Tanggapan Silfester dan Ray Rangkuti Soal Jokowi Ditinggal Parpol Pendukung, Gabung PSI ?

Rangkuti. Selamat sore semuanya dengan Tifal. Apa kabar? Sore, Bung. Selamat sore. Terima kasih semua sudah hadir dalam diskusi kami kali ini. Ee sampai oke sampai keluar curhat Pak Jokowi. Ini perasaan politik saya mengatakan ada agenda besar politik untuk menurunkan reputasi politik. Apakah ini benar kaitannya? Karena parpol-parpol besar ini tidak. Yang awalnya dukung Pak Jokowi pas Pak Jokowi kena masalah tudingan ijazah malah enggak nolong sama sekali. Bung Silvester. Oh, enggak ya? Jadi intinya begini, masalah tuduhan ijazah palsu ini dan juga pemaksulan. Ya kan saya mau membantah bahwa ini kan diork orkestrasi atau dimulai dari Pak Jokowi. Tapi harus kita lihat bahwa ini memang orang-orang yang menurut saya ya mau mau bilang apalagi motifnya adalah kebencian. Terus yang kedua adalah memang mau menurunkan arkad dan martabat Pak Jokowi ya kan bersama keluarganya. Tapi yang disasar sebenarnya bukan Pak Jokowi karena kembali lagi iya kan sampai saat ini Pak Jokowi ini tidak memainkan ee apa politik praktis ya. Dalam hal ini kita harus ee apa fair ya bahwa Pak Joko ini belum enggak ada masuk partai manaun. termasuk PSI. Jadi Pak Jokowi setelah 20 Oktober ya kan pulang ke Solo ya kan saya meyakini masih niatnya ngomong cucu itu benar ya kan karena sampai saat ini Pak Jokowi ditawarin masuk partai dari PAN Gerindra Golkar itu sampai kemarin banyak orang mengatakan Pak Jokowi akan menjadi ee Pak Ketua Umum PSI. Iya. Dan saya 100% yang membantanya dan saya memang tidak setuju Pak Jokowi masuk partai politik karena untuk apa? Pak Jokowi ini sudah pensiun gitu loh, sudah selesai ya kan tinggal ee kayak Mas Gibran, Mas Kaisang itu yang nantinya akan menjadi ee apa anak-anak muda yang tentunya akan terjun ke politiklah dan pasti sudah ya. Tapi kalau kemudian pensiun, enggak mungkin dong keluar curhatan mengganggu reputasi politik Pak Jokowi, Bang Sulvester. Iya. Maksudnya reputasi yang selama ini ada yang cukup baik sebagai legasi dari seorang eh mantan presiden itu kan mau diobok-obok nih dengan contohnya masalah ijazah palsu yang menurut saya sampai hari ini ini adalah suatu kebohongan besar karena tidak ada bukti-bukti yang dari mereka yang meneliti yang diteliti apanya gitu loh. Ijazah mana yang diteliti sampai sekarang itu kan zong semua. Baik. Terus yang pemaksulan ya kan pemaksulan juga enggak ada ee dasar-dasar hukum yang menguatkan itu semua. Jadi memang ini pembunuhan karakter ya kan untuk terlebih kepada Mas Gibran gitu loh Pak Prabowo bukan untuk Pak Jokowinya secara personal karena Pak Jokowi sudah selesai kok gitu loh. So kalau saya tegaskan lagi pertanyaan saya sebelumnya Pak Jokowi ditinggal oleh partai-partai pendukungnya benar atau tidak? Terus untuk apa ditinggal orang beliau juga udah udah sekarang ini pensiun gitu loh ya kan Pak Jokowi enggak butuh partai-partai itulah ya kan gimana mau ditinggal Pak Jokowi juga sudah enggak bermain politik ini kan hanya karena diserang gitu loh oke ya kan kayak sekarang ini Pak Jokowi juga menerima banyak orang karena memang masyarakat dari tanggal 20 Oktober hari pertama itu saya ada di sana gitu masyarakat berinisiatif