TRAGEDI 13 APRIL DEMO ANAK STM BERUJUNG RICUH – GTA 5 ROLEPLAY

Halo teman-teman semuanya, balik lagi sama gue Jol. So, di video kali ini kita bakal main game GTA 5 kembali, Guys. Kali ini aku dan keluarga Garkotku akan mencoba demo perihal yang mana itu tidak ada adanya powerbank, radio, dan handphone. Nah, kalau misalkan di dalam roleplay ada satu item yang mungkin itu ada lemen itu akan bisa ee terbuat sebuah cerita e demo terhadap pemerintahan ya, Guys, ya. Nah, kita bakal coba lihat aja bagaimana reaksi pemerintah ataupun kepolisian di saat nanti warga Garcot akan demo, Guys. Kalau gitu kita langsung eksekusi RP-nya aja. Let’s go. Mumpung lagi luas, sosot. Trot trot trot. Kita sebagai warga Garcot harus yang namanya demo. Demo bang. Bang tahu demo kagak woi. Hei. Apa demo? Apa nih yang tahu? demo karena tidak ada power bank, handphone dan radio. Ayo, ayo. Di mana temo? Di mana? Di mana? Kalian masa mau hidup purbalah kembali tidak akan kan? Guaong. Tidak tidak. Jadi kita harus buat dulu pokoknya coba kamu buat pengumuman atau saya yang buat pengumuman. Oke, biji kita lihat dulu. Gak bisa ketung ini di Hag tidak ada yang namanya powerbank, handphone radio. Kita harus demo. Ayo demo. Kita harus demo. Demo demo. Aku udah buat Twitter-nya. Kita akan pakai baju sekolah. Pakai baju sekolah ya, Guys, ya. Oke. Eh, kayak gini masuk enggak, ya, Anto? Enggak. Enggak masuk. Lu sekolah apaan? Kita pakai po sekolah ya. Putih abu-abu. Let’s go. Kita harus deh mau ke pemerintahan. Jadi kita harus ganti baju dulu. Putih abu-abu yang putih baju abu-abu. lu pakai nanya. Celana. Eh celana lah. Kok kamu tahu tititaku abu-abu. Oh emang iya gua asalun asal bunyi. Enggak ini k pokoknya. Kelewat kelewat mas. Kelewat mas. Nah gak ada sini bang. Enggak ada. Sini yang baju di sebelah. Bang, kita demo demo seada pokoknya. Baju apa nih? Baju apa nih? Tidak bisa. Ini dia sudah saatnya Dyan turun di jalan. Iya enggak, patung? Iya, Yanto. Temanku kenapa gak pakai baju? Temanku, aku kan masih SD. Goblok. Enggak tamat kah kau? Enggak. Terakhir aku SD. Oh iya sabar. Ini akan kuberikan ada golok. Kalau misalkan terjadi sesuatu sesat sesuatu apa-apa kamu pakai senjata itu. Oke. Kalau ada kepolisian kita golok kepolisiannya. Oke. Oke. Oke. Let’s go. Kita tunggu di pemerintahan. Sepedaku mana? Woi, kau mau demo sekarang kah? Ada itu pemerintah. Kita demo Pak Ceh. Masa iya? Powerbank tidak ada pakai baju STM kita ada powerbank terada baru ini lagi. Ayo kita sama Yanto. Apa gila kau ha? Let’s go. Yo, let’s go. Ini tidak bisa. Kita harus pokoknya bawa orang-orang dan kita bakal demo. Demo, demo demo. Sampai kapan kita hidup seperti purbakala kayak gini? Ya kali. Bentar gua pendek dulu. Sudah saatnya IPG turun untuk mengetarakan dia ketidak kita kepada pemerintahan yang lain. [Musik] Kita mau mau ke mana? STM IPG sudah harus turun. Ganti baju. Ganti baju. Baju baju SM guys. Lu seriusan enggak tamat? Enggak tamat aku SD. Goblok. Bisa bisa. Siapa namamu? Coba udah s jangan didorong s gula donat gula donat ada lagi yang baru pal ini ada lagi kardo donat gula lu lihat anjo sumpah demi apapun donat gula salam kenal aku Yant selamat datang di STM IPG kita akan mendemo bahwasanya pemerintah tidak menyediakan di hoptech ada aja powerbank kita harus Demo kita masa i kita itu bertahan seperti purbakala enggak mungkin kan guys hidup zaman batu kasih tahu to pakai baju SMA lu terus masalahnya oke guys adik-adik terkedik-kedik [Musik] kita enggak terima STM IPG akan turun tangan bahwasanya Hoptech Tidak ada yang namanya radio, handphone juga powerbank. Emang kita hidup di Purbak kami butuh powerbank butuh power. Kami butuh powerbank butuh radio. Tegakkan kami butuh handphone. Ganyang. Tegakkan keadilan. Tegakkan. Tegakkan keadilan. Tegakkan burung. Oh burung itu tuh orang-orang yang kayak gitu tuh. Kok burung burung kok burung. Kalau gitu kita akan coba mendemo. Setuju? Setuju. Setuju. Setuju. Masih banyak. Kenapa masih banyak? Tunggu ini sedikit. Katanya ini dapat sebelum kita demo. Kalau gitu kita bakal doa yang pimpin Ricardo. Doa. Ada nasi kotak gak ya Anto? Kok gua? Ayo ayo ayo. Lu di atas sono do. Tukang kebun. Tukang