GEMPA BUMI POLITIK DI SOLO! PRABOWO BERI ABOLISI-AMNESTI UNTUK TOM LEMBONG DAN HASTO

Halo, halo. Apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat dan tetap semangat. Bung Rocky secara mengejutkan ini Presiden Prabowo mengambil langkah yang eh ini banyak orang yang pasti tidak berduga-duga karena Presiden sudah meminta persetujuan kepada DPR memberikan abolisi kepada Tom Lembong, mantan menteri perdagangan yang baru saja di 4eng tahun penjara dan kemudian amnesti kepada Sekjen PDIP Has Kristianto yang juga divonis tapi 3 seteng tahun penjara dan DPR sudah menyatakan setuju ya pada akhirnya nya ada semacam kecerahan di dalam sistem politik kita. Karena Presiden Prabowo mengajukan penghapusan hukuman abolisi pada keputusan dari pengadilan terhadap hukuman pada Hasto dan ee Tom Lembong. Dan itu jadi semacam gempa bumi politik kecil yang e resonansinya tiba di Solo. Sudah pasti itu. Jadi kita mulai membaca bagaimana sebetulnya politik itu panggung belakang itu lebih menentukan dari panggung depan. Dan ee di dalam kondisi ini kita mengerti bagaimana Presiden Prabowo karena opini publik tekanan terhadap ee ee ee sistem pengadilan kita akhirnya memutuskan untuk ee memberi ee penghapusan hukuman sehingga dua terdakwa tadi atau dua terpidana tadi akhirnya bisa lepas dari tuntutan hukum tuh. Karena bagaimanapun kita mengerti dari awal apa motifnya sehingga Tom Lembong dipenjara apa karena dia mendukung kapitalis tuh. Jadi kalau hakim membuat pertimbangan kapitalismah yang diuntungkan oleh Tom Lembong lalu dia dihukum. Nah, sekarang berbalik argumennya bahwa eh Presiden membatalkan tuntutan itu, membatalkan dalil itu. Jadi memang sistem kita bukan sistem kapitalis. Kira-kira begitu. gampangnya. Demikian juga pada Hasto bahwa dari awal itu betul-betul adalah kriminalisasi itu dan upaya untuk mencegah ee tumbuhnya kader-kader baru di PDIP. Jadi kelihatannya memang Hast tidak bersalah. Demikian juga Tong Lembong dan ee publik menganggap bahwa ini satu ya satu penanda. Kita enggak mau sebut ini semacam kemajuan di dalam di dalam pengedan kita karena masih banyak kasus sebetulnya. Tapi suatu penanda bahwa ada ee win of change itu kalau pakai judul ee ee lagu yang memungkinkan kita berhitung bahwa sudah terjadi semacam realignment antara Presiden Prabowo dan Ibu Megawati. Jadi kelihatannya politik ke depan masih akan dihuni oleh semacam ee sebut aja opini-opini yang mengarah pada pertanyaan yaitu setelah Tom Lembong dan Hasto dibebaskan. dibebaskan. Artinya tidak dinyatakan ee pidananya dicabut oleh ee Presiden atas hak-hak istimewa itu, hak abolisi. Maka pertanyaannya apa ee pendapat ee sebut aja kita mau cari cari istilah ni apa kira-kira ee situasi psikologi pada geng Solo ini terutama ee mantan Presiden Jokowi. Apa sesungguhnya yang terjadi ini, Bung Rocki? Mengapa Presiden memutuskan menghapuskan hukuman kepada Tom Lembong dan Haston? Tentu di belakang layar kita bisa menebak-nebak itu bahwa terjadi semacam ya sebut aja bukan sekedar negosiasi tapi upaya untuk memastikan bahwa peristiwa-peristiwa politik yang menimpa ee PDIP dalam hal ini melalui serianya Hasto dan Tom Lembong itu satu penanda baru bahwa politik dan hukum itu memang harus dipisahkan. kan. Jadi sekali lagi pengetahuan kita opini common sense rakyat itu menganggap bahwa ngapain sih masih bermain bermain politik untuk menegakkan hukum itu. Jadi kelihatannya ada