🔴 SEDANG BERLANGSUNG~ Timnas Indonesia U-23 Vs Brunei Darussalam di Piala AFF U-23 2025 ~ Ilustrasi

Halo, selamat malam pemirsa di mana-dapun Anda berada dari Sabang sampai Merauke. Waktunya kita memberikan 2D, doa dan dukungan kepada Indonesia U23 dalam pertandingannya di kesempatan malam hari ini. dari Sabang sampai Merauke, Pulau Jawa, pulau Kalimantan, Pulau Sumatera, pulau Sulawesi, pulau Papua, dan juga tentunya buat Anda yang berada di Bali semuanya menunggu bagaimana pertandingan ini. Karena ini merupakan kesempatan pertama bagi kita untuk melihat bagaimana kiprah dari pelatih Gerald Vanenburg, pelatih yang pernah membawa tentunya Belanda menjadi juara di Piala Eropa 88 dan kali ini menjadi pelatih di Indonesia U23. semuanya menunggu-nunggu dari jalan sampai tadi ini sampai ke sini semua pemirsa itu nanya gimana Indonesia menghadapi lawannya Brunei Darussalam saya men bilang tetap semangat dan waktunya Indonesia bisa meraih kemenangan ya 2D jangan lupa doa dan dukungan bagi Indonesia U23 bersama saya Rendra Sujono kali ini sudah hadir Bung Supri siap ini satu hal yang sangat menarik yang saya lihat adalah o Winder juga biasanya kan berdua tapi ini bertiga dan ini spesial iya iya ya ASEAN under23 Championship nah Satu hal yang menjadi menguntungkan bagi Indonesia adalah seluruh pemain yang dipanggil 23 pemain yang dipanggil oleh Jeral Fernand akhirnya masuk ke skuad itu semua pemainnya main di kompetisi Liga 1. Dulu Liga 1 sekarang Super Liga. Iya memang menarik ya berbicara ee pemain timnas Under 23 bagaimana jam terbang mereka, pengalaman mereka, kemudian juga mentality mereka juga terasal dalam sebuah kompetisi dan ingat mereka juga seringki e dipromosikan e bermain untuk timnas senior ya. Sebelumnya juga para pemain ini kan bermain di timnas U-20 ya. Jadi kalau kita berbicara soal jam terbang artinya mereka juga sudah punya jam terbang internasional. Nah, itu dia jadi satu keundungan tentunya pemirsa karena bermain menghadapi pemain senior tentunya menjadi satu hal yang sangat menarik bagi para pemain dari Indonesia U23 ketika mereka menghadapi pemain-pemain dari usianya yang mungkin sama ya. Dan sekarang waktunya kita lihat pemirsa bagaimana locker room. Karena semua orang tuh pengin lihat di dalam locker room tuh ada apa. Yang pasti dalam locker room itu ada pisang pemirsa ya. itu udah pasti itu karena makanan cemilan utama bagi para pemain karena di situ ada karbo, ada potasium juga dan ini dia Anda lihat pemirsa Dion ini semuanya pemain-pemain yang main di liga semuanya. Betul. Terutama Dominik Dion ya. Bagaimana performanya sangat baik kemudian juga dia multifungsi bisa bermain untuk back kiri kemudian didorong ke atas bermain di posisi tujuh pun dia juga e sangat impresif ya walaupun memang perlu kematangan, kedewasaan untuk bisa memaksimalkan kesempatan yang baik ini di tim nasional. Ya, Bung Miner. Walaupun memang Indonesia tampil dengan pemain-pemain yang berada di kompetisi lokal, tapi memang pemain yang bermain di luar tidak bisa dipanggil karena ini bukan sebuah ee agenda resmi. Tapi menurut saya in adalah kesempatan sebenarnya bagi para pemain untuk menunjukkan kualitasnya dengan kemampuan yang mereka miliki di depan publik. Iya, betul sekali. Apalagi kan para pemain ini sebelumnya juga sudah terbiasa ya bermain under pressure di kompetisi dan sebelumnya di ajang internasional dan terutama bagi pemain-pemain yang bermain di lini tengah ya kita tahu bahwa kita butuh kreator serangan. He. Nah, maka itu untuk pertandingan malam hari ini yang saya tunggu bagaimana kreasi serangan dari timnas Indonesia U23. Karena biasanya kita lihat bahwa timnas kita di level U20 atau U17 lebih sering bermain dari wing. Tapi sekarang ini kan pelatih Belanda, pelatih asal Belanda. Biasanya kalau pelatih asal Belanda itu mengutamakan kreativitas dari lini tengah. Kita tahu ada Arkan Fikri, ada pemain-pemain lainnya, tapi yang menarik siapa yang akan menjadi playmaker. Ya, sekarang waktunya kita lihat pemirsa bagaimana head to head antara kedua tim baik dari Indonesia dan juga Brunei Darussalam. Sementara ini dia kita saksikan ya terlihat ya e bagaimana ini debut dari e Kus Gerald dengan pendekatan 433 berbeda dengan Aminuddin Jumat dengan 442 artinya mereka akan menunggu kemudian untuk banyak melakukan counterattack itu namanya kayak nama kawan saya tuh Pak Aminudin Pak Aminudin dia udah kayak orang Indonesia banget ya Nah sementara gini Bung Mind I saya akan berbicara soal bagaimana Jerald Vanenberg ini. ini adalah seorang pelatih yang dipilih untuk bisa mengangkat sepak bola Indonesia terutama di level usia dan bahkan didampingi oleh Simon Ahmata. Jadi ekspektasinya tinggi sekali terhadap Gerald Vanenberg dari publik menurut Anda. Iya betul. Apalagi kan dua sosok ini sebelumnya juga melatih para pemain muda ya. Artinya tentu pada saat mereka diberikan tugas untuk melatih timnas Indonesia U23 yang diharapkan mereka bisa membentuk permainan yang memang menarik. Permainan yang menarik itu tidak harus bermain indah, tapi paling tidak ada strategi yang diaplikasikan pemain sehingga mere bisa bermain mengandalkan kecerdasan. Ya, sementara kita lihat juga pemirsa bagaimana ini adalah head to head dari pemain yang dimiliki oleh kedua tim baik dari Indonesia dan juga Brunei Darussalam. Kita saksikan di sini ada Jens dan juga Ali Munawar. Iya, ini menjadi momentum untuk Jens ya. Bagaimana kinerjanya, performanya dihadap diharapkan menjadi ketajaman untuk lini depan dari dari Indonesia. Begitu juga dengan Ali Munawar diharapkan untuk lebih solid menjaga koordinasi lini pertahanan dari Brunei. Iya menghadapi Brunei yang nota B-nya telah tiga kali kita temui dan Indonesia selalu menang dengan skor yang cukup baik bahkan sempat menang 8-0 tapi Indonesia tidak boleh menganggap rem ya Bung Minder ya tahan dulu Bung Mind engak apa kita bikin mangap aja dulu Bung Minder pemirsa ya jadi buat Anda pemirsa jangan ke mana-mana karena kita kembali lagi sebesan yang berikut ini kick off babak pertama Raven diambil saja bola tadi oleh Adityya Warman sementara ada Figo Denis ya Figo Denis dan tidak hanya cepat tapi juga direct ya lebih berani melakukan eksekusi bahkan dari jarak yang masih cukup jauh ini. Oh bahaya kali ini pemirsa ada sebuah tendangan yang dilakukan. Anda lihat bermain sebelah kiri di mana serangan coba dibangun pemirsa sementara Indonesia ada Mufli yang menjaga didatangi kali ini oleh Doni Tri Pamungkas ada Iqbal Guijange semua terupas James Raven Jens masih Jens de position saja yang berikan ke belakang kepada Doni Tri Pamungka Ikram Algivari sementara sekarang ada mengubah taktik belakang saja G Karel antara Indonesia pemirsa mendapatkan dua kali serangan balik kali Ini dari Anwar Husein. Anwar Anwar Husein shooting Anwar Husein. Kanan dari Kiaman Anwar Anwar lagi. Raven menunjukkan kemampuannya ikut crossing kembali. Oh jatuh bola kali ini ap kemenangan dalam dua laga yang dimainkan 4-0 Maladewa Mov langsung saja kepada Ragil. Ragil mencoba mengambil bola. Said Abdullah dorong bola ke depan kepada Abdullah Kaletb ditangkap saja oleh Anwar Ahmed Faisal saat ini dari Yaman mana kita crossing jangan terlalu mudah dibiarkan crossing ya kalau bisa diblok oleh back kiri maupun back kanan kita dia miliki sejauh ini mencoba untuk memberikan sebuah tekanan melalui MVLE oh Adit. Ah, boleh dikuasai oleh Fizal sehingga Mufli juga agak kurang banyak membantu serangan. Oh, saya lagi dengan Abdur Rahman. Pressing dari Adity Warman baik sekali ditutup tadi. Shooting Denis coba melakukan shoot pemain kembali ke belakang dan serangan balik Toni Toni ber lagi. Oh. Ditinju saja bola. Anda lihat tendangan Bali Kad Karel James Raven. Ya, sebab pajak ini harus dua centerb maju ke depan atau tiga centerback maju ke depan dan BB Figo Denis bersabar saja ke belakang. Doni Tripa Mungkas Trupas Ezy James James Raven bukan sebuah pelanggaran Denis baik sekali Tony ya Tony berkali-kali menang duel dalam transisi dua wingb memberikan pengawalan ketika ada bola mati dari sepak pojok Ezi Iqbal Bijangge kali ini mengasai bola bagi Indonesia U-20 masih Ezi Buff Ezi sabar para pemain Indonesia mereka juga tidak terburu-buru walaupun mungkin Figo masuk itu ada pemirsa tidak pernah kendor untuk memberikan 2D. Doa dukungan untuk Indonesia U20. Tony Firmansia berikan kepada Iqbal Guijangge. Masih Iqbal juga bermain dengan cukup tenang. Ada Naji kali ini menguasai bola. Masih para pemain cukup berani ya, cukup nyaman dia berani memainkan bola di tengah karena bermain di dua posisi berbeda center back dan juga fullback kanan. Oh diambil kali ini ser kadel Adityya Warman. Oh, atau beradu badan tadi. Iya. Dan pemain tengah kita baik e Figo, Toni, maupun Adit harus bisa untuk mengambil ee apa e antisipasi antisipasi ya. Ragil kembali mendorong saya bola kepada Tony Firmansya. Iqbal ke kiri saja menguasai lapangan tengah ya. Harus lebih menguasai bola. Ezi. Masih Ezi. James R. Baik tas diberikan kepada penjaga gawang rajil mencoba menghek Arel. Kadek outal kali ini pemirsa menutup ruang yang dimiliki oleh berikan bola ke depan saja. Oh rapat sekali Ragil dirap tadi pemirsa ya. Adel Abas Kasem Adel Abas. Adel Abbas bola potong saja oleh Ikram Algivari. Mudah-mudahan para pemain dari Indonesia tidak panik direncanakan oleh para pelatih. Iya tapi lebih ini ya lebih kuat dalam duel terutama ya. Kek Arel kembali kali ini menguasai bola berikan kepada E Buffon. IA sebuah tendangan ditinju saja bola masih ada peluang yang dimiliki hasil dipotong saja oleh Kari Karel terlalu mudah dilewati ya kali ini mencoba menghalau datang Figo Denis memberikan bola kembali pemirsa serangan balik yang diberikan kepada nunggu dulu lebih menguasai bola lagi sehingga banyak peluang yang diciptakan