Aku Menyembunyikan Badan Orang!
Hai guys, kembali lagi bersama aku dan selamat datang di rumah aku. Jadi, bentar lagi aku tuh bakal mengundang teman aku soalnya kita tuh mau main game bareng, Guys. Mana ya teman aku? Lama banget pula. Hah? Ada orang asing. Halo. Katanya, Guys. Mana dia? Eh, bentar. Ini rumah aku sendiri. Aku mau turun kok bingung. Oh, ini ya. Kita buka yuk. Halo, kamu siapa? Kamu bukan teman aku. Kamu ngapain di sini? Mau mau nyolong ya? Aku bakal datang lagi. Hah? Loh l loh guys lihat tuh dia masuk seenaknya gitu aja. Oke kita harus iya baca tuh di bawah guys. Kill him ya. Ini bukan aku yang menyuruh tapi Roblox yang menyuruh ya teman-teman. Mana itu orang? Halo. Eh mana itu? Oh ketawa-ketawa dia. Ah e selamat tinggal. Nah sekarang kita harus sembunyikan dia, Guys. Karena teman aku mau datang. Ah, kamu di sini dulu, ya. Masuk kau, masuk kau kaki kamu, masuk kaki kamu, masuk. Wah, wuh. Oke, tutup. Hah? Eh, eh, pisa aku mana, Guys? Oke, sembunyikan, Guys. Jangan sampai teman aku tahu, ya. E sembunyikan di belakangnya ini deh. Di belakangnya lemari. Nah, udah. Dahah. Sembunyikan, Guys. Nah, tutupin, tutupin, tutupin. Teman aku mana? Oh, hei. Hei, Bobi. I, iya. Cari cari apa Bobby? Katanya kita mau main itu ya, apa Roblox ya? Apa bukan main Minecraft. Oh ya bolehlah. Main Minecraft di Roblox. Boleh. Nyari apa sih Bobby? Bobby, Bobby, Bobby kok diam aja sih, Guys? Ini dia nih mau ngapain sih? Aku memang bilang anggap saja seperti rumah sendiri, tapi enggak gini juga lah. Aku bakal pergi. Aku bakal datang kembali. Hah, udah gitu doang? Ye, tapi kita berhasil menyembunyikan ini, Guys. Wow. Apakah itu artinya aku berbakat, Guys? Eh, enggak boleh. Cuma di game ya, Guys. Cuma di game. Oh, datang lagi dia, Guys. Kalian tahu apa ini? Ini orang ini datang terus gak berhenti-berhenti. Hai. Hai apanya? Hai apanya nih? Bilang hai kepada pisau aku. I ayo, Guys. Cepat, Guys. Cepat, Guys. Sembunyiin, Guys. E, e di lemari, di lemari, di lemari kah? Eh, enggak ggak gak gak. Jangan, jangan, jangan. Kita sembunyiin. Nah, di sini, di sini, Guys. Tadi aku mau sembunyiin di kulkas ya kali, Guys. Aku taruh dia di kulkas ya. Jatuh. Oh no. No. Teman aku jangan datang dulu. Please, tutup. Tutup itu, Fanny. Tutup. Nice. Rencanaku berjalan dengan mulus, Teman-teman. Bobi, kau kembali, Bobi. Iya, kenapa? Udah rindu dengan aku? Dia enggak sadar, Guys. Ada ini. Bobi, Bobi. Udah, udah, udah, Bobi. Enggak usah ini. Enggak usah putter-putter di rumah aku. Ayo kita main game aja. Bobby, Bobby, Bobby. Ayolah Bobby. No. Bobby per. Kenapa dia selalu seperti itu, Teman-teman? Aku kan cuma butuh teman. Aku cuma butuh Bobi. Aku ingin Bobi. Enggak, kamu bukan Bobby. Kamu siapa? Kamu adalah orang yang menyamar menjadi Bobby. Sini kau. Ayo, Guys. Kita sembunyiin lagi. Tapi di mana, ya? Lama-lama nih tempat aku habis nih, Guys. Masih ada. Tutup, guys. Tutup, guys. Nice. Sebentar, kita harus cari tempat lagi. Soalnya lama-lama tempat aku penuh nih, Guys. Gimana, ya? Kita coba cek di lantai du apakah ada tempat