PM MALAYSIA MINTA BANTUAN PAMAN PUTIN‼ RUSIA MALAH GABUNG & DUKUNG PENUH PRABOWO JAGA AMBALAT‼

[Musik] Urusan saya adalah perang. Ilmu yang saya dalam, ilmu yang saya pelajari adalah perang. Hampir semua perang adalah memperebutkan sumber daya. Kita ada masalah dengan Malaysia, perbatasan. Kita ada masalah sama Singapura. Kita ada masalah sama Vietnam. [Musik] Kalau kita bicara soal politik internasional, apalagi yang melibatkan nama besar kayak Rusia, biasanya langsung terdengar berat, rumit, dan penuh kalkulasi. Tapi tunggu dulu, kali ini ceritanya beda. Bayangin aja ketika Malaysia mencoba menjalin kedekatan dengan Rusia buat nyari dukungan atas klaim wilayah laut di ambalat, eh malah dapat kabar pahit. Yang justru dipeluk erat sama Rusia adalah Indonesia. Yap, Indonesia lewat Prabowo Subianto bikin langkah yang bukan cuma cerdas tapi juga strategis banget. Dan ini semua terjadi ketika dunia lagi sibuk ngebagi pengaruh di kawasan Asia Pasifik yang makin panas. Kisah ini dimulai dari langkah diplomasi Malaysia yang kelihatan penuh harapan. Pada bulan Mei 2025, Perdana Menteri Anwar Ibrahim terbang ke Moskow buat ketemu langsung dengan Presiden Vladimir Putin. Agendanya ya bisa ditebak, bahas kerja sama ekonomi, energi, dan bisik-bisik soal ambalat, Malaysia jelas pengin Rusia sedikit banyak memberikan dukungan moral soal klaimnya atas blok laut kayak minyak itu. Tapi ya dunia diplomasi bukan cuma soal siapa datang lebih dulu, tapi siapa yang bisa bikin dampak lebih nyata. Di saat Anwar masih berusaha cari celah lewat pertemuan formal itu, Indonesia udah jauh lebih siap dengan strategi tingkat dewa. Bulan Juni 2025, panggung dunia tertuju ke St. Petersburg, Rusia. Dalam acara megah forum ekonomi internasional muncul sosok yang bikin kejutan besar. Presiden Prabowo Subianto hadir sebagai tamu kehormatan. Bayangin bukan sekadar undangan biasa, tapi kehormatan yang biasa dikasih ke negara-negara yang dianggap sahabat strategis. Dan dari pertemuan itu muncul gebrakan nyata. Indonesia dan Rusia tekan kerja sama strategis yang nilainya enggak main-main. 2 miliar euro dalam bentuk dana investasi bersama. Enggak cuma bicara uang, tapi ini sinyal kuat bahwa Moskow menaruh kepercayaan penuh ke Jakarta. Bahkan Putin secara eksplisit menyebut Indonesia sebagai mitra strategis utama Rusia di Asia Pasifik. Kalau udah begini bisa dibilang posisi Malaysia mulai kelihatan genting. Apalagi yang bikin dunia tercengang adalah keputusan Prabowo yang memilih enggak hadir di KTT G7. Yes. Prabowo secara sadar melewatkan pertemuan elit dunia barat itu demi menomor satukan hubungan dengan Rusia. Ini bukan sekadar gesture politik biasa, tapi simbol komitmen bahwa Indonesia menganut pendekatan multipolar, enggak mau terjebak dalam dominasi blok barat, diplomasi gaya baru yang lebih fleksibel, mandiri, dan menguntungkan. [Musik] Знаем, как друга нашей страны, были известный не только военный, но и политический деятель Индонези продолжаете оставаться министром обороны и на протяжении многих лет, зная, что у вас также очень добрые отношения с вашими российскими коллегами. С Индонезией Россию связывают очень давние дружеские отношения на протяжении десятилетий. В следующем году мы отмечаем 75 лет установления дипломатических отношений между нашими страна. Kerajaan Madani kekal komited mempertahankan kedaulatan negara termasuk menyelesaikan isu sempadan antarabangsa secara telus dan inklusif. Perdana Menteri beri jaminan sebarang isu berkaitan hak Sabah dan negara ini akan terus dilindungi. Untuk memutuskan sempadan mesti melibatkan kerajaan-kerajaan negeri termasuk kerajaan negeri Sabah. Tapi ini tidak mengentikan soal fitnah. Sebab itu saya pikir lebih baik ketua menteri dengar sendiri kemukakan pandangan dan apa yang dibicarakan. Dia sebut ambalan, kita sebut laut Sulawesi. Ada yang buat tohmahan di parlimen menyatakan, “Wah, sudah selesai.” Ini soal hubungan dua negara. Indonesia itu negara sahabat. Presiden Prabowo itu sahabat pribadi saya, sahabat keluarga. Saya mahu hubungan itu baik. Sementara itu, Perdana Menteri berkata perbincangan Malaysia dengan Indonesia berhubung isu pertikaian ambalan di Laut Sulawesi adalah petanda persahabatan yang baik. Saya mewakili kerajaan persekutuan pertahankan hak negeri Sabah 1 inci pun tidak kita akan korbankan. Kita berunding dengan sahabat. Bukan kita menyerah tapi kita berunding cara baik. Baru-baru ini, Datuk Seri Anwar dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto bersetuju untuk meneroka cadangan pembangunan bersama di Laut Sulawesi termasuk blok ambalat. Kawasan ambalat merupakan zon maritim yang telah lama dipertikaikan. Kaya dengan sumber minyak dan gas. Berkeluasan kira-kira 15,000 km² di perairan Sabah, ia dipercayai mengandungi result minyak mentah yang signifikan. pilihan dia dua sama ada bertempur atau berunding dan kita ada argumen yang kuat macam kata minyak dalam apa ni peta memang betul walaupun minyak ini di dasar laut dia masuk dekat kawasan Indonesia minyak dan gas bukan sebenarnya kawasan Malaysia kita kata dari segi kajian naik 1979 itu itu minyak banyak sebelah kita tapi sebelah dia. Jadi kalau kita korek itu kena dapat persetujuan dia sebab minyak tu dia tak tunggu, dia tak ada sempadan dibawa ke salau dia pertika. Jadi pilihan kita sebagai negara sahabat rundinglah itu dia kedudukan kita pertahankan kedudukan kita. Baik, kita tak compromise yang on record agreed belum ada apa-apa persetujuan dalam soal Sulawesi ini. Itu sebabnya maka pada er ketika rundingan bila masuk tajuk ini barulah dibawa Sabah. Baik, Malaysia sekarang pilih untuk berunding. Tadi pagi sudah diminuin sama pemerintah Malaysia tahu Sulawesi pertambahannya berar ya. kita cari ee penyelesaian yang baik, yang damai gitu. Ada itikad baik dari dua dua pihak ya. Kita jangan biasalah ada mungkin intinya kita mau penyelesaian yang baik. Urusan saya adalah perang. Ilmu yang saya dalam, ilmu yang saya pelajari adalah perang. Hampir semua perang adalah memperebutkan sumber daya. Kita ada masalah dengan Malaysia. perbatasan. Kita ada masalah sama Singapura, kita ada masalah sama Vietnam, kita ada masalah sama Tiongkok. Sedikit di lautan itu. Ya, bukan sedikit, cukup besar perairan di economic zone kita. Kita negara besar. Malaysia pun mulai panik. Harapan mereka untuk mendapat atensi dari Rusia pelan-pelan pupus. Apalagi yang Malaysia tawarkan ke Rusia belum bisa dibandingkan dengan apa yang Indonesia sodorkan. Alih-alih retorika, Indonesia langsung ajak Rusia kerja konkret. Bahkan hubungan yang dibangun enggak cuma soal ekonomi. Kini Rusia dan Indonesia juga menjajaki kerja sama militer, keamanan hingga pertukaran teknologi strategis. Ada rencana latihan gabungan, pertukaran intelijen sampai modernisasi alut sista. Ini sinyal kuat bahwa kemitraan ini bukan musiman, tapi jangka panjang dan saling menguatkan. Situasi ini bikin misi Malaysia ke Rusia dianggap gagal total. Yang mereka bawa ke meja diplomasi ternyata cuman ide, bukan implementasi. Sementara Indonesia sudah punya blueprint, komitmen anggaran, dan proyek nyata. Wajar aja kalau Rusia kemudian memilih partner yang lebih menjanjikan masa depan. Posisi Indonesia dalam sengketa ambalat pun jadi makin kuat. Secara hukum internasional, klaim Indonesia atas wilayah itu emang udah solid berdasarkan prinsip-prinsip UNCL 1982. Tapi sekarang dukungan itu bukan cuman di atas kertas. Kehadiran negara besar seperti Rusia di sisi Indonesia membuat narasi diplomatik Jakarta makin kokoh dan ini sangat penting di tengah ketegangan geopolitik kawasan yang makin rumit. Ambalat sendiri bukan wilayah sembarangan. Ini adalah blok laut di perairan Kalimantan yang mengandung potensi minyak dan gas besar. Selama bertahun-tahun wilayah ini menjadi sengketa antara Indonesia dan Malaysia. Ke depan sangat mungkin Indonesia dan Rusia membentuk semacam fakta kerja sama kawasan yang enggak cuman bersifat ekonomi, tapi juga pertahanan regional. Indonesia punya posisi geografis kunci di alur laut kepulauan Indonesia, Alki. Sementara Rusia punya teknologi dan sumber daya. Kolaborasi dua negara ini bisa jadi penyeimbang baru di tengah memanasnya Indo Pasifik akibat tarik-menarik pengaruh Amerika Serikat, Tiongkok, dan aliansi-aliansi Barat. Inilah momen emas bagi Indonesia untuk mengokohkan posisi, memperkuat pertahanan, dan terus membangun aliansi strategis. Jangan sampai kita lengah, karena tantangan ke depan pasti lebih besar. Tapi kalau kita bisa jaga irama seperti ini, bukan enggak mungkin Indonesia akan jadi kekuatan utama di kawasan. Bahkan mungkin lebih cepat dari yang banyak orang kira. Kalau kamu bangga jadi bagian dari bangsa yang makin disegani dunia, yuk terus dukung langkah-langkah strategis Indonesia. Jangan lupa ikuti terus perkembangan geopolitik terkini. Karena masa depan negeri ini juga ditentukan dari seberapa peduli kita pada hari ini. Jangan cuman jadi penonton, jadilah bagian dari perubahan. [Musik]

