[ Who’s At The Door ] Game Anomaly Terbagus Nih Guys
Hai guys, kembali lagi bersama gua si Miaw A. Uh, kali ini gua akan mainin sebuah game horor yang judulnya adalah Who is at the Door. Dan kalau misalnya kalian suka nontonin YouTube channel Miaw A, kita sudah pernah tamatkan game Who is at the Door yang satu ini walaupun cuma demo. Nah, sekarang gameennya sudah full rilis dan gua penasaran banget teman-teman apa yang terjadi sebenarnya di dalam game Who is at the Door yang satu ini. Dan buat kalian semua yang sudah penasaran, yuk sama-sama kita mulai game. Let’s go. Hah, terima kasih G sudah ada bahasa Indonesianya ya. By the way, aku adalah pasien psikiater. Halusinasi dan suara samar-samar adalah bagian dari keseharianku. Akhir-akhir ini halusinasinya muncul lebih lama. Aku tidak bisa menghilangkan halusinasi tanpa bantuan obat. Batas antara realitas dan ilusi semakin buram dan aku semakin merasa terjebak di antara keduanya. Wah, kebanyakan bergaul dengan tukang bubur yang suka ngalusin nasi ya, Teman-teman. Orang-orang berwajah aneh membawakanku obat setiap hari. Aku bahkan tidak bisa membedakan lagi apakah mereka nyata atau halusinasi. Anehnya, satu-satunya yang bisa menenangkan diriku adalah mengumpulkan bagian-bagian boneka. Entah kenapa, rasanya itu seperti satu-satunya harapan yang kupunya. Jika memang itu pengobatannya, sampai kapan aku harus merasakan sakit ini? Uh, mengumpulkan bagian-bagian boneka ya, supaya disusun menjadi satu bonekanya. Menarik sekali. Terus ho. Wow, yang benar. Waduh. Oke. Oke. Siap, Gerak. Laksanakan. Tenang sekali, tidak ada suara, tidak ada bayangan, tidak ada apa-apa kalau aku membuka pintu sekarang. Kan pakai nanya, Teman-teman. Dan selamat datang di dalam game Who is at the Door. Mari sama-sama kita mainkan game-nya, ya, Teman-teman. Pertama-tama, apakah ada yang berubah di sini? Sepertinya tidak ada, Teman-teman. Dan ada beberapa catatan. Saya menderita halusinasi setiap hari. Ada yang ketok-ketok ggak tuh? Sabar. Biasanya aku tidak apa-apa, tetapi aku harus waspada terhadap jenis-jenis halusinasi ini. Yang pertama, halusinasi yang tidak berkunjung hilang. Waduh. Yang kedua, halusinasi yang mengejarku peringatan. Jika sampai menyentuhku, aku akan pingsan. Jika sudah menghilang, aku akan merasa tenang. Oke, ambil obat dari tamu. Kita harus mengambil obat dari tamu. Space control. Oh, oh, untuk jongkok ya, Teman-teman. Crouch. Space crouch. Visitor. Ini ada beberapa visitor deh, Teman-teman. Ini yang cewek. Ini yang cowok dengan mulutnya yang ada rambutnya. Dan ini gua lupa-lupa ingat lagi. Nanti kita cek, ya. Nah, ini dia, Guys. Kita harus mengumpulkan boneka supaya jadi, ya bonekanya. Jika halusinasi hilang atau kembali normal, aman untuk membuka pintu. Jika halusinasi tidak hilang, minumlah obat sebagai gantinya. Oke, let’s go. Mari kita mainkan game yang satu ini yang di mana ini adalah game orang Korea. Tetapi kayaknya bahasanya bahasa Jepang atau bahasa Cina. Audionya bahasa Inggris, translatannya bahasa Indonesia. Gado-gado. Oh, ini baru nih. Gua gak lihat ini, Guys. Oke, sebentar. Setahu gua di sini ada dapur yang bisa kita cek. Ada ayam. Ayamku. Di dalam sini juga bisa jadi ada halusinasinya ya, Teman-teman. Jadi, kita harus hafalkan semuanya. Huh, haduh, haduh, haduh, haduh. Ini juga nih. Gua takutnya di dalam sini ada halusinasi. Uh. Bakal ada sesuatu yang barukah, Guys? Aku penasaran sekali. Oke, tidak ada yang bisa k buuka. Ini lampu tiba-tiba menyala sendiri pakai motion sensor, ya, Teman-teman. Terus ini ada toilet yang bisa kita buka juga. Oke, sekarang lampunya lagi menyala. Ini ada kabinet yang bisa kita cek. Ini ada toilet. Dan ini ada kaca yang tidak ada reflection-nya. Apakah aku Oh, iya, ini bisa dilap-lap ya, Teman-teman. Apakah aku yang sebenarnya hantu di sini, Guys? Gawat sekali. Sudah siap? Oh, lucu sekali. Ada painting dogy. Belum bisa diminum. Kita cek. Kita cek. Eh, enggak bisa ya? Buka pintu dulu. Halo, apa kabar? Muka kamu kenapa seperti itu? Matanya nongol. Langsung hari kedua. Hah? Ha, hari kedua ini apakah ada sesuatu yang berbeda? Sepertinya tidak ada ya, Teman-teman. Baiklah kalau begitu, kalau memang tidak ada yang berbeda, mari kita buka saja. [Tepuk tangan] Aku harus aku harus minum obat. Halusinasinya tidak hilang, Guys. Jadi, gua harus meminum obat. Oke, sabar sabar. Obat obat obat obat obat. Minum dulu. Minum minum. Oke, oke. Buset, banyak banget obatnya. Kayaknya ada yang masuk tuh tiga atau empat gitu loh kapsul. Kasihan dia, Guys. Suka berhalusinasi ya. Jadi kalau memang ada halusinasi yang tidak hilang maka kita harus meminum obat. Oke, I got it. Oh, tunggu dulu. Aku tidak merasa kalau misalnya menghidupkan TV ini. Ada yang datang. Eh, wow, wow, wow. Wow. Wow. W w. Yang benar aja yang bener aja. Weh, itu di demo enggak ada, Guys. Weh, jantung gua copot. Pot, pot, pot, pot, pot. Dia kira Sadaqo, Teman-teman. Sadaqo aja pelan-pelan keluarnya dia langsung terjun. Hah. Oke, belum apa-apa ya kita belum ada 10 menit, Guys. Langsung dikagetin sama seperti itu. Hm, sudah ada yang datang. Itu halusinasinya enggak hilang, Guys. Itu itu bukan halusinasi, kan