ya tempo cepai ke James Raven ini yang tidak boleh terjadi ya ketika kita Ragil di sebelah kiri ini ragil ragil Ah, Anda lihat pemirsa di mana sliding tackle tadi dilakukan oleh ya dalam kondisi seperti ini transisi bola kepada Adity Warna Adity masih Aditupa saja Aditan tentunya baik Adityya lagi ada peluang Toni Toni Toni Toni dengan passing akurat Iqbal Guijangge Arel pelan-pelan Indonesia mulai menetralis mulai menguasi position movly balik lagi bola ke belakang. Sayang sekali Ragil sudah siap tadi untuk menerima bola yang dibis mendekat. Ada Karel, ada Adity Warman. Adityya Warman kembali ke belakang Iqbal Guangi. Ya, situlasi permainan high pressing yang dilakukan sehingga sekarang pelan-pelan Indonesia Movle masih mov sekali hilang bola serang. Momen menarik tadi ketika Doni mengirim umpan dengan early crossing ya ini cara mainnya yang sedikit berbeda. Lihat Doni Tri membuka ruang sektor sebelah kiri Doni Tri crossing Doni Tri kadang-kadang memang perlu variasi tidak harus selalu cutback early crossing kadang-kadang diperlukan Movle. Oh sayang tadi passing di oleh James di situ masih berhasil dipotong oleh para pemain. Serangan kali ini masih anda lihat pemirsa bola ini enggak keluar-keluar balik kali ini bergerak bola ke tengah ada sebelah kiri masih kuasa. Oh, dicip bola. Ezy Buffot Ezi di orang terakhir e terasa sangat penting ya biasanya. Eh, James di sebelah kanan pemirsa masih James Kad Karel langsung saja menggres counter to counter masih kembali ya. tugasnya sekarang lebih banyak bertahan dulu ya karena memang posisi Indonesianya sedang diserang Eza pemirsa ya gagal menggapai James Raven tadi bagaimana crossing dari Doni Tri Pamungkas Ezi Buffon saya berharap tentunya mungkin nanti jadi ee pemain yang paling aktif untuk memberikan ee bola-bola e kita beruntung punya tipical striker yang menarik ya pencita sebak bola yang melakukan acara untuk kembaran di berbagai dua Doni Tripa Pamungkas Don Movli Hidayat Movli oh permainan one two Movli dibaca saja oleh malam hari ini serangan pemain Adityya Warman balikan lagi kepada E Buffon Ikram Alarel ya Kadek berapa kali minta rekan-rekannya juga meminta lemparan ke dalam untuk Indonesia bola dan langsung saja menjemput memetik bola Ari masih Ikram kali ini dijemput saja bola oleh Karik bola Toni Toni Toni berikan saja kepada Mufli Hidayat kembali kepada Figo Bali ke belakang bola diarahkan kepada Ragil Ragil Ragil memberikan bola James James Jam Jam ya ini dia pemirsa ya James Raven memompat semangat dari para penonton memang tidak bisa menjangkau bolanya. Ambil sementara ini dia Anwar Ahmed, kiper dari Figo Denis, pemain yang selalu mencetak gol dalam dua pertandingan. Kehilangan bola tadi Figoisa. Ada sebuah tendangan yang dilakukan. Anda lihat bermain sebelah kiri di mana serangan coba dibangun pemirsa. Sementara Indonesia ada Mufli yang menjaga didatangi kali ini oleh Doni Tri Pamungkas ada Iqbal Guijange sudah terupas James Raven. Jamens masih James de position saja yang berikan ke belakang kepada Doni Tri Pamungka gol Ikram Algivari sementara sekarang ada mengubah taktik belakang saja G Karelara Indonesia pemirsa mendapatkan dua kali serangan balik kali ini dari Anwar Husein Anwar Anwar Husein Anwar Husein kanan dari Anwar Anwar lagi R menjukan kemampuannya ikut crossing kembali Oh, jatuh bola kali ini. Kemenangan dalam dua lag yang dimainkan 4-0 Maladewa Mufli langsung saja kepada Ragil Ragil mencoba mengambil bola said Abdullah dorong bola ke depan kepada Abdullah Kaleb ditangkap saja oleh Anwar Ahmed Faisal saat ini dari Yaman mana kita crossing jangan terlalu mudah dibiarkan crossing ya kalau bisa diblok oleh back kiri maupun back kanan kita. Dia miliki sejauh ini mencoba untuk memberikan sebuah tekanan melalui Movle. Oh, Adit. Ah, boleh dikuasai oleh Haizal pemirsa Mufli juga agak kurang banyak membantu serangan. Oh, sayama lagi dengan Abdur Rahman. Pressing dari Adityya Warman baik sekali ditutup tadi. Shooting Denis coba melakukan shoot pemain kembali ke belakang dan serangan balik Toni Toni lagi. Ditinju saja bola anda lihat tendangan Bali Kad Karel James Raven ya. Sebab Panjak ini harus dua centerb maju ke depan atau tiga centerback maju ke depan dan BB Figo Denis bersabar saja ke belakang Doni Tripa Mungkas trup pas Ezy James James Raven bukan sebuah pelanggaran Denis baik sekali Tony ya Toni berkali-kali menang duel dalam transisi dua wingb memberikan pengawalan ketika ada bola mati dari sepak pojok Iqbal Bijang kali iniasai bola bagi Indonesia U20 masih E Buff B Ezi sabar para pemain Indonesia mereka juga tidak terburu-buru walaupun mungkin Figo masuk kepada Oh pemirsa tidak pernah kendor untuk memberikan 2D doa dukungan untuk Indonesia U-20 Tony Firmansia berikan kepada Iqbal Guijangg masih Iqbal juga bermain dengan cukup tenang ada Naji kali ini menguasai bola masih para pemain cukup