Aku Meneymbunyikan Orang ?!! [Roblox Indonesia]
Hai semuanya, balik lagi sama aku KK. Guys, aku lagi ada di rumah ya kan kalian dengar enggak ada kayak suara-suara aneh gitu guys dari luar guys. Siapa itu orang asing memukul-memukul? Kenapa kok dia bilang memukul-memukul guys? Coba kita turun ke bawah ya. Woi, ngapain kau di sini? Halo, kamu siapa? Aku akan datang kepadamu. Heh, ngapain cau? Eh, mau ngapain? Woi, ya ampun. Ya ampun. Dia mau ngapain, Guys? Dia mau ngapain, Guys? Hah? K kita harus kita harus bunuh orang ini, Guys. Aduh, aku lihat tadi di dalam kamar tuh ada pisau, ya. Nah, ini kita ambil, Guys. Kita coba ke Aduh, 14 detik lagi. Temanku datang, Guys. Ya ampun, ya ampun, ya ampun. Ya ampun, ya ampun. Astaga, astaga, astaga. Entar dulu, entar dulu. Oke. Eh, kita harus umpetin dia ya, Guys, ya. Kita umpetin di mana tapi, Guys? Aduh, sini dulu kali ya, Guys. Nih. Dah, dah, dah, dah dah. Aduh, dia gak mau datang nih. Ah, temanku udah datang, Guys. Maka senyum. Halo, Bang. Halo, Bang. Udah, Bang. Di sini gak ada apa-apa, Bang. Kenapa, Bang? Tuh, gak ada apa-apa, kan, Bang? Enggak ada, Bang. Aman, Bang. Kenapa rumahku diberantakin, Bang? Jangan diberantakin lah, Bang. Ya ampun, rumahku diberantakin, Guys, sama dia, Guys. Bang, mau apa sih, Bang? Dia tadi tuh ngajak ketemuan gitu, Guys. Iya, Guys. Sepertinya aku tidak berbakat menjadi orang jahat, ya, Guys. Jadi, Guys, di game ini itu kita harus menyembunyikan mayat sebanyak mungkin di rumah kita. Tapi ini baru satu aja aku udah gagal. Ya ampun. Kita coba ulang lagi ya, Guys. Oke, jadi di bawah tuh kan nanti bakalan ada orang asing ya. Kita bawa dulu pisau ini. Kita langsung samperin aja orangnya. Mana dia weh? Singk. Hm. Oke, ini kita umpetin di mana ya enaknya ya? Aduh, Guys. Bentar dulu, Guys. Kita harus cari tempat untuk mengumpetkan si ya, Guys. Sebentar, Guys. Gini kali, ya, Guys. Gini kali, ya. Ketahuan enggak, ya? Coba ya, Guys. Semoga aja kayak gitu enggak ketahuan ya. Halo, Bang. Ketemu lagi, Bang. Wedh, Bang Saipulnya sudah datang, Guys. Ini temanku namanya Saiful nih, Guys. Udah, kenapa dia tuh ngajakin ketemuan mulu, tapi pas datang ke rumahku tuh aneh gitu tingkah lakunya, Guys. Tuh, keliling-keliling ngecek-ngecek, ya kan? Halo, Bang. Enggak ada apa-apa kok, Bang, di sini, Bang. Aman di sini, Bang. Oh, harusnya kita bisa umpetin di dalam lemari gitu enggak sih, Guys? Nih, kita bisa umpetin di dalam lemari, Guys. Nanti, Guys, yang kedua ya, Guys. Tuh, mana tadi Bang Saipul? Bang Saipul ke mana ya? Ditendang-tendang, Guys, sama dia, Guys. Ketahuan, Guys. Ya ampun. Berarti kita bisa umpetin itu di dalam lemari gitu, ya. Nah, kalau di bawah kasur gitu berarti kita tu umpetinnya tuh harus yang benar-benar rapi ya, Guys. Kita bawa dulu pisaunya. Berarti kita umpetin di lemari bawah dulu aja, Guys. Ini, Guys. Nah, ini kita taruh di lemari garasi sini aja. Nah, kita umpetin dia di lemari ini, Guys. Wah, ini aman. Ini udah pasti aman, Guys. Udah pasti aman. Bang Saiful gak akan bisa menemukannya, ya, Guys. Mana nih? Bang Saiful bentar lagi datang, Guys. 10 detik lagi dia datang. Kita sembunyikan barang bukti dulu, enggak