ROY SURYO LEMES💯DOKTER TIFA PERMALUKAN ANALISA KAWAN SENDIRI HINGGA EGGI SUDJANA NGAKU🤣🤣🤣
Lemes-lemes. Sekali lagi lemes ya. Kayak maling ketangkap daripada babak belur. Mending cepat-cepat ngaku. Ya, ini ada dokter Tifa yang mengakui ijazah UGM sulit dipalsukan dan sangat berbeda dari yang diposting di media sosial. Loh, loh loh loh. Kok seperti itu ucapannya? Ya, jangan berhenti Bapak polisi, jangan berhenti. Lanjutkan sampai benar-benar masuk penjara. Enak aja ya, Abang eh Refri Harun sudah sampaikan bahwa ini pertempuran digeser bukan lagi soal ijazah. Kenapa? Karena sudah jelas kok ijazah itu palsu. Ya, saya punya bukti baru loh. Saya mendapatkan satu tumpuk dokumen fresh ya dari seseorang insinyur lulusan Fakultas Kehutanan UGM. Lulus tahun 1985, wisuda tahun 1985. Oke. Saya terperanjat. Kenapa? Ijazahnya begitu indah. Ijazah Sarjana Insinyur Kehutanan UGM ijazahnya begitu indah. Dan ternyata Universitas Gajah Mada saya yang kemarin agak kecewa. Saya menjadi bangga dengan melihat dokumen itu, melihat ijazah itu. Karena ijazah itu selain indah, ternyata UGM itu betul-betul mempersiapkan bagaimana supaya ijazah itu tidak dipalsukan. I dan terus terang ijazah itu sangat berbeda dengan yang kita lihat di internet selama ini. Widih, wedih, wedh. Ini loh ya. Yah, kayak maling ketangkap daripada babak belur ya. Mending cepat cepat ngaku lah. Ini loh yang saya maksud dokter Tifa yang mengakui ijazah UGM ya sulit dipalsukan dan sangat berbeda dari yang diposting di media sosial. Loh loh loh loh loh. Ya, bukti baru Dr. Tifa ini justru menangkan Bapak Jokowi Blunder ya, Bu. Aduh, aduh aduh gimana ini menurut kalian? Ya, kita lanjutkan saja video berikutnya. Nih waktu perdata. Iya. Maka dengan ditangkapnya itu saya tidak bisa buktikan saya cabut. Bukan kalah, bukan kalah, tidak berperkara karena saya ngajukan gugatan. Memang kalau perdata siapa yang mendalilkan dia harus membuktikan. Tapi dalam pidana dengan ditangkapnya klien saya yang harus buktikan siapa? polisi. Jaksa dan polisi. Nah, ketika saya kejar itu, jaksa menyatakan tidak ada ijazah asli yang ada fotokopi yang dilegalisir. Itulah yang dia dapat dari polisi. Artinya kelembagaan negara yang diwakili polisi dan jaksa tidak bisa menghadirkan kok. Kenapa si Oto selalu ngomong dan Jokowi ngomong, buktikan makai aslinya ya aslinya dia yang pegang loh. Kalau memang ada logika sederhana lagi. Kalau kalian dituduh ijazahnya palsu, apa kalian diam? Tidak dong. Oh, ini yang asli. Betul. Refleks ini asli. Betul. Betul. Betul. Kenapa sampai detik ini Jokowi tidak juga menampilkan ijazah aslinya? Bahkan digelar perkara ini peristiwa tertinggi dalam konteks proses pengadilan. I iya iya. Iya. baru masuk ke pengadilan gitu loh. Jadi dengan adanya fakta hukum, fakta peristiwa tidak ada ijazah aslinya, maka logika hukum harusnya Jokowi jadi tersangka. Aduh, aduh, aduh. Egi Sujana ya. Ini tadi kok ngaku dulu saat dia cabut gugatan perdata ijazah Bapak Jokowi ya. Karena katanya enggak punya bukti loh. Ngaku enggak punya bukti gitu lah. Kok bisa nuduh? Hah? Enggak miliki bukti tapi bisa nuduh. Kan aneh bener ya ngaku seperti itu. Loh loh lo l. Dan tadi Doter Tifa ya katanya memiliki bukti baru. Eh justru ya bukti itu memenangkan Bapak Jokowi. Aduh. Aduh. Aduh. Ya, seakan-akan Doter Tifa ini ngaku salah ya. Jelas-jelas ini kayak nampar Roy Suryo, Rismond dan teman-temannya. Itu jelas Doter Tifa