berani ya cukup nyaman dia berani memainkan bola di tengah karena bermain di dua posisi posisi berbeda center back dan juga fullback kanan. Oh diambil kali ini KD Karel Adityya Warman atau beradu badan tadi. Iya. dan pemain tengah kita baik eh Figo, Toni maupun Adit harus bisa untuk mengambil ee apa ee antisipasi antisipasi ya Ragil kembali mendorong saya bola kepada Tony Firmansyah. Iqbal ke kiri saja menguasai lapangan tengah ya harus lebih menguasai bola Ezi masih Ezi James Rah back tas diberikan kepada penjaga gawang rajil mencoba menghek Arel Kadek Arel kali ini pemirsa menutup ruang yang dimiliki oleh berikan bola ke depan saja oh rapat sekali Ragil dirap tadi pemirsa ya Adel Abas Kasem Adel Abas Adel Abbas bola potong saja oleh Ikram Algifari Mudah-mudahan para pemain dari Indonesia tidak panik direncanakan oleh para pelatih. Iya, tapi lebih ini ya lebih kuat dalam duel terutama ya. Kek Arel kembali kali ini menguasai bola berikan kepada Ezy Buffon Indonesia. Sebuah tendangan ditinju saja bola masih ada peluang yang dimiliki hasil dipotong saja oleh Kari Karel terlalu mudah dilewati ya. Kali ini mencoba menghalau datang Vigo Denis memberikan bola kembali pemirsa. Serangan balik yang diberikan kepada nunggu dulu lebih menguasai bola lagi sehingga banyak peluang yang diciptakan ya tempo cepai ke James Raven ini yang tidak boleh terjadi ya ketika kita Ragil di sebelah kiri ini ragil ragil ah Anda lihat pemirsa di mana sliding tackle tadi dilakukan oleh ya dalam kondisi seperti ini transisi bola kepada Adityya Warna Adity masih Aditupa saja Aditan tentunya baik Adity lagi ada peluang Toni Toni Toni Toni dengan passing akurat Iqbal Guangge Arel pelan-pelan Indonesia mulai menetralis mulai menguasi position movikan lagi bola ke belakang sayang sekali Ragil tidak siap tadi untuk menerima bola yang diis mendekat ada Karel ada Adity Warmanity Warman kembali ke belakang Ya, permainan high pressing yang dilakukan sehingga sekarang pelan-pelan mov sayang sekali hilang bola momen menarik tadi ketika Doni mengirim umpan dengan early crossing ya ini cara ma sedikit berbeda. Doni membuka ruang sektor sebelah kiri. Doni crossing Doni kadang-kadang memang perlu variasi tidak harus selalu cutback. Early crossing kadang-kadang diperlukan mov. Oh sayang tadi passing yang dibutuhkan oleh James di situ masih berhasil dipotong oleh para pemain. Serangan kali ini masih anda lihat pemirsa bola ini enggak keluar-keluar balik kali ini bergerak bola ke tengah ada di sebelah kiri masih kuasa. Oh, dicip bola. Ezy Buffot Ezi di orang terakhir e terasa sangat penting ya biasanya. Eh, James di sebelah kanan pemirsa masih James Kade Karel langsung saja menggres counter to counter masih kembali ya. tugasnya sekarang lebih banyak bertahan dulu ya karena memang posisi Indonesianya sedang diserang Eza pemirsa ya gagal menggapai James Raven tadi bagaimana crossing dari Doni Tri Pamungkas Ezi Buffon saya berharap tentunya mungkin nanti jadi ee pemain yang paling antik untuk memberikan ee bola-bola e kita beruntung punya tipical striker yang menarik ya pencita sebak bola yang melakukan acara untuk kembaran di berbagai dua Doni Tri Pamungkas Don Movli Hidayat Movli oh permainan one two Movli dibaca saja oleh malam hari ini serangan pemain Adityya Warman balikan lagi kepada Ezi Buffon Ikram Alarel ya Kadek berapa kali minta rekan-rekannya juga meminta lemparan ke dalam untuk Indonesia bola dan langsung saja menjemput memetik bola Ivari masih Ikram kali ini dijemput saja bola oleh Karik bola Toni Toni Toni berikan saja kepada Mufli Hidayat kembali kepada Figo Bali ke belakang bola diarahkan kepada Ragil Ragil Ragil memberikan bola James James James Jam ya ini dia pemirsa ya James Ravenompat semangat dari para penonton memang tidak bisa menjangkau bolanya. Ambil sementara ini dia Anwar Ahmed, kiper dari Figo Denis, pemain yang selalu mencetak gol dalam dua pertandingan. Kehilangan bola tadi Figoisa. Ada sebuah tendangan yang dilakukan. Anda lihat bermain sebelah kiri di mana serangan coba dibangun pemirsa. Sementara Indonesia ada Mufli yang menjaga didatangi kali ini oleh Doni Tri Pamungkas ada Iqbal Guijange sudah terupas James Raven. Jamens masih James de position saja yang berikan ke belakang kepada Doni Tri Pamungka gol Ikram Algivari sementara sekarang ada mengubah taktik belakang saja G Karelara Indonesia pemirsa mendapatkan dua kali serangan balik kali ini dari Anwar Husein Anwar Anwar Husein Anwar Husein kanan dari Anwar Anwar lagi R menjukan kemampuannya ikut crossing kembali Oh, jatuh bola kali ini. Apa kemenangan dalam dua laga yang dimainkan 4-0 Maladewa Movle langsung saja kepada Ragil. Ragil mencoba mengambil bola Said Abdullah dorong bola ke depan kepada Abdullah Kaleb ditangkap saja oleh Anwar Ahmed Faisal saat ini dari Yaman. Mana kita crossing? Jangan terlalu mudah dibiarkan crossing ya