Analisis Lengkap Ahli Telematika! Ungkap Kejanggalan Saat Malam Kejadian Dari CCTV! | CUMISTORY

[Musik] Misteri Kematian Diplomat Muda Kementerian Luar Negeri Arya Daru Pangayunan Masoh belum terungkap. Diplomat yang bertugas di Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia itu ditemukan tewas dalam kondisi kepala tubuh terbungkus selimut di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa, 8 Juli 2025. Beberapa hari setelah penemuan jenazah, rekaman kamera pengawas CCTV yang terpasang di depan kamar kos Arya mulai beredar luas di media sosial. Video tersebut merekam sejumlah aktivisitas Arya pada malam sebelum ia ditemukan tewas keesokan paginya. Lantas seperti apa analisa pakar telematika usai melihat video rekaman CCTV yang beredar di media sosial? [Musik] itu kalau diterjemahkan secara telematika dengan batasannya hanya ini aja. Pertama, mengenai yang si korban dia keluar bawa ee sampah balik lagi. Itu kejadian normal saja, tidak ada yang terlalu perlu di-highlight, tetapi perlu ambil catatan nanti akan saya analisa yaitu pada saat dia melewati satu kamar yang di tengah, lampunya itu menyala ya, lampu ee tamannya itu menyala. Kemudian saat dia yang sampai di ujung, lampu yang ujung juga menyala. Ya, selesai dia sampai di ujung di situ, lampu yang tengah mati, yang ujung kemudian mati. Tapi saat dia kembali pulang, lampu yang di ujung menyala, di sini tengah menyala kemudian mati lagi semuanya. Hal apa yang bisa kita terjemahkan dari hal ini? Adanya lampu taman yang berbasis sensor gerak atau namanya IRDA ya, infrared device ya. Yang menjadi pertanyaan adalah bahwa saat si orang yang pegang telepon bolak-balik di sini, dia sudah berteleponan, dia sudah pegang telepon. Bukan bertelepon saya bilang sudah ada telepon di kuping ya, tetapi belum kelihatan, belum ketahuan bahwa dia itu berbicara atau tidak. Cuma kalau dijodohkan, dicocokkan dengan kronologi bahwa pihak istrinya menghubungi di mana menghubunginya pukul 0040 sekian. Sementara kalau dari sini catatannya di ee CCTV-nya 0027 ya. Perbedaan waktu di sini tidak bisa kita segera asumsikan bahwa hal itu merupakan suatu komunikasi yang berbeda. Karena yang istrinya itu menelepon 47 sementara apa 40 sekian 04 sekian sementara ini meneleponnya 27 dia sudah selberan ya kan. Bisa jadi saja bahwa teleponnya benar-benar di 0047 sesuai dengan waktu yang dinyatakan oleh pihak istri. Tetapi di rekaman CCTV-nya, CCTV-nya itu timingnya dibuat telat. Ya, dalam hal ini kita lebih mempercayai ee waktu dari selular, komunikasi selular. Karena kalau kita dari ponsel rata-rata eh default adjustment-nya adalah selalu mengikuti waktu yang berlaku di dunia ya, waktu ee pembagian waktu yang ada. Jadi tidak akan pernah salah, selalu ada namanya adjustment cycle. Jadi setiap berapa waktu sekali itu ponselnya melakukan adjustment jadi enggak akan pernah salah. [Musik] Dalam video CCTV yang beredar muncul pula sebuah kejanggalan di lokasi kejadian perkara. Rekaman tersebut memperlihatkan sosok pria paruh baya yang diduga sebagai penjaga kos. Dengan langkah pelan dan tatapan penuh curiga, pria itu terlihat memantau setiap kamar di lantai tempat Arya tinggal. Ia mundar-mandir di lorong sempit itu hanya beberapa menit sebelum waktu yang diduga sebagai saat-saat terakhir Arya masih hidup. Sontak saja, rekaman ini pun memicu gelombang spekulasi yang juga disambut oleh Abimanyu selaku patar telematika. Lalu seperti apa Abimanyu menterjemahkan gerak-gerik yang dilakukan oleh sosok yang diduga penjaga kos itu? [Musik] Kalau kita perhatikan di sini orang yang memegang sapu seliweran jam sekian itu pegang