GEGER! KAPOLDA METRO JAYA IRJEN POL KARYOTO NGAMUK KE KAPOLRI KARENA TAK JADI KABARESKRIM!
[Musik] Halo. Halo. Apa kabar? Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Arif. Senang sekali bisa kembali menjumpai Anda semua. Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Karyoto akhirnya buka suara soal kabar. Dia ngamuk ke Kapolri Jenderal Sigit Prabowo. Karena dia itu hanya dalam t detik dipromosikan menjadi kabarkan rekam eh Polri, bukan kabar es krim Polri sebagaimana pernah dijanjikan. narasi itu yang sekarang berkembang di media sosial dan Kyoto menyatakan hal itu kata dia merupakan paya mempertentangkan dan merusak hubungan baik dia dengan Kapolri Jenderalis Teosikit Prabowo itu akunnya betul-betul ingin seolah-olah mempertentangkan saya dengan Pak Kapolri kata Kyoto kepada wartawan hari Jumat hari ini ya tanggal 8 Agustus 2025 dan Karioto memastikan bahwa informasinya informasi bahwa dia marah-marah dan menolak jabatan menjadi kabahar kamp Polri ke Liso itu adalah berita bohong itu hok gitu ya. Pak Kapolri itu sangat sayang ke saya, saya respek ke beliau. Saya dikasih jabatan itu saya mengucapkan terima kasih kata Kotto yang tadi itu akun anonim dan akun yang memang sengaja dihembuskan untuk membuat berita-berita seperti itu kata dia. Sebelumnya ini kan di media sosial itu beredar tangkapan layar rupanya berasal dari layar grup media sosial ee di wartawan Polda Metrojaya ya. Dan di tangkapan layar itu memuat unggahan berjudul Jabatan Tidak Sesuai Kesepakatan, Irjen Karyoto marah di kantor Kapolri. Kemudian narasinya begini, ada jenderal sama Kapolri lagi saling serang. Dijanjikan kabar es krim eh dikasih kabar harkam langsung deh ngamuk-ngamuk sama yang ngejin. Ini ditulis oleh akun @lexop 208. Sebelumnya kan sudah beredar berita bahwa Kapoli Jenderalis Sigit Prabowo itu mempromosikan Kapolda Metro Jaya Irjen Polaryoto menjadi Kabah Harkam eh Mabes Polri. Karioto itu menggantikan posisi Komisaris Jenderal Polisi Muhammad Fadil yang pernah juga jadi Fadil Imron ini yang pernah jadi Kapolda Metrojaya yang sekarang dia digeser posisinya menjadi Astama Ops Kapolri. Sementara posisi Kapolda Metrojaya itu akan diisi oleh Irjen Polisi Asep Edi Suheri yang sebelumnya menjabat sebagai wakaba krim Polri. Mutasi dan promosi Kyoto adalah bagian dari mutasi besar rumah Polri yang menyasar posisi bintang dua dan bintang 3. Ada juga sih sejumlah perwira menengahnya. Kapolri Jenderaliging itu melakukan mutasi terhadap 61 perwira tinggi dan perwira menengah pada bulan Agustus ini. SK-nya itu terbit pada tanggal 5 Agustus kemarin ya. Secara keseluruhan terdapat 61 personil yang dimutasi dengan rincian 34 personil promosi garis miring flat, 4 personil itu penugasan khusus gas dan 23 personil pensiun. Itu kata kepala divisi humas Irjen Polsandi Nugroho dalam keterangan tertulis hari Selasa tanggal 5 Agustus 2025. Nah, yang juga cukup menarik karena salah satunya itu adalah menunjukkan Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo menjadi Wakapolri menggantikan Ahmad Diri yang pensiun pada akhir Juni lalu. Kemudian ada nama Komisaris Jenderal Sahardianto yang ditunjuk sebagai kabar es krim e Polri. Lalu ada Komisaris Jenderal Ahmad Wiagus yang ditunjuk sebagai Kaba Intel Polri. Dedi Prascio itu lulusan Akpol 1990 sama dengan Karioto. Mereka ini satu angkatan di atas Kapol Listios Sigit Prabowo yang lulusan tahun 1991. Sementara yang Sahardianto, Komjenjen Sahardianto yang diangkat jadi kabar ekrim itu teman satu angkatan Pak Listyo. ya ee ini tahun ee Akpol tahun 1991 dan menggantikan Komisaris Jenderal Wahyu Widada teman satu angkatan Kapolri dan lulusan terbaik ini tahun 1991 Akpol 1991 jabatan kabar eskrim ya semua orang ngincer ini jabatan ini posisi paling presis prestisius di Babes Polri setelah kalau secara hierarki di Baka Kapolri dan Bapolri tapi kalau dari sisi presisenya ia ini hanya kalah dengan Kapolri ya dan apalagi lagi biasanya itu jabatan kabar es krim itu menjadi jenjang seseorang menjadi kapolri seperti Kapolri Listo Sikit Prabowo sebelumnya juga menjadi ee kabar es krim. Sementara banyak Kapolda Metro Jaya yang kemudian itu memang dipromosikan menjadi kabar es krim ya akhirnya dia menjadi mulus menjadi Kapolri. Jadi wajar kalau banyak yang mengincar dan menginginkan jabatan itu. Tapi kalau kemudian ada narasinya tadi ada janji kemudian dalam kaitannya apa? Janji ya. Kemudian kalau diangkat diingkari kenapa diingkari gitu. Kalau jabatan kabarkan itu walaupun sama-sama bintang tiga ya jelas enggak seprestisius kabar es krim gitu ya. Ini mungkin kalau seperti judul lagu gitu pohonnya tinggi tapi buahnya jarang gitu ya. Sementara kalau kabar ekrim ini, waduh buahnya melimpah ruah. Enggak usah dipetik dia. Buahnya berjatuhan banyak banget ini. Kalau kabar es krim ini. Semua persoalan tubblekblek itu di kabar es krim ini. Nah, balik ke isu yang disebar oleh akun media sosial yang disebut oleh Karyoto anonim tadi. Karyoto mengaku akan melacaknya ini yang menyebar akun yang menyebar HW itu dan akan mengambil langkah hukum. sedang dirace itu ya biasanya akun LN maksudnya luar negeri ya bazer mahal kata dia dan dia kembali membantah tidak ada sama sekali tidak ada hubungan saya dengan Pak Kapolri itu sangat bagus beliau sangat sayang ke saya dan saya sangat hormat ke beliau kalau ada apa-apa saya pasti ngomong ke beliau kata Karoto. Dan dia juga membantah ada penolakan jabatan karena kata dia, “Saya menghormati Kapolri.” Isu ini tadinya diunggah oleh salah satu akun X yang ee mengunggah narasi mempertanyakan mundurnya Karyoto usai dimutasi menjadi Kapolri. Sebelumnya memang disebutkan bahwa Kyoto itu memilih mengundurkan diri. Ee bahkan dia tadinya katanya memilih menjadi anjak saja analisis ee kebijakan saja di Lem Diklat Polri dan pakannya enggak perlu naik ya. Masa iya sampai segitunya ya kemarahannya Karyoto ini ya. Padahal kan kalau dia jadi kabarkam akan mendapat kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal. Ya, masa iya seperti itu sih. Tapi tidak semua akun yang membahas soal ini itu akun anonim loh. Ini ada setidaknya ada dua akun. Yang ini akunnya jelas kok orang-orangnya dan siapa mereka ini? Ini cukup populer di akun media sosial. Yang pertama itu akun Akbar Faisal 68. Dia kemudian malah mencuit begini, “Akang Jenderal serius risign-nya semarah itukah dirimu?” Waduh, kalau sudah seperti itu berarti dia mendengar kabar justru resign ya, bukan bukan hanya menolak gitu. Nah, sementara yang lebih seru lagi akun X Murtada ini dia menimpali itu. E, mosok dimutasi aja ngamuk sih, Jenderal kata dia. Bahkan ini yang menarik murtadawan itu mengunggah pamflet dengan judul besar Jakarta Undercover. Dalam pamflet itu ada tiga subjudul tuh. Pertama, batal jadi kabar ekstrem. Jenderal bintang dua ngamuk di kantor Kapolri. Tanda petik. Ada apa di balik janji dan amarah? Kedua, baru dimutasi aja sudah ngamuk-ngamuk. Padahal katanya siap ditempatkan di mana saja atau siap asal tetap pegang kuasa. Yang ketiga, yang katanya kesatria bayangkara kok ngamuk kayak ormas. Kalau mutasi saja bikin emosi, gimana terhadap rakyat dengan emoti konsenium ini? Ya, figuroto ini e mulai menyedot perhatian publik ketika dia menjadi depputi penindakan KPK. Saat itu ada upaya kriminalisasi terhadap Anis Rosedan dalam gelaran Formula E tahun 2023. ini kaitannya dengan Pilpres dan e ini di pada waktu itu disebut-sebut adalah order dari Joko Widodo yang masih menjadi presiden. Saat itu Karioto dan direktur eh penyelidikan KPK Brigchen Ender Priantoro bersama dengan para penyidik dan juga dari satgas-satgas itu menolak keinginan dari Firli Bahuri, ketua KPK saat itu bersama wakil ketuanya Alexander Marwata dan juga Johan Tanak untuk menjadikan e Anis sebagai tersangka. Jadi dinaikkan statusnya dielar dalam gelar perkara dari penyelidikan-penyidikan itu sampai belasan kali katanya e apa gelar perkara itu ya. Tapi karena memang tidak ada alat bukti yang cukup kuat para penyidik itu kemudian menolak. Nah, gara-gara itulah kemudian Karioto dan Ender Priantoro itu oleh Fi Bahuri dikembalikan ke Mabes