kalau bisa diblok oleh back kiri maupun back kanan kita. Dia miliki sejauh ini mencoba untuk memberikan sebuah tekanan melalui Movle. Oh Adit. Ah sadar boleh dikuasai oleh Haizal pemirsa sehingga Mufli juga agak kurang banyak membantu serangan. Oh sayama lagi dengan Abdur Rahman. Pressing dari Adityya Warman sekali ditutup tadi. Shooting Denis coba melakukan shoot pemain kembali ke belakang dan serangan balik Toni Tony ber lagi ditinju saja bola anda lihat tendangan Bali Kad Karel James Raven ya. Sebab Panjak ini harus dua centerb maju ke depan atau tiga centerback maju ke depan dan BB Figo Denis bersabar saja ke belakang Doni Tripa Mungkas trup pas Ezy James James Raven bukan sebuah pelanggaran Denis baik sekali Tony ya Toni berkali-kali menang duel dalam transisi dua wingb memberikan pengawalan ketika ada bola mati dari sepak pojok Iqbalang kali iniasai bola bagi Indonesia U20 masih E Buff B Ezi sabar para pemain Indonesia mereka juga tidak terburu-buru walaupun mungkin Figo masuk kepada Oh pemirsa tidak pernah kendor untuk memberikan 2D doa dukungan untuk Indonesia U-20 Tony Firmansia berikan kepada Iqbal Guijangg masih Iqbal juga bermain dengan cukup tenang ada Naji kali ini menguasai bola masih para pemain cukup berani ya cukup nyaman dia berani memainkan bola di tengah karena bermain di dua posisi posisi berbeda center back dan juga fullback kanan. Oh diambil kali ini KD Karel Adityya Warman atau beradu badan tadi. Iya. dan pemain tengah kita baik eh Figo, Toni maupun Adit harus bisa untuk mengambil ee apa ee antisipasi antisipasi ya Ragil kembali mendorong saya bola kepada Tony Firmansyah. Iqbal ke kiri saja menguasai lapangan tengah ya harus lebih menguasai bola Ezi masih Ezi James Rah tas diberikan kepada penjaga gawang rajil mencoba menghekel kadek Arel kali ini pemirsa menutup ruang yang dimiliki oleh berikan bola ke depan saja oh rapat sekali Ragil dirap tadi pemirsa ya Adel Abas Kasem Adel Abas Adel Abbas bola potong saja oleh Ikram Algifari Mudah-mudahan para pemain dari Indonesia tidak panik direncanakan oleh para pelatih. Iya, tapi lebih ini ya lebih kuat dalam duel terutama ya. Kek Arel kembali kali ini menguasai bola berikan kepada Ezi Buffon Indonesia. Sebuah tendangan ditinju saja bola masih ada peluang yang dimiliki hasil dipotong saja oleh Kari Karel terlalu mudah dilewati ya. Kali ini mencoba menghalau datang Vigo Denis memberikan bola kembali pemirsa. Serangan balik yang diberikan kepada nunggu dulu lebih menguasai bola lagi sehingga banyak peluang yang diciptakan ya tempo cepai ke James Raven ini yang tidak boleh terjadi ya ketika kita Ragil di sebelah kiri ini ragil ragil ah Anda lihat pemirsa di mana sliding tackle tadi dilakukan oleh ya dalam kondisi seperti ini transisi bola kepada Adityya Warna Adity masih Aditupa saja Aditan tentunya baik Adity lagi ada peluang Toni Toni Toni Toni dengan passing akurat Iqbal Guijangge karikel pelan-pelan Indonesia mulai menetralis mulai menguasi position movikan lagi bola ke belakang sayang sekali Ragil tidak siap tadi untuk menerima bola yang diis mendekat ada Karel ada Adity Warmanity Warman kembali ke belakang Ya, permainan high pressing yang dilakukan sehingga sekarang pelan-pelan mov sayang sekali hilang bola momen menarik tadi ketika Doni mengirim umpan dengan early crossing ya ini cara ma sedikit berbeda. Doni membuka ruang sektor sebelah kiri. Doni crossing Doni kadang-kadang memang perlu variasi tidak harus selalu cutback early crossing kadang-kadang diperlukan mov. Oh sayang tadi passing yang dibutuhkan oleh James di situ masih berhasil dipotong oleh para pemain. Serangan kali ini masih anda lihat pemirsa bola ini enggak keluar-keluar balik kali ini bergerak bola ke tengah ada di sebelah kiri masih kuasa. Oh, dicip bola. Ezy Buffot Ezi di orang terakhir e terasa sangat penting ya biasanya. Eh, James di sebelah kanan pemirsa masih James Kad Karel langsung saja menggres counter to counter masih kembali ya. tugasnya sekarang lebih banyak bertahan dulu ya karena memang posisi Indonesianya sedang diserang Eza pemirsa ya gagal menggapai James Raven tadi bagaimana crossing dari Doni Tri Pamungkas Ezi Buffon saya berharap tentunya mungkin nanti jadi ee pemain yang paling aktif untuk memberikan ee bola-bola e kita beruntung punya tipical striker yang menarik ya pencita sebak bola yang melakukan acara untuk di berbagai dua Doni Tripa Pamungkas Don Movli Hidayat Movli oh permainan one two Movli dibaca saja oleh malam hari ini serangan pemain Adityya Warman balikan lagi kepada E Buffon Ikram Aldarel ya Kadek berapa kali minta rekan-rekannya juga meminta lemparan ke dalam untuk Indonesia bola dan langsung saja menjemput memetik bola Ari masih Ikram kali ini dijemput saja bola oleh Karik bola Toni Toni Toni berikan saja kepada Mufli Hidayat kembali kepada Figo Bali ke belakang bola diarahkan kepada Ragil Ragil Ragil memberikan bola James James Jam Jam ya ini dia pemirsa ya James Raven memompat semangat dari para penonton memang tidak bisa menjangkau bolanya. Ambil sementara ini dia Anwar Ahmed, kiper dari Figo Denis, pemain yang selalu mencetak gol dalam dua pertandingan. Kehilangan bola tadi Figoisa. Ada sebuah tendangan yang dilakukan. Anda lihat bermain sebelah kiri di mana serangan coba dibangun pemirsa. Sementara Indonesia ada Mufli yang menjaga didatangi kali ini oleh Doni Tri Pamungkas ada Iqbal Guijange sudah terupas James Raven. Jamens masih James de position saja yang berikan ke belakang kepada Doni Tri Pamungka Ikram Algivari sementara sekarang ada mengubah taktik belakang saja G Karelara Indonesia pemirsa mendapatkan dua kali serangan balik kali ini dari Anwar Husein Anwar Anwar Husein Anwar Husein kanan dari Yaman Anwar Anwar lagi R menjukan kemampuannya ikut crossing kembali Oh, jatuh bola kali ini. Kemenangan dalam dua lag yang dimainkan 4-0 Maladewa Movli langsung saja kepada Ragil Ragil mencoba mengambil bola said Abdullah dorong bola ke depan kepada Abdullah Kaleb ditangkap saja oleh Anwar Ahmed Faisal saat ini dari Yaman mana kita crossing jangan terlalu mudah dibiarkan crossing ya kalau bisa diblok oleh back kiri maupun back kanan kita. Dia miliki sejauh ini mencoba untuk memberikan sebuah tekanan melalui Movle. Oh, Adit. Ah, sangu dikuasai oleh Haizal pemirsa Mufli juga agak kurang banyak membantu serangan. Oh, sayama lagi dengan Abdur Rahman. Pressing dari Adityya Warman baik sekali ditutup tadi. Shooting Denis coba melakukan shoot pemain kembali ke belakang dan serangan balik Toni Toni lagi. Oh ditinju saja bola anda lihat tendangan Bali Kad Karel James Raven ya. Sebab Panjak ini harus dua centerb maju ke depan atau tiga centerback maju ke depan dan BB Figo Denis bersabar saja ke belakang Doni Tripa Mungkas trup pas Ezy James James Raven bukan sebuah pelanggaran Denis baik sekali Tony ya Tony berkali-kali menang duel dalam transisi dua wingb memberikan pengawalan ketika ada bola mati dari sepak pojok Iqbal Bijang kali iniasai bola bagi Indonesia U20 masih E Buff B Ezi sabar para pemain Indonesia mereka juga tidak terburu-buru walaupun mungkin Figo masuk kepada Oh pemirsa tidak pernah kendor untuk memberikan 2D doa dukungan untuk Indonesia U-20 Tony Firmansia berikan kepada Iqbal Guijangg masih Iqbal juga bermain dengan cukup tenang ada Naji kali ini menguasai bola masih para pemain cukup berani ya cukup nyaman dia berani memainkan bola di tengah karena bermain di dua posisi posisi berbeda center back dan juga fullback kanan. Oh diambil kali ini KD Karel Adityya Warman atau beradu badan tadi. Iya. dan pemain tengah kita baik eh Figo, Toni maupun Adit harus bisa untuk mengambil ee apa ee antisipasi antisipasi ya Ragil kembali mendorong saya bola kepada Tony Firmansyah. Iqbal ke kiri saja menguasai lapangan tengah ya harus lebih menguasai bola Ezi masih Ezi James Rah tas diberikan kepada penjaga gawang rajil mencoba menghek Areel Kadek Arel kali ini pemirsa menutup ruang yang dimiliki oleh berikan bola ke depan saja oh rapat sekali Ragil dirap tadi pemirsa ya Adel Abas Kasem Adel Abas Adel Abbas bola potong saja oleh Ikram Algifari Mudah-mudahan para pemain dari Indonesia tidak panik direncanakan oleh para pelatih. Iya, tapi lebih ini ya lebih kuat dalam duel terutama ya. Kek Arel kembali kali ini menguasai bola berikan kepada Ezi Buffon Indonesia. Sebuah tendangan ditinju saja bola masih ada peluang yang dimiliki hasil dipotong saja oleh Kari Karel terlalu mudah dilewati ya kali ini mencoba menghalau datang Vigo Denis memberikan bola kembali pemirsa. Serangan balik yang diberikan kepada nunggu dulu lebih menguasai bola lagi sehingga banyak peluang yang diciptakan ya tempo cepai ke James Raven ini yang tidak boleh terjadi ya ketika kita Ragil di sebelah kiri ini ragil ragil ah Anda lihat pemirsa di mana sliding tackle tadi dilakukan oleh ya dalam kondisi seperti ini transisi bola kepada Adityya Warna Adity masih Aditupa saja Aditan tentunya baik Adity lagi ada peluang Toni Toni Toni Toni dengan passing akurat Iqbal Guijangge karikel pelan-pelan Indonesia mulai menetralis selamat datang di ID Sport channel berita sepak bola Indonesia welcome to ID Sports for the latest Indonesian football news subscribe now and don’t miss Ratu Tisa jalankan misi diam-diam. Bujuk Shintai Yong kembali ke timnas akibat cidera beratnya oleh Romi. Mungkinkah coach ST kembali ke timnas dan bergabung lagi dengan Rizky Rido DKK? Sebuah kabar menarik tengah menyelimuti dunia sepak bola nasional. Ratuisa Destria, tokoh sentral dalam manajemen sepak bola Indonesia dikabarkan tengah menjalankan misi penting untuk membujuk kembali Shintaong agar bergabung lagi dengan timnas Indonesia. Misi ini disebut-sebut berkaitan erat dengan cedera striker keturunan Belanda oleh Romih yang