OPM ANCAM Serang Kantor Wapres Gibran ! Rakyat Papua Menangis… Wapres Terpaksa Kembali Ke Jakarta
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Apa kabarnya teman-teman? Balik lagi di channel Kajian Online. Baru saja ditugaskan untuk mengurusi, memimpin seluruh daerah Papua. Maskib beran wakil presiden langsung mendapatkan ancaman. Ya, Teman-teman. Ini adalah salah satu mungkin musuh dari NKRI yaitu OPM langsung memberikan ancaman serius kepada Mas Gibrand dan menyebut wakil presiden kita ini anak ingusan yang tidak bisa menyelesaikan permasalahan Papua. Ada juga dari oposisi PDIP yang juga mengkritik kebijakan atau keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk menugaskan Wakil Presiden maskib beraraka memimpin daerah Papua. Hari ini teman-teman kita mau melihat bagaimana respon dari mungkin bisa saya sebut ini ya oposisi lawan politik dari Mas Gibran dan juga Pak Prabowo terkait penugasan Mas Gibran di Papua. Dan kenapa sih sebenarnya ini OPM menolak dipimpin oleh Mas Gibran? Dan hari ini kita bakal tengok teman-teman apa alasannya dan kenapa PDIP beberapa oknum-oknum ya ini para pengamat politik seperti Rocky Grung mungkin ini agak pesimis terkait Mas Gibran yang bakal ditugaskan untuk memimpin ya memimpin Papua. Oke teman-teman tanpa panjang lebar kita simak video selengkapnya. [Musik] Presiden Prabowo Subyanto disebut memberikan tugas kepada Wapras Kipran Rakumingraga untuk menangani Papua. Wacana itu menuai komentar menohok dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB OPM. OPM mempertanyakan kualifikasi Wapres Kibran. Hal itu disampaikan juru bicara OPM Sebi Sambom pada Rabu 9 Juli. Dikutip dari tribunnews.com, Sebi Sambom mengatakan kelompoknya tidak punya urusan dengan penugasan Kipran. Namun, Sebi Sambong meragukan Kipran bisa menyelesaikan masalah Papua. Bahkan Sebi Sambong menyebut anak seperti Kibran tidak mungkin bisa menyelesaikan masalah di wilayah tersebut. Menurut Sebi, untuk menyelesaikan masalah di Papua, Prabowo mestinya bukan menugaskan kiperan di sana. Sebaliknya, Jubir UPM ini menyarankan agar Prabowo membentuk tim di bawah kabinetnya untuk berunding dengan kelompok-kelompok yang berada di Papua. Di satu sisi, Gibran mengaku siap ditugaskan Prabowo untuk memimpin percepatan pembangunan di Papua. Menurut Kibran, penugasan tersebut sebenarnya bukan hal yang baru. Penugasan khusus dari Presiden kepada Wapras untuk memimpin percepatan pembangunan di Papua sudah ada sejak era Wapras Maruf Amin. Sebagai pembantu Presiden, Kipran mengaku siap ditugaskan di manapun dan kapanpun, termasuk dalam penugasan khusus cari Presiden untuk percepatan pembangunan di Papua. Trip sekarang menghadirkan jadi ind. Presiden Prob Subianto disebut menugaskan wapras peran Raka buming rangka ke Papua. Menanggapi wacana tersebut, PDIP memberikan siniran pedas. PDIP pun mendukung Gibran ditugaskan ke Papua dibanding hanya pagi-pagi skincare. Hal itu disampaikan Ketua DPP PDIP Dedi Sitorus di gedung DPR pada Selasa 8 Juli. Dikutip dari trbinnews.com, Ded menyebut Kibran akan dikenang dengan baik jika mengurus Papua yang menilai Gibran lebih baik mengurus Papua daripada membagikan skincare. Deditorus pun mempertanyakan kapasitas kinerja Gibran jika di Jakarta. Menurut Dedi, keberadaan Gibran di Papua akan lebih banyak manfaatnya. Lebih lanjut, Dedi memuji keputusan Prabowo yang menugaskan Gibran ke Papua. Hal itu dinilai de sebagai kepedulian Prabowo dalam mempercepat Papua. Politisi PDIP ini berharap Gibran tinggal lama di Papua bukan hanya datang dan pergi. Di satu sisi, Menteri Koordinator Bidang Hukum HAM Imigrasi, Yusril Isam Mahindra buka suara soal Gibran akan berkantor di Papua. Yusril mengatakan yang berkantor di Papua adalah