Weh, selfie mulu dari tadi, wei. Narsis banget, woi. Ini mau upload mana? Upload TikTok nih. Upload TikTok. Nanti dulu, nanti dulu, nanti, nanti. Ya ampun, itu mereka pada selfie semua. Udah, udah capek semua. Udah sampai semua. Ya udah. Halo, Guys. Aku lagi di tangga nih. Gitu gitu ngeplok kayak gitu kalender tadi. Udah sakitlah kepalaku ini. Ayo, ayo naik-naik semua. Kalau naik jangan pakai tongsis. Ya ampun. Fikri kamodi. Aku udah membersihkan 49.000. Maksudnya membersihkan maksudnya ap Fikri benar-benar lu Fikri ya. Terima kasih Fikri super chatnya. Maksudnya apa? Maksudnya apa? Fikri gua selepet kepa lu ya. Ayo ayo. Udah sampai semua. Ayo naik naik. Udah malam tuh kan. Udah malam kan. Keburu malam nih. Keburu malam. Ah lama lewat tangga. Udah lewat manual aja. Ayo. Ini ini apa sih? Lagi pada live TikTok ya ini ya? Ini kenapa semua ini pegang HP semua? Selfie semua ini. Ya ampun. Ya ampun. Ini selfie semua isinya. Astaga. Astaga. Apalah bocil-bocil buri ini? Mereka selfie semua. Ya ampun, narsis banget, Boy. Bisa-bisanya lagi di gunung begini, mereka pentingin enggak mementingkan keselamatan mereka. Yang penting mereka video foto mereka itu ya. Selfie mereka selfie. Paling penting. Ayo ini turun ke bawah satu-satu ya bocil-bocil. Satu-satu ya. Jangan ada yang langsung terjun. Aduh matilah sampai bawah kalau langsung terjun. Kocak. Jangan ada langsung terjun. Satu-satu satu. Jangan. Kalau di dunia nyata udah enggak ada harapan ya. Udah enggak ada harapan dunia nyata. Satu-satu. Jangan langsung terjun. Jangan langsung terjun. Nih nih kayak aku nih ya. Nih kayak aku. Aku contohin. Aku contohin. Minggir minggir minggir minggir nih. Minggir minggir nih. Minggir minggir minggir minggir. Enggak ngerti kata minggir. Minggir nih aku contohin ya. Satu-satu. Oke. Turun. Turun. Enggak bisa enggak bisa. Rame banget. Satu-satu. Jangan langsung terjun. Mati. Langsung terjun mati. Udah gede lagi. Ya ampun itu siapa? Naik bebek ini soang siapa nyampai sini? Itu soangnya siapa itu? Al whe capek lu ini bocil-bocil ini susah kali lah. Dibilangin satu satu. Jangan sambil jangan sambil selfie. Jangan sambil selfie. Ini penting kaliah kalian sambil si sambil turun. Ini ada bebek. Ini bebek siapa? Gak tahu aku. Oke nih aku contohin ya. Anjay. Anjay. Nih aku contohin ya. Satu-satu. Oh hampir mati. Hampir mati. Hampir mati. Hampir aja. Untung enggak mati. Jangan terjun. Jangan terjun. Mati. Mati. Terjun. Mati. Terjun. Terjun mati. Aduh susah kalahiah dibilangin. Ah udahlah. Ini kenapa pada selfie semua? Ya udah, gua ikutan. E kita selfie. Oke, Bapak-bapak, Ibu-ibu, kita sedang berada kita sedang berada di Gunung Sunda. Saya sedang bersama dengan ee warga-warga yang ada di sini ya. Ini adalah warga-warga yang kena gusur. Saya sedang dikelilingi dikelilingi korban korban dari kejatuhan tangga barusan yang di atas. Oke, kita coba wawancarai korban yang ada di sebelah saya ya. Kita coba wawancarai yang di sebelah saya monyet ini. Monyet kamu tadi gimana turun tangganya monyet? Oke, dia ngomongnya dalam hati ya pemirsa-pemirsa. Jadi saksikan update selanjutnya dari Moder melaporkan dari lokasi. Terima kasih. Oke. Oke. Sudah, sudah capek ya. Sudah capek. Ayo, ayo jalan. Udah, masih, m masih masih panjang perjalanan kita, bocil. Ngapain kau sambil joget? Bisa-bisanya bikin joget TikTok begini. Eh, itu kucing, kucing, tolongin. Kucing, kucing, kucing, kucing. Itu kucing itu. Oh, udah sampai dia. Udah sampai kamu kucing. Ampun, aku pikir kamu bakal mati kucing. Ini ibu pramuka ini sudah sudah sedikit lagi metong ini. Woi, ini bocil-bocil ini. Ini si Ulpa, si Ulpa. Ayo, ayo sini. Udah dibilang jangan langsung terjun, langsung terjun. Mati. Asik. Putar ke kiri. Kiri nona manis putarlah ke kiri ke kiri ke kiri ke kiri dan ke kiri e ei ei eh. Oke bagus sekali. Udah capek ya udah capek. Udah urusin diri masing-masing aja udah capek. Ini setiap berapa meter pada nge-vlog semua ini ya. Ya ampun nanti upload-nya gimana semua ini barengan. Hati-hati bawah. Jatuh jatuh. Air air air air. Ada piranha. Ada piranha di bawah. Ada pirhna nanti kalian ditelan sama pirna kalian ya. Ada ikan hiu. Ikan hiu. Ah, matilah itu. Ya, mati. Udah dibilang ada ikan hiu, ada piranaha, ada ikan ikan cupang, ikan lele, ikan mujair. Ya, hati-hati ya. Hati-hati. Oke, satu-satu. Satu-satu satu-satu. Jalan. Tapi enggak ngantri kayak G itu. Kenapa sibuk nge-vlog di depan? Ya ampun, capek. Burik lah ini. Ayo, hati-hati semua ya. Nanti nanti nanti nge-vlog ini. Kita lagi antara hidup dan mati nih ya. Ini bawah ini mati kita. Bawah jatuh mati kita ini. Ya ampun, kesal kali aku ini. Jalan monyet. Weh, bisa loncat seh. Anjay selebew selebew bisa loncat bejir. Bejir bisa loncat anjay. Ayo. Ini lagi antri apa sih? Antri sembakau ini. Antri wahana Dufan lama banget jalannya. Cepetan. Monyet. Monyet nyangkut. Nyangkut monyet nih. Bantuin nih monyet. Oke, Bapak-bapak, Ibu-ibu. Seperti yang kalian lihat di depan kita sudah ada monyet nyangkut di di jembatan Gunung Sunda. Bapak-bapak, Ibu-ibu harap siapa yang mempunyai tali tolong segera datang ke sini karena monyetnya udah kelaparan. Ya, tolong segera dibantu Bapak-bapak, Ibu-ibu ya. Lokasinya ada di Gunung Sunda. Di belakang sudah antri bebek ya. Tolong cepat ini monyet ini sudah kesusahan ini monyetnya. Kasihan ini ya. Oke, terima kasih. Oke, udah kita udah laporan ya. Yang penting udah laporan. Enggak jadi, enggak jadi. Udah, enggak jadi udah mati. Ah, kambing. Loh, loh loh loh. Kok kok aku ke sini? Loh, coba coba coba kita diik lagi kayaknya ngelek deh. Nah, ini loh maksudnya tempat spawn gu. Kenapa aku spawnnya di situ? Kocak kan panik. Kita ini lagi di mana L ini? Lagi di mana L ini? Kita kenapa ada kepiting? Aduh, udah enggak ngerti lagi aku. Udah enggak ngerti aku. Oke, Bapak-bapak, Ibu-ibu. Seperti yang kalian semua lihat, kita sudah berada di rumah Spongebob. Kita sudah bertemu dengan Tuan Crab, ya. Kita sudah bertemu dengan Tuan Crab. Oke, kalau nge-vlog itu kan dikit-dikit ya. Ayo sini sini turun turun turun turun. Ayo Tuan Grab, turun Tuan Grab. Oke, hati-hati ya. Hati-hati. Satu, satu, satu. Ngerti satu-satu enggak? Ngerti S. Oke, pelan-pelan. Oke, pelan-pelan semua. Pelan-pelan. Aduh, pelan-pelan. Pelan-pelan. Satu-satu. Lu bisa diam dulu gak, bocil? Sabar dulu. Ini