ya? Sepertinya itu bukan halusinasi sih. Oke, sudah. Coba k dulu. Apa muncul lagi kau? Oke, oke, oke, oke, oke. Kita cek dulu, Guys. Kita cek dulu. Kaget sekaget-kagetnya gua. Ya ampun, itu sih benar-benar nyebelin. Ya, kita cari dulu. Ini menurut gua ya, salah satu game pencarian anomal yang terbaik loh. Ini masuk top five gua nih. W uh w. Ya ampun, ampun, ampun, ampun. Minum dulu, minum dulu. TV-nya bisa bergerak sendiri. Anomali macam apa itu? TV bisa bergerak. Dayi kelima. Day kelima. Yap, kita harus day keelapan. Mana? Katanya mau mengumpulkan boneka. Aduh, gua melihat sesuatu tuh. Ini ini anomalo. Ini anomali ini. Anomali. Kenapa ada gerinda di situ? Sabar sabar sabar sambil make sure semuanya ya tidak ada apa-apa. Mari kita tutup semuanya. Apakah baik-baik saja? Itu kenapa grinder di situ dah? Oh, what is that? Klinik Sinar Mentari Korean Hospital Business Card Director. Oh, ini adalah kartu nama seorang direkturnya. Sepertinya nama tidak asing. Apakah aku pernah mengenalinya atau mungkin itu hanya sosok imajinasiku saja? Bisa jadi, Bro. Ini anomali ya, Teman-teman. Menurut gua anomali sih karena ada beginiannya. Oke, ada yang bunyi tadi. Ya, ini anomali, Guys. Ini anomali. Gua gak pernah lihat itu. Ya udahlah, ya. Kita minum. Coba. Coba. Coba. Bentar, intip dulu. Astaga. Intip intip. Intip. Ini dia nih salah satu orang yang sangat mengerikan. Mari kita minum. Aku udah pernah main ini. Jadi agak sedikit hafal dengan tempat-tempatnya. Semuanya anomalia. Oke. Oke sudah hari keenam. Mari kita buka. Ada yang jatuh tuh. Siapa yang ngejatuhin tuh? Ini bukan anomali, Guys. Jadi, ini adalah sebuah sudah lama aku bermimpi ingin menjadi terkenal, tetapi sekarang harapannya sirna, Guys. Oh, ditaruh di sini. Realitas dan halusinasi kembali bercampur aduk. Aku tidak yakin apakah boneka benar-benar bisa berbicara atau itu hanya bayanganku saja. Anggap saja itu bayangan. Ya, jangan dipercaya kalau misalnya itu adalah halusinasi. Oke, kita cek lagi, Guys. Wah, gua enggak siap sih bermain game yang satu ini. Enggak ada, ya? Ya, sabar. Ini emang nangis enggak sih, Teman-teman? Gua lupa-lupa ingat lagi. Kayaknya emang nangis deh. Oh, suara kaki gua, Guys. Gua kirain suara raksaka dari mana itu. Dung dung. Tuh, ini fas bunga benar tidak berwarna merah itu. Kayak paintingnya Dogi. Ini juga ada. Mari kita buka. Kok ada tali? Ini anomali lagi, Teman-teman. Harusnya tidak ada tali. Mau ngapain? Ada tali di toilet, apalagi di betap. Ngapain, Bro? Oke, kalau memang ada beginian berarti kita minum kah? Ini cepat banget dong. Mentang-mentang Miaok udah pernah main, Guys. Coba ya. Minum lagi. Harusnya betul. Anomali tali tuh kan. Eh, gua lupa ngintip. Kita ngintip dulu harusnya, Bro. Iya juga. Oke, kita lihat hari ketujuh ya, Teman-teman. Ini apa nih? Sudah lama aku bermimpi ingin menjadi terkenal, tapi sekarang Oh, ini yang tadi ya? Tutup catatan, Guys. Kok ada suara-suara? Suara apa itu tadi? Kok kayak ada yang bersuara kayak duk duk duk duk. Gua juga agak bingung sih, karakter kita kenapa bangunnya di sini ya? Oke. Oke. Emang menangis ya, Teman-teman. Memang menangis. Check and reck dulu. Bom shakalaka. Bom syaka. Asik, dapat lagi, Teman-teman. Aku bertemu Bori di bar di seberang tempat tinggalku. Dia bernyanyi di sana. Wajahnya yang sangat cantik dan suaranya sangat merdu membuatku terpikat. Aku harus mendekatinya. Waduh, ada yang aneh dengan gaya bicaranya. Terdengar seperti memaksa agak menakutkan rasanya. Oke. Ee ini sih hari ketujuh, Guys. Tetapi kenapa aku tidak menemukan yang namanya anomali? Ini bahaya nih kalau aku tidak menemukan anomali, Guys. Tunggu gua cek dulu, ya sebentar. Tuh kan tersisa kaki. Ini kepala ke mana? Cek dulu, ba. Oke. Enggak ada. Gua enggak punya senter lagi. Oke, semuanya aman sih. Aman, Guys. Itu suara apa ya? Suara akuarium. Oke, sabar sabar ya, Bang. Tak cek dulu nih bagian sini nih. Enggak ada apa-apa. Tuh kan harusnya selang. Nah, ini masuk akal nih selang nih. Kalau tadi tali weh, apakah ini tidak ada anomali? H. Hai. Maaf nih matanya besar sekali. Ini enggak ada anomal sih, Guys. Entar ya, gua cek sekali lagi. Biasanya game yang satu ini suka ngegoocek. Game-game pencarian anomali begini ni suka ngegoocek nih, Guys. Enggak sih? Kayaknya enggak ada ya. Mari kita coba. [Musik] Ada mamo mamo. Ada anomali ternyata. Tapi aku tak tahu yang mana. Ayo buat kalian semua yang nemuin anomalinya di mana, komen di bawah ya. Huh, hari pertama lagi lah. Mana anomalinya? Bukan. Uh, ada mikrofon nih. Penyanyiah gua? Oke, udah demu ya, Teman-teman. Anomalinya gak mau. Dapat, dapat, dapat. Ada mikrofone di situ ya, Teman-teman. Itu anomali. Nah, kayaknya tadi ada sesuatu deh yang gua lewatkan. Apa ya, Teman-teman? Apa yang gua lewatin tadi? Menarik sekali ini game. Gua kirain udah mau tamat. Ah, Miaok sengaja kali. Enggak, Bro. Gua gak sengaja, Bro. Oke, nemuin kaki. Suatu hari dia bercerita kepadaku tentang seorang pria yang membututinya setiap malam. Dia mungkin penguntit. Kamu bisa berlindung di rumahku untuk sementara waktu. Tempatnya dekat kok dengan bar. Dia menatapku dengan ragu sebelum kemudian mengiyakan tawaranku. Hehe. Waktunya untuk mewujudkan impianku. Waduh. Catatan ini bukan hanya sekedar menunjukkan kekhawatiran, tetapi sepertinya ada maksud lain di baliknya. Waduh. Tunggu. Itu ada kotak warna merah. Apa? Iya, ada kotak warna merah tadi, Guys. Kotak warna merah kah? Ih, enggak ada apa-apa sih, Guys. Ya, kayaknya enggak ada apa-apa sih. Ih, seram. Open, open. Sesemi. Ya, ini enggak ada anomali nih. Kalau gua salah berarti kotak warna merah yang ada di kulkas. Eh, kok gua minum? Salah dong. Harusnya buka pintu. [Musik] Kesalahan yang menguntungkanku. Baiklah kalau begitu. Good, good, good. Bunyi apa itu? Oh, ada bayangan. Apakah dia akan tembus ke sini? Itu kakinya dia, Guys. Mama pizza dia. Aku harus bagaimana? Oh no, my friend. De ke aku, my friend. Kalau aku bersentuhan dengan makhluk ini aku akan pingsan guys. Jangan palingkan pandangan. Hm. Masalahnya gua gak bisa keluar. Gak bisa, gak bisa. Clue-ya itu loh telat. Munculnya telat. Bukan munculnya telat, lunya yang telat baca. Miawa auk. Jangan terlalu dekat. Oke, kita jangan terlalu dekat dengan apa? Sabar. Emang ada yang merah-merah ya, Teman-teman? Jangan terlalu dekat dengan apa nih, Guys? Uh. Wah, ayah. L ngapain dia di sini, Bro? Ngapain kamu di situ? Hah? Kejebak, Bang. Ah, dia mau mandi, Guys. Oke, berbeda. Gua kirain sama. Dia mau mandi, tapi dia lupa, Guys, kalau dia sebesar itu, ya. Aduh, haduh, haduh, haduh. Gede sih itu. Itu gede banget. Alright. Loh, kok ada banyak bonekanya sekarang? Emang ada tiga boneka kan? Oke, kalau enggak ada merah-merah atau clue di sini, Guys, berarti kita aman. Kita tinggal mencari anomali aja. Iya, enggak sih? Oke. Oh, halo. Loh, kok enggak bisa gua ambil? Loh, badannya hilang. Tunggu. Kamu mau ke mana badan? Oh no, itu anomali berarti ya. Itu anomali tuh. Badannya jalan, Guys. Apakah badannya mau mencari kepala? Bisa jadi ya dia mau mencari kepala, Guys. Lah, dia ngikutin gua dong. Ini anomali sih. Walaupun anomalinya enggak yang menakutkan banget, tapi itu anomali, ya, Teman-teman. Oke, kita minum, kita minum, kita minum, kita minum. Oh, mama mia pizzaria. Setelah kita minum kayaknya kita tidur sih hari ketiga. Nah, kan normal lagi. Nah, yuk mari kita cari yuk apa yang berbeda di sini. Yuk, yuk bisa yuk kita bisa lah ya, Teman-teman. Jadi buat kalian semua yang mau melihat teman-teman YouTuber kita bermain game anomal yang terbaik nih, saranin game yang satu ini. Kita aja baru awal-awal sudah terkaget-kaget ya, Teman-teman. Gua mau lihat tuh teman-teman gua yang lain yang bermain game-game anomali. Apa apakah mereka akan terkaget-kaget juga atau tidak? Hmm. So far so good. Oh. Nah kan. Wah. Wow. Wow. Kita tutup saja. Minum. Minum. Minum. Minum. Ayo. Sadar. Sadar. Sadar. Sadar. Itu kayaknya pupup ya, bukan mata. Aduh. K keempat. Jangan berlarut-larut terlalu lama. Oke, kalau jangan berlarut-larut terlalu lama. Huh. Minum ah. Dia bilang jangan berlarut-larut terlalu lama. Kenapa tuh? Kenapa tuh? Gua was-was, Guys. Enggak boleh lama-lama. Jadi gua langsung cepat-cepat aja. Yah. Ah, tapi kan gua jadi penasaran ya. Aduh. Ya mau gimana lagi ya, Teman-teman? Oh, yang ini udah lengkap. All victims were found with violent external wounds. Police are conducting search operations considering the possibility that additional missing persons may still be alive. In particular, given the discovery of various medical instruments at the villa, investigators are focusing on the possibility that suspect. Wow. We will further update you. Oke, korban-korban dimutilasi. Siapa gerangan yang tega melakukannya dan apa alasannya? Aku pun tak tahu, Bro. Oke, Mak. Aman ya? Itu anomali enggak? TV tiba-tiba saja menyala sendiri. Tunggu anomali nih, Guys. Kenapa gua bilang anomali? Enggak ada orang yang ngetok-ngetok biasanya. Udah ada orang yang ngetok-ngetok, Guys. Hah? Hai. Tuh, pas gua ngintip baru dia ngetok-ngetok. Jadi anomali enggak nih? Tapi tunggu dulu, jangan bilang gua lagi dokternya. Dia bilang dokter kan. Ini gua kah? Ini istri dan anakku kah? Dan ini yang menghantui gua itu adalah yang korban kah? Minum enggak? Minum aja. Salah. Berarti TV tersebut benar ya, bukan halusinasi. Hah. Mulai lagi dari awal kita. Bung bung. Aku kira game yang satu ini bakal cepat. Ternyata tak semudah itu ya, Ferguso. Baiklah kita speed run kalau gitu ya, Teman-teman. Oke, aman. Iya, sebentar. Oke. Aku tidak melihat ada keanehan di sini. Yap, itu aneh. Ih, nyebelin. Ih, ngagetin kayak begitu. Itu boneka apa lagi tuh? Loh, kok hari pertama lagi? Emang itu bukan halusinasi? Gua dikagetin loh. Emang itu bukan halusinasi, Guys. What? Terus siapa yang ngagetin gua tadi? Hah? Why? Why? Kayaknya itu tadi halusinasi deh. Gua yakin banget itu halusinasi. Kenapa? Kenapa gua direset? Wah, Miaok terlihat pro ya. Tetapi kenyataannya tidak, my brain, sama sekali tidak pro. Oke, ini aman kan? [Musik] [Tepuk tangan] Apalagi tadi anomalinya apa? Guys, itu anomali, Guys. Ada ada ini, ya. Ada tikus. Ada tikus. Belum bisa diminum. Why? Oke, udah. Belum bisa diminum enggak tuh? Minum dulu. Minum dulu, minum dulu. Tuh kan hari kedua. Oke, oke, oke, oke. Kita coba lagi, Guys. Kita coba lagi. Enggak ada merah-merah kan? Apa ya tadi ya? Kenapa gua? Ah, ya sudahlah kita move on saja ya, Teman-teman daripada pusing tujuh keliling memikirkan hal tersebut. Tak ada ini. Sabar. Jadi akan lebih banyak anomali di sini, Guys. Dibandingkan bukan anomali. Kita harus hati-hati. Tengok dulu. Oke. Cuma dia di toilet kadang-kadang memang. Hm. Oh, bukan bukan bukan. Aman aman sih semuanya. Gak ada apa-apa lagi, Guys. Make sure, ya. Make sure. Make sure. Jam . Lewat dikit. Apa yang salah, Guys? Ini enggak ada yang salah loh. Semuanya benar, tidak ada yang salah. Kita buka pintu ya. Kita coba buka pintu. Kalau gua salah, berarti masih ada yang salah dengan diri gua nih. [Musik] Apa yang salah, my friend? Apa yang salah? Hari pertama lagi. What? Oh no, guys. Maafkan aku. Eh, kita harus mencari mencari yang sebenarnya. Kita harus cari mencari yang sebenarnya. Cilukba. Enggak ada yang aneh loh. Ini juga masih ada bercak-bercak. Apa yang aneh tadi, Guys? Oh, tunggu dulu. Gua ingat kalau misalnya ada yang anomali, kita harus klik anomalinya. Betul juga, cuma gua lupa-lupa ingat, Pak. Enggak ada. Hm. Hm. Ini salah nih. Oh, dokter dokter. Ini stetoskop kan? Oke, kita minum dulu. Ini anomali. Oh, berarti perbedaannya tuh setipis itu kali ya. Ada beberapa barang yang memang diganti sama developernya. Oke, oke, alright. Apa tuh tadi, Guys? Ada suara orang berlari. Apakah itu halusinasiku saja? Bentar, apelnya bertambah enggak sih, Guys? Enggak ya? Kaget gua. Sabar, ya. Sabar, ya. Tadi ada yang berlari, Guys. Siapa yang berlari tadi? Wah, gua enggak tahu, Guys. Gua enggak tahu. Oke, aman. Shampo body. Oh, ini loh. Tadi kayaknya ada yang berbeda di sini, Guys. Shampo sama body shower, ya. Wah, ini ya udahlah gua coba minum aja ya, Teman-teman. Tadi imajinasi gua aja atau bukan ya? Tadi ada dengarkan suara orang lari tuh kan untung aja gua minum pil. Why? Apa yang beda? Ini tetap kotor kok. Masa iya gua harus hafalin ini semua? No my friend. No. Nah, ini beda nih. Oke, sudah ya teman-teman kita mendapatkan anomalinya. Duk duk duk duk duk duk duk duk duk digitek duk duk duk duk diek duk duk duk. Mantap. Hari keempat. Yuk, bisa yuk. Miawa auk bisa yuk. Masa kamu terjebak di sini terus? Jangan palingkan pandangan. Oke, kita berhadapan dengan dia lagi ya. Loh, mana dia? Ho. Kenapa ya? Apa yang terjadi kalau gua palingkan? Tapi minum aja, minum aja. Kenapa dia di situ? Mau olahraga kayaknya. Jangan terlalu dekat. Oke, yang ini udah tahu nih gua, Guys. Jangan terlalu dekat. Berarti di toilet apa tuh? Oh, dari sini kayaknya. H mamaia pizaria. Oke, cepat. Kita tidak boleh terlalu dekat dengan dia, Guys. Apa yang terjadi kalau kita dekat-dekat dengan dia? Ini mulutnya dia tidak ada. Ada rambutnya ya biasanya ada. Minum, minum, minum, minum, minum. Oke, sambil kita mencari anomali-anomalinya ya. Anomali-anomalinya kayaknya interaktif semuanya nih. Hari keenam. Tidak ada catatan, tidak ada yang berbeda. Mari kita keluar. Aha, let’s go. Apa yang beda? Apa yang beda? Wah, ini gawat. Kalau aku tidak menemukan perbedaan ini, gawat, Guys. Oh no. Oh no. Maprin. Oh no. Apa nih yang beda, guys? Ada yang salah, tetapi aku tidak tahu yang mana. Oh, itu suara kaki gua. Oke. Enggak ada apa yang anomali dong. Hai. [Musik] Enggak, gak, gak, gak, gakak. Gua gak mau mati. Loh, itu lu lukisannya lukisannya di belakang Dogi, Guys. Sudah menjadi sesuatu yang sangat buruk. Enggak gak gak gak ggak berani gua. Enggak berani gua. Enggak berani, Guys. Ini udah hari ke berapa tadi? Hari ketujuh loh. Ini anomali nih. Eh iya itu anomali, Guys. Matanya bisa mengikuti gua. Mamam ya, Peri ya. Oke. Seram juga. Hari keedelapan. Let’s go. Let’s go. We can do this. Maprin. Keren. Keren gameennya. Keren, keren, keren, keren. Gua suka nih, Guys. Game kayak begini ya. Tuh, harusnya dia merem. Betul juga dua-duanya merem, ya. Oh, no. Hari ke-elapan. Mau kamu ris kah? Hah. Hah. Tunggu dulu. Itu anomali atau bukan? Nah. Nah. L miawa. Aug. itu anomalia atau bukan? Sebentar, sebentar. Let me check gua. Aku harus waspada dengan jenis-jenis halusinasi ini. Halusinasi yang tidak kunjung hilang. Oke. Halusinasi yang mengejarku. Jika sudah menghilang akan terasa tenang. Ambil obat dari tamu. Itu halusinasinya hilang, kan? Berarti aman. kayaknya aman deh. Kalau halusinasinya hilang berarti aman. Semoga. Sabar ya, sabar ya. Make sure, guys. Make sure. Soalnya memang ada tipu-tipu nih di dalam game yang satu ini. Ada tipu-tipu nih, Guys. Nih nih. Tadi di sini nih ada bayangan dua orang. Aman semuanya aman-aman saja. [Musik] Let’s go. Akhirnya ada yang benar juga, Teman-teman, ketika membuka pintu, ya. Hari kesembilan. Tunggu dulu. Bukannya cuma hari ke Aneh sekali tidak ada suara atau halusinasi yang bisa kudengar. Berarti kamu udah sembuh. Apa? Iya, kamu sudah sembuh. Wow. Oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh, oh. Hm. Jalan terus, jalan terus. Aha. Tamat. Let’s go. Akhirnya ada kebebasan juga yang bisa kita hirup ya, Teman-temanku sekalian. Let’s go. Oh no, kepala kita ditoeng. Sakit sekali tidak ada jalan keluar. Telepon berdering. Iya, ada ada. Oke, dia akan menemui gua mulai lagi dari hari pertama, Guys. Kepalaku sakit sekali. Aku ingat aku terkena hantam benda tumpul. Tapi apakah mungkin itu adalah halusinasi? Lebih tepatnya siapa yang gebuk gua, Guys? Siapa yang gebuk gua, Guys? Hmm. Kembali lagi di sini mah. Apa yang terjadi kepada Bori? Kenapa dia masih teringang-ngiang di pikiranku? Tuh kan benar, Guys. Ini nih yang ini nih yang cewek yang matanya gede. Kayaknya gua adalah dokter dan ini adalah pasien-pasien gua dan gua yang mau praktik. Gua yang memutilasi mereka kayaknya ya. Kayaknya sih seperti itu. Kita cek, kita cek. Let’s go. Tidak ada apa-apa. Aman. Cek kita cek ba. Oke. Harusnya aman. [Musik] [Tepuk tangan] Enggak aman. What? Enggak apa-apa. Masih hari pertama. Kalian lihat tadi ada dua karakter yang ngintip-ngintipin kita. Tiga karakter bahkan. Ayo di mana aja karakternya coba? Apakah aku bisa mencari tahu tentang Boris saat ini? Apakah kira-kira? Eh, kenapa tuh gua gak sempat baca lagi? Oh no. What happened to you, my friend? Why? Oh no. Ini baru, Guys. Ini tidak ada dalam demo. Ini baru. Kita mau mencari tahu apa yang terjadi kepada Bori. Ya, aku disuruh masuk ke sini. Baiklah kalau begitu lah. Ini kenapa tempatiny? I can’t do that. You’re about to become something more special. Of course, you’re already beautiful enough. Yet beneath the surface, I believe a truly perfect form lies. You’ll become even your reflection won’t recognize you. [Musik] Itukah kenapa matanya dia jadi begitu besar? Wah. T mama mukanya dia menjadi merah. Tuh kan suaranya kayaknya sama persis deh. Rasa sakit yang dia rasakan masih membekas di pikiranku. Aku tidak bisa melupakannya. Ya berarti kamu pelakunya. Hari ke berapa kita? Baru hari pertama ya. Next is a follow-up report on the previous incident. We continue to receive testimonies from victims who underwent illegal medical procedures at an unknown location. The police promised to focus all efforts on making a swift arrest based on the victim statements, warning that the suspect may still be holding test subjects captive and continuing his illegal activities. Hmm. Oke. Mungkinkah aku pernah disekap seperti orang-orang di berita itu? Dia lupa ya. Dia lupa tentang diri dia kah? Enggak, Bro. Lu pelakunya, Bro. Tapi bisa saja gua salah sih. Coba bagaimana caranya dia bisa melihat kesakitannya si Bori? Ada apa-apa lagi, Guys. Ini bisa diinteraksi enggak sih? Enggak. What’s wrong? What’s wrong? Kita cek perlahan-lahan. Aman. Tapi ada suara-suara air nih, Guys. Gua tidak menemukan ada yang aneh di sini. Apakah sudah saatnya kita buka pintu? Coba ya. Hai, untung aja benar. Thank you so much. Wow, guys. Apakah game yang satu ini panjang? Betul juga, ya. Gamepl-nya jadi panjang loh. Aku suka yang seperti ini. Hm. Apaagi tuh? Halusinasi gua doang kah? Bentar. Dia apakah akan berdiri? Ini bonekanya siapa, Guys? Gua dekatin bisa enggak? Bentar, ya. Coba coba coba. Oh, enggak gak enggak terjadi apa-apa, Guys. Dia cuma ngelihatin kita doang. Tapi ini udah halusinasi. Miaok. Oke, oke. Gua gak punya boneka kayak begitu tuh. Ih, minum ya. Kita minum dulu. Boneka ada hubungannya tuh boneka dengan sesuatu ya. Ada hubungannya boneka tersebut dengan sesuatu. Hari keempat. Nice berarti aman. Mana tuh boneka? Hilang, Guys. Bonekanya jamnya berubah loh. Oh, ini anomali, Guys. Anomali jamnya, ya. Untung aja gua lihat jamnya. Untung aja gua hafalin jamnya. Anomalia. Anomalia. Tuh kan anomalinya sekecil itu, Guys. Gimana caranya? Wow. Bugomu 02 XX. Hello. Are you the teacher from the orphanage where Bor stayed? She’s very sick right now. Your number was the only one written in her notebook. Oke. Tapi dari mana? Ah, udahlah. Gua bingung banget, Guys. Dia menemukan catatannya si Bori. Eh, udah anomali ya? Anomali, Guys. Anomali, ya. Anomali. Eh, tapi enggak apa-apa, mending kita cari semuanya. Oke, aman kok. Biar terbiasa. Biar terbiasa. Itu udah anomali ya, jamnya. Udah anomali, Guys. Bergerak-bergerak sendiri dan tidak hilang. Hari kelima. Eh, oke. Enggak ada merah-merah. Aman. Mari kita cek, Teman-teman. Tidak ada yang Oh, Ho. Kepala, apakah kamu melihat anak perempuanku? Anak perempuannya. Boneka ini wajahnya terlihat tidak asing. Rupanya mirip dengan seorang yang membawakanku obat. Oh, yang mulutnya ada rambut kah? Karena tadi yang boneka gede itu kayak di mulutnya ada sesuatu gitu loh. Oke, kita belum menemukan anomali ya. Kita belum menemukan anomali guys. Yup. I didn’t see anomali. Sabar. Enggak ada nomali. Apakah di toilet? Apakah di sini? Enggak ada, Guys. Oh no. Gua enggak menemukan anomali lagi. Ini bahaya, Guys. Kalau gua enggak menemukan anomali berarti apa? Berarti pilihan kita fiftyfy. Apa yang aneh, ya? Apa yang aneh, ya? Apa yang aneh ya, Guys? Aku tidak tahu. Ya sudahlah kita ambil obatnya ya. [Musik] Apa yang salah? Apa yang salah? Oke. Eh, kita coba lagi. Uh. Oke, gua nemuin baju. Aku menangkap seorang laki-laki yang nguntitin Bori. Dia mencoba kabur seraya berkata, “Maaf, aku mungkin salah orang. Namanya Takgu.” Dia berpikir bahwa anak perempuannya hilang diculik semenjak lama. Dia pasti salah mengira Boris sebagai anaknya. Oh, wow. Takbu. Apakah Bori tahu soal ini? Atau mungkin dia hanya merasa takut. Kan diceritain kalau misalnya akhir-akhir ini ada orang yang mengikuti dia terus si Bod mendapatkan surat, “Ayo main ke tempat gua aja. Berlindung di tempatku aja.” Masuk akal. Kita tinggal mencari kakinya aja ya. Masuk akal, Guys. Oh no. Kasihan si Bori. Padahal dia cakep ya, Teman-teman. Oh, wow. What is that? Klinik Sinar Mentari. Kamu, kami bisa membantumu. Operasi murah. Operasi murah, Guys. Ini ini anomali sih. Gua enggak pernah lihat ini. Ih. Oke. Tidak menghilang. Berarti apa? Anomali. Yup. Anomali, Guys. Anomali, Guys. Ini kalau gua salah gua akirin sampai di sini ya. Karena sepertinya kita sudah bermain 50 menit. Gua takutnya kelamaan. Kayaknya kita harus mencari satu boneka lagi. Yap, betul sekali. Halo. Apa kita akhirin sampai di sini aja dulu ya? Tapi, tapi Miaok nanti aku penasaran sama Bro. Aku juga sudah penasaran apa yang terjadi sebenarnya. Loh. Oke, aman aman. Tuh, enggak ada apa-apa kan tadi? Double kill tuh. Aman semuanya, Guys. Tidak ada tanda-tanda. Nah, ini nih salah nih. Ini harusnya e sepatu. Minum dulu. Let’s go day ketiga. Oke, di hari ketiga ini Miaok kamu semakin lama. Oh, kita menemukan kakinya ya, Teman-teman. Nice. Kenapa tidak transparansi rambut anakmu juga pasti suka, ujarku pada anak laki-laki yang diliputi rasa bersalah karena tidak bisa menyelamatkan anaknya yang setiap hari mabuk. Tangku merunduk kepalanya dan keadaannya mabuk. Rambutnya bergoyang-goyang di terpa angin seolah menyetujui kata-kataku. Aku tidak bisa menahan tawa. Gitukah? Aku tidak tahu mengapa aku sangat mempedulikan cerita ini. Tangku, Bori, dan rumah ini semuanya sepertinya saling terhubung. Hm. Sepertinya begitu, Bro. Oke, kita tetap har Oke. Apelnya ya. Ini bukan halusinasi, Guys. Eh, maksudnya itu halusinasi. Apelnya tidak menghilang. Minum dulu. Mantap. Anomalinya banyak banget. Ya udah, udah lengkap. Oke, check and recheck. E check and recheck. Semuanya diecek. Kecek. Cek, cek kecek, cek kecek, kecek. Oke, ada yang pecah. Oke, itu anomali ya, Teman-teman. Let’s go. Aku sudah menemukan anomalinya. Minum, minum. [Musik] [Tepuk tangan] Huh. Coba, coba, coba. Kalau ini kita bisa langsung selesaikan, Teman-teman, maka kita akan tamatkan saja ya. Sorry banget kalau misalnya durasinya 1 jam lebih kalau misalnya gua tamatin. Tapi kalau kalau gua bisa sebentar aku lagi berusaha sebaik mungkin nih teman-teman dengan menggunakan mata saya. Kita pasti bisa, Bung. Aku bisa, aku pasti bisa menamatkan game yang satu ini. Aku bisa, aku pasti bisa. Celuk, Pak. Uh, tidak ada yang aneh. Tidak ada yang aneh. Tidak ada yang aneh. Cuma tidak ada yang ketok-ketok. [Musik] Bori, apa yang kamu lakukan di situ, Bori? Kamu mau masuk sini aku ajak masuk. Tidak bisa itu halusinasi. Let’s go. 3 hari lagi, Guys. 3 hari lagi. Hm. Ada suara anak kecil. Suara anak kecilnya siapa di dalam sini, Guys? Oh no. H huh huh wuh. Enggak ngilang. Minumlah. Hari ketujuh. Huh. Dua hari lagi. Apalagi, Guys? Apalagi nih, Guys? Apaagi nih, Guys? Check and reck dulu, ye. Aduh. Ayo dong anomali dong biar gampang gitu loh. Sabar. Oh no, guys. Aku tidak menemukan apa-apa ini. Gawat. Gawat. Gawat. Bro, bro, bro, bro, bro, bro, bro. Minum. Enggak hilang soalnya ya, Guys. Ada langkah kaki basah. Kenapa? Menandakan apa itu? Hari ke-elapan. Let’s go. I feel goodet. Mana anomali? Tak lihat anomali. Halo, kok kalian enggak ada? Anomali muncul dong biar gampang. Mohon maaf nih Anomali nih ya. Gua harus panggil-panggil nih supaya cepat selesai. Oke, Mbak, Mak, Mbak. Oke, aman di sini, Piw. Uh, uh, uh, uh, uh, uh, uh, uh, oke. Ini kedip-kedip. Berarti anomali ya, Teman-teman. Cuma buat make sure semuanya. Hmm. Itu dia aku melihat. Yap, kalian lihat tuh. itu tidak hilang-hilang ya berarti itu adalah anomali. Yes. Berarti kita lanjutkan sampai tamat. Mohon maaf teman-teman durasinya jadi 1 jam lebih. Hari kesembil. Apakah tanggu juga merupakan korban dokter itu? Ih, korban lu pakai ditanya ini loh. Jelas-jelas ini lu dokter nih. Ayo aku ikutin kamu tanggu. Kamu diapain, Tanggu? Apakah kita ke sini? Ow, apa itu? Tangguh. Dia akan merubah si Taku. Daku, open your eyes. The surgery went absolutely perfectly. Now, how about you take a look in the mirror? Even you won’t recognize yourself. Jadi golum. Okay. Another victim. Oke, ternyata yang di panti asuhan itu adalah victim selanjutnya ya, Teman-teman. Mengapa si dokter melakukan praktis medis yang kejam seperti itu? Apa tujuannya? H pakai nanya. Alright, mari kita cat. case has been apprehended. Currently, he is denying all charges and continues to make controversial claims that human will and mental strength can overcome any pain. Awalnya kukira aku adalah salah satu korban yang disekap, tetapi sekarang aku merasa bisa terbatas dari rasa takut itu. Ya, lu orangnya, Bro. Hah? Oke, kita lanjutkan lagi, Teman-teman. E, kira berdarah. Oke, enggak ada apa-apa. Mari kita check and recheck. Check and recheck. Check. Check and recheck. Cheek. Check. Ba kayaknya ini aman-aman aja sih. Oke, set. Set. Set, set, set. Oke. Gak ada. Gak ada. Gak ada. Oke, ini aman ya, Teman-teman. Mari kita tengok dulu, Mbak. Halo, Bor. Mau dong. Yey, benar. Dia senyum. Set dah. Yang dioperasi ternyata mata dan mulut ya. Jadi gede banget. Hari kedua kayaknya gua akan mencari boneka lagi nih. Tuh kan. Betul. Hew. Go. Aku hanya ingin hidup bahagia. Mengapa hidupku jadi seperti ini? Aduh, setiap boneka memiliki kisah yang pilu. Oh, nah pertanyaannya pertanyaannya apakah kita akan menemukan anomalia atau tidak? H bunyi apa tuh, Guys? Lah di situ dia, Guys. Ketok-ketoknya. Buset dah, gua baru lihat. Halo. Ini kayaknya ya, Teman-teman, ibu dari panti asuhannya. Berarti di sini kosong. Dia cuma ngelihatin gua doang, Guys. Ih, seram banget. Cuma dilihatin doang. Entar entar entar. Make sure, make sure. Di toilet gak ada apa-apa, ya. Alright, mari kita minum. Yuk. Sadar, yuk. Sudah bangun bangun dari halusinasi kamu. Hari ketiga. Pup pip pup pip pip pipipip pup pipipip pup pup. Atau enggak, Teman-teman? Kalau memang kepanjangan, nanti gua akan jadiin dua part aja ya videonya. Takutnya memang kepanjangan. Halo. Uh, berbeda lah. Kan berbeda nih, Teman-teman. Ah, mantap. Tapi tunggu dulu, gua sekalian mencari potongan bonekanya. Siapa tahu aja kita bisa nemuin nih potongan bonekanya. Betul juga. Nah, itu kah? Ya, betul sekali. Itu dia, Guys. Aku terus memikirkan guru itu, Bu Gomu. Gomu Gomu no yang aku kenal melalui Bori. Bahkan di tengah-tengah terpaan rumor, kegagalan bisnis suaminya dan kegagalan anaknya masuk universitas, dia adalah seseorang yang selalu tersenyum di hadapan anak-anak. Mengapa dia sampai terlibat dengan sekte itu? Sekte apalagi? Kenapa ada sekte, Guys? Sepertinya bodek-bodek ruan ini mungkin dia terjebak karena sesuatu yang aku tidak sempat baca ya, Teman-teman. Maaf. Yuk, minum ya. Kalau ini kelamaan gua bagi dua aja. Itu aja ya, Teman-teman. Mantap. Tapi kalau tidak kelamaan kita lanjutkan sampai tamat. Aduh, Bori. Ee lupa lagi namanya sama Bugomu. Aduh, lupa. Tadi barusan gua ngomong ya. Bor doang tuh. Uh, kaki di depan sana. Oke, cek dulu, Guys. Kita ambil dulu, ya, kakinya, ya. Let’s go. Kuuh. Menghadapi kemalangan yang menimpa hidupnya. Aku menemukan informasi kotaknya di barang-barang di barang-barang milik Bori. Dia memintanya datang kemari dengan dahli bahwa Dori sakit. Hmm. Bugomu, Bori dan Takgu. Nah, itu dia. Apakah mereka semua korban dari dokter itu? Betul sekali. Sepertinya semua orang yang mengantarkan kamu minuman ya atau obat itu adalah korbanmu sendiri. Mal praktik yang menyebalkan, ya. He aku tidak men terus gua gimana? Gua tahu Bori kamu mau jadi Spider-Man. Tapi enggak gitu juga ya. Mohon maaf. Mohon maaf banget nih Bori ya. Aduh kepalanya dia ngikutin gua lagi guys. Bori aku cuma mau minum. Aku minum dulu ya. Aku minum dulu, ya Bori ya. Jangan, jangan makan aku, Bor. Let’s go. H. Mamam. Iya. Takut. Oh, kenapa nih gua terengah-engah? Loh. L l l Bonekanya udah lengkap. Waduh, di tato. Oh no. Itu ibu Gomu kayak di bagian punggungnya dia di tato gitu loh. Maaf ya, Guys, kalau ada blur aku sensor. Hah? Apakah itu hanya mimpi? Tidaknya Bori dan Ibu Gomu juga. Kecemasanku semakin menjadi-jadi membuatku merasa bahwa mereka mungkin adalah korban orang itu. Heh, dia tidak percaya ya, Teman-teman, kalau semuanya itu dia yang melakukan. Dia dia dia cinta aku tunggu tunggu tunggu. Tidak ada yang berubah. Aduh. Oke oke oke oke. Kayaknya gua harus lebih teliti ya, Teman-teman. Karena kalau enggak makin panjang nih perjalanan kita. Alright, Mak. W weh. Wah, wah. Wayah wah wah wah wah ya wah ya waya wah wah ya ya ya waya wah. Oh no. Kalian lihat teman-teman ada tumpukan boneka-boneka di dalam sana. Hah. Gak berhenti-berhentinya game yang satu ini buat gua kaget pak. Aman, Guys. Jantung aman ya. Jantung aman ya. Aman aja bro. Huh. Alilet. Enggak ada merah-merah. Tidak ada. Mari coba kita keluar. Kita nyalakan televisi. Kita lihat ke atas. Lihat sofa ada yang berbeda. Tidak ada. Lihat jam, lihat akuarium. Kita buka sini. Lihat-lihat dulu. Apel aman, bawah aman. Bagian sini aman. Bagian sini aman. Oke, aman-aman saja J. Aman-aman saja. Nah, tuh. Apaan tuh? Apaan tuh, Guys? Apa nih? Bakteri. Kris keuangan mengancam putus warga putus asa beralih ke sekte. Oh, gara-gara ke gara-gara habis duit mereka ke sekte-sekte ya, Teman-teman. Sayang sekali. Tunggu dulu. Aku tidak menemukan sesuatu yang aneh di sini, Guys. Ow. Ow, guys. Gua enggak nemuin ada yang aneh. Coba intip dulu. Yap, itu Ibu Gomu. Gomu gomu no. Oh no, tidak ada yang salah lagi, Guys. Jamnya sesuai dengan progression kita kan. Itu kayaknya sih begitu. Ini ada yang ditutup nih. Bo, ada tulisannya Bor dan Miss Gomu. Oh, ini Bori dan Gomu, guys. Bukan istri dan anaknya. Oke, guys. Mohon maaf, mohon maaf banget ini. Mohon maaf banget. Gua akan buka pintunya, ya. Kalau misalnya keulang. Mohon maaf, mohon maaf, mohon maaf banget. Sip. Salah, Bim. Oh, tuh kan. Right decision. Mantap. Terima kasih Ibu Gomu. Hm. Bunyi apa tuh? Du hari lagi. Du hari lagi. 2 hari lagi. Nah, aku sudah menemukan apa yang salah. Let’s go. Airnya berubah menjadi merah dan isinya ada kepala-kepala yang berubah menjadi kecil dan besar semakin harinya. Oke, kayaknya sebentar lagi dia akan pecah, Teman-teman. Eh, baiklah kalau begitu yuk e kita cek dulu. Oke, itu bori mari kita minum. gratis 1 hari. Mantap. Mantap. Oke, oke, oke. What is this? What is this, my friend? Hari terakhir. Yuk, bisa yuk, bisa yuk. Hari terakhir. Kasih yang gampang dong. Please, please, please. Oh, ada catatan apa nih? Catatan operasi nama pasien Ibu Gomu. Tujuan prosedur mengukir lambang suci, memahat jimat, dan mengundang keberuntungan. Beberapa halusinasi diamati selama prosedur. Ini atas persetujuannya Ibu Gomu kah? Katanya kan Ibu Gomu depresi gara-gara kehilangan harta mungkin. Habis itu dia ke sekte katanya. Oke. Ah, aku menemukan sesuatu yang salah. Ini tidak ada teman-teman. Berwarna emas. Nah, ini juga nih. Ow, ada pigi, Guys. Wah, ini terlalu banyak, terlalu banyak anomalinya, Guys. Udah pigi piring-piring. Oke, aman ya. Cek dulu kita minum. Let’s go. Apakah ini adalah kemenangan kita? Hari kesembilan, hari kebebasan kita. Boneka itu sudah tidak terlihat. Apakah ini benar-benar sudah berakhir? Oh no. Boneka, ya? Hmm. Apakah ini benar-benar sudah berakhir? Terakhir kali sih kalau pas gua ke sini gua ditarik lagi ya ke belakang. Nah, kali ini [Musik] kaget sekaget-kagetnya gua. Ya ampun, ada Bor, ada Ibu Gomu. Why are you all here? Kenapa kalian semua di sini? What is this? Apa ini? Kenapa kalian melakukan ini padaku? Lepaskan sekarang. Astaga. Ternyata pilnya beracun. Now it will seep into your flesh and bones. You are no savior. Your greed made us what we are. And now we’ll become your nightmare. Aren’t you excited? Our masterpiece. [Musik] Who at the door? You know who’s at the door? Soul 2000. Oh, masih ada lanjutannya. gone missing. Yes, Mr. Kim, who had received a life sentence, was controversially released on parole 10 years ago and has since vanished without a trace. Yes, there are also suspicions of medical record trading with higherups behind the parole decision, right? Yes. Human Rights Group strongly opposed the decision at the time and after his disappearance, there were even suggestions that the victim’s families might have kidnapped him. This led to renewed scrutiny of his past. His brutal crimes committed under the banner of human experimentation. It’s hard to believe that a person could do such things to another human. Gua mau lihat dong apa yang dilakukan sama mereka. Y gak kelihatan, Guys. Gua cuma lihat ada rambut doang di mulut. Oke. Oh, ini dia. Dikabulkan ya, Teman-teman. Dikabulkan. Kelihatan semuanya. Map friend mamam. [Musik] Sudah selesai. Wow. Seperti yang gua bilang, gua belum menarik kata-kata gua, Teman-teman. Kalau misalnya ini adalah salah satu game pencarian anomali yang terbaik yang pernah gua mainin selain Exit 8, ya. Exit 8 mungkin salah satu pencetusnya lah. Tetapi ini another level, Guys. Walaupun tuh kalian lihat kebanyakan yang buat itu adalah orang Korea. It’s a good game. Wow. Wow. GG Gaming. Jadi jalan ceritanya sendiri kita sebenarnya adalah seorang dokter yang mungkin kejam yang melakukan mal praktik, tetapi entah kenapa kayak dia minum obat dan ternyata obat tersebut adalah obat yang meracuni diri dia sampai dia tuh berhalusinasi lebih tinggi lagi. Dan akhirnya korban-korban dia membalaskan dendam ke dia. Here we go. Halusinasi terdeteksi 18. Tersisa 18 lagi halusinasi tersembunyi. Wow, ternyata masih ada 18 halusinasi yang belum gua temukan dan ada halusinasi tersembunyi yang belum ditemukan itu ada empat. Wow, GG Gaming. Tapi ya sampai di sini aja terlebih dahulu ya, Teman-teman. Buat kalian semua yang penasaran mungkin sisanya halusinasinya seperti apa, silakan kalian cek aja di YouTube channel yang lain ya. Tetapi aku sampai di sini terlebih dahulu dan mungkin video kali ini cuma menjadi satu video saja. Well, well, well. It’s a good game, Teman-temanku sekalian dan worth it untuk kalian nonton sekali watch aja. Dan mungkin beberapa dari kalian bertanya kan, “Kak Regi kalau misalnya waktunya apa?” 1 jam, bagaimana Kak Regi? Kalian sebenarnya bisa nyicil nonton ya teman-teman. Mungkin 10 menit sekarang atau enggak 20 menit nanti kayak gitu-gitu kan. Kalian bisa bagi sendirilah waktunya. Dan juga sebenarnya kalian bisa nonton nih kadang-kadang nih ya yang gua suka notice dari kalian ya 1,5 * 2,25 eh 1,25 ya kan 185 bisa juga kali 2. Jadi ya tergantung kalian cara nontonnya seperti apa ya teman-temanku sekalian. Thank you so much dan kita akan bertemu lagi di next video. Bye bye. P. [Musik]
Akhirnya game pencarian Anomaly Who’s At The Door keluar juga nih guys, dan sekarang kita bisa melihat jalan ceritanya dan bertemu dengan berbagai macam Anomaly, dan gw nobatkan ini top 5 game Anomaly terbaik sih hehehe, enjoy then
#miawaug #horror #horrorgame #gamehorror #Whosatthedoor
Subscribe : http://www.youtube.com/user/miawaug?sub_confirmation=1
Be a Member : https://www.youtube.com/miawaug/join
Game : https://store.steampowered.com/app/3690010/Whos_at_the_door/
Mau Kepoin gw di Social Media ? Kesini aja, ada Link IG FB Tiktok DLL
https://msha.ke/miawaugyt
Untuk Email Bisnis kalian bisa masukan di
Email ► miawaug@ gmail [.]com
Thanks Guys….
Intro Music :
– Mark G – Never Let You Go
– Support Mark G:
https://fanlink.to/markgneverletyougo
Tweets by markgmusic
https://www.instagram.com/markgtheartist