ini. Huh. Gimana ini menurut kalian ya? Coba tulis pendapat kalian di kolom komentar. Jangan lupa subscribe channel Sudut Pandang dan jangan lupa juga share video ini ke grup-grup WhatsApp atau yang lainnya itu. Dan kita lanjutkan saja video berikutnya. Selamat sore, Prof. Selamat sore. Bagaimana kabarnya, Prof? Kabar baik, Prof. Apa benar Prof telah melaporkan Roy Suryo CS? Iya, betul. Jadi tanggal 11 ya, tapi sudah hampir ee jam 12.00. Berarti tanggal 12 Juli 2025 kami bersama kuasa hukum yaitu Dr. Parhad Abas ee bersama tim resmi melaporkan ee empat ya empat tokoh yaitu Roy Suryo, Rismon, kemudian Hermanto, dan Bambang Suryadi Vitor. Nah, tuduhan yang kita sangkakan adalah penyebaran berita poho. Bohong. Kemudian pencemaran nama baik dan unsur pemerasan. Loh, pemerasan. Langkah ini kami lakukan karena sangat terpaksa sekali karena saya orang yang sangat dizalimi, difitnah padahal kami tidak tahu-menau dituduh mencetak ijazahnya Jokowi. Padahal padahal kalau kita berpikir secara waras bahwa ijazah Jokowi sudah dijelaskan oleh ee lembaga yang mengeluarkan ijestnya yaitu UGM dinyatakan asli. Kemudian dijelaskan oleh teman-teman kuliahnya ya asli. Kemudian dijelaskan dua kali oleh Paris Kempori asli tapi masih ngotot menuduh bahwa ijazah Jokowi palsu dan dibuat oleh Profesor Paiman. Ya. Ya. Ya. Ya. Ini loh ya. Akhirnya ya Pak Iman ini melaporkan gerombolan-gerombolan itu ya. Para penggaduh yang memfitnah beliau. Wedih, wedih, wedih. ngeri bukan main ya. Tambah lagi masalah ya buat Roy Suryo dan teman-temannya. Aduh haduh gimana ini menurut kalian ya? Tahu sendiri kan Bapak Paiman ini yang dituduh Betor Suryadi yang mencetak ijazah Bapak Jokowi di Pasar Pramuka itu loh ya. Hah? Gimana ini menurut kalian? Kita lanjutkan saja video berikutnya. Roi Suryo CS resmi dilaporkan kembali oleh Prof. Paiman. Nah, kalau kalian mengetahui Prof. Paiman itu namanya pernah disebut oleh Roy Suryo yang katanya ikut terlibat membuat ijazah S1-nya Pak Jokowi yang katanya dicetak di Pasar Pramuka. Dengan tudingan tersebut ya Prof. Aiman tidak terima dan akhirnya sekarang melaporkan. I ahli-ali mereka ya kan. menambah bukti baru perkara ijazah Pak Jokowi justru malah memperkeruh suasana. saya dari awal harusnya mereka tidak melebar ke mana-mana ya dan akhirnya tidak akan kejadiannya seperti ini gitu loh maksud saya ya sekarang harus diterima apalagi kalau kita mendengarkan segera ditetapkannya tersangka di kasus perkara ijazahnya Pak Jokowi. Coba bayangkan ini baru satu orang loh yang melaporkan. Mungkin nama-nama yang kemarin disebut oleh Roy Suryo CS itu bisa saja melaporkan lagi. Bisa saja, Pak, nambah lagi itu yang dukung Roy Suryo yang enggak di apa yang enggak dimintai keterangannya ya mungkin cuman semangat-semangat gitu kan. Tapi kan yang di dalam seperti Roy Suryo, Doter Tifa gitu kan, terus siapa lagi? Rizal Fadilah itu kan mereka yang disidik, yang ditanya-tanya ya. Mereka yang dukung itu yang enggak akan ngerasakan. Yang merasakannya ditanya berkali-kali ya mereka-mereka itu. Apalagi kalau kita melihat kejadian Pak Roy Suryo dulu pernah dimintai saat penyidikan itu kan keluar-keluar sampai pakai kursi roda kelelahan gitu ya. Sekarang ini aduh banyak banget loh. Ya ya ya. Mereka-mereka itu seperti menggali kuburannya sendiri. Semakin dalam kelihatannya ya, mereka menggali kuburannya sendiri. Aduh, aduh aduh. Tambah lagi yang melaporkan mereka ya. Ya, karena mulut-mulut mereka semakin banyak berbicara, semakin banyak ngibul ya tanggung sendiri gitu loh. Akibatnya lebih banyak ya kalau ngomong. Enggak ada buktinya ya seperti itu dilaporkan ya. Itu loh semakin banyak kalian bicara di media sosial yah semakin banyak ini ya kesalahan-kesalahan baru muncul dengan sendirinya. Gimana ini menurut kalian? Ya, kita lanjutkan saja video berikutnya. Saya kan minta uang untuk kegiatan ini kepada kawan saya. He Yan, bisa bantu enggak untuk kegiatan? Aku butuh 20. Rupanya dengan Ian itu diover ke Paiman. Dengan Paiman bukan dikasih 20, dikasih 15. Nah, dari 20 ke 15 kok pemerasan? Pemerasan tuh kalau dari minta 20 minta miliar atau minta ratusan juta. Ini kalau diturunin di mana logikanya? Ya, logikanya Bapak ini loh ya tahu sendiri tadi Bapak Pahiman ya melaporkan betor ini karena ya pemerasan dan ini dijelaskan oleh Betor Suryadi ya. Ya, berkelit kalau pemerasan itu ya ratusan juta katanya dari 20 jadi 15 juta itu bukan pemerasan. Loh, loh loh loh loh. 2.000 perak ya? Kalau Bapak mintanya ya dengan mengancam itu atau gimana? Itu jadinya pemerasan loh, Bapak ya. Gimana lah? Kok ini aneh bener ini ya? Betor Suryadi ini aneh bener. Hah? Logika Bapak ini loh ya. Enggak nyampai kelihatannya ya. Haduh, haduh haduh. Masroah ya ibaratnya yang harus justru menunjukkan ijazah asli Jokowi agar bisa ditindaklanjuti oleh kepolisian. Itu kan logika Sri Mulat. Sri Mulat. Sebaliknya logikanya aneh. Kalau bukan yang punya ijazah palsu. Sebentar, Pak. Sebentar, Pak. Jadi itu benar-benar logika serimulat. Mana ada saya menuduh ijazah palsu ya. Terus saya sudah punya ijazah mas. H. Saya membawa ijazah, Mas. Saya mencuri berarti ya. Saya mencuri dulu. Saya harus mencuri dulu dari Joko Widodo jatahnya. Jangankan mencuri, meminta baik-baik aja enggak dikasih apalagi mencuri. Kan Jokowi bukan lagi pejabat negara. Bentar bentar bentar ya. Roy Suryo ini tadi mengatakan, “Masa saya harus mencuri ijazah Bapak Jokowi dulu untuk membuktikan gitu lah. Gimana sih Roy Suryo ini belum pernah lihat ya ijazah Bapak Jokowi secara langsung ya kan tahu sendiri kan belum pernah melihat secara langsung memegang belum pernah tapi kok bisa-bisanya menuduh ijazah Bapak Jokowi palsu? Hm. Gimana ini? Dengan bukti ya bermodalkan foto di media sosial saja. Loh, loh, loh, loh. Ini kan aneh bener. Hah? Kocak, kocak kocak. Ya, kalau saya kan saya sudah tanya juga bagaimana nih ya menurut saya harus diteruskan aja ke pengadilan biar nanti proses hukum yang berbicara gitu. Tapi saya yakin juga bahwa kalaupun misalnya nanti pengadilan ee menyatakan atau membuktikan bahwa Pak Jokowi itu ijazahnya asli, menurut saya akan tetap ada orang-orang yang tetap menolak. Dan Pak Rosuryo kemungkinan walaupun nanti ternyata di pengadilan sudah dibuktikan asli, bahkan sudah lihat ijazahnya secara fisik begini, secara tatap mata begini kan gitu. Itu tetap tidak percaya juga gitu loh. Ya lagi begini ijazahnya enggak diperlihatkan bro sis ya. Emang ente kalau lihat pinjam nih? Heeh. dikasih depan mata Anda ijazah begini lalu Anda bisa bilang, “Oh, ini ini benar-benar asli dan palsu.” Emang Anda bisa bedakan pakai mata telanjang loh ya kan ini apa susahnya? Heeh. Ijazahnya dikasih lihat kan begitu kan. Ya pertanyaannya kalau Anda sudah lihat langsung apa dijamin bahwa Anda bisa mengatakan itu asli enggak Pak? Iya ya. Ya. Ya. Ini benar juga ini