kucing juga kagak kagak turun. Anjay, mandek di bawah. Sabar dulu. Ya ampun, nyium pantat bocil. Bau bau terasi. Wei, wei, tunggu, tunggu. Jangan diinjak kepala gua. Kambing benjol bik untung gak mati. Tipis ya. Tipis nyawaku. Hampir mati gara-gara bocil burik bau jengkol. Anjay, hampir mati. Ampun bocil ngapa nyusahin banget dah. Ayo ayo ayo jalan jalan. Tuan Greb, tuan Grab. Tuan Grab. Ayo tuan Grab. Bikini botom ke sana. Bikini bottom. Ah, bikini bottom ke sana. Bikini bottom. Ayo. Ao. Tuan crep. Ayo. [Tertawa] Ini sebenarnya kita lagi dunia apa sih ini? Ada kucing, ada apa ini? Kita sebenarnya lagi di hutan Amazon. Jangan dorong bocil. Ngapa sih? Ya ampun susah kali lah. Ya ampun. Ah udahlah udahlah udah nanti selfie-nya. Weh, Mamad nanti selfienya Mamad. Si Mamat dari tadi selfie mulu kerjaan ini juga nih. Asep nanti selfienya Asep gua serepet lu ya nanti selfie-nya nanti. Nanti. Ini botak-botak ngapain deh ini ngapa gua gak bisa lewat. Minggir. Ah, jatuhlah itu. Minggir minggir. Iya, nanti nanti, nanti hormatnya nanti, nanti hormatnya nanti, nanti. Ah, terjunah kau. Ah ya udah. Bye bye. Udah. Oke. Oke, guys. Oke, guys. Kita sedang berada di tepi air terjun ya, guys. Ya, kita sedang mengantar kepiting. Ah, kepiting udah kembali ke air. Ah, udah bagus. Ah, biarin aja biarin aja. Kepiting sudah kembali ke air itu kepiting itu. Ya udah, udah muak aku udah muak. Minggir minggirpek kali ini. Ya udah, ore sudah sampai. Udah. Aduh, masih panjang perjalanan kita. Aku minum dulu yah. Tasku hilang. Tasku hilang yah. Tasku hilang. Gimana dong ini ya? Tolong. Wei. Minggir. Bocil ini kalau disuruh terjun ke jurang semua terjun ke jurang ini. Biarpun mati dijabanin sama mereka ini. Aduh. Minggir dulu. Minggir. Eh minggir minggir. Botak. Botak. Anjir. Ah, udah udah. Ayo, ayo. Aku jadi belum sempat minum kan. Aku mau minum loh. Ini loh. Aku aus ini. Jangan dorong-dorong. Please lah. Ini kenapa ini, Dek? Gunung berasa berasa lagi. Apa ini ya? Ayo jalan jalan, jalan, jalan satu-satu. Oke, sebentar sebentar. Oke, bentar aku minum dulu. Aus sebentar ya. Oke, aku minum dulu. Jangan jangan ditabrak ya. Minum dulu bentar. Cis, gundulmu, cheese, gundulmu, Cis. Aku mau lewat kambing. Jangan diinjak kepalaku. Ya ampun. Aduh, ini kucing ini nyusahin ini. Bawa troli pula dia. Wei, tolong tolong tolong. Ini eh ini, ini loncat ini bocil-bocil supaya kita tidak terjatuh. Ini kenapa silau banget ya? supaya tidak terjatuh. Di sini kalian loncat ya, bukan loncat ke bawah, loncat ke ini se. Nah, gitu naik kucing. Nah, gitu dong. Iya, Mamat. Jalan, Mamat. Nah, gitu. Hampir. Aduh. Aduh, gua rebahan. Aduh, tolong tolong. Oke. Bocil-bocil di mana kin semua ini? Yang botak-botak ini ngalangin jalan. Woh, ini botak-botak ini ya. Jalan semua. Jalan. Jalan. Ayo, jalan, jalan. Itu kepiting ketinggalan. Kepiting. Ayo sini kepiting. Ah, sudah, udah masuk semua. Oke, kita sudah berada di enggak bisa. [Musik] Kita sudah berada di lorong yang isinya banyak. Ini HP siapa ini depan mukaku? HP siapa ini depan mukaku, woi? Kita sudah berada di goa ya. Kita sudah berada di goa Gunung Sunda. Di depan sana kita sudah melihat penampakan tuyul ya. Penampakan tuyul glowing. Ayo, ayo masuk ibu-ibu, bapak-bapak ya. Ini di goa ini terang banget anjir. Terang banget wei. Weh, kita sedang menunggu bocil-bocil yang belum sampai. Bebek, ayo sini bebek. Itu bebek itu kenapa salah jalan? Dia balik arah dia bebek kocak itu ya. Enggak punya buta map itu dia di sini terang banget. Woi. Matiin senter. Jangan semua menyalain senter ya. Jangan semua nyalahin senter. Matiin, matiin, matiin, matiin, matiin. Ih, suara apa tuh? Tuh. Ih, suara apa itu? Ih, gak kelihatan. Suara apa itu. Ayo, ayo jalan semua. Ayo, ayo, ayo. Kayaknya sih jalannya ke sebelah sini. Kita sudah berada di dalam goa katanya di sini. Hai, apa itu lagi ngeplok ini bocil-bcil bocil ini. Ayo. Katanya di sini ada banyak penampakan. Katanya yang kepalanya enggak ada rambutnya bisa ngelihat. Ayo jalan jalan jalan. Botak-botak ini susah banget loh. Ini arah arahnya kiri. Kalian enggak usah nempel di sini semua ya. Arahnya ke kiri. Katanya di sini ada penunggunya. Penunggunya itu. Penunggunya itu. Ciri-cirinya ciri-cirinya Aduh, minggir duluah. Botaklah ini rusuh. Botolakbotak ini. Aku dari tadi engak bisa ngomong ini gara-gara botak-botak rusuh ini. Oke, sini arahnya. Ciri-cirinya penunggunya itu ada sayapnya. Terus dia jalannya mundiri-cirinya [Tertawa] dia sempaknya ada bintang-bintangnya. Misi gak bisa lewat kambing. Ciri-cirinya, ciri-cirinya penunggu di sini itu glowing banget ini yang warna hijau. Udah, ayo. Udah ada kep eh kepiting. Eh, kita foto dulu. Kepiting. Ayo, kepiting foto dulu, ya. Oke. Halo, Guys. Aku sudah berada di luar goa bersama dengan kepiting dan apa itu? Itu apa itu? Kambing itu. Itu kambing itu domba. [Musik] Kenapa kita naik gunung? Ini ada domba ini. Aduh, ada domba, ada kepiting, ada bebek. Ya, lama-lama ada apa? Ada sapi, ada kerbau, ada apa lagi? semua datang nih hewan-hewan ini. Kita sedang kita sedang kita sedang dalam misi untuk mengembalikan hewan-hewan ke habitatnya ya, yaitu ke alam hutan Amazon ini ya. Ayo naik semua. Satu-satu. Iya naik semua tapi satu-satu. Jatuh semua. Mati kita semua ini. Ya ampun bocil ini enggak ada takut mati nih. Ayo ayo satu-satu naik ya. Satu satu-satu. Woi. Ah, udah aku naik duluan. Bye bye. Jangan sambil ngeblok sambil naik. Kambing rusuh banget. Anjay. Nanti diserudu beneran sama kambing kalian ya. Kambingnya bisa naik enggak itu? Eh, mana kambingnya? Enggak bisa naik itu kambing. Kambing. Kambingnya enggak bisa naik. Kambingnya. Kambingnya enggak bisa naik. Ah, ya udahlah udah nasib ya. Kambing ini. Kepiting aja bisa nih. Bisa jalan di. Ya ampun, ini pada nge-vlog semua. Weh, weh, weh. Ayo, ini sini, sini. Kita mampir dulu. Aduh, [Musik] jangan dorong-dorong. Burik. Ya ampun, susah banget dibilangin. Kita mampir dulu di rumahnya Mang Asep, ya. Ayo, sini, sini, masuk semua. Masuk semua. Semua. Ayo kita kita mau ambil peralatan kita. Ini kepiting ngapa tidur? Kepiting perjalanan kita masih panjang. Kamu ini dasar dasar pemalas kamu ini ya. Ini kepiting kenapa dia tidur? Emang bisa tidur di sini? Oh, bisa. Ya udah kita istirahat dulu ya. Kita istirahat 5 menit. Ya ampun, sudah pagi. Kok berat banget rasanya ini, ya? [Musik] Ternyata semalam semalam itu ya aku mimpi ini ya diseruduk bocil. Anjay misi dulu, misi dulu lah. Ya ampun kejepit pintu aku kalian bikin. Weh misi dulu. Misi. Awas awas awas. Weh rame kaliah ini. Bagi sembako. Enggak ada sembako, ya? Enggak ada sembako. Udah ada. Ayo, ayo, ayo semua. Eh, ambil sate dulu. Lapar, lapar, lapar, lapar. Nih makan gratis. Makan gratis. Ada makan gratis nih. Ah, makan sate. Ah, makan sate. Nanti dulu fotonya ya. Nanti dulu fotonya. Fotonya nanti semua ke bagian foto ya. Semua bisa foto di jurang nanti ya. Itu kambing. Kambing makan sate. Kambing. Kambing makan sate. Ah, kambing nih makan sate nih. Sini, sini, sini. Aku suapin ya. Nih kamu makan aja kayunya aja ya. Kayunya aja kamu makan. Kambingnya aku makan satenya. Ayo, ayo kita turun ke bawah ini. Eh, tapi aduh gelap banget ini ya. Satu-satu mati kita jatuh semua ini. Satu-satu. Ya ampun bocil ini. Enggak ngertilah aku ini cara mereka ini. Satu satu. Oke. Oke. Wih, si jengkol rebus cepat banget ya turunnya. Bocar dulu. Satu-satu. Wei, mati kita ini. Satu-satu. Ngerti satu-satu gak sih? Susah kaliah dibilangin bocil-bocil ini kayak enggak ada kupingnya mereka nih. Minggir wei. Botak Ireng. Minggir. Botak Ireng nih rusuh kali. Enggak mau minggir dia. Aduh. Aduh, hampir mati. Aduh, hampir mati. Oke, ini yang botak-botak ini asalnya dari mana sih? Ini yang botak-botak entah. We we. Bocil bocil. Loncat loncat loncat loncat. Oke, loncat loncat. Oke. Oke. Loncat. Oke. Untung cuma cuman ini ya. Enggak terlalu jauh jaraknya ya. Untung aja. Untung untuk mengisi energi kita makan sate dulu. Sate kita makan sate daging biawak dulu ya. Ini kita makan sate dulu. Hah kenyang. Oke kita kita foto dulu kali ya. Foto sini. Sini kamu nyengir bisa nyengir enggak kamu? Oi nyengir nyengir. Oke kita foto dulu. Anjay kita foto bersama dengan Och Mamad dan juga Jarjit di belakang. Ayo sini Jarji. Jarj sini Jarji. Ayo kita foto dulu ya. Oke satu. Dua tig cekre. Anjay cakep banget bjir. Cakep banget. Cakep banget ya. Cakep banget fotonya bagus banget. Ayo hati-hati ya. Ayo kita mau ke kebun pisang tuh. Pohon pisang tuh di bawah tuh. Ayo kalian enggak ada yang lapar kalian. Kita dari tadi cuman makanin sate biawak doang. Wo udah lapar nih. Udah lapar. Ayo ayo jalan jalan. Ayo. Itu ngapain sih itu bocil itu? Kalian ini kenapa enggak bawa tas, enggak bawa helm kalian ini? Ya biarin aja nanti kalian ini ya kalau misalnya jatuh aku enggak tanggung jawab ya. Kalian enggak bawa enggak bawa peralatan. Woi, minggir dulu. Sabar sabar sabar sabar sabar. Ini kenapa aku malah naik ini ya? Turun ke bawah. Gimana cara turun ke bawah ini? Wei, bocil jalan weoi. Pinsen bure jengkol jalan kau jalan minggir. Nah oke bagus. Untung kita mendarat di kepala bocil ya jadinya enggak jadi mati. Ayo jalan jalan. Ayo satu-satu satu-satu. Oci innalillahi. Udah metung dia udah nasib itu ya. Oke. Hati-hati hati-hati hati-hati. Oke. Oke. Hampir hampirong. Jangan didorong. Ah kambing butut lu. Dasar ireng. Jangan didorong. Burik burik ketek gorila dia mundur mundur ngendorong dikit lagi itu dikit lagi itu kita sampai bawah itu. Ya ampun ireng butut lu bawa kentut benar-benar lu irengnya kambing kayek gorila lu bocil k ini loh. Ya ampun satu-satu satu-satu semua. Semua, semua akan sampai bawah pada waktunya. Pada waktunya ini gara-gara si Ireng butut kentut botak. Ayo ayo ayo ayo ayo. Satu-satu satu ya. Ya. Ya. Pelan-pelan. Satu-satu satu-satu. Eh jalan kau jalan kau ya jalan kau. Wei Cimol jalan, Ciimol. Ayo. Aduh apa itu? Dia nyundul aku ini. Kenapa sih? Ini ini ada masalah hidup apa sih? Ih hampir mati. Ih hampir mati. Hampir mati. Jalan. Jangan. Gak bisa jalan. Hampir mati aku. Hampir mati. Ayo ayo jalan. Oke, oke, oke. Jangan dorong, jangan dorong. Jangan dorong, jangan dorong, jangan dorong. Ah, matilah itu. Jangan dorong, jangan dorong. Oke, satu-satu semua. Oke. Eh, gua tandain lu Ireng, ya. Gua tandain lu Ireng. Kambing, kete, gorila. Kau minggir kau. Y, ore. Akhirnya, akhirnya akhirnya sampai juga kita di sini. Akhirnya checkpoin. Checkpin. Ih, ada bapak-bapak ini. Ada tanda tanya. Ada tanda tanya apa ini? Hati-hati di depan banyak pocong. Ada gubuk masuk situ. Apa? Jeng jeng jeng. Oke, bocil-bocil. Kita harus bikin strategi. Di depan ada pocong katanya. Siapa di sini yang mukanya lebih seram dari pocong? Kamu ah kamu kamu mukanya lebih serum dari pocong. Jadi kamu harus jalan duluan ya. Oke kucing. Kamu harus jalan duluan kucing. Karena kamu mukanya lebih seram dari pocong. Jadi kamu harus jalan duluan. Oke ayo ayo ayo ayo. Semu semua hati-hati ya. Hati-hati semuanya ya. Hati-hati. Ini kayaknya pocongnya enggak takut. Ini yang takut ini. Ini. Eh pocongnya enggak takut ini. Kayaknya pocongnya malah yang takut ini sama bocil. Ramai kali ini bocil ini itu pocong. Itu apa itu? Lemper itu. Hah? Lemper itu. Enggak takut kali bocil-bocil ini mati ini. Hah, malah diajak foto ini. Emang bisa diajak foto? Emang bisa diajak foto? Coba. Oke, guys. Di belakang sana ada pocong lagi. Lagi mau metongin bocil. Jadi, kita sedang uji nyali di Gunung Sunda, Teman-teman. ini ya. Ini kita sebentar lagi akan melewati melewati rintangan-rintangan yang ada di sini. Oke, tetap tetap tonton tonton terus vlog ini ya. Kalian saksikan kita akan melawan pocong-pocong yang ada di sini. Oke, cut. Oke, bagus, bagus, bagus, bagus. Ayo, ayo. Bagus, bagus. Hati-hati ya. Hati-hati semuanya. Oke. Hati-hati pocongnya kayak bantal guling. Kucing. Lari lari tuan crep. Lari tuan crep. Tuan Crep. Lari lari. Selamatkan diri masing-masing. Selamatkan diri masing-masing. Pochci. Poci ini nih. Sama ini aja nih. Sama ini yang botaknya warna kuning nih poci. Nih sama botak warna kuning aja poci ya. Sama sama yang botaknya warna kuning aja poci. Masuk dalam gubuk. Oh ini nih nih gubuk nih. Gubuk nih. Masuk dalam gubuk. Oh, checkpoin, checkpin. Masuk dalam gubuk. Checkpin. Maksudnya masuk dalam gubuk tuh checkpin. Ayo, ayo, ayo jalan, jalan. Apa ini? Ini malah ngeplok juga ini. Udah enggak ngerti aku sama isi pikiran bocil-bocil ini. Ya udah enggak, udah enggak paham lagi aku. Itu pocong itu. Enggak ada yang takut itu. Tapi apa enggak takut? Ini pocong ini bentukannya kayak kayak batal guling. Ah, nyangkut kau di pohon pisang. Aduh. Aduh, tolong