MAIN GAME RANDOM DI VR!
لا Halo, Guys. Welcome semua yang baru join. Ada yang bisa nebak saya main game apa, Guys? Halo. Halo. Halo. Halo. Halo, Bang. Halo. Halo. Halo. Halo. Dinosaur betul. Tapi bukan main game dinosaur. Ada yang bisa nebak dengan grafik eh dengan grafik dengan gambar seperti di atas. Ada yang tahu laku melangin apa? Repo. Bukan repo enggak telat? Enggak. Masa enggak tahu, Guys? Dia itu sebuah monster yang suka BM bung. Masa enggak tahu, Guys? Yakin nih enggak tahu nih. Yakin enggak tahu Godzilla betul. Kata Suki itu game Kaiju Simulator namanya. Kita main game Godzilla, Guys. Yuk, kita siapa yang di sini cita-citanya pengin jadi Godzilla, Guys? Godzilla itu yang monster itu loh. Nah, yang ini loh. Wah. Bom bom bom. Boom bom bom bom bom. [Tepuk tangan] Aduh gantungnya saya. Sorry gak apa-apa. Mana musuh? Oh ini musuhku ya. Wah. Anjir dihindari cuk. Kok robotnya pintar, Guys? Wah, pecah kau. Hah? [Musik] Lompat. Lompat. Cara lompat gimana? Gak bisa lompatir. Wah, bah. [Musik] Wah. Wah. Iya. Wah. Aduh. Gantungnya. Wah. Wah. Pang. Wah. Wah. Wah, wah, ini ya kepalamuah lagi jadi godzilla asli jadi gozila aku sekarang guys. Bang parah apa? Asalamualaikum. Waalaikumsalam. Kita eh aduh kepencet return to live. Biji biji. Sor, guys. Sor, guys. Sor, guys. Asalamualaikum. Waalaikumsalam. Orang lagi seru-seru jadi malah. Aduh, malah kepencet lobi. Iya, main Godzilla, Guys. Siapa yang di sini suka Godzilla? Kita langsung hantam orang ini. [Tepuk tangan] Mau ke mana kau? Hah? Sini kau. Woh, kita bisa makan orang, Guys. [Tepuk tangan] Srot. Wah, bah. Wah. Wah. Kau jangan macam-macam sama aku ya. Aku lempar kau depan kau. Wah, [Tepuk tangan] Ultraman mana? Ultraman C. [Tepuk tangan] Wah, aku juga sama brak. Woi anjir. Pr br pr br pr br pr. [Musik] Brak mamam tanganmu putus kan? Hah hah br pr. Wah, [Musik] brak brak brak brak. Nih sini banting ke penara nih. Sini. anjir kaget. Sini kau. Wah, injak orang-orangnya, Bang. Oke, oke. Mana orang-orangnya? Sini kau. C J c brak brak. Weo wei wei wei wei. Brak brak brak. Nah kan pecah kan. Apa robot-robotmu lemah semua boy. Mending hancurin tower enggak sih? Brah. Y hancurin tower yuk, Guys. Prak brak br. [Tepuk tangan] G enggak, Guys. Bang silat sama robot. Buset, mau jadi Ultraman aja. Jangan monster lah. Enakan jadi monster kali. Bisa ngapa-ngapain ni contohnya nih. Wah, bangun dia. Cr. Nah, kan. Mau jadi apa kau kalau udah putus semua tanganmu? Mau jadi apa kau? Hah? Manusia-manusia ni. Sini kau, sini kau. Nih makan nih bomar. Mission complete. Oke, Guys. Missionnya udah selesai, Guys. Ya, kita belum ngancurin yang gede itu, Guys. Kita hancurin dulu enggak sih? Yuk, iseng dikit, yuk. Sini kau, manusia. [Tertawa] [Musik] H. Mamam. br. Oh, belum hancur, Guys. Oh, belum hancur, Guys. Oh, belum hancur, Brak. Enak, enak juga ya jadi Godzilla ya, Guys ya. Bisa ngancurin apa-apa ya. Bang, boxing sama robot. Udah, udah. Itu tadi, Bang. Pancet. Emang bisa mancat, Guys? Woh, kita ada musuh baru, Teman-teman. Oke, kita bisa upgrade, Guys. Kita mau upgrade. Nambah apa, Guys? Nambah laser. Kita tambah laser atau tambah plasma? Tembakan plasma atau power fish. Kalian pilih mana? Power fish, power, power, power fish atau pukulan kuat atau tembakan plasma atau tembakan laser. Kalian pilih mana? Bang, main game bola. Udah kejedot tembok pernah. Plasma apa? Laser. Laser, Bang. Oke. Oke. Laseris tangan. Tangan kiri apa kanan? Tangan kiri aja ya lasernya ya. Oh, tangan dua-duanya dong. Bisa dong. Oke, kita coba yuk mulai yuk. Kita coba menembakkan laser ya. Asalamualaikum. Waalaikumsalam. Irpan. Waalaikumsalam. Ani, Bang. Lanjut. Kentut enggak suruh harus he ngomong apa anjir? Wow, lihat guys. Darar kau mau ke mana kau? Hah? Aku rubuhin kau. Mamam kau. Sini kalian semua. GG enggak, Guys? GG enggak lasernya, Guys? Mana mana mechanya? Oh, nih. Enggak kubiarkan kamu napas, ya. Wah, musuhnya tambah kuat jir. [Musik] br. Ah, mam mam tanganmu putus. Sini kau. W. Nah, putus semua. Mau jadi apa kau? Sini laser kepalamu ya. Bismillahirrahmanirrahim. [Musik] Aduh di jangkrik br pr. Guys, we laser GG enggak sih? Game apa, Bang? Namanya Kaiju Simulator kayak Kuju Battleground. Kaiju kaiu apa itu? GG enggak, Guys? Lasernya, Guys? GG enggak? GG enggak? G harus beli. Iya, harus beli. GG enggak, Teman-teman? GG. GG. Ultraman tersedia sepanjang masa. Enggak ada Ultraman di ini, ya, Guys. Eh, yang belum follow jangan lupa follow. Yang belum subscribe jangan lupa subscribe, guys. Ayo difollow-follow dulu, subscribe dulu. Bang, VR-nya berapa? 6 juta harganya. Ada yang gratis enggak sih? Ada pastinya. Mana lagi nih? Oh, ini city [ __ ] Meledak kau. Meledak kau. Hah? [Musik] Hancur, Guys. Panya, Guys. Mana robotnya lagi? Sini kau. Wah, kesandung apa sih kau, anjir? Hm. buat tampolin kepalamu nih. Kepalamu nih. Kepalamu nih. Weoi. Berani kau? Mm. Mm. Gua lempar lu ya ke gedung ya. Hah. Sat dua. Mm. Yah. Keserempet doang guys. H. Mamam. kena gedung yang W masih hidup kau ya. Hah hmm enggak aku kasih kau kesempatan buat hidup ya. Sini kau aku lempar kau. Oh masih berani kau. M lepas tanganmu. Aku banting kau brak. Hah masih enggak brak. Ah, meledak, Guys. Meledak, Guys. Pernya satu sekad enggak, Bang? Pengin aku. Enggak ada, cuy. Itu main di HP atau PC? Ini di PC. Mana lagi? Mana lagi? Oke, sini, Bang. Kita ke gedung tertinggi. Mana itu? Ayo, ayo, sini, sini. Kita gelut di sini, Bang. Minggir kalian semua manusia. Sini kau. Ya udah selesai, Guys. Ah, enggak seru. Sini kau. [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] bisa dimakan kan jadi kunya anjir. Iya kuny menarik ya? Menarik dong. Masa jadi Godzilla enggak menarik guys? Siapa yang di sini citannya pengin jadi Godzilla? Ketik satu. Oke, kita bisa upgrade lagi enggak? Yah, enggak bisa, coy. Yah, ini apa nih? Breaker squad. Breaker Grenadeer Squad. Tambahlah, tambahlah, tambahlah. Wah, ada pesawat juga, cuy. Kita tambahin juga lah. Kita pokoknya tambahin semua musuh, Guys. Biar seru, ya. Gua lawan semua. Apa pengapan bisa main Roblox? Kapan nanti? Mac coba main repo enggak ada temannya, cuy. Harus PC, enggak bisa HP, harus VR. Bukan, bukan harus PC, harus game VR ini game VR. Sini kau sarapan dulu, Guys. Hmm, enaknya. [Tepuk tangan] Hmm, enaknya busus kamu tak weh. Thank you gift-nya. Wah, lama ada Bang. Wah, Guys. Musuh mulai beratangan guys. Mm mamam. Headshot. Hmm, double headshot. Sini kepalamu aku laser. Woi di granat-granat anjir. Woi satu-satu. Woi. Bak bah nih makan granatmu sendiri. Hmm. Mamam. Kena kan? Hah? Satu-satu anjir. Mm. [Musik] Meledak