Andre Taulany Ngamuk di Sidang Cerai dengan Sang Istri | Intens Investigasi | Eps 5558
Andre Taulani murka bahkan mengamuk ketika menghadiri persidangan cerai di Pengadilan Agama. Tiga Raksa Banten kemarin ia tak terima ketika pihak Erin istrinya membawa anak-anak mereka untuk dijadikan saksi di pengadilan. Erin yang juga hadir di persidangan pun sempat memberikan respon ketika ditanya terkait murkanya sang suami. Sidang yang beragenda pembuktian eksepsi atau pembuktian keberatan dari termohon dalam hal ini dari pihak istri Andre terungkap bahwa domisili Erin rupanya tidak berada di bawah yurisdiksi atau wilayah Pengadilan Agama 3 Raksa Banten. Lantas seperti apa murkan Andre Taulani di pengadilan kemarin? Seperti apa pula keterangan humas Pengadilan Agama Tiga Raksa atas aturan terkait saksi sidang perceraian? Pemirsa, bersama Intens Investigasi kami hadirkan kabar terkini, terpercaya, dan teraktual. Tetapi sebelumnya jangan lupa untuk like, subscribe, dan juga seir channel YouTube ini. [Musik] [Musik] Perceraian Andre Taulani versus dan Rien Wartia Trigina alias Erin tampak berjalan alot dan semakin sengit. Sidang perceraian Andre Taulani dan Rien Wartia Trigina alias Erin kembali digelar di Pengadilan Agama Tiga Raksa, Tangerang, Banten, Senin tanggal 4 Agustus tahun 2025 kemarin. Kedua pihak kali ini kompak hadir dalam persidangan, baik Andre Taulani maupun Erin istrinya. Namun hal yang membuat sidang menjadi tak biasa adalah lantaran kedua putra mereka juga turut dihadirkan sebagai saksi. Atas hal itu, Andre Taulani sebagai ayah yang mengetahui hal itu pun langsung protes dan tampak geram. Lantas seperti apa respon Andre Taulani mengetahui anak-anaknya menjadi saksi dalam sidang cerainya kemarin? Tunggu dulu ya, Bang ya. Mohon maaf ya karena anak-anak, Bang. Tunggu, tunggu dulu, Bang. Anak-anak, Bang. Tunggu, tunggu dulu, Bang. Masa dibawa-bawa, Mas. Sana dulu, Mas. Sana dulu, Mas. Awas tuh, tuh. Mas, boleh enggak keluar dulu? Iya, ya. Oke, oke. Izin, ya. Mohon maaf ya. Keluar dulu ya. Oke, Pak Haji. Nanti saya kasih statement. Keluar dulu aja. Haji. Makasih, Pak Haji. [Musik] Yuk. And mau berhenti katanya, Pak Haji. Benar, Pak Haji. Gimana kabar Pak Haji hari ini? Baik, alhamdulillah. Hari ini hadir ee Mbak Erin juga sudah hadir, Pak Haji. Bagaimana? Ya silakan ditanya aja. Tapi anak-anak ikut Pak Haji enggak? Anak-anak saya tolak tidak boleh ikut-ikutan dalam persoalan ini. Berarti bukan dijadikan saksi ya, Pak Haji. Tidak, tidak jadi. Awas, awas. Kenapa mungkin Pak Haji em anak-anak tidak boleh dong karena di bawah umur berarti yang membawa [Musik] di sisi Erin yang membawa anak-anak untuk dijadikan saksi di persidangan pun memberi reaksi mengejutkan ketika pengadilan menolak anak-anak dijadikan saksi sesuai aturan hukum yang ada. Lantas seperti apa respon Erin usai jalani sidang cerainya kemarin? Lalu seperti apa pula respon putra Andre Taulani dan Erin yang hendak dijadikan saksi perceraian orang tua mereka di Pengadilan Agama Tiga Raksa kemarin saat ditemui awak media usai persidangan Mbak apa anak-anak dijadikan saksi atau seperti apa Kin mana ya? Oh iya, Mbak Erin ya. Sudah ketiga kalinya bagaimana Mbak Erin menghadapinya? I makasih ya. Nanti kita kabaran lagi ya. Bayarin anak-anak jadi saksi. Bayarin. Bayarin bagaimana bayarin anak-anak support gua bayarin menemani mama hari ini? Nemanin mama hadir diminta untuk mama atau ayah janji [Musik] semangat ya untuk ini juga sih Bang. [Musik] Sementara itu, pihak humas Pengadilan Agama Tiga Raksa Banten menyebutkan bahwa secara aturan anak-anak tidak diperkenankan untuk menjadi saksi di persidangan cerai. yang diperbolehkan adalah kerabat atau anggota keluarga yang lain. Di sisi lain, gugatan cerai talak yang diajukan ke Pengadilan Agama Tiga Raksa. Banten mendapat keberatan dari Termohon. Alasannya, termohon tidak tinggal di wilayah yurisdiksi Pengadilan Agama Tiga Raksa. Padahal aturannya gugatan cerai talak diajukan di Pengadilan Agama di mana terlapor berdomisili. Eh, kita enggak tahu ya kalau masalah itu dihadirkan ke sidang itu entah ee untuk apa namanya menjadi apa, menjadi apa kami enggak tahu. Hanya dalam persidangan masuk gitu aja kan. kami mendengar tadi memang dari ketua majelis bahwasanya ee itu coba diajukan untuk saksi tapi ee berdasarkan ee aturan katanya ini untuk anak tidak diperkenankan kecuali kerabat yang memang bibi tante atau ke atas gitu kan kecuali anak nanti keberpihakannya ee menilai apa yang dibawa oleh para pihak hak baik bukti, baik saksi, baik ee apa namanya permohonan itu akan dinilai oleh majelis. Nah, sepenuhnya walaupun pimpinan tetap ketua majelis yang berhak menilai. Ini pada umumnya terkait cerai talak. Cerai talak itu harus dimintakan kepada tempat di mana termohon tunggal atau domisili senjatanya. ee tidak bisa dibuat-buat seolah-olah ada di sini. Humas Pengadilan Agama 3 Raksa Banten lalu menjelaskan agenda sidang cerai Andre Taulani versus Erin yang digelar kemarin. Dijelaskan Muhammad Salahuddin selaku juru bicara Pengadilan Agama 3 Raksa bahwa agenda sidang cerai kemarin adalah pembuktian eksepsi atau pembuktian atas keberatan dari termohon karena termohon disebut tidak tinggal di wilayah yurisdiksi Pengadilan Agama Tiga Raksa. Sehingga termohon pun mengajukan keberatan atau eksepsi tangkisan. Dan kemarin tahapan pembuktian atas eksepsi tangkisan termohon. Seperti inilah penjelasan humas pengadilan agama tiga raksaben kemarin. Kalau tadi AT-nya hadir, kalau ini kuasa hukumnya saja. Terus agendanya masih pembuktian eksepsi. Jadi karena ada tangkisan bahwasanya ee termohon tidak tinggal di wilayah yurisdiksi Pengadilan Agama Tiga Raksa. tidak tinggalnya itu maksudnya siapa dan termohonnya termohonnya tidak tinggal di di wilayah yurisdiksi pengadilan agama tiga raksa. Jadi termohon mengajukan keberatan atau eksepsi tangkisan nanti dipertimbangkan oleh majelis itu kan majelis yang menilai bahwasanya apa yang diajukan oleh pihak termohon majelislah yang menilai. Kita hanya mendengar bahwa hari ini agendanya pembuktian untuk eksepsi untuk tanggal seminggu berikutnya ya. Ah, itu masih pembuktian eksepsi karena tadi apa namanya? ada sesuatu mungkin karena apa namanya majelis menganggap bahwa itu belum pas maka pembuktian lagi dilanjutkannya untuk eksepsinya ya mengejutkan Andre Taulani tampak kesal ketika anaknya dijadikan saksi percerainya dengan sang istri di Pengadilan Agama. Lantas seperti apa pula alasan Andre Taulani memutuskan bercerai dengan Erin istrinya? Kebahagiaan kini tengah dirasakan oleh redaksi Intens Investigasi karena tepat pada hari ini intens Investigasi berulang tahun yang keenam. Saksikan terus Intens Investigasi dan pastikan jangan lupa untuk like, subscribe, share, dan juga komen. Terima kasih kepada semua subscribers atas dukungannya selama 6 tahun ini. Ho, Hotman Faris mengucapkan selamat ulang tahun. Selamat ulang tahun. Selamat ulang tahun. Selamat ulang tahun. Selamat ulang tahun untuk intens Selamat ulang tahun untuk intens yang keenam. Semoga bisa terus memberitakan berita-berita yang benar, memberikan informasi yang akurat, dan bisa memberikan kedamaian ya selalu semakin jaya. God bless you. Semoga sukses intens. Selamat untuk intens investigasi karena sudah mencapai 3 juta subscribers di YouTube. Sukses selalu dan [Musik] perjalanan panjang proses perceraian Andre Taulani dan Erin bergulir di Pengadilan Agama. Sebelumnya, Andre Taulani telah menjelaskan bahwa keputusannya untuk bercerai dengan Erin tidak diambil secara mendadak. Sebelum melayangkan gugatan ke pengadilan agama, diakui Andre, ia dan istri sudah melalui proses berdiskusi yang panjang lebar. Namun, hasil diskusi keduanya sampai pada keputusan bahwa berpisah adalah jalan yang terbaik untuk mereka berdua. Ya, ini mungkin yang terbaik ya, karena keputusan kan tidak diambil secara mendadak. Tentu sudah dipikirkan matang-matang dan tentu juga sudah mengalami proses yang namanya ee saling apa namanya ee berdiskusi. Jadi, semua sudah dilewati sehingga ada keputusan seperti ini. Itu adalah keputusan yang terbaik untuk kami berdua. Andre Taulani juga mengungkap bahwa keputusan untuk bercerai sudah dipertimbangkan secara matang bersama Erin sang istri. Diakui Andre bahwa keduanya telah berusaha keras untuk membenah dan mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam rumah tangga mereka. Sayangnya, Andre tidak mengungkap masalah apa gerangan yang dialami dalam rumah tangganya selama ini dengan Erin yang sulit untuk dipecahkan. Namun pada akhirnya mereka tetap memutuskan untuk berpisah sebagai keputusan yang terbaik bagi keduanya. Sebenarnya pertimbangan sudah cukup lama, tapi memang ee kami kan berusaha untuk namanya bidok rumah tangga ketika ada sebuah permasalahan pastikan mencoba untuk memperbaiki gitu ya. Dan kami pun juga sudah melakukan itu semua. Tapi memang pada akhirnya kami harus berpisah. Itu sudah menjadi keputusan yang terbaik untuk kita. [Musik] Mengejutkan, Andre Taulani ungkap alasan bercerai dengan istrinya. Lantas seperti apa telisik psikolog Bunda Romi melihat penyebab perceraian rumah tangga? Ho, Hotman Faris mengucapkan selamat ulang tahun dan selamat ulang tahun. Selamat ulang tahun, selamat ulang tahun. Selamat ulang tahun untuk intens selamat ulang tahun untuk intens yang keenam. Semoga bisa terus memberitakan berita-berita yang benar, memberikan informasi yang akurat, dan bisa memberikan kedamaian ya. Selalu semakin jet. God bless you. Semoga sukses intens. [Musik] [Musik] Psikolog Ros Mini Agus Salim alias Bunda Romi melihat kemungkinan psikologis alasan pasangan suami istri bisa bercerai. Menurutnya, suatu pernikahan dari dua insan yang lawan jenis akan mengalami kejutan demi kejutan. Ia mengibaratkan kehidupan pasangan suami istri seperti membuka paket di mana pasangan suami istri akan mengalami kejutan demi kejutan setiap kali berhasil membuka bungkus paket. Kejutan itu terjadi karena adanya perubahan demi perubahan. Perubahan-perubahan itu bisa berdampak pada timbulnya perbedaan antara dua insan. Menurut Bunda Romi, dalam menyikapi perubahan itu, dua insan perlu saling beradaptasi agar menemukan jalan tengah. Jika tidak ditemukan jalan tengah, karena salah satu atau kedua insan sama-sama lebih kuat pada egonya masing-masing, maka masalah akan muncul. Masalah itu bisa saja berupa timbulnya kemarahan atau yang lebih parah adalah keduanya memilih jalan sendiri-sendiri. Jika dalam kondisi ini salah satu pihak tidak mau mengalah, maka perceraian akan semakin dekat terjadi. Kalau menikah itu sebetulnya kayak dapat paket. Saya selalu bilang setiap kali dibuka bungkus pertama ada kejutan, kedua bungkusnya ada kecut. Jadi bungkus ee apa namanya? Bungkusan yang banyak sekali apa namanya sampulnya atau ee luarannya gitu ya. sehingga dibuka satu kali kejutan-kejutan. Nah, di dalam perkawinan itu dari tiap tahun itu pasti ada perubahan dari masing-masing pihak. Apa yang ee dikatakan perubahan? Yaitu misalnya gini, tadinya sama-sama kuliah, sama-sama meniti karir, masih sama-sama punya impian yang sama, punya rumah untuk membesarkan anak dan sebagainya sampai satu titik nanti satu mungkin lebih melaju lebih tinggi, satunya mungkin tidak. Nah, ini kalau yang satu tidak menarik yang satunya lagi, maka kemungkinan perbedaan akan makin besar. Yang pasti di dalam suatu perkawinan adalah adanya perubahan baik dari si istri maupun si suami. Pertanyaannya adalah bagaimana kedua belah pihak menyikapi perubahan itu? Yang harus dilakukan adalah mencari jalan tengah sebetulnya untuk kemudian yang si istri beradaptasi dengan yang perubahan si suami, si suami beradaptasi dengan si istri. Enggak boleh ada yang merasa bahwa saya lebih dari kamu. Jadi, kamu yang harus ikut saya. Enggak boleh. Karena apa? Sama-sama membina rumah tangganya. Nah, yang kadang-kadang orang tidak pahami adalah perubahan-perubahan ini. Sehingga kalaupun berapa puluh tahun, ada juga yang sudah sampai 50 tahun juga ada yang mau bercerai. Ada. Kenapa? ya, karena mungkin itu enggak pernah dibicarakan secara tuntas dan tidak ada orang yang saling mau beradaptasi dengan perubahan-perubahan itu. Sehingga akhirnya pada satu titik perubahannya makin tajam dan kemudian perbedaannya juga makin tajam sehingga akhirnya yang satu merasa sudahlah selesai gitu. Saya enggak tahu ya kalau ee kompleks atau tidaknya. Ada mungkin yang lebih e umur perkawinannya lebih singkat, lebih pendek misalnya baru saja berapa tahun bisa saja lebih kompleks dari itu. Tetapi ini kan mungkin sesuatu yang sama-sama tidak pernah mau diselesaikan. Biasanya gini, orang kalau ada kendala, masalah, konflik atau apa, ee berantem terus kemudian ya udahlah udah enggak usah diomongin, udah beres aja deh, nanti ketemu lagi. Tapi kalau orang yang belajar dari permasalahan itu, dia akan menganalisis, menganalisa apa sih yang membuat ini kita ribut terus gitu. Ke mana yang kamu inginkan? Saya maunya ini, kamu maunya apa? Lalu gimana caranya kita kemudian bisa mencari titik tengah dari ini semua? Kalau dua-duanya udah enggak mau kemudian berkorban, tidak mau berupaya untuk berubah, ya enggak mungkin ya. Mungkin sekarang ini ada titik di mana salah satu udah merasa kalau keradan psikologis sih saya enggak tahu ya, saya juga enggak ngelihat, tidak mengikuti ya. Jadi apakah mereka marah-marah? Apakah mereka dalam keadaan stres atau apa, kita enggak tahu. Tapi bahwa pada tahapan ini kemudian satu sudah menyerah, kemudian satunya aduh udah nyerah deh yang udah yang satunya mungkin udah kita selesaikan aja gitu. Karena di dalam pernikahan tuh kan dua-duanya ada egonya masing-masing. Dan kalau mereka tidak mau mengalah salah satu dan salah duanya akan berdampak seperti ini. Ya, pasti saya bilang kalau dalam perceraian yang paling tidak menyaman, yang paling dirugikan itu anak. Dia tidak minta dilahirkan, dia juga tidak minta orang tuanya bercerai. Pada saat orang tuanya bercerai, mereka diperebutkan seperti barang. Itu yang enggak boleh. dia tepat tetap aja manusia yang bisa kemudian harusnya menentukan maunya apa. Saya mau ikut Mama tapi juga ikut Papa. Jadi mungkin harus diberikan kemungkinan untuk hal tersebut. Karena kalau tidak ini bisa menjadi sesuatu yang apa ya namanya untuk anak juga tambah. sudah dia harus melihat situasi yang tidak nyaman ini. Ditambah dia kemudian harus kemudian pada waktu di ibu mendengar omelan ibu tentang ayah yang enggak oke. Di ayah dia dengerin tentang bagaimana ibu yang tidak oke. Dan di tempat yang satu dia harus menutupi apa yang dikatakan oleh ee ayahnya. Yang di tempat si ayah dia harus menutupi apa yang dikatakan ibunya. Jadi kita secara enggak langsung si orang tua ini mengajarkan berbohong. Jadi bagi anak tuh jadi bebannya lebih berat lagi. Jangan nambah beban itu. Makanya harusnya beri kasih anak kesempatan untuk dia maunya bagaimana. Ada adaptasi dan komunikasi itu ilmunya. Jadi kalau adaptasi adalah perubahan itu pasti ada. Pasti ada di semua rumah tangga. Tadinya sama-sama susah, sekarang satu sudah bisa membuat sesuatu yang luar biasa. Pasti ada perubahan. Dua-duanya berubah. Kesibukannya, minatnya, dan sebagainya. Nah, yang ngelakonin, yang melakukan kehidupan itu harus kemudian mengadjust bagaimana bisa beradaptasi dengan situasi perubahan itu dari keduanya gitu. Pemirsa Intense Investigasi, jangan lupa saksikan terus Intense Investigasi dan pastikan jangan lupa untuk like, subscribe, share, dan juga komen. Tim redaksi Intens Investigasi juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua subscribers hingga kanal Intens Investigasi kini sudah mencapai usia 6 tahun. Ho, Hotman Faris mengucapkan selamat ulang tahun dan selamat ulang tahun. Selamat ulang tahun, selamat ulang tahun. Selamat ulang tahun untuk intens selamat ulang tahun untuk intens yang keenam. Semoga bisa terus memberitakan berita-berita yang benar, memberikan informasi yang akurat, dan bisa memberikan kedamaian ya selalu semakin jet. God bless you. Semoga sukses intens. [Musik]
For Business Inquiries/Endorsement contact : idm.indigo@gmail.com
Intens Investigasi, tayang setiap hari Senin – Sabtu pukul 11.00, 15.00, dan 19.00 WIB
Andre Taulany murka bahkan mengamuk ketika menghadiri persidangan cerai di Pengadilan Agama Tiga Raksa, Banten, kemarin, Senin (4/8/2025). Ia tak terima ketika pihak Erin, isterinya, membawa anak-anak mereka untuk dijadikan sebagai saksi di pengadilan. Erin yang juga hadir di persidangan pun sempat memberikan respon ketika ditanya terkait murkanya sang suami. Sidang yang beragenda pembuktian eksepsi atau pembuktian keberatan dari termohon dalam hal ini dari pihak isteri Andre yaitu Erin.
Terungkap bahwa domisili Erin rupanya tidak berada di bawah yurisdiksi atau wilayah Pengadilan Agama Tiga Raksa. Banten. Lantas, seperti apa murkanya Andre Taulanu di pengadilan kemarin? Seperti apa tanggapan Erin atas murkanya Andre Taulani? Seperti apa pula keterangan Humas Pengadilan Agama Tiga Raksa atas aturan terkait saksi sidang perceraian?
Saksikan semua di Intens Investigasi!
Jangan lupa Subscribe, Like, Share, dan Comment
Instagram : https://www.instagram.com/intensindigo/
Facebook : https://www.facebook.com/intensinvestigasi/
Tiktok : https://www.tiktok.com/@intensinvestigasi
#andretaulany #cerai