Cuma Indonesia Yang Berani Terobos Blokade Zionis Kirim 10000 Ton Beras Ke Palestina

Dalam rangka membantu warga Gaza yang kini menghadapi krisis kemanusiaan akibat blokade dan agresi militer Israel, pemerintah Indonesia pastikan akan mengirim 10.000 ton beras untuk Palestina dalam waktu dekat. [Musik] Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono mengatakan bantuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Dalam perjuangan membela Palestina, Indonesia secara konsisten mengambil tindakan nyata dalam mendukung perjuangan Palestina. Langkah-langkah ini meliputi advokasi aktif di berbagai forum internasional. termasuk ASEAN dan oki guna menyuarakan keadilan dan hak asasi manusia bagi rakyat Palestina. Selain advokasi diplomatik, Indonesia juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan dalam jumlah signifikan. Sejauh ini Indonesia telah menyalurkan lebih dari 4.400 ton logistik, ratusan miliar rupiah, dan jutaan dolar bantuan kemanusiaan ke Gaza. Bantuan ini lahir dari rasa kemanusiaan yang terusik mengingat banyak korban, termasuk perempuan dan anak-anak di Palestina yang menjadi korban kekejaman Israel. Bagi Indonesia, isu Palestina merupakan agenda prioritas pemerintah. Indonesia dengan tegas konsisten menentang genosida kelaparan sebagai senjata, serta pemindahan paksa warga Palestina dari tanah airnya. Sikap Indonesia terhadap Palestina bukan sekadar simbolik, melainkan bagian dari amanat konstitusi dan komitmen kebangsaan. Indonesia dan Palestina memiliki hubungan batin yang dalam dan Indonesia ingin Palestina bisa merasakan kemerdekaan seperti yang dirasakan rakyat Indonesia. Di sidang PBB yang digelar baru-baru ini, Indonesia dengan tegas, menyerukan dan nyata untuk mengakhiri penjajahan panjang atas Palestina dan mewujudkan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat. Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Armana Tanasar dalam konferensi tingkat tinggi internasional mengenai implementasi solusi dua negara yang diselenggarakan oleh Prancis dan Arab Saudi di markas besar PBP New York pada 29 Juli 2025. Dalam konferensi tersebut, Indonesia menegaskan tiga langkah utama untuk mewujudkan solusi dua negara. Langkah pertama adalah pengakuan haruslah bersifat strategis, bukan hanya simbolis. Indonesia menekankan bahwa solusi dua negara itu dimulai dengan pengakuan politik sehingga negosiasi perdamaian dapat berlangsung yang dapat dilanjutkan dengan mengakhiri pendudukan ilegal seperti yang ditegaskan oleh Mahkamah Internasional. Mengakui Palestina bukanlah sebuah bantuan. Pengakuan merupakan kewajiban berdasarkan hukum internasional. Mengakui Palestina berarti memperjuangkan keadilan. Pengakuan berarti percaya pada piagam PBB. dan pengakuan berarti menyeimbangkan persaingan diplomatik. Yang kedua, Indonesia menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga Palestina harus segera dihentikan. Indonesia menekankan bahwa gencatan senjata merupakan kewajiban moral, termasuk memberikan bantuan kemanusiaan dan melindungi warga sipil, baik warga Palestina maupun warga Israel. Presiden Prabowo telah menegaskan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi pada perdamaian, termasuk melalui penyediaan personel untuk mendukung upaya pasukan stabilisasi di Gaza di bawah mandat PBB. Ketiga, Indonesia menegaskan bahwa masa depan Palestina harus dipimpin oleh Palestina sendiri. Indonesia menekankan bahwa hanya rakyat Palestina yang bertanggung jawab untuk membangun kembali negara Palestina dan membentuk masa depan politiknya. Segala upaya untuk menggusur paksa mereka atau memaksakan persyaratan terhadap kedaulatan mereka harus ditolak dengan tegas. Negara Palestina yang kuat dan bersatu dengan kendali penuh atas wilayah dan institusinya adalah fondasi perdamaian yang berkelanjutan. Indonesia telah berulang kali menegaskan bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah pendudukan Palestina dan tindakan ilegal tersebut tidak dapat mengubah status hukum dari wilayah tersebut dengan cara apapun. Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB dan Masyarakat Internasional untuk mengambil langkah-langkah konkret untuk menghalangi tindakan ilegal Israel yang bertujuan untuk menjadikan pendudukan ilegalnya di wilayah Palestina permanen. Selain itu, dalam rangka memastikan momentum dalam mewujudkan solusi dua negara tetap terjaga pasca konferensi, Indonesia juga mendesak agar tidak menggunakan hak veto untuk mencegah keanggotaan penuh Palestina di BPB. Konflik yang terus berlangsung di Palestina khususnya di Gaza membuat krisis kemanusiaan di sana makin parah. Salah satu dampak terburuknya adalah krisis pangan yang akut. Di tengah kondisi sulit ini, Indonesia terus menunjukkan kepedulian lewat berbagai bentuk bantuan sebagai wujud nyata solidaritas kepada rakyat Palestina. Sebagai negara dengan politik luar negeri bebas aktif, Indonesia tidak hanya diam melihat penderitaan bangsa lain. Perhatian Indonesia ke rakyat Palestina ini bukan sekadar retorika atau slogan. Ini bagian dari amanat konstitusi dan nilai-nilai kemanusiaan yang kita junjung tinggi sejak lama. Kita percaya bahwa membantu bangsa tertindas adalah tanggung jawab moral dan sejarah. sekaligus ini membuktikan bahwa dukungan Indonesia bukan musiman tapi berkelanjutan dan konsisten. Dalam kebijakan luar negeri Indonesia, diplomasi dan bantuan kemanusiaan jalan beriringan tidak bisa dipisahkan. Ini bagian dari satu strategi besar yang menunjukkan bahwa bicara soal keadilan dan kemanusiaan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan cuma pidato. Dukungan ke Palestina juga mencerminkan nilai-nilai solidaritas dan kemanusiaan yang sudah lama dipegang bangsa ini. Bahkan sejak zaman gerakan nonplot. Konstitusi Indonesia secara tegas menolak segala bentuk penjajahan dan menegaskan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Karena itulah Indonesia hadir bukan hanya lewat suara di forum internasional, tapi juga langsung terjun dengan bantuan nyata. Komitmen terhadap kemerdekaan Palestina adalah bagian dari sejarah panjang perjuangan global yang terus kita dukung secara aktif dan konsisten. Presiden Prabowo Subianto juga berulang kali menyuarakan dukungan untuk Palestina di forum internasional seperti ASEAN dan Oki. Menteri Luar Negeri Sugiono melanjutkan itu dengan aksi konkret memastikan bahwa diplomasi kita bukan hanya soal kata-kata, tapi juga tindakan nyata. Bantuan pangan ini bukan cuma respon atas krisis kemanusiaan, tapi juga bentuk komitmen moral Indonesia. Terutama bagi masyarakat Palestina yang hidup di zona konflik, bantuan seperti ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan hidup dasar mereka. Kini Perancis dan 14 negara Barat telah mendesak pengakuan terhadap negara Palestina yang mana menandai pergeseran yang tidak bisa diabaikan. Selama puluhan tahun, dukungan pada kemerdekaan Palestina sering dianggap isu rutin diplomasi, penuh pernyataan moral, tetapi minim dampak nyata di lapangan. Kali ini ada sinyal bahwa sebagian Barat mulai menggeser posisi tradisionalnya yang selama ini cenderung membiarkan proses perdamaian Timur Tengah berjalan di tempat. Dengan begitu, saat ini negara Palestina telah diakui sebagai negara berdaulat oleh 147 dari 193 negara anggota BBB mewakili 75% komunitas internasional. Hal ini juga diakui oleh Tahta Suci Badan Pemerintahan Gereja Katolik dan Kota Vatikan yang menyandang status pengamat PBB. Bahkan negara-negara peserta deklarasi New York turut menyerukan kerja sama penuh dengan Badan Hukum Internasional. Mereka mendesak negara-negara anggota ICC untuk mendukung penyelidikan pengadilan terhadap situasi di Palestina dan mendorong negara-negara untuk bergabung dalam kasus geninosida yang diajukan oleh Afrika Selatan terhadap Israel di Mahkamah Internasional. Pada bulan November tahun lalu, Pengadilan Kriminal Internasional atau IJ telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benyaminahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yovkalan atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perannya di daerah kantong tersebut. Di tengah kehancuran fisik dan penderitaan luar biasa, Gaza tetap bertahan. Dan dari puing-puing inilah dunia kini menyaksikan sebuah fakta mengejutkan bahwa kekuatan moral dan keteguhan rakyat Gaza justru menggoncang eksistensi zionis Israel hingga ke akar terdalamnya. [Musik] Yeah.

Kutuk Keras Israel, Indonesia Trobos Blokade Zionis Kirim 10.000 ton Beras ke Palestina

Dalam rangka membantu warga Gaza yang kini menghadapi krisis kemanusiaan akibat blokade dan agresi militer Israel, Pemerintah Indonesia pastikan akan mengirim 10 ribu ton beras untuk Palestina dalam waktu dekat.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Dalam perjuangan membela Palestina, Indonesia secara konsisten mengambil tindakan nyata dalam mendukung perjuangan Palestina. Langkah-langkah ini meliputi advokasi aktif di berbagai forum internasional termasuk ASEAN, dan OKI, guna menyuarakan keadilan dan hak asasi manusia bagi rakyat Palestina.

#israelpalestineconflict #breakingnews #indonesia

Follow more Information on SOCIAL MEDIA:
🔳 Instagram — https://www.instagram.com/poin45official/
🔳 TikTok — https://www.tiktok.com/@poin.45
🔳 Twitter — https://twitter.com/poin45official

@SekretariatPresiden

———————————————————————————————————————

Copyright Disclaimer :
– Under section 107 of the Copyright Act of 1976
– Every Video, Audio, Footage, Image etc in this content under terms of Fair Use, Permitted by Copyright Statute.
– Every Content in this Channel for purpose such as Education, News Report, interpretation etc.