berb Bonung-bondong datang. Apanya yang yang kita harus persepsikan Pak Jokowi ditinggal buat apa? Orang Pak Jokowi juga sudah sekarang enggak berpolitik praktis kok gitu loh ya kan. Oke Bung Rey. Anda menangkap ada nuansa yang berubah di sini atau Anda sepakat dengan ee apa pandangan Bang Silvester? Iya ada yang berubah karena kan Silvester menyebut ee Pak Jokowi sebetulnya sudah enggak sudah pensiun dari politik gitu. Nah, pertanyaannya sebenarnya kalau pensiun dari politik ini relawan-relawan masih menyebut relawan Jokowi itu juga buat apaagi gitu kan. Pak Jokowiya ada pensiun kecuali Pak Jokowinya mau maju lagi ada relawan lagi gitu kan. Loh kalau Pak Pak Jokowinya pensiun dari politik relawan Pak relawan-relawan yang menyebut dirinya relawan Joko itu juga lagi buat apa gitu. Nah itu pertama ya nanti sisterak jawab ya. Nah, yang kedua adalah saya masuk ke topiknya langsung lah ya. Apakah Pak Jokowi akan masuk ke PSI atau tidak? Oke. Kalau Pak Jokowi masuk ke PSI sebagai apalah namanya di luar ketua umum, saya kira itu jeruk dengan jeruk gitulah kira-kira. Oke, tahan dulu di situ. Sori saya potong di situ. Nanti kita bahas bagian yang PSI-nya nanti. Cuman saya mau menanya begini. Kalau menurut Anda, Anda menangkapnya ada faktor tertentu enggak yang membuat nuansanya ini jadi beda, Bang? Iya, kan menarik juga kalau Silvester menyebut bahwa Pak Jokowi juga lagi minat pada politik gitu ya. Kemudian ee sudah pensiun dari politik gitu. Nah, ya itu perubahan. Nah, pertanyaannya kenapa ee ee apa Silvester ee berani mengambil kesimpulan itu? Dan tentu pertanyaan berikutnya adalah kalau Pak Jokowi pensiun dari politik lah itu namanya relawan-relawan Jokowi itu apalagi fungsinya apalagi ee apa namanya keberadaannya gitu kan. Pak Jokowi enggak lagi main politik ya kecuali mungkin lebih tepat ganti berubah jadi relawannya Gibran atau relawannya siapa dan sebagainya dan sebagainya gitu. Hm. So e kalau dilihat ini partai-partai tidak seolah meninggalkan Pak Jokowi kesannya gimana tuh? Ya. Ya, itu kan yang saya sebut saya kira 3 hari 4 hari yang lalu di sini ya kan. Kenapa Pak Jokowi keluar sekarang untuk ee menangkis berbagai ee isu terkait dengan ya sekarang kan banyak isu enggak hanya soal ijazah palsu ya. Kalau kita runut nih ijazah e kasus apa isu-isunya gitu. Satu ijazah palsu, dua pemaksulan kita OTT KPK di Sumatera Utara gitu ya. Lalu ee menteri-menteri Pak Jokowi sekarang juga mantan lah ya, mantan menteri-menteri Pak Jokowi sekarang banyak dihadapkan dengan kasus-kasus hukum. Yang terbaru ini adalah menteri ee pendidik, mantan Menteri Pendidikan kan gitu. Oke. Belum lagi ee Menteri Koperasi Budi Ari, belum lagi soal haji macam-macam dan sebagainya gitu ya. Jadi ada banyak kelihatan nih memang isu yang timpa menimpa gitu tetapi sejauh ini saya tidak memang melihat ada respon partai politik yang maju. berhadap-hadapan langsung dengan isu ini. Berbeda misalnya dengan setahun atau 2 tahun yang lalu ketika beliau masih bersama dengan PDI diminta anggap diminta atau tidak diminta PDI itu akan keluar untuk membersihkan berbagai tuduhan itu terhadap Pak Jokowi. Sekarang yang ketinggalan yang tertinggal itu ya apa yang menyebut dirinya sebagai relawan-relawan ini. Meskipun kalau tadi Saudara Sulon mengatakan Pak Jokowi sudah pensiun, maka pertanyaannya nih relawan ini apa lagi ininya gitu kaitannya dengan Pak Jokowi kan kira-kira gitu. Oke. Nah, kenapa Pak Karena berdasarkan itulah kemudian saya mengatakan kelihatan Pak Jokowi ini ditinggal oleh partai-partai politik tapi kan dibantah ee relawan-relawan Pak Jokowi. Enggak, masih banyak temannya. Oh iya tentu masih banyak temannya kalau kalau itu menguntungkan. Jadi teman untung pasti banyak. Kalau teman rugi enggak ada yang kelihatan maju. Bang Silvester gimana tuh? Apakah betul Pak Jokowi hanya tinggal punya relawan nih? Enggak. Jadi gini Mas Rei ini tidak mengerti mengenai relawan dan juga Pak Jokowi ya. Kenapa saya bilang begitu Mas Rei? Relawan ini bukan dibentuk Pak Jokowi ya dari pusat ke daerah. Ini beda dengan Pak SBY membentuk Scoci ya waktu zaman 2004 itu ya. Jadi relawan ini adalah masyarakat yang karena keinginannya mendukung Pak Jokowi dari gubernur ya kan sampai ee Presiden akhirnya membentuk dan sekarang kami ini bukan hanya relawan Pak Jokowi, kami ini adalah relawan Prabowo Gibran dan Jokowi bersatu di situ. Makanya saya ini adalah wakil ketua tim kampanye nasional gitu loh. Jadi sekarang ini tidak ada kepentingan Pak Jokowi ya kan ee menjaga terus relawan atau partai politik sudah tidak ada Mas sekarang Bang Rei karena apa yang kita sekarang ini termasuk Pak Jokowi itu adalah mendukung penuh pemerintahan Prabowo Gibran hanya kenapa kami turun tangan lagi karena masalah pemaksulan yang menurut kami tidak waras termasuk masalah ijazah palsu. He. Jadi, Pak Jokowi ini tidak memerlukan lagi sebenarnya partai politik karena sampai saat ini beliau sudah ditawarkan berbagai macam partai, belum masuk dan saya salah satu dari sekian banyak yang tidak mengikan Pak Pak Jokowi berpartai atau berpolitik, Mas Rei. Pak Jokowi sudah mencapai he titik tertinggi dari seorang politisi sudah dipilih oleh oke yang tidak bisa di diraih siapapun ya saat ini ya. Oke. Anda meyakini Anda meyakini seperti itu. Sori saya potong. Anda meyakini seperti itu bahwa tampaknya Pak Jokowi tidak perlu lagi partai politik. Tapi apakah kemudian curhatan Pak Jokowi itu sebagai strategi untuk mengangkat Kongres Partai Solidaritas Indonesia yang bakal dilangsungkan di Solo? Jawabnya nanti, Bang. Kita jelas sebentar. Kami segera kembali. Bang Silvester kan meini Pak Jokowi sudah enggak butuh parpol. Cuman kalau lihat timeline-nya Pak Jokowi curhat 14 Juli terus tanggal 19 Juli akan ada Kongres PSI. Kalau di ada yang bilang bahwa ini sebagai upaya strategi politiknya Pak Jokowi buat ngangkat kongresnya PSI di Solo yang dipimpin sama Kaisang anaknya Pak Jokowi, tepat enggak tuh? Saya rasa itu cerdas tuh yang bicara kayak begitu. Itu yang benar. Jadi, Pak Jokowi enggak berpolitik praktis karena gini, “Bang, saya ini satu orang yang yang menolak ya, Pak Jokowi berpolitik lagi ya. Ya, tapi itu kan kita enggak bisa membatasi haknya sebagai pendukung beliau, ya kan. Saat ini kan kami ini sebenarnya adalah relawan Prabowo Gibran gitu loh sebenarnya relawan Jokowi ini sudah selesai kita sudah melebur waktu pemenangan Pilpres kemarin dan sebenarnya relawan Prabowo Gibran ini ke depannya bagaimana caranya itu mendukung program-program strategis dari pemerintahan Prabowo Gibran tapi karena tiap saat kita ini diserang Pak Jokowi diserang dengan isu-isu bohong mengenai ijazah palsu, isu-isu bohong mengenai pemaksulan Mas Gibran, akhirnya orang melihat bahwa Pak Jokowi itu kembali berpolitik. Kami pun juga gitu loh. Jadi memang menurut saya enggak dibutuhkan. yang membutuhkan partai politik. Dukungan itu adalah Pak Prabowo dan juga Mas Gibran gitu loh. Kenapa Pak Jokowi sudah selesai kok gitu loh. Hanya kalau yang tadi Abang bilang bahwa memang benar gitu loh. Itu ee cerdas yang mengatakan bahwa ini adalah supaya mengangkat mengendorse daripada PSI ya kan. Kayak kemarin Pak Jokowi mau masuk PSI. Semua orang PSI ee sangat setuju 100% ya kan. H. Bahkan saya pernah berdebat dengan adik Armando, saya bilang, dia bilang 99% masuk. Saya, saya bilang apa? 100% enggak mungkin masuk PSI. Dan omongan saya terbukti. Jadi benar kalau bilang Pak Jokowi mengendorse kayak kemarin mengendorse Pak Prabowo, kemenangan Prabowo Gibran itu benar. Mengendorse teman-teman yang jadi walikota gubernur itu adalah Pak Jokowi mengendorse supaya apa? supaya Indonesia ini maju, Indonesia ini baik, Indonesia ini bagus gitu loh. Oke, Bung. Nah, makanya Kak Oke, Bung Re gimana nangkapin itu tuh? Ya kan ee jangankan partai, relawan pun mengubah namanya dari ee apa? Relawan Jokowi menjadi relawan Prabog Gibran gitu ya. Mungkin juga partai juga berpikirnya begitu dari partai pendukung Jokowi sekarang partai pendukung ee Prabowo Gibran gitu. Nah, itu satu dulu ya kan. Tapi kan masih ada yang tak menyebut dirinya relawan Jokowi, relawan Jokowi gitu. Itu. Nah, kalau kita masuk ke PSI ya boleh jadi itu dilakukan oleh Pak Jokowi tapi saya sih melihatnya karena dua aspek ya. Aspek pertama karena memang ada unsur kegeraman dari pribadi Pak Jokowi sendiri terkait dengan isu-isu yang terus menimpanya air ini. Seperti tali temali kan belum selesai satu muncul satu, belum selesai satu muncul lagi yang lain dan seterusnya gitu. tidak berhenti-henti. Ada mungkin sekitar 4 sampai L isu sekarang yang diarahkan kepada Pak Jokowi sehingga ya itu tadi ya membuat reaksi beliau dengan mengatakan ada semacam serangan politik terhadap saya gitu ya. Menurunkan kredibilitas saya macam-macam ya. Karena itu tadi karena ee apa serangan yang kelihatan bertubi-tubi sistematis gitu ya dan seperti enggak putus-putusnya nih. Kita juga enggak tahu nanti setelah ini apalagi, apalagi apalagi gitu ya. Nah, yang kedua itu tadi karena backup beliau juga enggak terlalu banyak kan kawan-kawan partai politiknya yang selama ini mendukungnya enggak muncul di hampir semua isu kecuali mungkin pemakzulan di mana Golkar mengatakan menolak ya rencana pemakzulan itu gitu ya tapi di hampir semua isunya enggak muncul nih gitu. Nah, satu-satunya yang muncul adalah rawan tapi kan tidak terlalu optimal untuk bisa menangkis berbagai apa namanya itu ya isu yang muncul kepada beliau. Ditambah ada wacana bahwa Pak Jokowi ini bakal jadi dewan pembina PSI. Menurut Anda PSI menjadi ee roda kendaraan politik yang tepat untuk Pak Jokowi sekarang. Itu sih Pak Jokowi enggak masuk, enggak masuk pun ya itu dengan sendirinya akan menjadi bagian