Pernyataan Wakapendam IX Udayana Buntut Tewasnya Prajurit TNI Diduga Dianiaya Senior
Bertemu kembali. Ibu Prada Lukinamo menuntut keadilan atas kematian putranya yang diduga dianiaya seniornya. Bahkan ia meminta pelaku dihukum mati. Hancur sayang. Menurut ibu dari almarhum Pradalukinamo, anaknya sudah delapan kali mengikuti tes menjadi anggota TNI dan tahun ini akhirnya lolos menjadi anggota TNI dan baru bertugas selama 2 bulan. Ibu mendiang Pradaluki menuntut pelaku yang menganiaya anaknya dihukum seberat-beratnya. Bahkan ia meminta pelaku dihukum mati. Saya seorang ibu, saya minta keadilan. Saya pun anak sudah mati sia-sia. Mati di medan perang saya terima. Itu tugas dia bela negara, bela bangsa. Ini mati sia-sia di tangan seniornya. Proses mereka pecat bila perlu hukuman mati. yang mendapat Kodam 9 Udayana akan mengusut penyebab kematian prajuritnya Prada Lukiamo yang diduga meninggal atas dugaan penganiayaan di Nusa Tenggara Timur. Prada Luki Cepril Saputraamo bertugas di batalyon teritorial pembangunan 834 Wakangamere Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Tim investigasi masih memeriksa 20 anggota batalion teral teritorial maksud saya pembangunan 834 Wakangamere atas peristiwa itu. Kodam 9 Udayana menyebut belum bisa memastikan penyebab kematian Pradaluki. Namun polisi militer sudah menahan empat prajurit dan kini berada di ruang tahanan sub Detasemen polisi militer Kupang. Eh, kita tidak bisa jawab kalau ini penganian. Tidak. Alasannya ada alasannya karena itu tadi, Pak. Semua itu bisa saja terjadi. Bisa saja itu karena memang penganiayaan, bisa saja karena dia cedera lain. Ya, apalagi kan situasinya begini ee situasi kisruh begini. Orang kadang-kadang ee menyaitkan mengaitkan dengan kegiatan-kegiatan yang seharusnya tidak terjadi tapi dikait-kaitkan. Situasi begini itu memang paling enak digoreng. Kenapa dia diperiksa dan perannya apa? karena mereka bisa saja dipanggil untuk menguatkan keterangan-keterangan yang ada. Jadi ee jangan sampai nanti kita salah menjatuhkan putusan, jangan sampai kita salah dalam mengambil hasil investigasi sehingga makin banyak keterangan yang kita peroleh itu makin kuat keterangannya. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brikjen Wahyu Yudayana memastikan penyelidikan dilakukan berjalan sesuai prosedur dan transparan. Jika terbukti ada penganiayaan, pelaku akan mendapat sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku. Sebanyak lebih dari 24 prajurit yang terdiri dari terduga pelaku dan saksi saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di detasemen polisi militer yang ada di Kupang untuk mengidentifikasi kronologi kejadian. itu benar terjadi ya di Nusa Tenggara Timur ya di salah satu satuan kita di wilayah Kam Budayana dan saat ini saya sampaikan bahwa beberapa personil yang terduga sebagai pelaku ya termasuk beberapa e saksi yang ada di ee sekitar tempat kerjan perkara pada waktu terjadinya perkara tersebut sedang diperiksa di detaspen polisi kondisi militer di Kupang dan pemeriksaan itu akan dilaksanakan secara intensif dan betul-betul akan di e lihat ya bagaimana proses terjadinya ya sehingga nanti setelah ditemukan bukti-bukti fakta keterlibatan beberapa personil ya pemimpinan tingkatan darat sudah menyampaikan untuk dilaksanakan proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku menjadi evaluasi bagi Ting Katan Darat untuk kita melihat lagi secara menyeluruh satuan-satuan operasional kita sehingga kerugian-kerugian personil semacam ini tidak perlu terjadi lagi. Saat ini jelang pukul malam waktu Denpasar Bali, pengusutan kasus tewasnya prajurit TNI di Nusa Tenggara Timur masih diselidiki dan sudah sejauh mana proses pengusutannya. Kita sudah terhubung dengan Wakil Kepala Penerangan Kodam 9 Udayana Led Call