Drama Adu Penalti Indonesia vs Thailand! Garuda Muda Lolos ke Final! | Liputan 6
barang di Medan dan juga Jayapura ya ini sudah larut sekali di Jayapura tetap berikan dukungan kalian. Picai akan menjadi penendang pertama pemirsa. Kita akan sama-sama lihat mampukah Ardiansyah menebak mengantisipasi tendangan dari Picai. Iya, kelihatan percaya diri ya. Picai menjadi orang pertama yang mengambil ini tidak mudah ini menjadi eksekutor pertama dan Picai maju menjadi orang yang pertama kali mengambil bola. Iya, yang mengambil beban pertama biasanya kapten mendapatkan arahan dulu pemirsa. Ini dia biasanya sudah dilarang juga untuk keluar dari garis ya bungkus ya. Iya memang tidak boleh dalam proses sebelum bola itu ditendang. ini diingatkan lagi oleh Wasid tadi. Betul. Membaca penendang ke arah mana ini penting sekali pemirsa dan itu juga bisa saja kadang-kadang salah juga. Ketenangan Ardiansah diperlukan pemirsa. Berikan dukungan dan doa kalian. Kita akan sama-sama lihat kali ini Ardiansyah akan mencoba ya menahan tendangan pertama dari Thailand yang akan diambil oleh Pich Chai. Gagal pemirsa tidak masuk gagal. Terlalu percaya diri. Iya. Terima kasih untuk doanya. Terlalu keras menerpa mistar dan berbalik dianggap belum melewati. Memang belum melewati. Betul. Pantulannya keluar ya. Ih keras sekali. Betul keras sekali. Sehingga Ardiansa juga tidak mampu mengejar kecepatan. Ya, ini salah satu risiko ketika Anda mengambil pilihan tendangan keras di tendangan penalti pemirsa. Itu dia sesuai dugaan kita bersama ya Supri dan juga Bungkus bahwa kapten yang akan mengambil tendangan pertama. Dan ini menjadi momen yang sangat krusial untuk Kadek bisa memanfaatkan kesempatan ini. Iya, mudah-mudahan Kadek dengan dukungan dari para siswa Paradise Football Akademi di Denpasar bisa memberikan yang terbaik. Ayo Kade Karel tenang, fokus dulu. Kita lihat bersiap kali ini. Tendangan pertama untuk Indonesia pemirsa masih mencoba fokus dulu KD Karel menenangkan dirinya. Sama-sama kita lihat kali ini. Ini dia Kadek Arel ya. Sikat gol. Yes. Luar biasa. Sempat terbaca tadi ya. Sempat terbaca tadi pemirsa, tapi arah bola tetap masuk ke gawang. Sudah berdegup kita tadi karena ternyata bisa dijangkau oleh kiper. Tapi memang bola kalau sudah harus masuk ya masuk. Iya. Dan kita lihat ya, bagaimana bobot kualitas passing yang dilakukan oleh Kadek Karel sangat baik meskipun terbaca loh ini. Yes. Nyaris tadi pemirsa kita lihat ya. Tapi memang masih kurang turun lagi antisipasi dari Sorawat sehingga bola tetap masuk. Penang kedua dari Thailand pemirsa. Sama-sama kita lihat juga. Ayo Ardiansyah tetap semangat. Mampukah? Mampukah diantisipasi? Thailand masuk kali ini terkecoh kali ini Ardiansyah. Iya kali ini tenang eksekutor dari Thailand membuat Ardiansyah ee tidak bisa membaca arah bola. Iya mencoba untuk memblok ke sebelah kiri ya. Iya ya. tendangan dari Tanawut Pocor 1-1 kali ini pemirsa ya di tendangan babak adu penalti ini. Eh next kita akan lihat siapa penendang kedua. Hanan sepertinya ya dari Indonesia ini. Kalau secara teori Hanan yang paling siap ini. Tapi bisa jadi memang rupanya. Oh kaget juga saya. Ternyata anak APC yang mengeksekusi Akademi Persip Cimahi yang tadi sebut pincang-bincang. Iya betul. Ada yang bilang di Van Football aja ngambil penalti degdegan. Ini