NGAKAK! FARHAT ABBAS BONGKAR PEMERASAN BEATHOR ROY PANCI LANGSUNG PANIK!

Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Teman-teman. Dari kasus ijazah Pak Jokowi atau penuduhan ijazah palsu Pak Jokowi oleh pihak-pihak seperti Roy Suryo, Dr. Tipa, Rizal Pandila, Ahmad Kazudin atau si Ahmad Tompel ini semakin semakin memanas, Teman-teman. Di mana si Ahmad Tompel ini kok kerjaannya katanya pengacara, tapi kok kerjaannya ngamuk-ngamuk terus, Teman-teman. Di acara debat ngamuk, dia punya klien ngamuk-ngamuk. Dan yang enggak kalah menarik dan yang enggak kalah serunya di mana Roy Suryo berdebat dengan Parat Abas. Di mana si Roy Suryo kok kicep, Teman-teman? Dia diam bahasa ketika Parad Abbas mengeluarkan statement-statement kepada Rosulio, Teman-teman. Dan ini yang paling gongnya, Teman-teman. Parad Abbas membuka semua tentang panci ini yang katanya dia mau karena ada R juta, dia mau karena ada iming-imingan triliunan rupiah lah ini itu. Dan ada juga asumsi-asumsi sesat dari si tipa ini, Teman-teman. Katanya dokter tapi hobinya ngurusin politik Indonesia. Katanya dokter tapi hidupnya ngurusin pemerintahan Indonesia. katanya dokter, tapi hidupnya ngurusin ijazah Pak Jokowi kan enggak nyambung ya. Dokter kok ngurusin ijazah kan gimana ini kalau guru sih ya masih masuklah ya. Ini kan dokter harus ini dia enggak punya pasien apa gimana teman-teman? Oke tanpa berlama-lama langsung saja kita ke cuplikannya. Siapkan mental kalian untuk menonton cuplikan yang saya akan tontonkan. Wasalamualaikum lah wala kita mulai. Ini yang enggak benar. Ini yang dituntut oleh Pak Jokowi. Apa salah saya? Nah, ini me-mek apa sulitnya menunjukkan ijazahnya? Bukan hak Anda, bukan juga hak saya untuk tidak tahu urusan itu. Bukan versi Anda. Enggak ada urusan juga. Kalau dia memang negarawan, berarti terbukti bukan negarawan. Dan sikap tidak negarawan itulah yang mendonggrade dirinya sendiri. Jangan salahkan rakyat yang punya hak. Jangan mengalahkan rakyat kalau itu berasal dari sikap politik saudara Joko Widodo. Yang namanya ijazah itu palu atau tidak, asli apa tidak? Yang namanya ijazah itu ya di tangan pemiliknya. Karena itu ada kajian yang kemudian menyimpulkan yang dipegang itu bermasalah. Kalau tidak mau dituduh ijazah itu bermasalah dipegang. Tunjukkan bandingkan, teliti silakan sampai ke apa ke pramuka. Ini kan aneh ini ya kerjaannya ngamuk-ngamuk terus teman-teman. Itu hak Pak Jokowi mau menunjukkan atau tidak. Tompel urusan Anda apa? Ngurusin ijazah Pak Jokowi. Hah? Apa urusan Anda cuma ngurusin ijazah Pak Jokowi? Anda kalau ada dendam sakit hati sama Pak Jokowi, balas dengan cara yang elit lah. Dengan cara yang sedikit elit lah. Ini malah ngurusin ijazah Pak Jokowi. Nanti nyesal sendiri tompel. Nanti nyesal sendiri yang ada. Udah masuk hotel aja pada nangis bombai lu. Hah? Masih memperolok-olok segala macam. Menghina. Dia enggak memikirkan bahwa Pak Joko itu adalah presiden 10 tahun. Pak Joko itu adalah ayah dari wakil presiden. Nah, terus legal standing-nya sebagai apa? UGM aja mengatakan bahwa itu asli, enggak ada masalah. Nah, terus tadi kalau teman-teman mengatakan ini kritik enggak bisa. Karena kalau di dalam lembaga kepresidenan ya yang kita alami waktu Zainal Marif menghina Pak SBY ya yang terjadi itu sadar itu Zainal Marif sehingga dia langsung minta maaf walaupun proses dituntut percobaan gitu. Nah, saya sih sebenarnya dari awal itu saya ping waduh saya ini kalau ribut dengan Mas Roy Suryo semua nih udah lewat masa-masa saya ribut gitu. Kita ingin menjadi negarawan ketika berdebat ini enggak perlu saling teriak-teriak, ngamuk-ngamuk, saling tunjuk-tunjuk gitu. Kita berbicara tentang Mas ini adalah lembaga kepresidenan ya namanya silakan ini persoalan misalnya antara Pak Jokowi ijazah dan hukum silakan sudah selesai. Ah nanti Mas Suryo juga enggak perlu parat Abbas maki-maki, ribut-ribut nanti akan berpersoalan dengan hukum gitu. Malah contoh nih Pak Profesor Paiman ya Parad sebenarnya enggak mauelaporin ni mereka semua. Yang dilaporin siapa sih ya? termasuk Mas Suryo. Oke. Kemudian ee Bitor. Tapi Bor dan mereka datang ke tempat saya minta maaf, minta uang dikasih mintanya R juta nih. Bukan Mas Surio yang kan beda laporannya. Siapa Bitor? Betor minta R juta. Minta R juta dikasih R juta. Ini ini valid ini. Iya. Itu kan laporan polisi kita. Oke. Nah, katanya minta sumbangan buat acara. Ya memang tapi ada ancaman kalau enggak ngasih akan diviralkan. Minta ke Prof. Paiman. Ya, saya hanya menggambarkan bahwa Prof. Paiman itu enggak mau ngelaporin namanya Bitor itu, tapi karena kelewatan gitu. Bahkan mengatakan bahwa Pak Baiman adalah orang yang membuat ijazah, mencetak di pasar pramuka gitu. Ijazahnya palsu. 1000% yakin. Makanya dengan berat hati. Jadi yang trans bukti transfer yang ber dari media sosial itu benar. Ya itu uang dari Profesor Paiman. Kalau enggak ngapain dia enggak kenal si Biton mau ngasih uang sebenarnya R juta, Rp15 juta? Rp juta gara-gara kurang R juta. Makanya dia ributin. I gara-gara kurang ya. Ini betul. Gara-gara kurang R juta dia ributin di Lihat ekspresinya si Broy. Lihat ekspresinya si Paji. Teman-teman ketika Parhad Abbas membahas si Bitor meminta uang R juta tapi dikasihnya Rp15 juta. Ekspresinya langsung mingkem. Hm. Malu dia. Yakin. Dia langsung panik, Teman-teman. Ketika Paradat Abbas membuka bukti kalau Ber itu memeras Paiman Rarjo minta R juta dikasih R juta, dia malah apa namanya? Eh, apa namanya? Yah, gitulah. Pokoknya dia akan memviralkan katanya kalau misalkan tidak ditambahin R juta lagi. Lihat ekspresi Panji langsung panik teman-teman. Tidak ada niat kriminalisasi daripada Pak Profesor yang adalah mantan wakil menteri desa termasuk Mas Suryo. Oke. Oke. Nah, tapi menurut saya ya, makanya saya sedikit kaji ya kalau bicara tentang kewenangan daripada presiden itu jangankan hanya bikin ijazah palsu atau apa, ini kan enggak betul. Oke. Nyatakan perang pun bisa membantu sumbangan segala macam. Dia punya progatif yang punya keistimewaan. Dia enggak bisa dituntut seorang presiden. Nah, kalau sudah presiden punya kewibawaan dan kehormatan seperti itu, apalagi sudah ada SP3 ini buat sadari contoh nih aku kasih contoh satu nih buat Mas semak Ahmad Dani anaknya nabrak mati tujuh. Tujuh orang mati. Para tabas hanya bilang ayah bodoh. Kalimat tuh ayah bodoh gitu. Kalau mau dipikir di luar negeri hakim mukul konyol 20 tahun anak bapaknya karena anaknya dikasih kunci tahun. Iya. sebelum 19 tahun saya dihukum ya walaupun dihukumnya enggak dipenjara ya tapi dianggap bersalah karena kalimat bodoh. Nah, sekarang bagaimana kalian-kalian misalnya Pak Pry adalah mantan menteri dari partai yang sekarang ini mendukung Pak Jokowi gitu apa enggak bisa sedikit saya sudah bukan orang partai. Iya walaupun tapi setidaknya kan kualitas Bapak sebagai seorang doktor kalau bagi saya Pak Ro ini profesor. Tapi S yang berpikirlah Mas. Mas juga e dulu saya enggak mau ribut lagi sama Mas R. Kenapa? Karena saya pikir udah masa lalulah ribut-ributnya. Kita kan pengin jadi ya. Makanya saya malam ini saya bilang mudah-mudahan lidah saya ini enggak ee terselip atau menghina atau merugikan orang. Karena ini persoalan bukan antara Pak Jokowi dengan mereka, tapi antara mereka lagi dengan hukum. Kira-kira begitu antara Mas Ro Surdo dengan hukum, Bung Apa Dr. Tifa, Bung Rismo dengan hukum. Dengan hukum. Bahkan kami juga menggugat perdata Pak Paiman memberi kuasa. Nah, kita minta agar mereka dinyatakan berbuat. Tapi sebentar tadi ee apa yang kemudian disampaikan oleh Bung Taufik enggak bisa kemudian itu dilakukan proses hukum karena tidak ada pembanding secara judisial. Ini kan katanya karena terpengaruh dengan kalimat dari Pak Rio Suryo bahwa bukti yang diajakan ada buktinya fotokopian. Kan sudah dijelaskan sama kawan kita bahwa ketika orang membuat laporan polisi walaupun dia bawa aslinya itu yang disakas itu yang kopiannya. Nanti pada saat sudah penyidikan baru ditanya mana aslinya. Boleh saya itu pun tidak. Sebentar Pak. Nah, jadi kan sebenarnya apa yang saya lihat dari orang-orang ini mulai Egi Sujana, Bang Rus semua adalah upaya untuk memperolok-olok mempermalukan he Pak Jokowi mungkin karena dendam politik. Betul. Jadi karena mungkin berbeda itu tujuan utama yang Iya. Karena caranya itu orang harusnya membuktikan dulu diam-diam aja nanti kalau sudah terbukti baru hajar. Kalau ini buktinya juga enggak mau ditanya aslinya. Pak Jokowi juga aslinya kan kayak main-main. Sehingga ketika ditanyakan saya dapat bocoran nih dari 50 saksi ahli apa juga yang Bapak sampaikan juga bukan perbandingan asli. Enggak ada kaitan dengan ini. Sehingga Bapak ketika ditanya oleh polisi di penyidikan enggak bisa jawab. Baik Rismon segala enggak bisa jawab sehingga unsur ee memberi pencemaran nama baik, menyebarkan berita dan menghasut itu terbukti. Sehingga status ini oleh para ahli maupun saksi lainnya dinaikkan menjadi penyidikan. Artinya enggak lama lagi mereka ini akan menjadi tersangka. Oke. Dan dapat dipastikan bahwa mereka akan dihukum kalau enggak minta maaf. Kan kira-kira seperti itu. Nah, makanya saya harapkan mudah-mudahan setelah acara ini saya menyarankan ke teman-teman kita untuk Indonesia lebih baik lagi minta maaf aja ke ya ke Pak Presiden. Pak Jokowi ke anaknya orang ijazahnya palsu kok suruh minta maaf. Enggak bisa. Kalau kalian enggak maaf masalah. Tapi yang terjadi ya Pak Paiman ini, ini sudah siap nih. Kenapa? Karena Pak Paiman itu doktornya asli, profesornya asli. Dihina dibilang enggak benar, datang ke UNPAT ngejek-ngejek. Coba bayangkan sudah terima duit lagi. Bukan Mas Suryo ya, tapi sih itu maka saya udah minta maaf aja. Mumpung orangnya itu bilang, “Kalau saya enggak dipermalukan saya maafin.” Jadi bukan mengkriminalisasi orang-orang pintar ini, tapi adalah orang-orang pintar ini, orang-orang besar ini mengecilkan mengecilkan. Presiden Prabowo selama 10 bulan ini saya perhatikan itu betul-betul menggunakan ilmu paradoksnya beliau. Ilmu paradoks. Ilmu paradoksnya beliau. Dan beliau mengatakan di awal bahwa Joko Widodo itu mentor saya. Dalam hal apa? Dalam hal sain kanan belok kiri. Ya, kalau saya Jokowi Wiidodo itu mentor saya. Saya mau mengikuti beliau. Apa yang diikuti? Sen kanan belok kiri. Paradoks dalam bahasa ee Presiden Prabowo itu paradoks. Jadi ketika ketika Prabowo mengatakan masalah ijazah itu tidak penting, maka pemaknaannya adalah justru menurut Prabowo ini masalah penting. Penting. Buktinya ketika beliau mengatakan ijazah itu enggak penting. Iya. Ibu Megawati ekoing H Bu ya kalau enggak punya ijazah apalah itu ya beliau. Kemudian ee salah satu wakil ketua Golkar waktu itu kalau enggak Idris Pak Idris apa Idris apa itu juga bilang begitu dan echoing kan di antara pejabat tuh echoing bahkan sampai kemudian jadi mantan pejabat mantan menteri Pak Mahfud MD itu kan echoing tektoknya bagus gitu. Iya. He. Contoh misalnya hidup Jokowi, hidup Jokowi, hidup Jokowi, besok korupsi Pertamina dibongkar kan begitu. Jadi harus perhatikan itu. Presiden Prabowo mengatakan ini penting sekali ya dalam neurosin behavior ini penting. Beliau mengatakan tek Jokowi adalah mentor saya. Mentor dalam hal apa nih? Kan kita mesti lihat oh dalam hal paradoks. Tadinya saya membayangkan tepatnya menafsirkan ketika seorang Prabowo sampai tanda petik cawe-cawe mengatakan ijazah tidak penting. He itu laksana aba-aba untuk otoritas penegakan hukum untuk memastikan bahwa posisi Jokowi harus berada di atas angin. Tidak. ini kalau sampai kemudian katakanlah penyelidikan menjadi penyelidikan dalam hitungan jam ketika saya diperiksa kan itu hari Jumat tanggal 11 Juli ketika saya diperiksa sebagai ee memenuhi undangan klarifikasi loh belum apa-apa tuh ya tiba-tiba ee 2 3 jam sebelum setelahnya penyelidikan menjadi penyelidikan kan gitu apakah itu kemudian ee ada cawe-caw Presiden Prabowo saya rasa tidak itu cawe-cawe dari sisa abuse of power yang masih dimiliki oleh yang bersangkutan bukan oleh Presiden Pab karena dr. Tifa sebut gelar perkara di kepolisian. Kita mundur ya. Mundur nomor 9. Saya bisa paham kalau gelar perkara khusus itu menyimak keterangan dari ahli semisal Bang Rismon. Heeh. Mas Roy dan dari sebelah siapa? Bang Sinambela. Josua Sinambela. Josamb kenapa? Karena saya pikir mereka punya bidang keilmuan di aspek teknologi. I tapi maaf ini saya menghormati disiplin ilmu drerifa. Tapi terus terang saya belum menemukan relevansi bidang keahlian drterifa dengan masalah ijazah konon palsu. Itu digelar perkara khusus. Apa yang sebenarnya drter tifa sampaikan sebagai ahli? Iya saya ahli behavior. Oke. Dan behavior itu kan sebuah ilmu yang sangat penting bagi kepolisian. Ahli perilaku gitu. Iya. Karena ee apa namanya? Pak Kapoli sendiri ya, Jenderalis itu kan mengatakan bahwa dia berpegangan kepada science crime investigation. Itu bahasa ilmiah saya science based research kan gitu. Jadi artinya antara penyelidik whatever penyidik itu kan sebenarnya bahasanya bahasanya peneliti juga kan. Kita terbiasa untuk melihat data dan kita jadikan itu sebagai sebuah simpulan kita ngambil data gitu kan. Sebenarnya cara kerja kita tuh sama seperti itu ya. Cara kerja kita tuh sama. Jadi saya berpikir bahwa mereka ini hanya belum punya ilmu yang sangat penting yaitu ilmu behavior neor sains. Maka pada saat gelar perkara saya sampaikan, nah karena mereka tidak tidak yang menjadikan saya sebagai saksi ahli ahli ya itu kan TPUA sebagai pihak penumas kan tim pembela, ulama dan aktivis. Iya itu kan yang menjadikan saya sebagai saksi ahli di situ. Kenapa? Karena mereka sudah tahu dibandingkan sama polisi di bidang neurosin sini ya artinya mereka sudah tahu bahwa ilmu saya sangat diperlukan di sini kan di dalam konteks ini. Karena 50% dari persoalan otentitas kita mau mau apa namanya meneguhkan otentitas atau atau tidak otentiknya ijazah ini kan 50% dipengaruhi oleh perilaku. Saya membayangkan butuh berjam-jam untuk menyimak keterangan drterifa secara utuh. Tapi dalam waktu yang terbatas coba berikan kepada saya ini bantu sobat Madila untuk menangkap krem adalah krem bagian yang terpenting dari yang terpenting yang drtera sampaikan dalam gelar perkara khusus yang ini soal behavior terserah apa yang drter sampaikan saat itu sebetulnya saya enggak punya cukup waktu untuk menyampaikan Iya enggak punya makanya itu sebenarnya kan saya kecewa ya saya mengharapkan bahwa kami para saksi ahli yang dihadirkan di kelompok pendumas yaitu saya ee sebagai ahli behavior Sebaik dan kami sudah mempersiapkan banyak sekali materi demi masyarakat itu sampai jam 21 malam juga kami siap. Sayangnya kami hanya diberi kesempatan sangat sedikit bahkan mungkin sekitar 5 menit jadi enggak cukup waktu. Kenapa? Kenapa kok waktu dari dari pihak kepolisian ke dokter tifa hanya 5 menit? Iya karena ini yang aneh ya. Jadi pada saat tata cara dipresentasikan oleh pimpinan oleh pimpinan sidang, teman-teman, prediksi Anis jadi presiden aja sudah keliru. Jauh banget, Teman-teman. Artinya asumsi-asumsi NI tipa tidak kredibel, Teman-teman. Sarjana kedokterannya menyimpan dari aktivitasnya. Mungkin ada jurusan baru, Teman-teman, ya. ada jurusan baru dalam kedokteran ini, Teman-teman, ya. Seperti ya mungkin dokter politik mungkin, ya, yang bertugas menjadi setir pikiran orang lain dengan asumsi-asumsi sesatnya tuh tipa. Barusan dia disuruh menjelaskan aja malah panik, malah alasan saya tidak punya cukup waktu ya untuk menjelaskan. Itu kan alasan kelihatan dari ekspedisi mukanya. Dia panik ketika ditanya dan disuruh menjelaskan. Teman-teman oleh pimpinan gelar perkara itu ada tiga poin. Ada tiga poin ya. Poin pertama adalah kesempatan pihak pendumas beserta ya kan. Oke sudah kami lakukan. Kedua adalah kesempatan kepada pihak terdumas yaitu kuasa hukum dan ahli yang di tiga adalah tanya jawab dan debat itu tidak diselenggarakan. Yeah.

NGAKAK! FARHAT ABBAS BONGKAR PEMERASAN BEATHOR ROY PANCI LANGSUNG PANIK!

🔥 BONGKAR TOTAL! Farhat Abbas kembali bikin heboh dengan mengungkap modus terselubung Beathor & Roy Pancli yang bikin banyak orang terkejut! Kali ini, semua bukti dan fakta dibeberkan tanpa ampun – dan reaksi mereka? LANGSUNG PANIK!

🎯 APA YANG KAMU LIAT DI VIDEO INI?
✔ Fakta Mengejutkan soal aksi Beathor & Roy Pancli yang selama ini tertutup
✔ Momen Panik mereka saat dibongkar Farhat Abbas
✔ Analisis Tajam dari Farhat tentang motif di balik semua ini
✔ Reaksi Tak Terduga yang bikin kamu geleng-geleng kepala!

💬 KOMENTARIN DI BAWAH!
Menurut kalian, siapa yang sebenarnya salah di kasus ini? Jangan lupa like, share, & subscribe untuk update konten-konten eksposé terbaru!

🔎 TAG (untuk SEO & discoverability):
#FarhatAbbas #Beathor #RoyPancli #Expose #Viral #Skandal #BongkarModus #Youtuber #Trending

✨ BONUS:
Aktifkan 🔔 notifikasi biar gak ketinggalan video kontroversial &爆料 lainnya!