logika dari Bangkodari ya. Memang ya Roy Suryo dan teman-temannya itu ngeyel dari sananya ya sudah seperti itu ngeyel terus ngotot terus ya emang Roi Suryo ini bisa analisa asli atau palsu ya cuma lewat mata saja cuma bisa melihat saja apa bisa ya menganalisa itu ijazah asli atau palsu lah kok disuruh nunjukin loh Lo lho. Dan saya juga bisa pastikan kalau Bapak Jokowi mau menunjukkan kepada mereka, saya pastikan mereka tetap masih ya ngeyel saja, ngotot saja, masih enggak percaya kalau ijazah Bapak Jokow asli seperti itu. Jelas gimana ini menurut kalian? Ya, kalau sudah begini kita lanjutkan saja video berikutnya. digital. Bukti analog itu kan karena ketidakbisaan kami untuk menyita menyita barang bukti secara analog. Satu-satunya jalan karena kami tidak bisa menyita adalah ya secara digital dan itu awam. Ketika kita tidak memiliki suatu barang analog seperti mata enggak perlu diambil dulu baru di ee dianalisa secara biometrik ya secara digital diprosesnya. Baik juga dengan sidik jari, bentuk wajah, bentuk tubuh itu enggak perlu kita mengambil jari kita dicopot dulu baru diproses. Ya memang itulah karena memang ee digital ini menjembatani ya teknik untuk menjembatani bahwa tanpa memiliki analog pun itu bisa kita analisa apa yang salah dengan itu. Ya, ya, ya. Ini loh ya, Rism Sianipar kelihatannya ya. Ini sudahlah ini sudah ngaku buntu karena enggak bisa rebut ijazah dari tangan Bapak Jokowi. Makanya mereka-mereka itu ya menganalisa seadanya lewat foto yang tersebar di media sosial. Lah kok seadanya itu gimana sih? Hah? Kan heran. Aduh, aduh, aduh. Dan tadi tahu sendiri kan Dr. Tifa ya mengatakan kalau UGM benar-benar yah cerdas bangetlah maksud saya ya. cerdasnya itu ya. Ya, ijazah dari UGM itu sulit banget dipalsukan katanya dan sangat berbeda dari ya yang diposting di media sosial. Lah lah lah lah kalian sendiri loh ya. Ya. Menganalisa cuma bermodalkan foto dari media sosial. Lah lah ini dokter Tifa kok mengatakan seperti itu ya. Berarti ijazah Bapak Jokowi asli gitu maksudnya. Ini keceplosan ya ini dokter Tifa tadi ya. Lah lah gimana ini menurut kalian ya? Kita lanjutkan saja video berikutnya. Gelar perkara khusus saja belum ada pengumuman tentang hasil dari gelar perkara khusus ini buru-buru dinaikkan ke penyidikan. Siapa yang pesan perkara ini? Yang kedua sudah sesuai tadi kata Pak. Iya itu kan versi beliau, versi penasiet Kapolri rasa pengacara Jokowi begitu kan. Versi saya begini. kita kalau mau fair ya gelar perkara itu kita diundang. Lihat mana buktinya. Dan sekali lagi kalau kita bicara bukti bukti tentang pencemaran, tentang fitnah orang mengatakan ijazah palsu, ada ijazah asli. Dan ijazah asli itu oleh ee humas Polda Metrojaya tidak pernah ada dikatakan Bapak wartawan nanya itu ijazahnya apa yang diserahkan oleh pelapor saudara Jokowi? Fotokopi. Fotokopi. Dari mana dasar fotokopi bisa menaikkan penyelidikan ke penyidikan? Itu satu hal. Hal yang kedua adalah kita melihat bahwa ini akhirnya polisi ya bukan bekerja berdasarkan bukti, tata cara, prosedur, tahapan, tapi karena tekanan. Hati-hati loh, Bang. Ini tekanan saya katakan ini tekanan. Ada buktinya apa? Wong proses di Biro Wasidik belum selesai kok ini tiba-tiba ngeloncat naik. Itu kan parameter kita ini kan gampang menilai sesuatu. Uang hukum acaranya sama. Perk iya saya hanya mengatakan gini pada rakyat ya. Ya, apa yang disampaikan oleh dia itu tadi itu memang gaya dia selalu yang diterangkan pada rakyat itu adalah menyalah-nyalahkan aparat yang melakukan tugas yang dia itu kan enggak ngerti aturan apa yang dikerjakan aparat saya ini yang bikin aturan itu dan saya itu pengawas tahu apa-apa. Sebutkan perkapori berapa yang jadi dasar Pak? Saya itu bikin perkap enggak usah pakai nomornya nomor berapa tadi mengatakan kan tadi mengatakan kan ya gelar itu khusus itu hanya intinya untuk mengkoreksi apakah kemarin benar apa tidak ya tidak hanya itu. Gelar kemarin itu justru mencari bukti-bukti tambahan yang ada tapi ya ini karena ini enggak ikut kemarin itu ya saya nger di dalam ya dari pertama sampai yang terakhir. Dari situlah saya mendapatkan ya semakin terang benderang bahwa selama ini yang disampaikan oleh mereka itu mengenai penelitian yang katanya sahih gini gini gini bohong semua itu. Karena apa? Sambalnya itu adalah dari kopian. Kopian itu kok keliru ya dibandingkan kan beda karena tidak pernah menerima aslinya kat bukan itu gini dengar dulu ini kan kopian ya. Iya ketika kita tanya kenapa kok kopian itu diperiksakan itu enggak valid ya. Salahkan dong yang ngomong mengopi itu. Itu waras enggak? Kayak gitu loh ya. Itu Ahmad Qazinuddin waras enggak tuh orang satu ini ya? Bawaannya kok ngeyeh aja gitu loh ya. Ngotot aja gitu loh. Merasa sok paling benar gitu loh. Loh loh loh loh. Ini waras enggak sih orang satu ini? Aduh aduh aduh. Ya, ini loh ya semakin kocak saja yah. Ini tadi ada dokter Tifa ya kayak lemes lemes lemes kayak maling ketangkap. Daripada babak belur mending cepat-cepat ngaku. Doter Tifa yang mengakui ijazah UGM sulit dipalsukan dan sangat berbeda dari yang diposting di media sosial. Loh loh loh loh loh. Doter Tifa ngaku salah ya. Jelas-jelas ini nampar Roy Suryo dan Rismon ini. Wah wah wah. Gimana ini menurut kalian ya? Kalau sudah begini ya tulis pendapat kalian di kolom komentar ya. Dan itu tadi sedikit informasi yang dapat saya sampaikan dalam video kali ini. Jangan lupa subscribe channel Sudut Pandang dan jangan lupa juga share video ini ke grup-grup WhatsApp atau yang lainnya itu. Ada kurang lebihnya saya mohon maaf ya. Sekian dari saya. Terima kasih.
1. BUKTI BARU TIFA JUSTRU MENANGKAN JOKOWI, UGM PUNYA IJAZAH YANG SULIT DIPALSU. LAH.. ITU TAU. KENAPA MASIH NGEYEL
2. EGGI NGAKU, DULU DIA CABUT GUGATAN PERDATA IJAZAH JOKOWI KARENA GA PUNYA BUKTI
3. AKHIRNYA PAIMAN LAPORKAN BEATHOR DENGAN PASAL PEMERASAN
4. PAIMAN LAPORKAN ROY SURYO
5. BEATHOR PERAS PAIMAN, BERKELIT KALAU PEMERASAN ITU RATUSAN JUTA
6. ROY SURYO: SAYA GA PUNYA IJAZAH, MASA HARUS SAYA NYURI IJAZAHNYA?
7. QODARI: ROY SURYO MEMANG DARI SANANYA NGEYEL, EMANG DIA BISA ANALISA ASLI-PALSU LEWAT LIAT MATA AJA?
8. RISMON NGAKU BUNTU, KARENA GA BISA REBUT IJAZAH DARI TANGAN JOKOWI MAKANYA DIA ANALISA SEADANYA DARI FOTO
9. TOMPEL DITAMPAR PENASEHAT KAPOLRI KARENA MENUDUH POLISI: WARAS NGGA PEL?
Tags
best chinese drama
cdrama
chinese
chinese drama
chinese drama 2022
chinese indo
comedy
drachin
dracin
drama
drama 2021
drama china
drama china romantis sub indo
drama china sub indo
drama china terbaik
drama cina
drama kolosal
drama romantis
drama terbaru
Dunia Drama
Entertainment
fantasy
Gaming
Historical
Indonesia
indo sub
iQIYI
iQIYI drama
iQIYI indonesia
mandarin
MangoTV
Mystery
new chinese drama
News
Roblox
romance
romantis
Sports
sub indo
Sub indo full movie
wetv
wetv dunia drama
wetv indonesia
youku
youku indo