kebun. Woi, Anto. Mana lawannya? Mana lawannya? Wah, ada polisi. Ah, ada polisi nih. Mana nih? Apa ikut campur diajak gak diajak. Pergi pergi pergi. Polisnya gak diajak. Polis gak diajak. Kita lagi mau ini kita lagi mau doa bersama. Kami mau lagi pengen Bapak pergi, Pak. Jangan ganggu ritual kami, Pak. Ayo, Do. Doa, Do. Doa. Sebelum kita melakukan demo, doa, doa, marilah kita berdoa menurut tidak keyakinan kita masing-masing. Berdoa. Keyakinan. Yakin dong. Salah. Maksudnya dengan keyakinan meditate dulu. Kita meditate. Kita berdoa. Meditate. Anjay. Ayo meditat. Berdoa. Berdoa. Ayo anak-anak kata gurunya berdoa. Pulang. Inari nadaku tercinta. W lu pada gak doain. [Musik] Amin. Amin. Amin. Amin. Amin. Oke kalau gitu tunggu apa lagi ini saatnya’s pemerintah to polisinya to ini polisi beberapa pemerintah nih. Ada apa kamu polisi? Ada apa ni? Ada apa nih? Ikut campur man kita ke pemerintahan. Let’s go, let’s go, let’s go. Kita demo, kita harus demo. Palang, palang palang jangan bawa lu pada bawa palang lu. Palang, palang palang bawa tuh, baw palang palang parang parang palang palang. Saeng [Musik] tahu, sayang enggak sih, sayang? Nah, kayak begitu. Slow stop gitu loh. Sebentar tahu. Siap to, siap to, siap to, siap to. Ayo, To. Ayo, To. Ayo, To. Ayo, To. Ayo. Obor. Bawa obor, bawa obor, bawa obor, obor apaan sih? Udah nih, udah nih, udah nih. Tor, tor, tor, torch, torch. Ya, betul. Tor, torch, betul sama. Nah, ya bawa. Nah, bawa gitu kan. Bagus, bagus. Maju, ayo kasih tahuah demo. Maju, kasih paham Anto pegang bolo. Ayo, dulu. Apa itu? Ini ini kita jalan sampai ke pemerintahan. I jalan to jalan to. Ada duit kita naik naik bus naik bus naik. Oke kalau gitu enggak apa-apa. Let’s go. Kita demoan aja kita lu nyanyi dong. Nyanyi nyanyi. Kita kasih tahu kita demo tertib emang. Iya. Ya udah lu jalan aja gua lari. Berat bawa kotak bawa kotak maju. Berat banget bawa kotak. Jangan pukul kau diadap. Ini maling maju mau demo apa maling bangakang ini dari rumah besing IPG turun tangan let’s go IPG pakai truk gak sih pakai truk hu h’s go gil guys itu banyak banget guys gila stipg ya guys ya gua gak tahu ya guys ya yang sisanya itu masih wo polisi to to polisi ngapain tu to to gak apaapa dia dia mengawal kalau misal kita rusuk kita nanti diamankan biasanya kepolisian kayak begitu kan makanya demo kita harus tertib kayak begitu tertib betul kecuali [Tertawa] Aron diapain to bacong bentar eh panggil Aaron ya sini ya bac ya panggil Pak [Musik] Keadilan Kita tahu butuh yang namanya powerbank, Pak. Betul, betul radio. Betul, betul. Gila, banyak banget gila keluarga garkotku baik sekali adik-adik terkedik-kedik. Kota udah bagus kayak gini masa kita dipaksa pakai zaman batu enggak bisa komunikasi. Radio Paknya kemajuan tapi kemajuan disuruh pakai burung kali, Pak. Iya. Dituruh pakai burung merpadi ngirim surat apa? Di mana ini pemerintah ini cuma bisa makan dua rakyat? Betul. Siapa emang namanya? Asep enggak tahu kok kamu tahu turun nih kalau pemerintah di sini. Betul betul betul betul. [Musik] Nanti siapa yang ngomong ya? Sah enggak dibenerin. Biar gua biar kasih ruang ya. Kita kasih, kita kasih ruang ya guys. Kita kasih ruang ya teman-teman. Beda Mas tolong murahkan cabe [Musik] cabe emang lagi mahal ya. Cabe sama daging mahal. Cabe sama daging mahal ini nih to murah to. Pras mahal to. Sumpah to beras mahal to. Pras mahal to capek. ada di pemerintah pemerintah pemerintah pemerintah keluar kau kelar k keluar kau rakyat pemerintah betul mana 19000 lawan pekerjaan itu pemerintah eh eh eh hidup itu beda konsep itu offside offside mana janji kamu listrik gratis pemerintahul betul Makan gratis makan dedek mana makanan 19.000 Salah to salah to salah keluarkan mama dedek salah toha enggak begitu salah lihat Pak bahkan pemerintah bisa mensantet itu Pak warganya kacau kayak begini Pak OLB sama dup kacau kacau kacau turunkan kita tidak mau Pak hidup di zaman purbak kala Pak betul betul betulkan kemajuan malah kemunduran turunkan harga LC balikkan Robux kami Pak Manda pemerintah Pak Manda pemerintah kibarkan bendera One Piece B tolong Pak bagaimana ini, Pak jalan tengahnya agar kami mendapatkan powerbank Pak