MOMON & ATUN MASUK KE DUNIA MINECRAFT TAPI SEMUANYA LEGO feat @BANGJBLOX
Man, Mon. Apa sih ini Atun? Orang lagi asik-asyik nonton dipanggil mulu. Haduh. Iya iya kenapa Tun? Ayo turun sini dulu. Kamu lihat sesuatu yang aneh tiba-tiba ada di sini. Mon. Ay. Iya. I ya. Bentar bentar bentar. Benda-benda merah itu apa, ya? Momon juga kepo nih, Tun. Kamu bangun apa tuh di sini Tun? Aku enggak bangun, Mon. Tiba-tiba nongol. Di sini ada tombol-tombolan. Kalau kita pencet emang kenapa, Tun? Ya, kalau aku tahu gak panggil kamu Kalepis deh. Iya juga ya. Mm. Guys, kalian penasaran enggak apa yang akan terjadi kalau kita memencet tombol ini? Ya, coba ya kita pencet, Guys. 1 2 3. Woi. Loh. Eh, Tun lah. Loh, kenapa jadi begini? Jadi kayak lego. Eh, loh, dunia kita kenapa jadi begini? Eh, Mon. Ah, masa sih, Guys? Kita berubah jadi Lego. Ya ampun, Tun. Itu tombol yang membuat kita berubah menjadi dunia lego, Tun. Oh no. Tapi keren loh. Momon suka lihat, Tun. Lumayan sih, Mom. Oke, kita tambah gendut. Baguslah. Iya. Eh, iya loh, Guys. Kita tambah gendut. Oh, enggak mau, enggak mau. Momon enggak mau terus-terusan jadi lego. Soalnya Momon jadi gendut di sini, Teman-teman. Sepertinya kita harus kembali jadi Minecraft yang biasa nih, Teman-teman. Supaya kita enggak gentut-gentut lagi. Gimana ya caranya supaya kita bisa berubah menjadi Minecraft biasa? Waduh, gimana caranya ya kita kembali ke Minecraft kita yang biasa? Mama enggak mau yang lego-leego, Guys. Jadi gentut nih. Hah? Tuh, tuh, tuh, ada notifikasi. Untuk kembali menjadi Minecraft biasa, kita harus selesaikan lima quest. Eh, gampang. Asik, asik, asik. Ayo, ayo kita selesaikan lima quest kues. Ku pertama itu apa sih? Ada bentuk seperti villager. Hmm, mungkin kita disuruh untuk pergi ke tempat villager, Tun. Ayo, ayo kita ke villager. Halo, Pak. I. Apa yang bisa kita bantu di quest ini, Guys? Guys, lihat tuh ada villager yang sedang nangis-nangis. A, Pak, pak, kenapa Bapak sedih? Ada yang bisa kita bantu, Pak? [Musik] Ya ampun, tanamannya rusak nih, Teman-teman. Sepertinya kita harus membantu villager ini. Itu ku-nya. Ayo, Tun. Kita bantu, Tun. Oh, kekeringan nih. Ayo, ayo, ayo, kita ambil cangkul dulu, Guys. Gali. Enggak, kamu gali. Taruh air. Sebentar aku harus ambil air dulu kalau kayak gitu, Tun. Kita ambil air dulu nih. Ayo. Di mana ya air ya? Di sini ada enggak? Oh, di sini ada air, Guys. Kita ambil air yang ada di sini aja, Guys. Wah, lihat keren ya. Keren ya. Sebenarnya Lego ini keren banget, Guys. Tapi Ma jadi kelihatan gendut. Enggak apa-apa, Guys. Kita akan berpetualangan dulu di tempat lego-lego ini, Guys. Untuk sementara eh sebentar kita ambil dua air aja, ya. Oke, Tun. Aku sudah ambil air. Lihat, Guys. Bakai airnya juga unyu-unyu. Wah, asik asik. Oke, nah itu lubangnya. Mari kita ambil shofel. Kita lihat shofelnya. Ih, guys. Lihat shofelnya juga unyu, Guys. Oke, kita gali. Setelah itu kita kasih air supaya dia jadi subur. Nah, udah asik-asik. Setelah itu kita kasih apa ya, Tun? Di sini ya, Tun? Kasih ini. Enggak bisa loh. Aku kasih wit. Enggak bisa tuh. Enggak bisa kah? Mungkin kamu belum cangkul kali, Tun. Udah cangkul itu. Bisa noh. Eh, bisa lu bisa noh. Bisa ini. Wih, wei, ini atuh nih. Kerjanya enggak ikhlas nih kayaknya. Eh, ada yang enggak bisa. Iya kan? Ada yang enggak bisa kan? Iya, ada yang enggak bisa loh. Mungkin harus tanaman yang lain tuh. Nih kita kasih potato. Oke, di sini, di sini, di sini. Setelah itu kita kasih kot-kerot, Guys. Oh, iya loh. Ada yang enggak bisa, Tun Noh. Iya. Oh, iya, Guys. Ada bagian yang memang enggak bisa lagi. Ya sudahlah, yang penting ada nih, Teman-teman. Oke, ayo bertumbulah. Kita coba lihat kalau versi lego-lego tumbuhannya bakal gimana. Apa jujur aja, Mon ya, di sini itu mau apapun cuma beda warna. selebihnya ini. Ini wortle ya, ini ya. Cuma beda warna doang sih. Belum tun ini kan belum tun masih kecil-kecil ya. Coba ya kita kasih bone meal guys. Sop. Nah. Oh iya loh. Iya kan masih ada loh. No no no. Oh tapi dia bentuknya begini tun. Semuanya sama. Semuanya sama sih. Lihat tuh guys. Ya ampun. Dan kalau er di bawahnya ada orang-oreng. Wah, lucu-lucu, Guys. Coba ya, kita panen. Hup. Nah, baru jadi karot seperti biasa nih, Teman-teman. Nyom nyom nyom. Ada yang minta tolong. Siapa tuh? Eh, iya, Pak. Ada yang bisa kita bantu, Pak? [Musik] Ya ampun, Tun. Ternyata keluarganya itu diculik sama orang jahat. Kita sebagai pahlawan kesiangan akan membantu keluarganya. Tenang, Pak. Kita akan bantu keluarga Bapak, Pak. Di gunung yang mana nih, Pak? Oh, siap-siap, Pak. Ayo, ayo, Tun. Kita harus ikut Bapak ini untuk menolong keluarganya, Tun. Ayo. Oke, siap. Let’s go. Let’s go. Let’s go, Tun. Aku capek banget nih, Tun. Aduh. Ayo, ayo. Aduh, aduh, aduh. Iya, Pak. Iya, Pak. Bentar, Pak. Hah. Hh. Oh, di sini ya? [Musik] Y. Tenang, Pak. Kita akan selamati anak Bapak di sini. Aku sudah menyiapkan senjata pamungkas. W c dan jangan lupa kita harus pakai armor-armornya juga, Guys. Seng seng seng seng seng. W anh. Armornya aneh sih, Tun. Kenapa armornya malah kayak gini? Di leher pula. Tapi tidak apa-apa. Yang penting badan kita terlindungi, Guys. Asyap wayaw-wayu. Saatnya kita akan menerobros ke dalam, Pak. Tenang, Pak. Hots. Oke, ayo sini. Oke, Tun, kau udah siap kan, Tun? Udah, udah, udah. Mari kita buka. Oh, sarang villager. Pang pang cek cek cek. Gak bisa meninggo-meninggoi mereka. Iya, tuh, mereka kuat banget. Oke, udah satu banget, Mon. W set, set, set, set, set. Wah, barat kamu sih udah dipenuhi sama acer apa? Panah, mon. Oh, iya loh, Guys. Lihat tuh. Oke, let’s go. Oke, sisakan tut. Ya ampun. Ya ampun, kau ngemeng terakhir. Eh, tunggu tunggu. Keluarganya mana? Kok enggak ada villager di sini? Enggak ada keluarganya. Apa kita kena tipu, Mon? Iya, nih. Aneh banget. Coba coba kita tanyain. Eh, Pak, Pak, Pak. Itu keluarga Bapak enggak ada di situ. Kita udah bertarung mati-matian tuh di situ. Lihat kamu harus ke rumah sakit dulu kali, Ma. Sebelumnya kayaknya ya, Tun. Aku butuh rumah sakit nih. [Musik] Iya, itu penjahat, Guys. Ternyata. Uh, witch yang menyamar, ya. Oh, ternyata eh kamu yang menjebak kita. Eh, rasakan nih. Huh. Ayo. Ampun. Dia dia melemparkan racun tun cat cepat cepat kita sayang. Aduh, aduh aduh aduh. Ternyata dia adalah penyihir yang menyambar jadi villager untuk masuk ke dalam jebakannya guys. Ya ampun, untung aja kita hebat ya, Tun. Bisa melawan mereka semua. H. Ya udah, berarti sekarang udah selesai. Lihat tuh quest pertama kita udah selesai, Guys. Asik asik. Ye ye ye. Sekarang kita tinggal melakukan quest ku yang kedua. Di ku kedua ini ada gambar gasli. Kalau kita lihat-lihat itu bukannya Happy Guys ya, Tun? Eh, di mana? Itu di quest kita. Di pojok situ, Tun. Oh, oh iya loh. Benar. Happy Guys, teman-tem disuruh untuk menyelamatkan lima Happy Gest. Nah, berarti guys kita harus membuat portal dulu di sini. Oke, Guys. Langsung saja kita buat portal-portalnya di sini guys. Kita ambil flint and steel dan obsidian dan kita akan buat portalnya di samping supermarket. 1 2 3. Oke, sudah. Mari kita aktifkan dengan menggunakan flint and steel, Guys. Tang. W. Ayo, Tun. Masuk ke dalam, Tun. Naknya merah-merah, Tun. Wow. Baiklah, Tun. Di sini kita harus cari si Happy, Guys. Tun, ayo, ayo, ayo. Kita langsung naik ke atas. Hati-hati tuh, di sini banyak sekali musuh-musuh, Guys. Oh, tuh tuh tuh tuh. Wuh, ada piglin. Hai Piglin. Ayo, ayo, ayo, ayo. Oh, dia mau ke mari. Aku kabur dulu. Hehe. Wah, kita sudah menemukan happy guest-nya, Guys, di situ. Tapi sayang sekali lagi dijaga sama itu monster gas ini. Ayo, Tun. Kita langsung bawa Happy Guys itu pulang ke tempat kita. Itu adalah tempat paling aman. Ayo kita jalan. Hati-hati, Guys. Hati-hati. Hati-hati. Ambil dulu pedang kita. Gasli, ayo sini. Sini ikut aku, ya. Ayo, sini tulang, pulang. W. Ya ampun. Pukul pukul pukul pukul. Rasakan nih. Sini kau. Oke lagi. Ah kena gak kena. Oke. Oke. Tang. Ya ampun gak kena tun. W. Oh kau pikir aku siapa? Black ball ini. Black ball. Wah kena dia guys. Goy. Nice. Nice. Pokoknya kita bawa pulang dulu tun yang ini. Ayo ayo kita bawa pulang dulu. Satu dua. Ada lagi enggak? Oh iya ada lagi guys. Oke tiga empat di tempat kamu ada satu kan Tun? Yap betul sekali. Oke bolehlah sekarang kita tinggal pulang dan menghidupkan Gle in guys supaya quest kita selesai. Let’s go. Can kita sudah beli. Wuhuy. Saatnya sekarang kita ke tempat air-air tun untuk menghidupkan dia. Uh di aku. Betul sekali. Rumah kamu kan ada kolam renang. Jadi kita taruh di sini aja. Itu dong. Dua tig empat lima. Oke, lihat. Asik-asik lucu-lucu, guys. Ayo, ayo cepat besar ya. Ini mama nungguin lagi. Ih, ini kan anak-anakku tuh. Nih apa sih, Wi? Lihat tuh. Kok udah mulai gede-gede, Guys. C c asik lihat mereka jadi unyu unyu. Halo, Gesle. Wah, kaw t sebentar Momo juga mau tun kasih itu dong. Kasih lead ke aku dong satu tun. Gak bisa keluar mau harus kasih dia keluar. Keluar keluar keluar. Ayo, ayo keluar. Ini kolam atur kekecilan, Teman-teman. Makanya enggak bisa. Tuh, tuh, tuh, tuh. Bentar, aku, aku keluarin lagi semuanya. Tuh, lucu banget el. Ayo, ayo keluar. Dia mau masih mau main air. Ah, itu coba. Oh, nih. Ambillah ini nih. Oke, kita ambil yang ini. Ini menyendiri. Ih, kasihan dia dikucilin sama teman-temannya. Ayo sini berteman sama yang lain. Wuh asik lihat guys glyya unyu-unyu guys. Eh ada yang minta tolong. Siapa itu? Ya ampun. Wahong. W ampun. Ya ampun. Mereka mau balas dendam guys. Dan sekarang mereka jahat-jahat. Sini kamu. C. Oke oke oke. Tenang tenang tenang. Ya ampun ditembak-tembakinnya. Jahat kamu. Ah villager pergi pergi. Baiklah. Apakah ada lagi? Ya ampun, lihat teman-teman, kota mereka jadi rusak. Rumah-rumah mereka jadi hancur di sini teman-teman. Oke, apakah ada lagi? Tun, Tun, Tun. Ayo, ayo Tun kita bantu. Ya ampun, kita dikeroyok, Tun. Ya ampun. Rasakan, rasakan nih. Rasakan nih. W, Pakcat biar kritikal dua kali doang langsung langsung meningko dia. Oke, oke, pakai loncat, guys. Tam, Tam, Tam, Tam. Apakah ada lagi, Tun? Uh, ya ampun, gak ada lagi kayaknya, Mon. Kita berhasil menyelamatkan villager bersama anaknya di sini, Guys. Ya ampun, adik kecil hati-hati ya. Jangan keluar rumah dulu. Tempat ini masih berbahaya. Kita coba lihat mereka hancur, Mon. Iya, Tun. Kayaknya kita harus memperbaiki rumah mereka di sini, Tun. Kita akan coba cek dulu apakah ada villager yang bersembunyi di daerah sini lagi kah? Kayaknya udah aman enggak sih? Udah aman, Tun. Udah aman. Udah aman. Oh, ada satu lagi ini di sini, Mon. Di mana? Di mana? Depan aku. Di mana? Oh, ya ampun. Ada itu kejar kejar. Oh, dia mau sembunyi. Mau sembunyi. Rasakan nih. Rasakan nih. Wah, jurus loncatan mau tahannya harus ada bintang-bintang udah kena loh. Wah, kita berhasil guys. Baiklah. Dan untuk quest selanjutnya di sini kita uh kita udah menyelesaikan sisa quest ku empat tun. Kita harus memperbaiki rumah mereka. Oke, baiklah kita perbaiki dulu rumah mereka semua. Mari kita padamkan api-apinya, Guys. Sudah. Setelah itu kita perbaiki bagian yang bolong-bolong ini nih, Teman-teman. Nah, kayak gini. Ayo, Tun, Tun. Ayo, cepat-cepat padamkan sebelum apinya menjalar. Kayaknya udah hampir semua, Tun. Nah, ini kita tutup dulu atok-atok yang sudah bolong-bolong, Guys. Sap. Ah, akhirnya kita sudah memperbaiki semua rumah yang ada di villager ini. W kita yang keempat sudah selesai, Tun. Sekarang lapar nih. Kita makan dulu yuk. Kita pulang makan dulu yuk. Boleh boleh boleh. Ayo ayo ayo guys kita pulang makan dulu. Kira-kira aku tadi ada masak apa ya di rumah? Coba kita cek dulu. Uh ada ikan, Tuy. W dan kata rotinya jadi begini. Iya rotinya jadi terlihat sangat lezat. Kita makan roti. Ny ny [Musik] terus kita makan ikannya, Tun. Makan ikan juga, Tun. protein nih. Ayo, ayo kita coba lihat ya rumah kita kalau dalam bentuk rego itu kayak mana tuh? Rumahku jadi asyik bener tapi ketinggian kepala Momon. Lihat asik banget. Kamar aku di mana ya? Kamar aku coba ya. Ini kamar mandinya. Kalau kamar tidur kita lihat. Wah, jadi koji banget. Keren-keren lah atuh. Asik bener ya. Lihat tuh. Wih, kerenkeren, Guys. Kalian kasih nilai berapa ini untuk rumah Momon versi Legonya, Guys? Wih, keren ya. Eh, Tun, aku penasaran nih dengan rumah kamu. Kita coba lihat yuk. Ayo, ayo, ayo, ayo, Mon. Nah, kita mulai langsung dari kamarnya. Wah, kamarnya keren, Tun. Wih, kamar kamu keren juga ternyata. Oke, kita coba turun ke bawah. Asik, asik, asik. Ternyata kalau versi Lego lebih keren daripada aslinya. Tapi enggak mau. Ah, Momon jadi gendut. Kes kelima tiba-tiba muncul. Di sini kita disuruh untuk menghajar si Ender Dragon. Serius? Tidak, Guys. Kita disuruh untuk membasmi Ender Dragon, Guys. Mau gak mau kita memang harus membasminya untuk kembali ke dunia kita yang awal guys. Baiklah, ayo. Ayo, Tun. Kita akan cari portal Ender Dragon, Tun. Let’s go. [Tepuk tangan] Ayo, ayo. Coba kita lihat di mana ya portalnya. Oh, ini, Tun. Oh, ini serang serang. Iya, iya, iya. Ayo, hancurkan hancurkan. Oke, baiklah kita sudah menemukan portalnya ya. Mari kita masuk ke dunia Ender Dragon, Guys. Momen sih penasaran. Mari kita taruh dulu semuanya. Tang tang tang W dunia lego. Gimana ya kalau Ender Dragon? Ayo. Wet, kita udah di dalam. Wah, keren sekali ya, Tun. Mari kita naik ke atas. I, kita harus ke atas, T. W. Wuh, lihat tuh, Guys. W keren. Mana nih Ender Dragon-nya, Tun? Kita harus cari Ender Dragon-nya. Kita serang dia. Itu tuh, tuh, tuh. Lagi terbang, Tun. Wah, iya bentuknya emang Lego. Enggak tahu, Tun. Dia enggak dekat sama kita jadi aku enggak bisa lihat, Tun. W tuh tuh, tuh di belakang lego kah? Oh, tuh tuh tuh tuh tuh tuh tuh itu, Tun. W bentuknya lego tuh. Lihat tuh. Oh iya bentunya lego ya. Iya kan enggak bisa kau hancurkan dia Tun. Oke Tun. Ayo Tun kita hancurkan dulu. Mari kita naik ke atas guys. Toing toing toing toing toing toing toing. Salamon. Iya iya iya. Wow wow wow wow wow. Hati-hati guys. Ada naga. Wow udah sampai guys. Mari kita hancurkan. Bu itu bisa meledak Mon. Ya ampun tenang saja damage-nya kecil tuh. Enggak gitu gede. Wah, itu tuh tuh, Guys, naganya. Oke, satu lagi di sana, Guys. Kita langsung tembak dari sini. Oke, sudah berhasil tun. Oke, Guys. Aku akan menghancurkan yang bagian situ, Guys. Oke, Tun aku sudah di sini. Mari kita hancurkan yang di sini, Tang. Guys, sisa yang di situ, Guys. Mari kita ke sana lagi. Oke, sisa yang terakhir. Tang. Nice, nice. Mari kita hancurkan dia sekarang juga, Tun. Oke, aku tunggu dia turun deh. Momen tembak-tembak gak gitu pintar, Guys. Coba, ya. Tang. Nah, kan gak kena Tun. Gak jago kita tembak-tembak Tun. Oke, udah turun guys. Mari kita hajar. Tang tang hajar hajar. Tuh tu tu tuh. Oke, Guys. Dia sudah mau meninggo toeng toing toing to. Berhasil. Lihat. Wuh keren. L. Apakah kita udah balik, Guys? Eh, tunggu, tunggu. Kita coba lihat. Eh, Otun. Eh, Tun, tubuh kita belum balik nih. Kamu lihat, Tun, masih ligu-ligu ini. Ya sudahlah, terimalah nasib Mon. Ya ampun guys, sepertinya kita gak bisa kebalik jadi Minecraft biasa lagi nih, Teman-teman. Mau enggak mau, Momon harus beneran diet nih. Yah, ya sudahlah. Mau gimana lagi, Tun? Ayo, Tun. Turun, turun, turun. Andai saja kita enggak menekan tombol itu, maka semuanya enggak akan seperti ini akan guys. Aku nyesal nih. Kenapa harus begini? Heh. Oh no. Ini apa ini, Tun? Wah, ini bukannya yang awal-awal itu, Mon? Iya, ini redstone yang di awal, Tun. Akhirnya redstone-nya muncul kembali, Guys. Karena kita sudah menyelesaikan quest-nya kali ini. Baiklah, mari kita pulang sekarang juga. Kita tekan, Tun. Satu yo. Let’s go. 2 t. Tun, Tun, kamu sudah kembali jadi biasa, Tun. Dan Oh, iya benar. Wow, Guys. Kita sudah kembali jadi biasa ini. Asik, asik. Wah, Guys. Petualangan kali ini sih seru banget ya. Ternyata jadi Lego di dunia Minecraft itu seru banget, Guys. Baiklah, jika Teman-teman suka dengan videonya, jangan lupa dikasih like, share, dan subscribe. Dadah, Teman-teman. Ev.
kepoin channel ini ya teman teman dan jangan lupa di like dan subrekkk
[ BANGJBLOX channel ]
https://www.youtube.com/channel/UClfw7Mx0Vmh4hDAT0STSohw
IKUTI JUGA :
▶TikTok : https://www.tiktok.com/@momonwayau
▶Email : minigaming1233@gmail.com
▶Instagram : https://www.instagram.com/moo_chanzz/
▶Roblox : https://www.roblox.com/groups/10331062/MOO-Team-Family#!/about
▶Discord : https://discord.gg/Pc9Hw76n7X
#MOOMOO