Israel Kalah TOTAL Di Eropa “Trump akhirnya Akui GAZA” Ratusan Airdrop Turun dari Langit Palestina
[Musik] [Musik] Bantuan mulai berdatangan ke wilayah Gaza di mana terbaru bantuan itu datang dari langit Palestina lewat pesawat yang menjatuhkan beberapa logistik dan bahan makanan untuk menduduk Gaza. Ya, bantuan dengan cara pengiriman airdrop dinilai sebagai solusi sementara untuk mengatasi kekurangan logistik dan kelaparan massal yang dialami oleh penduduk Gaza. Selain itu, truk-truk bantuan yang berafiliasi dengan pemerintahan Mesir juga mulai bergerak menuju Gaza setelah berbulan-bulan tekanan internasional dan peringatan dari badan-badan bantuan tentang meluasnya kelaparan di wilayah tersebut. Sementara itu, Presiden Amerika yang sebelumnya kekeh untuk menguasai wilayah Gaza sepenuhnya pelan-pelan mulai luluh. Bahkan dia kini mulai sadar kalau banyak penduduk Gaza yang mulai kelaparan sehingga dia juga ikut memerintahkan Amerika untuk mengirimkan lebih banyak bantuan ke Gaza. Sekaligus menyerukan bahwa negara lain juga harus melakukan hal serupa, melangkah untuk memberikan bantuan. Hal yang kemudian membuat baru-baru ini beberapa negara sekutu Israel seperti Prancis hingga Kanada berani mengkonfirmasi kemerdekaan dari Palestina. Sebuah hal yang tentu saja menjadi pukulan telak bagi Presiden Israel, Benjamin Netanyahu yang sejauh ini masih ngotot ingin menguasai Gaza sepenuhnya. Tapi pada akhirnya sekutu mereka malah mulai memberi sinyal atas kemerdekaan Palestina. [Musik] [Musik] Saat Amerika Serikat yang dipimpin oleh Donald Trump mulai respek kepada para penduduk Gaza dengan memberikan bala bantuan logistik maupun makanan. Menurut laporan resmi di Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dilaporkan jatuh sakit pada malam sebelumnya. akibat keracunan makanan. Dokter yang memeriksanya di kediaman PM mendiagnosis peradangan usus yang dipicu oleh konsumsi makanan basi. Akibat kondisi tersebut, sosok 75 tahun itu mengalami dehidrasi cukup serius dan harus mendapat cairan infus. Sebagai tindak lanjut, dokter memerintahkan Netanyahu beristirahat total. Netanyahu pun dilaporkan absen dalam rapat kabinet mingguan pada Minggu pagi tersebut. Menurut laporan lebih mendalam, Netanyahu tidak diracun. Dengan dokter pribadi, Netanyahu mengkonfirmasi bahwa makanan basilah penyebab gangguan usus tersebut. So, hingga kini tidak ada bukti yang mengindikasikan percobaan peracunan terhadap dirinya. Jadi, namun timingnya yang berdekatan dengan agenda penting seperti sidang menimbulkan tanda tanya di mata publik. Sakit yang menimpa Netanyah Hus sendiri pada akhirnya membuat sidang kasus korupsi yang sedang berjalan terhadap PD. Seperti kita tahu Netanyahu saat ini tengah diadili atas tiga kasus korupsi yang dikenal sebagai kasus 1000, 2000, dan 4.000. dirinya mendapatkan dakwaan penipuan, pelanggaran kepercayaan hingga penyuapan. Sebagai gambaran, sosok Netanyahu menjadi Perdana Menteri Israel pertama yang menjabat namun didakwa pidana. Sidang perdananya dimulai sejak Mei 2020, namun berulang kali tersendat karena berbagai alasan seperti pandemi dan gejolak politik hingga peperangan. Nah, rencananya Netanyahu sejatinya akan dipanggil untuk menghadiri pengadilan pada Senin dan Selasa atau 21 hingga 22 Juli 2025 dalam lanjutan sidang korupsinya. Namun karena ia mendadak sakit, Pengadilan Distrik Yerusalem terpaksa membatalkan jadwal Netanyahu pada hari-hari tersebut. Dengan kata lain, Netanyahu batal hadir di persidangan pekan ini akibat kondisi kesehatannya. Batalai jadwal sidang, Netanyahu sendiri membuat proses peradilan Kian Molor. Pengadilan memasuki masa reses musim panas hingga 5 September 2025. Sehingga praktis sidang Netanyahu baru akan dilanjutkan paling cepat bulan September mendatang. Artinya ada penundaan sekitar 1,5 bulan sebelum Netanyahu naik saksi lagi di pengadilan. Nah, selama 1 seteng bulan ke depan enggak tahu lagi deh alasan apa yang akan digunakan. Apa perang lagi atau lain sebagainya. [Musik] Sementara itu melihat tingkah Benjamin Netanyahu yang semakin menjadi-jadi membuat para sekutu menjadi muak. Bahkan kini Amerika dipimpin oleh Donald Trump seolah enggak peduli lagi dengan Israel yang ingin menguasai jalur Gaza. Dan baru-baru ini Donald Trump akhirnya mengakui bahwa Gaza mengalami kelaparan. Banyak anak-anak sangat lapar dan berdasar apa yang ia lihat maka netanyanya Hud telah salah saat menyebut penduduk Gaza tak mengalami kelaparan. There is no starvation in Gaza. No policy of starvation in Gaza. And I assure you that we have a commitment to achieve our war goals. I don’t know. I mean based on television not particularly cuuse those children look very hungry but of money and food and other stepping up. Sederhananya dengan realita yang ada saat ini, Donald Trump akhirnya tak bisa lagi mengelak dari realitas pahit di Gaza. Ia juga secara langsung menentang klaim Netanyahu yang sebelumnya bersi keras bahwa penduduk Gaza tidak mengalami kelaparan. Trump pun akhirnya memerintahkan Amerika Serikat untuk mengirimkan lebih banyak bantuan ke Gaza. Ia mengatakan telah mengirimkan 60 juta dolar untuk Gaza dan juga menyerukan negara-negara lain untuk turut berkontribusi. Dan sekarang lihatlah bagaimana bantuan dijatuhkan dari udara dengan parasut yang membawa kardus-kardus bantuan itu turun dari pesawat. Sedangkan dari jalur darat, truk-truk yang membawa bantuan juga dilaporkan mulai masuk ke Rafa. [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] Dua LSM Israel bela Palestina. Dua organisasi hak asasi manusia terkemuka yang berbasis di Israel, Batselam dan Physicians for Human Rights mengatakan Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza dan sekutu barat negara itu memiliki kewajiban hukum dan moral untuk menghentikannya. Menurut laporan dari routers, kedua kelompok tersebut mengatakan Israel telah menargetkan warga sipil di Gaza hanya karena identitas mereka sebagai warga Palestina selama hampir 2 tahun perang yang menyebabkan kerusakan parah dan dalam beberapa kasus tidak dapat diperbaiki bagi masyarakat Palestina. Laporan tersebut merinci kejahatan termasuk pembunuhan puluhan ribu perempuan, anak-anak dan lansia, pengungsian paksa masal dan kelaparan, serta penghancuran rumah dan infrastruktur sipil yang telah merampas hak warga Palestina atas layanan kesehatan, pendidikan, dan hak-hak dasar lainnya. Yang kami lihat adalah serangan yang jelas dan disengaja terhadap warga sipil untuk menghancurkan suatu kelompok, kata Yuli Novak, direktur B Salom yang menyerukan tindakan segera. Saya pikir setiap manusia harus bertanya pada diri sendiri apa yang harus kita lakukan dalam menghadapi genosida. Physicians for Human Rights dalam laporannya berfokus pada kronologis terperinci tentang serangan terhadap sistem kesehatan Gaza. Mereka menemukan banyak detail yang didokumentasikan langsung dari tim kelompok yang bekerja secara rutin di Gaza selama 7 Oktober 2023 itu. Ia baik Betsalam maupun PHR mengatakan bahwa sekutu barat Israel mendukung kampanye genosida. Mereka disebut berbagi tanggung jawab atas penderitaan Gaza. [Musik] Israel kalah di Eropa. Sementara itu, pemerintahan Belanda secara resmi menyatakan dua menteri senior Israel sebagai persona non grata alias orang yang tak diinginkan menyusul tudingan bahwa mereka menghasut kekerasan terhadap warga Palestina dan menyerukan pembersihan etnis di Gaza. Hal ini jadi sebuah langkah diplomatik tegas yang menandai memburuknya hubungan antara Amsterdam dan Tel Afif di tengah perang yang terus berkecamuk di wilayah tersebut. Dan menurut laporan dari AFP, Menteri Luar Negeri Belanda, Kaspar Feld menyatakan bahwa Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gefir telah berulang kali menghasut kekerasan pemukiman terhadap warga Palestina, memprovokasikan perluasan pemukiman ilegal dan menyerukan pembersihan etnis di Gaza. Deklarasi persona non grata ini menyusul upaya yang dilakukan Belanda pada bulan Juni lalu ketika mereka mendukung proposal Swedia di Uni Eropa untuk menjatuhkan sanksi terhadap kedua pejabat Israel tersebut. Namun usulan itu gagal mendapat konsensus di antara negara-negara anggota Uni Eropa. [Musik] Dan terlepas dari apapun sekarang pelan-pelan mulai sadar dengan kejahatan kemanusiaan yang terjadi di jalur Gaza oleh Israel. Amerika dan negara-negara Barat kini pun mulai sadar dan mulai memberikan bantuan makanan dan logistik untuk mencegah kelaparan lebih lanjut. Dan dengan begitu Israel sudah dapat dipastikan kalah total dari Gaza. [Musik] [Musik]
Kunjungi toko kami di Shopee!
FigureArt.idn : https://shope.ee/5fGtDrTmRm
{judul} Israel Kalah TOTAL Di Eropa “Trump akhirnya Akui GAZA” Ratusan Airdrop Turun dari Langit Palestina
skrip:
editor:
dubber:
======================================
GL Media
Website: https://glnews.id/
ig: https://www.instagram.com/glnews_ig/
tiktok: https://www.tiktok.com/@glnewsofficial
fb: https://www.facebook.com/glnewsfootball/