iyaim HP juga HP HP HP radio Bapak jawab Power orang zaman purba telepon pemerintahan telepon mana nih pemerintahan Bapak ngomong jangan diak ada radio HP tahan C tahan bahkan pemerintahan hanya diam saja pak bensin saya habis pada ke sini kanya mau bantas korupsi ini pemerintah mana ini orang pemerintahnya ini mana ini orang pemerintahannya pemerintah Mana orang? Mana ini pemerintahannya? Enggak berani keluarak bisa wei. Keluar pemerintahan di dalam makan uang rakyat. Betul. Keluar keluar. Keluar keluar keluar tahu keluar enggak? Keluar keluar. Jangan rang rakyat. Keluar keluar bensin. Bensin. Di mana, Pak? Tegakkan kami Pak. Saya mau keadilan. Kita mau keadilan, Pak. Betul betul betulul. Ini bensin pemerintahnya mana ini? Pak presidennya tidak kelihatan. Wah ini parah banget. Presiden mana ini? Masa presiden enggak ada di panggil government Pak. Cepat Pak. Pak kita mau berbicara kepada government Pak. Pak betul Pak. Mana governmentnya Pak? Tidak dijawab bagaimana? Mana Bapak? Gimana sih Pak? Bapak kena aparat pemerintahan Pak. Telepon pemerintah Pakar. [Musik] Maksudnya Bapak dibayar sama pemerintahan begitu Bapak dibayar pemintah Pak. Bapak mau suruh pemerilan keluar apa kami bakar Pak? Emang emang Bapak kita mau bicara sama abang-abangan, bukan adik-adan. sih kasih tahu bakar mas aja enggak sih bakar kalau dalam 5 menit pemerintah enggak keluar maka gedung ini kami bakar kita akan bakar gedung in Pak jika memang pemerintah tidak keluar pakar kami di sini hanya ingin berbicara dengan pemakarak bakar to bakar to bakar Yang polisi mau berbicara polisi mau berbicara. Iya, Pak. Silakan, Pak. Ini anjim, Pak, gimana, Pak? Kondusif. Jadi begini, saya sudah menghubungi ee pihak gubernurnya, tapi belum ada jawab jawaban di sini. Nah, kalian boleh tunggu sekitar L sampai kalau sampai waktu Bapak itu yang sudah dijanjikan terlewat, Pak. Kita akan ngebuat sebuah vandalisme di sini Pak. Betul betul betul setuju. Bakar. Ayo bakarbakar. Jangan tetap bakar bakar bakar bakar. Sebentar sebentar sebentar. Kita tunggu Pak itu anjay orang ini nih. Kita tunggu pokoknya katanya 5 sampai 10 menit ada pemerintahan yang datang katanya. Bakar korek dulu to. Di mana musiknya? Musiknya sound horx. Sikat R sikat R mana? Cepat Rico. Rico sikat Rico sikat sound horx sikat. Jalan aja guys. Jalan alien guys. Jalan alien. Ah pokoknya kita tunggu sini pak sampai pemerintahan datang Pak pokoknya [Musik] later. Ini udah 5 sampai 10 menit tidak pak bakar bakar bakar bongkar bongkar bongkar bongkar. Mana pemerintahnya? Mana Pak pemerintahnya? Tidak ada sama sekali yang datang di tempat Pak. Bongkar bongkar bongkar Pak. Mana Pak pemerintahnya Pak? Jangan sampai saya pemerintah lagi tambah vouer Pak LC pakrakinta lagi tambah vouer LC Pak. Pak kita butuh Pak kita butuh Pak kita butuh Pak butuh pemerintahan datang untuk berbicara kepada kami Pak. Keluarkan keluarkan pemerintah kalian cepat cepat seperti ini. Woi, kasih tahu diam dong jadi patung kamu. Hah? Betul. Keluarkan pemerintah. Oh, nak ninu. Oh, samarah ini. Samarah ini. Coba coba coba coba polisi. Polisi mau ngomongin coba diam. Coba diam dulu. Diam diam. Dia mau ngomong kayaknya. Siap. Ngomong pak teriak pak biar semua pada tahu. Siap. Polisi enggak bisa ngomong. Semuanya diam. Semuanya diam. Diam dulu. Diam dulu. Bisu anjing. Semuanya diam. Apa? Bapak mau nyampein apa? Giliran dah diam. Enggak nyampai ngomong ngomong. Ngomong pak ngomong. Coba coba coba ada cob coba coba kata coba bapak ya. Kita kondus. Oke, warga-warga sekalian. Tadi saya sudah berusaha untuk menghubungi government yang akan tetapi bohong bohong bohong bohong bohong sih. Bohong sih. Bti lagi karaokean itu. Berapa berapa lama? Berapa lama? Saya yakin kalian para polisi dibayar untuk melindungi mereka. Betul. Betul betul betul. Ingat Pak, kalian digaji dari duit kami. Betul betul betul betul. Ya seharusnya anda ini membela kamiaiksa rakyat terus ni dari rakyat dalam nih bukan dari rakyat ATMku minus gara-gara pajak anjing. Eh eh ngomongin jangan begitu ya mulutnya jangan begitu dia mah boleh mulutnya jangan kasar main-main ini ya mantap. Jadi gimana Pak kepastian K untuk kami Pak? Betul. Boleh