sapu dan tidak menyapu tetapi hanya ngintip-ngintip saja ke dalam ruangan itu ngapain? Itu menjadi pertanyaan. Dan karena wajahnya jelas, seharusnya pihak kepolisian bisa melakukan investigasi dan penelusuran siapa orang itu sebenarnya ya dan apa maksudnya dia. Itu kelihatan dia seluran pegang sapu. Dan hal yang aneh adalah saat dia melewati pintu tengah, dia pengin sapu melewati pintu tengah itu lampu sensornya tidak menyala, tetap gelap saja. Ya, berarti kalau itu dia gelap ini kan ee CCTV-nya berbasis infrared ya. Jadi dia mendapatkan dari kontrasnya cahaya. Berarti suasana pada saat itu masih gelap. Berarti lampunya gelap dan kemudian si ee pelaku ini, si orang inilah yang pegang sapu dia seliwuran dalam keadaan gelap ya karena lampunya ini enggak nyala. Hal ini ada dua kemungkinan kalau lampunya enggak nyala. Pertama memang pada saat itu lagi mati lampu mungkin saja. Tapi kalau mati lampu buktinya CCTV bisa merekam. Berarti kan enggak mungkin kalau CCTV merekam berarti lampunya eh listrik nyala ya. Bukan mati lampu sor listrik nyala. Jadi tidak mungkin listrik padam pada saat itu. Yang kedua adalah matinya ini kalau kita bersifatnya masih analisa positif itu karena si lampu taman ini berbasis solar sel. Jadi dia hanya dayanya itu hanya untuk sehari siang dapat daya matahari dan kemudian kalau sudah dipakai banyak akhirnya dia lampunya akan mati sendiri dan kemudian kalau ada yang seliburan pun dia sudah enggak mau hidup lagi karena sudah habis ya. Tetapi biasanya lampu-lampu yang berbasis solar sel itu enggak sampai habis banget sampai pagi harinya. rata-rata tetap mau menyala tetapi menyalanya redup dan seredup-redupnya cahaya dari solarnya dari lampu taman itu dengan cahaya infrared dari CCTV harusnya tetap ketangkap. Jadi kemungkinan bahwa lampu tamannya ini adalah berbasis listrik logikanya ya, tetapi butuh konfirmasi nanti dari pihak kepolisian tinggal. Nah, kalau memang berbasis listrik dan kemudian lampunya mati, dia tidak bisa menyala sensornya. Pada saat si pelaku yang pakai sapu ini seliweran, sementara orang yang pakai teleponan dan si korban waktu seliweran masih bisa menyala, berarti ada yang mematikan lampu utama. Tak hanya menyoroti rekaman CCTV yang beredar, pada kesempatan ini, Abimanyu juga dibuat curiga oleh detail kecil yang luput dari perhatian banyak orang, yakni time stamp di layar CCTV. Menurut pakar telematika itu ada kejanggalan pada penanda waktu yang tertera di rekaman. Apakah pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan ujung ke ujung yang selama ini saya belum mendengar analisa kepolisian, tetapi mungkin polisian luput mengenai cahaya lampu tadi ya yang ada orang lewat tapi kemudian k tetap mati. Yang kedua mengenai kejanggalan dari day time stamp pada CCTV-nya. Karena saat itu di time stamp itunya ditampilkannya secara penuh sampai ada kelihatan orang yang bogat jendela layarnya itu penuh sekali kelihatan dan kemudian dia time stamp-nya kecil di sebelah kanan kecil dia di sebelah kanan saja adanya di sebelah kanan tetapi saat ini kemudian kelihatan orang yang buang sampah kemudian yang ini juga yang apa namanya ee sliweran e pegang ponsel dan pegang sapu dia time stamp-nya bisa bergeser ke kiri perangkat sisi CCTV apa yang di snya bisa lihat, bisa jalan kiri ke kanan. Enggak mungkin, enggak ada. Rata-rata cuma hanya di satu pojok. Sudah sampai kapanpun dia hanya di pojok itu. Tidak mungkin kadang-kadang ada di kiri di tengah gitu loh. Berarti kalau ini benar analis saya ini yang terjadi de time stamp yang terlihat pada saat orang yang buang apa? Buang sampah dan kemudian buangnya apa namanya? Pegang ponsel dan kemudian pegang sapu itu di time stamp-nya sudah rekayasa. Meski kasus ini masih menjadi misteri, baru-baru ini muncul spekulasi baru yang semakin memanaskan suasana. Rekaman CCTV yang beredar luas kini diduga bukanlah rekaman utuh. Banyak warga Netp yang menyadari adanya anomali dalam video tersebut. Pasalnya, pada bagian tertentu terjadi lompatan waktu secara tiba-tiba selama kurang lebih 20 detik. Lalu seperti apa tanggapan Abimanyu terkait kontroversi tersebut? [Musik] Ya, apapun bisa terjadi di waktu 20 detik itu ya. Kemudian bisa juga ternyata memang CCTV-nya mati ya malfungsi. Pada saat tersebut dia malfungsi sehingga tidak terekam. Tidak terekam kemudian baru hidup kembali di ee pukul .5. Nah, kalau analisanya orang bilang adalah dia mati kemudian baru nyala kembali di pukul 3.5, saya menai, saya ee menolak analisa tersebut. Karena apa? Semua CCTV saat dia dihidupkan dia akan melakukan eh adjustment ya, rotating adjustment dia akan belok kiri kanan atas bawah. Karena seap dihidupkan udah sistemnya CCTV modelnya begitu. dia akan nengok-nengok dulu ya sampai pada posisinya bahwa karena dia baru dihidupkan sistemnya selalu mencari ruang ya dia default settingnya tu kayak kayak gitu dia pasti otomatis setiap dihidupkan tetapi ini tidak terjadi di sini tidak terjadi berarti kemungkinan kalau mati secara intermiten atau kadang-kadang doang di tengah-tengah ya teori tersebut gugur. 20 detik sudah cukup bagi seseorang untuk masuk menyelinap ke dalam kamar karena ini berbasis digital. Kuncinya ada masternya tinggal buka kunci 20 detik masuk ya sudah bisa sehingga tidak akan kelihatan di CCTV ada pihak yang memang memotong konten ini dipotong jadi lebih pendek tetapi masih diberikan dia time stamp-nya. Kenapa tanda tanyanya itu rekayasa apa yang dimaksud? Kalau ini rekayasa apakah selama ini polisi mengambilnya itu hanya sebagian? Nah, kalau hanya ambil sebagian kejadian ini menjadi suatu kejadian dejafu saya bilang sama dengan kasus waktu Jessica Wongso di mana saya jadi saksi ahlinya waktu untuk ee peninjauan kembali. Kemudian kasus yang tenggelamnya anak kecil yang dituduhkan bahwa si yang melakukan penenggelaman hanya direkam dari satu CCTV aja. Padahal kenyataannya ada CCTV lain yang juga memantau tetapi tidak digunakan sampai persidangan tidak digunakan. Padahal jelas-jelas saya melihat sendiri tahu ada CCTV tersebut. [Musik]

Misteri kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, masih belum terungkap. Diplomat yang bertugas di Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia itu, ditemukan tewas dalam kondisi kepala terlilit lakban dan tubuh terbungkus selimut, di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 Juli 2025. Beberapa hari setelah penemuan jenazah, rekaman kamera pengawas sisitivi yang terpasang di depan kamar kos Arya, mulai beredar luas di media sosial. Video tersebut, merekam sejumlah aktivitas Arya pada malam sebelum ia ditemukan tewas keesokan paginya. Lantas, seperti apa analisa pakar telematika usai melihat video rekaman sisitivi yang beredar di media sosial?

#abimanyu #aryadaru #kasuspembunuhan #cumicumidotcom

For Business Inquiries/Endorsement contact : business@creativeindigo.net

Kumpulan video berita gosip terlengkap, terhangat dan terbaru hari ini seputar selebritis Indonesia
Official Website: http://www.cumicumi.com/

Follow us on social media
Facebook: http://www.facebook.com/CumiCumiDotCom
Instagram: https://www.instagram.com/cumicumi.com_insta/
Twitter: https://twitter.com/indigo_cumicumi
WA Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaHOngNKmCPGtw8oLQ2u