Sebelum Bentrok, Massa PWI-LS Berseru Bakal ‘Ratakan’ Acara FPI
Balik balik. Oke. Salam satu komando. Salam satu komando. Oke. Saya bangga dengan kalian. Saya bangga. Saya bangga. Saya bangga. Kami bangga terhadap jenengan semua dalam dari kemari kedatangan sampai detik ini masih dalam posisi satu komando. Itu saya sangat membagakan saya ya. Siap. Yang jelas tolong habis ini kita landai istirahat. Ada magrib, ada dahar, ada apa. Nanti setelah magrib kita lanjutkan ada sedikit pengajian, ada orasi. Cuma satu ini kita sudah negosiasi. Dalam lokasi pengajian itu tidak ada pasukan dari mana pun masuk. Entah itu dari pihak sanad, FPI, HTI, Wahabi, Bu, apakah GPK atau kok tidak ada yang masuk. Begitu juga dari kami tidak ada yang masuk. Tapi jangan salahkan kami seandai lokasi tersebut mereka masih masuk dengan pasukannya. Kita ratakan. Kita ratakan. Kami pegang. Kami pegang janji aparat aparat negara negosisasi ini. Kami tunduk dengan hukum. Kami taat dengan hukum. Tapi jangan salahkan kami kalau sudah kami dibohongi oleh hukum. Ratakan Ahmad Alfsi ini kasihan. Pak Ahmad. Maju, maju maju. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Jangan lupa subscribe ya.
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk mendapatkan pengalaman baru.
=================
Pengajian yang menghadirkan mantan Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, berujung kerusuhan, Kamis (24/7/2025).
Peristiwa ini melibatkan dua ormas, yaitu Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI‑LS) dan Front Persatuan Islam (FPI).
Ratusan anggota PWI‑LS berkumpul di masjid sekitar lokasi mencoba masuk ke area ceramah untuk membubarkan acara menyambut kedatangan Habib Rizieq.
Akibatnya, dua kelompok massa terlibat bentrokan, lima orang dilaporkan terluka diduga akibat senjata tajam salah satunya anggota polisi.
Situasi semakin memanas saat lemparan batu, kayu, botol hingga senjata tajam terjadi di antara dua kelompok.
Terekam saat massa dari PWI-LS berkumpul saat sore hari sebelum acara FPI dimulai.
Diduga mereka berkumpul di sebuah tempat dekat lokasi acara FPI akan digelar.
Seseorang yang terlihat berbicara dalam video tersebut mengatakan berdasarkan hasil negosiasi, tidak boleh ada satu pun pihak yang memasuki acara.
Namun bilamana acara tersebut tetap berlangsung, PWI-LS menyatakan akan bertindak.
Berita Selengkapnya klik tautan di bawah ini :
https://wartakota.tribunnews.com/video
Program :
Host :
Sumber: Istimewa
Editor : ABS
Uploader: ABS
#beritajakarta #beritaviral #wartakota