Sekretariat Badan Percepatan Pembangunan Otsus Papua yang dibentuk oleh Presiden berdasarkan amanat undang-undang yang mengklarifikasi bahwa bukan Gibran yang akan berkantor bukan Gibran yang akan berkantor di Papua. J Tri sekarang menghadirkan wakil presiden Gibran akan mendapat tugas presiden mintanya pengurus Papua pertanyaan Selamat pagi Bapak-bapak dan juga Ibu-ibu. Asalamualaikum. Selamat pagi. Pagi. Waalaikumsalam Mbak Adisti, Bu Adiana. Pagi, Mas. Oke, saya ke Bu Elizabeth dulu. Bu Elizabeth ini kan kita baru melihat ee Wakil Presiden Gibran Rakaboming ini diberi tugas nanti akan diberi tugas tapi memang belum ada kepresnya begitu ya. Nah, saya ingin tahu dulu Ibu ee untuk seorang pejabat publik begitu ya kriterianya untuk bisa mengurusi dalam tanda kutip percepatan pembangunan di Papua itu harus seperti apa dulu atau orang yang seperti apa sih Bu sebenarnya? Saya senang nih pertanyaannya Mbak yang pertama eh harus bersedia ya ee Pak harus bersedia dulu itu ya Pak Wapres memang bersedia ya bersedia atau mau ditugaskan di Papua. Nah yang kedua itu harus juga ee paham paham tentang masalah utamanya apa di Papua itu. Nanti kalau boleh ee saya berikan ee beberapa penjelasan tentang masalah itu sesuai dengan buku roadmap yang pernah saya dan teman-teman di LIVI dulu tulis. He. Nah, ee yang ketiga juga harus tahu tentang apa problem solvingnya gitu ya. Karena masalahnya sudah sangat banyak, sudah lama juga. Nah, kalau tidak tahu problem solving yang tepat ya percuma juga gitu ya. Artinya ee menugaskan siapapun kalau tidak punya kapasitas itu ya ee apa namanya ee kita nanti akan lihat bahwa masalahnya akan muncul lagi yang lain dan sebagainya gitu. Sebenarnya itu itu kriteria umumnya ya. Nanti yang secara spesifik bisa saya sampaikan ya. Nah, oke. Jadi harus bersedia dulu, kemudian harus paham dan juga harus tahu problem solvingnya akan seperti apa. Dan menurut Anda soal penugasan seorang wakil presiden, Gibran Rakaboming ini sudah tepatkah? Ee kalau mengikut dari ee masa yang lalu di masanya Pak Mahruf Amin ya, Pak Kiai itu kan juga beliau ditugaskan oleh Presiden Jokowi waktu itu ya untuk apa melakukan percepatan pembangunan. Nah, kelihatannya ini juga semacam estafet begitu. Tapi tentunya ee problemnya juga kan berkembang terus ya. Jadi ganti pemain masalahnya juga berjalan dan ee apa namanya? Berkembang bahkan ee dinamikanya sangat tinggi di Papua gitu ya. Dan ini terus terang bukan hanya isu isu lokal, bukan isu nasional, ini juga isu internasional yang selalu mendapat sorotan dari berbagai pihak gitu. Jadi ya ee sebagai tentunya harusnya idealnya beliau punya kapasitas untuk meneruskan ee pekerjaan yang lalu yang belum selesai dan juga mengantisipasi situasi yang ee bisa saja ee muncul dan sangat-sangat tidak apa tidak bisa diduga gitu ya. Karena ee ya itu tadi ee dinamikanya sangat tinggi, konfliknya juga belum selesai gitu ya. Sementara proses pembangunan kan harus jalan terus di Papua. He. Oke. Tadi kan eh Bu Adriana mengatakan harus eh sosok atau figur yang punya problem solving begitu ya. Nah, kalau kita melihat permasalahan di Papua ini kan kompleks sekali ya Bu Adriana ya. Nah, bisa dijelaskan secara general begitu ya dari mulai pendidikan kemudian bahkan keamanan yang sampai saat ini juga ee kita masih melihat ada ee gejolak di beberapa daerah begitu ya di Papua. Nah, seperti apa ee untuk percepatan pembangunan ini di Papua khususnya nanti ketika memang sudah benar-benar ee seorang Gibran Rakabuming ini didapuk untuk bisa memimpin ee percepatan pembangunan Papua? Kalau dari pembangunan saja ya sebenarnya kan otsus itu sudah sudah menjabarkan banyak hal ya. Nah, harusnya itu bisa diimplementasi secara optimal tentunya fokus kepada sektor prioritas yang saya maksudkan di sini adalah pendidikan dan kesehatan. Oke. Selama IPM Papua yang sekarang sudah ada enam provinsi ya. Selama IPM Papua masih rendah itu berarti kerjanya tidak cepat itu tidak maksimal lah. Kira-kira begitu. Nah, itu harus diperhatikan betul gitu. Pendidikan kesehatan. Nah, ketika orang Papua menjadi cerdas, orang Papua menjadi sehat, keamanannya harus juga diperhatikan. Jangan sampai orang-orang Papua yang sudah tumbuh baik, cerdas, dan sebik kemudian hidup dalam suasana yang tidak nyaman atau tidak aman. Itu juga eh apa satu pekerjaan yang sia-sia gitu ya. Nah, intinya adalah problem solving ini bagaimana situasi ini di diperhatikan bukan secara reaktif tapi secara responsif. Responsif itu artinya secara komprehensif duduk persoalannya apa ee apa problem-problem yang belum selesai di masa lalu dan berdampak pada situasi hari ini itu apa dan bagaimana ee ke depannya gitu. Nah, kalau yang dilakukan hanya ya maksudnya hanya formalistik, birokratik gitu ya, karena tidak tahu dasar utama persoalan menurut saya juga enggak akan selesai gitu ya. bisa ee maaf ya tadi Pak Wapres bisa bilang iya saya sudah ee apa suruh kirim laptop dan sebagainya. Bukan itu persoalan di Papua gitu, bukan fisik gitu ya. Ada satu jadi persoalan perspektif, persoalan ideologi dan sebagainya. Nah, itu juga harus ditangani gitu. Eh menurut Anda perlukah kemudian sebelum e ini benar-benar akan terjadi, Kepres belum, belum belum belum belum ditandatangani oleh seorang Presiden Prabowo Subianto, perlukah kemudian ee untuk perencanaan percepatan pembangunan Papua ini perlu ada audiensi khusus untuk ee mendengar apa sebenarnya yang menjadi permasalahan dan problem solvingnya akan seperti apa? Jangan kemudian sebagai leader itu reaktif tapi harus responsif begitu. Problem solving ya. Jadi, Pak Wapres harus dibriefing sih menurut saya dibriefing betul ini seperti apa. Karena ee tadi kalau Mbak Adisti mengenalkan saya sebagai penulis roadmap ya, sebenarnya kami sudah melakukan updating. Jadi, setiap klaster persoalan gitu eh kita update dan luar biasa memang ee apa perkembangan-perkembangan yang harus diantisipasi gitu. Nah, artinya ee beliau harus diberikan briefing yang lengkap ya tentang ee situasinya itu seperti apa, akar masalahnya apa dan sebagainya. Kemudian ee beliau diberi waktu memang untuk mendengarkan langsung dari orang-orang Papua sendiri gitu ya. Ee ini persoalannya sebenarnya apa. Nah, tapi ini karena waktunya sudah terlalu panjang persoalannya jadi selain mendengar juga tadi ee berpikir ini solusinya harus seperti apa gitu itu. Nah, kemudian yang juga menjadi penting catatan di sini adalah Papua itu sangat heterogen ya. He. Makanya kalau kita lihat dari pembagian tujuh wilayah adat itu kan sangat berbeda gitu. Jadi ee kita selalu beranggapan Papua itu satu homogen sebenarnya tidak gitu. Mereka sangat heterogen. Nah, itu butuh waktu untuk Pak Wapres untuk mendengar langsung dari masing-masing katakan ee apa ee ee wilayah adat masing-masing untuk mendengarkan langsung apa sih ee problematika mereka bisa juga sama, bisa juga berbeda gitu. Nah, itu kan butuh ee apa namanya? Kemampuan yang sangat tinggi ya menurut saya. Dan juga mungkin tim yang bisa mendukung PowerPR ini harus benar-benar solid dan mereka harus yang memang paham dan eh selain problem solving, saya juga melihat di sini butuh critical thinking. Eh maksudnya apa? Tidak bisa lihat isu Papa itu black and white. Bisa tidak bisa lihat eh Papa itu separatis dan e tidak separatis. Bukan itu gitu. Karena itu banyak sekali hal yang harus di apa dilihat. Jadi ee ya e dibriefing yang baik ya yang lengkap gitu. Kemudian di beliau diberi waktu untuk mendengar ee dari masing-masing wilayah adat saja gitu ya. Nah, ee kemudian sambil mencari problem solving-nya pasti akan akan ee ada isu-isu yang memang harus di treatment berbeda gitu, tidak bisa sama di Papua. He. Ada treatment khusus berarti ya untuk kemudian bisa melaksanakan ee bisa dikatakan percepatan pembangunan di Papua ini, problem solving-nya ee solusinya harus seperti apa, menanganinya seperti apa karena ee harus ada treatment khusus. Nah, saya ke Mas Agung dulu ya. Ee Bu Adriana, saya ke Mas Agung. Mas Agung dari sisi politis begitu ya. Dari sisi politik kita melihat ini adalah ee tugas yang bisa dikatakan barulah dikatakan baru di era Presiden Prabowo Subianto menugaskan e Gibran Rakabumi Ngeraka. Seperti yang kita tahu juga Pak Jokowi juga sempat menugaskan wakil presidennya sebelumnya ee Mar’ruf Amin untuk ee ee perbankan syariah, perekonomian syariah kalau tidak salah begitu ya, Mas Agung. Nah, Anda melihatnya pola-pola semacam ini seperti apa? ee karena kan juga banyak respon juga soal penugasan Gibran ini untuk mengurus dalam tanda kutip Papua ya. Eh, pertama secara institusional ini untuk menegaskan bahwa ee wakil presiden itu bukan sekedar pelengkap atau banserep Mbak Adisti. Sehingga ada penugasan khusus kepada Mas Gibran, arah ee kerja maupun tupoksi Mas Gibrani ini semakin jelas ya. Tidak lagi dalam tanda petik mengang dan diambangkan sehingga beliau punya apa ya istilahnya legasi yang kokoh ketika nanti tak lagi menjadi wapres sebagaimana wapres-wapres sebelum beliau ya. Kita tahu Pak Ma’f Amin dikenal ataupun banyak berkontribusi di industri halal. Misalkan Pak Yusala dalam soal-soal perdamaian. Nah, Mas Gibran ini nanti mau dikenal apa misalkan Papua atau daerah Indonesia Timur atau apa sebentar sebagai istilahnya legasi beliau ketika hari ini menjadi wakil presiden. Yang kedua kan ini juga bisa secara personal menjawab ya tantangan publik yang meragukan kapasitas dan kualitas Mas Gibran sebagai wakil presiden dengan tugas beliau ke Papua sedikit banyak ya ee sentimen-sentimen tersebut bisa terjawab asal Mas Gibrannya memang bekerja dengan maksimal. asal habis-habisan. Karena apa? Karena ini juga bisa sedikit banyak ya merehabilitasi dalam tanda petik nama beliau, nama keluarga Solo yang hari ini memang secara politis terus mendapat serangan ee bertubi-tubi, Mbak Adisti. Dan yang paling penting sebenarnya kalau beliau bisa membalik ya stigma-stigma ee minor soal beliau dan keluarga Solo ini juga bisa menjaga posisi tawar beliau untuk ee 202. Karena kita tahu secara historik belum ada sejarahnya Wapres terpilih untuk kedua kalinya mendampingi Presiden sampai sepanjang sejarah. Mas Gibran bisa membuat sejarah baru ketika dia bisa memastikan posisi tawar dia di 202 bisa berjalan kokoh, maksimal dan optimal. Mungkin begitu Mbak Adizi sebagai pengantar. Oke, jadi ini bisa menjadi momentum untuk sebagai pembuktian seorang wakil presiden Gibran Rakaboming begitu ya untuk bisa eh ada daya tawar di 2029 begitu. Posisi tawar di 2029. Tapi yang kemudian menjadi pertanyaan adalah tadi ee Papua ini kan ada treatment khusus begitu ya, ada permasalahan yang ee begitu kompleks berbeda dengan pulau-pulau lainnya begitu. Nah, ini bagaimana soal ini dari segi politis begitu ya ee Mas Agung? Pak Jokowi ini kan ketika beliau maju sebagai ee calon presiden maupun presiden punya elektabilitas yang sangat tinggi Mbak Papua. He. Kuasan publik orang Papua terhadap Pak Jokowi juga luar biasa. Ini bisa menjadi basis bagi Mas Gibran untuk bekerja. dan terpetik bisa juga Pak Jokowi turun gunung nih membantu sehingga ada akselerasi penyelesaian masalah untuk konteks Papua. Karena apa? Karena Pak Jokowi banyak membangun Papua dan itu besar-besaran ya. Belum ada presiden sepanjang republik kita berdiri membangun Papua semasif Pak Jokowi. Bisa melanjutkan legasi Pak Jokowi di Papua untuk apa? Mengakselerasi beragam beragam problem yang tadi sampaikan Ibu Bu Adriana ya. pendidikan, kesehatan, keamanan secara paralel dilakukan penyelesaiannya sehingga apa? Sehingga kita tidak lagi mendekati Papua dengan cara-cara konvensional. Ya, dengan Mas Gibran, Pak Jokowi dalam tanda petik keroyokan di Papua saya bisa melihat ada peluang dan harapan problem di Papua selesai. Tapi kalau hanya mengandalkan Maskibran semata, dia kan mulai dari awal Mbak Adisti ini akan lama prosesnya. Tapi kalau ada Pak Jokowi di sana istilahnya bahu-membahu mengeroyok masalah yang ada di Papua dengan pendek. Jadi, Mas Agung, jadi menurut Anda Pak Jokowi juga harus ee turun gunung lagi untuk kemudian bisa membantu ee sang anak ee Gibran Rakabuming begitu ya, Wakil Presiden untuk bisa ee menyelesaikan percepatan pembangunan di Papua. Menurut Anda seperti itu untuk bisa menjadi ee karpet mulus begitu dari seorang Gibran Rakabuming. Iya karena mubazir kalau basis legasi Pak Jokowi di Papua, basis elektoral di sana enggak digarap lagi sama Mas Kibran untuk menyentaskan banyak problem di sana. Menurut saya mubazir sekali. Ngapain kita ngulang dari awal ketika kita sudah punya data peti kredit kerja di Papua lewat Pak Jokowi dan Mas Gibran tahu betul pasti itu bagaimana ee dimulai dan akan dilakukan. Dan saya kira enggak ada soal karena memang kan kita berharap semua eks presiden yang pernah memimpin Indonesia itu juga turut membantu. Sebagaimana harapan Presiden Prabowo mungkin dalam konteks ee Pak Jokowi khusus Papua dan Indonesia Timur, Ibu Mega mungkin khusus ee soal ideologisasi, pembinaan dan seterusnya Pancasila seperti ya Pak SB misalkan fokus soal perdamaian dunia, soal bagaimana apa ee iklim lingkungan dan seterusnya. Saya kira ini apa ya proporsi-eks presiden kontributif yang bisa membuat nama bangsa kita harum kalau semuanya bekerja membantu Pak Pak Prabowo seperti I ya teman-teman barusan kita telah mendengarkan pernyataan para ahli para pakar politik terkait penugasan dari wakil presiden kita Mas Gibran ke neraka kita tentu berharap tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan apalagi ini OPM sudah mengeluarkan ancaman meminta Mas Gibran untuk dibatalkan ya pembatalkan penugasan Mas Gibran di Papua. Menurut OPM kalau misalnya barusan kita lihat kita tengok teman-teman menyebut bahwa Mas Gibr itu anak iningusan menyebut Mas Gibran mana bisa mengatasi masalah Papua. Ya sekali lagi teman-teman ini hanya opini sebelah pihak. Kita tentu harus menunggu pembuktian apakah Mas Gibrang ini mampu atau tidak untuk menyelesaikan berbagai permasalahan-permasalahan di Papua. Biar waktu yang menjawab dan kita tengok saja, kita lihat saja Mas Kibran kiprahnya ini bisa saya sebut ini adalah pembuktian Mas Kibran untuk memimpin Papua. Kalau misalnya sukses, saya yakin jalan karir politik Mas Kibran akan semakin bersinar. Nah, Teman-teman setelah menyaksikan video ini punya pendapat lain tulis duk kolom komentar. Kita bakal diskusikan bersama-sama. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.
OPM ANCAM Serang Kantor Wapres Gibran ! Rakyat Papua Menangis… Wapres Terpaksa Kembali Ke Jakarta
Tags
best chinese drama
cdrama
chinese
chinese drama
chinese drama 2022
chinese indo
comedy
drachin
dracin
drama
drama 2021
drama china
drama china romantis sub indo
drama china sub indo
drama china terbaik
drama cina
drama kolosal
drama romantis
drama terbaru
Dunia Drama
Entertainment
fantasy
Gaming
Historical
Indonesia
indo sub
iQIYI
iQIYI drama
iQIYI indonesia
mandarin
MangoTV
Mystery
new chinese drama
News
Roblox
romance
romantis
Sports
sub indo
Sub indo full movie
wetv
wetv dunia drama
wetv indonesia
youku
youku indo