lagi untuk menyembunyikan. Oh, tenang, Teman-teman. Masih ada, masih bisa. Masih muat nih, Teman-teman. Ah, lihat itu Bobby. Hai Bobi. Kamu kayaknya kangen banget ya sama aku ya, Bobi ya? Menurut kalian muat enggak ya kalau aku taruh badannya di atas situ, Guys? Hmm. Hm. Em, dari besarnya sih sepertinya cukup ya. Oh, Bobi kok mau pergi. Iya, dadah Bobby. Menurut aku sih bisa, Guys. Bisa kita coba ya. Karena aku yakin itu pasti datang lagi nih. Kalian perhatikan guys ya. Sat 2 tuh kan. Hai. Hai. Apanya? Kamu itu enggak diundang, ya. Udah kayak apa dia, Guys? Kayak jelangkung, ya. Datang tak diundang. Iya. Taruh sini. Taruh situ. Taruh atas. Ayo, Fanny. Bisa yuk. Bisa yuk. Kamu kan tinggi ya, Fanny. Hap. Hh. Jangan jatuh dulu. Hah, Guys. Gak muat ya? Oh no. Gak muat, Guys. Taruh di mana nih? Taruh di mana nih, Guys? Taruh di mana? Taruh di atas. Taruh di atas, Guys. Ah, oh no. No. Teman aku udah mau datang, Guys. Aduh, teman aku datang, Guys. Teman aku datang. Teman aku mau datang. Oke. Yeay, berhasil. Teman aku sudah datang. Oh, dia tidak melihat apa-apa kok. Dia enggak lihat apa-apa. He, ternyata ini enggak bisa, Kak. Sesak banget ini lemari, Guys. Aku punya ide cemerlang. Gimana kalau kita tutupin ini aja daerah sebelah sini dan kita bisa menyembunyikan badannya di sebelah sana, Guys. Bagus nih. Hai, kamu ke sini ngapain? Ah, selamat tinggal. Sini kau. Jadi enggak perlu susah-susah ke lantai dua, Guys. Nih, aku bakal coba ke sini dan taruh dia di situ. Nah, kita tumpuk-tumpuk ini. Jangan biarkan Bobi kemari. Nah, taruh ini, Guys. Taruh TV di sini, ya. Bobi, Bobi, ini jalannya ditutup, ya, Bob. Kamu gak boleh ke sini, Bobi. Nah, ini udah sempurna ini, Guys, ya. Bobby gak bakal bisa ke sini nih, Bobi. E Bobi itu boneka, ya. Itu boneka, bukan badan. Boneka. Boneka. Bo. Bo. Boneka. Bobi, jangan ke sini, Bobi. Enggak boleh. Bobi. Eh, dia bilang apa? Eh, aku bilang kamu tuh enggak boleh ngajak siapa-siapa. Kita kan mau main berdua. Dia ternyata enggak peduli, Guys, aku bunuh orang atau apa. Dia cuma peduli kita tuh cuma berdua. Oke, kita naikkan tingkat kesusahannya, Guys. Tadi itu e tutorial latihan, Guys. Latihan, ya. Oke, udah persiapan nih, Guys. Lemari-lemari sudah aku buka-buka. Iya, ada tiga orang sekarang. Mantap. Pisau aku mana pisau aku? Nah, kalian sudah siap, Guys? Ya, mari kita sambut mereka dengan ee pisau-pisau. Iya. Halo, Dadah. Oke, cepat, Guys. Cepat, Guys. Cepat, Guys. Oke, ini satu. Satu. Kau masuk sini. Ayo, yuk. Bisa. Yuk, masuk. Tumpuk-tumpuk kakinya. Kakinya yang betul. Teman kamu bakal datang 5 detik lagi. Yang bener aja ini belum, ini belum selesai ini. Oke, ini tumpuk-tumpuk. Yang benerlah kawanku. Oke, Teman-teman. Persiapan ini pisaunya udah aku bawa turun ya, Guys. Ini buka buka terus ini juga dibuka 1 2 ee terus mana lagi ya, Guys? Oh ya, ini lemari. Lemari. Nah, tiga ya karena sekarang ada tiga orang loh di sini. Eh, ngapain kalian tuh tidak diundang semuanya ya? Ayo pulang enggak kalian? Kalau enggak pulang ya udah gak apa-apa sih. Aku tinggal taruh kalian di ini. Nah. Eh, masuk yang betul lah. Sudah menending gue menyusahkan ya, Teman-teman. Tutup. Tutup dulu. Ih, kepalanya gak mau masuk, Guys. Ih, kepalanya kejepit, Guys. Ini gimana ini? Eh, eh, eh, eh, ya ampun, ya ampun. Nah, nah, udah, udah, udah,udah. Itu udah, ya. Udah, satu, satu udah masuk tuh. Sekarang kamu, kamu di lemari ya. Masuk. Teman aku mau datang, Guys. Aduh, teman aku kok cepat banget sih aduh janjiannya kan jam berapa itu? Ya udah, taruh sini dulu. Taruh sini dulu. Nah, nah, nah, nah, nah, di sini. Nah, tutup, Guys. Tutup, Guys. Tutup, Guys. Tutup, Guys. Tutup, Guys. Tutup. No. Teman aku datang. Huh. Bisa enggak sih lemarinya aku bawa? aja. Oh, bisa loh, Guys. Lemarnya bisa aku bawa-bawa. Ah, buka dulu ini. Nice. Geser dulu ke sini. Oke. Nah, nih, nih, ini. Aduh, ambil dulu, Fanny. Ambil, Fanny. Nah. Aduh, kalian datang enggak kapok-kapok ya ternyata ya, Guys, ya. Nih, ini kita masukkan. Nah, gini kan enak. Ayo tutup dulu. Itu diinjak, Guys. Oke, terus lanjut, Guys. Lanjut, Guys. Nah, ini berikutnya. Berikutnya ini nih. Ini orang. Ini orang. Oke, masukkan ke sebelah sini. Kamu masuk dong, jangan letoy-letoy. Oke, oke, oke. Lemarinya kita harus hancurkan. Eh, maksud aku turunkan kayaknya, Teman-teman, ya. Susah banget nih. Ini dia gak mau masuk-masuk, Guys. Ya ampun, pusing banget, Guys, aku, ya. Makanya jangan berbuat kejahatan, ya, Guys, ya. Karena e berbuat kejahatan itu menyusahkan hidup kalian, Guys. Nih, tutup dulu, tutup dulu. Nah, sekarang teman, teman e eh e taruh. Ya susah loh, Guys. Aku main sendirian loh, Guys. Misalnya aku dibantu teman aku, wah pasti gampang sekali. 5 menit kemudian. Oke, sini sini sini sini sini sini ya. Kamu yang akan aku paketin. Nah, masuk kau. Ayo masuk masuk. Ini cuma bisa satu orang apa guys ya? Ya ampun dia gak mau tiduran loh guys. Lihat tuh. Nah mantap tutup. Ceklik. Nice. Lanjut kamu kamu di ini, B es ya. Ini tempat buat es krim kayaknya ya, Guys, ya. Astaga, teman aku mau datang. Tutup. Cepat, cepat, cepat cepat cep cepat, Guys. Guys, satu, satu, satu. Tutup, tutup, tutup. Kepala kamu masuk dulu. Eh, eh, udah mending gua jangan nyusahin dong. Nah, nah, nah, nah. Tutup, tutup. Kok gak bisa tutup? Ini kok enggak mau nutup, Guys? Waduh, buang aja ini. Ah, gimana kalau kita naikkan tingkat kesusahannya jadi susah? Let’s go. Emangnya bisa ya, Guys? Yang tadi aja aku gagal mulu loh. Dan itu tuh levelnya normal sih, Guys. Itu normal. Dia datang, Guys. Oke, langsung aja get ini orang. Teman kita langsung datang dalam 4 detik, Guys. Yang bener aja 4 detik. Ini gimana nih? Masuk kau. Tutup. Tutup kepalanya. Oh no. Enggak kawanku. Itu, itu boneka. Itu boneka. Janji, janji. Serius? Serius. No. Ternyata benar-benar susah, Guys. Susah banget mode hard itu. Ya, tapi aku jadi punya ide bagus. Gimana kalau kita bawa ini keluar, Guys? Bisa enggak? Ini, ni, ni, ni, ya. Ini kita bawa ini keluar. Keluar, keluar. Yuk, yuk, yuk. Bisa yuk yuk bisa yuk bisa yuk. Lah, aku malah kekunci, Guys. Aku gak bisa masuk rumah sekarang. Hai, halo. Eh, kamu bisa bantuin aku dorong pintu enggak? Karena aku gak bisa masuk. Lihat nih, ide konyol, Guys. Lihat ini apa ini? A few moms later. Kalian siap? Kalian siap? Kalian siap? Kalian siap. Jebret. Bawa teman kita datang dalam 5 detik, Guys. 5 4 3 masuk kaw. Masuk. Teman aku udah datang. Kok cepat banget sih? Lah, ini teman aku enggak mau masuk. Aku cuma pengin bisa berhasil satu kali aja, Guys. Beneran kalau aku berhasil aku bakal bangga. Apalagi ini tu mode yang susah. Pintunya kita buka. Nah, kita tutupin pakai ini. Nah, jadi kayak bisa langsung seret-seret badannya gitu loh, Guys. Oke. Oke, siap, Guys. Siap, ya. Akan aku buktikan kalau F Chandra berbakat dalam menyembunyikan badan orang. Let’s go. Oke, teman aku datang 5 detik. Astaga, astaga. Sini, sini, sini, sini. Tutup dulu. Masuk, masuk. Udah meninggo jangan nyusahin orang ya. Tutup, tutup, tutup, tutup. Pintunya macet, Guys. Lemarinya macet loh. Bukan salah aku. Salah lemarinya. Wow, nice. Heh, heh. Oh, hai Bobby. Hai Bobby. Kamu kembali. Astaga, kamu kok buru-buru? Kamu cepat banget. Oh, ya. Kamu injak kamu enggak ngerasa kamu injak sesuatu, Bobi? Ya gak apa-apa sih. Akhirnya berhasil, Guys. Ya, berhasil. Kamu jangan kebuka sendiri loh, ya. Kamu udah meninggo gak bisa buka pintu, loh, ya. Dadah, Bobby. Bentar, pisau aku mana Bobby? Kamu lihat pisau aku Bobby. Ini serius nih aku kehilangan pisau aku. Hah? Ya elah, di situ loh, Guys. Aduh, bentar sabar sabar sabar sabar sabar sabar. Aku mau ambil pisau aku dulu nih. Aku lagi berusaha menaruh ini kotak sedekat mungkin ya guys ya. Ini kok malah aku yang masuk ke dalam kotaknya. Ngapain aku ngumpet di dalam kotak? Oke, guys. Ini udah dekat banget, ya. Please, harus berhasil. Let’s go. Ayo, Guys. Kalian siap? Akan ku buktikan nih. Mama akan aku buat Mama bangga. Tapi kayaknya kalau berbuat kejahatan gak bikin bangga juga ya sih, Guys. Gak apa-apa yang penting di game. Oke, let’s go. 5 detik lagi. 5 detik. Ayo, kamu jangan berat-berat dong. Nyusahin banget sih. Masuk, masuk, masuk, masuk, masuk, masuk, masuk. Teman datang, teman datang, teman datang. Siapa? Temanku datang. Wah, tutup dulu. Tutup dulu teman. Ah, aku gagal. Tapi, hei, aku sidaknya berhasil nyembunyiin satu di mode susah. Yey. Okelah, Teman-teman. Sekian dulu ya permainan aku di game Hide the Body. Seru banget. Emm, tapi susah karena aku sendirian sih, Guys, kayaknya, ya. Tapi kalau k suka dengan video K ini, jangan lupa diklik tombol like, di-share, dan juga di-subscribe. See you guys.
SSSSSSST Ini rahasia ya
—–
Link Ig: https://www.instagram.com/fannytjandra0121/
Link Tiktok: https://vt.tiktok.com/ZSQoPSQa/
Channel kedua: https://www.youtube.com/c/FannyTjandraTV
Copyright Disclaimer under section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, education and research.
– Dukung aku dengan berdonasi disini: https://saweria.co/Fannytjandra
– Join menjadi keluarga Fanny disini:
https://www.youtube.com/channel/UCM4m4jzE3UG1yQWJQH59gjA/join
Video ini diedit oleh: @RyodaAkamazuCh
#roblox #robloxIndonesia #Fannyplays