Yuta, Mio Dan Baby Celine Bertahan Dan Kabur Dari AOONI Si Anomaly || ROBLOX

Enggak perak. Tidak. Monster apa ini? Wah, Pak Guru dibawa, Kak. Tidak, tidak, tidak, tidak. Apa alat itu dipegang sama Auni ya, Kak? Kayaknya begitu deh. Ini ngejar-ngejar. Ah, baru muncul. Baru juga baru juga, Guys. Baru juga dibilangin. Halo, Teman-teman semuanya. Selamat datang kembali di dunia Faras Roblox. Teman-teman, hari ini kalian temenin Kak Yuta, Kak Mio, Pop, dan juga Baby Celin buat main game Roblox lagi ya. Soalnya hari ini Kak Yuta mengajak semua teman-teman Kak Yuta untuk main game Ao nih, Guys. Yang waktu itu kan Kak Yuta pernah main, tapi waktu itu karena kita cuman bertiga, jadinya kita kalah. Makanya hari ini Kak Yuta datang lagi membawa Popo dan juga Mimi dan berharap kalau kali ini Kak Yuta akan menang. Mio. Iya. Pokoknya kali ini kita harus menang ya, Mio. Eh, iya, Kak. Mudah-mudahan ya. Iya. Nah, Teman-teman semuanya kalian pasti udah tahu kan, Guys, kalau misalkan Aoni itu yang artinya dalam bahasa Indonesia artinya monster biru. Ini beban, Kak. Ya ampun, baru mulai Papa udah bilang kayak gitu. Mimi penggantinya Mio. Iya, maaf ya, Mimi ya. Nah, ini dia. Mumpung masih baru satu orang di dalam. Ayo kita masuk. Oke, ayo Kak Yuta mau pilih kursi di sini. Di samp. Iya, aku yang depan. Kamu depan juga. Iya dong. He, aku mau depan. Oke, depan udah penuh. Apa, Mio? M apa dulu-duluan dong, Celin. Loh, kamu belakang Popo. Kamu belakang Popo. Enggak mau. Ya udah. Nih nih depan nih pojok nih. Enggak udah udah udah oke. Udah ada berapa? 15 orang. 16 orang. Satu lagi. Satu lagi Bang. Ayo ayo. Oke udah masuk. Tadi siapa yang terakhir masuk? Siapa tadi? Oh ini bon ya. Namanya Gibran 90720. Oke. Aduh jangan Gibran deh guys. Yang lain yang lain, yang lain ada enggak? Nah ini dia. Kita sudah di dalam kelas lagi Mio. Iya benar Kak. Aku takut. Eh, Pak Guru datang. Pak guru datang. Semuanya duduk. Duduk. Duduk, duduk. Ayo semuanya duduk. Selamat pagi. Selamat pagi, Pak. Kami memiliki ujian hari ini. Ya, tapi pastikan kalian berhasil, ya. Siap, Pak. Jika kamu mendapatkan nilai yang jelek, kamu tidak boleh pulang. Ya ampun, katanya kita gak boleh. Tidak. Monster apa ini? Wah, Pak Guru dibawa, Kak. [Musik] Kelas pertama. Cari boneka-boneka dan bawalah ke sini. Bawa ke sini, Guys. Katanya kita harus cari boneka dan bawa ke sini, Po. Mana, Pop? Ayo kita kerja sama. Ayo semuanya kerja sama. Kita cari boneka. Kita terjebak di mimpi buruk ini. Ya ampun, hati-hati. Tapi Kak kita pergi ke lantai atas ya. Oke, M ke sebelah kanan ini ada enggak, Guys? Oh, sini kosong, Guys. Kita pergi ke lantai atas. Mudah-mudahan ada ya di lantai atas, Guys. Loh, ini di lantai, Pak. Siapa yang kena? Kok tiba-tiba dia datang? Gojek. Mio, respon Mio. Kamu punya kesempatan tiga kali. Ya ampun, maafin Mio, Kak. Oke, ini dia guys, men. Oh, ini ini ada nih. Ternyata dapat satu bonekanya. Papa bawa lari. Kita dapat satu. Mana bonikan Miu? Lihat. Bentar bentar