datang lagi nanti malam. Kami ingin malam kata Pak katanya bukanya sampai jam . Kenapa enggak ada, Pak? Setuju. Setuju. Lagi ngerapiin duit korupsi kah? Wah [Musik] kita butuh Pak. Gimana Pak? Jadi jalan tengahnya Pak ini Pak jalan tengahnya itu ya enggak ada bohongbohong bohongak siimana ini bapaknya alasan bapaknya itu lagi nant oh enggak bisa gitu enggak bisaak bisa gitu pakai baso kak sini lempar molotofannya ini tidak menghar Gua buka nih gua open mobilnya atau apanya orang gimana maksudnya? Mau kita lempar nih jangan kalau misalkan lempar bom kayak begitu engak mahal rakyat kita gimana tuh apa kita lempar molotof aja apa kerja lempar molotof ke siapa ke mobilnya atau ke orangnya? Iya ini nih gua bagiin gua bagiin ada satu-satu nih. Benar benar benar gua satuin nanti ya nanti ya nanti. Jadi gini aja kan berhubung engak enggak bisa dipungkirin kayak gini nih. Parah banget nih cok. Ini suara kita enggak kedengaran nih. Ada salah satu di dalam situ, di bangunan situ. Dia lagi duduk makan-makan enak ya. Pasti mulut lu mulut mulut lu botajak. Buset siapa itu sih ngomong mulut lu botongannya dijaga dong. Lempar aja enggak sih to? Lempar aja enggak sih? Tunggu timing dulu kan belum panas nih. Iya belum panas soalnya. Tunggu panas panas. Jangan lindungin koruptor ngomong bacot itu. Coba deh maju ke depan deh yang ngomong jadi bagaimana ini maju semua maju semua maju semua maju maju pemerintahannya enggak ada mati mati maju maju maju maju maju ya Zah udah kelamaan ini udah gimana ini masa sehari doang enggak ada sama sekali mau pemerintahan mana dapat Yanto gimana Yanto Anto mana ini Anto enggak ada mana nih Anto enggak ada pemerintahannya Anto gimana nih Baik-baik. Makanya demonya yang baik-baik. Eh, makanya demonya kondusif. Makanya demoak kondusif gimana pemerintah mau keluar. Iya. Kalian itu harus mengaspirasikan ini apa deh pendapat kalian, statement kalian itu terang-terangan gitu. Jangan kayak eek kintil-kintil. Jangan kayak begitu. Ada otak gua lu pada itu ya. Ada binatang kita ini ya. Iya. C kayak binatang. Enggak bakal keluar pemerintahnya kalau kayak kayak gitu ngeditnya capek. Nanti kita dibilang ini anak tidak berpendidikan. Kita kan berpendidikan setuju setuju. Udah pokoknya nih ya nanti lu dengerin lu pada nih ya pokoknya nanti Bang Tegar bakal ngomong. Ah Bang Tegar silakan Bang Tegar. Silakan Bang Tegar perwakilan dari kita Bang Tegar. Perwakilan dari kita Bang Tegar. Ayo Bang Tegar. Bang Tegar Bang Tegar. Bang Tegar silakan maju. Bang Tegar, Bang Tegar ngomong Bang Tegar kita kan tidak tahu kan kerjanya pemerintah. Maksudnya si P si PC ngomong PC udah PC udah P udah ngomong PC aja. Awas janganituin guaurikat kalian aja P Pemerintahnya keluar P kalianuh keluar saya gak buat KTP mana dong sabar duluak kedengeran polis diam rumahnya diam boleh boleh officer eh teman-teman ini kita sudah terlambat ini. Ini jam kerja mereka kelar itu jadwalnya jam. Sabar, Bang. Sabar, Bang. Sabar, Bang. Sabar, Bang. Itu sebelum jam . Itu bagaimana ini Bapak? Apa mereka sudah pulang semuanya? Nah, kedatangan kalian tadi saya melihatnya itu waktu menuju ke saya butuh KTP 1545. Oke. Kemungkinan di jam segitu sudah sebagian dari enggak sesuai, Pak. Tidak sesuai jadwal itu masih ada waktu. Oh, gitu. Berarti enggak sesuai jadwal sudah istirahat gitu maksud kamu pak coba coba coba diam dulu biar ini Bapak mau ini nanti kalau tong tidak kondusif tembak mati bagaimana silakan Pak. Lanjut lanjutkan lagi Pak. Lanjut lanjut. Betul. Bukan seperti itu. Ada ada harinya yang di mana mereka tuh harus cepat pulang atau ada jadwal yang mereka men mereka tuh harus cepat pulang gitu loh dari jadwal yang seharusnya. Nah, kemungkinan nanti malam ada government yang kerjanya itu shift malam. Kalian boleh datang. Kamu bohong kamu pendusta. Banyak alasan bohong itu di atas di belakang situ jadwalnya sampai jam .00. Betul. Apagi ni perempuan satu nih gak tahu bicara kau di tulis e sampai jam sore kan enggak nutup eh sebelum dari jam .00 sore itu mereka ada ada seb itu tidak sesuai kebijakan pemerintah Pak. Pemerintah memberikan kebijakan seperti itu seperti itu. Tapi mereka sendiri yang melanggar