SERANGAN BALIK UGM 😱😱 KEMARAHAN UGM BOCOR, NASIB ROY PANCI CS KIAN SURAM, FARHAT ABBAS MEMBONGKARNYA

[Musik] Oke, guys. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kembali lagi bersama Blacker Majenang, Guys. Ini ada kabar yang sangat-sangat menarik, Guys. Masalah apa? yang pastinya masalah nasib para kadrun itu, Guys. Ini yang paling bahaya ya, Guys, ya. Itu panci, Tipeng, dan juga Dora Emon, Guys. Kenapa? Karena sudah merusak nama baik UGM. Dan di sini ada guru besar UGM yang sangat-sangat marah, Guys. Wah, bakalan ramai nih ya, Guys. Ya, udah ada laporan dari Pak Jokowi eh ditambah UGM ya, bisa besar kemungkinan ya, Guys, ya. Melaporkan juga para kadrun itu, Guys. Itu bisa jadi guys, ya. Nah, terus ada Mr. X yang membongkar semua kebohongan-kebohongan Roy Panci masalah ela dan yang wow ini super fantastis ini ya guys ya. Farhad Abbas membongkar semuanya kenapa sosok Roy Panci CS terus-menerus menyerang Pakde Jokowi karena karena apa, Guys? Ternyata, ya, Guys, ya. Roy Panji sudah dapat bayaran ya, Guys, ya. Terus disuruh ngembaliin tapi tidak ada duit lagi. Oalah berarti benar ya guys ya. Apapun masalahnya yang penting duit guys. Duit kalau saya bilang ya biasanya ya sing penting dapur ngebul bos. Padahal sudah jelas ya guys ya. penjara itu sudah terlihat jelas, Guys. Itu ya wajar saja panci terus menyerang Pak Jokowi. Wong uangnya udah dipakai, Guys. Oke, lanjut. Di sini ada si TNG pula yang keceplosan bahwa benar tujuan mereka itu ada kepentingan. Kalau bukan kepentingan pribadi ya, Guys, ya. Terus kepentingan apa dong? [Tertawa] Pak Kuncoro, kalau Profesor Sofyan Effendi pernah meragukan gelar kesarjanaannya seorang Jokowi walaupun kemudian keragu-raguan itu dia koreksi sendiri. Kalau menurut Pak Kuncoro sendiri sebetulnya Joko Widodo ini sarjananya apa? S1 atau sarjana muda atau justru tanpa gelar sarjana sama sekali? Ee saya punya banyak teman ee ada teman kos ee teman seak itu menceritakan kepada saya pada satu acara bahwa Pak Jokowi itu betul-betul lulusan UGM. Ee kebetulan saya menjadi ketua guru besar banyak bergol dengan dosen-dosen dari kehutanan dan saya bertanya kepada mereka, “Benar gak dosen-dosen mengatakan benar.” Ya sudah, apalagi saya yang tidak saya sanksikan begitu. Nah, itu ya, Guys, ya. Kalau sudah pihak UGM menyatakan itu adalah alumninya, ya sudah selesai, Guys. Sudah dengarkan, Guys? ini guru besar loh yang ngomong loh yang dulu tidak suka kepada kebijakan-kebijakan Pakd Jokowi. Tapi Bapak Kuncoro Suparno pun meyakini bahwa Pakd Jokowi itu memiliki ijazah S1 dari UGM. Ya, benar. Lulusan UGM. Tapi pertanyaan saya tadi, Pak, berarti Jokowi ini sarjana S1, sarjana muda atau apa? Jadinya ya? S1. Lulus. S1. S1. Iya. Lulus dari Fakultas Kehutanan. Dari Fakultas Kehutanan dengan titel Dokter Andes atau insinyur? Insinyur. Insinyur. Insinyur L. Insinyur bukan Dr. Andes, guru besar loh yang ngomong loh. Sofyan Effendi sempat mengatakan bahwa ya beliau meragukanlah kesarjanaannya seorang Jokowi. Nah, sekarang datanya dari mana beliau? Beliau selesai rektor. Apakah dia melihat-lihat data tentang Jokowi pada waktu beliau menjadi rektor? Pada waktu itu Jokowi belum siapa-siapa dia belum tahu dan saya enggak yakin Pak Sofan Effendi itu melihat. Tapi maaf Pakun kita bicara tentang Sofan Effendi sebagai seorang guru besar loh. Lah iya dari mana berasumsi beliau impulsif dalam mengeluarkan pernyataan. Makanya saya bertanya dari mana beliau mendapatkan datanya itu dia juga belum mengatakan dari itu. Dia saya menduga bahwa beliau itu mendengar kabar dari sumber-sumber seperti teori psikologi. Dia mengatakan bahwa dia mendapatkan informan informasi yang pertama yang salah yang kemudian itu kemudian apa menjadi pendapatnya dan nilainya yang ada pada dirinya. Pak Kun ingin mengatakan bahwa Prof. Sofan Effendi sudah menerima informasi yang salah dari orang-orang yang tidak terpercaya. Betul. Betul ya? Jelas salah ya, Guys, ya. Karena apa? Roy Panci, Guys. Panci tahu kalian, Guys, ya. Yang diteliti oleh si Panci itu kan apa, Guys? Fotokopian, Guys. Fotokopian. Tahu kan fotokopian? Kalau enggak fotokopian itu melewati media sosial. E bukankah hal yang sama juga saya bisa katakan kepada pendapat Pak Kun sendiri? Pak Kun tidak pernah lihat ijazah fisik Jokowi loh. Kenapa kenapa saya lihat fisiknya, Mas? Dari saya lihat ada teman-temannya saya tanya, saya tanya teman-teman dosennya saya tanya pada mereka gitu loh. Sehingga saya tidak tidak harus membutuhkan itu pun saya bisa. Itu yang jadi kenapa harus melihat fisik? Itu sekarang yang jadi pertanyaan saya. Nah, kan tidak perlu lihat fisik juga aman kok. Bisa kok. Kenapa? Wong teman-temannya juga sudah mengakui dan menunjukkan ini loh ijazahnya seperti ini. Yang paling penting adalah gedungnya, Guys. Walaupun gedungnya tidak bisa ngomong kan otomatis mempunyai dosen, rektor, dan intinya guru besar. Guru besar saja sudah meyakini kok mereka pada kadrun pada terus ya terus-menerus menyerang Pak De Jokowi ya guys. Pantes Egi kabur senior Egi guys senior. Kalaulah kita lakukan survei terhadap seluruh dosen Universitas Gadjah Mada, Pak Kun yakin mayoritas meyakini bahwa ijazah Jokowi adalah asli. Itu bukan masalah asli atau tidak asli, tapi percaya atau tidak. Karena sekarang image Gajah Madusak. Betul. Kalau asli itu adalah yang menyatakan itu adalah universitas punya catatan, fakultas punya catatan akademis tentang kegiatan Jokowi itu asli. Tetapi Marwah UGM sudah dirusak lah. Iya. Siapa? Jelas marwah UGM sudah dirusak ya, Guys ya. dan UGM berhak untuk melaporkan balik itu para panci dan kroni-kroninya, Guys. Ya, ini yang paling penting itu di belakang pancinya itu, Guys. Si apa? Tidak mungkin panci bergerak sendiri tanpa ada yang menyuruh, Guys. Itu itu sudah jelas, Guys. Ya, walaupun si panci aslinya sakit hati juga, Guys. Tapi saya yakin, Guys. Seyakin-yakinnya ya, Guys, ya. Pasti ada orang yang menyuruh siapa dia, siapa dia. Kata Pakde Jokowi, biarkan waktu yang mengujinya. Lah tiga orang itu kan kemudian ngerusak UGM. Sekarang kalau Mas Mas loh bisa saja kalau Mas Reza paham melihat di tayangan sekarang banyak bermunculan ee apa statement saya ketika saya diwawancarai televisi dan sebagainya itu dimunculkan dalam kegiatan-kegiatan semacam ini gitu. yang kemudian intinya adalah sekali lagi bahwa seakan-akan saya memarai ee Jokowi bahwa Jokowi itu ee seperti ini. Tadi saya katakan saya memang tidak suka saya bertentangan dengan banyak dengan Jokowi. Tapi ketika berbicara masalah kebenaran ijazah Jokowi lulusan UGM dan dia berhak menyandang ijazah UGM maka itu harus saya yakini sebagai karena itu kebenaran, maka saya nyatakan benar. Tapi di lain ini nanti dulu. Keren ini, Guys. Super super keren, Guys. Ini baru yang harus dicontoh, ya, Guys, ya. Enggak apa-apa enggak senang, enggak apa-apa enggak cinta. Akan tetapi ya mboknya kalau enggak cinta, enggak senang, enggak suka ya, Guys, ya. Jangan menyerang pribadi apalagi membuat fitnah, menyebar berita bohong. Tidak baik itu karena apa? Hukum tabur tuai itu pasti akan ada ya, Guys. Ya, itu sudah sah. Sudah pasti itu, Guys. Siapa yang menanam kebaikan ya pasti akan kita mengunduh dengan kebaikan. Siapa yang menanam keburukan, ya pasti kita akan mengunduh keburukan pula. Ingat itu, Pak. Saya menghormati Bapak sebagai sosok yang amat sangat kritis terhadap Joko Widodo dan itu terus terang membanggakan. Tapi ketika tiga orang murid Bapak yaitu Bang Rismon, Mas Roy, dan Dr. Tifa juga menunjukkan sikip kritis mereka terhadap Joko Widodo, kenapa justru Bapak menilai mereka sebagai perusak nama baik UG? Karena sekarang dari mereka bukan dari mereka itu. Dampak dari itu itu adalah semuanya menjelekkan UGM. Banyak orang mengatakan jangan mereka menjelek-jelekkan rektor, menjelek-jelekkan UGM. Kita bisa melihat masyarakat Soria itu perannya sebagai apa sih dia? Karena dia sebagai seorang politisi tetapi dia juga postaster yang dia membu setiap hari dia mau posting apa yang dikatakan. Apakah itu tidak membentuk opini? Betul. Apakah salah kalau kemudian mereka menggunakan ruang-ruang untuk berkomunikasi dengan publik lewat media sosial? Sekarang apa sebenarnya dia posisinya sebagai apa? dia mau sebagai seorang politisi atau podcaster dan dia seharusnya harus menyara apa seperti itu menj bahwa dia merasa dia yang paling benar dengan seperti itu. Nah, ini guys ini yang luar biasa guys ya. Mantap ini ya guru besar Profesor Guncoro Suparno. Jadi jelasan, Guys, para kadrun, para sengkuni ya, Guys, ya. Bakalan masuk penjara, Guys, ya. Dan sekali lagi ya, Guys, ya. Besar kemungkinan pula kalau guru besar sudah bicara seperti itu ya, Guys, ya. Ya, pasti guys biasanya akan ada tindak lanjut dari UGM. Bisa saja UGM melaporkan karena pencemaran nama baik UGM loh. UGM loh yang di mana sekolah itu yang besarnya luar biasa, terkenal bagus, baik, bisa tercoreng oleh para kadrun, para sengkuni ini, Guys. Gara-gara siapa, ya? Yang pasti ketiga orang ini, Guys. Ini yang harus dihukum berlapis-lapis lapis-lapis. Anjir sahabatnya memang kayak gini loh, Guys. Ya, ini ya kalau enggak, wah bahaya ini nama UGM, Guys, ya. Setuju juga enggak, ya, Guys, kalau mereka dicabut juga gelarnya dari UGM. Jika setuju ya tulis di kolom komentar ya, Guys. Dan di sini kita akan melihat sieng yang keceplosan ngomong, Guys. Kenapa sih terus-menerus menyerang Pakde Jokowi? Katanya ada kepentingan. Ya, otomatis, Guys. Kalau bukan kepentingan pribadi, terus kepentingan apa dong? Kalau ada orang yang tidak bersetuju dengan saya, ya bantah dengan ilmu. Dr tidak merasa ada urgensi untuk melakukan penelitian serupa terhadap Pak Maruf Amin misalnya ee kan beliau itu kontribusi konsekuensi dokter percaya terhadap ijazahnya Pak sebagai begini loh kepentingannya itu loh. Oh bukan kepentingannya itu loh. Ya benar guys ya. kepentingan disuruh mentingin Pakd