GA NYANGKA!! KEZRI DIAM-DIAM JADI PEMBUNUH DI MINECRAFT!!

Wah, guys, hari ini aku Kesri dan juga Chiko sedang membuat video nih, Guys. Di sini kita membuat video mukbang. Nah, benar banget, Bang. Jadi, kali ini di sini kita bakalan membuat video mukbang ini karena kita ingin menjadi YouTuber, Bang Feri. Wah, betul banget itu. Lihat ini Bapak Rikaranya sudah kita siapkan. Nah, betul banget. Jadi di sini yang melakukan mukbang itu adalah Kri dan juga Chico. Teman-teman, aku di sini sebagai kameraman. Oke, let’s go. Langsung aja di sini kita duduk, Guys. Nah, oke. Ini dia di sini aku sudah bisa duduk, Guys. Oke, gimana teman-teman? Apakah di sini kalian udah siap? Wah, udah siap, Bang Feri. Betul,bul. Aku udah siap nih. Ayo, cepat mulai. Oke, kita bakal langsung aja nyalakan kameranya. 3 2 1. Oke, mulai. Wow, kembali lagi bersama aku Chiko Ayam dan juga Kesri Bocang Oren. Di sini kita akan memakan makanan yang sangat enak. Benar banget tuh. Dan di sini kita memiliki banyak makanan enak seperti burger, sandwich, hot dog, sosis, donat, dan pizza di sini. Wah, betulbetul. Oke, gimana kalau sekarang? Langsung aja kita makan. Nikmati ya video kita. Oke, kita makan. Nyam nyam nyam nyam nyam nyam nyam. Ini punyaku semua. Punya punyak di parah benar makanannya malah kamu habisin semua. Waduh itu enak benar Ciko. Maka dari itu aku habisin semua di sini. Aduh parah bener. Oke teman-teman cut cut. Oke sepertinya di sini videonya sudah jadi. Astaga gokil banget makanannya malah dihabisin semua dong. Waduh parah bener kamu Kri. Waduh tapi aku di sini masih lapar. Aduh gokil. Udah makan banyak tapi masih lapar. Oke, videonya sudah jadi, Teman-teman. Gimana kalau sekarang langsung aja kalian edit? W boleh aku aja yang edit ini. Oke, oke. Cepat Ciko yang edit, ya, Guys, ya. Dan nanti bakal di-upload di YouTube, Teman-teman. Itu sangatlah keren sekali. Dan semoga saja penontonnya ada banyak. Nah, benar banget. Semoga aja penontonnya ada banyak, Bang Feri. Wah, lihat ini. Bentar lagi selesai Bang Feri aku ngeditnya. Wah, mantap banget. Feri, Kazri, Chiko. A bentar, bentar, bentar. Itu siapa, Guys? Seperti ada orang yang memanggil nama kita. Waduh, benar banget Pak. E kalau enggak salah seperti suara bapak-bapak villager deh. Waduh, betul bangeti. Gimana kalau sekarang? Langsung aja kita cek. W wah betul banget. Oke, di sini kita bakal coba acek, Guys. Kira-kira itu siapa? Wah, benar, Guys. Ternyata di sini ada Bapak-Bapak. Oh my God. Tumben banget, Guys. Bapak-bapak Villager kemari. Kira-kira ada apa, ya? Mari di sini kita langsung aja tanya. Wah, halo Bapak-bapak Villager. Kira-kira di sini kalian ngapain nyariin kita? Wah, very casiko, akhirnya kalian keluar juga. Ini gawat banget. Sepertinya kalian harus ke desa. Oh my God, ke desa. Aduh, emangnya ada apa nih? Kenapa di sini kalian seperti terlihat panik gitu? Aduh, betul banget. Kenapa kira-kira? Wah, ini intinya sangatlah gawat sekali. Ini gawat banget. Telah terjadi pembunuhan di desa dan kami tidak tahu siapa pelakunya. Oh my God, terjadi pembunuhan di desa. Aduh, Teman-teman. Sepertinya ini adalah kasus serius. Waduh, benar banget, Bapak. Kalau seperti itu kita harus menyelidiki. Takutnya di sini kita bisa terjadi sebagai korban juga nanti. Aduh, betul banget. Oh my God. Aneh sekali. Kenapa tiba-tiba ada kasus pembunuhan di desa? Aduh, aku juga bingung. Kira-kira itu siapa, ya? Ada Bapak Villager. Kira-kira udah berapa banyak korban yang sudah terbunuh? Wah, di sini korbannya sudah banyak sekali. Dan anehnya pembunuh itu melancarkan aksinya saat malam hari. Tadi malam aja sudah ada dua korban yang sudah dibunuh. Coba kamu lihat di desa. Di sini kita membutuhkan bantuan kamu, Ferry Kasri Chico. Cepat selidiki dan temukan pelakunya. Astaga teman-teman, ternyata korbannya sudah banyak dong. Sepertinya di sini kita harus bergegas, Guys. Kita ke desa untuk menyelidiki kira-kira siapa ya, Guys, ya, dalang di balik pembunuhan itu. Waduh, benar banget, Babe. Gimana? Langsung aja kita selidik sekarang ini. Wah, betul-betul. Ayo, Bapari, kita coba cek dulu. Oke, kita bakal langsung aja lihat, Guys. Kira-kira di mana ya? Di depan sini sepertinya, Bang Feri. Kita bakal coba cek. Wah, lihat ini, Guys. Ternyata benar di sini sudah ada dua korban. Oh my God. Lihat ini, Teman-teman. Oke. Oke, kita bakal lihat guys. Oke, jadi seperti itu. Wah, benar, Guys. Ini dia. Di sini ada dua korban. Waduh. Dan mereka di sini lihat ini. Ini seperti ditusuk, Bang Feri. Oh my God. Betul banget. Ini seperti ditusuk, Guys. Hmm. Teman-teman, gimana kalau sekarang kita coba selidiki lebih lanjut? Gimana kalau sekarang di sini kita menjadi detektif, Guys? Kita bakal coba selidiki siapa kira-kira dalang di balik pembunuhan ini dan mengapa orang itu tega membunuh para warga. Nah, benar banget. Kita bakal menyelidiki semua di sini kejadian-kejadian pembunuhan ini. Nah, betul banget. Gimana kalau sekarang langsung aja kita ganti kostum Bang Perry? Kita menjadi detektif hebat. Nah, betul banget teman-teman. Oke, let’s go. Di sini kita bakal langsung aja ganti kostum dulu, Guys. Oke, ini dia Pak Feri. Sekarang kita sudah menjadi detektif sungguhan. Nah, benar banget tuh, Bang Feri. Kita ud pakai kostumnya juga nih. Oke, di sini kita sudah pakai kostum detektif, Guys. Langsung aja kita selidiki, Guys. Oke, di sini kenry sudah memasang ini ya, Guys, ya. Ini adalah garis pembatas gitu, Teman-teman. Biar enggak ada orang yang mendekati sini. Oke, Ciko. Cepat kamu coba ini identifikasi dulu. Aduh, bentarbentar aku yang di sini dulu, Paki. Hm. Setelah aku cek-cek ini. Oh, benar. Ini adalah korban pembunuhan bukan korban kecelakaan. Oh, jadi gitu ya. Ah, berarti benar guys, ini adalah korban pembunuhan teman-teman. Gawat sekali. Oke, coba cek yang ini juga. Hmm, ini juga sepertinya sama. Bang Feri ini korban pembunuhan juga. Astaga, ini sangatlah sadis sekali. Waduh, benar banget. Ini sadis benar, Bang Ferik. Dan ini benar-benar parah sekali. Betul banget. Sepertinya kita harus mengubur jasad ini, Teman-teman. Gimana kalau kita coba angkat aja? Kita kuburkan sekarang. Benar banget. Oke, kita angkat, Guys. Kita bakal kuburkan sekarang, ya, Guys, ya. Oke, ini dia, Teman-teman. Sepertinya di sini kita sudah makamkan, ya, Guys, ya. Aku turut berdukacita. Kita bakal kasih bunga, Guys, di sini. Astaga, betul banget, ya. Pak Fik di sini kuburannya semakin penuh gara-gara banyak aksi pembunuhan itu. Waduh, betul banget. Benar banget, Bapak. makin penuh aja di sini. Waduh, Teman-teman. Sepertinya di sini kita harus segera selidiki, Guys. Gimana kalau sekarang kita coba pasang CCTV aja dan nanti malam kita akan coba tinggal di desa, Guys, untuk mengecek kira-kira apakah pembunuh itu nanti malam bakal kembali lagi ke desa atau tidak. Nah, benar banget tuh, Babe. Gimana? Sengaja kita pasang CCTV di sini. Wah, betul-betul. E, tapi di mana CCTV-nya? Aduh, tenang aja, Teman-teman. Di sini aku sudah bawa. Oke, ini dia guys. Aku bakal kasih ini punya Chiko. Oke, ini punya Kezri. Nah, itu dia. Oh, baiklah kalau begitu. Ayo, Bapak kita kasih yang banyak. Wah, betul banget. Let’s go, Guys. Kita bakal langsung aja pasang CCTV ini di sudut-sudut desa ini ya, Guys, ya. Untuk memantau nanti, Guys. Jadi, kita bakal ambil dulu di sini. Aku juga udah punya tabletnya, Guys, untuk ngecek CCTV-nya nanti. Ayo, Teman-teman, kita pasang. Aku sepertinya bakal pasang di sini, Guys. Di pohon-pohon ini. Kita pasang di sini, Guys. Ini CCTV 1. Oke, sudah. Kita bakal pasang lagi di sini, Guys, ya. Yang enggak kelihatan nih. Oke, ini CCTV 2. Ayo, Teman-teman, pasang yang banyak. Nah, sudah. Gimana, Teman-teman? Kalian sudah masang banyak apa belu? Wah, udah. Udah nih, Bang Feri. Oke, Chiko sampai ke atas sana, Guys. Ini kita sudah sebarkan CTV-nya dan sangatlah banyak banget ya, Guys, ya. Berarti di sini kita tunggu sampai malam hari aja, Teman-teman. Gimana kalau sekarang kita menginap di tempat villager aja? Gimana kalau kita menginap di sini? Oh, boleh. Wah, banyak banget, Pak Fi. Oke, jadi di sini kita bakal menginap ya, Guys, ya. Dan kita coba selidiki nanti malam, Guys. Kira-kira siapa pelakunya di sini? Kita harus menemukan pelaku itu, Guys. Agar tidak banyak lagi warga yang terbunuh nantinya. Aduh, betul-betul ini sangatlah sadis banget, Bang Feri. Ah, betul banget. Benar banget. Aku di sini sampai merinding. Betul-betul, di sini aku juga merinding. Oke, gimana kalau sekarang? Langsung aja kita beristirahat dulu, Guys. Sampai menunggu malam tiba. Woh, let’s go. Let’s go. Kita istirahat di sini. Aku juga ngantuk banget mau tidur. Oke, aku mau tidur dulu, Bang Feri. Oke. Oke, aku mau tidur di atas aja di sini. Aduh, kalau gitu ini tempatku aja, Pak. Aku mau tidur sini. Aduh, kalau begitu cepat kalian tidur di sini. Aku berjaga dulu. Oke, kita bakal tunggu sampai malam hari, Guys. Dan nanti malam hari aku bakal langsung aja lihat, Teman-teman. Kira-kira siapa pelakunya? [Musik] Oke, Teman-teman lihat ini. Sepertinya di sini sudah malam. Uh, benar banget