kau lah. Kok kalah guys? Mati kah kita kah? Lami banget bang. Lah harus dong. Kita adalah Godzilla tapi kita mati cuy. Terlalu banyak musuh. Oke jangan banyak-banyak cuy. Oke. Ee pesawatnya dua aja. Ah dua dua dua dua. Soalnya kita enggak kuat cuy. Belum punya ini banyak, cuy. Asik banget pengin minjam. Boleh, boleh. Sini, sini, sini. [Musik] Eh, makasih yang udah subscribe, subscribe. Yang belum follow, follow dulu, Guys. Yang subscribe, subscribe dulu, Guys. Kita kita tabrakin ke gedung ini, cuk. War. [Tepuk tangan] Lah gak gak ada ggak ada yang kena coy. Ulang ulang ulang. Kita cari manusia yang banyak dulu. Mana nihar meledak kalian semua. Mm. Mm. Mamam ditembakin sama pesawat kau. Wah, pesawatnya nabrak gedung, Re. Weh, bentar. Pesawatnya nabrak gedung. Enggak, maksudnya anjir. Enggak, enggak, enggak. Maksudnya bukan yang itu, ya, Guys. Bukan yang itu, ya. Bukan yang itu ya. He he he he he. Kalian semua yang nonton maksudnya bukan yang itu ya. Kalian jangan salah ya. Game apa Bang? Ini radio VR, Bang. Mana nama gameennya? Nama gameennya Kaiju. He he. Tegar jangan tegar. Halo Jol. Bang ganti Aldous bisa enggak? Muti sudah ada si. Eh enggak enggak gak gak gitu cuy. Suwer. Maksudku bukan yang itu c br satu-satu. Anjir brak. Meledak k brak. Ah meledak kau juga sama. Sini buat crot. Hm hm. Mana pesawat? Sini kau. Kejar kau sampai. Awas bang. Minggir dulu Bang. Aku mau ngambil pesawat Bang. Alamak pesawatnya mamam kau. Hah. Nah kan. Langsung kena, langsung meledak ya, Guys, pesawatnya ya, Guys. Wi, santai santai santai. Satu-satu satu-satu satu-satu. [Musik] Mamam kau loh. Nabrak gedung lagi. E maksudnya ee duar kau. Hah duar kau. Duar kau. [Tepuk tangan] Nah sini, Bang. Wait wait wait. Cover aku, Bang. Ah, dapat kau. Hah? Dapat pesawat, Guys. Dapat pesawat. Kita tabrakin ke kita tabrakin ke kaget aku. Meledak, Ci. Lah, lu kenapa, Bang? Lah, jatuh sendiri. Kocak. Enggak ada yang nyerang lu. Kocak. Sini kau nih. Makan nih. Jrot jrot jrot. [Musik] [Musik] M. Apa kau mau jadi apa kau mau? Hah? Mana lagi brak? Dah sabar ni enggak habis-habis, Guys. Mm. Mamam kau. Mm. M. Wow. W. Belakangku anjir. Pr br pr. Hah. Lah mati lagi cok. Alah udahlah udahlah udahlah udahlah udah guys. Mati mulu guys. Mati mulu guys. Udah udah udah udah udah udah. Bang VR aku udah follow. Mantap Bang enggak sakit matanya? Enggak. Kita ganti game yang lebih seru lagi guys. Sabar ya aku buka dulu ya. Siapa yang setuju mau main ini? Aku baru live setengah jam. Anjir, kok mau main Roblox? Tapi terlalu awal main game dokter, Bang. Tarik kakinya lempar ke gedung. Udah tadi, tapi yang nonton banyak banget nih di YouTube nih. 5.000 lebih nih. Kita main ini dulu yuk, Guys. Kita main ini dulu, habis itu kita main Roblox ya. Kita main game ini dulu, habis itu kita main Roblox. Oke. Deal, deal, deal, deal. Enggak, deal enggak, deal enggak? Deal enggak? Kita main ini dulu. Terus kita nanti main Roblox. Kita naik gunung. Eh, kita survival disaster. Kok naik gunung sih? Nanti kita main survival disaster. Tapi kita main ini. Oke. Kalau main Roblox ajak aku. Oke. Oke. Oke. Nanti kalau main Roblox kalian bisa lihat kok. Oke. J seperti biasa biar enggak banget, enggak brutal-brutal banget. Kalau zombie dibrutalin enggak apa-apa ya, Guys. Tapi kalau manusia dibrutalin jangan ya. Oke, pertama kita pakai apa, Guys? Yang enteng-enteng dulu ya. Seperti biasa kita pakai ini. Lah, kok udah bengkok sih, Bang? Yah, bengkok anjir. Enggak jadi. Ulang, ulang, ulang. Ambil dulu. Ambil dulu. Nah, start. Kita start ya, Guys. Pra, Bang, main tembak-tembakan. Iya, ini tembak-tembakan. Mana? Mana? Musuhnya kita gebukin pakai metal bed ya atau alias pemukul besi ya guys ya. Tuh grafiknya HD enggak guys? Ada kilatannya guys. Kelihatan enggak kalian? Mana mana zombinya nih? Hah? Enggak kelihatan, Guys. Oh, itu sini, Bang. Lah, anjir. Enggak ada rasanya, cuk. Tapi dia pingsan, Guys. Bang, minimal copot helm dulu. Elah, bocor, cuk. Lah, bocor anjir, Guys. Bocor, Guys. Ya Allah, ternyata mati, Guys. Thank you Aika. Ya, ternyata udah bocor, Guys. Lihat nih. Tuh, udah darahnya udah alamak udah bocor, cir. Bang, saya sudah subscribe. Makasih. Entar kita tunggu yang dari atas sana, Guys. Turun sambil kita ngobrol sama Abang ini, ya. Gimana, Bang? Rasanya saya gebuk, Bang. Enak enggak, Bang, saya gebuk kepalanya tadi, Bang? Hah? Coba lepas dulu helmnya, Bang. Aku pengin ngomong, Bang. Anjir, gak bisa dilepas, cuk. Hei, hei, he, hei. Santai santai santai. Stop. Stop dulu, stop dulu, stop dulu, stop dulu. Aku patahin leirmu kau. Hah? Aku bilang tunggu stop dulu. Eh, guys. [Musik] Astagfirullahalazim. Teman-teman, ternyata, ternyata beneran patah. Anjir. Eh, Bang, sumpah, Bang. Aku enggak sengaja, Bang. Allahu Akbar, Bang. Sori, Bang. Aku enggak sengaja, Bang. Bang, kayaknya gigimu sakit ya. Sini, aku benerin, Bang. Ah ah ah. Oke, semoga giginya udah enggak sakit lagi ya, Guys. Ada di HP enggak? Gak ada. Ini game VR. Bang, enggak usah lambat-lambat turun, Bang. Aku aja yang naik, Bang. Lama kali kau turun. Kita samperin aja, Guys. Ayo, Bang, Bang, Bang. Sini, Bang. Sik, bentar. Eh, e sabar dulu, sabar dulu. Sini, sini, sini, sini, sini. Kita naik dulu. Alah, ya Allah. Kepleset kan aku kan gara-gara kau, kau ini apa, Bang? Bang, bang, Bang. Allahu Akbar. Malah jatuh. Sini, sini, sini, sini, sini. Uh, tuh, tuh, tu, tu, tuh. Kasihan, kasihan. Sini, sini, sini, sini. Sor guys, sorry guys. Kepelet guys. Mas cek link 3. Link. Wih yang nonton YouTube 10.000 rek. Emang link-nya enggak bisa dibuka apa, Bang Ramda? Jangkrik K angel men to susah banget. Cuma mau dibawa ke atas. H wah lingri error gak bisa dibuka. Alamak. Tulisannya apa? Bisa dimain HP enggak? Gak bisa, cuy. Oi, Guys. Yang di YouTube ramai banget. Ayo subscribe dulu, Guys. 10.000 yang nonton. Buset di YouTube. Ayo subscribe dulu yang di YouTube. Kalau enggak di-subscribe nanti kalian akan menjadi seperti zombie ini. Jatuh enggak? Jatuh enggak? Hah? Lah bangun lagi dia biji. Bangun lagi dia, Guys. Server error. Walah wei. Ya udah enggak apa-apa, Bang Ramda. Eh, sabar, Guys. Aku ngerti. Aku tak ambil senjata dulu, ya. Soalnya kan kalau cuma kalau cuma itu nanti kita kalau yang jatuh bawah susah naiknya kelamaan. Mending kita sambil bawa senjata ya, Guys. Sabar. Aku ambil ini aja deh sama satu ini yang baru. Yang tadi udah bengkok-bengkok soalnya. Udah yuk. Nah, udah siap nih. Udah pada subscribe semangat. Makasih. Itu pukul lagi, Bang. Wih, kaget aku jatrik wei. Minimal salam. Hm. Salam dulu. Salam dulu. Asalamualaikum. Waalaikumsalam. Asalamualaikum. Waalaikumsalam. gitu loh harusnya. Udah guys, sudah guys. Aman, aman, aman, aman, aman. Kita naik dulu yuk. Kita naik dulu yuk. Bang, Arka mana? Buset, enggak ngertilah kenapa kau tanya aku. Aku bukan bapaknya Arka, cuk. Kita naik dulu. Nah, kita naik dulu ya, Bolo. Mana nih musuhnya nih? Kita ke tempat tertinggi terus kita nanti lempar zombieya dari atas gedung ya biar kalian bisa melihat betapa realistiknya efek darah di game ini, Guys. Oke, kita sambil nunggu zombie sambil ngobrol ya, Guys. Oke, nama gameennya apa ini? Nama gameennya adalah brutalistik Nowam ini. Buset, aduh gantungnya. Wih, makasih udah di-subscribe brutal, Guys. Buset, subscribe-nya banyak banget. Makasih udah subscribe. Makasih. Makasih udah like dan subscribe. Makasih. Pecahkan mulut zombie, Bang. Oke, kita tunggu zombinya naik, ya. Tuh, lagi mau naik dia sambil. Alah, Mak, dia kepeleset kah, jangkrik. Kau naik aja kepleset-pleset, Cik. [Musik] Nah, naiklah. Naik aja lama banget kau. Nanti ku temberang kau. Oke, kita tunggu dulu, Guys. Harga-nya berapa? R juta buka link-nya. Coba-coba tak buka link triu ya. Bisa enggak sambil nunggu zombie datang guys. Sabar lagu ini. Oi oi. Aku nak tanya nih. Kamu suka maca atau kopi? Kalau kau suka kopi ini bisa, Bang. Tuh. Guys, yang mau donate donate boleh ya di bio langsung klik ya, Guys. Let’s go. Oh, ya. BTW, Bang, gimana sih, Bang, cara sawer, Bang? Begini, Guys. [Musik] Begitu ya cara sawer ya. Kalau di kalau di YouTube cara sawernya gimana, Bang? Tanda seru donate tanpa spasi. Nanti keluar link buat donate ya, Guys. Wow, iklan. Iya, ada iklannya, Guys. Iklan sebentar, Guys. Cepatlah dikit, Bang. Orang mau dilempar aja lama kali kau. Sabar, Guys. Aku jemput dia, Guys. Kelamaan, Guys. Maklum zombie, Guys. Lambat, Guys. Nah, sabar sabar kita tarik dulu. Kau ini ditungguin dari tadi lama amat. Sini. Kau juga mau ikut kah? Sini, sini yuk. W. Anjir, zombinya gejegglong, rek. Zombinya gejegglong, rek. Zombinya gejegglong anjir. Jatuh dia. Lu kenal Riken? Enggak kenal dong. W anjir kok bisa kelempar sih? name game brutalist [Musik] Bang, udah bocor itu, Bang. Bang, udah bocor, Bang. Harusnya lu udah harusnya udah gitu, Bang. Udah bocor soalnya, Guys. Download-nya di mana? Di VR, Bang. Udah, Bang. Udah bocor, Bang. Ya Allah, Bang, Bang, udah, Bang. Udah, Bang. Bang. Anjir guys, zombie itu kelemahannya di mana sih, Guys? Ditembak badan berapa kali? 1 2 3 4 5 6 7uh kali enggak mati, Guys. Zombie itu kelemahannya di mana, Guys? Tunjukin kayak boxing. Oke, boleh habis ini. Kepala, Bang. Oh, kepala, ya. Oke, kita coba cari kepala, Guys. Mana zombinya? Kita tunggu dulu. Ini kepala, Bang. Kepala, Bang. Oke, oke, oke. Di kepala, ya. Kepala bawah. Mipatmu. Kepala bawah. Allahu Akbar. Alamak dia dari atas pula. Wih, kehit lah. Mati dia. Anjir aku jago banget cuk. Titis banget aku, Rek. Delokan itu. Eh, delokan itu. Lihatin itu langsung mati dia guys. Mana lagi? Mana lagi? Sabar sabar. Kita coba tembak kepala guys. Malah udah mati duluan. Bijibiji leher, Bang. Nah, nih. Alah, dia pakai helm, cuk. H. Oh, iya anjir. Allahu akbar. Udah, udah, udah, udah, Bang Ramda. Makasih, Wi. Udah, udah, udah. Lagi gak main horor ini. Jjeren, jeren. Iya, Guys. Benar, Guys. Teori nembak kepala langsung mati berarti benar ya, Guys. Tuh, lihat tuh. Wah, tuh bocor langsungan. Bocor halus, Guys. We kaget aku. Jriik. Woh, kamu ini bikin kaget aja. Mbok asalamualaikum gitu kalau datang jangan terus tiba-tiba nongol. Ngyel banget dibilangin. Hm. Kan aku bilang apa? Sor guys, kaget guys. Oke, oke kita ambil senjata yang baru sambil nonjokin ya. Banyak yang request nonjokin. Ayo injak bang. Follow. Aku lupa carana gimana. Follow. Aku lupa carana nendang gimana, Guys. Sabar, kita ganti senjata dulu. Kita pakai apa, ya? Pakai sniper, yuk. Allahu Akbar. Woh, pelurunya panjang nih. Sepanjang sepanjang jalan kenangan, Guys. Ini kaliber berapa? Kaliber 50 kali, ya. Oke, ambil ambil yang tajam-tajam dikit, Guys. Kita main-mainan yang agak tajam-tajam dikit. Nah, contohnya ini, ya. Sini kau, br. Bang, pinjam bentar ya, Bang. Oke, kita dapat senjata baru ya, Teman-teman. Kita dapat rambu lalu lintas ya. Kita cek ya, Guys. Nama game-nya brutalistik. Woi, udah, udah, udah. Jump scare-nya. Bismillahirrahmanirrahim. Headshot. Duar. Enggak, enggak, Kempir. Headshot. Udah tuh. Lah. L loh. Kesuek. Eh, kepalanya sobek dikit, Guys. Kepalanya sobek dikit, ya. Sobek dikit, ya. Enggak kaget. Iya, enggak kagetlah. Orang lagi enggak mode serius. Nama gameennya brutalistik. Karena game ini sangat brutal. Gantengnya brutal. Hah. Brutal. Hah. Nih, kita coba pakai ini, Guys. Sini, Bang. Allahu Akbar. Zir, Guys. Bisa, bisa kayak korban, ya, Teman-teman. Bisa kayak korban, ya, Teman-teman. Kita coba, ya. Entar, Bang. Aku izin mau korbanin dirimu, Bang. Ini korban atas nama siapa? Atas nama Bapak Cing. Oke, srot. Hah? Bang, udah, Bang. Lu harusnya kehabisan darah, Bang. Anjir. Hei. Hei. Ai. Hei, hei, hei, hei, hei, hei, hei, hei, hei, hei, hei, hei. [Tepuk tangan] Sakitkah, Bang? Ketembak kah, Bang? W anjir, enggak sakit, cok. Oh, kalau itu sakit ya, Guys. Kalau itu sakit ya, Teman-teman. Nama gameennya brutalistik. Mana tadi musuhnya? Sat du. Wah, enggak kena anjir. Wah, habis pelurunya. Kita ambil dulu. Hm. Kena tuh. Mana lagi? Mana lagi? Mana lagi? Pakai pisau aja. Sabar. Kita coba. Ahah. Lah, Bang. Awas jatuh, Bang. Lah, kan beneran jatuh kan, Bang? Aku bilang awas jatuh, Bang. Nah, kan. Awas jatuh. Awas, Bang. Awas, Bang. Tahan dulu, Bang. Nah, tahan dulu. Tahan dulu. Tahan dulu. Satu. 1 2 H. Habis, Guys. Oke, kita ambil pisau yuk. Kita ambil pisau, yuk. Tadi ada yang request pakai pisau kan. Sabar, sabar. Anjir. Sabar sabar, Bang. Kita pakai pisau dulu, Bang. Buang dulu dah. Mana pisau yang gede, Guys? Biar marem. Nah, ini pisau mantap nih. Ini pisau taktikal, Guys. Seru. Iya, seru. So, apalagi kalau kalian lagi marah tapi enggak pengin ngancurin sesuatu, kalian main game ini. Puas kalian. Duar. Eh, coba nih ya. Tutup. Tutup sampah nih. Aku tampolin ke mukanya zombie. Jadinya apa? Kita tengok ya. Eh, ini udah enggak k pakai jirbong. Sini, Pak. Allahu Akbar. Eh, udah udah udah udah udah. Makasih, makasih gift-nya Dewi. Makasih kuncing. Wihnya sama dong. Ada cingnya dong. Sini, Bang. Sini, Bang. Sini, Bang. Nah, ini aku dapat sal apa kamu dapat salam, Bang dari tutup tong sampah. Halo. Asalamualaikum. Waalaikumsalam. Duar. Duar. Duar duar duar duar duar duar duar duar duar duar. Anjir sampai enggak ada bentuknya cik sampai enggak ada bentuknya guys. Udah kah? Oh udah udah udah udah tadi kita mau coba ini ya kakimu buntung mana lagi mana lagi yang mauin sini di sini kita jadiin leg jadiin tameng bang udah enggak bisa jadi tameng cik ini udah rusak cik nih lihat nih tuh udah rusak [Musik] Kita tunggu dulu zombinya turun ya. Yang belum follow, follow dulu. Yang belum subscribe, subscribe dulu guys. Pakai katana. Oke. Oke. Habis ini entar guys kita coba dulu teori tebasan kepala maut super TDR 3000 lah. Ini mah bukan patah. Ini mah bukan. Ini mah bukan bukan lepas kepalanya, Guys. Tengok nih. Mana lehermu, Bang? Udah kayak si ini aja enggak ada leher K. Udah kayak si pasok. Nah, udah. Oh, baru kelihatan lehernya ya, Guys. Oke, dah. Tadi lehernya hilang, cuy. Pukul pakai kaki zombinya, Bang. Wah, enggak ada ini. Enggak ada damage-nya. Ah, nih nih nih. Enggak ada nih. Sat 2 t pecah kan kau. H. Woh, kita bisa main golf, Guys. 1 2 3 plung. Anjir. Kayaknya kita harus ganti pisau yang agak gede deh, Guys. Biar anu, Guys. Biar ada damage-nya. Halo, Bang. Sabar, Bang. Sabar, sabar, sabar. Nama game-nya apa, Bang? Please jawab. Nama game-nya brutalistik. Kita pakai katana ya. Katana kan terkenal dengan ketajamannya kan. Sabar Bang. Aku lagi milih senjata nanti dah. Nah situ dulu. Situ dulu. Tunggu dulu. Nah nih. Dah. Dah. Sat du set. Set. Set, set, set, set, set, set. Wah, pada pakai armor-armor kayak gini, cuy. Harusnya aku lepas armor sih. Eh, ya. Harusnya aku enggak pilih mode armor sih. Biar enggak ada armornya, ya. Biar bisa ditebas setengah badan langsung, cuk. Sabar. Alah, dari atas itu pula. Kelamaan kalau atas itu, Guys. Oh, udah mati. Mana lagi? Mana lagi? Mana kau, Bang? Sinilah, Bang. Ah, alamak. Ini juga ada, cuk. Oke. 1 2 3 srot. W. Anjir, hidup lagi, cuk. Srot. Udah, Bang. Udah, Bang. Udah, Bang. Anjir, jadi poli malahan. Loh, L l tanganku ki. Oke, dah. Mana mana mana lagi? Yah, semua full armor, Guys. Ah, capek, Guys. Bisa di HP enggak? Bisa, Guys. Gak bisa di HP. Dia udah subscribe, Abang. Namaku Diga. Halo, Diga. Makasih sudah subscribe, ya. Yah, udah capek salah di Subirin Kartel ini mah. Mana ada kartel, cuy. Oke, Bang. operasi please 15 tahun lagi. Nama game-nya adalah Brutalistik, Guys. Kalian yang mau download, kalian harus punya VR dulu pertama. Terus kedua, kalian download game namanya Brutalistick. Mana tadi orangnya? Woi, sini kau. Lah, kok kau turu sih, Bang? Enggak ada yang nyentuh kau bisa turu, njir. Jir, kau nih gimana sih, Bang? Sini, sini. Aku kasih alamak. Wih, siapa nih duit nih? 1.000 dari Ivan. Bang teriak Ivan BG. Oke, Ivan. [Musik] Udah tuh. Mamam kau ku injak kepala kau. Ya, tuh udah K teriakin Ivan ya. Makasih Ivan seribunya. Semoga berkah selalu. Lancar terus rezekimu Ivan. Irengman. Makasih juga udah dikasih mawar. Buset namanya Ireng Man. Maksudnya Iron Man kali, Guys. Coba kita tembak diri kita sendiri bisa enggak ya, Guys? Coba. Weh, kok bisa nganu? Eh, salah. 1 2 3 Sori guys, pusing dikit Bang, armormu dilepas bisa enggak sih, Bang? Armormu minimal lepasin dulu ya kalau mau ngelawan aku ya. Nah, udah lepas. Sabar dong. Belum ini belakangnya belum. Oke, udah. Oke, udah. Sabar, Bang. Ya udah. Nah, sekarang tinggal sini, Bang. Sini, Bang. Satu. Sat dua satu dua. [Tepuk tangan] Ah. Oh, berarti enggak bisa, Guys. Kalau katan itu enggak bisa bikin peah-pecah ini, ya badan, ya. Makasih, Reiksa. Ah, dikasih jump scare. Makasih, makasih. Kita ganti yang lebih. Nah, ini rek. Nah, ini rek senjatanya Zabuzi. Rek satu dua. Wah, kan langsung pecah kan kepala kau kan. Hah? Ini senjata bukan sembarang senjata, Guys. Oke, siapa aku. Halo, Giri. Tuh kan. Mantap enggak? Mantap enggak? Mantap enggak? Sabar, Bang. Di sini gelap, Bang. Sini aja, Bang. Buset, darahnya udah sampai mana-mana ini, Rek. Sini, Bang. Satu 2 3. Wah, sat dua. Wah, wah wah, wah. Lah, gara-gara body armor ini, C jadi enggak bisa jadi dua badannya, cuk. [Musik] [Musik] He. Oke dah. Eh tanganku udah capek, Guys. Ya, ganti game ini udah mau udahan. Ini terakhir kita main VR chat. Kita ngobrol-ngobrol ya mau ngasih lagu boleh caranya kilip-kelink di bio karena tanganku kiri udah sakit, Guys. Kemarin aku habis habis ini ya kemarin habis angkat-angkat tangan kiriku sakit. Jadi aku enggak bisa gerak-gerak banyak nih. Kita ngobrol aja yuk. Bang lagi makan. Berapa harga VR-nya, Bang? R juta katanya. Roblox. Nanti sore aja, ya Roblox-nya ya. Pokoknya suar, cuy. Tanganku sakit, cuy. Tanganku yang kiri, cuy. Pergelangan ini loh sakit. Hai, Bang. Entar entar entar aku siapin tempatnya dulu. Nanti yang mau ditanyain boleh tanya, Guys. Ini sesi kita santai ya. Sesi santai alias ngobrol-ngobrol ya. Siapa aku? Paris I sabar sabar. VR R juta ada enggak, Bang? Ada yang bekas berapa giga punyaku yang 128? Oi, aku nak tanya nih. Halo, kalian pengin wujud yang ganteng kayak gini. Sabar sabar aku ganti dulu set. Nah, kalian pilih avatar yang ganteng kayak gini. Ini bukan cantik ya, Guys. Ini avatar ganteng ya. Kalian mau avatar yang ganteng gini atau avatar yang ngawur seperti ini, Rek. Atau yang seperti ini? Halo, Rek. Oi, aku nak tanya nih yang ganteng aja, yang ngawur. Yang ini aja gelap, Bang. Iya, iya sabar sabar lagi load lagi loading. Nah, kan tadi kan pas aku lagi main kan enggak begitu baca chat. Sekarang kita fokus baca chat. Tapi kalau chat-nya enggak kebaca jangan marah, Guys. Yang chat-nya mau auto dibaca kayak Ivan tadi caranya di-donate. Ya, begitu, Guys. Kalau pengin chatnya kebaca harus di-donate. Kalau enggak ya untung-untungan aja kebaca atau enggaknya. Oke. Oi, aku nak tanya nih. Kamu suka maca atau kopi? Kalau suka kopi, pilih hatiku di sini. [Tertawa] Benar enggak lagunya gitu? Benar enggak? Hai, Bang. Halo, Raps. Merek VR lu apa? Metquest 3S. Aku dari Malaysia sama dong, Alif. Aku pun duduk dekat Malaysia. Ganteng, Bang Cing. Makasih. Alfatah. Jatuh kan tadi, Bang? Iya, jatuh tadi, Bang. Kok muka kamu gitu? Kenapa mukaku? Mukaku biasa aja tuh. Enggak. Enggak bisa. Enggak bisa. Itu agak creepy sedikit. Enggak creepy, cuy. Ini tuh ganteng, cuy. Kalian masa takut sih, Guys? Berjem jempot. Jempot apaan? Ireng, Men. Aku dari Malaysia. Mantap. Mantap. Kalian yang dari Malaysia dari negeri mana, Guys? Halo, Bang. Halo. Halo. Halo. Ma, gimana cara minta VR ke Bapak sama Mama? Tinggal ngomonglah, “Pak, Bapak, Bu, Ibu, aku minta VR gitu. Ini anomali apa?” Anomali cacing. Orang mana, Bang? Aku Jawa Tengah. Main game Attack on Titan. Enggak mau. Titannya enggak pakai baju soalnya. Saya dari Malaysia, negeri Pahang. Halo, Pahang. Kayak kentang. Mana ada kentang. Ini cacing rek. Ini bukan kentang ya. Kalau kecat udah mau ke N tandanya. Betul. Kata Bancing. Semua orang harus punya VR. Woi, mana ada weh. Salam dari Jabar. Halo Jabar. Bang main Roblox nanti sore. Rahel ganti aja, Bang Creepy. Adikku udah nangis gara-gara seramah. Ah. Nah, biar takut sekalian. Ah. Ho. Bang, aku ada cerita. Sini Grip. Sini Grip. Kita cerita horor lagi, Guys. Let’s go. Let’s go. Kita cerita horor lagi. Bang, aku dari Jakarta. Halo. Siapa yang setuju kita cerita horor, Guys? Bang, artikan ini lambemu cedakno. Lambemu cedakno itu dekatkan mulutmu, Bang. Cerita horor. Oke, dengan senang hati. Wah, kalau kalau udah ada yang minta-minta kayak, “Bang, cerita horor, Bang. Kita siap-siap dulu enggak sih musik horornya?” Entar aku siapin musik horornya, Guys. Sabar, ya. Setuju, setuju, setuju. Kita kita ambil ceritanya dari mungkin dari teman, mungkin dari internet, Guys. Karena kalian tidak ada yang mau ngasih cerita anjir. Kalau kalian ada yang mau ngasih cerita, apalagi ceritanya itu real, wah tambah suka aku, cuy. Oi, aku nak tanya kedengaran enggak, Guys? Suara horornya kedengaran kan, Mbak? Habisasar main apa? Main apa Cagu ada ya? Kedengaran. Oke. Kayaknya mukaku kedekatan, Guys. Sabar-sabar. Oke, jadi kalian mau dengerin dari ceritaku dulu atau cerita temanku yang mau join? Oke. Oke. Dari dari ceritaku dulu ya. Dari ceritaku dulu ya. Aku bakal cerita horor. Baru lagi nyiapin ceritanya. [Musik] Oke, jadi ini ceritanya. Oke. Oke. Mantap. Mantap. Ceritanya udah ada ya, Guys. Kita tinggal baca ceritanya nih. Oke, jadi seperti ini teman. Aku kecilin dulu ininya. Dengan cerita udah horor aja. Jangan gitu dong. Siapa yang di sini punya sekolah horor? Bentar kita mulai dengan tema dulu ya. Kita temanya sekolah horor. Siapa yang di sini sekolahannya horor? Ada enggak sekolahannya yang horor? [Musik] Apalagi kalian semua pasti pada sekolahan? Aku saya aku aku banyak juga yang sekolahnya horor ya. Ini serius nih. Kalian ngaku-ngaku atau beneran horor nih? Jadi hari itu kalian mungkin yang udah SMA ya di SMA mungkin kalian udah ada kayak kemah mungkin enggak cuma SMA ya SMP udah ada kemah juga kan kalian kan ada enggak yang apa ee kemahnya sekolah. Jadi hari itu aku mau nyeritain, tapi ini cerita dari temanku ya yang cerita ke aku. Dia hari itu kita itu ada acara di sekolah lagi pramuka ya. Terus ada Persami. Kalian tahu kan Persami? Perkemahan Sabtu Minggu. Tahu enggak perkemahan Sabtu Minggu? Nah, di itu perkemahan Sabtu Minggu itu kita kan biasalah nyiapin barang semua buat persiapan kemau masuk. Anjir kaget aku. Jangkrik kau Grip bilang masuk enggak? Asalamualaikum tiba-tiba suaraku masuk enggak sih? Kaget aku. Kam kesun karena ada wayang di pinggir sekolah jadi sosok pada ganggu. Oke. Oke. Aku yang cerita dulu guys. Aku yang cerita dulu. Nanti kalian yang cerita. Nanti aku baca komen kalian nih. Aku yang cerita dulu. Oke, pengalamanku pas sekolah. Oke, jadi pertama itu pas udah nyiapin semua barang, ya udah kita langsung pergi ke sekolahan kita jam .00 karena mulainya itu jam .00 ya, jam .00 Sore. Sore biasa apel gitu. Apel upacara-upacara kayak gitu terus ngobrol-ngobrol sama teman sama regu. Masih ada permainan hari itu. Permainan yang dekat-dekat magrib lah. Habis itu pas malam itu makan malam biasa terus cerita sharing dari guru ada yang sama kan? Pastikan. Nah, cerita sharing dari guru. Habis itu selesai kita semua tidur. Nah, pas tidur ini kan regu cowok sama cewek itu udah pasti dipisah kan. Enggak boleh tidur bareng kan. Nah, pas apa yang cowok-cowok tidur itu satu tenda itu sekitar berapa orang ya? Aku lupa ya enam apa lima ya. Kan tendanya gede juga tenda yang model-model kayak gitu. Nah, sekitar 5 atau orang 5 atau en orang. kita tidur biasa. Nah, ternyata pas malam itu tuh ada game yang dari panitianya tanpa kita dikasih tahu, Guys. Kan kita dikasih jadwal juga habis ini. Tapi game itu, game itu tuh enggak dikasih tahu sama kita, tapi disembunyikan oleh panitia. Dan tahu enggak game-nya apa? game-nya itu namanya itu ngelatih mental gitulah pokoknya lah. Kita disuruh jalan-jalan sekeliling sekolah, Guys. Kita di malam-malam tiba-tiba dibangunin. Tiba-tiba dibang disuruh mencari jejak kayak gitulah. Tapi itu posisi jam 11.00, cuy. Mencari jejak jam 11.00. bayangin ya udahlah aku samar kuku santai aja lah kan ada bawa senter kan kita udah bawa perlengkapan juga kan senter tadi habis itu bawa senter nah kita mulailah game pertama masih oke-oke aja ok masih game pertama oke-oke aja cuma nyari gambar di pohon gitu kita kan disuruh nyari kayak gambar di dalam plastik tapi ditaruh disembunyi di pohon gitu. Ada yang sama enggak ada game kayak gitu? Nah, ditaruh ke pohon terus kita suruh nyari. Kalau ketemu kita lanjut, kalau enggak ketemu kita suruh nyari. Terus kalau nyerah enggak ketemu kita harus nyari orang siapa yang nyebutin itu. Nah, itu yang challenging yang agak susah di situ. Oke, habis itu selesai. Nah, jurit malam. Betul, betul, Denis namanya jurit malam. Habis itu selesai kita lanjut ke jalan ke belakang sekolah. Nah, ternyata yang game kedua itu kan sekolah itu pasti punya bank sampah kan. Kalian tahu enggak bank sampah yang isinya kalau kita habis piket itu pasti buang sampah semuanya tuh ke satu tempat khusus bank sampah. Nah, ternyata kan di sekolahanku itu bank sampah itu letaknya paling pojok belakang ngelewatin kebun sekolah. Dari sekolahku juga ada juga ada kebunnya. Cuma isinya ya enggak serimbun kebun-kebun petani lah. Cuma kebun alah apa sih? Pohon-pohon rumput gitu doang. Habis itu selesai kita ke tempat situ. Kita dikagetin sama panitianya. Biasalah kan jurit malam ya. Pasti ada ini ya. Jurit malam itu pasti ada yang ngaget-ngagetin lah. Ada pochi lah, ada konti lah, ada tuyul lah, ada yang cuma neriakin lah, ada yang cuma pakai suara ih begitu kan juga ada kan kalian tahu kan. Nah, kita udah kaget-kaget sama itu. Bang, sampah selesai, kita jalan ke depan depan sekolah. Tapi kita enggak boleh lewat tengah sekolah. Kita harus menyusuri gitu. Nah, pas di kebun itu ternyata temanku ada yang dilihatin poci, Guys. Dia kaget, tapi dia kagetnya sendirian. Dia bilang ada pochi-poci gitu. Terus okelah ya kita udah tahu kalau cuma apa cuma biasalah paling panitia mikirnya kita gitu. Setelah selesai kita pagi udah skip waktu ke pagi. Nah, pasi kok tiba-tiba temanku meriang. Loh, kok meriang? Kenapa nih? Aneh banget nih. Orang yang lain aja sehat-sehat aja. Mungkin mungkin karena dingin kali enggak biasa tidur di tenda. Kita semua mikirnya positif-positif aja, cuy. Dia meriang tanyain kenapa? Kenapa kau meriang? Aku kaget semalam. Katanya kenapa kaget semalam? Ya, itu gara-gara ngelihat poci terus kita bilang, “Alah, poci itu cuma poci poci-pocian gitu. Panitia doang, bukan poci asli gitu.” Nah, ternyata pas apa kan dia lagi di UKS gitu, ada panitia satu yang bantu apa? Dampingin lah. Nah, bantu dampingin. Ternyata di tempat itu, Guys, itu enggak ada yang nge-set poci di situ. Di situ itu memang kosong, enggak ada orang. Kok dia bisa lihat poci itu poci dari mana? Pochinya tuh cuma tiga, tapi kenapa kita bisa ngelihat empat gitu? Kan aneh kan? Berarti kalian bisa simpulin sendiri apa, Guys? Artinya anomali adalah pochi beneran, Guys. Gimana kalian kalau ngerti kayak gitu merinding enggak, Guys? Yang pochinya harusnya cuma tiga tiba-tiba ada empat, cuy. [Musik] Damn, langsung langsung besoknya jadi cerita satu sekolah itu. Merinding, Bang. Asli ya merinding kan yang harusnya kita cuma kaget sama manusia kita oh okelah itu cuma manusia. Eh ternyata yang datang adalah beneran dan yang tahu itu cuma satu orang. Bayangin aku juga pernah gitu. Iya kah? Pochilan tetap ada. Iya ada. Tapi kan harusnya pochinya itu cuma tiga doang guys. Tapi kenapa bisa jadi empat? Satunya itu siapa? Aneh. Oke Grip kamu mau cerita apa, Grip? Katanya kau ada cerita juga. Kita lanjut cerita dari Grib ya. Juga ada cerita pas skema SD dulu ya. kelas 5 kalau enggak salah. Oke. Nah, jadi dulu tuh kemahnya itu ada 3 hari. Oke, bentar sambil ngopi ya. Ya, sambil ngopi ya. Gimana? Seram enggak? Kalian ada yang pernah ngalamin hal yang sama enggak? atau persis yang aku alamin pas waktu SMP dulu. Ada yang pernah sama enggak ceritanya mirip-mirip aku kayak gitu? Sama, Bang. Makanya asli, cuk. Tapi sebenarnya kalau aktivitas malam di sekolah itu sebenarnya seru. Katanya setan itu dari sugesti. Iya, tapi yang ini bukan, cuy. Dia sampai meriang paginya, cuy. ganti enggak karaktermu? Nanti bukanya ceritanya. Lanjut lanjut. Oke. Oke. Lanjut. Nah, pramuka dulu tuh 3 harian. H 3 hari pas hari pertama kan biasa biasa aja. Mandi mandi juga rebutan biasa. Heh. Nah, itu pas hari kedua aku bangun jam .00 pagi ya karena kebetulan enggak bisa tidur. Nah, itu mandilah bareng-bareng mandi terus pas siangnya kan biasa ya upacara apalah gitu. Betul. Pas malam eh pas sore. Pas sore kan harusnya itu waktu mandi ya. Tapi karena enggak dapat tempat mandi ya, Teman-temanku kan inisiatif lah pada mandi di SMP. Kebetulan tuh dekat SMP. Heeh. Nah, pas itu ada kakak kelasku yang mandinya tuh di SMP situ. Sebut aja namanya Reno. Oke, Reno namanya. Nah, si Reno itu habis pulang dari mandi dari SMP itu, Hee, baliklah ke tenda. Nah, kan apa hari kedua itu ada kebetulan jadwal jadwal sekolahku itu dapat pentas seni ya. Nah, pas pentas itu tiba-tiba si Reno tadi lemas. Enggak tahu kenapa. He, kenapa tuh? E, enggak tahu. Terus didatanginlah sama bapak ibunya. Oke. Terus katanya kok katanya sih? Nah, terus jadi kata ini cerita masih kata si Reno tadi enggak kuat ya. Enggak kuat. Terus mintalah pulang. He terus pulang sama emak bapaknya yang tadi itu. Udah deh hari ketiga dia enggak ikut kemah. Buset. Oh my God. Kenapa tuh? [Musik] Lanjutin dong ceritanya. Anjir. Oh iya. Dia tuh si Reno tadi kan malam-malam jam. Habis habis jajan habis beli kopi es kopi ya. Pasti pengin pipis tuh. Nah, pas pipis kamar mandinya kan jauh gitu rumah warga di sana ya. Nah, alhasil dia pipis di kebun tebu. Mamam kau kalau buang air di kebun siapa aja kau kau ke sama aja ganggu rumahnya. He terus i kan. Bye. Bye. Dih, enggak jelas banget anjir. Cerita belum selesai tiba-tiba bye bye anjir cuk. Enggak jelas cuk. Jangkrik. Aku udah dengerin beneran loh. Walah we. L grab guys. Ketik L anggur guys. Namanya kan grab kan anggur kan. Enggak jelas cikci cci orang kita beneran ini loh. Lu ketik L anggur gua datangin rumah lu ya. Dah dah dah. Malas malas malas malas. L anggur. Iya. Kemahnya di mana itu, Bang? Aku kal aku kalau aku di sekolahanku. Kalau aku di lapangan biar kelihatan kayak podcast kita lihatin mic-nya, Guys. Oke, kentir yuk. Mana tadi aku belum baca komentar kalian. Yuk, yang punya cerita horor sini baca. Gua waktu SD pas kemah gua lihat bayang-bayang dan suara bayi nangis, Bang. Buset. Berarti emang kemah itu sesuatu hal yang sangat ini ya. Kemah itu sesuatu hal yang sangat-sangat horor ya. Aku pulang ngaji ketemu pocong. Nah, itu mah Upin-Ipin. Takut sama ceritanya enggak musang enggak? Hah? Musang kan di Upin-Ipin kalau enggak salah musang ya. Tapi aku pas lagi kemah biasa. Walah ini aku lagi kemah. Bohong banget Asya. Masa kamu kemah sekarang? Masa Kema bawa HP? Ih kemah enggak boleh bawa HP. Takut sama karakternya jangan takut. Oke kita baca cerita dari online yuk. Cerita horornya yuk. Ini kalian sambil cari cerita dari Google dulu ya. Oh ya, Guys. Ee cari cerita ini. Ini pengalaman pengalamanku sendiri. Enggak tahu ini menurutku horor atau bukan, enggak ngerti. Tapi yang seperti yang disebut siapa ini yang disebut Arga itu yang jin korin itu. Kalian tahu enggak jin korin itu apa? Jin yang menyerupai manusia. Iya, betul. Dia itu jin yang menyerupai manusia, teman-teman kita ini masih pas lingkup sekolah lah. Pas aku sekolah dulu ya. Jin korin itu yang menyerupai manusia, Guys. Jadi pas itu kalau aku sekolah itu kan masih naik bis ya, belum boleh naik motor, masih naik jalan. Jarak rumahku ke sekolah kan 7 kiloan. Lumayan lah 10 menit, 15 menit lah kalau naik bis. Habis itu aku kalau sekolah itu pasti datangnya pagi, cuy. Pagi itu aku bilang pagi itu pagi ya jam .00 ya. Jam 0.00 itu aku pasti udah berangkat dari rumah. Kan masuk sekolah biasa ya pukul. Tapi kalau jam 0.00 kurang itu sampingnya juga lama. Heeh. sampai sekolah jam .00 itu masih termasuknya gelap, belum ada orang. Tapi aku udah kebiasaan aja, aku udah kebiasaan aja kalau di situ berangkat sekolah jam segitu. Nah, pas sekolah datang pasti biasalah aku cuma naruh tas terus keluarlah cari makanlah biasa begitu. Jadi kalau aku datang sekolah itu emang enggak enggak banyak orang. Paling penjaga sekolah, ibu-ibu kantin. Nah, kan aku biasanya kalau pagi itu sarapannya di kantin. Pagi datang kantin. Oke. Tapi pas waktu itu aku enggak langsung kantin. Aku ke kamar mandi dulu. Aduh, gantengnya. Eh, siapa nih yang ngasih gift nih? Thank you, thank you Agus Buntu. Oke, habis itu selesai. Habis dari kamar mandi aku ngelihat kayak sekelebet orang udah duduk di dalam dan itu temanku. Dicek B. Iya aku kira temanku. Tapi aku kan bodo amat ya. Aku kan mau sarapan. Oh temanku udah datang gitu. Aku cuma mikir gitu doang. Habis itu ke kantin selesai. Aduh gantungnya. Aku balik ke kelasku dan duduk biasa kok dia baru datang bawa tas. Aku bilang, “Kau dari mana?” Kira kan ya dari toilet, tapi kalau toilet bawa tas berarti kan artinya kan dia baru datang. Wih, thank you Agus Buntung. Makasih. Makasih. Habis itu selesai aku tanya Dil. “Habis dari mana kau?” “Habis dari rumah lah,” kata dia. “Lah, terus yang di dalam tadi siapa, Ci?” Aku bilang sama dia lah. “Tadi aku habis apa sebelum sarapan tadi aku lihat, Kak udah datang cuk.” Tahu mana ada aku baru datang berarti itu fix itu jing aduh gantengnya mah uzi uzi kau ganti nama anjir elek tenan karaktermu lur heh kon gak usah ngomong aku parani ning Lampung eh makasih R dikasih gorengan Rens aku pernah pulang kerja lihat banaspati Bati itu yang bola api itu kan aku lah si Bang aku ada cerita horor. Boleh boleh kamu ketik aja aku tulis nanti. Aku tulis aku baca banget. Iya itu namanya jinorin guys. Mungkin kalian udah pernah nemu tapi kalian enggak sadar aja. Wujud asli admin. Iya. Bola api tapi beda bahaya. Enggak tahu sih dia bahaya atau enggak ya. Yang aku ngerti itu. Ya udah bola api aja terbang-terbang gitu. Gak difollow. Aku ada cerita, Bang. Gantengnya. Malas ceritamu. Enggak enggak nutup kayak tadi. Malas. Serius ini beneran? Kowe ngerti jin Islam sing kalau salat medeni ora? Itu mah short movie anjir. Bukan asli. Emang ada jin yang eh jin ikut ini jin ikut salat? Enggak ada taruhannya kalau banaspati. Iya kah? Banaspati itu emang nyerang manusia ya? Aku belum pernah ngerti sih. Yang aku ngerti dia cuma terbang-terbang. Gerangnya gimana ya? Enggak ngerti. Aku lagi ngejar kelinci itu jamnya kelincinya kabur ke kebun pas aku senter itu kutilanak. Oh meno cok seram banget emang kau pernah ketemu ada jin ikut salat. Iya kah? Bang kalau banti bertanda ada yang santet. Aku enggak ngerti aku enggak ngerti banyak soal banaspati. Di sana malam enggak? Di sini masih siang. Iya mukaku lupa nih. Hah? Mukaku lupa tadi sama aja. Tapi dia ganggu enggak atau cuma ikut doang? Itu sama siapa? E paling juga nak-nakutin. Aku pernah disantet, Bang. Yang bener kamu kalau ngomong anjir. Bang, aku pernah tuh pawai ober minyak api kena pundak aku terus aku lihat ada kepalanya kuyang. Terus pas udah di sana enggak ada apa-apa paling itu sampah. Ih seramnya. Mana Jin ikikut salat C kok goyang-goyang kanan kiri ya? Itu itu mah video-video doang cok. Mana ada asli tergantung tempatku ada tuyul joget aku nak tanya nih apa, Bang? Aku tiba-tiba bergerak tangannya sendiriam. Tapi kalau kalian polter sudah pernah nemu belum, Guys? Kalian tahu enggak polter itu? Enggak. Kalian tahu enggak, Guys? Ada yang tahu enggak polch itu apa? Hai, Bang. Halo, Putra. Udah barangku keangkat. Nah, itu polter itu adalah jenis jin. Enggak tahu ya itu jenisnya jin atau energi ya, enggak ngerti. Volter itu energi. Jadi dia itu ganggu kita itu cuma gerak-gerakin barang. Dia enggak bisa nyakitin kita. Mungkin bisa nyakitin kita ya kalau ngelempar barangnya ke kita. Contoh kalian lihat apa tiba-tiba barang jatuh enggak ada angin, enggak ada hujan. Nah, itu namanya polter. Tapi menurutku itu suatu energi atau jin yang paling kuat. Soalnya katanya kalau ada makhluk halus yang mau gerakin barang di sekitar kita itu dia harus punya energi yang kuat. Kalau dia enggak punya energi yang kuat, dia enggak enggak enggak bisa gerakin barang betulan barang yang di sekitar kita. Benar. Di YouTube ramai, di sini kok sepi. Enggak apa-apa. Kayak pernah pas lagi TK. Nah, energi yang suka gerakin barang. Betul. Jelek kali L bang. Buset. Aku apaah ini cerita lagi nih? Aku ganti karakter ganteng. Kalian pada pakai W ini. Aku ganti karakter ganteng ya. Sabar nih. Kalian berisik mulu dari tadi kebilang aku jelek, aku jelek, aku jelek. Nah, gua ganteng kan sekarang kan. Jangan pada berisik ya makanya ya. Warning Anda akan dibanet permanen. Hentikan bacot. Pesan khusus cocok. Enggak cocok to? Ya, ya. Wis, ya. Wis. Ahah. Gini aja deh. Adit kecilnya tolongin, Dit. Adit tolongin, Dit. Adit kedudukin juga ini. Tolong. [Musik] [Musik] Kau mau apa? Lihatlah ada di di awan. Alamak lah sudah selesai. 1,00 dari Halo Bang Someone kebalik kocak. Makasih 1000-nya baru mau joget. Udah ini aja udah selesai. Entar aku karakterku dulu ya. Nah, ini karakterku lanang ya, Rek. Bukan cewek ya. Ingat ya, karakterku lanang ya. Yang jelas kapa Bang. Udah, udah jelas, udah jelas. Jadi sofa aku belum belum nge-save avatarnya sofa. Ini cewek apa cowok cerita itu tapi dibantu pakai assisten Google, Bang. Hah? Kalau energi biasanya minimal puasa dulu. Oh. Hah? Lagilah ceritanya. Aku ada cerita siing. Sini Met. Kamu instal VR chat kan Mat? Di PC bisa. Enggak usah pakai VR di PC doang. Instal di Steam cuk. Sini cuk, masuk sini. Tak cerita apa tak persilakan buat cerita yang tadi, Bang karakternya. Oke oke oke. Yang ada bisiku tersiksa ini. Aduh. Mantap. Lihatlah ada cloud bread di awan. Oke si oke oke. Ada teman kita yang mau cerita guys. Kita tunggu dulu ya sambil nunggu teman kita. Aku bisa muter video YouTube di sini enggak sih? Bentar aku mau kan di sini ada TV guys. Ni aku coba putar video YouTube dulu ya di situ ya. Harusnya bisa sih. Aku cariin videonya dulu, Guys. Jadi kita bisa nonton bareng-bareng guys. Stream juga bisa, Bang. Ya, makanya sabar kalian. Channel horor yang suka siapa, Guys, di YouTube, Guys. Channel horor Nadia Omara. Jangan yang cerita-cerita. Aku enggak suka yang cerita-cerita. Aku putur ini aja ya, kan bahasa Inggris. Nanti aku translate ke kalian, Guys. Oke. Sini enggak sih, Bang, kameranya? Taruh sini. Sabar. Bagus enggak? Nanti aku duduk di sini. Sebelahmu. Seberangmu. Wih. Mau apa? Lihatlah. Di awan beneran. Cinta ibu joget soset kita kan punya soset sosetku. Alamak duit nih 1,200 dari Bang salto enggak bisa bang enggak karakter ini enggak bisa salto Fundi. Makasih makasih. Sabar sabar aku masukin linknya dulu ke sini bisa enggak paste. Oke. Enggak ada suara ya? Ada suara enggak? Ada. Ada. Kedengaran enggak, Guys? Sini kedengeran ya. Dengar. Oke. Kita lihat sama-sama, Guys. Ya, aku gak muncul, ya? Error apa gimana ya? Nonton di TikTok aja kalau gak muncul. Oh, anjingnya bisa ditarik, Guys. Ini bisa [Musik] tapi emang sih, Guys, kalau hewan itu lebih sensitif, Guys. [Musik] Iya, nobar. Dude, siapa tadi yang katanya mau ini? What are you saying? PJ Killer. Buat akun dulu. Buat akun dulu. Iya, hantunya. Eh, hantunya itunya ngerasa, Guys. Anjingnya ngerasa. [Musik] Should we go, Baba? You tell me when it’s time to go. I don’t know what you’re looking at, but when we need to go, you know, [Musik] kenapa? Karena beda alam, beda dimensi, harga. [Musik] Ah, copyright kan? Copyright gak masalah. Lihat gak kalian, Guys? Oh my god. Apa itu? Tuh, lihat enggak kalian? Bayangan dia tuh. aku. [Musik] Oh iya C, ada yang bisik-bisik katanya keluar, Guys. Bahasa Inggris. A guy named Chris posted this video that his mother captured during a family get together in Columbia. While his mom is taking some candidenda kita makan malam, queso panca. Buen provecho para todos. foto [Musik] ada yang lewat si apa itu sakit ternyata kamu pindah di sini Esa es la sala que es el comedor. A este lado hay una pared en unas piezas por donde no sabemos por qué se dirigido hacia allá. Y aquí es el mesón. Estaban diciendo que niño sale debajo del mesón, pero es imposible. Iya, ada anak-anak lewat tuh. Katanya enggak ada anak kecil pas waktu makan malam ini, Guys. Aduh, jangkrik keulang, Guys. Sor sor sor. es la pared piezas por no sabemos por se dirigió hacia allá y aquí es el mesón estaban diciendo que niño sale debajo del mesón pero es imposible entonces es si se miran el video es como si lo hubiera atravesado Katanya enggak ada anak kecil makan malam. Siapa itu, Guys? Btw, lihat pojok kanan bawah, Guys. Katanya, Guys. Lihat pojok kanan bawah. Loh, itu apa itu tadi? Tuh kelihatan gak kalian? [Musik] gelap ya, Guys. Cold feet. Popular Japanese and from the YouTube channel [Musik] over [Musik] katanya yang ownernya itu bun guys. Bunun nanti aku join King namamu apa? [Musik] [Musik] Terima terima. Wah, kalau horor Jepang aku gak bisa komen, Guys. Terlalu horor, Guys. Anjir, itu siapa? Cang mana? Ada yang nongol jirah kalau di Jepang mah emang musimusi tuh itu siapa jir [Musik] pas pindah posisi kepalanya hilang, Guys. Eh, ngapain tungtung? Kaget aku. Jobo are. Oke. Kamu baik-baik saja. Ada cermin. Kacain. Oke, Aisyah, makasih sudah mampir. Woi. [Musik] tamu kita ini. Sini tutup. Anjir, ada kaki. Siapa itu, Guys? Oke, kita teman kita udah masuk nih. Gimana, Mas? Halo. Halo. Halo. Nah, udah kegedean enggak? Kedengaran. Gedean enggak ini? Edison enggak kok enggak? Enggak. Enggak kegedean. Oke, jadi ini cerita asli. Saya sendiri yang mengalami. Oke. Cuk. Suaramu suaramu kalau buat podcast bagus banget anjir. Suaramu gerap serak-serak basah ngi cok. J enggak ini serius ya. Lanjut ya serius guys. Mode serius guys. Moda serius guys. Karena aku sama D bisa bercanda terus nih ya. Heeh. Nah jadi ee aku kan sekarang kuliah. Iya dulu pas aku SMP. Nah, saya nih tinggal di Lampung, Guys. Dan saya emang punya rumah di Jogja. Jadi, waktu itu saya pas SMP kelas 2 kan ada libur sekolah bertepatan dengan Lebaran kalau enggak salah itu. Iya, betul. Jadi, orang tua saya sudah berangkat menggunakan pesawat dan orang tua saya menyuruh saya menggunakan mobil. Yes. Di waktu itu terus jalan dong. Saya dari Lampung ke Jakarta. It’s oke. Is fine fanf aja. Sampailah dari Jakarta ke Bandung. H. Otomatis itu saya melewati namanya tol Cipularang. Cipularang bilang saya. I iya itu tang itu tah. Iya. Nah, jadi pas saya melewati itu saya ingat benar itu saya berangkat jam kalau enggak salah saya berangkat jam .00 jam .00 pagi subuh karena ingin sampai Bandung tuh sunrise gitu kan. Oke, paham. Dari Jakarta paham kan? Nah, jam 3an itu melewati ada lupa namanya tuh apa ya? Habis terowongan gitu. Intinya ada terowongan. He. Nah, di terowongan situ lagi ngebut ngebut ee sekitar 160 140 gitu. Heu namanya enggak ngapa-ngapain. Enggak enggak ngantuk lah. Iya. Tiba-tiba ini ada pas ngedim nih ada perempuan di tengah jalan. Jam pas di tengah jalan itu jam 3. pagi jam 3. pagi jam 0.30 lah. Iya. H pas ada perempuan itu kan kecepatan segitu otomatis mengira itu orang di tengah jalan ngapain kan. Betul. Tanpa berpikir berpikir panjang saya langsung banting kiri. kena pembatas dan mobil saya nabrak pembatas tersebut. Saya blank. Buset hitam. Damn, Bro. Dah, itu BTW berapa berapa tahun lalu? Iya, saya SMP itu berapa ya? 5 tahun lalu mungkin. 5 tahun maybe lupa, cok. Oke, oke. Iya. Ee dan itu saya bangun-bangun jam .30 gitu. itu ada polisi segala macam dan itu tol sepi enggak ada orang lewat. Benar-benar enggak ada orang lewat. Dam, Bro. Cuman saya sendiri dan polisi-polisi itu. Heh. Dan dimintai keterangan. Pas dimintai keterangan saya jelasin dong apa yang tadi saya yang saya lihat yang dan saya lakukan. Heh. Kalau ditanya luka, luka tidak ada apa-apa tapi jari saya bolong. Oke. Yang sebelah kiri. Nah, sampai sekarang masih bekas di enggak ada bekasnya. Hilang ya? Benar-benar hilang kayak gitu aja. Ini normal lagi lah. Serius ini. No fakef ini. Oke. Oke. Menarik menarik. Dan posisi mobil itu udah hancur lebur lah. Dan tapi saya di luar. Saya di luar. Gila gila gila gila. Dan itu seat belt masih kepasang. Saya pakai seat belt kebetulan tidak putus, tidak apa, tapi saya di luar. Itu anehnya. Dan saya tidak luka apa-apa. Saya jalan biasa normal apa-apa tidak apa-apa. Cuman jadi saya bolong sehari dua hari hilang. Itu aneh. Aneh banget itu. Enggak enggak enggak. Sebulan 2 bulan, sehari dua hari. Itu buang kenapa? Apa buang? Kenapa itu? Ya karena kecelakaan itu tadi. Iya karena kecelakaan itu tadi dan hidup normal seperti biasa pada orang umumnya. Dan orang tua saya tuh tidak tidak ngapa-ngapa gitu loh. Kayak ya udah oke aja. aja sih ceritanya. Gila emang emang banyak cerita emang tol itu tempat bukan cuma manusia aja ya berarti ya. Ya udah banyak sih korban di sana. Iya asli yang namanya juga jalan raya yang meninggal di situ pasti ada yang buang sesuatu di situ juga pasti ada. Iya. Intinya kan pembang itu kan pemakan tempat mereka. Oh, iya juga ya istilahnya. Oh, iya ya. Kan pasti dulunya kebun-kebun atau hutan-hutan ya pasti ya. Iya. Enggak mungkin jalan biasa. Oh ya, masuk akal. Masuk akal. Gimana guys ceritanya dari Bang Memet ini guys? Menurut kalian gimana tuh yang dari ketemu perempuan jam 3.00 Pagi di tengah jalan terus dia reflek banting setir ke pembatas kecelakaan tapi 2 hari sembuh total guys. Seru ya gila kasih itu saja lah ya. Mantap mantap. Nanti Bang Wemet kalau ada cerita lagi kasih tahu ya Bang Wet. Nanti aku aku siapin nanti tak upload nih Bang Wemet. Sini seru Bang. Iya seru ceritanya. Seram ya, Guys, ya. Tapi kita sampai sini aja dulu karena udah mau 2 jam aku streaming. Kita jumpa lagi nanti sore. Heeh. Thank you, Bang Memet sudah cerita. Iya, iya. Oke, nanti kita ketemu lagi. Makasih Grip, makasih Mang Memet. Kita udahan dulu. Bye bye guys. Bye bye. Burur ikan lele. Piye Cara ganti karakter cuk?
jan lupa follow tiktok juga www.tiktok.com/@cing.exe
donate bisa disini https://sociabuzz.com/cingboo/tribe
#vr