Polri dan pada waktu itu Kapolri menolaknya. Jadi kan ditolak dibilangnya ditolak begitu belakangan. Kemudian Kapori menjelaskan kalau dia kemudian menarik dua orang itu yakni Karioto dan Ender Priantoro ke MAPUS Polri dia khawatir itu akan timpang proses penyidikan di dan pemberatasan korupsi di e KPK. Karena itu kemudian kesepakatannya Endar Prantor dikembalikan. Nah, yang menarik itu adalah Karioto itu kemudian justru dipromosikan menjadi Kapolda Metro Jaya. Ini gila banget ya Kapolda Metro Jaya ini Kapolda kelas A+ ini ya. Karena seperti saya sebut tadi, rata-rata kalau jadi Kapolda dari Kapolda Metro Jaya ini karirnya biasanya tidak termenung, akan terus maju dan enggak usah enggak usah naik terus pun jadi Kapolda Metro Jaya aja kalau cukup lama itu sudah itu sudah sangat ee apa menggiurkan bagi banyak polisi yang lain ya. Jadi ya wajar kalau kemudian Karoto merasa, “Wah ini kalau dia menjadi Kapolda Mitur Jaya pasti dia akan promosi yang cukup presisi dengan jadi ee kabar es krim dan kalau sudah menjadi kabar es krim kelihatannya posisinya itu ya sudah enggak tertahankan lagi. Kemungkinan dia yang akan jadi menjadi Kapolri.” Karena kan sekarang ini Listigate meskipun masih usia pensiunnya masih panjang sampai tahun depan, tapi dia ini ee kan sudah lama menjadi Kapolri ya, sudah 6 tahunan dan kemudian juga orang banyak melihat dia ini adalah representasi dari Jokowi. Jadi banyak yang mendorong agar segera di diganti begitu ya. Jadi ya Karyoto tentu salah satu kandidatnya. Nah, ketika kemudian Karioto menjadi Kapolda Damitur Jaya itu ini terjadi plotis ini dengan Firli Bauri karena dia kemudian menangani dugaan pemerasan yang dilakukan oleh Menteri Pertanian Sahul Yasin Limpo pada waktu itu yang dilakukan oleh Firli Bauri maksudnya kepada Menteri Pertanian Sari Yasin Limpo dan kemudian setelah proses yang cukup panjang eh Firli Bahuri jadi dijadikan tersangka tapi hingga kini kendati sudah berstatus tersangka Fairle itu tidak ditahan dan kasusnya sendiri juga enggak jelas bagaimana kelanjutannya ini ya. Apakah itu kemudian dipetis kan begitu saja? Apakah ada kelanjutan? Kepada wartawan Januari lalu bulan Januari lalu Kyato itu mengaku bahwa kasus FI ini akan menjadi utang dia begitu. Tapi persoalannya kan sekarang Karoto sudah dipindahkan ee menjadi Kabaharam tinggal serah terima saja dan dia sudah tidak lagi menjadi eh Kapolda Metro Jaya. Jadi ini ada kemungkinan kasus dari Firle juga akan terbengkalai begitu saja enggak ada kelanjutannya. Nah, sekarang justru promosi ini diwarnai ribut-ribut. Isu dia menolak jabatan sebagai kabarkam dan katanya memilih menjadi analisis kebijakan ini sebuah jabatan fungsional di Lem Diklat Polri. Kalau dia jadi anjak ya dia pangkatnya tetap bintang dua dan ee kemudian ee ini sudah dibantah oleh ee Karioto. Jadi ada apa sesungguhnya ini? Kalau betul tadi misalnya ada janji-janji dia mau jadi kabar es krim apa kaitannya ini? Kenapa? Kenapa? Kalau dia dijanjikan sebagai kabar es krim dan kenapa kemudian muncul kabar ini yang dia sebut tadi hawk gitu? Saya kira ini soal ini mesti dibikin terang karena belakangan ini banyak sekali isu-isu berseleran seperti kasus sebelumnya ketika kemudian gambarkan ketika katanya polisi menggerebek rumah e jaksa Agung Muda tidak pidana khusus dan kemudian dihadang oleh ee TNI dan sebagainya. Jadi banyak sekalilah isu-isu yang berseliweran yang membuat publik ini sesungguhnya bertanya-tanya apa yang sesungguhnya terjadi? Kenapa terjadi perang bintang semacam ini? Saya Arif. Sampai jumpa lagi. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [Tepuk tangan] [Musik] Yeah.
Subscribe juga akun:
Rocky Gerung Official
https://www.youtube.com/channel/UClp5BC5q94WufuaOl667JtQ
Off The Record FNN
https://www.youtube.com/@OffTheRecordFNN
F&F
https://www.youtube.com/@FREEDOMANDFAIRNESS
MSD
https://www.youtube.com/channel/UCuwYsgOFjt6eYrJFRygR59A
Forum Tanah Air
https://www.youtube.com/channel/UCMJYWPTw-RqrBqmZMnusvXw
2025
#hersubenopoint
#hersubenoarief
#hersubeno
#fufufafa #gibran #kaesang