benar-benar kita di depan publik sendiri pemirsa dalam turnamen yang tidak sembarangan ya. Semoga Kakang bisa tenang dan mengeksekusi ini dengan sempurna. Kakang kita lihat sama-sama pemirsa. Oh, mampu dibaca bagaimana pressing yang dilakukan oleh Kakang. Harus diulang kan? Kita akan sama-sama lihat dulu apakah Oh iya maju ya. Maju hatinya maju. Apakah dianggap hatinya maju? Oke, harus diulang. Sebuah kesempatan bagi Kakang kali ini karena ada kesalahan dari Sorawat tadi di luar garis pemirsa. Kita doakan yang terbaik lagi bagi Kakang Rudianto. Ancang-ancang dia gol. Masuk pemirsa. I doa dari siswa APC membuat Kakang bisa mengeksekusi kesempatan kedua dengan sempurna. Iya, bola sulit untuk bisa ditangkap oleh sawat ya. Iya. Dia berubah arah kali ini di e tendangan keduanya. Saya saya sempat agak khawatir Kakam sudah pincang tadi. Iya betul. Tram katanya. Iya betul. Tapi tampaknya pada saat Jedah sempat mendapatkan sedikit bantuan medis dia siap mengeksekusi. Renang berikutnya dari Thailand pemirsa. Songkram Samut. salah satu pemain terbaik ketika mereka mengalahkan. [Tepuk tangan] Kita akan sama-sama lihat kali ini. Mampukah ya sekali lagi Ardiansyah. Oh terkec rupanya lagi tidak gampang mengantisipasi atau menebak pemain dengan kemampuan kaki kiri. Iya kiper kan biasanya di latihan seari ketemunya kaki kanan semua ya. Jarang kaki kiri dan itu yang kadang-kadang membuat dia keputusannya kebalik gitu ya. Betul. Jadi kenapa penjaga itu harus bergerak terlebih dahulu? Memang hitungannya kan sebenarnya juga spekulasi ya Bung karena kalauatan Iya itu dia kalau bergerak mengikuti setelah sudah ditendang biasanya sering terlambat memang. Iya, Robi Darwis. Kali ini Robi Darwis, pemirsa. Iya, juga. Iya. Di apa putra Cianjur yang kedua ini. Tadi akak Putra Cianjur juga. Iya. Kali ini putra Cianjur yang lain. Apakah Robi Darwis mampu kembali membawa Indonesia unggul dalam tendangan adu penalti kali ini? Robi Darwis. Oh, gagal pemirsa. Terbaca rupanya oleh Sawat. Kali ini gagal Robi Darwis meskipun tendangannya keras. Iya, cukup keras tendangan dari Robi Darwis tapi terbaca rupanya dan bergerak ke arah yang benar dari tendangan Robi Darwis tetap diberikan semangat oleh KD Karel bermain sangat baik selama 120 menit. Tropi Darwis sayang dalam kesempatan eksekusi penalti gagal memanfaatkan kesempatan adalah untuk penendang ketiga itu biasanya kunci ya. Iya salah satu kunci ya. Betul. Sipon fullb kanan dari Thailand mudah-mudahan bisa dihentikan oleh biasanya kalau fullback kanan yang nendang nih suka agak-agak gimana gitu pemirsa ya. Kita akan sama-sama lihat Ron Ardiansyah. Mampukah Ardiansyah menebak arah tendangan dari Sivon pemain dari Thailand. Kita akan sama-sama lihat pemirsa. Ini dia Ardiansyah berhadapan dengan Sion. Oh kecoh lagi rupanya. Sangat baik ya dilakukan oleh eh Sipon ya. Mengubah arah sebetulnya Ardiansah tajam sekali tapi ternyata juga mengubah arah pemain dari Thailand ini eksekutor yang ketiga ini dari Thailand sesudah yang pertama ini biasanya semua ke kanan sekarang ke kiri juga justru iya itu yang membuat Ardiansa terkecoh ya sudah sekarang unggul ya Thailand terbalik unggul mereka ber 3-2 iya Hanan agak beban sekarang Ranan saya pikir ya untuk bisa menyamakan tapi kita harapkan Rahanan tetap tenang pemirsa. Ini dia Raihan. Ayo Hana Henan ini anak Jakarta I anak Bina Taruna harus percaya diri. Ayo Raihan bersiap kali ini Raihan Hanan baik sekali baik tukar eksekusi di tengah dan terkecok Sawat dengan bergerak ke sebelah kiri gawang tadi. Agak berisiko tapi baik sekali ini. Agak berisiko ini karena di tengah betul-betul di tengah. Iya apalagi Sarut sudah ee terkecoh ya. Iya mencoba untuk memblocking di sebelah kiri tapi Hanan hanya menaruh tendangannya di tengah. Masih imbang, pemirsa, masih imbang. Kita lihat 3-3 dan ini adalah eksekutor terakhir dari masing-masing tim nanti. Iya, mudah-mudahan kali ini Ardiansa bisa bisa menebak ya. Sudah empat yang tidak bisa ditebak oleh Ardiansa. Kita akan sama-sama lihat lagi pemirsa sudah berkali-kali sebenarnya Ardiansa ini terkecoh dan kali ini Tanah Kritendang terakhir dari Thailand. mampukar dia, pemirsa sama-sama kita lihat sudah benar arahnya tadi tapi tendangan keras karena kritikan kali ini bebannya justru di eksekutor terakhir kita. Iya dan Tan juga tendangannya juga tajam sekali ya. Keras i ini tendangan yang aman kalau eksekutor penalti itu ke pojokas bawah. Iya. Atau di pojok kanan kiri atas ya masih berisiko tapi risikonya risiko keluar karena jagoan penjagawak kan tidak semuanya ee mampu untuk mengantisipasi ya. Oh hoki ya hoki diberikan kepercayaan pemirsa ya. Kita berikan dukungan terbaik bagi Hoki Caraka kali ini ya untuk bisa menyamakan kedudukan. Butuh doanya pemirsa. Kita lihat sama-sama Hoki Caraka. Ayo Hoki. Kesempatan bagi Hoki Caraka. Baik sekali pemirsa, bisa menyamakan kedudukan ya di sebelah saya dua-duanya tegang semua tadi. Hoki menjawab kepercayaan dia masih hoki. Iya saya sempat agak cemas tadi menjawab kepercayaan hoki anak dari Gunung Kidul ini dengan percaya diri eksekusinya meyakinkan. Nah, penendang berikutnya pasti sudah bisa dibilang saden de karena salah satu yang gagal kita bisa kalau ada satu-satu yang berhasil, satu yang gagal selesai yaus ya. Ya. Oke, kita akan melihat siapa penendang keenam dari Thailand, pemirsa. Ada Cawan W Sialau. Ayo Ardiansya sudah ada progres tadi. Sudah bisa menebak ke arah kali ini Ardiansah mencoba menebak tendangan dari Cawan Wi. Oh, dingin sekali eksekusinya pemirsa ke tengah juga tadi. Tidak bisa rupanya antisipasi. Iya dengan ee melakukan tendangan yang menyusul tanah pendatang memang sulit untuk bisa diantisipasi oleh Abiansyah ya dan penembak di Thailand banyak yang kiri ya. Betul. Sementara penendangan keenam kita Yardan Yavi. Mudah-mudahan Yardan bisa tenang ya, bisa percaya diri anak Tangerang yang dibesarkan oleh Persita ini. Iya. Ayo Yard dari SB SSB Bintang Benteng Muda Tangerang ya. Tangerang berarti anak didiknya ini ya ganda atau Iya karena pernah di bermain di juga. Yardan Yavi pemirsa Yardan. Gol! Gol! Gol! Gol! Gol! Gol! Gol! Gol! Gol! Gol! Gol! Gol! Gol! Gol! Gol! Gol! Laris tadi pemirsa. tertebak arahnya ya. Tapi bolanya memang sangat keras. Oh keras. Dia mengincar sebelah kanan gawang atas. Meskipun tertebak tapi keras kualitas power tendangannya tetap membuat bola masuk ke gawang tadi. Tegang pasti Yardan juga sangat tegang tadi ya sehingga dia memutuskan bola tendang keras saja. Iyaang aman itu ya. Iya cuma berisiko seperti picai tadi di awal. Nah, ini penendang ketujuh dari Thailand pemirsa. Patarapon duet centerb dari Pichicai. I kita berharap Abansyah mampu untuk menepis ya. Iya karena dia duet dari Picai semoga tertular ini ya gagalannya Pici. Sama-sama kita lihat. Ayo Ardiansyah. Oh, terkec lagi rupanya. Sangat dingin sedikit tendangan dari pemain nomor 3 Papon. Kelihatannya eksekutor-eksekutori lainnya lebih percaya diri ya, lebih tenang, lebih meyakinkan. I seperti sudah menyiapkan skenario ini. Iya. Masuk ya pemirsa. Unggul lagi Thailand. Iya. Mudah-mudahan eksekutor kita selanjutnya juga bisa menjalankan tugas dengan baik. Penendang ketujuh adalah Brandon. Tampaknya ya Brandon Shaneman pemirsa. Brandon ini dari Malang ya, dari Banteng Muda ini. Ayo Brandon fokus Brandon. Baik sekali kualitas luar biasa sangat percaya diri menghujam langsung di sebelah atas kanan gawang tadi. Kita lihat. Uh, sulit ya. Tinggi sulit ya. Iya, betul. Datangnya bola kan begitu deras ya. Kecepatan tangan kiper tidak bisa mengimbangi kecepatan aliran bola ya. Iya. Sekarang penendang ke-elapan dari Thailand. Kita masih penasaran ini pemirsa ya bagi Ardiansyah untuk bisa menepis karena tadi eh penjaga gawang Thailand sudah berhasil ada yang ditepis. Kita lihat ini dia Ardiansya lagi. Siap. Ardiansar [Tepuk tangan] yang ditunggu-tunggu pemirsa yang ditunggu-tunggu dari Ardiansah akhirnya dan yang ditepis itu pemain yang sepanjang pertandingan sangat merepotkan sangat bagus mainnya sebenarnya tadi Yot Sakor ya strikernya iya yang mampu mencetak satu gol tadi ya iya yang sangat merepotkan mudah-mudahan ini menjadi bekal bagi eksekutor terakhir kita ya ini bebannya sangat besar ini bungkus dan juga Supri ya betul karena dia dianggap sebagai penentu di pertandingan kali ini. Kita lihat siapa yang akan menang. Oh, Buffon. Buffon. Buffon anak Jakarta yang besar di Cirebon di Binasentra. Buffon. Doa dari seluruh warga Bina Sentra Akademi di Cirebon dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia menonton ini pemirsa. Kita doakan Buffon berhasil dan membawa Indonesia ke final. Pemirsa harus tenang. Buffon fokus dulu. Konsentrasi diperlukan. Sama-sama kita lihat Buffon. Yes. Indonesia Indonesia Indonesia ke final kita lihat pemirsa bagaimana Bu Mufot mampu mampu betul-betul menangkan dirinya di tengah tekanan yang begitu besar ke final kita akan menghadapi Vietnam luar biasa. Kita kembali ke final. Kita kembali menghadapi lawan yang sama. Mari kita tuntaskan, mari kita selesaikan di final nanti menghadapi Vietnam. Iya. Ini rumah kita. Kita bisa. Bagaimana kinerja, bagaimana performan, bagaimana kerja keras. Adiansah mampu memblok satu tendangan penalti dari lawan dan Buff mampu mengunci.
Follow WhatsApp Channel Liputan 6 SCTV untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029Va5j89g1yT2Bu5Eafo0Y
Simak berita lainnya di: https://www.youtube.com/channel/UC1QpnGo11epfexw1bIiTHTg/videos
Liputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.
Ikuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya.
Liputan 6 SCTV Official Instagram: https://www.instagram.com/liputan6.sctv/
Liputan 6 SCTV Official Tiktok: https://www.tiktok.com/@liputan6.sctv
Liputan 6 SCTV Official Facebook : https://www.facebook.com/Liputan6SCTV
SCTV Facebook Fanpage: https://www.facebook.com/SCTV
SCTV Official Twitter: https://twitter.com/SCTV
#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt