Mari Mencari Rumah Hantu
I ha I ha e e e Yo, selamat sore. Selamat sore teman-teman semuanya, Guys, ya. Kembali lagi bersama aku di channel Taksu Gaming dan kita hari ini akan melanjutkan game Yupin Yipin Universei. Ya, kita akan bermain game copyright ini yang juga udah ee hah sos set sekali buat Bawang Windah. Aduh. Selamat datang buat teman-teman semuanya yang nonton live maupun replay. Aku ingin mencari visi dan teman-teman dan juga kita akan coba ke rumah hantu guys ya. Jadi aku akan lanjutkan ya. Selamat datang. Kita absen dulu. Ada Hisky, ada Blk, ada Verena, ada User, ada LP, ada Nightbot mana ya? Ada Kila, ada Susan di rumah. Pomol Malingge. Malingge siapa? Malingge. Ada Austin Raka. Halo. Halo, Jul. Welcome. Nah, eh kita aku pakai aku main pakai stick ya, Guys, ya. Pakai keyboard mouse susah banget, Bro. Oke, ke mana kita? Entar kita matiin dulu misinya si Ehsan, ya. Malas banget misinya si Ehsan, Guys. Mana sih misinya si Esan? Nah, ini ini hilangin dulu. Gimana sih cara ngilangin, Guys, misinya si Esan? Eh, kita coba ke sini, Guys. Kita coba ke sini, ya. Aduh, salah. Kita coba ke sini, Bro. Ini, Guys, rumah hantunya katanya tuh ada di pojok sini, Bro. Katanya ada rumah hantu di pojok-pojok sini, Guys. Oke, ya. Oke, ya. Oke, ya. Entar, rumah kita kan e rumah kita bentar, rumah kita di mana, ya tadi, ya? Rumah kita di sini. Oke, kita naik sepeda dulu, ya. Kita cari rumah peta-peta dulu enggak sih, Guys? Kita cari dulu petak-peta sih, Guys. Bentar, kita ke jalan raya. Oke, dari sini ke mana? Dari sini kita ke kiri jurus. Oke, perempatan lurus, pertigaan kanan. Oke, ya. Oke, ini ke sini lurus kita jadi peta-peta, ya. Halo, game-nya copyright. Iya, betul. Aku mau matikan gininya, Guys. Aku matiin suaranya guys. Musiknya aku matiin ya. Aku ganti backsound-nya, cuy. Anjir, terpaksa ngantosang satu jam angon nonton semonton peralihan tumbutan. Set. Aduh. Kanan. Kanan jalan AB CD. Oke. Ke kanan. Oke. Eh, di sini ke mana ya? Habis di sini. Kiri kiri kanan kiri kanan. Oke. His, kamu tidak main kah? His main itu His siapa? Halo Nadika. Nadya namaku Faisal. Halo Faisal. Kenapa namanya Faisal? Game berbayar. I betul L Sigma. Eh, ini ke kanan ya? Ini ke kanan. Benar kan? Ke kanan. Oke, ke kanan lurus kiri. Oke, tepatnya di sini, Guys, rumahnya, Guys. Loh, kok enggak bisa? Loh, kok enggak bisa, Guys? Oh, ada jalan ketutup, Bro. Enggak bisa ke sana kita, Guys. Kok enggak bisa, ya? Di mana sih yang rumah hantu itu? Aku lihat ada yang main peta-peta kayaknya. Enggak ke sini deh. Apa masuk ke hutan sini ya? Halo. Halo, Abi. Bang, siapa aku? Namanya Fatih. Halo, Fatih. Entar kita ke mana sih, Guys? Ke sini enggak bisa, Bro. Apa kita coba masuk hutan ke sini kali? Ini ada taman. Itu taman apa? Eh, mana sih rumah? Oh, ini, Guys. Yang di kiri ini, Bro. Oh, berarti kita kayak Oh, ini maksud gua, Guys. Oh, i ya. Ya berarti kita balik ya. Balik ya. Balik ya. Balik ke sini. Buset dah. Ke sini ke sini. Nah, ini ini ke sini ya. Betul betul betul betul betul. Di sini ada rumah, Guys. Di sini ada rumah, Guys. Entar rumahnya di mana ya? Di sini ada rumah, Guys. Katanya ada peta-peta di sini. Nama game-ennya Upinipin Universe. Masuk hutan nemu Omah Ehsan. Hah? Rumah Ehsan. Nah, ini ke mana sih rumahnya ini, ya? Ini rumah ini, Bro. Oh, ada jalan lagi ke sana. Oke, oke, oke. Berarti kita balik dulu, ya. Balik dulu, ya. Balik dulu ke sini. Nah, di sini nanti ada jalan buat lihat peta-peta. Apakah ada peta-peta, Guys. Guys, kalau kalian nemuin peta-peta kasih tahu aku ya, Guys, ya. Nah, ini ni nih. Ini, Bro. Ini, Bro. Ini, Bro. Halo, Verena. I Semeton jagi lunga bro. Sing tawangis. Aku rasa kita patut jalan sekarang. Kita jalan, Guys. Guys, nonton horor tapi pakai musik komedi. Enggak apa-apa ya, Guys, ya. Biar gak terlalu seram, Guys. Apa nih? Ini tumbuhan apa nih? Kita ngambil eh kita nyuri di sini engak masalah, Guys. Ya, Guys. Kita maling tanaman di rumah hantu, Guys. Kita malin tanaman di rumah hantu dosa enggak, Guys? Kita malin tanaman di rumah hantu dosa enggak? Teman-teman aku telat ya? Enggak, enggak terlamat, Guys. Orang Bali. Yes. Saya raga nak Bali lah. Kat mana kita boleh guna nih? Ini rumah hantunya, Guys. Yang di yang di YouTubeyube ini, Guys. Yang di YouTube ini, Bro. Yang di FYP gua, di trending gua ini, Guys. Rumah hantunya, Bro. Entar kita ke mana nih? [Musik] Bisa masuk sini, Guys. Wih, seram banget, ya. Oh, masuk sini, masuk sini. [Musik] Oke, oke, oke. Masuk. Enggak bisa, gak bisa masuk jendela, Guys. Gak bisa masuk jendela, Bro. Ini apa nih? Tadi ada tadi ada sesuatu hal di sini yang bisa di Oh, coba lewat jalan belakang. Lewat jalan belakang kali. Bisa bahasa Sunda enggak? Kagak bisa lah, Guys. Bahasa Sunda gimana, Teh? Ieu. Ayo. Ada nama gameennya Cening, Maling, Dose enggak apa-apa his. Oh, ini nih pintu-pintu. Kita patut masuk ke dalam sana. Ipin bisa, Bro. Kok dia bisa ya masuknya ya? Apa nge-cheat ya? [Musik] Masuk sini, Guys. Ngapain sih Ipin? Loncat-loncat. Bejirlah, Ipin. Pin, sini lu. Pin, ngapain Ipinnya? Ngapain, Guys? Astaga, gameennya Ipinnya ngapain, Guys? Ya Tuhan. Bukannya ikut kakaknya masuk rumah setan, malah dia loncat-loncat enggak jelas, Guys. Gua coba ke sini sih. Uh, ini ada apa, Bro? Kenapa ada lentera, Guys? Eh, coba nanti kita pas malam ke sini, Teman-teman, ya. Bug, cuy. Benar. Ipin dadosin bisi. What the hell? Langsung ke sini, Guys. Entar malam kita coba, ya. Coba entar kita malam ke sini, ya. Ini kan entar kita tidur tuh. Nah, pas tidur kan malam tuh. atau enggak biasanya e hujan-hujan, Guys. Nah, baru ke sini ya kita lihat. Oh my God, bawah tanah, Bro. [Musik] Mana peta-peta, Guys? Kalian lihat peta-peta enggak, Guys? Guys, kalian ada peta-pok ini, ya? Apakah jangan-jangan ini markas Row, Guys? Sebenarnya Rainbow itu adalah ayam jelmaan dan dia bermarkas di sini, Guys. [Musik] Teori apa itu, anjay? Ah, enggak ada. Eh, kita coba malam-malam, ya. Kita coba malam-malam ke sini, Guys, ya. Gak bisa dibuka, Bro. Kita perlukan kunci, Ipin. Kita perlu kunci katanya, Guys. Ih, si Ipin ngapain ke sini, Guys? Oh, di sini ada rumah lagi, Bro. Oh my God. Oh, ini pintu masuknya, Guys, ya. Enggak bisa rasa bisa gak bisaak sebalik pintuyak. Bisa gak bisa gak bisa. Lewat sini bisa enggak? Tak ada kejutan di sebalik pintu nih. Tak ada kejutan di balik pintu nih. Oh my god ternyata enggak ada apa kalau siang-siang kita ke sini guys. Ke sini siang-siang enggak ada apa, Guys. Coba kita balik malam ya. Kita balik malam hari. Apakah ada peta-peta is real, Guys? Kayaknya aku yang salah tempat deh, Guys. Kayaknya kita harus malam-malam ke sini deh. Eh, kita pulang dulu ke rumah Opa, ya. Kita pulang dulu ke rumah Opa, habis