Infanter Amir Syarifuddin. Pak Amir selamat malam Pak dengan Tifal. Apa kabar? Selamat malam, Masal. Apa kabar? Baik, alhamdulillah kabar kami baik juga. Terima kasih sudah bergabung bersama kami. Ee sejauh pemahaman kami sudah ada 24 orang yang diperiksa. Sejauh ini sudahkah diketahui kronologinya dan betulkah ada penganiayaan terhadap korban? Ee untuk menjawab itu kita masih dalam tahap awal baru juga karena nanti untuk lebih jelasnya kita dengar sendiri dari penjelasan tim yang melaksanakan. Hm. Oke. Dan 24 saksi ini ee pihak mana-mana saja itu, Pak? itu 24 orang yang diminta itu kemungkinan rekan-rekan kerja atau satu angkatan. Jadi ee variatif. Oke. Hm. Dan sudah ada empat prajurit ya. Ya, kabarnya kami terima informasinya ditahan oleh polisi militer. Empat orang ini apakah senior korban atau satu angkatan atau siapa ini, Pak? empat orang itu kita masih dalam begini, Mas. Ee untuk tahap awal empat orang ini sebenarnya bukan bukan ditahan tapi diamankan. Kapasitas diamankan ini kita mencegah ee adanya tindakan-tindakan dari baik itu dari keluarga maupun dari ee sarkan satu angkatan. Jadi gitu, Mas. Dan empat orang ini apakah kaitannya karena berada di TKP atau ada kaitan pertemanan juga atau gimana, Pak? Sebetulnya bisa jadi empat orang itu ada di TKP, bisa juga karena pertemanan karena saat ini kan memang proses sedang berjalan. Jadi karena proses berjalan begini ee bisa saja nanti bertambah orangnya dari empat itu meni berapa. Bisa saja nanti dari empat itu ternyata cuma dua yang terbukti. Itu semua kita lihat nanti dari perkembangan ee investigasi dari tim yang sedang turun di lapangan sehingga empat orang yang ditahan ini statusnya gimana, Pak? Apakah betul sebagai tersangka atau masih belum ada statusnya atau gimana? Ee dia masih statusnya kita mintai keterangan kita amankan saja karena kita antisipasi hal-hal yang tidak tidak mungkin tidak tidak kita inginkan. Oke. Ee sudahkah diketahui motifnya, Pak, sejauh ini dari pemeriksaan kepada 24 orang itu? sementara belum belum kita masih terus kita dalam kita berikan ee kepercayaan kepada tim investigasi kita berikan dia waktu kita berikan dia ee apa peluang kita percaya sama mereka bahwa mereka bisa bekerja secara profit. Hm. Adakah hambatan tertentu Pak? Karena kalau melihat jumlah saksi sebanyak itu ee harusnya mungkin sudah ada gambaran terang begitu. Apakah ada tantangan di sini dalam pengusutan kasusnya? Ya, kalau untuk sementara karena satuan ini kan jauh jaraknya dari dari Kupang sehingga harus tim investigasi itu harus turun ke ke lokasi. Jadi banyak faktor yang kita menyebabkan itu agak terhambat termasuk misalnya ada apa keterangan-keterangan yang menguatkan atau keterangan-keterangan yang mendukung itu kita harus cari semua. Oke. Sehingga kita nanti dapat keterangan secara valid. He. Terakhir singkat saja, Pak. Dari orang tua korban sudahkah dimintai juga keterangannya? Ee dari orang tua korban sepertinya belum karena saat ini masih dalam tahap sedalam. Kalau dari orang tua mungkin nanti ee setelah agak mengerucut baru kalaupun tahap yang dilaksanakan adalah tahap kita pelaku sesama apa namanya ee anggota TNI kita pendekatan pendekatan manis kita kita berikan penguatan p keluarga korban. Oke. Semua semua orang tidak mau ada musibah, semua orang tidak mau ada bencana tapi sudah terjadi. Saya masih buka saudara belakang saja. Baik, Pak Amir. Terima kasih banyak sudah mau berbagi informasi bersama kami untuk saat ini.
KOMPAS.TV – Pernyataan Wakapendam IX Udayana Buntut Tewasnya Prajurit TNI Diduga Dianiaya Senior
#beritaterkini #tni
Sahabat Kompas TV Jawa Tengah! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Jawa Tengah, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.
Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.