sih, Guys? Ini pisaunya, Guys. Pisaunya kita umpetin dulu, Guys. Kita taruh di dapur, ya. Karena biasanya di dapur kan ada pisau, ya. Biar tidak mencurigakan. Bang Saipul. Halo, apa kabar, Bang? Ketemu lagi kita Bang. Dia lagi nyari-nyari nih. Dia lagi keliling-keliling rumah, Guys. Tuh, kira-kira aku ketahuan enggak ya kali ini? Harusnya sih enggak ya, Guys. Oh. Ini di sini juga bisa nih, Guys. Di lemari ini juga bisa ya, Guys. Banyak-banyak. Enggak ketahuan. Enggak ketahuan, Guys. Mantap. Berarti satu mayat yang sudah bisa kita sembunyikan tidak ketahuan ya, Guys. Di atas ini ada dua lemari juga. Kalau dilaci-laci sini enggak bisa deh kayaknya. Mungkin kalau di bawah kasur, tapi harus yang benar-benar rapi gitu loh, Guys. Paling si strategi awalku aku umpetinnya di lemari-lemari dulu ya, Guys. Kalau yang selain di lemari aku gak tahu soalnya di mana, Guys, bisanya, Guys. Sudah hilang, Guys, Bang Saipulnya, Guys. Apakah akan ada orang asing lagi yang datang ke sini, Guys? Masih belum ada si kenapa kok ada lagi dong dia rupanya. Ku serodok kau. Aduh, enggak bisa, Guys. Kita harus ambil pisau yang tadi ya, Guys. Soalnya teman kita ini itu tidak suka kalau ada orang lain yang datang ke rumahku, Guys. Nih. Oke, kita umpetin. Kali ini kita taruh di lemari kamar, ya, Guys. Jadi, tadi di lemari garasi ada, di lemari kamar juga sekarang ada, Guys. Aman, Guys. Aman, Guys. Ini pisaunya supaya tidak mencurigakan jangan ditaruh di lantai. Kita taruh di sini aja, Guys. Oke, aman ini harusnya ya, Guys, ya. Sudah ada dua mayat yang sudah berhasil kita sembunyikan ya, Guys, di rumah kecil nan imut, nan gemoy ini ya, Guys. Kita lihat nih apakah Saipul akan bisa menemukannya. Eh, bisa kita umpetin di balik rumput-rumput sini enggak sih? Coba nanti kita cobain ya, Guys. Habis ini dalam kulkas juga bisa nih, Guys. Dalam kulkas, dalam freezer. Eh, lemari depan sini juga bisa. Untung aja dia engak lihat. Padahal kalau dilihat dari sela-sela tuh kayak kelihatan gitu loh. Ada sesuatu di dalam lemari. Tapi dia enggak lihat. Ya, Guys. Ah, ke kamar, Guys. Apakah ketahuan? Kayaknya kalau ke kolong kasur tuh agak bahaya deh, Guys. Karena ini teman kita tuh ngeberantakin kasur juga, Guys. Dia dia kayak dorong-dorong segala macam barang gitu loh, Guys. Nyebelin banget. Aman kan, ya? Oke, teman kita udah pergi lagi ya, Guys. Teman kita udah pergi lagi. Tapi dia masih bakalan kembali ke sini, Guys. Dan kayaknya bakalan ada orang asing lagi yang datang ya, Guys. Pokoknya setiap ada orang asing, kita harus bun-bun dia. Hmm. Oke, coba kita umpetin di dalam rumput, Guys. Bisa enggak, ya? Ketahuan enggak ya, Guys? Ketahuan gak ya, Guys? Coba gak ya? Aduh, ini kegaca sih, tapi, Guys. Jangan deh. Kayaknya kayaknya ini di dalam rumput tuh terakhir aja enggak sih? Kalau misalnya udah benar-benar mentok banget, enggak ada tempat. Ah, oh my God. Saip mau datang. Masuk, Kak. Masuk, masuk, masuk. Saip mau datang, Guys. Aduh. Oke, aman ya. Aman ya harusnya ya? Aman kok harusnya, Guys. Itu, Guys. Tapi kayak tangannya kelihatan dikit gitu loh tadi. Semoga aja sapulnya enggak lihat ya, Guys. Kita taruh di sini biar tidak