Ketika Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim coba merapat ke Moskow demi cari dukungan atas klaim Ambalat, hasilnya malah bikin geleng kepala. Bukannya Malaysia yang disambut hangat, justru Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dipeluk erat oleh Rusia. Lewat kerja sama konkret dan kehadiran di forum internasional, Indonesia berhasil membuktikan diri sebagai mitra strategis Rusia di Asia-Pasifik. Kini, Malaysia harus terima kenyataan: Paman Putin justru pasang badan buat jaga kedaulatan RI!

#Indonesia #Rusia #Prabowo #Ambalat #Geopolitik #Malaysia #Putin #AnwarIbrahim #Diplomasi #BeritaInternasional #BeritaHariIni #ForumEkonomi #StPetersburg #Multipolar #AliansiStrategis #MiliterIndonesia #PolitikGlobal #EkonomiIndonesia #PutinDukungPrabowo #TNI #Investasi #KTTG7 #BlokAmbalat #UNCLOS #ASEAN #KemluRI #PertahananNegara #IndonesiaBerkembang #KekuatanRegional #BeritaMiliter #BeritaDunia #KeamananNasional #AliansiGlobal #PolitikLuarNegeri #KerjaSamaInternasional #Intelijen #LatihanGabungan #ModernisasiAlutsista #PutinIndonesia #VladimirPutin #PrabowoPutin #BeritaTerkini #Moskow #PolitikASEAN #DiplomasiIndonesia #KebijakanLuarNegeri #KekuatanGeopolitik #KawasanAsiaPasifik #IndonesiaMaju #BeritaGeopolitik #DukungIndonesia

Follow Tiktok Hippo Academy 👇👇

@hippoacademy.id

⚠️ This video contains AI-generated voice-over created solely for educational and entertainment purposes. It is not intended to mislead or impersonate any real individual. All video footage and images used are sourced from royalty-free platforms and/or Creative Commons sources, with no AI-generated visuals included. This disclosure is provided in accordance with YouTube’s synthetic and altered content policy.

© Copyright Disclaimer under section 107 of the Copyright Act of 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, education and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing.