MOMON & ATUN CARI SAPI PEMAKAN VILLAGER, dan TERNYATA SELAMA INI THOMAS YANG… feat @BANGJBLOX

Oke, kita ambil. Ah, oke. Baiklah. Eh, udah malam nih. Tun, Tun, Tun. Pulang yuk. Udah mau malam nanti monster-monster udah pada muncul. Aku tanggung. Aku masih lagi mau ambil ini, ya. Elah, nih anak. Ya udah, ya udah aku tungguin nih sambil ambil-ambil kayu nih. Aduh, aduh. Eh, cepat loh. Nanti malam-malam zombie pada keluar tuh sama skeleton. Iya, aku tahu. Eh, loh, suara apa itu? Kok kayak ada suara sapi ya? Eh, Guys, kalian juga dengar kan? Tuh, tuh, tuh, tuh, tuh. Kenapa tiba-tiba ada suara sapi tuh? Uh, gitu. Kita lagi di hutan Minecraft, di mana-mana ada suara sapi kali. Gimana sih, tapi suaranya kayak suara teriakan kayak gitu, Tun? Itu suara sapi biasa. Thomas itu banyak loh. Tun, tuh, Tun. Aku coba cek dulu ya. Kamu tunggu di sini ya, Tun. Oh, iya. Iya iya. Oke. Ini kayaknya ada suara W gitu terus ada suara yang lain, Guys. Apakah di sini ada Thomas ya? Minta tolong. Tadi kayaknya suaranya dari sini deh. Halo, apakah ada orang di sini? Hmm, enggak ada loh. Eh, loh, tunggu. Bukannya itu? Loh, Thomas, Guys. Kalian cuma lihat di bawah Thomas. Dia lagi ngapain? Jangan-jangan dia itu sapi pemakan manusia kah? [Musik] Dia ke mana? Ah, kabur. Ah, tidak, Guys. Ah, dia kejar kita. Kabur, kabur, kabur, kabur, kabur. Aduh, duuh. Atur, Atur, tolong T. Eh, eh, eh. Ya ampun, Guys. Kita gak bisa keluar. Pergi, pergi. Eh, kamu pergi dari sini. Si siw. Aku takut, Guys. Dia gak turun kan? Dia kejar hewan yang lain tadi. Dia kayaknya tadi kejar ship deh. Oh, iya. Tuh, Guys. Untung aja, Guys, kita selamat. Seram sekali. An, kamu di mana? Aku takut, Tun. Tun, Tun. Tun, Tun, kau di mana, Tun? Itu suara Atun, Tun. Aku di sini itu dia. Eh eh Mon lo bisa di dalam ini, Tun. Aku tadi dikejar sama sapi pemakan manusia Tun itu kayaknya sapi yang di creepy pasal dan itu nyata tuh seram. Enggak mungkinlah kamu kebaikan sama Khayal M. Enggak enggak. Eh guys, kalian juga lihat kan kita lihat bareng-bareng. Tadi kita dikejar. Ah, aku dari tadi enggak lihat apa-apa kok. I ya udah, Tun. Kunjukin. Keluarkan dulu aku di sini, Tun. Ya, gali-gali dulu. Iya, iya. I iya iya. Oke. Kamu gak percaya kan, Tun? Oke, akan kut tunjukkan ke kamu, Guys. Kita akan buktikan ke Atun kalau tadi kita dikejar sama sapi creepy pasta, Guys. Serem kali. Ayo, ayo sini, sini, sini. Tadi kalau enggak salah kita lari ke sini. Ih. Nah. Nah. Nah. Ini ini nih. Ayo ayo sini. Nah. Woh. Tadi ada villager di sini tuh. Dagingnya itu udah dimakan sama si sapi, Tun. Ya ampun. Dan dia. Tunggu, Mon. Sepertinya ada jejak darah deh, Mon. Iya. Ini bekas darah itu. Oh, di sana itu. Oh, iya loh. Tunggu, tunggu, tunggu. Jangan-jangan dia pergi ke sini, Tun. Membawa si villager itu, Tun. Coba ya. Oh, iya. I ada jejak darah. Kita akan coba ikuti jejak darah ini ya, Teman-teman. Uh, sampai di ujung situ, Tun. Ayo, ayo, ayo. Oke, oke, oke. Di sini nih jejak darahnya, Tun. Ayo, ayo sini. Oh, iya iya iya. Eh, tunggu. Ini bukannya villager kita ya? Iya, nih. Bener nih, Mon. Eh, oh iya loh. Lihat guys, jejak darahnya itu mengarah sampai di sini tuh. Eh, dan menghilang di sini. Mungkin dia cuci kaki di sini. Tun, jadi jejak darahnya hilang, Tun. Bisa jadi sih, soalnya dia tinggal di air. Iya nih, aku yakin dia pasti lagi cuci kaki. Terus dia bersembunyi di tempat village ini, tuh, supaya enggak ketahuan. Hm. Hmm. Oke, kita coba tanya kali ya ke orang-orang sini, Monek. Iya, iya, iya boleh tuh. Ide yang bagus atun. Coba, coba. Uh, udah pada tidur ini, Tun. Hmm. Kita coba cari yang lagi bangun, Tun. Apakah ada orang? Itu ada banyak di sono. Mana? Uh, itu tuh, tuh. Halo, kerbau. Oh, iya. Eh, Pak, Pak, Pak, mau nanya dong, Pak. Ih, sombong amat nih Bapak. Kamu aja deh, Pak. Saya mau nanya, apakah Bapak melihat sesosok sapi yang aneh? Enggak, Pak. Hah? Hah? Enggak ada ya, Pak? Hah? Ya udah deh. Mungkin dia enggak melihat, Tun. Pak, apakah kamu lihat, Pak? Hah? Itu muka sapinya itu horor-horor, Pak. Ada banyak bekas-bekas darah gitu. Apakah Bapak lihat? Enggak, Tun. Coba-coba kita tanya villager yang lain sambil kita lihat-lihat. Tubuh sapi kan gede. Seharusnya dia enggak pintar dalam bersembunyi, Tun. Apalagi dia banyak luka di tubuhnya. Oke, enggak ada, Tun. Coba-coba kita cek di rumah Villager, Tun. Apakah dia sembunyi di sini? Kita buka. Oh, enggak ada. Maafkan aku sudah mengganggu. Di atas enggak ada semua tuh udah pada tidur. Ah, apakah di sini? Oh, itu tuh tuh tuh, Guys. Ada villager yang belum tidur. E, Pak, apakah Bapak melihat sesosok sapi yang bentuknya aneh, Pak? Oh, gitu ya? Kok enggak ada, ya? Eh, Mon. Mon, Mon. Aku pikir-pikir ya. Daripada kamu tanya semua orang di sini udah malam pula. Udahlah, besok aja lah kita tanya polisi, Mon. Ah, iya benar-benar kita suruh Pak Polisi cek CCTV tuh dia enggak mungkin bisa kabur dari CCTV enggak sih? Heeh betul. Kita cek dari CCTV aja. Iya iya. Besok kita bilang ke Pak Polisi dan kita akan cek CCTV, Guys. Oke, oke. Baiklah, kita akan pulang dulu dan besok pagi kita ke kantor polisi ya, Guys. Baiklah, Tun. Selamat malam. Selamat malam. [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] eh iya. Eh, siapa sih yang yang manggil-manggil? Jam berapa ini? Kayaknya baru jam . Aduh, udah hari ini aku kerja capek banget. Malam-malam dipanggil bangun. Ah, siapa sih? Iya, iya iya. Siapa? Loh, mohon mohon mohon mohon mohon. Aduh. Minta tolong semua sapi aku tiba-tiba hilang gak tahu ke mana. Itu adalah hartaku satu-satunya. Eh, tunggu, tunggu, tunggu. Kamu ini siapa kamu? Kok carinya ke aku bukannya ke Pak Polisi? Heh. Oh, iya. Soalnya aku dengar dari warga setempat sana, katanya kamu lagi mencari sapi-sapi. Kebetulan sapi aku hilang. Jangan-jangan ada sesuatu yang kamu tahu. Oh, iya. Benar, benar, benar. Oh, oke oke oke. Iya iya oke. Baiklah. E hewan ternak kamu hilang semuanya. Iya benar. Coba coba coba mana tunjukin ke aku. Dia ke mana. Eh sini. Iya sini tuh. Iya loh guys. Bukannya tadi kita baru lewat di sini dan oh semua sapi-sapinya udah meninggu ini, Guys. Apa jangan-jangan ini adalah ular dari sapi creepy pasta itu kah bisa jadi ya. Tapi dia sembunyi di mana? Bukan ini sih, skinnya beda. Oke oke baiklah kamu tenang aja. Aku akan kasih tahu Atun dan kita berdua akan cari di mana pelaku sebenarnya. Kamu tenang ya, enggak usah panik ya. Oke oke oke. Makasih ya Mon ya. Ah iya iya iya. Hm. Gimana ya caranya kita menemukan si penjahat