mencurigakan. Hai, Saiful. Wah, masuk, Guys. Orang tadi, Guys, benar-benar nutup. Baguslah dia bisa diajak kerja sama ternyata, Guys. Bagus, bagus, bagus. Coba, Guys, kita lihat nih. Apakah Saiful akan menyadari keberadaan mayat-mayat yang sudah kita sembunyikan? Kayaknya sih enggak sih, Guys. Harusnya sih aman ya. Berarti next-nya kita umpetin di lemari ini, ya, Guys. Masih ada satu kulkas ini. Lemari itu di atas ini juga bisa ya, Guys. Kita bisa umpetin di dalam lemari-lemari dulu. Nanti kalau misalnya udah benar-benar mentok tempatnya, udah gak ada lagi yang bisa kita taruh mayat gitu, mungkin kita buang di depan sini ya, Guys. Kita coba, Guys. Itu patut dicoba soalnya. Eh, sini Sa. Tidak ada yang boleh ke rumahku selain Saipul. Nanti Saiful marah. Eh, eh, eh, eh, terjungkal dia. Terjungkal. Lemarinya ikutan terjungkal, Guys. Gimana ini? Oke, tutup. Tutup. Oke, kita dorong-dorong dikit lemarinya, Guys. Aman ya ini, ya? Aman, Guys. Oke, silakan datang, Saiful. Aku tidak takut, Saiful. Ini kita bawa dulu, Guys. Pisaunya kita taruh di dapur supaya tidak mencurigakan, ya. Total ada empat mayat orang yang berhasil aku sembunyiin di rumah ini tanpa ketahuan sama si Saipul, ya. Masih bisa ngumpetin 1 2 3 di atas mungkin tiga lagi gitu, Guys. Masih bisa kita umpetin sih, Guys. Tiga lagi ya, Guys, ya. Semoga aja enggak ketahuan di dalam sini. Aduh, tapi kayaknya tempatnya terlalu kecil deh, Guys. Ini ini apa nih? Ini mesin apa ini, Guys? Ini enggak bisa digeser-geser gitu, ya? Ini enggak bisa digeser, Guys. Kayaknya, Guys, kita bisa enggak sih kayak ngalangin pintu gitu biar si sap-nya gak bisa masuk gitu? Kalau bisa kan enak, ya. Oke, Sipolnya sudah pergi, Guys. Kita buka dulu kulkasnya. Kita tunggu ada orang asing datang, guys. Halo. Apa kau? Hah? Mau ngapain kau? Kamu tidak boleh ada di sini karena sebentar lagi Saipul akan datang. Ya, kita taruh dia di dalam kulkas ini, Guys. Oke. Aduh, gak bisa nutup, woi. Gak bisa nutup, woi. Nutup, woi. Ya udah aman, Guys. Tapi harusnya semoga aja enggak tiba-tiba jatuh, ya dia. Aduh, pisauku ke mana pula, Guys? Perasaan tadi ku taruh di depan sini kok enggak ada, ya? Waduh, Guys. Pisauku hilang, Guys. Ini nanti next-nya gimana coba caranya aku ngebun-bun selanjutnya, Guys? Astaga. Mana, Guys? Ya ampun. Ya udah deh, Guys. Kita coba cari cara lain ya berarti ya. Mungkin kita getok pakai entah apa ini atau pakai kursi atau pakai meja atau pakai pot bunga kali ya, Guys. Semoga aja bisa ya. Lah ini pisaunya, Guys. Kenapa nyasar sampai ke sini dak? Wah, horor ini rumahnya mulai horor ini, Guys. Kayaknya nih, Guys. Perasaan aku tadi taruh pisaunya tuh di depan situ deh. Kenapa nyasar sampai ke kamar coba? Saya akan pergi. Saya akan segera kembali ke mana, Saiful? Beli jajan kah dia? Lima mayat berhasil kita sembunyikan. Next, kita akan umpetin di atas ini ya, Guys. Kita coba ya, Guys. Semoga aja bisa. Kita tunggu dulu. Hmm, langsung aja gak usah pakai babi ya, Guys. Kita umpetin dia di atas sini, Guys. Aduh, jatuh lagi dia. Aduh, ini kayaknya susah deh, Guys. Aduh, Guys. Ini susah ini, Guys. Ini susah ini, Guys. Gimana ini, Guys? Kalau gak bisa gimana, Guys? Aduh, aduh, aduh, Guys. Wah, Guys. Ketahuan, Kak, ya, di