LIMA TENTARA INGIN MELARIKAN DIRI DARI MEDAN PERANG YANG TIDAK BERGUNA ‼️ #alurceritafilm #shorts

Tentara ini menyalakan sebatang rokok, lalu memegang rokok itu di antara jarinya dan perlahan mengulurkan tangannya keluar dari parit. Sniper musuh melihat cahaya api dari rokok itu. Sebuah peluru menembus telapak tangan sang tentara. Namun, para rekannya justru memberi selamat kepadanya. Karena sebenarnya tentara itu memang tak ingin terus berada di medan perang. Pemerintah menetapkan bahwa prajurit yang terluka dalam pertempuran boleh pulang. Maka banyak tentara yang menggunakan ini sebagai alasan untuk pensiun. Demi melukai dirinya sendiri, seorang veteran menajamkan ujung peluru dan memasukkannya ke dalam senapan. Dia mengarahkan moncong senjatanya ke telapak tangan sendiri. Sementara itu, dua tentara yang terlalu pengecut justru saling menembak telapak tangan masing-masing. Dan si veteran yang satu ini sangat nekad. Ia malah menggenggam laras senapan mesin yang masih panas dengan tangannya. Mereka semua mengira bisa pulang, tapi tim medis segera menyadari rencana mereka. Akhirnya mereka dibawa ke pengadilan militer. Lima orang itu dinyatakan sebagai pembelot dan dipaksa keluar dari parit dan ditinggalkan begitu saja di tanah tak bertuan. Prajurit pertama langsung mengangkat bendera putih dan memohon kepada tentara Jerman untuk tidak menembaknya. Tapi rekannya tak tahan melihatnya. Ia pun mengangkat senapan dan mengakhiri hidup prajurit itu dengan satu peluru. Prajurit kedua cukup pemberani. Ia menyanyikan lagu kebangsaan La Marceles di medan perang. Tapi sebuah peluru musuh langsung menjatuhkannya. Demi bertahan hidup, prajurit ketiga bahkan melemparkan granat ke pesawat tempur musuh. Tapi ia tetap tertembak dan gugur. Tentara keempat bernama Manak lebih beruntung. Setelah diusir keluar dari parit, pesawat tempur Jerman segera mendeteksinya. Manak tertembak di bagian perut. Untungnya ia ditemukan oleh sang veteran yang juga diasingkan. Veteran itu menyelamatkan manak, bahkan menggendongnya di bahu dan membawanya ke rumah sakit lapangan. Namun, musibah lain terjadi. Artileri Jerman menyerang rumah sakit. Sang veteran terkejut saat melihat sebuah peluru artileri tersangkut di atap rumah sakit. Seorang perawat tanpa sengaja mengaktifkan tombol pada balon udara hidrogen. Balon itu perlahan bergerak mendekati peluru tersebut. Semua orang panik dan berusaha melarikan diri. Di saat genting, sang veteran lari masuk ke gudang baja dan bersembunyi di balik tumpukan kain karet. Saat itu juga balon udara menyentuh peluru dan menekan pelatuknya. Detik berikutnya, gas hidrogen langsung terbakar. Ledakan besar seketika menghancurkan seluruh rumah sakit. Namun, sang veteran berhasil selamat. Manak mengalami pukulan di kepala hingga kehilangan seluruh ingatannya. Tapi ia tetap beruntung. Manakhirnya pulang ke kampung halamannya. Ia melihat tunangannya Emily menangis haru menyambutnya. Kisah ini mengajarkan bahwa kebodohan terbesar umat manusia adalah memulai sebuah perang. Yeah.

Saat Perang Dunia I, lima tentara Prancis dihukum mati karena melukai diri sendiri untuk menghindari perang, termasuk Manech, tunangan Mathilde. Mereka tidak langsung ditembak, melainkan dilempar ke zona maut antara dua parit musuh. Semua orang yakin Manech telah tewas, tapi Mathilde menolak percaya. Dengan kaki pincang dan hati keras kepala, ia mulai menyelidiki sendiri. Ia menyewa detektif, menginterogasi saksi, mengumpulkan surat dan petunjuk dari ladang peperangan yang suram. Setiap jejak yang ia temukan membuka rahasia kelam: pengkhianatan tentara, cinta yang dikhianati, dan kekejaman militer yang ditutup-tutupi. Tapi di tengah keputusasaan itu, selalu ada secercah harapan—petunjuk samar bahwa Manech mungkin masih hidup. Meski semua orang menyuruhnya berhenti, Mathilde terus melangkah, karena baginya, cinta sejati layak diperjuangkan seberapa panjang pun pertunangannya

credit: A Very Long Engagement (2004)
sutradara: Jean-Pierre Jeunet
pemeran: Audrey Tautou, Gaspard Ulliel

#alurfilm #alurceritafilm #avlf #averylongengagement #filmperang #filmdrama #filmlove #filmromantis #filmkasih #filmprancis #frenchmovie #ww1movie #warromance #jeanpierrejeunet #audreytautou #gaspardulliel #filmrecap #movieexplained #filmjadul #kaptenrecaps