selama ini menjadi penyerang utama dalam skema permainan Garuda. Cedera Romeni terjadi di tengah persiapan timnas menuju sejumlah laga penting. Ia mengalami masalah pada bagian lutut yang cukup serius dan berpotensi absen dalam waktu yang lama. Absennya, Romi memicu kekhawatiran besar di kubu pelatih karena sang striker dinilai sebagai bagian tak tergantikan dari rencana serangan tim. Di tengah kondisi ini muncul inisiatif internal untuk membawa kembali Shinta Taeong, pelatih asal Korea Selatan yang sempat menangani Timnas selama 3 tahun dan mencetak berbagai tonggak sejarah. Meski tidak lagi menjadi bagian dari staf pelatih saat ini, Shin dianggap sebagai sosok yang masih memiliki pengaruh besar terhadap gaya bermain, disiplin, dan mentalitas pemain yang mengejutkan, nama Ratu Tisa disebut-sebut sebagai sosok yang ditunjuk untuk menjembatani komunikasi antara Shin dan Federasi. Tisa dikenal memiliki hubungan baik dengan Shin sejak awal kerja sama mereka pada 2020 lalu. Bahkan beberapa sumber menyebut bahwa keberadaan Tishha di luar negeri dalam beberapa hari terakhir kemungkinan besar berkaitan dengan upaya mendekati pelatih asal Korea itu. Dari informasi yang beredar, langkah ini bukan sekadar upaya darurat. Ada skenario besar yang tengah dibangun menyatukan tiga otak strategi dalam satu tim Patrick Cluifert, Alex Pasto Or, dan Shinta Yong. Patrick Couvert yang baru ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas Indonesia tengah menjalani fase adaptasi dengan karakter pemain lokal. Meski punya pengalaman besar di Eropa, adaptasi terhadap kultur sepak bola Asia Tenggara bukanlah perkara mudah. Di sinilah posisi Shin dinilai sangat penting. Ia memahami kekuatan dan kelemahan pemain Indonesia serta tahu bagaimana membangun mental bertanding yang kuat di level regional maupun Asia. Sementara itu, Alex Pastoor yang kini aktif di pengembangan struktur timnas juga dilibatkan sebagai jembatan antara pendekatan Eropa dan gaya main Asia. Gabungan ketiga pelatih ini diyakini bisa membawa sistem yang lebih kompleks namun efisien serta membuka peluang menuju prestasi yang lebih tinggi. Belum ada konfirmasi resmi dari pihak federasi, namun beberapa tanda kecil mulai terlihat. Salah satunya adalah aktivitas media sosial Shintae Yong yang diketahui menyukai beberapa unggahan terkait Timnas Indonesia dan Cleverd. Sinyal ini dinilai sebagai indikasi bahwa ia belum sepenuhnya menutup pintu untuk kembali. Ia juga diketahui masih tinggal di Jakarta dan dalam wawancara terakhirnya menyebut bahwa dirinya belum selesai dengan Indonesia. Ratu Tisa sendiri belum memberikan pernyataan terbuka terkait rumor ini. Namun, beberapa orang dekatnya menyebut bahwa ia memang tengah mempersiapkan sesuatu yang besar demi kepentingan sepak bola nasional. Di kalangan suporter, rumor ini disambut antusias. Banyak yang menyebut kembalinya Shin bisa menjadi angin segar, terutama jika ia bersedia berkolaborasi secara taktis dengan Cluifert dan Pastoor. Bahkan tidak sedikit yang menyebut kombinasi ini sebagai trio taktik impian bagi masa depan Garuda. Kalau benar Shene gabung lagi dengan Couvert dan Pasto Or, ini bisa jadi revolusi taktik terbesar dalam sejarah timnas,” tulis seorang warga net dalam forum diskusi sepak bola nasional. Spekulasi ini pun makin kuat mengingat tekanan yang dihadapi skuad Garuda untuk tampil kompetitif di berbagai ajang internasional mendatang. Dengan absennya Romy dan belum matangnya opsi striker lokal, kehadiran pelatih yang paham cara memaksimalkan potensi pemain lokal dianggap menjadi solusi mendesak. Saat ini bola berada di tangan Ratu Tisaha dan pihak federasi. Apakah mereka berhasil meyakinkan Shintaong untuk kembali menjadi bagian dari revolusi sepak bola Indonesia? Atau akankah mantan pelatih timnas itu memilih untuk tetap melanjutkan kariernya di luar negeri? Satu hal yang pasti, publik sepak bola nasional kini menanti dengan harap-harap cemas. Kabar ini bisa menjadi titik balik besar atau sekadar harapan yang kembali menguap. Namun jika benar, kolaborasi Cluifert, Pasto Or dan Shin akan menjadi sesuatu yang belum pernah dimiliki Indonesia. Kekuatan taktik las dunia dalam satu paket. Kita hanya bisa menunggu dalam sepak bola. Kejutan besar selalu datang dari balik layar bikin berkeringat dan merinding. Terdengar kabar Nova Arianto dukung kembalinya Shintayong. Era Patrick Clivert dinilai singkirkan pemain muda. Kabar menarik tengah berhembus di balik layar sepak bola nasional. Nama Nova Arianto, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia disebut-sebut mulai menyuarakan dukungannya terhadap wacana pemanggilan kembali Shin Tayong sebagai pelatih kepala. Isu ini muncul di tengah kritik yang mengarah ke pelatih baru Patrick Lifert yang dinilai mulai mengabaikan peran pemain muda lokal yang sebelumnya menjadi tulang punggung era Shintayong. Meski belum ada