itu, Guys? Sapi-sapi creepy pasta. Oh iya benar-benar kita cek CCTV aja. Ini yang bagus. Engak bisa, Non. Eh, kenapa TV-nya rusak? Kamu enggak lihat ini? Iya loh. Tunggu, tunggu. Kenapa CCTV-nya tiba-tiba rusak, ya? Apa jangan-jangan CCTV ini dirusakin oleh sapi itu kah? Tapi seharusnya sapi kan enggak sepintar itu. Iya, enggak sih? Kenapa dia bisa tahu tentang CCTV? Aneh banget. Ah, ya sudah deh. Pokoknya kamu tenang aja. Malam ini aku pasti akan menemukan pelakunya. Kamu tidur di rumah dengan tenang. Besok kita akan menangkap pelakunya. Oke. Oh, oke oke oke. Sekali lagi. Makasih ya, Moni. Aku pergi dulu ya. Ah, iya iya iya. Dadah, Guys. Kayaknya, Guys, kita harus kasih tahu Atun mengenai masalah ini, Guys. Kita harus langsung cari pelakunya. Jangan sampai sapi itu mangel villager yang ada di tempat ini. Iya, kita gak boleh sampai ada korban berikutnya, Guys. Ayo, ayo, ayo, cepat-cepat kita bangunkan si Atun bareng-bareng ya, Guys. Atun, Atun. Aduh, Tun. Aduh. Kenapa, Mon? Tun, Tun, Tun, Tun, Tun. Cepat turun kemari. Ada masalah yang sangat gawat, Tun. Oh, iya iya. I aku turun sekarang, Mon. Ay, iya. Atul. Heh, gawat gawat. Kamu ingat kan cerita yang tadi baru aku kasih tahu soal sapi creepy pasta itu? Oh, iya iya iya aku tahu itu, Mon. Nah, sapi itu tiba-tiba berula jam 3. pagi, Tun. Berulah apaan? Bangunin kamu. Bukan, semua ternak yang ada di tempat village kita mending goy kayaknya dimakan sama dia, Tun. Serius? Iya. Iya, benar. Kita memang rencananya mau tunggu sampai besok, Mon. Feeling aku sih jelek ya kalau kita tunggu sampai besok. Takutnya ada korban selanjutnya. Dia kan bisa makai villager, Tun. Iya enggak sih? Waduh. Terus kamu rencananya gimana? Nah, itu dia Tun. Aku jadi bingung soalnya CCTV yang ada di kampung dirusakin sama dia. Aneh enggak tuh kok sapi bisa tahu soal CCTV. Hmm. CCTV juga udah rusak ya. Oh, aku tomon. Kita pakai drone aja deh. Drone. Drone. Punya nih. Serius? Ih, kau beli drone baru ggak ngomong-ngomong kau? Ya kan bisa main bareng kita pakai drone. Ya ampun, ini cuma buat kalau lagi apa loh, lagi darurat kayak gitu-gini loh, Mon. Ah, iya juga ya. Ya udah kita terbangkan drone dari sini aja, Tun. Oke. Oke. Siap ya. Oke. Uh. Wah, keren. Lihat tuh, Guys. Oke, sekarang kita bisa melihat sekeliling village dengan nyaman, Guys. Dan kita bisa mencari di manakah sapi creepy pasta itu bersembunyi. Loh, tuh, Guys. Itu bukanya benar-benar tuh. Tuh, Tun. Kau lihat kan, Tun? Itu, Tun, kamu lihat? Oh, iya iya iya aku lihat, aku lihat. Nah, itu yang tadi memakan si villager tuh dan mengejar aku. Eh, dia mau ke mana? Coba-coba kita ikuti. E, oh, ya ampun, Guys. Lihat tuh, Guys. Dia menyerang semua hewan ternak yang ada di depan ini. Sepertinya dia sangat kelaparan. Jadi dia menyerang hewan tera ini. Ya ampun guys, dagingnya dimakan sama dia. Serem kali lah guys. Dia mau ke mana lagi tuh? Tunggu, tunggu. Apa jangan-jangan? Tidak, Guys. Sepertinya dia mau menyerang villager. Lihat tuh. Ya ampun, Guys. Villagernya dimakan sama dia. Uh, astaga. Oh no. Tidak. Tung tung tung. Kita harus segera menghentikan si sapi itu, Tun. Kalau Om Gillagernya mening ayo ayo ayo cepat cepat cepat. Wah, semoga villagernya masih selamat ya di sana, Guys. Ayo, ayo, cepat. Oh, aku masih pegang kap sapi itu menggunakan kapa ini. Tuh, sekali, Mom. Ayo, cepat. Ya ampun, udah pagi. Oke, oke, cepat, cepat, cepat, cepat. Loh, tuh, kita terlambat, Mon. Serius? Eh, ya ampun, ada villager yang nangis. Astaga, Guys. Tuh, kita benar-benar terlambat. Eh, kalian tidak boleh masuk. Ini udah tempat TKP nih. Keluar, keluar, keluar. Cepat keluar. Keluar kalian. Ya ampun, kita terlambat Tun dan sapinya sudah pergi. Oh, aduh. Kayaknya kita benar-benar harus kasih tahu polisi soal ini, Tun. Supaya polisi bisa menjaga tempat ini jadi aman. Iya enggak sih? Betul sekali, Mon. Kayaknya kita harus melibatkan polisi, deh. Iya, iya, iya. Ayo, ayo kita lapor polisi. Ayo, cepat-cepat kita ke kota dan kita lapor ke polisi sekarang juga, Guys. Ini udah tindakan yang sangat kejam. Ayo, ayo, Tun. Sini, Tun. Ini dia kantor polisi, Pak. Eh, ribut. Emang polisi boleh libur, ya? Ya kan suka-suka dia, Mon. Negara Konoha ini, Mon. Ya ampun, polisi kita libur, Guys. Gak bisa ini. Aduh, kayaknya Tun memang harus kita yang menangkap si penjahat itu, Tun. Ayo, Tun. Sepertinya aku punya ide yang sangat brilian, Tun, di sini. Ayo, ayo, sini. Oke, pertama-tama kita tidak boleh menghilangkan barang bukti yang ada di rumah ini. Jadi, eh dikuk [Musik] jangan nakal-nakal, jangan bandel-bandel. Di sini guys kita akan barikade tempat ini, Guys, untuk mengamankan bukti-bukti yang ada di rumah ini nih, Teman-teman. Oke, kita tutup di sini. Adikku, sayang, jangan di sini, ya. Jangan di sini. Di sini adalah tempat yang sangat berbahaya. Anak-anak enggak boleh masuk. Oke. Baiklah. Selanjutnya, Tun, aku punya ide untuk ini, Tun. Kita akan memasang semua poster muka sapi ini. Jadi, ketika warga melihat dia, dia bisa langsung ditangkap dan dipenjara. Nah, di sini kita akan taruh, Guys, di sini. Nah, muka si penjahat. Sapi jahat-jahat, Guys. Kita akan taruh di sini. Jadi para villager bisa tahu, Guys. Dan di sini juga sudah selesai semua. Dan selanjutnya kita di sini, Tun. Ayo sini ikut aku, Tun. Kita naik ke sini. Sop, SP, SP. Kita akan buat ini, Tun. Nah, di sini kita akan pakai ini, Teman-teman. Kita akan tutup dulu di sini. Jadi, ini adalah tempat persembunyian sementara kita, Tun, untuk memantau sapi itu. Oke. Ah, iya benarbenar. Oke, kita akan tutup dulu supaya enggak kelihatan di sini, Teman-teman. Nah, kayak gini. Jadi enggak kelihatan, Guys. Tadang. Dan kita bisa memantau seluruh village, Guys. Ayo, Tun, naik kemari, Tun. Oke, baiklah. Kita harus siap-siap di sini, Tun. Ketika sapinya keluar, kita akan serang dia bareng-bareng. Oke. Boleh, Mon. [Tepuk tangan] Udah malam, Guys. Dan si sapi itu masih belum keluar, ya. Oke. Ya ampun, T. Bangun, bangun, bangun. Is, Tun. Aduh, ya Allah. Aku di luar pula aku sekarang. Ayo, ayo, sini, sini, sini. Masuk, masuk sini, Tun. Oke, oke, oke. Eh, kenapa kok malah tidur? Bukannya kita sepakat untuk mencari si pelakunya? Iya mencari pelaku kan mata kan tak pakai kampunya tuh mau aku ngantuk. Ya ampun ya elah nih anak. A ya udah ya udah entar pas aku ngantuk kita gantian ya tuh nih ya. Eh eh cepat kali ini anak tidur guys. Pusing kali aku tengok. Hah ya sudah ya sudah. Baiklah kita akan coba memantau dulu, Guys. Kita pakai ini. Kita akan lihat sekitar. Hmm masih belum ada. Siapa-siapa? Oke, semua warga sudah tertidur, Guys, di situ. Biasanya jam-jam segini adalah jam penjahatnya keluar. Kita akan melihat. Oh, ada ada golem. Aman, tidak ada apa-apa. Oke, aman, Guys. Tidak ada apa-apa. Aduh, aku juga ngantuk loh. Pengen tidur. Eh, tunggu, tunggu, tunggu. Kita bukannya cowok yang kemarin beritahu kita kalau sapi-sapinya itu hilang. Ya, ngapain dia jam-jam segini keluar? Aneh banget. Ah, kayaknya kita harus suruh dia tidur ya, Guys. Soalnya ini bahaya. Ah, ya sudah kita panggil dia. Eh, loh, kita salah lihat, Guys. Dia berubah menjadi dia berubah menjadi si sapi penjahat, Guys. Jangan-jangan selama ini kita dibohongi. Dialah penjahat itu yang diam-diam makan semua hewan ternak warga, Guys. Oh, gitu tuh. Pantesan dia bilang ke kita supaya kita enggak curiga sama dia, Guys. Oke, enggak bisa dibiarkan. Ah, kita akan nyerang dia sekarang juga. Jangan sampai dia memakan villager lagi. Eh, sini kamu. C rasakan. Aduh. Aduh, Guys. Dia kuat. Eh, rasakan, Guys. Kita serang dia. Aw. Aw, aw. Eh, aduh. Eh, rasakan nih. Aduh, aduh, aduh, aduh. Sakit, Guys. Sakit, Guys. Aduh, aduh, aduh. Bukan dia seram sekali. Tapi kita harus melawan. Eh, Atun. Ya ampun, ya anak pasti lagi ngorok. Aduh, aduh, aku udah mau meninggoy. Aku sembunyi dulu, dah. Aduh. Eh, eh, eh, ah. Kabur, kabur, kabur, kabur, kabur, Guys. Dia kejar kita. Aduh, aduh. Eh, golim, golim. Eh, tuh tuh tuh tuh. Golim, golim, golim, golim. Tolong dulu. Ini ini ini ni ini ni ada penjahat. Uh huh. [Musik] Kenapa aku bisa kalah? Ah ternyata selama ini kamu adalah pelakunya ya. Kamu tidak bisa bohong lagi ya. Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri. Em kabur. Oh gak bisa. Sini kamu. Ayo guys kita tangkap dia dan masukkan dia ke penjara. Wah, sini kabur sini. [Tepuk tangan] Eh, tidak keluarkan aku dari sini aku difitnah. Apa difitnah? Difitnah. Jelas-jelas aku melihat kamu berubah menjadi sapi jahat ya. Hah? Tidak. Keluarkan. Enggak. Oke, Tun. Kita penjarakan dia untuk sementara di sini dulu sampai polisinya selesai liburan. Oh, boleh boleh. Ini penjahat terlalu nakal. Iya nih, terlalu nakal dia. Hm. Rasakan akibat dari kamu jahat-jahat ya. Masuk penjara atau sono. Bye. Tidak. Eh, yuk yuk yuk tun kita naik ke atas. Kita tinggalkan dia. Ayo, ayo. Yes, guys. Akhirnya kita berhasil menangkap penjahatnya di video kali ini, Guys. Semua ini berkat bantuan dari teman-teman juga yang sudah kasih like dan subscribe, Guys. Hah. Oke deh, Guys. Sepertinya video kita cukup sampai di sini, ya. Jika teman-teman suka dengan videonya, jangan lupa dikasih like, share, dan subscribe. Dadah, Teman-teman. Dadah, Teman-teman. Yeah.

MOMON & ATUN CARI SAPI PEMAKAN VILLAGER, dan TERNYATA SELAMA INI THOMAS YANG… di MINECRAFT

kepoin channel ini ya teman teman dan jangan lupa di like dan subrekkk
[ BANGJBLOX channel ]
https://www.youtube.com/channel/UClfw7Mx0Vmh4hDAT0STSohw
IKUTI JUGA :
▶TikTok : https://www.tiktok.com/@momonwayau
▶Email : minigaming1233@gmail.com
▶Instagram : https://www.instagram.com/moo_chanzz/
▶Roblox : https://www.roblox.com/groups/10331062/MOO-Team-Family#!/about
▶Discord : https://discord.gg/Pc9Hw76n7X

#MOOMOO