kebijakannya. Bagaimana dengan rakyat Pak? Eh, tolong kamu itu namanya korupsi waktu udah ditetapkan jadwalnya jam segitu pakai helm nih ya dari aja sekolah pulang pulang jam berapa tadi guys kita sekolah tadi pulang jam makanya kita sempat-sempatkan ke sini nih dari sekolah kamu nih eh kamu tolong diam coba kalian eh coba seumpamanya kalian tuh datangnya jam 3 tepat kita baru keluar dari sekolah jadi oke Oke, saya paham. Saya paham. Nah, berhubung kalian waktunya tidak tepat sama governmentnya, saya sarankan itu untuk datang lagi nanti malam karena kaki saya lama. Terlalu lama. Nah, itulah kali yang tadi itu enggak sabaran. Coba coba telepon jadi bap nyalain kita. Teleponnya nyalain kita bagus ya. Enggak ada waktu kok untuk warga gini loh kalian tuh terlebih dahulu menunggu nanti malam sekitar 8 internasional aku rumahnya dial turun turu turun tapi sekarang udah coba coba telepon nomor government dulu siapa tahu ada satu dua orang yang masih ada coba kita mau lihat Pak kalau yang enggak masuk enggak apa-apa pak coba ditelepon dulu di speaker Pak kita mau tahu speaker Di HP saya government empat orang pak cukup orang coba diam dah coba telepon dulu diam diam jendela omong kosong dia sendiri polisi aja gak tah ngubungin berarti tadi enggak ada yang ngubungin government dong ya tadi katanya suruh nunggu 5 sampai 10 menit berarti dari tadi enggak ada yang ngubungin dilindungin lawak Jadi gini, kami ada akses untuk memasuki transmisi dari government. Sudah saya masuk ya, cuman enggak ada jawaban. Bukan berarti menghubungi itu selalu melewat ini lewat dari HP mem radio ada bisa gabung ke radio pemerintah siapa tahu ada yang masih ada lagi. Betul. lah cuman dari sana tadi. Wah udah rusuh udah mulai rusuh udah mulai rusuh udah mulai rusuh udah mulai rusuh bagiin atau apun. Takutnya kan ini apa emosi masyarakat tidak bisa dibendung ini. Takutnya ini kalau tunggu malam sore ini sudah hancur ini gedung benar bawah gua kurang bawah. Jadi gini coba K kita hubungin aja media-media biar aduh kiram bang kiram bang. Astagfirullah. Munduran K bijiji. Munduran bisa emosi masyarakat e Baper. Jadi itulah konsensinya. Alright. Oke, saya paham. Seandainya gini minta tolong dong nih. Seandainya dari sini bisa di sini sini yang kalian dapat ya. Kalian dit enggak kena bisa nginak sekemungkinan besar mendapatkan apa yang kalian inginkan polisi. Cuman enggak cuman e kayak doang gua dikasih cacing cok. Sedangkan kalau seandainya kalian cuman cuman merusuh di sini. Woi, sabar sabar sabar sabar bodoh. Kita anarkis perkara governmentnya enggak datang pak pemerintahannya enggak ada. Aduh. Aduh. Sabar. Sabar. Sabar. Sabar. Turunkan semuanya. Wah. Parah. Wah. Parah. Cara senjata cuk. Wah. Parah. Pengidasi rakyat Pak Kelam. Itulah konsekuensinya Pak. Bakar. Bakar. Bakar. Tidak bisa namanya di ini enggak bisa namanya pulang mobil polisi. Mobil polisi. Polisinya mana polis? Mana mobil? Mobil mana? Mobilnya lempar lagi. Lempar lempar. [Musik] Bakar mobil polisinya. Bakar polisinya bakar. Bakarakant. Bakar bakar. Tapi enggak ada alat bakar. Bakar polis. Bakar mobil polis nih gua. We awas awas awas polisi polisi polisi sudah sir sir sudah naik naik naik jalan jalan jalan jalan kabur kabur kabur mencar kabur kabur mencar mencar mencar mencar mencar [Musik] kita harus cover ya guys ya kelamaan pemerintah pemerintah pemerintah tidak bisa yang namanya ini Sikat polisi. Sikat sikat polisi. Jongkok sikat ketahuan jongkok dulu dulu. Sabar. Tangkap, tangkap, tangkap, tangkap. [Musik] Kita sikat polisinya satu-satu. Pokoknya kalau misalkan ada kepolisian yang ada di dekat kita, kita sikat. Ayo karena kepolisian telah membohongi kami. Katanya 5 sampai 10 menit itu benar datang, tapi tidak ada yang datang sama sekali. Ayo kita bangun. Sikat, sikat. Makanya ayo cari orang. Woi, back up, back up, back up orangnya. Woi, ayo kita turun, turun, turun turun. Ini mau turun. [Musik] Jangan sampai teman kita ketangkap, woi. Iya, woi. Apek apek teman kita mati, cuk. Teman mati kenapa, cuk? Iya, kena kena bomotop. Tonjok, to ditonjok, to kena molotop gua to. Jangan sampai teman kita ketangkap palo. Polisian mana? Polisi tadi gua dengar ada suara sini. Di sini tadi gua dengar ada suara teman kita tadi ditangkap di sini. Di depan-depan. Nah, di sini. Mana ada sini bom. Woi, mana teman kita? Ditangkap katanya. Di mana, Pao? Teman kita di mana? Gak tahu. Udah pada kabur. Kabur. Kok kabur? Pak Paul. Pak Paul. Si Papol yang di mobil pegang molotong dia. Aduh tadi Pak Pol woi. Jangan sampai teman kita ada yang ketangkap. Pao. Woi, jangan woi. Aku anak kecil yang dipaksa dewasa. Kecil yang dipaksa dewasa. Dewasa. Mana teman kita? Emang ada yang ditangkap, Guys? Woi, teman kita ada yang ketangkap beneran atau enggak? Rata-rata pada misa ya, Anto? Di bawah semua. Ayo ke bawah. Jangan di atas. Woi, lu di mana? [Musik] Di mana? Sini. Tuh, mana? Bawah. Enggak. Teman kita ada yang ketangkap atau enggak? Tapi enggak ada. Gak ada yang ketangkap tadi. Katanya ada. Katanya ada ketangkap. Pa. Aman. Aman. Aman. Mencar doang. Mencar doang. Ah iya mencar doang. Teman-teman kita toh. I teman kita. Eh, teman kita ada yang ngetangkap enggak? Teman kita ada ngetangkap enggak? Pingsan doang to. Pingsan doang to. Karena kepolisian tidak yang namanya apa deh e menepati janjinya kita serang aja kantor polisi. Gimana? Betul. Tapiak punya apa? Kita kumpulin ini dulu to. Kumpulin masa dulu kita bisa segini doang. Aku minta dong minta golok dong yang to enggak punya. Enggak ada gua golok makanya lu mau demo itu persiapan. Kita butuh persiapan to. Woi, polisi. Oh, itu polisinya itu. Kantor Bapak akan kami serang, Pak, karena Bapak tidak menepati janji. Jangan ayo ayo yang mau naik yuk. Woi, kumpulin anak-anak kita serang. Gak apa-apa gua jalan, gua jalan gua jalan. Evakuasi, evakuasi, evakuasi, evakuasi. Woi, naik mobil lu pada woi. Naik, naik, naik, naik, naik. Kita serang kantor kepolisian, woi. Aman aman. Aku masih aman. Evakuasi yang udah pizza yang pik bukan biji ngetes ngetes golok enggak ada ngetes golok adaakon to kagak kagak yang lain yang lain teman kita ditangkap to serius siapa ayo kita ke ayo kita ke kantor polis ayo kita ke kan kantpol sekarang ayo kita ke kan kpol kelas sekarang oke oke kita ke kanpol back up teman kita yang ditangkap oke oke oke ok enggak Bisa na yang tu, yang itu, yang lain, yang lain. Gua biar, biar gua, gua basis ketuk. Gua basis ketuk. Naik, naik, woi. Naik woi. Bang, jangan bengong. Kita mau demo. Jangan jangan naik bang. Naik bang. Kita basis ketuk. Let’s go. Ada cewek to. C to. Ada cewek to. Tapi to cewek. Cewek. Ah, gila cewek enggak bisa main skateboard. Tapi kumpulin anak-anak basis kita dari ujung ke ujung. Kita serang kantor polisi. Ayo, jangan gentar. Let’s go. Woi, lu Garcot masa lu pemerintahan enggak nyediain powerbank lu. Diam aja. Ayo datangin ke kepolisian, Pak. Teman kita ditangkap ketua naik bakar kantor. Kita serang ke kantor polisi kalau gitu. Di mana? Di mana? Di polisi kita ditangkap sir. Oh i pao. Saya tidak terima teman saya ditangkap polisi. To. Mending naik sini aja to. Naik to biar cepat to. Bi gak usah biar gua basis ketuk. Gua basis ketuk. Gua bilang kan gua basis ketuk. Ikut jalan kah? Lu sehat juga. Go go go go go. Iya ini hitung-hitung kanpol kanpol turunin pokoknya sikat kepolisian. Sikat-sikat tembakin tembakin. Let’s go. Jalan lu ya. Basis ketuk lu yangak usah dibilang gua basis ketuk kita basis ketuk tukut. dulu jangan mundur sef maju polisi sudah tidak menepati janji bahwasanya katanya 5 sampai 10 menit tapi enggak ada betul [Musik] bentar masa kita mana yaanto sabar to masa kita masa kita dikit to let’s go masa yang lain ini c masa yang lain di belakang Bebaskan teman kami. Polisi ni polisi nih polisi nih. Bebaskan teman itu polisinya Pak. Aduh polisi. Polisinya Sandra polisinya mana polisinya ini polisinya Pakul udah bisa udah bisaudah. Kritis kritis. Sini sini sini sini. Bebaskan di polisi. Polisi. Polisi polisi polisi polisi polisi polisi polisi polisi awas polisi polisi ini polisi ni polisi. Mati mati mati dong. Mati mati mati mati cakep. Bebaskan teman kami. Kasih paham paham. Ini ini wanita wanita ini wanita wanita ini wanita wanita wanita mana mana mana. Bebaskan teman kami. Terus terus terus. Kami butuh teman kami. Mana lagi? Mana lagi? Lagi mana lagi? Kami