Rismon Sianipar Tunjukkan Detail Transkrip Nilai Alumnus UGM yang Asli | INTERUPSI
Masih diinterupsi pemirsa. Tadi terpotong saya berhutang waktu kepada Bang Rismon. Bang Rismon tadi sebenarnya yang Anda dapatkan itu dari mana dan bisa dijelaskan nilai apa itu sambil kita tunggu tampilkan tampilkan lagi. Jadi sekelas UGM itu tentu punya transkrip nilai akhir yang baku bukan suka-sukanya. Nah, inilah saya bergeser ke sini saya pemirsa juga ini juga bisa lihat. Ah, ini ketik mesin ketik ini. Terus ada otoritas siapa yang menandatangani? Ada stempelnya. Ini coba ditarik ke atas. Geret grade ke atas. Berikutnya geser ke atas. Nah, ini ada tanda tangan pembantu dekan satu ada dekan. Deknya siapa bisa kelihatan atau supaya enggak kelihatan ya. Ini pembantu dekan satu ada tanda tangannya ada stempel di sini. ini nilai milik milik seseorang yang lulusah dari Fakultas Kehutanan UGM begitu loh. Mereka punya punya transkrip nilai yang baku, sangat baku. Sekelas UGM enggak mungkin ini tulisan tangan tidak ada siapa yang berotoritas untuk memverifikasi, mensahkan ini. Ini ee dari hurufnya kita lihat hasil dari ketikan mesin tik ya. Iya. Mesin tik mesin tik. Kemudian mata pelajarannya ada. Boleh dilihat mata kuliah pilihan ini pakai mesin ketik karena setiap orang itu ee apa namanya berbeda-beda. Tetapi mata kuliah dasar itu sudah diofsetkan untuk karena sama semua mata kuliah dasar. Mata kuliah pilihan diketik dan ini lainnya diketik. Coba punyanya Pak Jokowi sudah masuk. Satu lagi yang perlu saya jelaskan ini juga ada nilai namanya problema kehutanan. Problema kehutanan itu kalau di Fakultas Kehutanan itu skripsi. Maka kreditnya empat. Skripsi. Empat. Iya B itu sama dengan skripsi. Iya, itu memang skripsi namanya problema ini punya seseorang iya yang jelas alumnus UGM asli kuliah di UGM sampai lulus mendapatkan ijazah ini transkrip nilainya ini ada otoritas asli Pak Joko Marsono juga asli oke berikutnya berikutnya punyanya Pak Jokowi pada saat ditampilkan oleh Dirti nah ini enggak ada mata kuliah pilihan kosong terus enggak ada otoritas siapapun kosong Enggak ada dekan, pembantu dekan, enggak ada stempel, enggak ada tanda tangan. Itu bisa dibuat kapan saja dan entah punya siapa. Itu inilah bukti itu kami cicil sehingga ada orang di Solo sana. Oke, Mas. Ini ditampilkan oleh Dirtipidum pada saat konferensi pers pada saat gelar perkara dan ini yang diakui katanya milik Joko Widodo. Oke. Ini ditampilkan kepada Anda pada saat gelar perkara hukum perkara umum kepada publik itu bisa diverifikasi sem kayak gini. Ee apanya? Cuma 122 SKS artinya sarjana Buddha to. Oke. Mata kuliah pilihan daftar nilainya kosong. Oke. Sebentar. Terus otoritas siapa yang menandatangani? Enggak ada. Oke. Baik. Itu entah punya siapa. Entah punya siapa pertanyaannya itu. Baik. Silakan kembali Bang Rispon. Saya kasih kesempatan Bang Fredy untuk menanggapi ini. Ya. Pertama saya tanggapin ini. Betul. Entah punya siapa. Apa yang kita lihat di sini juga saya enggak tahu. Itu ditampilkan di TVum kan bisa dicek oleh publik. I tapi ini apa? Jadi enggak bisa kita bahas, enggak bisa kita diskusikan ini ya. Ditampirkan di TV jangan ngeles. Bukan ngeles. Siapa yang bisa lihat ini apa? Itu yang pertama. Tanya Pak Dir TP. Yang kedua tanya. Yang tadi saya tanggapi yang tadi ya. Ya silakan supaya itu berguna Bang Rismon, Mas Roy nanti dibawa ke penyidikan supaya itu berguna ya ditunjukin nanti kan dikonfirmasi siapa yang punya barang ini. Ah fakultas kehutanan misalnya ada berapa banyak orang nanti kan bisa dibandingin ini. Saya sudah dengar juga, kebetulan kita ketemu ada dengan ahli ya dia kasih bocoran. Heeh. Kalau kemarin cuma tiga nih. Heeh. Ya. Ijah skripsi yang dibandingin. Sekarang ada puluhan ini dibandingin nih yang sudah di penyidikan ada 10an ijajah yang nanti biar jangan ada lagi argumen identik. Ah itu masih identik ya. Tidak sama dibalik-balik. Jadi sudah banyak ini. Oke. Baik ya. Sudah proses penyidikan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya sudah sangat komprehensif dari ahlinya, dari UGM-nya, baik ijazahnya, saksi-saksinya. Jadi sudah sangat komprehensif ya. Sekarang nanti tinggal giliran oke terlapor. Heeh. Ya, jadi ya ditunggu saja Mas Roy sama Bang Respon proses penyidan di setiap TV. Itu aja jawabannya enggak ada yang baru. Memang itu aja. Jadi memang proses ini saya menanggapi orang besar tadi ya. Saya menanggapi orang besar tadi. Jadi memang selalu saya jelaskan memang ini dua hal hukum dan politik. Hukumnya sekarang saat ini sedang berproses di Polda Metro Jaya penyidikan. Sebentar lagi dipanggil tersangka eh terlapor mohon maaf terlapor sudah ada yang terpidana juga masih. Kemudian ini yang politik si plester itu politik memang ya. Kenapa dikatakan politik? Karena memang isu ini terus dimainkan. Nah, itulah terus dimainkan. Sekarang begini, ini kan masalah awalnya ya. Mereka ini mengatakan berkeluar-keluar di media dengan dasar bukti yang selalu saya katakan ini karena memang ini saja intinya. Bukti yang mereka ambil dari medsos. Kemudian berani mereka keluar-ko ijazah Pak Jokowi palsu. Kemudian ini digoreng dilaporkan. He artinya ya mereka kan sudah punya ini oke keyakinan bahwa ini asli eh palsu. Katanya sudah punya keyakinan ini palsu tetapi masih terus dicari ke mana- ke mana termasuk ini masih dicari. Anda yakin ada yang mengorkestrasi berarti kan ini terus dimainkan loh katanya ini udah palsu tapi terus masih dicari-cari berarti enggak ada kan ada orang di balik itu yang terusang buku siapa orang oleh mereka itulah yang saya katakan itu yang mau saya katakan bahwa memang ini dimainkanitas makanya Pak Jokowi mengatakan ada agenda politik di sini oke baik ada agenda politik Mas yang mengirim kepada Pak Inilah kalau kita ibaratkan ya ada apa ya penghuni hutan. Penghuni hutan tuh apa ya? Orang hutan kali ya. Itu kalau hutan enggak kebakaran kan? Iya kan? Kan meraih-rai mana itu sama. Jadi jadi tidak bisa menjawab secara ilmiah. Sebentar giliran saya bos. tidak bisa menjawab dengan ilmiah. Jawabannya ngacuk ya karena tidak bisa menangkal yang ilmiah. Terus kait-kaitkan dengan politik lah. Inilah orang itu selalu kait kalau sudah apa gerah, kalau sudah stres ya terus kaitkan dengan politik terus nyerang-nyerang yang namanya orang besarlah tambahin oleh para termul ini oh baju biru lah bahkan satu lagi yang bilang partai biruah yang akhirnya dia sekarang lagi dikejar kejaksaan negeri itu. Kalau dia sama sekali enggak gentle tu di mana-mana bilang anda kepada Pak Jokowi bukan politik ya itu jelas itu jelas untuk untuk menyelesaikan soal dia celometan masa bekas presiden ngomongnya silakan silakan Pak Joko itu cuma satu laporan ya Pak Joko itu cuma satu laporan lah mereka ini sudah berapa laporan sudah berapa makanya yang begini begini diut Yang begini-begini di hutan siapa? Pak Joko itu usaha baut. Kita enggak usah bawa-bawa hutan. Kita fokus di orang besar fokus di sebentar sebentar yang saya tanggapi sebentar ini masalah tadi transkrip ya. Itu saya anggap itu itu penerangannya dari Bang Rismos secara personal dan Pakisa personal ijazah resmi dari UGM. Entar dulu, Bos. Itu dari UGM bukan. Wow. Jelas tidak? Itu itu ini penjelasan ini. Kami hanya bisa menerima sesuai dengan apa yang dikatang UGM. Karena di sini juga ada Profesor Prof. Dr. Sunas Prof. Dr. Sunardi itu siapa? Tahu enggak? Gini loh. Profesor Dr. Sunardi itu ke Fakultas Kehutanan sudah ngomong lah. Enggak Profesor Dr. Sunardi itu siapa? kita berbicara kalau kita berbicara konteks ijas palsu kan tidak ada transfer bagaimana menemukannya gitu anda enggak ngerti ini dulu saya kasih kesempatan silakan saya kasih kesempatan nilai dari sebuah institusi akademik itu harus ada tanda tangan dan harus dijelaskan secara resmi Bang Rismon bukan Bang Krismon yang harus menjelaskan itu ya tunggu saya jatah saya ngomong kenapa rupanya ya enggak tahu kalau apa universitas Anda ya Universitas Gajah Mada memberikan ee transkrip nilai akhir itu formatnya bak dan ada tanda tangannya dekan, pembantu dekan dan stempel sementara yang ditampilkan oleh Dirtium cuma 122 SKS itu cuma syarat SKS ee sarjana muda sesuai dia terdaftar tahun 1981 satu. Terus kemudian tidak ada mata kuliah pilihan dan tidak ada tanda tangan siapa yang menandahan yang mensahkan itu berarti itu sama dengan toilet paper. Enggak ada yang me mengesahkan loh saya tanggapi. Saya tanggapi. Pernyataan Bang Rismon yang panjang sedikit itu cuman sudah dijawab oleh Bareskim Maluk Bori dihentikan selesai. Enggak ada diskusi lagi di situ loh. Faktanya sudah dihentikan. Oke. Oke. Hadapi proses penyidikan di Polda Metro Jaya. Dipanggil sebentar lagi syukur-syukur enggak jadi tersangka. Itu saja. Kemarin kemarin dan tadi itu sudah ada perkembangan bagus ya kemarin ya Om Bsman sudah mengatakan kaget juga Om Budsman lihat bahwa di Bares Krim loh kok sudah dihentikan. Makanya Ombus nanti akan dan tadi Kompolnas menerima kami dan Kompolnas juga menerima kami dan akan mengevaluasi apa yang sudah terjadi. Jadi apa yang keluar kemarin itu ya omon-omon doang semua akan dibongkar lagi. Semua Bapak saya juga harus menghentikan sesi ini. Kita lanjutkan berikut pemirsa. Interupsi segera kembali. Yeah. [Musik]
Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar menunjukkan detail transkrip nilai alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) yang asli. Sementara, Waketum Relawan Pro Jokowi (Projo) Freddy Damanik menilai proses penyidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya sudah komprehensif.
#Sindonews #Interupsi #IjazahPalsu #IjazahJokowi #Jokowi #RismonSianipar #FreddySamanik
Selengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/
Follow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9lDjk90x30mpm5Vy14
Follow our Official TikTok sindonews
Follow our Official Twitter officialinews_
Like our Official Facebook officialinews
Follow our Official Instagram officialinews
Dapatkan sajian berita dan liputan langsung peristiwa terkini secara cepat dan akurat di:
https://www.inews.id/ untuk berita dari daerah-daerah di seluruh Indonesia
https://www.okezone.com/ untuk berita-berita sports dan gaya hidup
https://www.sindonews.com/ untuk berita-berit a politik dalam dan luar negeri
https://www.idxchannel.com/ untuk berita-berita pasar saham dan ekonomi