itu baru kita balik nyari peta-peta. Oke. Hai juga teman-teman semataan MPC Presiden teleportasi. [Musik] Rumah usang namanya Bro. Bentar kita balik dulu, Guys. Kita balik dulu ke rumah kita, ya. Bengkel. Ah wei. Anjay. Oke, rumah kita itu. Oke, gampang, gampang, gampang. Kita tinggal ikutin jalan aja. Semoga Upin-ipin enggak dicurik ya, Guys, ya. Semoga Upin-ipin enggak diculik, Teman-teman, ya. Uh. Aduh. Semoga Upin-Ipin enggak diculik sama Wew Gombel, Guys. An peta-peta di sini. Anjir. Eh, susah banget na sepedanya. Anjay. Ni sih. Ih, gimana jalannya? Apa kita tersesat, Guys? Guys, kita tersesat enggak sih, Guys? Oke, navigasi gua bilangnya ke kiri, cuy. Kiri, kiri, kiri, kiri, kiri, kiri, kiri. Ah, nice. Oke, ini kita ke kanan ya. Ini ke sini kan jalannya. Oke, oke, oke, oke. Sini. Terus kita ke sini. Kita pulang dulu. Terus kita tidur. Nah, pas kita tidur nunggu malam baru kita balik. Ya, biasanya kan hujan-hujan. Aku punya beberapa teori, Guys. Kita malam-malam ke sini atau kita pas hujan ke sini, cuy? Kita, aku punya teori dua itu, Guys. Ya, di Mugi hilang. Enggak gak telah, teman-teman. Halo, Teman-teman semuanya. Absen dulu. Siapa yang udah like? Yang udah tap-tap aja. Hell nah. W what the hell? What the hell? Jurus melayang, Bro. What? Ini dari bentar kita ke sini. E bentar bentar bentar. Ini kita ke mana? Ini kita ke mana? Oh kita ke kiri ya. Ke kiri buat pulang ke rumah ya. Kiri buat pulang ke rumah. Sini sini sini sini sini. Eh benar Kak ini jalannya, Bro? Oh ya benar benar benar benar. Saya Kak. Siapa yang udah tetap layar? Ada Rama, ada Fanny, ada Putra. Buset, stop enggak komennya? Kenapa ini stop? Jangan diop komennya, Guys. Eh, bentar. Ini rumah kita di mana sih? Aku mau tidur dulu. Oh, rumah opek. Eh, Guys, ternyata rumah kita sama rumah hantunya dekat, Bro. Ternyata rumah kita sama rumah hantunya dekat, Guys. Oke, oke, oke, oke. Sini, sini. Tiba-tiba udah di kebun ae, Guys. Rumah Opa, ke kiri, kiri, kiri, kiri. Nah, ini nih rumah Opa. Rumah Opa? Rumah Opa. Bisa enggak sih kalau kita masuk pakai sepeda, Guys? Dimarahin Opa enggak sih, Guys, kalau kita masuk lewat sepeda, Guys? Sah lah. Kagak bisa langsung turun Upin-Ipin. Upin-ipin langsung turun. Jir, oke oke oke oke. Kita tidur dulu ya. Kita tidur dulu. Habis itu kita baru teori. Bang, coba banting. Halo, bocil. Bang, coba banting kursinya terus tidur. Habis itu tidur baru ke rumah hantu. Oke, Bang. Lu rela beli Rp600.000, Tapi nge-bug ya enggak apa-apa mau gimana lah ya. Oke teori lempar meja entar. Teori lempar meja gimana cara lempar meja bro? Oke. Teori lempar. Buset ke mana mejanya guys? Ban teori mukul Ipin habis itu tidur baru ke rumah hantu. Teori mukul Ipin. Oke udah. Habis itu tidur. Habisa tidur. Tidur. Baran baru. Oke. Apa nih? Oke. Kita tunggu malam ya. Lah kagak malam-malam. Jj kok kagak malam guys. Guys kok kagak malam guys? Eh cara malam gimana bro? Pasti gara-gara pasti gara-gara Ipin, Guys. Pasti gara-gara Ipin ini, Guys. Kita maunya tidur malam, tapi gara-gara dia tidak kita keti tiduran, Guys. Hari ini baik sih tidur dulu gak sih Upin-Ipin, Guys? Baru kok bisa gitu sih Ipin? Gak tahu. Ngejang sepede di rumah B. Nambakin Upin-Ipin Universe. Aduh, kenapa kagak siang, Guys? Eh, kenapa kagak malam, Guys? Eh, kita perlu eh coba ya. Coba ya. Kita hari kedua mau ke rumah hantu. Oke. Oke, kita cari lagi. Kita cari lagi peta-petanya. Semoga ee semoga peta-petananya ada ya, Guys, ya. Entar kita lurus. Eh, jalannya dia kan ke kiri, kiri, perempatan lurus, pertigaan kanan. Oke, aku tidak akan tersesat kali ini, Guys. Aku tidak akan teresat kali ini, Guys. Kita akan mencari peta-peta. Ih, ada Opa. Opa. Eh, maaf, Op. Opa. Maaf, Opa. Aku gak sengaja. Aku hampir menabrak Opa. Maafkan aku, Opa. Betul, betul, betul. Tak sengajalah, Opa. Oh, kan kata Ipin kita enggak sengaja, Opa. Maafkan aku ya, Opa. Ih, Opa jalannya gini banget, Guys. Masih sehat banget. Berdoa demi Opa, Guys. Yuk, yuk, yuk ketik di chat. Semoga Opah sehat selalu. Durhaka. Selamat datang, Bang Ree. Enggak enggak durhaka. Aku enggak durhaka sama Opa. Aku enggak durhaka sama Opa. Bang Rey. Entar kita ke sini dulu. Nah, ini ke kanan. Eh, mana deh rumah hantunya? Oke, kiri, kiri, kiri, kiri, kiri, kiri. Oke, kiri, kiri, kiri. kayaknya, Guys, kayaknya kita harus hujan-hujan atau malam hari ke rumah ini baru kita ketemu petah-petahus mengusahakan e gini lah, kita ketemu malam dulu, Guys, ya. Baru kita cari peta-petanya. Tapi aku akan mengusahakan setiap kita tidur, kita akan mencari ke rumah hantu itu, Guys. Eh, mana rumah hantu ini, ya? Apakah ada teori-teori, Guys, buat ada ke peta-peta, ya? Masalahnya FYP-nya FYP-nya banyak banget yang nonton ke sini. Uh, ini apaan, Bro? Oh, ini rumah. Ini rumah. Kita patut jalan sekarang. Eh, kok aku dengar suara Kok aku dengar suara nangis tadi? Eh, gak tahu ya. Perasaan gua aja, Guys. Perasaan aku aja, Guys. Kayaknya dengar suara nangis, Bro. Tempatnya menyeramkan loh. Tuh kan dia baru bilang tempatnya menyeramkan lah. Tuh, tuh. Coba ke sini, coba sini, coba sini. Aduh, mana sih? Tuh, Bang ngincer apa? Ngincer peta-peta. Katanya di sini ada hantunya, cuy. Gua enggak tahu ya, beneran ada apa enggak. di trending YouTubeku isinya peta-peta semua, Guys. Padahal peta-peta masalahnya. Aku mau membuktikan apakah ada peta-peta di sini. Bentar. Di hari kedua, kita ke rumah ini baru Upin-Ipin bilang, “Ini menyeramkan.” Hari pertama dia bilang, “Ini rumah apa ya? Aku penasaran.” Nah, pas masuk enggak ada apa. Pas hari kedua dia bilang baru menyeramkan, Guys. Apakah kita Aduh, enggak bisa kebuka, Bro. Coba kita ke rumah ini, ya. Tadi aku tadi kedengar suara suara nangis ya, tapi sekilas aja guys. Apa karena siang-siang? Hantu kan siang-siang enggak keluar guys. Guys, hantu kan siang-siang enggak keluar, Bro. Apa jangan siang-siang, Guys? Ya, nama gameennya itu Upin-Ipin Universe, Guys. Ini game-nya ada di PC kayaknya emang. What the hell? Bisa lewat dari jendela luar itu. Oke, berarti hari kedua kita gak nemu peta-peta ya. Tapi benar guys, tadi aku aku benar guys, tadi aku ngedengar suara ada nangis, habis itu pas aku taruh pas kita naruh sepeda dia langsung hilang suaranya guys. Apakah kita harus nunggu hujan? Kayaknya sih fix hujan-hujan sih, Guys. Kayaknya nunggu hujan sama nunggu malam sih, Guys. Karena cuma aku gak tahu ya cara cara biar dia hujan sama biar dia malam tuh kayak gimana. Kemarin tuh sempat, Guys, pas dia hujan. Apa kita harus tidur terus biar ada dapat cuaca hujan ya? GG nunggu. Iya, harus nunggu malam kayaknya, Guys. Itu editan. Eh, emang editan, Guys? Kayaknya enggak deh, Guys. Kayaknya enggak editan deh. Masa sih editan yang peta-peta, Guys? Kita buktikan. Kita buktikan, ya. Entar alamat kita. Oh, gini. Bentar. Rumah apa? Rumah apa? Apakah ada apakah ada sesuatu yang bisa ngebuat itu ada peta-peta atau Oke, jangan bilang peta-peta. Mungkin ada hantunya gitu, Guys, ya. Atau mungkin hantu Malaysia kan. Ih, Opa. Kita patut jalan sekarang. Opa, opa, opah. Kepalanya Upin lebih besar dari bokong Opa. What the hell? Kepalanya Upin gede banget, anjay. Lebih gede daripada kepalanya Opa. What the hell? Opa. Kepalanya Upin sama Ipin kenapa besar sekali? Opa sipin lagi. Kenapa kepala kita besar sekali? Opa, kenapa kepala Opa kecil sangat? Tak patut, tak patut, tak patut. Opa kekurangan gizi, Guys. Nik sepeda dulu. Naik sepeda dulu, naik sepeda dulu. Oke, kita tidur dulu. Kita tidur dulu, Teman-teman, ya. Bang, nama game-nya Upin-Ipin Universe. Coba, Guys. Kayaknya peta-petanya atau hantunya enggak ada karena kalian kurang like deh. Coba, coba 5.000 like baru mungkin ada ya. 5.000 like. Apa do tetap layar, Guys. Eh, rumah kita mana sih? Aduh, rumah kita lewat. Coba ya. Coba ya. Like-nya dibanyakin dulu. Bisa Pak tahu ada peta-peta, Guys. Apakah real, Guys, ada peta-peta? Ihh, opa. Opa lagi. Ke mana? Ke mana dia bolak-balik dia, Guys? Kayaknya dia olahraga deh. Loh, aku rasa kita patut jalan sekarang. Loh. Hah. [Musik] Guys, sebenarnya ini siapa, Guys? Guys, ini sebenarnya siapa, Bro? Guys, ini sebenarnya siapa, Guys? Halo, Guys, teman-teman. Tadi kita lihat ada Opa jalan loh, Guys. Guys, tadi aku sumpah, Guys. Tadi aku lihat Opa jalan, Guys. Kalian lihat juga ggak sih yang lihat Opa jalan? E coba tap-tap layar like dulu. Yang lihat Opa jalan like dulu. Anjir, kok seram banget, Bro? Upin-Ipinnya seram banget, anjir. Waalaikumsalam, Guys. Hari yang baru opanya kok ada dua, Guys? Aku enggak malam-malam, Guys? Uh, ini dia. Ini dia, Teman-teman, Guys. Ini dia, Guys. Ini dia, Guys. Ini dia guys. That’s it, Guys. Hujan. Apakah akan ada peta-peta, Teman-teman? Apakah kita akan menemukan peta-peta, Guys? Udah hujan, udah hujan. Ya udah hujan ya di tempat kotak-kotak aku di kotak-kotak. Bang, nama game-nya bug. Ini bukan bug, Guys. Ini Upin-Ipin nama gameennya. Oke, oke, oke, oke. Kita lihat, ya. Kita Ih, itu apa, Guys? Ih, ih, ih. Ini apa? Ini apa? Oh, ini ini kucing. Eh, nakut-nakutin, Guys. Kaget-kagetin aja, Guys, kucingnya, Teman-teman. Guys, berani ggak sih, Guys, kita cari peta-peta, Guys? Guys, berani ggak sih, Guys, kita cari, Guys? Berani enggak sih, Guys? Ini game Upin-ipin e Universe, Teman-teman. Eh, berani ggak sih, Teman-teman? Guys, berani ggak sih, Guys? Ya Tuhan, mending aku main Grow Garden, ya. Entar kita main Grow Garden aja, Guys, ya. Guys, kalau kalian takut, entar kita main grow garden aja, Guys, ya. Habis ini kita main Goa Garden, ya, Guys, ya. Aduh. Eh, benar enggak sih jalannya ini? Oh, benar, benar, benar, benar. Rumah usang, rumah usang, rumah usang, rumah usang. Apakah di pojok-pojokan juga ada rumah usang, Guys? Coba nanti kita muterin map, kita cari rumah yang lain, Guys, ya. Woh, sejuk kan di sini. Eh, bentar. Mana rumah usangnya? Oh, ini ini jalan, Guys. Ini jalannya, Guys. Bang, kenapa musiknya enggak seram, Bang? Kalau musiknya seram, entar kalian malah takut, Guys. Kita pakai musik, kita pakai musik gini aja, Guys, ya. Pakai musik lucu aja, Guys, ya. Cari hantu, Guys, ya. Eh, kita maling di rumah hantu dosa ggak, Guys? Coba, coba, coba kita cari di bawah dulu. Coba kita, Guys. Ini apa, Guys? Ini kuburan gak, Guys? Enggak, ini pentungan, Bro. Janganlah. Ini pentungan, Guys. Wah, pentungan buat apa, Bro? Ini seram banget gak sih, Guys? Hujan-hujan malam-malam kita anjir. Yes. Bulu, bulu kuduku merinding gak sih, Guys? Bulu kuduku berdiri, Guys. Ya Tuhan, sumpah demi Tuhan, Guys. Gua merinding anjir. Mayar, mayar, Maya. Aduh, untung musiknya enggak seram, ya. Kau ketuh. Tuh, kan Ipin, bunyi kau ketuh. Bukan. Eh, bukan. Benar kan, Guys? Guys, benar guys, Ipin dengar sesuatu guys. Kalau hari ketiga hujan-hujan ke sini bro anjir gua merinding guys lanjutin gak guys? Guys lanjut gak sih guys? Anjir seram banget bro. Tiba dia pin bilang itu suaramu gak Ipin? Bukan. Terus itu suara apa? [Musik] Eh bukan gaming enggak sih, Guys? Mesti serang laak jalan, Guys. Entar takut kalian, Guys. Jangan-jangan aku yang ketakutan sih sebenarnya, Guys. Jangan musik seram, Guys. Anjirlah, gimah, Guys. Kita udah bawa pentungan ya. Kalau ada sesuatu, kita pentung aja, Guys. Tapi gak bisa buka pintu, jir. Gak bisa buka pintu kita, anjir. Oke, oke, oke. Masuk gak sih? Masuk gak sih? Masuk gak sih? Aduh. Eh, gak bisa masuk, Bro. Eh, bentar, bentar. Kok gak bisa masuk? Oh, bisa bisa bisa anjing. Pelan-pelan, Bro. Pelan-pelan kita cari, ya, Guys, ya. Untung musuhnya enggak seram, Guys, ya. Untung musuhnya engak seram, Guys. Anjirlah, ini kita udah hujan. Ih, kaget. Astaga, Ipin. Ya Tuhan, Ipin. Ya Tuhan, Guys. Ipin, guys. Guys, Ipin bikin kaget aja, Guys. Kita pentung enggak sih, Guys, nanti, Guys. Ya Tuhan, itu adik gua kenapa menyebalkan banget, anjir? Janjir. Si Ipin menyebalkan banget enggak sih, Guys? Astaga, kocak. Gantilah lagunya biar mencekam. Kagak mau. Kagak mau his kalau mencekam entar kalian pada lari gak takut nonton aku nanti. Aku juga takut sih sebenarnya, Guys. Aduh kagak bisa, Bro. Eh, apa jangan-jangan di ruang bawah tanah, ya? Di sini enggak ada apa, Guys? Apa dia lari, ya? Apa jangan-jangan pas kita datang dia lari, ya? Bentar. Coba kita masuk sini. Coba kita masuk sini. Anjir, Upin. Eh, si Ipin mana, Bro? Si Ipin lari kah? Ih, apa tuh? Lonc-loncat guys. Guys, apa tuh loncl-oncat guys. Guys, itu apaan, Guys? Guys, untung musiknya enggak seram ya. Anjut lah, coy. Hi. [Musik] Eh, benci banget gua siama sama Ipin. Benci banget gua sama Ipin. Lu ngapain sih? Lu ngapain sih nakut-nakutin gua? Gua mau nyari pocong. Lu ngapain-nangutin gua? Hah? Ngapain nakut-nakutin gua lu? Aduh, andik anak apa? Adik durjana anjir. Enggak boleh gitu, Guys. Enggak boleh nakut-nakutin kakak guys ya. Itu dosa guys nangkut-nakutin kakak ya, guys ya. Enggak boleh guys. Apalagi kita kalau ke rumah hantu guys. Aduh kan aku harus masuk lagi guys. Kita harus cari ruang bawah tanah itu, Guys. Anjrit lah si Ipin anjir. Sini Ipin lu masuk aja susah anjir. Loh Ipin mana Jis? Eh, Ipin, sini lu. Apa sih si Ipin, Guys? Bikin takut aja, Bang. Lihat aku. Aku udah lihat kamu. Mana? Mana? Mana? Coba, coba. Lah, si eh, benci banget gua punya adik kayak Ipin, Guys. Kakaknya maju-maju. Itu apa anjir? Kaget. What the? Ya Tuhan, jantungan gue, Ipin. Tiba-tiba ada bayangan gitu kan. Lu masuk dari mana bocil? Lu masuk dari mana? Anjay. Oke oke oke oke oke oke oke oke oke. Lanjut lanjut lanjut lanjut. Kita cari ruangan buah tanah, Guys. Kita cari ruangan buah tanah, ya. Tapi ini udah siang enggak sih, Guys? Ngasih ngasih, ngasih. Masih hujan. Eh, di luar masih hujan, ya? Di luar masih hudan, ya? Anjir, gampang banget dia naik. Oke. Oke. Ruangan buah tanahnya di mana? Ruangan bawah tanah. Let’s go menuju ruangan bawah tanah. Jom kita ke ruangan bawah tanah. Eh, mana sih ruangan bawah tanahnya, Guys, tadi? Oh, ini nih ni, nih. Ini kah? Ini kah? Ini kah? Loh, eh. Ruangan buah tanahnya mana, Guys? Jangan-jangan menghilang, ya. Entar, ruangan buah tanahnya tadi mana, ya? Ruangan buah tanah tadi menghilang, Guys. Nge-lag kah? Ruangan bawah tanahnya tadi mana, Guys? Kok enggak ada, Guys? Sumpah, Guys. Tadi ada ruangan bawah tanah, Guys. Tadi ada ruangan bawah tanah, teman-teman. Tadi ada ruangan bawah tanah, Guys. Bentar, bentar. Coba kita masuk lagi. Masuk lagi. Anjir, ruangan bawah tanahnya hilang, Guys. Guys, ruangan bawah tanahnya hilang, Guys. [Musik] Ruangan buah tanahnya hilang, Bro. Bentar, bentar. Eh, mana sih ruangan bawah tanahnya? Kok enggak ada? Tadi ada, Guys. Sumpah, Guys. Di masa sih enggak ada, Guys? Ada tadi ruangan bawah tanah. His, terlalu panjang, His. Gak bisa ku baca, His. Bentar, coba coba kita cari lagi ruangan bawah tanah yang mana sih? Oh, ini. Ini ada ruangan bawah tanahnya. Tadi ada putih-putih di belakang. Ih, jangan bohong-bohong kamu, Guys. Aku udah sengaja pakai musik. Musik enggak seram biar aku enggak ketakutan, cuy. Kita udah bawa pentungan, ya. Kita bawa-bawa pentungan, ya. Ipin, Ipin, kamu tetap di belakang aku ya, Ipin. Kamu jangan, jangan, jangan nakal-nakkal sama kakak, Ipin. Lah, anjir, merinding gua, Guys. Anjir, lagunya untung seram, ya. Kok lagunya seram, anjir, kaget-kagetan gua. Enggak ada kan? Enggak ada apa. Enggak ada apa ya? Enggak ada. Eh, enggak ada apa enggak sih, Guys? [Musik] Apa mungkin kita di next hari kali, ya? B. Nama gya- Upin-Ipin Universe, Guys. Apa jangan-jangan kita di next hari, Guys, ya? Di next hari, Guys. Tadi kan di hari ketiga tadi dia bilang, “Itu suara apa, Ipin? Suara kau kah, Ipin?” Bukan, kan? Gitu, ya. Coba kita cari su e coba kita cari e hari keempat, Guys. Hari keempat kita ke sini, ya. Kayaknya progresnya harus berhari-hari deh, Guys. Ini, Guys, baru dapat e kita dapat gini, Guys. Kalau kata-katanya diulang-ulang terus berarti kan enggak ada apa, ya. Cuma ini kata-katanya enggak ada yang ulang-ulang, Guys. Kata-katanya beda-beda. Terus kalau ke sini hari tiap hari-hari, Guys. Gila, kita tidur aja lah, Guys. Ipin mana sih Ipin? Buset, langsung datang. Nampak bagus Ipin. Yang ini nampak bagus Ipin. Lagi senang kita nak teroka. Teroka sama eh teroka apaan? Teroka. Teroka apaan, Guys? Teroka, Guys. Oke, kita pulang dulu. Kita tidur dulu. Habis itu kalau ada malam hari lagi berarti kita hoki kita ke sini lagi kalau malam hari guys ya. Bang nama game awas kena copyright kayak Winda. Enggak enggak musiknya udah aku matiin teman-teman. Musiknya yang copyright. Musiknya copyright teman-teman. Kita pulang dulu nanti hari berikutnya kalau malam. Oke kita buktikan ya guys ya. Kalau untuk hari ini sih hujan-hujan dia bilangnya dia cakapnya itu katanya e dengar suara-suara cuma gak tahu ya itu beneran apa enggak. Tapi dari in game-nya itu, Guys. Itu dari in game-nya langsung, Teman-teman. Uncle mutu, Uncle Mutu. Buset, kagak bisa ditabrak. Patut jalan sekarang. Halo, Uncle Mutu. Sedih banget Uncle Mutu, Guys. Uncle Mutu hujan-hujanan, Guys. Uncle Ma tuh hujan-hujanan, Teman-teman. Kasihan uncle mutu kenapa dia kayaknya kayaknya e usahanya gini deh, Guys. Gak dapat untung deh, Guys. What the hell? Oke, download di mana? Di Steam. Oh, balik balik balik balik balik. Kita tidur dulu, ya. Kita tidur dulu ya. Perlukan bantuan kat kebun lagi. Opa perlukan bantuan kat kebun lagi. Gak usah, Guys. Gak usah bantu Opa, Guys. Kita tidur aja, Guys. Kita tidur aja. Kita fokus mencari ini hari kita fokus mencari gini ya, peta-peta. Cihuy, download di Steam, teman-teman. Di Steam, di Steam. Halo, Teman-teman semuanya guys. Coba, Guys, mungkin 5.000 like, udah tembus 5.000 like belum? TT layar, Guys. Ayo, satu orang satu like. Siapa yang udah taptap layar kita tembuskan guys? Pak teori. Aduh, masih siang, Guys. Masih siang, Guys. Kita cari malam. Kita cari malam, ya. Teori mukul Ipin. Teori mukul Ipin. Terus eh teori teori bawa meja ke Opa. Coba. Coba. Teori bawa meja Kopa, Guys. Yang ini macam boleh guna Ipin. Teori teori. Bawa meja ke Opa terus lempar ke Opa. Oke. Opa perlukan bantuan kebun lagi. OP. Oke. Oke. Buset, sandalnya melayang, Guys. [Musik] Sandalnya melayang, Guys. Itu adalah karma instan karena melempar opa dengan meja. Jadi santal kalian bisa melayang, Guys. Ya, enggak boleh guys. Oke, Ipin kita tidur. Kita tidur. Ipin aku ngaji dulu. I yang mau ngaji. Oke, kita tidur dulu. Semoga dapat malam, Guys, ya. Semoga dapat malam, Guys. Semoga dapat malam, ya. Semoga dapat malam, teman-teman. Atuh siang lagi, Guys. Oke, teori kedua. Teori kedua kita bawa ee kita ambil ee kursi. Kita ambil kursi. Jom pergi mengembari Ipin. What the hell? Opa ada dua, Guys. Teori teori. Lempar e teori lempar kursi ke orang random terus kita tidur. Apakah kita bakal dapat malam dan dapat hantu peta-peta? Opa, opa, opa lagi. Opa banyak banget di sini, Guys. Eh, perasaan Upin-Ipin banyak. Ada NPC-nya deh, Guys. Kenapa banyak opanya, Guys? Opa lagi. Opa kamu banyak banget Opa. Aku sebenarnya siapa, Guys? Aku sebenarnya punya Opa berapa, Teman-teman? Guys, jangan-jangan ini doer ganger, Guys. Jangan-jangan Guys, jangan-jangan kita sudah memasuki dunia mimpi Upin-Ipin. Ternyata Upin-Ipin mimpi di tempat itu, Guys. Benar, Guys. Dari tadi aku streaming, ya, kita pertama kali masuk ke sana itu udah aneh banget, Guys. Coba kita pukul ini, Guys. Aduh, gak kena, Bro. Ulgi. Ulang lagi, ulang lagi, ulang lagi. Teori mukul orang random. Eang opa ini. Opa random, Guys. Ya, ini opa random, Guys. Opa gua pokoknya yang di kebun, ya. Aduh kagak kena anjir. Ul lagi ulang lagi ulang lagi ulang lagi. Teori mukul Opa random. Oh my God Opa ada dua anjir. Dekat banget guys. Ya Tuhan dia ngapain Opa? Oke. Teori mukul Opa terus kita tidur. Teori mukul Opa terus kita tidur. Aduh Opa lagi. Eh kok kok seram banget sih opahnya, Guys? Sumpah guys. Gak perlu k bantu Guys. Kok Opanya jadi seram banget sih guys? Sumpah dah guys. Apa sih opanya kok seram banget? Oke, kita tidur tidur tidur tidur. Nama game-ennya Bang hati-hati bisa kena copyght. Gak apa-apa gak apa-apa demi kalian aku kena copyright. Gak apa-apa guys. Aku demi mencari peta bro. Apa apapun akan k usahakan dengan melempar opak kursi juga gak. Aduh, kenapa dapat sial lagi? Teori eh