di sini udah malam, Pak Feri. Gimana kalau sekarang? Langsung aja kita cek keadaan sekitar. Ah, betul banget. Di sini kita coba cek, Guys, keadaan sekitar. Sepertinya dari tadi di sini belum ada tanda-tanda yang keluar, Guys. Masih belum ada nih. Benar banget, Bapakik. Ini seperti belum terlihat apa-apa di sini. Gimana kalau kita coba cek-cek dulu? Oke. Oke. Di sini kita akan coba cek-cek dulu ya, Guys, ya. Hmm. Oke, masih aman, Teman-teman. Tidak ada tanda-tanda munculnya pembunuh itu, Teman-teman. Kita bakal cek di sini juga enggak ada, Guys. Waduh, Teman-teman. Sepertinya masih aman ini. Bap ini gawat benar. Oh my God, kenapa, Kesri? Waduh, sepertinya di sini aduh beritku sakit bener ini. Aku mau berak dulu. Astaga, Kri mau berak dong. Ya udah kalau begitu jangan lama-lama tapi. Waduh. Iya, Paki. Tenang aja, enggak bakal lama ini. Nah, itulah dia efek memakan makananku yang banyak tadi. Aduh, betul banget. Sepertinya Kri kebanyakan makan, Guys. Oke, gimana kalau sekarang kita coba masuk rumah dulu aja, Ciko. Aduh. Okelah kalau begitu kita masuk dulu. Oke, ini dia, Guys. Kita akan coba cek CCTV aja kalau begitu, Guys. Oke, kita bakal cek dulu ya, Guys, ya. Apakah di sini sudah ada tanda-tanda atau belum? Kita bakal cek dulu, Guys, CCTV yang Oke, kita cek CCTV-nya Kri dulu, Teman-teman, di sini. Nah, oke. Ini dia. Oke, jadi seperti ini, Guys. Kayaknya di sini kita coba cek-cek enggak ada apa-apa, Guys. Kita akan coba cek lagi di sini, Teman-teman. Oke, kita bakal cek CTV yang aku pasang ini, Guys. Oke, sepertinya di sini juga tidak ada tanda-tanda apa-apa, Teman-teman. Sepertinya ini masih aman. Astaga, betul banget. Ini masih aman, Bang Feri. Oke. Oke, kalau begitu kita bakal tunggu saja, Teman-teman. Di sini kita bakal begadang, Guys, untuk menunggu pembunuh itu datang lagi, Guys. Sepertinya pembunuh itu bakal datang lagi malam ini. Astaga, betul banget. Tapi entah kenapa ini lama sekali, ya, Bang Feri. Aduh, betul banget. Entah kenapa ini sangatlah lama sekali. Oh, tidak. Tolong aku. E, bentar, bentar, bentar. Siko, kamu dengar sesuatu enggak? Ah, gak dengar Feri, seperti ada orang yang meminta tolong. Kita langsung aja cek. Wah, betul banget. Tadi itu suaranya ada di atas itu, Chiko. Oke. Oke, kita bakal langsung aja lihat, Guys. Oke, kita bakal cek, Teman-teman. Apa-apaan itu? Apakah pembunuhnya sudah datang, Guys? Oke. Oke, kita bakal cek, Guys. Oke, sepertinya rumah di atas ini tadi suaranya. Astaga, betul banget. Ayo, let’s go. Let’s go. Oke. Oke, kita bakal langsung aja cek, Guys, ke atas. Oke. Oke. Sepertinya di sini sih, Guys, tadi kita bakal langsung aja lihat, Teman-teman. A a lihat itu. Waduh, Bakik ada yang meninggoy. Astaga, Pak Erik. Sepertinya di sini kita telat. Astaga, betul banget, Teman-teman. Sepertinya di sini kita telat, Guys. Lihat di sini udah ada villager yang meninggoi lagi. Sepertinya dia barusan dibunuh itu. Astaga, betul banget. Tapi kira-kira siapa membunuhnya di sini? Astaga, aku juga tidak tahu kira-kira siapa di sini pembunuhnya? Woi, Bang Feri Chiko, kalian ngapain di sini? Aduh, Kak serigawat banget. Lihat pembunuhnya sepertinya sudah muncul. Itu ada korbannya lagi. Waduh, benar banget. Astaga. Ini mengerikan sekali. Astaga. Betul banget kita telat di sini. Aduh, betul banget, Teman-teman. Kita telat. Aduh, gimana ya ini? Di sini kita tidak tahu, Guys. Kira-kira siapa pembunuhnya? Eh, bentar, bentar, bentar. Teman-teman, kalian tadi ada nyebarin CCTV di sini enggak? Hm, kayaknya enggak ada deh, Bapak di daerah sini. Mana mungkin di sini ada CCTV. Waduh, ada. Aku yang nyebarin. Lihat itu di pohon. W betul banget ini ada kesri kata kamu enggak ada. Jelas-jelas ada ini. Aduh gimana lagi? Kan aku nyebarinnya di bawah Bang Peri. Oh my God. Ya udah kalau begitu gimana kalau sekarang? Langsung aja kita cek guys. Oke. Oke. Gimana kalau sekarang kita ke bawah dulu, Teman-teman? Kita bakal langsung aja cek guys. Oke. Oke. Kita bakal turun dulu guys. Oke teman-teman. Gimana kalau sekarang? Langsung aja kita cek. Oke. Oke. Kita bakal cek guys TV guys. Kira-kira siapa pembunuhnya ya? Oke kita bakal cek guys. Itu kalau gak salah tadi kamera yang terakhir teman-teman. Kamera lima ya. Nah, ini dia benar guys yang terakhir. Let’s go. Langsung aja kita cek guys kira-kira siapa pembunuhnya. Oke ini dia kita bakal putar ulang guys. Ini adalah rekaman CCTV 1 jam yang lalu, ya teman-teman. Kita bakal coba lihat dulu dan kita amati, Guys. Kira-kira siapa di sini pembunuhnya? Kita harus mengetahuinya, Guys. Aduh, mana nih? Baperik belum muncul. Ah, belum belum. Sepertinya beberapa menit lagi bakal muncul dia. Oke, ini dia, Guys. Sepertinya bentar lagi ini tanda-tandanya udah keluar. Uh, Bapak Paring lihat itu hitam-hitam. Astaga, betul banget. Oh my God. Sepertinya dia bakal langsung masuk itu, Guys, ke rumah. Dia ngecek-ngecek sekitar dulu. Oh, rasakan ini. Oh, bentarbentar. Kamu siapa di sini? Wah, tolong. Akhirnya aku berhasil saja aku kabur sebelum ketahuan. Astaga itu dia, Guys. Ternyata membunuhnya. Aduh, betul banget, Pak Erik. Lihat dia kabur di sana. Waduh, itu mengerikan benar. Dia seperti sosok hitam di situ. Astaga, betul banget, Kesri. Dia itu memakai kostum warna hitam. Maka dari itu kita tidak tahu kira-kira siapa dia. Aduh, B. Sepertinya di sini aku mau pinjam tabletnya dulu. Aku ingin mengecek lebih lanjut siapa dia sebenarnya di sini. Oke, oke, cepat kamu cek Kesri. Oh my God, menyeramkan banget Pak Beri. Bisa-bisanya dia lolos dari kita. Aduh, betul banget guys. Ini sangatlah aneh sekali. Hmm, benar juga, Bapak. Di sini aku tidak bisa mengetahuinya dia siapa di sini karena dia di sini menggunakan kostum hitam ini. Waduh, betul banget. Oh my God. Kalau begitu Kri cepat kamu langsung aja kasih garis papan peringatan di sini. Aduh benar juga biar tidak ada warga desa yang masuk. Nah betul banget. Oke oke cepat kamu langsung aja kasih garis beban peringatan di sini ya. Nah oke sudah. Dan sepertinya di sini kita langsung aja pulang Kesri. Kita