kesedaran baru atau ee pengertian baru pada presiden yang melihat bahwa politisasi sori kriminalisasi itu kalau itu didasarkan pada persaingan politik akan memperburuk proses politik ke depan. Sementara Pak Prabowo lagi sibuk sekali untuk mengamankan anggaran, mencoba mencari investasi dan berupaya untuk menampilkan profil luar negeri Indonesia yang selama ini dianggap sebagai kurang bergaul di dunia internasional. Jadi kelihatannya Presiden mau memastikan bahwa keadaan di dalam negeri harus stabil supaya ada aktivitas global yang bisa dijadikan alasan. Ee Presiden menginginkan Indonesia dilihat bukan sekedar bukan sebagai negara yang ee sekarang sudah disebut sebagai negara yang kehilangan kemampuan menghasilkan keadilan. negara yang sudah disebut sebagai menuju pada otoritarisme. Jadi ini dibalik oleh Presiden Prabowo dan ini yang kita sebut sebagai win of change. Itu satu angin baru yang sebut aja angin baru. Bukan bukan angin yang ee sekedar mengipas-ngipas kenikmatan di sore hari. Tapi ini satu angin baru yang akan kita tunggu konsistensinya. Jadi ke depan tidak boleh ada lagi yang kita sebut sebagai pengadilan pesanan akibat ee perbedaan politik. Jadi kelihatannya memang Presiden Perbowo mengerti bahwa ini ee nada politiknya terlalu besar sehingga beliau memutuskan untuk meminta izin atau mengusulkan ee Presiden memakai hak-hak istimewa dia di dalam soal ee pengadilan yaitu amnesti, polisi, macam-macam hak diisi. Tapi intinya adalah Presiden mengerti bahwa tekanan politik itu tidak boleh dijadikan alasan untuk mengadili seseorang. Perbedaan politik hal yang biasa, tetapi jangan dijadikan itu sebagai forum balas dendam. Politik enggak boleh ada balas dendam. Karena politik itu adalah kecerdasan untuk bernegosiasi, berdiplomasi, sekaligus kecerdasan untuk saling mengitip strategi. Jadi itu dasarnya kenapa kita ingin supaya hukum itu jangan diandalkan pada kekuasaan. Jelas sangat menarik ini. Kita terus mengikuti apa yang terjadi setelah Tom Lembong dan Hastto ini dibebaskan. Ini kan kita tahulah ini ee melibatkan segitiga Jokowi, Prabowo, dan Megawati. Tom Lembong tentu ada faktor Anis, tapi yang penting kita perhatikan adalah faktor hastiga ee permainan politik antara Jokowi, Prabowo, dan Mikawati. Ya, tentu orang bertanya tentang apa atau bagaimana keadaan ee sebetulnya konstruksi politik setelah Hasto dan Tom Lembong itu akhirnya dipulihkan hak politiknya karena ee pidana yang diancamkan itu bisa membatalkan hak politik itu. Jadi sekali lagi kita mau coba melihat bagaimana interplay antara kutub Jokowi, kutub Megawati dan kutub ee Presiden Prabowo tuh. Dan ee secara gampang kita bisa mengerti bahwa memang dari awal Ibu Mega tidak mau beroposisi, tetapi ee ingin mendukung secara kritis. Kira-kira begitu. Dan sekarang Ibu Mega pasti akan mengatakan kami mendukung pemerintahan Prabowo. Karena soal khas yang memang menjadi batus sandungan hubungan politik antara Ibu Mega dan Pak Perbowo ada soal Hastel. Jadi soal Hasto selesai. Nanti di PDIP yang lagi berkongres ee pasti sudah tahu dari awal sebetulnya hasil ee atau dukungan PDIP pada Presiden Prabowo itu akan diucapkan ee menutup kongres di Bali itu. Jadi sekali lagi kita tiba pada satu konklusi baru bahwa kehidupan politik sebetulnya hanya soal negosiasi dan soal negosiasi ini selalu dikaitkan atau didasarkan pada ee kalkulasi-kalkulasi perimbangan politik dan Presiden Prabowo tentu membutuhkan dukungan PDIP dan pada saat yang sama tentu ee geng Solo akan kecewa tuh. Tapi itu biasa aja tuh. Jadi e kelihatannya memang setelah Pak Prabowo datang ke ee peresmian Partai PSI, lalu tekanan publik juga meningkat karena menganggap bahwa Pak ee Pak Pak Prabowo itu buat untuk apa? masih seolah-olah menghadap pada Presiden Jokowi. Tentu beliau juga mengalami semacam ee pembelajaran politik karena kritik netizen, kritik warga negara, kritik bahkan dari asing itu menunjukkan bahwa Presiden Perbowo mendengarkan suara yang ee yang vokal untuk meminta supaya Anda sebagai Presiden Pak Perboo ee otentikkan politik Anda supaya orang mengerti bahwa ini adalah era Presiden Prabowo bukan era Presiden Jokowi. Jadi sekali lagi semua kumpulan variabel itu akhirnya dipertimbangkan oleh Presiden Prabowo dan keputusannya adalah menganulir entah itu istilah apapun istilah hukumnya abolisi, amnesi, tetapi teranulirlah tuntutan kejahatan pada ee Tom Lembong dan Hasto. Jadi kita akhirnya berupaya lagi untuk mengerti secara pelan-pelan bagaimana negeri ini sebetulnya bisa dipulihkan. Kalau betul-betul pengetahuan para elit tentang politik itu didasarkan pada etika, bukan didasarkan pada dendam, bukan didasarkan pada usaha balas dendam. Itu jadi politik harus kita asuh di dalam kondisi etis. Jadi sangat tidak etis bagi publik melihat bahwa kejahatan Kasto dan Tom Lembong itu adalah rekayasa. Rekayasa apa? ya pasti rekayasa Presiden Jokowi kan enggak mungkin itu direkayasa di era Pak Prabowo karena itu kasus dari era Presiden Jokowi. Jadi sekali lagi Presiden Jokowi mungkin beliau akan e mulai dengan kegelisahan baru dan pasti akan agak gelisah karena melihat isu baru yaitu dendam politik Presiden Presiden Jokowi itu tidak terwujud karena ada intervensi atau sebut saja ada intrusi dari masyarakat sipil, masyarakat sedunia yang melihat ketidakadilan pada Tom Lembong dan Hasto. Dan karena itu Presiden PBO membaca psikologi itu. Saya kira publik sudah sampai satu kepada satu pemahaman bersama bahwa kasus Tom Lembong dan Hasto ini kaitannya dengan Jokowi dan juga ee perlu dicatat nih kasus para aktivis yang jadi tersangkal di Polda Metro Jaya yang mempersoalkan ijazahnya Jokowi. Ini artinya sekarang ini secara terbuka sebenarnya ya Pak Prabowo ya sudah mulai bersimpang jalan dengan e Pak Jokowi ya. Tentu dengan mudah dengan akal sehat terutama kita bisa pastikan bahwa akan ada konsolidasi dari pihak Presiden Jokowi. Tetapi kelihatannya itu semacam ya geng Solo ini menggeliat-menggeliat doang gitu. karena faktanya kekuasaan sudah terkonsolidasi melalui ee dibebaskannya Kast dan Tom Lembong yang secara gampang orang anggap itu direkayasa kasusnya dan itu karena dendam politik dari Presiden Jokowi. Jadi sekali lagi kita lihat satu era sebut aja era bukan era baru tapi era yang bisa memberi harapan bahwa kasus-kasus politik tidak akan lagi dipidana di era pemerintahan Presiden Prabowo dan itu berita yang bagus. Jadi sekali lagi kita mulai melihat bagaimana ee posisi Presiden Jokowi pada akhirnya makin lama makin lemah bukan karena dilemahkan oleh ee kalkulasi politik tapi dilemahkan oleh semacam perangai beliau yang tetap ingin cawet-cawet itu. Jadi kelihatannya memang ada semacam kesadaran politik dari publik untuk menekan dan ee tekanan itu pasti akan berlanjut pada isu Huaufva pada isu ee jasa palsu itu. Jadi mungkin sebagian orang merasa ini tu tambah supaya jasa palsu juga berhenti supaya Fuva berhenti. Enggak. itu lain lagi soalnya karena isu Fufa dan isu jasa palsu itu adalah isu publik yang sudah menetap yang terkait dengan pengetahuan ee yang tak mungkin disebutkan atau semacam insight yang ada di benak masyarakat Indonesia bahwa Presiden Jokowi memang ee berperangai politik perangai politik ya berperangai politik ee pembohong. Jadi itu yang terjadi. Jadi sekali lagi kesempatan ini juga mungkin dipakai sebaiknya dipakai oleh Pak Jokowi untuk mengendapkan peristiwa pembebasan Tom Lembong dan KTO yang adalah musuh politiknya supaya beliau bisa ya saya enggak mau pakai bertobat tapi beliau mengerti bahwa kekuasaan sudah tidak ada pada beliau. Jadi ambisi beliau itu hentikan saja tuh. Jadi ambisi untuk mendorong dinastinya berkuasa terus itu kan bertentangan dengan akal sehat tuh dan logika publik itu menganggap jauh banget sih. Kenapa ee dua periode itu tidak cukup? Kenapa mesti bangun dinasti dan dinasti itu adalah sesuatu yang melanggar etik ee demokrasi? Jadi sekali lagi kita coba baca keputusan eh Presiden Prabowo untuk memberi amnesti atau memberi abolisi atau memberi eh penghapusan hukuman pada Tom Lembong dan ee Pak Hasto itu bukan ee semacam e orang akan anggap wah berarti Jokowi kalah bukan. Itu kita mesti melihat dari sisi pengertian Prabowo terhadap ee penegakan hukum. Bukan itu aja dasarnya, bukan untuk sekedar ee mengirim sinyal bahwa PDIP dan Prabowo akan berhadapan dengan Jokowi. Enggak. Justru sebaliknya bahwa kita mengerti bahwa Presiden Prabowo bisa memisahkan antara tekanan politik dan penegakan hukum itu. Jadi urusan Prabowo dengan ee Jokowi itu urusan lain lagi itu. Tetapi sekali lagi sinyal itu akan mempengaruhi psikologi ee Jokowi. Jadi apalagi kalau Megawati mengatakan kami mendukung ee pemerintahan Pak Prabowo tentu di dalamnya ada tanda tanda kurung pemerintahan Prabowo ya bukan pemerintahan Prabowo Gibran. Walaupun secara administrasi memang itu beneran Prabog beran. Tetapi kita mesti lihat dari segi uraian politik yang selama ini dijelaskan oleh ee Ibu Mega bahwa dinasti Jokowi itu sudah bukan bagian dari kepentingan politik PDIP itu karena mereka sudah dipecat dari partai. Jadi saya kira itu yang ee bisa kita sebutkan hari ini bahwa ada era baru yaitu era dimulainya keotentikan kepimpinan Presiden Prau. Semoga itu berlanjut terus. Hanya itu yang bisa kita ucapkan. Salam makal sehat. Salam akal sehat. Yeah.

Silahkan komentar dengan cara satire atau ngibul dengan tujuan agar akal sehat kita tetapterjaga untuk menghidupkan kembali jejak akal sehat yang pernah kita punyai sebagai bangsa.
Agar tidak ketinggalan edisi2 akal sehat berikutnya, silahkan subscribe, like, share dan selalu komen.

Akun resmi Rocky Gerung Official:
IG: rocky_gerung_official
https://instagram.com/rocky_gerung_official?igshid=e5ajnidhh6uu
FanPage: @therealrockygerung
https://www.facebook.com/therealrockygerung
Email: therealrockygerung@gmail.com

Subscribe juga Youtube Channel:
HERSUBENO POINT
https://www.youtube.com/@hersubenopoint6843

MSD – MANUSIA MERDEKA
https://www.youtube.com/channel/UCuwYsgOFjt6eYrJFRygR59A

F&F (FREEDOM & FAIRNESS)
https://www.youtube.com/@FREEDOMANDFAIRNESS2025

Forum Tanah Air:
https://www.youtube.com/channel/UCMJYWPTw-RqrBqmZMnusvXw

Salam Akal Sehat
Rocky Gerung
#rockygerungofficial
#rockygerung
#manusiamerdeka
#akalsehat