Baby Hara Hilang diculik Baby Hara Jahat Palsu Nyamar ๐ฑ | Yuta Panik Bingung Baby Hara ada 2
1 2 3 4 5 6 Wah, Kak Yuta udah mulai hitung. Ayo kita sembunyi, Kak Yuta tunggu sampai 50 baru boleh buka ya. 8 9 10 W kita mau sembunyi di mana ini? Ayo cepat sembunyi, cepat sembunyi. Emm, kita sembunyi di sini aja deh. Sepertinya kalau masuk ke dalam pohon ini Kak Yuta enggak bakal lihat. Aku juga ikut. Aku ikut. Wah, Tom sama Atom kenapa juga di sini? 18 19. Eh, Kakak Uta kok cepat kali hitungnya. Ala mau cembunyi dulu. Di mana ya cembunyi. Alah, mau macuk cini aja lah. Macuk labirin. Sembunyi, cembunyi, maju. Wow, sudah sembunyi semua belum? Halo teman-teman semuanya, welcome back to Dunia Hara. Hari ini kita mau main game Sakura ya. Wow, sudah selesai 50. Mana ya? Di mana ya? Di sini. Wah, tidak kelihatan. Mio, Baby Hara, di mana kalian? Oh, sepertinya aku melihat sesuatu. Uh, dia berwarna pink. Itu kira-kira Baby Celin atau Atom ya? Oh, di mana ya? Di mana ya? Kok tidak kelihatan ya? Pura-pura enggak lihat. Ah. Di mana ya? Di sini ada enggak ya? Sepertinya enggak ada. Oh, masa sembunyi cuman kepalanya doang? Lucu sekali. Pasti ini adalah si Baby Chaellin. Oh, ada orang ggak ya? Wow, dapat-dapat. Ternyata adalah Baby Celin. Yeay. Ketemu. Eh, Kakak Uta dapat Jelin. Dapat challenge. Iya, Baby Celin. Aku ketemu kamu. Kamu yang pertama aku ketemukan. Karena kamu yang pertama diketemukan, nanti kamu yang cari ya. Eh, jadinya nanti challin yang jadi Kakak Uta. Iya, kamu yang jadi. Dan sekarang coba kamu kasih tahu aku. Mereka di mana sembunyinya? Eh, tak mau kasih tahu. Tak boleh. Tak boleh. Ih, tak boleh kasih tahu. Ya udah kalau gitu aku mau cari lagi. Di mana ya? Coba. Coba aku lihat di sini. Di sini atau di sini ya? Em, baiklah, aku coba cari di sebelah sini dulu deh. Soalnya ini kan langsung kelihatan enggak banyak tempat persembunyian di sini. Sepertinya enggak ada deh. Kalau sebelah sini ada enggak? Oh, aku melihat sesuatu dari jauh. Uh, ada yang bertopi kuning berbaju pink. Wow, ternyata ada atom dan atom. Ketemu, ketemu, ketahuan, ketahuan. Iya dong. Kalau kayak gitu mana sembunyi namanya Mio. Mio juga ketemu. Wah, gara-gara si Atom sama Atom, Mio juga kelihatan, Kak. Iya dong, masa sembunyinya seperti itu. Nah, sekarang sudah semua kan? Belum, Kak. Baby Hara belum ketemu. Oh, Baby Hara. Oh, iya satu lagi. Wah, Baby Hara pada sembunyi. Di mana ya? sembunyi. Em. Oh, satu lagi aku belum cari di sini. Jangan-jangan dia ada di dalam labirin. Kalian lihat ya. Jangan sampai dia keluar dari labirin satu lagi. Baby Hara, di mana kamu? Kami pasti menemukanmu, Baby Hara. Oh, mana dia? Baby Hara, jangan kabur. Woh, malah dapat uang. Baby Hara. Oh, sudah keluar. Kok enggak ada Baby Hara? Kalian udah lihat Baby Hara keluar enggak? Enggak ada, Kak. Masa iya? Iya. Kakak coba lihat sendiri deh. Harusnya kalau keluar kan dia nampak kan. Iya juga ya. Mana dia? Oh pibiara kok gak ada pibara? Apa mungkin dia sembunyi di tempat lain? Aku belum lihat di sebelah mana. Ini enggak ada. Sebelah situ juga enggak ada di atas ini. Di atas juga enggak ada. Oh, enggak ada di mana-mana. Enggak ada. Mana bipiara? Wah, gawat nih. Gawat. Sepertinya bibiara hilang. Hah? Kakak baby Hara ke mana ya? Baby Hara, di mana kamu? Ayo kita teriak sambil cari dia yuk. Baby Ara, kamu di mana? Baby Yara, sembunyi di mana? Kita sekarang sudah enggak main lagi. Ayo, keluar dari persembunyianmu, Baby Yara. Baby Yara, kamu di mana? Jangan sembunyi lagi, Baby Yara. Aku nyerah deh. Aku nyerah. Aku kalah. Iya, Kak Yuta kalah. Yuta kalah. Yuta kalah. Kali ini aku gak tahu kamu sembunyi di mana. Kakak, Kakak, kenapa, Miu? Apa jangan-jangan dia pulang, Kak? Hah? Maksudmu Bibi Hara pulang? Iya, Kak. Mungkin dia sesak pipis atau sesak ii. Uh, kalau gitu ayo deh kita cari ke rumah. Semoga deh. Soalnya aku takut kalau dia sampai hilang. Eh, ada yang terang-terang. Terang-terang. Coba. Halah maju maju. Eh tak ada apa-apa. Eh tak ada tuh camca. Tapi kok kayaknya beda sama tempat alat sedikit beda tapi tak apa ayo ayo kita pulang. Semoga Baby Hara memang ada di rumah. Baby Hara. Wah beneran ternyata itu dia Baby Hara. Kami cari-cari. Kenapa sih kamu enggak sembunyi ya? Emangnya kamu sesak pipis ya? Susah ii ya. Eh, ini siapa? Hah? Kamu lupa ya? Aku adalah Yuta. Oh, Kakak Ota. Iya, aku adalah Kak Yuta. Ayo kita sama-sama masuk main. Tapi Kakak Uta kan tak mau samaha kan? Hah? Siapa bilang? Maksudmu aku enggak mau main sama kamu ya? Mau kok mau. Tiap hari kan kamu memang main ke sini. Iya. Baby Hara kok aneh sekali. Oh, lagian Bibi Hara emangnya tadi pakai baju warna hitam. Eh, Hala memang pakai baju warna hitam, Kakak Ota. Tapi Hala senang. Kakak Ota mau main sama Baby Hala. Aku juga mau. Aku juga mau. H, kenapa ya? Eh, alah, akhirnya bisa keluar. Kakak Ota, Kakak Ota, Ala. Eh, Kakak Ota tidur-tiduran di sini. Tadi Ala diculik orang, Kakak Ota. Apa maksudmu diculik? Ah, kamu ini bukannya kamu tadi Ii atau pipis kamu pulang ya? Enggak, Kakak Oteh. Tadi Ala beracil keluar. Ala tadi diculik sama yang hitam-hitam terus Ala digulung untuk Ala pintar. Terus Ala keluar Kakak Ota. Eh, itu siapa? Kok mirip sama Hala? Tapi ini mirip sama yang culik Ala. Kakak Uta. Oh no. Kena culik. Kena culik. Hah? Baby Hara tadi diculik, tapi kok bisa ada di sini? Kamu yakin, Baby Hara? Eh, iya. Hal yakin. Yakin tadi Hala diculik. Eh, tapi mukanya kok camali kayak Hala. Kakak Ota bangun. Kakak Ota bangun. Alah, takut Kakak Ota. Waduh. Waduh, kok bisa sih? Kok bisa? Kok bisa? Banya ada dua, Miuk. Wah, Kakak berarti ini ada bibihara yang palsu, Kak. Waduh. Waduh, gimana ini? Gimana cara kita membedakannya? Eh, Kakak Uta kok tak tahu hal yang asli, Kakak Ota? Tapi kan kalau PBara yang asli kan harusnya pakai baju warna biru kan, Mio. Yang hitam itu kan BBA enggak pernah pakai kan. Tapi siapa tahu baju mereka tertukar, Kak. Aduh, gimana dong ini? Eh, Kakak Ota. Oh, yang mana ini yang ngomong? Aku aku yang ngomong yang baju warna hitam. Kakak Ota, aku memang bukan Baby hala yang atri loh, Kakak Ota. Oh, dia ngaku. Dia bukan yang asli, Mio. Tapi kan aku cuman mau berteman. Aku mau berteman dengan Kakak Ota. Wah, Kakak ternyata dia ngaku, Kak. Katanya dia hanya mau berteman dengan kita, Kak. Iya, soalnya di dunia baby Hala di sana tak ada yang mau temenan. Jadi, Hala ke sini aja supaya Hala banyak teman. Banyak teman. Wah, ternyata dia baik. Ya udah kalau gitu kita main sama-sama aja. Baby Hara, kamu jangan ngambek lagi ya, Baby Hara. Enggak apa-apa kan kalau Baby Haranya ada dua. Iya, Baby Hara ada dua. Ada dua. Iya, Kak. Lagian kan kita bisa main sama-sama kan. Nah, kita sudah selesai main nih. Sekarang Bibi haranya sudah lapar, Mio. Kalau gitu gimana kalau Mio buatkan hamburger besar aja? Gimana? Gimana? Oke deh, Mio. Kamu buatkan yang enak ya, Miu yang besar. supaya mereka kenyang, Mio. Oke deh kalau gitu Mio buatkan dulu. Eh Halo. Mau ikut Kakak Mio buat Amble Girl ya? Oh, kamu mau bantu si Mio? Iya mau bantu Kakak Mio buat girl. Ala pergi dulu ya Kakak Ota. Dadah. Ala mau cari Kakak Mio. Eh di situ ada orang. Halah jadikan orangnya jadi orang hitam. Eh jadi hitam. Ala tak cuka kalau dia banyak teman. Halah, cukanya dia jadi hitam aja biar dia tak ada temannya. Ini juga ada orangnya. Alah, jadi hitam aja ya. Jadi gocong. Eh, nenek-nenek jadi hitam. Eh, udah hitam. Udah hitam. Sekarang gak ada lagi yang mau temanan sama nenek. Sekarang Ala mau juga buat itu. Ada banyak orang. Ini orangnya kita hitamin aja ya biar nanti orang lain tak mau temenan sama dia lagi. Tuh jadi hitam ya. Eh hitam. Hitam. Udah jadi hitam. Oh ada apa ini? E kenapa aku jadi lengket? Aku tidak bisa bergerak. Eh itu kok dia ada teman? Halo. Tak cuka. Kak cuka kalau dia ada teman. Wah, ada baby yang lucu. Halo, baby. Apakah kamu lagi cari orang tuamu? Mau permen enggak? Eh, tak mau tak mau. Wah, apa yang kamu lakukan, baby? Tata temanku kenapa jadi seperti ini? Eh, teman hala tak cuka. Eh, udah dua-duanya udah hitam supaya mereka tak mau teman lagi kan sekarang. Eh, ada orang lagi di situ. Mereka berteman ya, Kakak? Berteman ya? Yah, kenapa emangnya tak cuka? Eh, tak cuka. Oh, apa itu? Oh, temanku, woi. Temanku dijadikan hitam, woi. Kabur. Eh, kabur. Dia kabur. Ya udah, sekarang pulang. Pulang. Aduh. Aduh, berat sekali. Ini hamburger terbesar yang pernah Mio buat ini. Di dalamnya ada ayam crispy. Nah, hamburgernya sudah siap. Wow, Miu besar sekali hamburgermu, Miu. Iya dong, Kak. supaya semuanya kebagian. Itu kasih duluan tuh Baby Hara yang ngambuk itu, Miu. Supaya dia enggak ngambek terus. Dari tadi masih ngambuk. Wah, Baby Hara. Nah, ini kalau gitu makan dulu ya. Untuk kamu duluan deh. Nanti kalau enggak habis biar Kakak Mio aja yang makan. Eh, Kakak mana babyara yang hitam? Oh, tadi katanya bukannya dia cari kamu, Mio. Hah? Enggak ada tuh, Kak. Enggak ada. Dari tadi Baby Hara yang hitam itu dia enggak ada ke tempatmu, ya? Enggak ada, Kak. Katanya tadi dia mau bantuin kamu buat burger. Ke mana ya dia? Ayo deh kalau gitu kita cariin. Apa mungkin dia tersesat tapi kan di rumah. Eh datangdatang. Halah datang. Oh bibi Hara kamu ke mana? Itu si Mio bilang dari tadi enggak ada nampak kamu. Eh tadi Hal ada ketemu orang tapi sekarang udah udah siap. Sekarang belum mau bantu Kakak Mio. Si Mio udah selesai tuh buatin burgernya. Eh udah siap. Kalau gitu Cikang kita main sama-sama lagi ya. Kakak Ota, kamu masih mau main dari tadi? Bukannya kita sudah banyak main ya? Y main sama-sama lagi yuk. Cama-cama. Oke deh kalau gitu. Tapi kita mainnya di dalam rumah aja ya. Ayo kita masuk sambil kita main dalam rumah. Wuhu. Aku mau minum dulu. Ah minum susu atau minum apa ya? Kakak gimana kalau kita nonton aja? Oh iya, seru juga ya. Kita nonton bareng aja deh. Soalnya dari tadi sudah capek nih loncat-loncat terus. Ih, Kakak Eta gawat gawat. Kakak Ota gawat. Oh, kenapa itu Baby Celin? Eh, tolong tolong Hal tolong jangan culik Al. Apa kamu bilang? Baby Hara yang hitam membawa Baby Hara pergi. Y, kayaknya kena culik loh, Kakak Ota. Wah, kena culik. Hah? Masa iya sih, Kak? Tapi bukannya bibi hara hitam tadi baik, Miu? Iya, Kak. Katanya dia mau berteman sama kita. Tapi kenapa dia malah bawa pergi babyara yang kita punya, ya, Kak? Iya, Baby Hara. Oh, itu dia. Tuh dia. Tunggu dulu, kalian berdua. Tunggu dulu. Baby Hara. Bibihara hitam dan bibihara yang asli. Kenapa kalian mau ke mana? Eh, Kakak Ota, kamu ma bawa Baby Hara biru ke mana? Eh, cuman mau bawa ke tempat Hala. Hala, pergi dulu ya. Tunggu tunggu dulu. Tunggu dulu. Jangan bawa dia pergi baby arah hitam. Tunggu. Wow. Wow. Wow. Eh, kabur kabur. Ara hitam jangan kabur. Dia kabur bawa baby Hara yang biru. Wah, berarti tadi benar-benar diculik, Kak. Kata Baby Hara tadi dia diculik. Eh, iya Hah, tadi diculik. Tunggu, tunggu, tunggu dulu, tunggu dulu, tunggu dulu. Ah, kamu ini kamu ke mana? Ih, mau pulang? Eh, tunggu, tunggu, tunggu, tunggu. Jangan pulang dulu. Eh, Kakak Utap mau ikut. Oh, Bibi Hara, apa yang kamu lakukan? Ada apa ini? Kenapa orang-orang malah berubah menjadi warna hitam seperti ini? Apakah kamu yang melakukannya? Eh, iya, Kakak Uta, kamu enggak boleh seperti itu. Itu tidak baik. Eh, itu jahat ya? Iya, itu jahat. Kalau kamu seperti itu, nanti orang-orang enggak mau berteman dengan kamu, enggak mau main sama kamu. Ayo lepaskan dulu. Lepaskan dulu Bibi Hara. Heh, tapi Kakak Ota Hala memang jahat. Tidak ada anak yang benar-benar jahat. Kamu coba berubah. Jangan seperti itu terus. Karena tidak ada anak yang benar-benar jahat. Kamu pasti baik. Eh, Kakak Otap percaya kalau Hala Hitam baik. Iya, aku percaya kalau kamu itu sebenarnya baik. Tapi, tapi Hala udah culik Baby Hala. Ya udah, aku maafin Baby Hara. Kamu mau maafin enggak? Iya, maaf maaf. Alah, mau maafin baby hala hitam. Nah, sekarang kamu jangan seperti itu lagi ya. Eh, tapi kakak utan tak mau temenan sama hala hitam lagi. Eh, Hala hitam, ayo pulang. Kamu sudah buat jahat, kamu akan hukum. Oh, siapa itu? Kok ada baby malaikat? Eh, itu dia mau tangkap baby hala hitam supaya baby hala hitam nanti kena tangkap macuk penjara. Apa ada penjara baby? Iya betul. Eh tunggu-tunggu dulu. Jangan, jangan dikurung babi haranya kan kasihan. Lagian kami sudah maafin dia. Tapi tadi dia sudah jaat. Kita mau bawa pulang dia mau tangkap. Eh jangan, jangan. Kasihan. Jangan ditangkap dia ya. Kami sudah maafin dia. Eh, beneran. Beneran tak usah ditangkap? Iya, tak usah. Biarkan aja dia bermain. Dia hanya mau bermain dengan kita kok. Lagian aku juga sudah maafin dia. Eh, Kakak Uta udah maafin. Halam. Udah, aku sudah maafin kamu. Eh, Kak Uta baik. Hala cuma mau berteman sama kalian. Tapi kalian baik mau teman sama Hala yang jahat. Sekarang Hala pulang dulu, ya. Sekarang kamu sudah mau pulang. Y, tak boleh lama-lama di sini tapi jangan ditangkap ya. Dia jangan dimasukkan ke penjara. Eh, dia nanti hukumannya dilingankan kok. Febihara, kapan-kapan kamu datang lagi ya. Pokoknya aku akan selamanya jadi teman kamu. Eh, terima kasih ya, Kakak Uta semuanya mau temanan sama Hala Hitam. Hala hitam senang. Hala hitam nanti Jaci tak mau buat jahat lagi. Eh, jangan lupakan hala hitam ya. Hala hitam cayang sama semuanya. Kita teman ya. Iya, kita temenan selamanya. Hati-hati ya, Bibi Ara. Eh, alah. Pulang dulu ya. Ayo kita pulang. Oh, dia masuk. Dia masuk ke dalam cahaya itu. Oh, bibira sudah masuk. Ayo, ayo kita juga. Tunggu dulu, Kak Yut. Waduh. Waduh, ce hilang. Iya, Kak. Cahayanya sudah hilang. Wah, bibi Hara hitam benar-benar sudah pergi. Gimana itu? Apakah dia akan dimaafkan di tempatnya, Mi? Sepertinya hukumannya akan diringankan deh, Kak. Bibiara hitam. Orang-orang semuanya sudah kembali seperti semula, Kak. Kasihan sekali ya Bara Hitam. Dia jadi seperti itu karena sebenarnya dia hanya pengin punya teman, cuman dia tidak tahu apa yang harus dilakukan. Mio, katanya lain kali dia tidak mau seperti itu lagi. Kak Baby Hara, semoga kapan-kapan kamu kembali lagi ya. Halo teman-teman semuanya, sampai di sini dulu video Hara. Sampai jumpa di video selanjutnya ya. Tinggal subscribe, like, dan share ya. Dadah. Wah. Miu, aku jadi sedih, Mio. Eh, iya. Halah, Ca Celin juga sedih. Kakak Ota, Baby Hara Hitam, semoga kamu sekarang sudah jadi anak yang baik ya. Kapan-kapan semoga kita jumpa lagi.
#sakuraschoolsimulator
#duniahara
Tags
best chinese drama
cdrama
chinese drama
chinese drama 2022
chinese indo
comedy
drachin
dracin
drama
drama 2021
drama china
drama china romantis sub indo
drama china sub indo
drama china terbaik
drama cina
drama kolosal
drama romantis
drama terbaru
Dunia Drama
Entertainment
fantasy
Gaming
Historical
Indonesia
indo sub
iQIYI
iQIYI drama
iQIYI indonesia
mandarin
MangoTV
Mystery
new chinese drama
News
Roblox
romance
romantis
Sports
sub indo
Sub indo full movie
wetv
wetv dunia drama
wetv indonesia
youku
youku indo
youku indonesia