langsung aja lapor polisi besok biar langsung aja ditangani dan ditangkap, Guys, pelakunya. Soalnya di sini kita tidak bisa menangkapnya. Betul banget, Pak Meri. Waduh, aku di sini juga udah ngantuk. Aduh, betul. Gimana kalau sekarang? Langsung aja kita pulang. Nah, betul banget, Teman-teman. Let’s go. Langsung saja di sini kita pulang, Guys. Aneh sekali, Guys. Di sini kita belum menemukan ya, Guys, ya. Siapa kira-kira pelaku pembunuhan itu? Ya, kalau begitu kita lanjut aja besok. Kita bakal langsung aja lapor polisi, Guys. Biar polisi aja yang menangani. Soalnya polisi itu kan hebat. Pasti dia bisa cepat dan tanggap dalam menangkap kasus pembunuhan ini. Benar banget tuh. Okelah kalau begitu teman-teman aku pulang dulu ya. Kita lanjut besok lagi. Wah. Oke. Oke. Nah. Bye byi. Sampai jumpa besok. Aduh. Iya. Bye. Bye teman-teman. Hmm. Tapi guys tadi itu ada yang junggal teman-teman. Kenapa pembunuhnya itu memakai kostum warna hitam? Itu sangatlah aneh sekali. Dan aku juga belum ngecek sih, Guys, CCTV yang lainnya. Seharusnya aku bisa lihat, Guys. Dia itu munculnya dari mana dan dia kaburnya itu ke mana. E, bentar, bentar, bentar. Astaga, Teman-teman. Sepertinya di sini aku kelupaan sesuatu. Tablet aku. Tablet aku kan di sini masih dibawa oleh Kezri. Astaga. Oke, kalau begitu sekarang langsung aja di sini aku ke tempat Kri, Guys, untuk mengambil tablet aku kembali. Oke. Oke. Sekalian nanti aku mau coba cek-cek dulu, Guys. Siapa tahu di situ aku bisa menemukan petunjuk. Oke, langsung aja kita ke tempat Kri ya, Guys ya. Semoga saja di sini Kri belum tidur. Oke, ini dia, Guys. Langsung aja kita panggil Kezri. Bentar, bentar, bentar. Wah, lihat ini, Teman-teman. Kenapa di sini ada bercak-bercak darah? E, apa maksudnya ini? Oh my God. Ketri, Kri bukain pintu. Kri, Kri di sini aku ingin mengambil tablet aku yang kamu bawa. Hah? Bentar, bentar, bentar. Kenapa di sini Kri tidak menjawab? Apa maksudnya ini dengan ada bercakah? Apakah di sini Kri menjadi korban pembunuhan, Guys? Let’s go, kita langsung aja masuk. Kri, kamu di mana, Kri? Astaga, Teman-teman. Di sini Kesri tidak ada. E, e gimana kalau kita langsung aja kita ke tempat Chiko, Teman-teman? Wah, kita ke tempat Chiko, Guys. Aku harus melapor ini kepada Chiko. Oke, kita langsung aja ke tempat Chiko. Chiko, Chiko, cepat bukain pintu, Chiko. [Musik] Oh my God. Sepertinya di sini Chiko sudah tidur, Guys. Gimana kalau sekarang? Langsung aja kita masuk. Oke, langsung aja kita buka. Oh, untung aja di sini pintunya enggak dikunci, Teman-teman. Oke, let’s go. Langsung aja kita naik, Guys. Oke, bentar, bentar, bentar. Astaga, apa ini? [Musik] Sepertinya aku bisa membunuh orang ini. Rasakan ini. Oh my God, Teman-teman. Itu kan orang yang di CCTV tadi yang membunuh villager. Aduh, ini kuat banget. Chiko bangun. Chiko bangun. Bentar, bentar, bentar. Aduh, kenapa? Apa itu hitam-hitam? Waduh, itu adalah pembunuh tadi. Oh my God. Apa-apaan kamu? Hah? Ferit, aku akan membunuh kalian berdua. Sini kalian, Pak, kita harus kabur, Ciko. Wah, betul banget. Kabur, kabur. Oh my God. Ah, kamu siapa? Kenapa kamu membunuh semua orang di sini? Kamu tidak perlu tahu aku siapa karena sebentar lagi kamu bakal meninggoi di tanganku. Oh my God. Itu menyeramkan banget. Astaga. Betul banget guys. Seram banget. Kira-kira dia siapa, Teman-teman? Aneh sekali. Soalnya dia memakai baju warna hitam. Hmm. Di sini kalian ingin tahu aku siapa? Wah, iya betul banget. Siapa? Cepat tunjukkan wujud aslimu. Wah, baiklah kalau begitu. Ini dia wujud asliku. Wah. Wah, lihat itu. Apa ini? Aduh, Bapak seram banget. Ternyata itu adalah Kri. Astaga, betul banget. Tutup, tutup, tutup. Oh my God. Apa-apaan itu Bapak? Berarti selama ini Kri itu adalah pengkhianat. Dia adalah pembunuh yang sesungguhnya. Aduh, betul banget. Lihat itu guys. Menyeramkan sekali. Oh. My God, Kri. Kenapa Ka jadi seperti ini? Wah, siap sekali. Aku gagal membunuh kalian berdua. Cepat keluar. Oh my God, menyeramkan banget, Guys. Kenapa tiba-tiba kesri berubah menjadi monster menyeramkan seperti itu? Oh my God, betul banget, Bapak Erik. E, apakah kita harus lawan? Aduh, sepertinya kita gak bisa melawan soalnya dia itu sangatlah lincah dan cepat sekali. Aduh, gimana tadi, Guys? Apakah dia udah kabur, Guys? Kita bakal langsung aja coba lihat. Oh, itu dia, Guys. Dia itu sangat dicak, Guys, dan cepat. Dan dia itu sangatlah sakit banget, Guys, kalau menyerang kita. Sepertinya kalau kita serang, kita bakal kalah, Chiko. Dan kita berakhir seperti villager yang sudah dibunuh. Oh my God. Betul banget. Terus gimana nih, Bapak? Sepertinya kita bakal terpojong di sini dan kita bakal dibunuh. Oh my God. Betul banget, Guys. Lihat itu, Guys. Astaga, menyeramkan sekali. Aduh. Oke. Oke. Untung aja ini adalah tempat yang paling aman, Guys. Selama ini dia gak bisa masuk. Astaga, betul banget. Oke, kita berlindung di sini aja. Wah, betul banget. Lihat itu, Guys. Wah, dia ingin masuk ke jendela. Gawat sekali. Wah, lihat itu. Apa-apaan? Cendelanya bisa pecah. Astaga, betul banget. Dia bisa memecahkan jendela. Oh my god. Oh my god. Kamu jangan ke sini. Wah, dia masuk, Guys. Kita harus kabur. Aduh, bantari. Oh my god. Apaan itu? Kita harus masuk ke sini, Chiko. Aduh, menyeramkan sekali. Sepertinya ini adalah akhir hidup kita, Pak Feri. Oh my God. Betul banget, Guys. Apa-apaan ini? Wah, Guys, di sini kalian harus kasih dukungan like dan juga subscribe agar di sini kita aman, Guys. Agar kita tidak dibunuh oleh monster casri itu, Teman-teman. Waduh, betul banget, Guys. Buruan kalian klik tombol like dan juga subscribe sekarang juga ya, Guys, ya. Yang banyak. Waduh, lihat ini. Bapari sepertnya kacau dipecahkan. Oh my god, betul banget. Dia lari ke mana itu? Waduh, Bapak Eric Chico. Kalian aman enggak di situ? E bentar bentar bentar. Astaga dia siapa? Oh my God. Sepertinya dia kesri. Eh, lalu yang jadi monster itu siapa? Aduh, kalian jangan percaya sama monster itu. Itu Kri KW bang Feri atau Kri palsu. Oh my God. Ini Kri palsu kah? Oh my God. Eh, aku jadi bingung, Bang Fik. Mana yang asli dan yang palsu. Wah, sepertinya yang palsu adalah yang jadi monster ini. Wah, cepat keluar kalian. Aku ingin membunuhmu. Aduh, gawat benar. Gimana kalau sekarang? Langsung aja kita keluar, Chiko. Betul. Aduh, cepat-cepat bawa ke sini biar aku tembak dia. Wuh, cepat-cepat Kri kamu tembak. Lihat dia ada di belakang. Ayo, Kasri tembakt. Oke, ini dia guys. Kita bakal lihat kamu, K peniru. Oke. Oke, kita lihat guys. Sepertinya kesri ingin membantai monster ini, Teman-teman. Lihat dia sama banget kayak Kri. Cepat kalahkan. Wow, rasakan itu. Sepertinya sudah berhasil, Guys. Kesri sudah mengalahkan monster Kesri di sini. Waduh, betul banget. Akhirnya kita selamat. Waduh, hampir aja kalian dimangsa oleh Kry palsu di situ. Oh my God, di sini aku bingung banget. Eh, kenapa di sini ada kastri palsu? Walh. Jadi gini, Bapik. Waktu itu aku ingin membuat video bersama kalian, cuma di situ ada sosok hitam dan aku ditangkap sosok hitam itu. Oh my God. Jadi gitu ya. Nah, benar banget Bang Veng dan aku disokap. Oh my God. Jadi seperti itu guys ceritanya. Jadi ceritanya itu dia sedang ingin membuat video, guys, bersama kita kemarin. Tapi kemarin yang membuat video sama kita itu bukan kesri asli, melainkan itu adalah kesri palsu sang pembunuh, Guys. Waduh, jadi ceritanya aku lagi bersemangat membuat video Bang dan tiba-tiba aku didatangi oleh makhluk hitam dan aku tiba-tiba diculik. Wah, tolong. Oh my God. Jadi gitu ya, Kri ceritanya. Astaga. Tadi sebelumnya aku sudah mengira bahwa kamu itu adalah dalang pembunuhan villager. Ternyata bukan, Guys. Ternyata orang itu, Guys. Orangnya hitam tadi. Dia ternyata menyemar menjadi kesri, Guys. Berarti tadi selama ini kita bersama kesri palsu. Waduh, berarti di sini aku banyak kelewatan momen apa di sini, Bang Feri. Waduh, banyak banget KRI. Astaga, betul banget. Tadi kita sudah membuat video vlog banget. Astaga, aku belum ikut di sini. Gokil. Yaudah nanti kita buat lagi. Tapi sekarang kita harus ke tempat polisi dulu. Kita harus lapor biar ditangani lebih lanjut biar ini kasusnya tuntas. Wah, betul banget. Ya udah kalau begitu bakapikku langsung aja kita ke tempat Pak polisi. Nah, betul banget. Oke, kita bakal lapor dulu, Guys, ke Pak Polisi untuk lapor, Guys. Agar ditangani lebih cepat. Betul banget, Hai Fi. Dan oke, Guys. Jadi, itu dia untuk video kali ini. Terima kasih buat kalian yang sudah nonton sampai akhir ya, Guys, ya. Oh ya, guys, jangan lupa klik tombol like dan juga subscribe dan nantikan video kita selanjutnya, video yang sangat seru pastinya. Oke, see you next video, guys. Bye bye semuanya.

GA NYANGKA!! KEZRI DIAM-DIAM JADI PEMBUNUH DI MINECRAFT!!

Bantu Ferix dengan cara Subscribe dan Like
https://www.youtube.com/channel/UC0h-iwNnnnUr6PxrkmPtqmA

#Ferix #minecraft #minecraftindonesia

IKUTI JUGA :
▶IG : https://www.instagram.com/fearless_frx?igsh=Y3VsNGx5bnZuZ3Bn
▶Tiktok : https://www.tiktok.com/@ferixxmc?_t=8lK2JkzwgMK&_r=1
▶Email : ferixxmc@gmail.com