Jokowi, ya udah Pakd Jokowi aja. Wong disuruh menyerang Pakde Jokowi, ya udah diserang Pak De Jokowi. Terus sekali lagi ya, Guys, ya. Biarkan waktu yang mengujinya. Oke, kita lanjut, ya, Guys, ya. Yang di sini ada Farhad Abbas yang bilang katanya Roy Panci CS sudah menerima bayaran, Guys. Pantesan ya, Guys ya. Terus-menerus menyerang Pakde Jokowi. Harusnya yang namanya seluruh baik Abraham Samad maupun eh Roy Surya itu dia tahu gitu kalau produk hukum itu sudah mementahkan segala hinaan, fitnahan, penghasutan terhadap Pak Jokowi, harusnya mereka berhenti. Mereka tidak berhenti stop. Bahkan ketika saya memberi saran mereka untuk minta maaf, mau enggak mau ngapain dengan ijazah palsu ya kan. Ini saya sudah tegur Pak R itu kan mantan menteri gitu, mantan anggota dewan. Kok begitu ngomongnya, Pak? Enggak takut ya? Kalau enggak takut memang kan orang bisa bosan lihat Bapak seperti itu. Ngomongnya kayak apa ya? Kayak mama-mama yang berantem yang merebet-merebet yang enggak penting ya gitu. Merebet-merebet cerewet katanya ya. Iyalah jelas Panci ya. Nyerocos terus ya guys ya. Wong nah temannya juga itu guys ituendangendang. Nah kemudian akhirnya ee mereka sekarang sedikit lagi jadi tersangka ya. Ya. Kita lihat kita buktikan aja. Enggak akan ada buktinya. Enggak ada bukti asli. Kemarin dia bawa profesor ee yang dari UGM. Saya dapat informasi ya itulah diberi masukan yang tidak benar. Mungkin Bapak ini sudah tua, sudah mulai pikun sehingga yang keluar juga tidak nyambung daripada apa yang terjadi gitu. Misalnya Pak Jokowi jadi mahasiswa tahun-an dia jadi rektor. Masa direktur tahun di atas 2000 dia bilang Jokowi mahasiswanya. Kan itu enggak mungkin. Nah kemudian dengan sombong dengan angkuhnya para penghasut penghujat Pak Jokowi ini seolah-olah ingin menipu seluruh rakyat Indonesia. Saya yakin ini adalah satu ee konspirasi ee karena faktor ekonomi gitu. Karena sudah tahu salah enggak mau minta maaf. Mungkin sudah terlanjur dibayar dan sudah mendapatkan honor sehingga ee dia nanti takut diminta kembali uangnya gara-gara tidak sesuai target. Itu benar atau tidak, Guys? Tapi masuk akal, Guys. Ini ya. Kenapa ya? Udah dibayar, Guys. Uang sudah dipakai lah. Kalau enggak diselesaikan, uang otomatis ditarik kembali, diminta. Waduh, bahaya dong ini panci nanti. Nah, ya mau enggak mau terus-menerus menyerang Pakde Jokowi. [Tertawa] Cuman pertanyaannya ya, Guys, ya. Ini siapa ini ya? sopo sing bayar iki? Sopo iki? Bisa jadi ya, Guys ya. Ini tentang sekali lagi guys atas kalian sendiri yang nulis ya guys ya. Kalian sendiri yang menjawab itu, ya. Karena berbahaya sekali kalau kita ataupun saya menyebutkan nama. Takutnya nanti salah ya ujung-ujungnya fitnah. Tapi kalau kita mengira-ngira ya bebas, Guys, ya. Cuman ya inisial saja enggak apa-ap ya. Dan di sini kita akan melihat Mr. X yang membongkar masalah Ella. Hasil dari El error level analisis ijazahnya Joko Widodo itu sudah ada rekayasa atau sudah ada editing. Halo saudaraku Roy Surel, dengarkan ini baik-baik. Kami sudah muat denganmu. Beberapa bulan lalu kami sudah mengujinya dengan alat dan metode kami sendiri. Hasilnya sama seperti yang disampaikan Polri. Ijazah itu tidak bisa dianalisis secara sah. Hanya dengan screenshot internet dan ku memutarbalikkan sains untuk memuaskan egomu. Sekarang kau kembali berulang dengan penelitian abal-abalmu menggunakan helak error level analisis. Kau pikir kau sedang menunjukkan kebohongan? Tidak. Roy, yang kau tunjukkan hanyalah ketidaktahuanmu tentang bagaimana digital forensik bekerja. Mari kita bahas tentang Ela. Ela error level analisis adalah metode untuk mendeteksi potensi editan pada gambar dengan cara menganalisis perbedaan tinggi kompresi di setiap area gambar JPEG. Area yang diedit biasanya memiliki tingkat kompresi berbeda dibandingkan area asli. Dengan el kita akan melihat area edit akan tampak lebih terang atau berbeda pada lapisan analisis. Tapi ada satu masalah besar. Jika file gambar sudah diunggah ke media sosial, otomatis dikompresi ulang. Resolusi gambar turun atau dipotong crpet. Metadata hilang. Algoritma kompresi JPEG menambahkan artifak baru di seluruh gambar. Akibatnya saat nyala dijalankan, seluruh gambar memiliki error level yang seragam karena sudah direkompres oleh server sosm. Tidak ada referensi asli dari kamera atau scanner untuk dibandingkan. Area edit kecil akan hilang dalam artefak kompresi. Kesalahan fatalmu. Hei, kau menggunakan El pada gambar yang sudah diunggah ke sosial media lalu memakainya sebagai bukti. Padahal hasil perusak yang kau lihat itu bukan bukti pemalsuan, tetapi bukti bahwa file yang kau analisis sudah tidak valid untuk forensik digital. Kesimpulan yang harus publik pahami bukan berarti ijazah itu palsu. Karena diunggah ke sosmet gambar terkompresi ulang sehingga analisis menjadi tidak fun dan tidak dapat membuktikan apapun secara teknis. Jika ingin analisis valid harus menggunakan file asli dari kamera atau skenar dengan metadata lengkap bukan hasil download dari sosial media yang sudah hancur kualitasnya. Hai, kami tidak membela Jokowi. Kami tidak peduli dengan politik Jokowi, politikmu, atau panggung kalian. Kami hanya membantu Anda, Roy Suryo, untuk disadarkan dari kebodohanmu sendiri. Kami hanya peduli pada kebenaran yang bisa diuji secara teknis dan fakta yang bisa diverifikasi. Kau bermain-main dengan ilmu gadunganmu, menipu publik dengan narasi palsu. Sementara masyarakat yang tidak paham teknologi menjadi korban ketakutan dan kebingungan. Jika kau tidak berhenti, kami akan mempublikasikan semua kebodohanmu baris di baris di hadapan publik. Agar semua orang tahu siapa dirimu sebenarnya. Kami tidak lupa. Kami tidak memaafkan. Bersiaplah. Bersiaplah. Mantap ini ya. Mantap ini. Tapi ya guys ya sekali lagi saya mau katakan kepada kalian semua apa yang diutarakan, apa yang diucapkan oleh Mr. X itu ya guys ya. Itu benar adanya guys ya. Biar gampang kalian kasih saja contoh. Kan kalian semua punya handphone tuh kalian foto jebret ya guys ya. Eh, foto kok jebret ya, Guys? Gimana kalau foto ya, Guys? Ya, kling cengkling. Kayak gitulah. Udah jepret, ya, Guys. Jepret. Jepret, ya. Benar. Jepret, Guys. Jepret. Nah, sudah tuh hasilnya kan. Oke, kamu zoom, Guys. Kamu zoom sendiri, ya. Belum dikirim. Nah, sudah selesai baru kamu kirim ke teman kamu lewat WA. kamu kirim via apa ya namanya itu HD sekalipun ya guys ya itu selain dokumen kalau dokumen itu asli guys ya tapi kalau kamu kirimnya masih lewat gambar walaupun kamu pakai HD sekalipun tetap akan dikompres ya guys ya jadi sekali lagi kenapa saya terus menampilkan video-video tentang ya orang-orang ini ataupun maupun video-video tentang orang lain ya bukan lain bukan tidak ini untuk menguatkan pembenaran bahwa apa yang telah diomongkan, dituduhkan oleh Roy Panci CS semuanya dabrul guys. Omong kosong guys itu. Ya, catat itu. Dan saya meyakini bahwa Roy Panci juga sudah tahu kalau dirinya bakal masuk penjara. Tapi karena apa? Terus menyerang. Ya itu kembali lagi, Guys. Karena uangnya sudah dipakai gara-gara faktor ekonomi, Guys. Sekali lagi, Guys, ya. Gimana caranya? Apapun akan saya lakukan yang penting dapur ngebul ya, Guys. Gimana menurut kalian, Guys, tentang video ini? Silakan tulis di kolom komentar. Sekian. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [Musik] Di dunia maya kita bersuara membawa pesan dari hati yang nyata. Youtuber Nusantara penjaga nalar melawan hoaks. Jangan biar bangsa bubar. Fitnah datang sili berganti, berkedok fakta yang mematikan nurani. Tapi kami takkan tinggal diam dengan konten kami lawan yang kelam. Demi tanah air, demi masa depan. Youtuber Nusantara bersatu padukawan. Bersama Jokowi Prabobo Kibran. Kami bersumpah tak biarkan perpecahan. Engka diad tak bisa dibela menuju Indonesia emas yang megah. Youtuber nusantara suara rakyat. Tegakkan kebenaran lewat semangat bersih dari hoaks. Jaga persatuan bangun negeri di dalam kejujuran. [Musik] Bukan soal viewer atau subscriber, tapi tanggung jawab jadi pengabdi cyber. Kami cerita yang jujur dan terang untuk persatuan suara kami berdentang. Tak terhasut provokasi gelap. Kami bawa cahaya bukan keluk kesah. Bersama pemimpin rakyat pilihan kita jaga damai dan persatuan. Demi anak cucu, demi langit biru, kami lawan palsu. Tak takut maju. Bersama Jokowi Prabobo Kibran. Kami bersumpah tak biarkan perpecahan. NKRI di dada tak bisa dibelah menuju Indonesia emas yang megah. Youtuber Nusantara suara rakyat. Tegakkan kebenaran lewat semangat bersih dari hox, jaga persatuan bangun dalam kejujuran. [Musik] Beda pilihan bukan permusuhan. Kita bersaudara satu tujuan. Merdeka dari kebencian dalam layar kecil. Kita besarkan harapan [Musik] bersama Jokowi, Prabowo Gibran. Langkah kita satu dalam perjuangan. Blakerma jenang ciptakan lagunya menuju Indonesia emas selamanya. Ah [Musik] [Musik] bersama Jokowi Prabowi dan kami bersumpah Biarkan perpecahan remajang cintakan lagunya menuju Indonesia emas selamanya. [Musik] [Tepuk tangan]

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Kali ini saya akan meractions video tentang :
SERANGAN BALIK UGM 😱😱 KEMARAHAN UGM BOCOR, NASIB ROY PANCI CS KIAN SURAM, FARHAT ABBAS MEMBONGKARNYA
Semoga bisa menambah wawasan dan bisa menghibur kalian semua.
Buat Yang Ingin Berkontribusi Silahkan Kirim Kesini : https://saweria.co/MasBlacker
BCA : 4330469655
A/N : UMRON ROSYADI
WA : 083875123306
Sebelumnya Kami Sampaikan Banyak – Banyak Terimakasih 🙏
#gurubesarugm #ijazahjokowi #farhatabbas #roysuryo #rismonsianipar #drtifa
#jokowi
#prabowo
#gibran
#reactions
#politikindonesia
#politik
#beritapolitik
#infohariini
#beritaviral
#infoviral
#lagiviral
#blacker
#blackermajenang
#masblacker
#pilpres
#pilkada
#videoreact
Jika kalian suka, silahkan share video ini dan jangan lupa subscribe ya guys..!!!

Aku Asli Wong Ndeso
Ora Ngapak Ora Kepenak Bosku