situ. Ah, gak ketahuan, Guys. Ya ampun, untung aja untung aja, Guys. Gak ketahuan, Guys. Astaga. Jangan senang dulu. Kita tunggu sampai sapulnya keluar dulu, ya, Guys, dari rumah, Guys. Takutnya tiba-tiba dia nengok lagi, Guys. Di sini ada tangan orang. Sumpah kayaknya yang di atas ini kayaknya terlalu terlalu apa ya, Guys? Terlalu bahaya deh, Guys. Bisa jatuh dia soalnya, Guys. Berarti next mungkin kita taruh di kamar aja nih, Guys. Nih di lemari yang sebelah sini ya. Terus sisanya sisanya kita taruh di rumput-rumput aja dah. Oke, aman aman aman aman aman aman aman. Aduh, ya ampun. Degdegan banget, Guys. Kita tungguin lagi ada orang yang datang ya, Guys. Kita langsung bun-bun nanti ggak usah pakai babiibu lagi, Guys. Mana nih? Hmm, ini yang ketujuh, Guys. Ini yang ketujuh. Kira-kira bisa sampai 10 enggak ya aku, Guys? Oke, sideolnya akan datang, temanku akan datang, Guys. Semoga aja kali ini aku tetap gak ketahuan ya. Yang di sini nih agak ngeri sih. Takutnya tiba-tiba dia lihat gitu, Guys. Tadi emang enggak ketahuan, cuman kan takut ya, Guys, ya. Karena itu terbuka banget loh. Hai, Saipul. Totalnya ada tujuh nih berarti, Guys. Kalau misalnya aku enggak ketahuan lagi, ya. Sayang, yang di atas ini susah, Guys, naruhnya, Guys. Aduh, sayang banget ya. Kita siap-siap dulu, Guys. Menunggu tamu tidak diundang kita, ya, Guys. Ini yang keedelapan berarti, ya, Guys. Nih, yang keedelapan nih. Hm. Oke, taruh di sini aja enggak sih? Aman gak ya, Guys? Kita timbun di situ, Guys. Aduh, semoga aja aman ya. Ini yang kelapan. Yang kesembilan mungkin bisa kita taruh di sini nanti. Nah, yang ke-10 ini, Guys, kayaknya kita Aduh, di freezer nih kayaknya penuh juga guys. Kayaknya, Guys, yang ke1 nih kayaknya dibetup tapi kayak kita tutup-tutupin pakai laci gitu loh, Guys. Atau kita tutupin pakai TV ya, Guys. Kayaknya saya pun akan datang. Semoga itu dua orang yang ada di semak-semak gak ketahuan, Guys. Berarti harusnya aman nih, Guys. Kalau udah dilewatin kayak gitu berarti harusnya aman ya. Oke, Sipnya lagi keliling-keliling, Guys. Tuh, dia lagi keliling-keliling. Dia lagi naik ke lantai atas, ya. Semoga aja enggak ketahuan ya, Guys. Gimana kalau sapulnya yang kita tusuk bisa gak sih? Ngeselin banget soalnya nih orang, Guys. Mondar-mandir di rumah orang berkali-kali loh, Guys. Udah gitu enggak bawain makanan kek, enggak bawain jajan oleh-oleh gitu ya kan? Benar-benar cuman numpang keliling-keliling, udah terus pulang. Eh, aku tahu, Guys. Yang di betap kita bisa tutupin pakai ini nih. Jadi, kayak pakai rak buku raksasa begini, Guys. Bisa sih kayaknya, Guys. Bisa kita bawa keluar gak ini? Tapi aduh gak bisa, Guys, kita bawa keluar. Oke, kita siap-siap lagi, ya, Guys. Kita taruh di sebelah sini. Semoga aja enggak ketahuan ya. Ini yang kesembilan nih berarti nih, Guys. Coba mana nih orangnya nih? Sini kau, sini kau. Aduh, buset langsung kena pukul loh dia loh. Kasihan banget, Guys. Aduh, kakinya kelihatan. Dorong-dorong dulu dikit. Oke, aman ya harusnya ya, Guys. Semoga aja aman ya, Guys. Aku gak tahu ini bakalan aman apa enggak, tapi hah semoga saj lah ya, Guys. Berarti nanti yang terakhir kita harus coba untuk nyusun betup-nya guys. Kita cek dulu yang bagian depan. Kalau sapolnya ngelewatin bagian depan tanpa curiga sama sekali, berarti kita udah berhasil, Guys. Harusnya, ya. Oke. Oke. Dia enggak lihat. Dia gak lihat, Guys. Dia gak lihat, Guys. Apakah si sapol-nya bisa masuk ke sini? Karena tadi ini aku halangin pakai lemari gitu loh. Kalau misalnya bisa dihalangin ya berarti kita bisa umpetin di kamar ini, Guys. Ayo sini Saipol coba naik. Kamu bisa ggak masuk ke sini? Gak bisa dia. Oh, bisa didorong-dorong gitu, Guys, sama dia, Guys. Bisa ternyata. Kalau begitu kita gak bisa gak bisa umpetin ini, ya, Guys. Gak bisa umpetin di ruangan gede gini, Guys. Nah, ini nih yang terakhir nih, Guys. Aduh, aku belum ada planning apa-apa lagi, Guys. Ini yang ke-10 nih, Guys. Harusnya nih. Coba ya. Semoga aja berhasil ya, Guys. Kita taruh di betap nih. Kita taruh di betap. Langsung aja kita bawa ke betap, Guys. Oke, kita taruh di betap sini kan. Nah, ini kita tutup pakai laci ini, Guys. Aduh, aduh, aduh. Kita putar dulu. Gak bisa masuk. Kocak. Aduh, Guys. Gagal ini kayaknya, Guys. Masih kelihatan, masih kelihatan. Gak apa-apa masih ada waktu, Guys. Kita masih punya sedikit waktu lagi ya. Kita bawa dulu dia ke sini. Kita tumpuk, Guys. Kita tumpuk, ya. Nah, nih nih aman nih kayaknya. So, ya, Guys. Kita lihat, Guys, apakah akan ketahuan yang di betap ini seru nih, Guys. Yang di betap nih. Seru nih soalnya nih, Guys. Kira-kira ketahuan enggak ya? Ketahuan enggak ya? Aman, Guys. Aman. Masih aman, Guys. 10 mayat berhasil kita sembunyikan, Guys. Kita coba lagi ya, Guys. Kita coba lagi, ya. Targetku sih tadi cuman 10, ya. Semoga aja ini yang ke-11 masih bisa berhasil. Kita coba main game ini sampai game over ya, Guys. Sampai aku kalah ya, Guys. Aku ada ide. Ideku adalah kita umpetin di tengah-tengah lemari gini terus kita tutup pakai ini, Guys. Ideu kayak gitu sih sini kayaknya, Guys. Aduh, Guys. Gak bisa ini kayaknya, Guys. Aduh, gimana ini, Guys? Guys, Guys, tolong. Sumpah ada letoi banget badannya ini. Kalau gak ketahuan kocak banget sih, Guys. [Musik] Diberantakin sama dia, Guys. Ya, tapi lumayan sih target kita tercapai 10 mayat, Guys, di dalam rumah kita tanpa ketahuan sama si Saipul. Oke deh, Guys. Jadi, segitu aja videonya untuk hari ini. Thank you banget buat kalian semua yang sudah menonton dari awal sampai akhir, ya. Buat yang mau beli merchandise aku bisa dibeli lewat Shopee dan jangan lupa untuk di-like, comment, share, dan subscribe. Kita ketemu lagi di video aku yang selanjutnya.
🌸Hi gais, terimakasih sudah menonton🌸
✨KeiKei CH : @KeiKeiDaily
✨KeiKei MC : @KeiKeiMinecraft
Merch :
✨Shopee : https://shope.ee/1LEYf2kHJL
✨Instagram : https://www.instagram.com/keikei.lab/
Social media :
✨Instagram : https://www.instagram.com/keziasandra/
✨TikTok : https://vm.tiktok.com/ZSeXbLVsr/
✨Discord : https://discord.gg/Gp4wzukYWY
Roblox :
✨Roblox profile : https://www.roblox.com/users/2243076800/profile
✨Roblox group : https://www.roblox.com/groups/12366749/OhMyKeiKei#!/about
🍰Jangan lupa like, comment, subscribe, dan share !!🍰
#robloxlive #robloxindonesia #robloxgameplay #robloxindo #keikei