teori apa lagi, Guys? Teori apa lagi, Guys? Teori nyari orang random kali, ya. Anjir. Teori nyari orang random apa? Nyi teori mukul sepeda ke Opa gak bisa, Guys. Gimana teori mukul e mukul sepeda ke Opa enggak bisa, Guys. Itu dosa, Guys. Enggak boleh guys. Kocak. Rasain lu, Fizi. Eh, [Musik] Bapak ngapain di sini? Bapak teori ini Fizy kan, Guys? Ini Mail. Ih, maafkan aku Mail. Besok kasih aku ayam gratis lagi ya. Maaf aku. Oke oke ulang pulang pulang. Teori mukul orang random. Aduh aku kira Fiz aku malu guys. Teori mukul orang random pakai meja. M oke tidur tidur. Tidur tidur. Tidur tidur. Tidur tidur tidur. Lari lari lari lari. Upin Ipin reverse namanya. Betul. Teori keliling satu. Teori keliling satu kampung. Upin-ipin bukan tidur, Guys. Pingsan, Guys. Pingsan koma 1 bulan kayaknya lari keliling kampung, Guys. Hari ini hari yang baik. Hari ini hari yang baik karena kita sudah mementung Mail. Parah Upin, guys. Parah Upin, Guys. Besok enggak dikasih ayam goreng diskon lagi guys. Kemarin atuh kan kasih gara-gara mukul mail, Guys. Hoki kita hilang. Oke, oke, oke. Cari orang renomp ya. Bentar-bentar orang renom. Tadi kita tadi kita teori mukul mail salah guys. Ah ini ni guys pakai selipaan. Oke oke oke oke. Kenapa ya kagak ada visi, guys? Oh eh itu visi gak guys? Guys itu enggak guys? Guys ini fizy enggak guys? Guys kalau ini Fi kita laki guys. Kalau ini Fizy kita beruntung guys. Guys ini Fizzy enggak guys? Guys Fizzy enggak guys? Kepalanya gede. Aduh bajunya hijau kayaknya Mael deh ya. Mael kan identik sama uang, Guys. Yah, Ma lagi, Bro. Visinya mana? Kayaknya kalau ketemu visi baru kita beruntung nih, Guys. Oke, oke, oke. Teori mukul orang random pakai kursi. Oke, part 2. Aduh, kagak kena, Bro. Ulang, ulang, ulang, ulang. Kagak kena. Kagak kena. Mana sih? Kok kagak bisa diambil, ya? Kagak bisa diambil ya elah. Kagak bisa diambil, Guys. Ya elah. Main bola kita pakai meja, Guys. Main bola kita pakai meja, Bro. Ayo, Pin. Eh. Oh, bisa, bisa, bisa. Oke, oke, oke, oke. Dia dia diam, dia diam, bem. Nah, let’s go. Kita tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur. Oke, tidur, tidur, ya, tidur, ya. Buset, mobil siapa kecelakaan itu, Guys. Oke, oke. Tidur, tidur, tidur, tidur, tidur. Ih, Ato dalang. atau dalang. Oke, entar kita teori teori kalau gak dapat malam lagi kita teori mukul atau dalang pakai meja ya. Eh pakai kursi guys ya. Gak dibaca. Sabar bocil aku lagi gini lagi. [Musik] Oh my god istri gua. Oh my God istriku guys. Ipin istriku guys. Bentar bentar bentar bentar. Gak gak gak gak gak gak gak balik. Em em. Aduh, ada karos guys. Eh, kita tidur dulu ya. Siapa tahu kita dengan mukul orang random kita bisa dapat malam hari. Baru atuh aduh. Semoga dapat malam hari dan hujan. [Musik] Aduh, kagak. Aduh. Teori mukul atau dalang pakai kursi. Teori mukul tok dalang pakai kursi. Oke. Oke. Kata Reza, Bang. Coba teori mukul tok dalang pakai kursi. Oke, kata Reza ya. Teori Reza, teman-teman. Teorinya pukul Kakak Upin-Ipin. Ah, Kakak Upin Kak Ros. Eh, jangan Guys. Jangan. Kasihan, Kak Roh. Atu maafkan kita orang atuh. Ini permintaan si Reza, atuh. Katanya biar dapat malam hari sama hujan harus mukul ato pakai kursi. Oke, nice. Parah, udah dibuatin sepeda TDR 3.000, dalang ranggi 3.000 dipukul pula. Aduh, Opa perlukan bantuan ke kebun lagi. Upin, Upin, aku gak mau sih kalau punya kakak kayak Upin, Guys. Aduh, gini bangal banget, Guys. Nakal banget, ya. Aduh, nakal banget. Upin, Upin tidur, tidur. Jom, jom, jom, jom, jom. Tidur, tidur, tidur, tidur. Pengembaraan baru. Iya, Bang Winda kopira gara-gara game ini, Guys. Sumpah, Guys, kasihan banget. F4 for Bang Windah enggak sih, Guys? Aduh. Oke, udah udah udah udah. Aduh, kagak hujan-hujan. Masa kita harus mukul Kakak Upin-Ipin, Guys? Masa kita harus mukul, Kak? Eh, susah banget lu nyari hujan di sini, Guys. Udah kayak nyari udah kayak nyari gini, Guys. What the hell? Ayo dong, ambil. Nice. Masa kita harus masa kita harus lempar TV, Guys? Gak mungkinlah mal TV, Guys. Sandalnya. Oke, mungkin Opa atau akak perlukan bantuan. Iya, Kakak Ros perlu bantuan. Upin, Upin, Ipin. Kamu ke mana aja? Alamak, pukul aja, Guys. Pakai kursi terus kita tidur. Ya, biasanya sih hoki, Guys. Ya, hoki enggak sih, Guys? Hoki enggak sih, Guys? Habis mukul Kak Ros, Guys. Hoki enggak sih, Guys, pakai eh hoki enggak sih, Guys, mukul Kak Ros? Masuk untuk main. Nama gameennya Upin-Ipin Universe. Coba mukul Kakak Upun. Eh, kakaknya Upin kan karos, Guys. Hah, kayaknya emang susah banget deh, Guys. Oke, oke, oke. Oh, coba teori pukul. Teori pukul. What the hell? Sandalnya terbang lagi, Bro. Sandalnya terbang lagi, Guys. Teori pukul Kak Ros. Sini, Kak. Kak Ros. Aduh gak bisa, Guys. Gak bisa, Guys. Teori masuk kolong mobil. Kagak bisa masuk kolong mobil tuh. Kagak bisa guys. Teori mukul atu. Habis itu kita baru ke rumah hantu ya. Coba kita ke rumah hantu ya. Habis itu kita ke rumah hantu. Kita ke rumah hantu. Udah, udah cukup teorinya, Guys. Kebanyakan teori, Bro. Gak apa-apa, gak apa-apa. Gak apa-apa. Gak apa-apa. Siapa tahu nanti habis dari sana kita cari tidur lagi terus dapat hujan, Guys, ya. Astaga. Semoga dapat. Semoga dapat. Semoga dapat. Semoga dapat. Semua dapat hantu ya. Semua dapat hantu ya. Aduh, kagak bisa naik sepeda, Bro. Oke, udah udah udah udah udah. Jom kita cari rumah hantu. Aduh, aduh aku oleng wes. Anjay. Aduh, Mail. Mail. Eh, Fizi mana sih, Guys? Aku mau melempar Fizi pakai kursi dah. Kagak ada-ada. Bantu Kak Ros, Bang. Please. Oke, nanti habis bantu Kak Ros entar ya. Coba cium Kos. Kagak bisa nyium karos, Guys. Oke, ini ke kiri. Eh, ini ke kiri kan, ya? Ini ke kiri kan, ya? Nah, oke, ke kiri. Benar kan? Oh, ya. Bentar, bentar, bentar, bentar. Ini ke kiri, habis itu ini ke kiri lagi. Oke. Apakah akan ada hantu peta-peta, Bro? Apakah akan ada hantu peta-peta, Guys? Lihat si. Let’s see. Oh, ini ternyata di seberang sungut, ya? Ini ternyata di seberang sungut, Guys, ya. Oke, sini, sini, sini, sini. Atau enggak, mungkin kita harus ketemu sama teman-teman dulu, Guys, ya. Apa kita harus menang main game Yoyo? Oke, apa kita harus menang main game? Kita patut jalan sekarang. Oke, enggak sih suasananya mencekam banget ya hari ini ya. Uh, gua kira peta-peta, Bro. Gambarnya udah kayak peta-peta ini, Guys. Warnanya, Guys. Ya Tuhan, udah kayak peta-peta. Anjir. Sumpah lah, kaget gua, Guys. Dulu memang ada kat situ ke? Entahlah, Guys. Kalian dengar enggak, Guys, percakapannya, Guys? Itu memang di situ kah? Entahlah guys. Apakah ada barang yang janggal, Guys? Apakah ada? Anjir, merinting gua gak, sumpah, Guys. Apakah ada barang yang jangal, Bro? Apakah ada barang yang janggal, Guys? Ditauin, Guys, sama Ipin, Guys. Sama eh sama Upin, Guys. Makanya dia nanya sama Ipin, ya. Apakah Upin, apakah di sana emang di sana tempatnya itu barang? Kagak tahu, Upin. Duh, duh. Anjir, sekarang tiba-tiba barangnya yang pindah-pindah, Guys. Aduh, anjrit. Lah, anjrit. Lah, kaget gua, Guys. Anjir. Oke, coba kita ke sini. Kita naik dulu. Kita naik dulu. Eh, selain rumah ini ada rumah lain lagi enggak sih, Guys? Oke, di sini gak ada apa. Eh, aku gak inget loh, Guys. Ada barang apa aja di sini, Guys? Aku gak inget, Teman-teman. Ini buku emang di sini kah, Guys? Oke, di sini gak ada apa. Oke, gak ada apa di sini. Enggak ada apa. Oke, coba kita ke jalan belakang. Oke, ke sini. Ke sini, sini, sini, sini, sini. Adakah sesuatu yang omongannya Ipin beda-beda terus, Guys, setiap kita ke sini, Guys. Eh, gak ada apa, Bro? Gak ada apa, Guys? Guys, kalian ngelihat peta-peta gak sih sebenarnya, Guys? Nama gameennya Upin-Ipin Universe. Kalian lihat peta-peta enggak sih, Guys? Coba yang ngelihat peta-peta tap-tap layar. Yang enggak ngelihat, pencet like coba. Yang ngelihat sama enggak ngelihat apa? Kita keliling kampung coba, ya. Coba ya. Wih, ini apa guys? Eh, bentar bentar. Rumahsan. Rumahsan. Terus rumahsan. kan. Oke, ini taman bermain. Oke, ini taman bermain. Ih, guys, guys, guys. Di pojok sana ya ada rumah, guys. Tapi kita gak bisa ke sana, Bro. Tapi kita gak bisa ke sana, Guys. Mau coba ke sana enggak sih, Guys? Oke, berarti kita pulang ke rumah dulu, ya. Kita pulang ke rumah dulu, ya. Anjir, ini seram banget sih rumahnya ini, Guys. Cuma kita masih belum ketemu hantunya. Kayaknya emang harus hujan deh, Teman-teman. Kita boleh mengembara bersama-sama dengan lagi dah lahan. Kenapa, Bang? Oh, iya Redstar. Eh, kayaknya emang harus hujan-hujan deh, Bro. Kayaknya emang harus hujan-hujan deh, Guys. Ke sini, Guys. Kita ke mana sih nih? Inih, kenapa kita muter-muter, jil? Kayaknya emang harus muter-muter deh di sini, Guys. Bentar, bentar, bentar. Oh, sini, sini, sini jalannya, sini jalannya. Oke, sini. Oh, ya, ya. Ini jalan pulang. Jalan pulang. Anjirlah. [Musik] Hampir kita gini, Guys. Tersesat, Guys. Oke, kita coba, ya. Kita coba mendalami map ini lagi. Habis itu kita baru ke sini lagi. Bantu Kak Ros, Bang. Please. Eh, mau bantu Kak Ros, Guys. Bentar, bentar. Itu ada peta. Eh, bener. Eh, Saka lihat peta-peta, Guys. Si Saka lihat peta-peta. Dolnya diam. Bener. Hah, sial peta-peta. Serius kok aku enggak ngelihat ya? Oke oke oke. Bentar kita lurus. Aduh mana sih mana sih map-nya? Oke ini. Eh mana sih map-nya? Ini lurus. Nah kita ke kanan. Oke. Oke kita akan mencoba melihat rumah kosong yang jauh di seberang sungai guys. [Musik] Tempatnya sih di sini guys. Ya, tempatnya sih di sini guys. Tempatnya sih di sini guys. Ang ang. Halo, Bang Okta. Selamat datang ke kamar Opa. Emang Opa ada kamarnya, Guys. Emang Opa ada kamarnya, Teman-teman. Coba, coba, coba sini. [Musik] Oke. Nah, ini di eh di sini, di sini, Guys. Di sini ee nanti bakal ada rumah, cuy. Nah, ini ni ni nih. Tuh, tuh tuh. Oke, oke, oke. Kita bakal lihat rumah, Bro. Oh, itu, Guys. Itu, Guys. Itu rumah apa guys? Aku enggak tahu ya. Tapi kayaknya itu rumah. [Musik] Tapi kayaknya itu rumah gini deh, Guys. Kayak kotor banget ya. Tapi rumahnya bersih banget sih, Guys. Itu cuma kita harus nyebrang sungai, Bro. Kita gak bisa nyeberang sungai, Guys. Coba, coba. Bisa ggak nyebrang sungai, Guys. Bisa gak nyebrang sungai, Guys? Kagak bisa kan? Kak bisa seberang sungai. Gak bisa nyebrang sungai, Teman-teman. Ada tempat rahasia di kamar Opa, Bang. Ada tempat rahasia di kamar Opa. Oke, coba coba coba coba coba coba coba deh coba deh coba deh. Kita pulang dulu. Cari tempat nak keliling kampung. Ih, Mya keliling kampung terus si Ipin-Upin, Guys. Cari jalan hantu. Ini nih nih ini, nih. Kita coba coba ke kamar Opa. Teori ke kamar Opa. Teori bantu karos. Eh, emang iya, Guys. For real kah, Guys? Teori bantu Kak Ros, Guys. For real kah? For real kah? Nyata kah? Teori bantu Kak Ross sama masuk ke kamar Opa. Habis itu baru kita tidur. Habis itu baru kita masuk ke peta eh rumahrumah hantu itu ya. Coba ya. Ada enggak? Ada enggak? Ada enggak? Ini orang random. Wih, ini apa nih? Jatuh di sini jatuh. Oke. Ini ini ini Opa kita patut jalan sekarang. Ini Opa. Jangan bantu Opa lah dulu lah. Jangan bantu Opa dulu lah. Kita masuk kamar Opa ya. Katanya kamar opa. Kamar opa dulu baru ganti karos. Kamar opa. Eh, kamar opa yang mana? Kamar opa. Enggak bisa. Engak bisa. Siapa yang kunci pintu ni? Memang tak nak kita masuk ke dalam. Enggak boleh, Guys. Enggak bisa, Guys. Aku rasa pintu ini berkunci. Enggak bisa, Guys. Gak bisa kita masuk ke kamar Opa. Gak bisa, Guys. Kita cuma bisa masuk kamar kita sendiri. Oke, kita bantu Karos ya. Kita bantu Karos, ya. Tapi kalau masak-masak kita skip, Guys. Masak-masak skip, Guys. Sangat pantas. Teori bantu karos. Ipin, akak perlu sayuran dari kebun. Tolong ambilkan. Tolong ambilkan. Oke, teori bantu karak demi hantu petah-petah. Kurang dari luar tuh tolong siram pokok itu sekali. Tolong siram pupuk itu sekali. Oke. Baik, Kak Ros. Baik, Kak Rus. Oke, let’s go. Let’s go. Bang, aku tadi lihat peta-peta. Eh, serius? G real? Real kah? Rama. Rama ngelihat peta-peta. Anjirlah. Oke, kita siram dulu ya. Oke, kita siram dulu kebun lagi tak Ipin. Oke, disuruh disuruh tadi apa? Disuruh tadi apa? Bentar kita cari misi dulu. Ee apa disuruh nyari? Eh, T disuruh nyari apa sama Kak Ros? Bawang. Bawang. Bawang. Mama bawang siram tuai. Oh, ini ini bawang. Eh, mana apa sih bawang, Guys? Bawang mana sih bawang? Mana? Bawang bawang. Oh ini nih ni nih ni. Oh ini bawang kah? Eh bukan. Oh ini re oh pandan. Ini pandan. Jangan biar orang tunggu lama. Oke ini pandan. Ih langsung jadi hijau pandannya Bro. Langsung jadi hijau pandannya Bro. Kita siram dulu. Harus ada orang tenggelam. Harus 12. Harus 12. Harus 12. Oke. Pandan ini panden. Berapa ya? 12. Berarti kita siram-siram dulu. Aduh aku gak sabar. Aku gak sabar, Guys. Kita dapat malam, Guys. Teori, ya. Teori, ya. Aku rela membantu Kak Ros nih. Wah, ini ini apa ini? Kita kita gini dulu. Ee pendebungan apa? Pendebungan. Oh, oke. Kita cabut. Oke, kita cabut. Langsung cabut. Langsung cabut ya, Bang. Cabut. Rumpeta-peta di belakang rumah di dekat rumput. Hah, serius gak, Guys? Entar kita coba cari ya. Entar kita ekspor peta-panya, Guys. Entar kita ekspor ya. Kita bantu, Kak. Oke, udah. Pandannya udah. Terus cabe cabe cabe. Cabe cabe. Kita nyiram cabe. Oke, cabe cabe. Cabe cabe. Oke. Siram siram siram siram. Oke. Cabainya kita harus e ambil e 12. Oke. Eh, bawang yang mana sih, Guys? Bawang, Guys. Oh, ini bawang. Ini bawang. Ini bawang. Oh, ini bawang, Bro. Ini bawang, Bro. Bawang kita seram dulu bawangnya. Macam tulah yang pokok suka. Nah, macam niilah yang pokok suka lah disiram tanaman. [Musik] Siapa yang suka bawang di sini? Yang suka bawang like tap-tap layar guys. Untuk menu ipin oke udahudah. Let’s go, let’s go, let’s go, let’s go. Kita ke gini, kita ke Ros. Kak Ros. Kak Ros. Ih, Kak Ros. Aduh, kalau disuruh masak-masak kita skip aja, Guys. Ini sayurannya. Ini sayurannya. Cukup pun kita orang dah siram. Terima kasih. Makasih. Akak perlu kau orang untuk tolong masak tok dalang. Boleh, boleh, beli. Yah, disuruh masak, Guys. Ah, disuruh masak. Enggak, enggak. Yang penting kita udah bantu Kak Ros terus kita tidur ya. Tidur, Kagak. Mau masak aku, Kak Ros. Aku mau tidur. Selamat malam, Ipin. Selamat malam, Ipin. Bang, ada pinerp gold. Eh, di mana? Paling malas ini nih. Kenapa itu Rafli? Takutnya pita-pita les gua gak sih? Aduh, kenapa gak hujan, Guys? Oke, oke, oke. Tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur, tidur. Pokoknya kita cari yang e hujan. Hujan, hujan. Kita cari yang hujan. Kita cari cuaca hujan. Kita cari cuaca hujan. Aduh, kagak hujan lagi, Guys. Emang random banget cuaca hujan ini, ya. Oke, cucah hujan hari ini. Tidur lagi, tidur lagi, turun lagi. Malam campur hujan. Nah, gitu. Harus cari malam mencampur hujan baru kita ke tempat e rumah hantu angker itu ya. Apakah real? Aduh, kenapa enggak hujan-hujan sih? Kenapa? Bentar, bentar, bentar bentar bentar bentar. Kita harus cari malam, Guys. Kita harus cari malam dan hujan ya, Teman-teman, ya. Makasih yang udah subscribe kali. Berarti kalian senang Upin-ipin. Siapa di sini yang suka Upin-ipin nonton Upin-ipin like dulu stream ini, Guys. Ayo. Ayo. Siapa yang suka Upin-ipin like taptap layar. Ayo. Aduh. Mana kita harus cari dulu, Guys. Selamat malam, Ipin. Selamat malam, Ipin. Pokoknya kita tidur ya, siapa tahu Upin Ipin tumbuh rambut, Guys. Hujan dong, please, please. Hujan, please. Hujan, please. Hujan, please. Hujan, hujan, hujan, hujan, hujan. Aduh, kagak hujan lagi. Malas banget gak hujan-hujan, Guys. Oke, kita cari lagi. Kita cari lagi. Lama ini boleh. Semoga hujan. Semoga hujan. Malam. Harus malam. Nama game-nya Upin Ipin Universe, Guys. Ada di Steam. Harus PC sama PS. Harus hujan ini. Kalau enggak hujan enggak mau, Guys, dia. Anjay. Eh, teori bentar. Ini bisa enggak sih? Ah, teori mukul orang pakai kendi ya. Boleh, boleh, boleh, boleh. Teori mukul orang random pakai kendi. Boleh, boleh, boleh, boleh, boleh, boleh, boleh, boleh, boleh. Diori. Ah, ini nih orang. Eh, mana orang random? Kagak ada ya? Eh, kagak ada orang random, Bro. Aduh, di manj. Oh, ini nih ni nih. ML. Eh, Mail. Bolehlah Mail kita. Oh, ini guys ini, Guys. Jangan Mail. Jangan Mail. Kenapa, Bang? Jangan Mail nanti kalian enggak dikasih diskon buat ayam goreng. Nama game-nya Upin-Ipin Universe. Oke, ini ya, ini ya, ini ya, ini ada ya. Teori mukul e mukul orang pakai kendi. Lempar orang pakai kendi. Oke, oke. Nice. Jom kabur kabur kita Ipin. Jom kita tidur Ipin. Maksudnya rumah kita udah dekat. Rumah kita udah dekat. Ayo jom Ipin, kita tidur. Ipin bjir. Oh. Bisa masuk sini kah, Guys? Oh, apa ini? Wah, elah, dapat poster kita, Bro. Lah, gak bisa, ya? Kita bisa ngambil bantal, kita bisa ngambil. Oh, itu rumah rahasia, Guys. Itu kamar rahasia, Guys. GG kata bocil Upin-Ipin ninja lompat diinding lagi. Macam-macam kita. What the hell? Bisa kayak gitu, Bro. Oke. Oke. Kita tidur. Mukul Ipin pakai ini. Nah, tidur. Kita tidur. Habis itu baru kita Semoga hujan. Semoga hujan. Semoga hujan. Semoga hujan. Semoga hujan. Semoga hujan. Semoga hujan. Semoga hujan. Semoga hujan. Semoga hujan. Semoga hujan. Semoga hujan. Ah, harus pakai. Eh, Galang menganugerahimu 1200. Maaf cuma segitu. Iya, enggak apa-apa, Galang. Terima kasih, Balang. Makasih banyak ya, Galang 1000ya. Nanti aku beliin permen. Teori teori lempar bola ke orang lain. Ayo teori lempar bola ke orang lain. Teori lempar bola ke orang lain. Mana? Oh ini ni dikit dik bentar dah. Aduh gak kena lah. Yah bola kita. Oke. Ih, kotornya teori lempar bola kotor isi air ke Mail. Uh, bodo amat. Bodo amat enggak dikasih diskon sama Mail. Bodo amat lah, ya. Bodo amat. Bodo amat. Tidur, tidur. Jom tidur. Rumahku surgaku. Rumahku surgaku. Anjay. Let’s go. Let’s go. Tidur, tidur, tidur, tidur, tidur. Selamat malam, Ipin. Selamat malam, Ipin. Masih untuk main. Tadi lainnya masih ratusan loh, tiba-tiba ada ribu. Iya. Ayo tap-tap layar lagi. Siapa yang suka Upin-ipin 5.000 like? Kita cari peta-pa, Guys. Let’s go. Enggak sih. Semoga dia dapat peta-pa, Guys. Bang, kenapa ggak nyari rumah hantunya, Bang? Cepat, Bang. Sabar, Teman-teman. Kita harus cari mode hujan dulu baru ke sana, Guys. Oke, semoga hujan. Semoga hujan. Eh, susah banget dapat hujan di sini. Sumpah, Guys, dapat hujan ini susah. Susah banget. Aduh, kagak hujan lagi kan. Itu susahnya, Bro. Ngelempar bola udah, ngelempar kendi udah, lempar nanas. Oke, teori lempar nanas ke orang random. Boleh pakai selip. Teori lempar nanas ke orang random gak sih, Guys? Mana, mana mana mana. Orang random mana orang random yang mana caranya kagak bisa lempar. Eh, kagak bisa dilempar, Guys. Kagak bisa dilempar, Guys. Ya, elah, kagak bisa dilempar, Bro. Ya, udah, ya,udah. Udah. Bisa ditendang, anjir. Ah, kita taruh di sini, ya, Guys. Wilah, kita buang teori buang nanas ke e ke god. Nah, ya, Iin. Bang, pakai teori apa aja, Bang, mau ke rumah e hantu peta-peta? Teori naruh nanas ke got. Nah, itu ya. Selamat malam, Ipin. Bang, coba tabrak uncle mutu. Uncle Mutu udah, udah. Halo, Mas Gaming. Enggak telat, Bang. Gua sampai tidur nih lama-lama. Makanya ini lama banget nyari hujan, Guys. Guys, oh my god, ada Kak Ros. Guys, teori nanas ke God is real. Is real enggak sih, Guys? Teori naruh nanas di is real gak sih, Guys? Yang kalian tidur bangun kalian, Guys. Oke, GG enggak, Guys? GG enggak, Guys? GG enggak, Teman-teman? Bang gak copyright main ini enggak apa-apa guys. Copyright. Wih, banyak bebek bro. Dikejar bebek. Aku rasa jalan yah. Sepedaku yang sepedaku dikejar bebek no guys. Wilah sepedanya jalan sendiri bro. Guys, sepedanya jalan sendiri, Guys. Ya elah, sepedanya apaan? Jalan [Tepuk tangan] [Musik] kucing, kucing anjir. Kucingnya santai banget, Guys. Kucingnya sigma banget melihat bebek. Lhu, [Musik] sepedaku. No sepedaku. Anjirlah gak bisa, Guys. Kita harus cari sepeda lain, bro. Kita harus cari sepeda lain, Guys. Astaga, mana ya? Kita harus cari sepeda, Guys. Rumah kita jadi Aduh, kita harus cari sepeda, Guys. Ya udah, yaudah yaudah yaudah sambil sepeda kita muter aja lah, ya. Aduh, ada bebek-bek malas banget, guys. Bebek-bebek itu malas. Malasin banget, Guys. Malasin banget bebek-bebek itu. Besar. Ihh, ih. Dikejar bebek. dikejar bebek. Anjay. Bebeknya dicari sama Ipin-Upin dong. Ya, ya, ya, ya, ya. Maafkan aku. Maafkan aku. Lah, siapa yang ngejar anjir? Eh, kita gak boleh ke sana deh kayaknya, Guys. Yang besar dan yang kecil. Oke, oke, oke, oke. Kita lewat sini, lewat sini, lewat sini, lewat sini. Biarin, biarin, biarin, biarin. Kita lewat jalan ini, Guys. Kita lewat jalan ini aja, Guys. Dikejar bebek. Kocak. Bang kok ggak? Eh, nge-lag, Guys? Nge-lag gak, Teman-tem, Guys? Sinyalnya, “Bang, mau nanya kalau membership terus 4.000 orang di live masih dibaca kah?” Masih. Aku utamain dibaca. Aku utamain dibaca lah kalau membership. Biar warnanya kan kalian hijau. Gampang aku baca. Cuma kan kalau fokus enggak selama dibaca, enggak selalu dibaca. Kalau aku lihat ada nama pasti aku baca. Enggak. Enggak gitu bocil. Tuh, kalau itu kan aku gampang bahannya. Eh, kita lewat sini ya. Kita lewat sini ya. Kita lewat sini. Semoga ada peta-peta ya. Semoga ada peta-peta ya. Udah azan belum? Semoga ada peta-peta ya, Guys. Nge-lag gak, Guys? Nge-lag gak, Guys? Nama gameennya Upin-Ipin Universe, Teman-teman. Eh, udah tetap layar belum, Guys? Eh, dikit lagi 5.000, Guys. 600 orang lagi tetap layar. Like dulu, Guys, sebelum kita dapat peta-peta, Guys. Katanya ada peta-peta. Ini udah malam. Eh, ini udah hari ke ke-99, Guys. 99 day night, Guys. Ya, kayak di Roblox, Guys. Kita harus cari, ya namanya peta eh namanya hantu peta-peta, ya, Guys, ya. Kalau enggak ada, gue endstream, Guys. Tenang aja, Guys. Kalau gak ada gue endstream, Guys. Kalau enggak ada, Guys. Gak ng-lag ya. Aman ya. Gak ng-lag kan, Guys? Oke, oke. Siapa yang udah tetap L lagi dikit, Guys? Main air. Seruhnya namin air. Let’s go. Let’s go. Gak sih, Guys? Guys, tap-tap layar sekarang, Guys. Siapa yang udah like? Gua gak sih, Guys? Wih, Guys. Kalian lihat sesuatu kah, Guys? Nih, Guys, Guy guys, guys, guys, guys, guys, guys, guys, guys. Guys, ada orang, Guys. [Musik] Guys, ada orang, Guys. What? [Musik] Hujan lebat lah. [Musik] Siapa enggak kelihatan mukanya? Siapa anjir? [Musik] That’s so crispy. Bang Rey. Siapa anjir? Macam boleh guna Ipin. Kok bisa ada itu anjir? Gak kelihatan mukanya peta-peta. Engak ada orang random ada itu. Orang random itu pengemis atau apa anjir? Cepat keluar. Jalan cepat sikit boleh cepat keluar. Betul-betul entar bentar bentar. Coba kita masuk ke dalam ya. Anjir kok ada orang? Itu orang tapi gak ada mukanya guys. Guys itu orang ggak ada wajahnya guys. Itu orang gak ada wajahnya cuy itu orang gak ada wajahnya guys. Gak kelihatan wajahnya bro. Sumpah, Guys. Si Ipin, si Ipin ngaget-ngagetin aja si Ipin. Anjay. Anjir kan bener kan, Guys. Kita ke sini tuh harus hujan-hujan, Guys. Harus berhari-hari, Guys. Gak bisa sekali dua kali, Guys. Kocak ggak sih? Anjayin, kau rasa ada apa di sebalik itu? Oke, sini gak ada apa. Oke, cobacoba sini, coba sini. Kalau gak ada peta-peta, apa itu ya? Apa itu ya? Apa itu peta-petanya, Guys? Ya, masa sih itu peta-petanya, Bro? Eh eh kocak si Ipin, guys. Guys. Oh kocak si Ipin, guys. Guys, si Ipin kocak gak sih, Guys? Ya Tuhan, Ipin, lu ngapain sembunyi di sana, anjir? Lu ngagitin gua. Aduh, bocil. Astaga, nakutin gua anjir. Tiba-tiba di sana sih. Kocak banget tuh bocil anjir. Apa sih, Guys? Takut gua masalah sana dia diam anjing. Eh, jangan-jangan si Ipin, jangan-jangan si Ipin emang sengaja nakutin gua atau emang dia udah kerasukan di sini anjing? Gak tahu gua, Guys. Ih, Guys. Kok gua takut, Guys? Anjir, musuhnya. W, kaget, kaget. Wih, apa tuh? Apa tuh? Apa tuh? Ya Tuhan, Ipin lu atuh. Kagak ada p ada nih ni nih. Wah benci banget gua sama sama adik gua, Guys. Lu kenapa kau buat macam tu? Wah, kenapa lu? Bilang lu nakutin gua? Lu nakutin gua lu tadi. Atuh diam lu. Aduh bisa. Eh, ada sepeda. Sepeda. Sepeda. Nakutin gua enggak sih, Guys? Ya Tuhan, Guys. Apa sih itu, Guys? Dia, Guys. Si Ipin, Guys. Emang adik-adik durhaka, Guys. Yeay. Cari pantas nak keliling kampung. Okelah kalau gitu ya, Guys ya. Kita hari Aduh aduh si Ipi. Si Ipi kecan sepeda gayung. Aduh ke mana kita, Guys? Lah lah lah lah. Jangan-jangan Ipin terjebak di dunia ini. Lah lah. Mana dia? Mana dia? Mana jalan pulang guys? Guys, jalan pulangnya enggak ada, Guys. Jalan pulangnya enggak ada, Guys. Guys, jalan pulangnya enggak ada, Guys. Dam. Udahlah, ada jalan pulangnya, Guys. No. Ada jalan pulangnya, Guys. Lewat mana gua pulang, Guys? Aku rasa kita patut jalan sekarang. Kita ke mana, Guys? Guys, kok balik lagi, Guys? Ya udahlah kalau gitu. Ih, aku endstam aja, Guys. Ih, seram banget, anjir. Eh, enggak ada jalan kornya, Guys. Aku gak tahu ya Upin-Ipin bisa keluar dari sini apa enggak, ya. Mungkin di next stream aja, Guys, ya. Di next stream aja kita lain kali next stream lagi, Guys, ya. Thank you, Teman-teman semuanya yang udah nonton aku. Thank you, Teman-teman. Ih, makasih banyak yang udah nonton aku, yang udah like, guys. 200 orang lagi tabta layar. Udah 5.000 like. TS Gu, Guys. Temusin 5.000 like. Kalian bisa yang suka Upin-Ipin, Guys, ya. Aduh, akhirnya kita sudah mendapatkan yang ditunggu-tunggu, ya. Ternyata di sini ada orang yang tidak punya wajah, cuy. Guys, ya. Thank you, Teman-teman semuanya. Sampai jumpa di nation berikutnya. Aku gaming m undur diri. Terima kasih yang sudah nonton, yang udah like. Let’s go. Yang udah tetap player kita absen dulu. Eh, ingat nanti sebentar lagi aku bakal live stream e gini ya, Grow a Garden, Guys, ya. Sampai jumpa. Kita absen dulu. Ada Rosita, ada Ridin, ada Irwa, ada Batari, ada Thunderstrom, ada Boc 1255, ada AR Studio, ada AVZ Putri Muhammad Yana, Rama, Anima, Arif, Zian, Nightbot, Hazik, ada Muhammad Aklan, ada Mila, Nur, Hugi, Rafa, Zeki, Ania, Cinta, Oppo, Sepatu, Lili, Vian, Anime, Alpus, ada Musdi, ada Rusdi, ada Hari, Rovian, Elam, aku suka Ipin, ada Wiwin, Wuwun, Ki, Abit, Ran. Selamat sore dan sampai jumpa di next stream berikutnya, Teman-teman semuanya. Ayo, dikit lagi 20 orang tap-tap layar. Yang udah like, siapa yang udah like? Sampai jumpa di next stream berikutnya. Sebentar lagi kita bakal main Grow Garden. Dadah. Selamat sore, guys. Cihuy. Seram banget. Kita gak bisa pulang, Guys. Ipin gak bisa pulang, Guys. He. [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Yeah.
Terimakasih temen temen sudah mampir ya, di pencet yuk Like dan Subscribe nya😁
Join discord buat yang mau mencari teman dan mabar super bear
👉 https://discord.gg/SWPrvC4qgQ
Support aku mulai dari 1000 ya (Media Share ON)
Saweria https://saweria.co/Taksugaming
SocialBuzz https://sociabuzz.com/taksugaming/donate
Join Membership
👉 https://www.youtube.com/channel/UCIlGMWGy97mbH1UoQqICpdw/join
nightbot commands:
!donasi
!discord
!gantigame
!spek
#taksugaming #roblox #upinipinuniverse