lari selawatkan diri lari. Kambing di cepat banget jalannya, woi. Ah. I ya. Seluduk itu yang botak tuh. Yang botak tuh. Ah, ya yang botak ah. I yang kepiting. Nah, yang kucing. Yang kucing. Ah, mampus. Ayo lu kucing. Ayo lu kucing. Nih yang kucing nih. I gak usah lewat. Jangan kasih lewat ya poci ya. Mampus poci. Aduh, poci. Apa sih? Kenapa tiba-tiba ada foto dia di layar aku? [Tertawa] Kenapa ada foto dia di layarku itu? Apa sih ini? Kenapa ada foto dia? Ada foto dia. Apa lu? Apalah tiba-tiba muncul foto dia ini. Apalah ini narsis kali ni pocong ini. Ada foto dia. Tiba-tiba dia asik nang ning ning nang. Oi nang ning ning nang. Oi nang ning ning nang. Oi nang ning ning nang oi. Si kucing bau kentut. Si kucing bau kentut. Bagus bagus. Injak aja kepala. Enggak ada orang injat aja injak aja. Ayo ayo jalan. Udah udah udah udah capek udah capek ya. Udah capek. Ini dari tadi ini bocil-bocil enggak ada yang capek digelendotin sama poci. Apa ya? Ayo ayo jalanjalan semua jalan, jalan. Jangan ketinggalan ya. Bocil sini arahnya bocil. Ayo sini arahnya. Mina, Mina. Mina lu ngapain? Mina Mina fashion show. Anjay gak jelas burik. Eh, ente kadang-kadang ente. Entar dulu ini beda nih. R.000 dari Ratna Lope Kak Mudiner pesan kak yang sabar nghadapin bok. Oh ya, Kak. Nanti main map Jawa, Kak. Maaf K aku terlambat. Halo, itu siapa itu tadi? Tuh kan sampai enggak kebaca. Anjay. Ratna Lope Kak Moder. Halo Ratna. Iya, aku sabar banget kok. Oke, nanti kabar. Eh, kayaknya waktu itu aku udah permain. Anjay, kayaknya aku lupa ingatan deh. Pochci jangan nempel-nempel. Ah, enggak bisa masuk kan kau. Enggak bisa masuk kan? Ah, tulah. Ah, enggak bisa masuk kau. Ah, itu. Ah, itu enggak bisa masuk kau. Ah, aku enggak bisa lewat keluar lewat situ. Keluar lewat jendela aja. L aku ini bisa enggak keluar? Aku enggak bisa keluar lewat weh. Kita keluar lewat jendela. Eh, Ratna terima kasih ya support-nya. Thank you so much, Ratna. Terima kasih. Alah, pocong-pocong ini loh dari tadi ini loh. Kenapa L pocong ini? Kita salah jalan gak sih? Botak ireng. Eh, kita salah jalan gak sih? Eh, ini salah jalan gak sih? Oh, enggak enggak. Benar, benar, benar. Ayo, ayo. Benar, benar jalannya benar. Ayo, let’s go. Pocong, dari mana itu? Terbang dia. Terbang dari mana itu pocong, wei. Ayo, ayo. [Tertawa] Udah enggak heran di sini semuanya selfie. Semua selfie, selfie semua selfie di sini ya. Ini ini udah bukan naik gunung ini. Foto-foto doang kerjaannya. Cie botak tumpah seae. Cie botak. Ih, botak kamu sudah menemukan pacarmu ya botak. Ya ampun. Ya ampun botak. Jangan, jangan lupa, jangan lupa traktir botak ya. Jangan lupa traktir kau baru jadian kau itu ya. Ya ampun botak. Bareng mana si botak-botak ini ya? Apa sih ini? Kita lagi naik gunung apa lagi fashion show si ini? Gak ada yang benar dari tadi nih. Pusing aku lihatnya. Ayo ayo. Masih, masih panjang perjalanan kita. Ayo, ayo bocil-bocil jangan ketinggalan ya. Masih panjang kambing. Kambing jangan pulang dulu kambing ya. Kamu belum dijadikan sate kambing kamu ya. Ayo, ayo naik dulu naik. Ayo semua naik tangga semuanya ya. Ayo naik tangganya jangan sambil selfie. Mina, Mina lu dengar gua enggak Mina? Lu dari tadi lu Mina udah dibilang selfie-nya nanti. Mina. Oh bure naik tangga pun susah kali lah ini. Udah dibilang jangan selfie dulu Mina Kepet kepalamu itu pakai tongsis itu ya. Itu tongsis semmu. E he. Ah, jatuh kan kau. Ah, jatuh. Aduh, terang kaliah. Aduh, terak usah pakai senter. Udah terang banget wei. Udah terang banget. Terang banget. Ini botak depan ini bohlam ini. Bersinar dia glowing. Anjay. Nanti selfienya maju dulu. Enggak ada. Ih, ya ampun pusing kali. Nanti selfie-nya botak. Nanti dulu selfie. Aduh, aduh, aduh. [Musik] Heh, aku di mana? Pocil tanggung jawab aku jatuh ke bawah ini. Wei, kambing kayak t gorilah kali semua ini ya. Burada aku naik naik ke atas ini. Ini di bocil butut ba kentut ini semua. Bocil-bocil ini gimana aku naik ini? Aku jatuh ke jurang nih. Walah burek burik bisa naik enggak aku ini? Ini emang bocil nyusahin. Woi. Woi, nyusahin ini semua. Ini bocil-bocil ketek gorila ini. Ya ampun. Siapa lagi tadi itu dorong-dorong aku tuh? Di mana ini? Apakah aku sudah sampai di surga? Mati kau. Turun. mati. Aku pun enggak ngerti kenapa aku turun enggak mati. Oh, lehat sini, leat sini, lehat sini, lihat sini, lihat sini, lihat sini. Bisa? Ayo kita bisa manjat. Kita ini Spider-Man ya. Ayo bisa. Ayo bisa. Ayo bisa. Ayo bisa. Ayo bisa. Kita pasti bisa nyampai di atas. Ayo bisa. Ayo ayo. Oh, dari sini, dari sini, dari sini, dari sini, dari sini, dari sini. Bocil emang nyusahin banget kerjaannya tiap hari. Woi, woi. Ngapa ya bocil ya? Ya ampun, gak bisa naik aku. Bututkah kalian semua ini? Apa naik lagi? Ini kenapa ini bulat-bulat begini? Ini hanya satu jalannya, Guys. Hanya satu. Loh, kok ke sini sih? Lah, kok ke awal? Eh, nah oke nyampai lagi kita tempat pocong ini. Huh. Aduh. Ini bocil-bocil ini nyusahin banget ini. Ya ampun. Eh, itu kasihan tuh. Eh, nyangkut. Asik. Ah, nanti dulu. Asik. Bapak-bapak, Ibu-ibu, kita sedang berada di Kampung Pochi. Kita sudah di sudah sampai di kampung halamannya Poci ya. Ini Pochi ini jalannya ngesot ini ya. Cepat kali itu Poci itu jalannya ya. Kita sedang berada di kampung halaman Poci nih. Banyak kali pochinya nih. Entah pochi dari mana aja ini. Woi, bocil tunggu. H dia lari. Wei, maman racing. Anjay. Wei, ini pocong ini. Cepat kali larinya di poci ini. Kamu nungguin aku, kucing. Terima kasih kucing. Kamu sudah nungguin aku. Aku terharu. Cuman kamu yang nungguin aku dari sekian banyak bocil-bocil itu, kucing. Terima kasih kucing ya. Ternyata kamu itu sangat setia hewan. Kamu kucing dan juga kamu botak nike. Ya ampun. Ayo, ayo jalan kita semua ya. Ayo, ayo, ayo jalan jalan. Ayo. Itu kucing kenapa pantatnya begitu ya? Ayo, ayo, ayo. Terima kasih kucing. Kaulah sahabat sejati Sarimin. Ayo, ayo Mamat naik Mamat. Kenapa kau di situ Mamad? Ayo, ayo naik, naik semua. Ayo, ayo, ayo kucing. Ayo naik kucing. Pagi-pagi ada poci cakep. Aduh, tolong tolong. Aduh, itu pusing kepala gua. Ini ngap banyak banget kucingnya. Kucing ada emakmu, kucing. Walah, ini kita pelihara kucing nih. Banyak kali lah ini. Enggak ada. Enggak ada whisc. [Musik] Halo, Guys. Aku lagi nyangkut di bawah tangga nih. Halo, Guys. Aku lagi nyangkut di bawah tangga nih. Aku enggak bisa ke mana-mana nih. Halo, Guys. Sekarang kita sedang nyangkut di jembatan Gunung Sunda nih. Lagi nyangkut nih aku nih, Guys. Iya, Guys. Enggak bisa ke mana-mana ini aku, Guys. Ini aku. Ya ampun, Mina lu enggak selesai-selesai luok, Mina. Ya ampun, ya ampun. Bentar. Kita harus aduh aduh nyangkut kaki gua. Oh dah kita harus kita harus menolong bocil itu ya. Caranya adalah kita tinggalkan dia nanti pasti dia cari cara untuk enggak nyangkut lagi. Tuh kita harus meninggalkan dia, ya. Ah mampus. Jatuh ke buta. Ah, mampus. Ya ampun. Ini kebun binatang ragunan ini ya. Banyak kali binatang ini. Kepiting. Ayo kepiting kambing. Weoi. Kepiting kambing, kucing. Lama-lama ada apa lagi? Aduh. Aduh. Jangan didorong. Mati aku. Jatuh lagi. Jangan didorong. Please jangan didorong. Please, please, please. Bocil murik jangan dorong aku. Aduh. Aduh. Ah. Oke, oke, udah udah udah. Lari, lari, lari, lari. Selamatkan diri masing-masing. Bye bye bocil. Aku jalan duluan. Udah bodo amat nyelamatin diri masing-masing aja. Aku udah capek mau kirim ke sosmate, mau bikin jedak-jeduk tokt. Itu mah bagus injak aja enggak ada orangnya ya. Bagus injak aja kepalanya enggak ada orangnya. Satu-satu kucing. Satu-satu kucingnya. Ya ampun rame kaliah ini. Itu kenapalah botak-botak itu udah pada pusing kepalanya muter-muter itu. Oke, kita semua harus bekerja sama ya. Tapi sebelum kita bekerja sama aku mau minum dulu. Aku aus banget ya. Bentar aku minum dulu. Ya ampun semua pegang tongsis. Semua pegang tongsis ini. Ya, lama-lama kepala kalian kuk ketok. Kalian kepala kalian pakai tongsis itu ya. Eh, ini eh suara apa itu? Oh, checkpin. Checkpin. Kirain suara orang ngerekam. Anjay. Oke, hati-hati ya. Ini adalah jembatan maut ya. Sekali jatuh langsung pindah alam. Kucing bure jatuh pindah alam. Jatuh pindah alam ini. Jatuh pindah alam ini ya. Satu-satu ya. Oke, hati-hati. Oke, ini sekali jatuh pindah alam kita semua ini. Oke, hati-hati. Aduh, itu siapa? Itu jatuh itu. Jatuh jatuh jauh kali dah itu. Oke, oke. Sekali jatuh pindah alam. Hati-hati semua ya. Oke, hati-hati semuanya. Hati-hati. Oke. Ayo, ayo, ayo. Itu HP siapa? Depan muka gua. Ayo. Ah, sekali jatuh pindah alam. Sekali jatuh. Ah, dua kali jatuh pindah alamnya. Dua kali. Ayo, ayo. Sekali jatuh pindah alam. Ayo, ayo, ayo. Jalan jalan semua jalan semua. Bocil kocak pada gak bisa nyebrang. Anjay. Ayo, ayo, ayo, ayo. Nanti dulu fotonya. Eh, eh tolong tolong tolong tolong nanti dulu kepiting. Kau jalan duluan lah. Jalan duluanlah. Kau kocak. Disuruh jalan duluan, bukan disuruh nyebur ke bawah. Kambing. Nah, udah. Ayo, ayo sini sini kucing. Kamu masih bisa kucing. Ayo kucing. Ayo, ayo, ayo, ayo. Nah, gitu kan. Pintar bocil-bocil. Ayo, ayo sini sini. Ayo. [Tertawa] [Musik] Glowing banget itu yang kuning glowing banget itu ya. Itu glowing banget itu ya. Ya ampun, tiada hari tanpa selfie-selfie tongsis-tongsis kalian ini ya. Itu glowing banget itu yang kuning. Woi, ayo ayo semuanya ayo. Katanya sebentar lagi kita sampai ke tempat selanjutnya. Ya ampun, Mina gua capek banget ngelihat muka lu. Ayo, ayo naik sini, naik sini. Oh, kita sudah sampai. Apa ini? Apa? Apa ini? Ini kuburan. Kocak. Lu pada ngapain selfie di sini? Burik. Diinjak-injak pula. Ah, biarin aja. Biarin. Ah, itu tuh yang botak-botak tuh yang nginjak-injak tuh yang botak-botak. Ini apa ini? Salah jalan. Bukan, sini. Bukan, sini jalannya. Kocak. Sana, sana. Sini, sini, sini. Ah, udahlah aku jalan duluan. Bye. Bye. Bocilut itu kuburan. Mereka selfie di situ. Woi, ngapain? Kocah. Emang ada-ada aja. Satu-satu. Satu-satu satu-satu satu-satu. Jangan dorong-dorok. Aduh. Satu-satu ya. Satu. Satu. Satu. Satu. Satu. Satu. Kaki aku nyangkut. Minggir. Minggir. Botak. Minggir botak. Botak. Satu-satu. Bota satu-satu. Oke. Hati-hati ya. Oke. Kita sudah berada jembatan di atas langit ya. Kita sedang berada di jembatan atas langit ini. Jembatan menuju kayangan ini ya. Ayo minggir minggir minggir minggir minggir minggir minggir minggir. Enggak minggir. K pentung kalian pakai senter kalian ini ya. Nanti ayo jalan. Nanti dulu, nanti dulu. Itu pakai toksisnya botak alah rusuk kali. Dia foto dulu dia. Ya ampun dia pakai acara foto. Jalan jalanlah buri. Jalanlah. Aku injak kepa kau ya. Ah biarinlah. Bodo amat. Eh nanti dulu. Sumber rusuh banget woi. Sumber rusuh banget anjrit. Bejir, bejir. Aduh, udah capek aku ini. Ya ampun, udah capeklah aku ini. Kalau naik gunung begini di dunia nyata. Enggak lagi dah. Aku nih. Enggak ada. Enggak, enggak, enggak. Aku mendingan ini aja. Mendingan aku naik ini aja. Naik naik apa? Naik mobil aja aku naik bajay. Naik bajay aja. Aku mendingan naik bajay aku keliling kotaku. Daripada naik gunung begini di isinya ini tuyul-tuyul selfie nih. Tuyul-tuyul selfie ini loh. Jalan tuyul. Welcome back my friend. Ayo, ayo. Awas, awas, awas. Welcome back, welcome back. Kepala lu, kepala lu. Guspet kepala lu. Ya, misi, misi, misi, misilah, misilah. Aduh, ya ampun. Eh, ini jatuh mati ini. Jatuh mati ini. Setipis-tisu ini, woi. Jatuh mati. Jatuh ini. Jatuh mati ini. Oke, hati-hati semua. Hati-hati. Oke, pelan-pelan. Oke, pelan-pelan. Kucing, kucing jatuh. Ibu pramuka. Ibu Prabuka kucingnya jatuh. Ibu Prabuka tolong dibantu dulu itu kucing itu. Ibu Prabuka udahlah terang begini ini. Glow in the dark ini kita semua. Glow in the dark ini. Glow in the dark ini. We terang banget. Ya ampun itu siapa mental itu? Ayolah ayolah ayolah bocil. Ayolah bocil. Ayolah. Udahlah, udah. Nanti, nanti, nanti selfie, nanti selfie-nya nanti, nanti selfie-nya nanti. Ya ampun, baru maju du detik sudah selfie. Ini di sebagai berbagai tempat ini. Selfie ini semua selfie apa? Halo, tong sampah di berbagai tempat ini. Mereka ini selfie ni semua ni. Aduh, udah capeklah aku ini. Ya, bocil brek. Butut. Apa sih itu? Bocil-bocil demen banget nyenggol-nyenggol kambing ketek gorila. Weh, aduh ketemunya sama yang begini lagi nih. Sai kucing ini. Kucing masih hidup kau kucing. Asik nang ning ning nang. Oi nang ning ning nang oi. Nang ning ning neng i. Oi nang ning ninguy. Si kucing bau ketek. Si kucing bau sikil. Si kucing bau kentut. Si kucing bau ket. Udah udah udah udah mau jalan dia. Udah mau jalan dia. Udah mau jalan yang ba. Ayo ayo kucing. Ayo kucing. Ayo kucing. Ayo kucing. Ayo. Ini rusuh banget bocil bejir. Jangan dorong-dorong. Udah enggak usah balik lagi. Bisa gak sih enggak usah balik lagi. Udahlah udah udah. Itu kalian nongkrong di itu aja, di tenda tuh. Tenda depan ada tenda itu ya. Itu udah mau nyampai tenda kalian jangan macam-macam kalian ini ya. Itu aduh kambing. Aduh bocil. Woh yang rambut pink gua gundulin lu ya. Itu yang rambut pink minggir. Ngapain kalian balik arah? Nyari penyakit ini. Satu-satu ini semua ini. Ya ampun. Gua nyari penyakit ini semua ini. Eh, kalian semua ini nyari penyakit kalian ini. Ya udahlah nanti ngeploknya nanti nanti. Aduh ya ampun. Aduh ya ampun. Apa butut bawa kentut kali ini. Eh udahlah udahlah aku gak bisa lewat ini. Tipis-tipis banget. Ya ampun dia malah stetu-techu di situ. Awas awas kambing. Awas kambing. Ku sembelih kau ya. Ku sembelih. Awas botak. Botak. Botak. Kuet kepala kau ya. Awas awas awas awas. Ini ini kesel kali gua sih siapa ini? Ih bocil buri ini. Jangan didorong, jangan didorong, jangan jangan didorong. Kucing Uia. Ini kucing UA nih kucing. Ui a. Ui a uia. Ini kucing uia nih. Awas awas awas awas. Rambut pink lu. Jangan dua kali gua selepet kepala lu ya. Sumpah gua gundulin lu kayak si botak itu dua kali lu ya. Awas awas awas. Minggir minggir minggir. Itu kenapa dielfilie di situ? Aduh, aduh, aduh, aduh, aduh, aduh. Bisa, bisa. Dikit lagi, dikit lagi. Botak, botak. Lu jangan pinggir dulu, pinggir dulu. Hore, akhirnya, Guys. Aku sudah sampai di Kampung Gunung Sunda. Akhirnya sudah sampai di pos di pos 9, pemirsa-pemirsa. Doakan semoga ini kucing apa sih? Doakan semoga aku selamat sampai tujuan. Ih, ada kuyang. Ih, ada kuyang. Eh, eh, ada kuyang. Enggak jadi. Enggak jadi. Lanjut, pemirsa-pemirsa karena ada kuyang. Enggak tahu itu dari mana itu kuyangnya itu. Ya, pemirsa-pemirsa. Ya, udah enggak ngerti aku dari mana itu kuyang. Udah, kita ambil ini dulu. Kita ambil ambil sate. Ambil sate. Ambil sate. Ambil sate. Ah, silakan Bapak-bapak, Ibu-ibu diambil ya satenya ya. Semua, semua kedapatan ya. Satenya bulat-bulat. Iya, bulat-bulat kayak sate telur ini ya, Ibu-ibu ya, Bapak-bapak. Iya. Dimakan aja ya. Enggak walaupun enggak tahu daging apa ini ya. Mari kita berdoa aja semoga bukan daging biawak itu sate itu ya. Ini yang jual aja kambing berarti ini sate kebo. Ini sate kebo ya. Sate kebo ini. Bapak-bapak, Ibu-ibu, ayo. Ayo naik semua. Ayo. Ayo semua naik. Ayo semua naik. semuanya naik. Aduh, kenapa gua kagak naik tangga, Buri? Naik tangga, naik tangga. Naik. Aduh, lu pada cone ya? Lu pada lu pada cong cone lu pada ini ya. K selepet kepala kalian ini. Eh, minggir dulu. Minggir minggir. Gak bisa naik gak bisa naik. Bagus banget. Gak bisa satu-satu semua gak hilang tangganya. Gak hilang. Gak hilang. Enggak bakal dicolongi tetangga sama si tuan crep ini. Enggak bakal satu-satu. Woi, Mina udah 10 kali kau, ya. Selfie di tempat enggak penting nih, ya. Kepala kau, ya. Please, please jangan jatuh. Please, jangan jatuh. Please, jangan jatuh. Satu-satu, satu-satu. Ada Mina, ada Mini. Mino salah jalan botak hijau. Ah, Mamat juga salah. Mamat. Ah, Mamad salah. Alamat Mamat. Salah jalan Mamat. Kocak ini. Kenapa kakinya gede sebelah? Minggir minggir. Botak Ireng. Botak ireng. Botak ireng. Gua sepet kepala lu. Minggir minggir. Ayo jalan jalan. Ayo naik naik naik. Ayo. Kita semua pasti bisa walaupun harus tersiksa. Itu kenapa baru naik? Udah udah banyak ini selfie-selfie nih. Baru nyampai. Kapi bara. Kapi bara. Kapi bara. Kapi bara. Kapi bara. Kapi bara. Kopi bara, ki bar, Kapi bara, ki bara. Ah. Oh, kita foto dulu sama ki bar ini foto. Ayo semua, semua, semua. Ayo sini, sini, sini. Itu apa? Ada gajah nyangkut itu. Ayo foto dulu sama kami bara. Satu foto dulu. Minggir, minggir, minggir, minggir. Aku mau foto minggir, minggir, minggir, minggir, minggir, minggir, minggir. Aku mau foto sama bara. Minggir dulu. Minggir minggir minggir. Aduh, semua kebagian kapi baranya enggak ke mana-mana kambing. Aku mau foto dulu sama kapi bara ya. Dah, dah, udah. Satu dua sat dua sat dua Mamat minggir Mamat 1 2 3 cekrek apa paha orang apalah itu yang difoto itu paha orang itu difoto kambing kamu difoto. Udah ggak tahu lah udah gak bisa difoto ini. Ya ampun udahlah udahlah mendingan aku eh eh eh eh. Berkurang, berkurang, berkurang, berkurang darahnya. Kocak di situ. Oke. Hati-hati bocil-bocil ya. Jangan sampai ada yang terjatuh. Hah, nyangkut. Ha, nyangkut. Ha, jatuh. Ah, itu baru dibilang jangan sampai ada yang Ih, udah malam. Biasanya kalau malam-malam begini nanti ada bocil lu dapat banget mentalin orang kambing ini gimana ini? Kenapa sih n aku begini banget anjay apalah ini? Enggak bisalah naik aku ini. Ada-ada aja L. Ini busuk kali naik-nek bocil ini. Aduh kalau kita riset gimana kita ya? Jauh banget ya kalau riset ya. Ini riset ke mana nih? Kalau riset, kenapa sih kita ketemunya sama tuh kucing mulu? Ih, itu kucing apa ya? Itu kucing ya? Itu kucing kenapa itu kucing? Ada mas. Aduh, naik sini lagi. Aduh, gede kali aku naik sini. Aduh, bocil. Udahlah bocil udahlah. Kok bisa naik? Langsung naik naik. ke puncak gunung. Tinggi tinggi sekali uy dah. Oke oke sabar Ireng salah jalan Ireng. Ya ampun Ireng kenapaalah kau ini Ireng? Kambing gak bisa naik. Kambing bisa naik enggak? Ah bisa naik bisa naik. Ayo pintar pintar pintar pintar pintar pintar pintar. A pintar sekali itu kambing itu ya. Iya nanti kamu makan rumputnya. Rumput ini ya. Rumput Prancis nanti kamu ya. Aku kasih rumput Prancis. Oke, ayo ayo ayo naik naik rumput premium kasih ya nanti ya. Ayo ayo. Udah selfie-nya udah selfie-nya udah udah selfie-nya gua mening soy gara-gara kapi bara kambing enggak lagi aku selfie di situ. Enggak mau lagi aku selfie di kapibara bure bau jengkol itu. Ya udah bocil piscil jangan dorong-dorong. Menangis aku ini. Weh si di situ. Ayo bebek. Ayo bet, ayo. Ayo, ayo semua. Ayo. Ayo. Udah malam ini. Udah malam ini. Udah malam. Udahlah, udahlah. Janganlah dorong-dorong. Jangan dorong-dorong. Mampus. Hampir mati aku ini. Ayo, ayo, ayo. Ih, apa itu? Ada tali apa itu? Tali jemuran. Ayo, ayo. Kita sudah mau sampai di gunungnya. Ayo, ayo, ayo. Sini, sini, sini. Ayo botak-botak ayo naik naik. Pucuk pucuk. Ayo, ayo, ayo. Ini sudah mau sampai nih bau-baunya nih. Bau-bau. Bau-bau sudah mau sampai ini ya. Ayo, ayo, ayo. Jangan ketinggalan ya. Jangan ketinggalan. Ayo, ayo, jalan semua. Aku mau minum dulu. Aus bentar aku aus mau minum dulu. Hm. Oke, udah. Ayo, ayo. Aduh, ayo naik. Ayo naik kambing. Kambing bagus. Pantatin aja ya. Belum aja nanti pantat kamu aku selepet pakai. Oh ini apa ini? Carater atau cam 5. C. Cam 5. Crater itu apa? Enggak tahu aku. Ayo ayo ayo jalan semuanya. Ayo naik naik ke puncak gunung. Tinggi. Tinggi sekali. Buset dah, itu kambing shortcut berjir. Apakah kita sudah sampai? Belum. [Musik] [Tertawa] Belum. Ayo semua. Semua ambil. Semua ambil ini ya. Semua ambil anu. Semuanya ambil apa ini? Helm sama tas ya? Ayo. Ayo semua ambil helm. Ambil tas. Ini kambing. Ini ngapa ini? Ini kambing. Kasihan ini udah kedinginan dia. Ayo ambil makanan. Ambil sate. Ambil sate semua ya. Makan sate. Makan sate semua. Ayo makan. Makan sate. Makan sate ya semua ya. Ayo ayo ayo. Ayo. Jangan ketinggalan. Ayo. Ao semua. Ayo. Ayo kita jalan lagi. Ayo buruan, buruan. Aduh kenapa tiba-tiba selfie? Ayo semuanya, jangan ada yang ketinggalan ya. Yang ketinggalan nyari jalan sendiri. Pokoknya ikutin aja nih tiang-tiang merah-merah ini ya. Ayo, ayo buruan. Ayo. Ih, apa ini? Masa gungg. Ayo jalan-jalan semua jalan. Jalan jalan jalan jalan. Ayo, ayo. Aku tungguin yang belum yang belum. Sini nanti mereka nyasar. Ayo sini sini sini sini. Masuk gua semua. Masuk gua. Itu ada yang jungkir balik. [Tertawa] Mampus. Itulah jungkir balik kau ya. Ayo, ayo. Ini kita sedang berada di dalam goa butut. Apa itu goa? Cuma segitu doang. Itu bukan goa itu mah. Ayo, ayo. Eh, satu-satu. Eh, ini gimana turunnya? Anjay. Hah. Oke, oke. Jangan selfie, jangan selfie. Eh, eh, ini, ini terang kali lah ini. Ayo jalan, jalan. Aduh, ini. Eh, botak nanti selfie, botak. Kupentung kepala kau itu pakai tongsis itu ya. Botak. Jambun botak enggak tahu tempat ini satu ini gundul ini ya. Enggak tahu tempat we. Ini ini pun dari tadi selfie-selfie terus. Nih enggak tahu tempat ini semua ini bocil-bocil ni. Ya ampun, ini tempat ini menyeramkan. Ini antara hidup dan mati ini kita semua nih. Eh eh, hei. Jangan duk dong. Hei, hei, hei, hei, hei, hei, hei, hei, hei. Oh, disuruh pakai senter. Oke, disuruh pakai senter. Ayo, ayo masuk semua. Ayo, ayo. Kita disuruh masuk ke dalam pakai senter. Emang kenapa gua malah makan sate? Anjay. A nih. Ayo, ayo, ayo. Ke sini. A ja, salah, salah jalan, salah jalan. Ih, salah jalan. Ih, salah jalan. Ih, ih. Takut aku lari. Bye bye. Aku kabur. Bye. Bye. Ih, suara apaan tuh anjir? Belah kanan, belah kanan. Ih, ih, takut aku. Ih, aduh, enggak jadi takut ini. Terang kaliah. Ini cahaya ilahi ini. Oh, sini, sini. Tuh, tuh bocil-bocil pada situ tuh. Ayo, ayo, ayo, ayo, ayo. Seblak, seblak, seblak, seblak. Ayo seblak. Jalan seblak. Ah, apa itu? Apa itu anjir? Apaan sih? Kok aku mati? Kenapa gua mati? Salah jalan. Kocak kambing. Dua kali gua. Kenapa gua mati? Woi, kok mati aku? Apa itu yang terjadi di situ? Eh, makanya kalian jangan dorong-dorong. Ah, aku mau leat sini aja. Oke, aman. Gak ada apa-apa. Oke. Oh, ini nih nih nih. Oh, ini jalannya sini nih. Jalannya ke sini nih. Terang kaliah ini cahaya ilahi ini. Oh, ini ni ni. Ayo, ayo, ayo, ayo. Let’s go. Sudah sampai kita. Udah jangan pakai senter semua. Ngapa dah? Ini demen banget pakai senter. Woi, ayo ayo jalan. Satu, satu, satu, satu, satu, satu. Udah enggak usah nyalain senter wei. Ini udah terang udah di luar ini. Ya ampun. Sudah pun kita di luar ruangan mereka masih nyalain senter. Penting banget kambing senter itu. Ya ampun, mentang-mentang enggak ada baterainya senter itu. Mereka botak gua selepet. Ya ampun, ya ampun, ya ampun, ya ampun. Ada tung tung tung sahur kambing. Emang ada tung tung tung. Oh, tadi ada tungtung tung sahur. Kapa tiba-tiba dia muncul di gunung? Anjay, bukannya dia sudah kembali ke planetnya dia? Ya ampun, ini bocil-bocil ini ngapain lagi? Udah ah, aku duluan. Bye. Bye. Aku jalan duluan ya, bocil ya. Aku sudah haus ini. Sudah butuh pulang mandi, cuci ketek aku ini udah udah ketempelan bau-bau ini ya. Bau-bau monyet, bau-bau kambing, bau-bau H. Oh, belum belum sampai ni. Kapan sampainya ini? Kapan aku sampainya ini? Aku sudah mau foto ini di atas ini. Ini bisa naik ayunan. Wih, asik asik. Kucing itu ada yang naik kucing. Jangan kau gencet itu ya. Asik. Dorong dorong dorong kucing. Dorong kucing. Nah ya. Pintar pintar. Dorong ya. Dorong kita sambil selfie. Asik. Asik. Udah. Kok aku pindah alam tadi? Kenapa aku pindah alam barusan? Apa yang barusan terjadi? Woy, kok aku pindah alam tiba-tiba? Udahlah, udah. Kayaknya kita enggak boleh, enggak boleh kelamaan naik ayunan deh. Iya, kayaknya itu ayunan ayunannya itu ada ini ya, ada yang aneh-aneh itu. Enggak boleh kelamaan kita naik ayunan kayaknya. Kayaknya kita enggak boleh. Tiba-tiba pindah alam bejir. Enggak boleh. Apa ini? Jump. Loncat loncat aja bocil katanya paling mati. Ayo, ayo, ayo. Loncatloncat. Loncat, loncat, loncat, loncat, loncat. Ayo loncat loncat. Lama kali. Wi. Tuh kan enggak mati. Itulah orang disuruh loncat mah percek aja ya. Enggak mungkin disuruh loncat itu buat mati itu ya. Ayo ayo ayo kita sedikit lagi sudah sampai. Jangan ada yang ketinggalan. Enggak usah pakai senter, rambut pink enggak usah pakai senter. Ini udah terang begini pakai senter. Kenapa sih matanya piceak, matanya enggak kelihatan? Ngapain udah terang-terang begini pakai senter kambing. Ah, ini ada kambing pakai senter nih. Woi, kambing jangan pakai senter kambing. Ngapain lah nih pakai? Aduh, aduh aduh aduh aduh aduh aduh aduh. Awas awas. Bejir. Hah. Hore, kita sudah sampai di puncak Gunung Sunda 1830 MDPS Jawa Barat. Hore. Anjay. Selebewor hore horore. Hore. Hore. Hore. Hore. Hore. Hore. Hore. Hore. Foto dulu. Foto dulu. Sini sini. Akhirnya kita berhasil sampai di puncak gunung Sunda. Let’s go. [Musik] Ayo foto dulu. Foto dulu. Enggak bisalah foto. Ini ada kucing segeregaban ini. Woi. Ayo foto dulu. Foto dulu. Satu. 2 57. Enggak bisa ini. Ayo, ayo. Sini, sini. Enggak usah selfie lah. Enggak usah selfie. Enggak usahlah selfie. Apalah itu selfie itu ya? Ah udah udah kita foto di sini aja. Oke satu dari tadi satu terus ya enggak bisa foto ini dari tadi nih. Oke semua kelihatan. Kalian lihatlah itu di layar itu semua kelihatan itu ya. Enggak usahlah kalian ini ya apa nempel-nempel nih. Oke. Satu dua tiga. Oke bagus sekali fotonya. Ya ampun, keren banget fotonya banjir. Hore. Hore. Hore. Hore. Hore. Hore. Wah, kita tadi dari bawah situ ya. Kita dari bawah situ kita sudah berada di atas sini. Hore. Oke, mari kita mari kita ini ya. Apa ini? Base camp. Oh, jalan ke base camp. Ayo, ayo jalan ke basecam. Ayo, ayo, ayo. Ada jalan ke base camp. Jangan langsung terjun. Kocak. Apa ini? Jalan ke baseecap ini. Oh, masih ada lanjutannya. Oh, masih ada lanjutannya. Main ke tempe. Masih ada lanjutan. Oke, masih ada lanjutannya. Oke, ayo. Ayo semua bocil-bocil. Ayo bocil jangan ada yang ketinggalan bocil. Ayo kita sebentar lagi sampai base camp. Kita udah sampai di puncak. Sekarang kita turun ke base camp. Ayo, hati-hati ya. Hati-hati itu di air itu ada ada ikan hiu. Ada buaya. Ada buaya. Ini mati kah ini? Kita mati enggak kalau kena buaya ini? Coba kamu dulu. Kamu dulu botak. Botak dulu. Itu kucing dulu. Kucing dulu. Itu yang kucing dulu tuh. Coba mati enggak kena buaya. Coba. Coba siapa? Siapa mau percobaan mati enggak kena buaya? Oh, enggak ada buayanya. Enggak kok enggak ngejar buayanya. Jangan ditiru. [Tertawa] Asik. Eh, bisa joget ya kita ya. Asik. E ah. E e e e ah e e e. Bisa joget, bisa joget. Ayo, ayo. Makanya siapa sih yang nyuruh turun ke bawah ketemu buaya kambing. Siapa so ide banget nyuruh-nyuruh ke bawah itu? Salah jalan enggak sih kita? Enggak ya? Enggak salah ya? Aku pikir kita salah jalan. Anjay. The real buaya darat. Iya, ini buaya darat. Buset. Ah, ini Pragos nyasar Pragos. Ayo Pragos jangan dari situ. Kocak dari sini. Turunnya Pragos lu. Lu pikir lu bisa debus enggak mati? Terjun. Itu buayanya lagi ngapain sih? [Tertawa] Wei weh, hati-hati hati-hati. Dia mundur itu ancang-ancang itu. Buaya nih. Makan yang botak buaya nih. Yang botak nih. Itu kambing aja. Buaya. Kambing. Makan tuh kambing. Buaya makan aja tuh kambing tuh. Atau enggak yang ini buaya? Nih nih nih yang ini nih yang lagi yang lagi goyang dombret nih. Nih bisa dijadiin ini nih bebek penyet nih buaya nih. Makan aja yang itu buaya. Eh kita ini ke baseec nih ya. Ayo ayo. Karena kita tadi sudah Aduh apa lah ini? Terang banget anjay karena kita tadi udah tamat di atas sekarang kita coba ke sini. Ada apa sih nih di sini nih? Ada tuyul. Ayo sini tuyul. Ayo, ayo. Apa kau rambut pink? Ayo, ayo. Terang kaliah ini. Enggak usahlah pasang senter. Wih, kita sudah sampai di kampung halaman dari kucing. Ui uia. Oreor, [Musik] [Tepuk tangan] ini rumah siapa nih? Tok tok tok. Gak bisa masuk ini. Jangan kalian hancurin rumah orang. Kocak. Itu suara apa itu? Kok bisa minum? Oh, dapat minum. Dapat minum. Dapat minum apa ini? Posat pam. Posat pam. Posat pam. Pak dilaporkan ada kucing hilang, Pak. Dilaporkan ada kucing hilang. Posat pom ya [Tertawa] bosat pam anjir ada yang jaga bocil kocak. Ayo sini sini ayo ayo. Aduh kambing melayang anjay suara apa itu? Gak ada suara lagu itu ya. Ayo ayo ayo ayo semua turun turun. Ayo ayo. Kok naik lagi kita ini? Kita bukannya udah eh eh eh salah pencet. Salah salah salah pencet aku. Maaf maaf sorah pencet. Pusing pusing. Salah pencet. Pusing pusing nih. Kayak kepala si botun buri itu ya. Pusing pusing. Ih kita sedang lewat. Entah di mana ini. Zip beli nih. Oh, ada flying fox. Flying fox. Oh, itu yang tadi tali jemuran itu. Oh, ayo, ayo, ayo, ayo. Siapa mau naik tali jemuran? Ayo, ayo. Kita mau naik tali jemuran. Ayo, ayo. Bocil tuh demen betanget ini yang motong jalan ya. Demen betet bocil-bocilnya potong jalan. Semoga aja gak muncul lagi pochi ya. Oh ini nih. Zipline. Zipline. Zipline. Oke. Oke. Gimana caranya? Gimana? Aku gak bisa naik zipline ini. Satu-satu woy. Gak bisa ini bareng-bareng ini. Engak bisa kita sekali naik 10 juta orang nih ya. Satu-satu. Satu-satu. Oke tunggu di sini deh. Bentar aku minum dulu. Bisakah? Mana? Ya ampun, ini botak dari tadi enggak selesai-selesai selfie nih botak nih. Gimana caranya? Mana caranya? Wih, nih. Wih. Wih. Hore [Musik] hore hore hore. Kita sudah sampai di awal lagi. Hore. Horee. Oke, mari kita duduk di sini semuanya ya. Oke. Oke. Karena akhirnya apa ini? Apa itu? Apa itu? Karena akhirnya kita sudah sampai kembali di rumah kita masing-masing ya. Jadi terima kasih semuanya yang sudah menemani Modar bersama dengan bocil-bocil naik gunung Sunda. Thank you so much semuanya. Terima kasih banyak buat yang ketinggalan enggak usah khawatir karena live ini ada replay-nya. Jadi kalian bisa nonton siaran ulangnya sampai 10 juta kali, Rp50 juta kali, R00 juta kali, juta kali juga suka-suka kalian ya. Pokoknya pokoknya enggak usah khawatir. Dan terima kasih semua yang udah join. Thank you so much. Terima kasih juga semuanya yang udah subscribe. Thank you so much semua yang udah subscribe. Terima kasih juga yang sudah pencet tombol like. Terima kasih banyak. Terima kasih juga yang sudah membership, yang udah super chat, yang udah su pokoknya terima kasih semuanya dan jangan lupa untuk join ke saluran WA modinner karena di sana ada banyak info kalau misalnya aku ada live streaming atau kalau misalnya aku ada wih bisa berenang nih. Kalau misalnya ada video baru, ada live live terbaru atau misalnya ada open ad di Roblox. secara random. Jangan lupa kalian join saluran WA Moder. Linknya udah aku taruh di pin chat itu udah aku sematkan di chat. Tinggal kalian klik aja supaya bisa join. Dan buat yang membership jangan lupa join Discord khusus membership karena di sana kita akan sering mabar dan juga ngobrol sama bocil-bocil sama aku sama Oktora juga. Jadi jangan lupa join, linknya ada di postingan komunitas. Pokoknya terima kasih semuanya yang sudah join, yang sudah menonton dan sampai jumpa lagi di live selanjutnya. Ikan hiu makan abon. Lope-lope narson. Terima kasih semuanya. Bye bye. Bye bye semuanya. Ini ngapain bocil-bocil ini lah. Bye bye. [Musik] Bye bye. [Musik]

hiii semuanya! welcome to modinner’s live streaming on Youtube!
di live kali ini aku akan bermain game di Roblox!

gabung membership:
https://www.youtube.com/channel/UCecYCrt85AJiDSNT8sXOH7g/join

text muncul di live:
https://sociabuzz.com/modinner/tribe

instagram: https://www.instagram.com/maudypriscilla/
tiktok: https://www.tiktok.com/@modinner

support & informasi lain:
https://lynk.id/modinner

saluran WA:
https://www.whatsapp.com/channel/0029Vb4o3nh11ulWUG8j1H0X

#roblox #gameplay #gaming