butuh teman kami. Kembalikan teman kami Pak. Ambilin polisinya. Ambilin polisinya. Ambilin polisinya. Bakar bakar bakarak pak ada pak bakar bakar pak bakarak bakar kantor polisinya anjing dibakar Pak Yant Yanto Yanto kantornya Bapak tidak menepati janji ini to to ini niar bakar bakar bakar bakar bakar sikat sikat sikat sikuh cok cok bakar bakar bakar bakar itu mana mana man ini dia itu udah gua bakar udah gua bakar udah gua bakar bakar bakar dibakar ini lagi mati kau ya pao gila kau mati to to di dalam Anto bisa dimasukin anak-anak udah masuk tuh. Bisa dimasukin bisa dimasukin kah? Oh enggak bisa. Oh bisa dimasukin. Bisa Anto? Yanto. Ini di sini ini nih lihat nih. Lihat bisa masuk. Mereka bersembunyi di dalam sini. Hajar hajar hajar haar itu teman kita yang ditangkap dua orang. Woi buka. Gimana caranya masuk belakang? Kembalikan teman kami. Kembalikan para warga. Kembalikan kawan kami. Buka buka. Ayo kita teman-temanku. Polisi saya tidak enggak kebuka. Kembalikan. Mungkin ada jalan lain polisi saya bakar dulu. Mungkin ada jalan lain. Kita lakukan pertukaran. Kita gak peduli. Kita gak peduli. Siapa? Siapa nama kamu? Halo. Aku Lidia. Aku kumpulin kumpulin kumpulin kumpulin kumpulin. Kamu warga baru ya kami juga tidak akan mengembalikan. Oh iya aku Yanto. Aku bunuh bunuh bunuh demo dulu to kamu. Oh jangan dulu demo. Oke let’s go. Ambil pom bensin. Pom bensin kita bakar. Kita bakar. Kita bakarnya. Kumpulkan dulu. Kumpulkan dulu kunci pintu ya. Ya, mending kita ambil kuncinya aja buat buka itu ya. Kumpulkan dulu ini polisinya kita ba kumpulkan kumpulkanul kumpul keluarkan dulu teman-teman kami kalau tidak ini teman-teman keluarkan ya Pak. Betul Pak. Betul Pak. Keluarin teman kami atau enggak polisi yang di sini kami bakar. Kami sudah mengelakin nih. Jangan dong. Jangan dong. Iya Pak. Tiga polisi Bapak diga kami cari korek api terus bakar keluar keluarkan Pak teman kami Pak teman kami keluarkan atau mungkin ini teman Bapak kami bakar Pak Gimana beli lagi banyakkan beli banyak pokoknya itu di belakang anggota beli yang banyakkan teman kita itu disimpan dulu kalian kalau oke kalian to ini mau diapain to mau dibakar ajaukin iya karena teman kita kan ini menyimpan itu punya nanti dulu ya dulu dengerin saya sono gua teman kita teman kita mau berbicara sama itu katanya mau berbicara iya Pak ini Pak si Asep kok saya oke kok saya dengerin apa saya mempunyai tiga suspek. Kalian juga punya tiga suspek mana? Satu officer itu. Satu ini suspek di dalam. Enggak itu Bapak ngelihat tiga kan di situ tuh satu lagi. Lihat Pak itu ada lagi satu orang tuh Pak. Ada empat tuh Pak. Empat. Empat punya empatimana kalau kita jadi kami punya empat ini selamatkan tiga teman kami. Satunya kita mau pergi dari sini. Satu kabur kabur kabur dia kabur itu dia kabur kabur kabur kabangan semua airnya mana dia kabur dia masuk ya dia masuk ya masuk masuk dia masuk dia masukitak dia masuk gua masuk [Musik] hajar hajar kejar masuk bagus dia kecolongan masukin masukin [Musik] oke bagus Salah gua masuk, gua masuk, Guys. [Musik] Woi, gua di sini. Gua di sini. Waduh, gua dikunciin. Kamu kalau kabur kamu pukulin lagi. Pak, mau keluar gak, Pak? Kalau gitu gua tahu gua harus menyelamatkan teman-temanku yang ada di bawah sana. [Musik] Gua harus menyelamatkan teman-teman gua. kayak gitu teman-teman gua di Sandra ini saatnya it’s time for signing itu satu kepolisian. Oke. [Musik] Aduh gak dibuka. [Musik] Aduh, dikunci juga. Oh my God. Aduh, gimana caranya gua kekunci, Guys. Dikunci sama kepolisian, teman-teman. Gimana caranya? Aduh, gak bisa, Guys. Kuncinya punya kepolisian, Teman-teman. [Musik] Oh my God. Gimana caranya? Ada satu kepolisian itu yang di sebelah sana ya, Guys ya. Ada dua orang yang lagi di Sandra, Teman-teman. [Musik] Wah, gila gila gila gila [Musik] gila, Guys. Ini udah enggak kondusif, Teman-teman. Udah enggak kondisif, Guys. [Musik] Pintu, buka pintu. Buka pintu. Cepat. Buka pintu. Buka pintunya. Buka pintu. Buka pintu. Cepat ini aku kalau begitu buka pintu. Sabar. Ini aku buka pintu nih. Sabar. Pintu saya cabut tarik ini kami tarik. gini ya. Gila guys, dia benar buka pintu atau enggak? Oh itu guauk masuk masuk masukin masukin masukin. Mana teman kita? Masuk masuk masuk kita masuk masuk masuk. Jangan banyak lama. Jangan banyak lama. Ayo to. Di mana kita enggak bisa di bawah dikunci di bawah dikunci. Wah di bawah di bawah di bawah. Ini udah dibuka udah dibuka udah dibuka. Udah dibuka polisi yang bawah ni harus mati nih. Udah dibuka, udah dibuka, udah dibuka. Gila, ada ini guys apa ada pentolan gitu guys kayak e alumni alumni alumni mampus. Wih waduh salah jalan itu. Waduh cuy dong Bapak kalau buka pintu ini Pak saya yakin Bapak mati Pak. Percayalah Pak kamu dengan seenak itu ya dadah-dadah kami di sini kuda marah besar. Woi, buka. Woi, bikin kecewa kamu. Buka buka buka. Wah, kamu ketemu ya langsung bunuh. Kamu buka gua baco. Kamu bisa kalian semua masih ketawa-ketawa nih dia nih. Dia kebuka di situ. Di dalam dia kebuka. Buka yang di atas. Buka buka yang atas deh. Teman-teman polisi atas polisi ini kita adili aja. Woi, buka woi. Nah, buka ini m buka buka buka. Kalau Bapak buka pintu itu, saya yakin Bapak akan mati. Saya tidak mau buka. Saya tidak mau mati. Saya yakin, Pak. Kami sudah geram, Pak. Kami dibohongi oleh aparat. Begituun juga kepolisian, Pak. Ih, kami tidak membohongi kalian. Gimana hati nuranihani Baba, Pak? Kami tidak ngapa-ngapain teman-teman kalian. Kami ingin mencari tahu apa yang mereka lakukan. Enggak, Bapak pembohong. Kami sudah menunggu 5 sampai 10 menit. Padahal kami datang jam lewat. Sementara waktu untuk tutup government itu di jam . Pak, Bapak sudah main kong Kalikong dengan pemerintahan, Pak. Tidak ada. Kami tidak kong kalikong sama pemerintahan. [Musik] Saya enggak percaya, Pak. Saya bakar juga tempat ini kalau gitu, Pak. [Musik] Mampus kau. Mampus kau. Mampus. Saya bakar tempat ini ya, Pak ya. Kalau Bapak tidak mau keluar, saya bakar, Pak. Yaak. [Musik] Di mana pemerintahan yang Bapak umpetin itu, Pak? [Musik] Di mana, Pak? Bapak jangan mendekat kepada saya, Pak. Atau saya lempar molotov ini. Bapak jangan mendekat sama saya. Bapak jangan mendekat sama saya. Oke, kalau Bapak mendekat sama saya, saya akan bakar ini. Buka kau. Ah, keluar. Masuk masuk masuk lewat sini masuk lewat sini. Tahan pintunya, tahan pintunya. Masuk masuk tahan pintunya. Tahan pintu. Tahan pintu. Tahan pintu. Tahan pintu. Tahan pintu. Tahan pintu. Tahan pintu. Tahan pintu. Tahan pintu. Jangan semuanya tahan pintu. Bapak ingat Pak kebakaruh wuh banget lah. Lu kenapa to? Aduh sekar. Woi, buka woi buka tidak akan putus, akan berlanjut sampai power ada ya guys ya. Jadi terima kasih banget buat teman-teman yang sudah nontonin videoku dar sampai akhir dan terima kasih banget buat teman-teman yang sudah selalu dukung gua, guys. Seperti biasa kalau misalkan kalian ada ide kalian komentar di bawah dan jangan lupa juga follow Instagramku yang ada di deskripsi untuk kalau misalkan aku upload atau enggaknya guys. Biasanya kalau misalkan gua gak upload atau telat upload gua akan mengabarkannya di story Instagram. Kalau gitu gua jel mobil aku. W ini kenapa diinjak-injak anjir? Jangan diinjak-injak Pao. Lu mau gua gigit lu aja lu. Woi, sakit woi. Sakit banget ya. Sakit digigit digigi. Eh, ditendang-tendang kita ini. Anjay. Hari ini pingsan nanti makanya mau pingsan dia lah. Ada makan minum enggak, Jen? Ada. Ada banyak tadi dikasih sama si siapa? Dikde. Eh, jatuh di smackdown cok. Smackdown kita mana? Di smackdown anjing. Bisa digendong ya? Nah, nah, nah, nah. Tuh bawah tuh. Aduh digendong kita. Aduh, di smackdown lagi, Guys. Di apa namanya? Di di airport pakai skateboard. Skateboard. Ada aku chatboard-nya dua. Oh, itu ada durability juga. adalah [Musik]

Merchandise Jelool ► https://id.shp.ee/MNQdLJq

Subscribe ► https://www.youtube.com/c/Jelool

Join:
My Discord ► https://discord.gg/bYCjUKVtjT
Discord Hopefully ► https://discord.gg/hopefullyroleplay
Facebook Fanpages ► https://www.facebook.com/gaming/Jelool11

Jangan lupa follow akun media sosial gua ya :
Instagram ► https://www.instagram.com/jeloool
Tiktok ► https://www.tiktok.com/@jelool11

Untuk Email bisnis kalian bisa masukan disini :
Email ► jelool913@gmail.com

Thanks ya guys 😀

#gta5 #gtarp #funny #gtaroleplay #funnymoments #gtaonline #gtav