Kita mau ke situ dulu. Amanah. Awas ada Aoni. Ada Aoni. Naik ya guys? Di lantai atas guys. Ternyata tadi siapa yang udah dapat lagi? Enggak. Mio enggak kan? Mio di dalam gelas ni. Kayaknya udah dapat nih satu. Ah e eh eh. Ada yang kena, Guys. Kita lari, Guys. Lari lari. Ada yang kena, ada yang kena. Kita kita pleas buka buka buka buka buka buka buka. Loh bukan ini kelasnya bukan ini kelasnya. Salah kelas ke Yuta salah kelas. Nah oke oke aman aman. Takut katanya siapa ini? Kaila cantik bilang takut. Tiga lagi guys kita kasih tahu. Tiga lagi bonekanya guys. Tiga lagi. Oke tiga lagi ya. Lag. Tiga lagi. Eh, tiga lagi. Baru tiga. Lima lagi. Innalillahi. Lima lagi. Nah, ini ada cewek dapat lima lagi. Kenapa pada di dalam kelas semua? Takut. Ayo nyebar. Tapi tadi tiba-tiba dia datang. Nyebar, nyebar kayaknya ke kanan. Aman, Guys. Eh, eh, mundur, mundur. Mo, Mio mundur mundur. Ada dia barusan suaranya muncul. Aman, Guys. Aman, ya. Aman, Guys. Aman. Aman. Ada ini apa? Bukan ya, Guys. Bukan. Ini uang. Eh, siapa yang kena? Ada yang kena kah? Mo, Mi. M, balik, balik, balik. Mio jangan ke situ. Jangan ke situ. Ke mana? Ayo, balik. A. Oke. Eh, dia tetap ke sini, Kak. Kocak kocak kocak koc Muk kena lagi. Mio pantau CCTV aja lah. Kocak. Enggak apa-apa, enggak apa-apa. Respaw aja, Mio. H takut. Itu kan udah dibayar tadi, kamu udah beli tiga. Oke, kalau udah bagus baru eh duh dia di luar lagi, Guys. Tuh, tuh, tuh, tuh, tuh. Dia dituk di luar. Dia ngelihat ke sini. Dia ngelihat ke sini. Ih, kok dia bolak-balik mulu. Satu orang kena, Guys. Ya ampun, ini baru level pertama loh. Hah, ini baru level pertama. Apa karena banyak orang makanya dia di sekitar sini terus. Ini baru level pertama ini. Popok, Mimi, Popo mana? Harus hati-hati. Iya, tapi kita boleh harus hati-hati, tapi kita gak boleh diam aja dalam kelas. Oh, ini Papa dapat satu. Bagus, Po. Ayo, Po, cepat. Wah, Papa hebat. Lari, lari, lari, Guys. Lari, Guys. Suaranya dekat di dekat Kayuta kayaknya. Dua lagi. Ayo, ayo. A kita lari, Guys. Tiga lagi Selin. Tiga lagi. H Baby Selin juga di dalam kelas doang. Kocak kemang malah pada di dalam kelas doang. Eh, eh, eh, ih eh. Dia di sini, Guys. Lari, lari, lari, Guys. Lari, lari. Turun kali, ya. Turun, tuh, turun, Guys. Turun, Guys. Ih, dia ngikutin. Tidak, tidak, tidak, tidak. Dia ngikutin, Guys. Dia ngikutin terus, Guys. Dia ngikutin Kayuta terus. [Musik] Oh, ini ada satu. Aduh, ada satu di sini padahal. Aduh, lari lari lari lari lari, Guys. Lari lari cepat cepat cepat cepat. Hati-hati, Aduh. Aduh, duh. Udah habis nanti si Kay Yuta. Ya ampun, apalagi itu tangga ya? Iya, ini tangga lagi. Aduh. Duuh, kita harus cepat, Guys. Gawat, gawat, gawat. Kayaknya diikutin terus ini. Gawat kayak kita diikutin terus, Guys. Aduh, Kay gak bisa nengok ke belakang. Kaita enggak berani. Awas Elin, awas Elin. Awas, awas Kita mau masuk. Awas, awas. Oke. Oke. Aman Kuta. I aman, aman, aman. Eh, kocak. Ada yang kena malah malah diam di depan pintu dia. Malah diam di depan pintu. Akhirnya dimakan kan kayaknya dia ini kan gak bisa gerak gitu ya. Tinggal siapa nih? Kak Yuta, Popo, Mio, Mimi, Baby Celin, Anana. Ancana ini ya. Ancanai dan juga Kaila cantik. Pok dapat lagi enggak? Hah? Popo enggak dapat lagi. Enggak lah ada yang kena lagi nih di situ. Dua lagi. Satu lagi po Mimi mana? Mimi mana? Kok Mimi enggak ada? Kok Mimi enggak ada? Ih Mio. Iya. Takut. Ih, sama Mio. Udah dua kali kena jadi makin takut. Ini Kita aman ya, Guys. Kita ke sinilah lari, Guys. Ayo, Guys. Tinggal satu boneka lagi nih, Guys. Masa masa kita kalah Selamu gak nyari? Aku takut. Baby Selin takut katanya. Baby Shelin dari tadi di dalam kelas. Tapi yang paling ngertiak ini. Popo ada di sini, Kakak. Lihat ini enggak? Enggak. Enggak ada di sini, Po. Enggak ada di sini, Mimi. Enggak kelihatan, ya? Kita masuk lagi, Guys. Oh, ini ni ini nih ini nih. Oke, ini Kita udah dapat. Ayo, Po Kita udah dapat. Nah, ini dia yang berhasil enam orang. Kayuta, Popo, Mimi, Mio, Baby Sell, dan juga Kala cantik. Kelas kedua di gym. Enam orang nih, Mio. H iya. Kocak ini masa kita tadi 16 orang udah gagal, Guys. 10 orang pertama. Oh, Mimi selamat. Jauhi, jauhi. Awas, awas. Mimi, Mimi. Ayo gerak, Mimi. Kita harus bertahan selama t 1 menit 30 detik. Ayo, ayo kita bertahan. Awas. Di bawah ada banyak ini ya, Ani ya. Hampir di bawah. Iya. Benar banyak oni. Awas. Ah, aku jatuh. Siapa yang jatuh? Aku makan Shelin jatuh. Aku reprenerit ya. Iya, Babi Shelin boleh. Boleh naik naik. Ya, itu dikejar Kaila. Kaila dikejar, guys. Y deg-degan. Wah, Mio bareng Papa dan juga Mimi. Dia gak ke sini malah pada ke sini. Aduh, duh. Tidak, tidak, tidak, tidak. Apa alat itu dipegang sama Auni ya, Kak? Kayaknya begitu deh. Popo jatuh, Mio. Popo jatuh, Popo jatuh? Tinggal setengah menit, tinggal 30 detik lagi. Ayo kita bertahan. Ah ah, ah. Ayo kita bertahan. Ayo. Belin mana, Selin. Aku lagi rebrek mau ke game selanjutnya. Ayo, Mimi jatuh. Mimi jatuh. Yah. Tidak, tidak jatuh. Jatuh, jat. Hampir, Guys. Hampir, hampir. 4 detik lagi tinggal Mio. Mio bertahan dua. Satu. Yeay. Ye. Alhamdulillah yang berhasil bertahan dua orang, Guys. Kayak Yuta sama Kamio. Kelas berikutnya, kelas ketiga. Apakah kita berhasil melewati kelas bertiga ketiga hanya dengan dua orang aja? Tiga orang bareng Baby Shelin kah? Mana baby? Popo juga. Popo. Aku suruh itu rebit. Mana Popo suruh rebrit? Oh iya ini ada Popo. Mimi enggak ada ya? Oh Mimi juga ada. Mimi juga ada. Kumpulkan botol. Eh, ini susah tahu Popo, Mimi, dan Baby Celin. Kita harus mengumpulkan botol di sini. Botolnya di kelas ini, bukan di luar. Botol yang kayak gini nih. Mana? Mana nih? Yang kayak gini nih botolnya nih. Ini. Iya. Entar, Guys. Kita enggak kedengaran ya, Popo Mimi nanti kita kumpulkan botol yang kayak gitu tuh ya, yang dekat Mio botolnya. Nah, I yang kayak gitu botolnya. Entar dikumpulkan. Kayak botol ramuan. Iya, yang kayak botol ramuan. Oke. Oke. Popo Kak Yuta dulu yang keluar. Kayak Yuta duluan gimana? Popo sama Kak Yuta dulu kayaknya maksudnya babyilin, Kak. Oh, gitu. Soalnya yang ini agak susah ya, Po. Hati-hati soalnya ini agak susah. Siap-siap. Ayo, Po. Ini ngejar-ngejar. Ah, baru muncul. Baru juga. Baru juga, Guys. Baru juga dibilangin. Di mana ini? di samping pumpuku masuk sendirian. Kayak Yuta mana ini? Kayak Yuta balik lagi ke situ. Awas awas awas awas awas awas awas. Masuk masuk masuk. Ini baru juga keluar kayak kayuta. Udah langsung siapa yang meninggak ada. Enggak ada. Aman kan? Ini ada batas waktunya enggak kak? Enggak ada. Enggak ada. Hah? Kita bagi aja kali. Oke gini aja deh. Gini aja. Bagi aja ya. Bagi gimana? Bagi misalkan di sini cowoknya ada dua orang. Iya. Kak Yuta sama Popo. Nah, kan di luar udah ada. Gimana kalau kita bagi tim cewek, Mimi, Babyselin dan juga Popo. Kalian satu tim ya. Oke. Tapi gimana kalau tim ceweknya jaga botol aja di dalam kelas? I. Tim cewek jaga botol. Iya. Eh, Papa enggak mau. Papa enggak mau. Papa enggak mau. Ya udah deh kalau gitu kita pokoknya harus kerja sama semuanya ya. Oke. Ee gini aja, Baby Celin. Baby Celin. Kamu ee jaga di sini ya. Popo sama Mimi ke sebelah kiri pintu kiri. Kayakuta sama Mio ke pintu kanan ya. Ye. Oke. Ayo. Habisnya jaga di sini. Bagi-bagi ke sebelah sana. Popo sama Mimi guys. Kita bareng Mio. Oke kita buka dulu pintunya. Bismillah dulu. Kita ngintip dulu. Aman ya Mio. Aman. Siap-siap lari yuk. Kita yang dekat dulu nih. Oh ini nih ada nih. Ada. Ih, jangan dibuka diam. Biar kayut aja yang buka pintu. Oke, ayo balik lagi. Balik lagi, balik lagi. Ayo balik lagi. Kay udah dapat satu nih. Awas awas Mio. Kay hampir aja Kak Dia di depan pintu perc iya oke oke. Untung aja dongnya dekat. Kayuta ada cara gak bisa kabur kan kalian Kayuta ada cara gini gini caranya begini apa namanya kita susuri satu persatu satu kelas habis satu kelas terus balik lagi ke sini masuk ke dalam satu kelas balik lagi ke sini kayak gitu jadi enggak langsung Iya enggak jangan jangan langsung ke tempat yang jauh oke ok kalian berdua mengerti coba lompat kalau kalian mengerti enggak bisa apa, B enggak ngerti mulu awas awas Mio dekat Mio. Iya benar. Jangan dekat pintu. Jangan dekat pintu. Ditutup sama Popo? Tapi sebenarnya dia berani masuk ke kelas ini enggak sih, Kak? Dia enggak berani masuk ke kelas. Satu-satunya tempat yang aman itu kelas ini, Guys. Meskipun meskipun pintunya kebuka. Iya, meskipun pintunya kebuka. Eh, Popo sama Mimi kalian ke sebelah sana. Sebelah sana, Kakita. Ini, Kak. Ya, aku ngumpet ya. Sini. Siin ngumpet di situ malah malah ngumpet. Lelin takut banget. Sekarang kelas kedua ya, Mio. Oke. Kamu tunggu di sini apa? Oke. Oke. Kelas kedua guys. Kelas kedua, Guys. Tadi kelas ini udah Miu di sini dulu aja kali lah. Oke. Nah, ini kelas kedua, Guys. Kelas kedua. Kelas kedua. Oke, di sini enggak ada, Guys. Oh, ada ada ada kelas kedua ada. Oke, oke. Langsung lari. Waktunya lari, Guys. Enggak usah peduliin uang. Enggak usah peduliin uang. Buka aja pintunya, Sin. Pintunya dibuka aja biar Kayuta sama Popo sama Mimi gampang masuknya. Ayo, ayo, ayo. Dikit lagi, dikit lagi, dikit lagi. Oke. Takut. Kalian kenapa balik lagi? Enggak bisa. Mau tukeran. Mau tukeran. Mau tukeran tempat enggak? Hah? Kalau ke sebelah sana dua kelas udah di udah diambil semua sama Kak Yute udah dapat dua botol tinggal kelas ketiga belum. Emang di sebelah kiri enggak ada gitu Pop Mi tahu nih Popo sama Mimi enggak ada katanya Mio. Mi coba aja ya. Oke ayo kita cari ya. Kelas ini enggak ada. Enggak ada ya. Oke. Terus kelas selanjutnya kayaknya di lantai atas deh, Kak. Bentar bentar Kakita masuk kelas selanjutnya dulu. Waduh. Aduh. Gawat. Gawat. Gawat. Sekelas ini juga gak ada, Guys. Gawat, Guys. Gawat, gawat, Guys. Mana? Aduh, dia di situ lagi. Gawat, Guys. Kita hati-hati. Mana, Guys? Mana? Mana tadi? Itu dia di situ, Guys. Kita bisa ngumpat enggak, sih? Ah, Kak ngumpet dulu, Guys. Bisa enggak? Bisa ngumpat? Ternyata bisa ngumpat. Bisa ngumpet. Bisa. Oh, oh, bisa, bisa. Oh, iya iya iya, Kak. kasih tahu Popo sama Mimi bisa ngumpet ternyata. Kayakuta takut banget ya? Iya, Kakuta takut banget Mio. Hah, deg-degan. Wow, si Popo dapat. Kasih tahu Popo. Popo bisa ngumpet gitu? Popo, Popo, Popo. Nanti kalau di kelas lain kalian bisa ngumpet di dalam lemari. Oke. Oke. Kita bisa ngumpet dalam lemari, Guys. Ayo, Guys. Kita lari, Guys. Masuk ke dalam kelas ini. Ini juga ada. Hah. Oke, Guys. Waktunya kembali, Guys. Waktunya kembali. Ah, ah, ah. Masuk, Guys. Masuk, masuk ke dalam, Guys. Masuk, masuk, masuk. Cepat, cepat, cepat, cepat, cepat, cepat. Wah, cepat, cepat. Oke, oke, oke, oke. Kay yang tenang. Oke, Mio tunggu, tunggu. Aduh, dia di sini. Gawat, gawat. Pergi dong, pergi dong. Tidak. Gawat, gawat. Suruh Popo sama Mimi tunggu di situ sebentar Popo. Mimi sini dulu. Ini mereka udah keluar, Kak. Ah, udah, udah. Ya, aman, Guys. Aman, Guys. Ayo, Guys. Lari, Guys. Lari, lari. Oke, oke, oke. Dapat Popo. Mana Mimi sama Popo? Mereka keluar. Keluar. Iya lah mereka keluar guys. Kita tunggu mimi sama Popo guys. Jadi ternyata kita kalau misalkan ada hantu kita bisa ngumpat kayak gini nih. Jadinya aman. Udah tahu kan? Udah udah tahu Kak. Popo Mimi. Pap. Mana mereka berdua? Popo. Mimi kok enggak ada sih, Kak? Kok enggak ada, Guys? Mana? Mana? Mana? Mana? Lah, Baby Sh. Ya elah, bisa-bisanya bercanda di situasi begini. Coba tahu. Popo, Popo, Mimi sini. Awas di belakang kalian. Eh, awas, awas. Popo, Mimi. Kak Yuta tahu gimana caranya biar aman. Caranya gini nih. Tutup dulu pintunya. Bentar, Ka. Tutup dulu pintunya ya. Oke. Caranya gini, Popo sama Mimi caranya kalau kita lari kan kejauhan nih. Kalau kembali lagi ke sini. Uh. Nanti kalau pas kalian ketemu sama Ao nih yang tadi, kalian lari ke dalam kelas terus masuk seperti ini nih. Nah, sembunyi ya di lemari ya. Oke, sembunyi di lemari. Oke, kayak gitu udah ngerti. Lompat kalau ngerti. Udah ngerti ya. Oke, aman. Kalau Aduh, si Popo geleng-geleng. OMG, Popo. Pokoknya kalau itu larinya ke dalam kelas langsung sembunyi di dalam lemari kayak gini. Aman. Tadi Kak itu udah coba dua kali soalnya. Oke ya. Jadi kita bisa dengan tenang nih. Kaitan mau naik ke lantai atas. Oke tinggal satu botol lagi guys. Satu botol. Oke. Mana? Mana? Oh ini botol terakhir akhirnya dapat. Oke botol terakhir udah dapat. Oke ayo kita keluar, Guys. Ini lemarinya rusak. Kita gak bisa sembunyi di sini. Kita kembali ke bawah. Lari yang cepat ya, Guys. Oke. Mana ni? Oh, sini. Oke. Mio. Iya, udah dapat. Wah, Kayut hebat. Udah enam. Mana Papa sama Mimi? Papa Mimi tadi ke sana. Oke, kita dapat, Guys. Gagal 11 orang yang tadi, ya, Mio. Iya. Oke, kelas keempat lari. Lari. Ini harus lari. Kabur. Kita disuruh kabur, Guys. Lihat cahaya ini pasti jalan keluar, kata Popo. Oke, tapi kalau jalan cahayanya jauh banget. Kita hampir keluar dari sini. Iya, Mimi. Kita hampir keluar dari sini. Hei, hei. Kata Babyin, ada monster tepat di belakang kita. Banyak banget. Banyak sekali. Banyak banget. Lari, Kak. Lari. Ayo lari terus, Mio. Lari lari. Ayo terus lari. Hati-hati puing-puing jangan sampai nabrak puing, Guys. Oke oke. Ayo lari lari. Popo Mimi, Baby Senin, dan juga Mio. Awas ada puing yang berwarna pink. Awas awas awas lompat. Bisa lompat di sini. Bisa lompat lompat. Oke oke oke oke. Mantap mantap. Berarti jangan nengok ke belakang nih. Iya jangan nengok ke belakang. Lari aja ke depan. Kita fokus dengan pelarian kita. Oke oke oke. Ayo guys. Do ayo dapat teman. Lari lebih cepat. Lari lebih cepat. Aduh, Kuta. Mio kena poing. Mio kena. Iya. Ya ampun. Tidak, tidak. Kayak kena lagi. Ah, hati-hati. Tidak, tidak. Ayo, guys. Ya, Baby Senin kena. Tinggal Kayuta sama Popo. Tinggal Kayuta sama Popo. Ayo, Popo. Kayak kita fokus. Yang lihat belakang. Ayo, ayo, ayo. Tinggal Kaita sama Popo nih, Guys. Ainya ada yang buka mulu satu. Ayoinya ada 51. Banyak banget maksudnya. Banyak yang buka mulut, ada yang tutup mulut. Ayo, ayo, Guys. Ayo, ayo, ayo. Popo Popo semangat Popo. Ah. Ah. Lebih kencang lagi, Popo. Lebih kencang. Lebih kencang. Tidak, Kak Ayuta gagal. Popo juga. Ani menang. Tidak, Guys. Kita gagal, Guys. Perjalanan kita masih jauh. Padahal ini yang terakhir loh, Mio. Iya ya, Kak. Tapi makin ke sini makin banyak rintangan. Teman-teman semuanya, terima kasih buat kalian yang sudah nonton video ini. Buat kalian yang udah berhasil menamkan, coba kalian komen di bawah, Guys. Terus jangan lupa pencet tombol like dan juga subscribe-nya, ya. Bye. Byye. Ya, pintu keluar. Bye. Pintu keluar udah ada. Oh iya, Teman-teman, Kak Yuta lupa. Kak Yuta juga main game Sakura loh. Kalau kalian mau nonton, kalian tinggal ketik aja di YouTube namanya Dunia Faras 2. Nah, yang ini ya, Teman-teman. Nanti di sana Kak Yuta dan Kak Mio bakal main game Sakura yang banyak banget nyeritain cerita hantunya loh. Jangan lupa di-subscribe ya, biar kita tambah semangat lagi pas bikin kontennya. Bye-bye. [Musik]

#Game
#Games
#Roblox