Ricuh! Massa Aksi Tolak Kenaikan Pajak PBB-P2 Saling Bentak Saling Tantang dengan Plt Sekda Pati
penggunaan tempat ini ya. Dengarkan saya. Bisa enggak dengarkan saya dulu. Gantian sekarang ngomong. Kalau kamu ngomong saya ngomong. Loh kamu ngusir kok saya ngusir. Saya harus ngomong. Ketegangan terjadi di antara masa penggalan donasi untuk persiapan demonstrasi 13 Agustus dengan personel Satpol PP Pati. Saling bentak terjadi di antara mereka. Bahkan koordinator masa aksi Ahmad Husein sempat saling tantang dengan Plt Sekda Patioso dan juga Plt Kasatpol PP Pati Sriatun. Ketegangan bermula ketika rombongan personel Satpol PP Pati mendatangi posco penghimpunan donasi di luar pagar sebelah barat kantor Bupati Pati. Mereka meminta masa aksi memindahkan posco ke lokasi lain mengingat area alun-alun akan digunakan untuk rangkaian acara perayaan hari jadi ke-702 Kabupaten Pati dan HUD ke-80 RI. Sebagaimana diketahui sejak Jumat 1 Agustus 2025 lalu, warga yang mengatasnamakan diri masyarakat Pati bersatu memarkirkan sebuah mobil ambulans sebagai posco donasi. Mereka mengumpulkan donasi logistik dari masyarakat untuk keperluan aksi unjuk rasa menolak kebijakan Pemkapati menaikkan tarif PBBP2 hingga 250%. Mundur Masundur jadi Mas Usuk Jal Rp50.000 sama saya saja ngertamkan Pak Polisi. Gak boleh polisi enggak berhak turunkan langsung masuk Mas ke sana Bap ke sana Mas. Mikir mingir mingirir. Ojo dihancur Mas. Mas dianco. Polisi turun. Mas mas apa salah? Pak polisi apa-apa tertibkan kamu aja enggak tertib terserah kamu karo langg perda hancurkan wong cilik bedak-idak heh pengecut itu. Ayo saya ya. Mas tadi ada apa, Mas dengan satpol, Mas? Tadi Mas ya gini loh, tadi itu aku yang asli enggak ngerti tapi saya waktu ini kan lagi apa namanya ee apa ngantarin surat pemberitahuan ke Polsek, ke Kodim, ke DPR Sapol PP. Tapi waktu diapol saya itu tadi dapat telepon dari teman bilangnya itu kita disuruh pindah. Wong ini itu punyanya masyarakat kok suruh pindah. Kenapa saya di sini? Karena saya kemarin kan ya mohon maaf ya Sadewo kan udah dia kan bilang cuma kan R5.000 Rp50.000 enggak akan gentar. kita ini kan sudah melihatkan sama dia kalau masyarakat itu berani gitu loh tadi alasannya suruh pindah karena mau acara hari jadi katanya Mas ya iya beda bilangnya gitu ya kan terus juga aku gini loh kalau kita disuruh pindah seharusnya kan ini loh kantor bupati itu miliknya masyarakat ya harus kalau bisa ya di suruh pindah di dalam gitu loh berarti untuk alasan apapun enggak bakal pindah Enggak bakal pindah, tetap saya lawan. Kalaupun pindah ya di kantor bupati itu. Iya, betul. Soalnya itu punyanya masyarakat bukannya punyanya bupati. Tadi mau ke DPRD juga, Mas. Katanya, Mas. Gimana, Mas? Iya. Ini entar kalau ini emang ada yang nyentuh barang donasi kita dari masyarakat, tetap saya duduki DPR. He. Hari ini berapa, Mas, masa yang siap ini? Berapa ini? Ya, kalau masa yang siap ini entar dari teman-teman belum ada yang balas. Tetap kita hari ini kalau emang memang benar kita dipindah tetap hari ini mesti ada masa. Heeh. Kita akan melawan, Mas. Oke, Mas. Kalau itu apa coret-coretan di jalan tuh jenengan yang tulis, Mas? Iya, saya yang nulis. Karena kekecewaan saya sebagai pendukung Sadewo itu udah gimana ya? Memuncak ya. Iya, memuncaklah. Karena yang aku penginkan punya pemimpin itu yang bisa menjahterakan masyarakat dan bisa intinya ya kemarin yang Mas-masangin kan waktu bilangin sekarang itu masyarakat itu enggak butuh pembangunan kasat mata tapi dari pembangunan untuk anak muda-anak muda itu harus terjadi. Download Tribun X sekarang. Menghadirkan lokal menjadi Indonesia.
Selengkapnya: https://jateng.tribunnews.com/2025/08/05/ricuh-massa-aksi-tolak-kenaikan-pajak-pbb-p2-saling-bentak-dan-saling-tantang-dengan-plt-sekda-pati
Ketegangan terjadi di antara massa penggalang donasi untuk persiapan demonstrasi 13 Agustus dengan personel Satpol PP Pati.
Saling bentak terjadi di antara mereka. Bahkan koordinator massa aksi, Ahmad Husein, sempat saling tantang dengan Plt Sekda Pati Riyoso dan juga Plt Kasatpol PP Pati Sriyatun.
Ketegangan bermula ketika rombongan personel Satpol PP Pati mendatangi posko penghimpunan donasi di luar pagar sebelah barat Kantor Bupati Pati.
Mereka meminta massa aksi memindahkan posko ke lokasi lain, mengingat area alun-alun akan digunakan untuk rangkaian acara perayaan Hari Jadi ke-702 Kab Pati dan HUT ke-80 RI.
Sebagaimana diketahui, sejak Jumat (1/8/2025) lalu, warga yang mengatasnamakan diri Masyarakat Pati Bersatu memarkirkan sebuah mobil ambulans sebagai posko donasi.
Mereka mengumpulkan donasi logistik dari masyarakat untuk keperluan aksi unjuk rasa menolak kebijakan Pemkab Pati menaikkan tarif PBB-P2 hingga 250 persen.
#viral #demo #tolakkenaikanpbbp2 #pati #satpolpp
Editor Video: edr
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk dapatkan pengalaman baru
Jangan sampai ketinggalan informasi terupdate dan berita pilihan Tribun Jateng. Ikuti saluran kami di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaGGNpD2ZjCsQdoscl3o