dari Pak Jokowi karena ada anaknya di situ kan. Justru bagi saya kalau Pak Jokowi masuk ke PSI dan tidak mendapuk ee tidak menjabat sebagai ketua umum itu enggak enggak enggak prestisius banget. Bahkan pada tingkat tertentu itu apa namanya itu ya? Ee waktu saya itu gagal gitu loh. Kenapa? Ngapain Pak Jokowi sama apa Kaisang berada dalam satu partai yang sama? Nilai plusnya itu apa? Enggak ada. Justru lebih bagus kalau Pak Jokowi keluar ee tidak bersama dengan apa PSI. Karena bagaimanapun PSI ini sekarang sangat tergantung kepada figur Pak Jokowi. Kebesaran PSI ini nanti sangat juga tergantung pada kiprah politiknya Pak Jokowi. Jadi di dalam atau enggak di dalam Pak Jokowi PSI-nya akan ngejar Pak Jokowinya gitu loh kira-kira dulu. Nah, oleh karena itu mungkin yang bisa dilakukan Pak Jokowi harus berdiri agak ke tengah ya atau agak ke kanan. Nah, itu pilihan sendiri-sendiri. Tapi jangan kelihatan menjadi bagian dari PSI hanya sebagai dewan pembina kecuali ketua umum. karena sudah ada anaknya di sana gitu. Ngapain sih nomplok dua orang sampai dalam partai yang sama itu gitu. Oke, Bang Silvester, menurut Anda kalau kemudian ada wacana Pak Jokowi jadi Dewan Pemina PSI setuju atau enggak? Ee saya sih setuju-setuju aja kan Pak Jokowi punya hak politik ya. Tapi menurut saya enggak masuk akal. Kenapa? Kalau gini loh Pak Jokowi saya bilang tadi kan sudah selesai ya kan. Makanya dulu ketika orang meminta tiga periode ditolak oleh Pak Jokowi. Hm. Saya ini adalah deklarasi koordinator dari Gerakan Setia Tegal Lurus Pak Jokowi yang mana ketika Pak Jokowi mendukung calon presiden itu yang akan kami dukung. Makanya akhirnya pertama ya kan Prabowo Ganjar akhirnya enggak jadi karena Ibu Mega mendukung Ganjar Pama Mahfud ya kan. Akhirnya kami mendukung Pak Prabowo. Itulah setia Tegal Lurus Jokowi. Makanya dari awal Bang Rei dan kawan-kawan Pak Jokowi setelah kemenangan Prabowo Gibran sudah tidak ada lagi kepentingan di politik. Oke. Yang ada itu kalau kita ngomong harus masuk logika kita semua. Jangan asal menuduh, jangan asal apa ee membikin narasi. Itu adalah Mas Gibran, gitu loh. Oke. Kalau Pak Jokowi ini kan sudah selesai. Makanya kalau mau masuk akal lagi, ngapain ngambil PSI? Katakanlah begitu. H itu Pak Prabowo sudah menawarkan ke Grindra ya kan. Terus teman-teman ke Gokar ya kan. Terus ada yang kepan. Itu pun tidak sampai hari ini. Oke. Kebenarannya baru akan kita tahu nanti saat kongres bakal berlangsung tanggal 19 Juli nanti. Kalau betul atau tidak itu harus membersihkan. Saya satu orang dari semua yang menolak Pak Jokowi masuk partai politik dan Pak Jokowi, Pak Prabowo, Mas Gibran tahu itu gitu loh. Sudah kami tangkap poinnya di situ. Kepentingan politiknya itu mendukung Prabowo Gibran, bukan mendukung Pak Jokowi lagi, Bang Silvester. Oke, Bang Silvester, Bung Rey. Terima kasih banyak sudah bersusi bersama kami. Selamat sore semuanya. hobi berat. Kira-kira begitulah berita

Sahabat Kompas TV ! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Merauke, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.

KOMPAS MERAUKE
Sajian Berita Lokal Terkini

Jalan Kampung Timur, Kelurahan Seringgu, Merauke, Papua Selatan.

layanan informasi :

kompastvmerauke@gmail.com