pernyataan resmi dari Nova Arianto, sinyal-sinyal dukungan terhadap mantan atasannya terlihat jelas dari beberapa unggahan di media sosial serta pernyataannya di sejumlah wawancara. Hubungan emosional antara keduanya memang tak bisa dipungkiri. Sejak pengunduran diri Shinta Tae Yong dari kursi pelatih timnas Indonesia, Nova kerap menyampaikan rasa terima kasih dan hormat atas kerja keras sang pelatih asal Korea Selatan itu selama lebih dari 4 tahun membesut skuad Garuda. Pesan perpisahan Nova kepada Shin bahkan menyentuh banyak pihak. Terima kasih sebesar-besarnya Coach karena telah memberikan warna dan cerita yang baik untuk sepak bola Indonesia. Semoga semua kebaikan dibalas Tuhan dan semoga coach sukses di mana pun berada,” tulis Nova melalui akun Instagram resminya beberapa waktu lalu. Shin pun membalas dengan ucapan yang tak kalah emosional. Ia menitipkan pesan agar Nova terus menjaga semangat pemain lokal dan tetap berjuang membawa Indonesia ke Piala Dunia. Komunikasi intens seperti ini menandakan bahwa keduanya masih menjalin hubungan baik. bahkan seolah menyimpan kemungkinan reuni di masa depan. Spekulasi pun bermunculan. Banyak yang menafsirkan sikap Nova bukan sekadar penghormatan pribadi, melainkan sebuah pernyataan sikap terhadap kondisi terkini timnas Indonesia. Terutama setelah Cluvert dinilai melakukan perubahan besar dalam pendekatannya terhadap pemilihan pemain. Salah satu kebijakan yang paling disorot adalah syarat wajib menit bermain reguler di klub untuk masuk timnas. Hal ini otomatis menyisihkan sejumlah pemain muda yang selama ini menjadi tumpuan dalam regenerasi tim meski mereka punya potensi besar. Dalam beberapa pertandingan uji coba terakhir terlihat bahwa komposisi timnas mengalami perubahan mencolok. Pemain muda seperti Marcelino Ferdinand, Witan Sulaman hingga Pratama Arhan tidak lagi menjadi pilihan utama. Sebaliknya, Clivert lebih mengandalkan pemain-pemain dengan jam terbang tinggi di Liga Luar Negeri meski tak semuanya menunjukkan performa maksimal di atas lapangan. Hal ini jelas kontras dengan pendekatan Shintae Yong. Pelatih asal Korea Selatan itu dikenal berani memainkan pemain muda dan memberikan panggung kepada mereka sejak usia dini. Strateginya terbukti membuahkan hasil Indonesia lolos ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia untuk pertama kalinya dan performa timnas di Piala Asia juga mendapatkan pujian internasional. Gaya bermain yang mengedepankan determinasi, kecepatan, dan kedisiplinan ala Shin dianggap sesuai dengan karakter pemain Indonesia yang cenderung agresif dan cepat. Sementara Cleouvert membawa filosofi sepak bola Eropa yang lebih mengandalkan penguasaan bola dan build up pelan dari lini belakang. Namun pendekatan ini memunculkan risiko besar karena tidak semua pemain Indonesia terbiasa bermain dalam skema seperti itu. Dampaknya terlihat dari hasil minor yang diraih timnas Indonesia dalam beberapa laga uji coba terakhir termasuk kekalahan telak dari tiim besar seperti Australia. Muncul pula kekhawatiran bahwa Erac Louisvert justru mempersempit peluang pemain muda untuk berkembang di level tertinggi. Apalagi dalam beberapa sesi latihan disebutkan bahwa pelatih asal Belanda itu lebih memprioritaskan komunikasi dengan pelatih fisik dan staf kepelatihan klub untuk menilai kesiapan pemain. Hal ini mengurangi ruang bagi pemain yang berpotensi tetapi belum mendapatkan kesempatan maksimal di klubnya seperti para pemain muda lokal. Dalam konteks inilah suara-suara yang mendukung Shintai yang kembali mulai terdengar. Bukan hanya dari kalangan suporter yang merindukan gaya bermain agresif dan disiplin, tetapi juga dari tokoh-tokoh seperti Nova Arianto yang memiliki kedekatan langsung dengan Shin dan pernah menjadi bagian dari kesuksesannya. Walau belum terang-terangan menyatakan dukungannya, publik menangkap sinyal yang cukup kuat dari Nova. Belum diketahui apakah PSSI akan mempertimbangkan untuk memanggil kembali Shintaeong. Mengingat kontraknya sudah resmi berakhir dan saat ini federasi tampaknya masih memberi waktu bagi Patrick Couvert untuk membuktikan kemampuannya. Namun tekanan dari publik dan ekspektasi yang tinggi terhadap prestasi timnas Indonesia bisa menjadi faktor yang menentukan arah kebijakan ke depan. Shin sendiri diketahui masih memiliki hubungan baik dengan beberapa petinggi PSSI dan sejumlah pemain timnas. Ia pun belum mengambil pekerjaan baru secara resmi yang menambah spekulasi bahwa peluangnya kembali masih terbuka jika situasi di timnas tidak menunjukkan perbaikan signifikan dalam waktu dekat. Jika benar Nova Arian

Berita Timnas Indonesia Terbaru Hari Ini
Berita Timnas
Hasil Timnas Hari Ini

🔴 Sedang Berlangsung~ Timnas Indonesia U-23 Vs Brunei Darussalam di Piala AFF U-23 2025 ~ Ilustrasi Video

Live SCTV Vidio

#timnasindonesia #timnas berita timnas indonesia berita timnas indonesia