GILA! Indonesia Siapkan Rudal Mematikan, Malaysia Kemarin Nantangin Sekarang Kocar-Kacir

Usai memberikan pernyataan yang dinilai sengaja memanaskan situasi di Ambalat, Malaysia kini justru ketakutan perbedaan pandangan terkait wilayah perairan yang disengketakan di timur Kalimantan itu menjadi pemicu konflik. [Musik] Pemerintah Malaysia menegaskan tidak mau berperang dengan Indonesia terkait permasalahan sengketa perairan blok ambalan. Hal itu disampaikan Malaysia melalui Menteri Luar Negerinya Muhammad Hasan pada Senin 4 Agustus 2025. Muhammad Hasan mengakui bahwa Malaysia memiliki hubungan yang sangat baik dengan Indonesia. Sehingga menurutnya permasalahan wilayah ini seharusnya tidak memicu konflik termasuk perang. Meski Presiden Prabowo sendiri tampak tetap tenang dan memilih jalur damai, namun Indonesia tetap berupaya mengamankan blok ambalan. Presiden Prabowo juga sudah menyiapkan rencana demi menghindari akal bulus negara tetangga. Sang presiden dikabarkan siap mengirim TNI Angkatan Laut jika Malaysia masih bertindak macam-macam. Rencana ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak termasuk DPR RI. Sebagai bagian dari strategi tersebut perlu diperkuat dengan kehadiran fisik dan simbolis Indonesia di Ambalat melalui patroli TNI Angkatan Laut. Selain itu, Presiden Prabowo juga sudah menyiapkan rencana cadangan jika situasi memburuk. Tak tanggung-tanggung, RI 1 bakal mengerahkan sistem rudalhan yang dipasok oleh militer Turki. Dilansir dari Sinds, Indonesia disebut telah mengerahkan sistem rudal balistik Taktis Han di Kalimantan Timur. Momen ini terjadi ketika sengketa wilayah Ambala dengan Malaysia kembali menjuat. Foto-foto sistem Rudalhan yang diproduksi oleh produsen Turki Rocketstan itu telah dipublikasikan di halaman Facebook Sahabat Kris sejak Jumat pekan lalu. Foto-foto itu dilaporkan diambil dari fasilitas seribur A milik TNI Angkatan Darat di Kalimantan Timur. Rudal balistik adalah rudal berpeluncur roket yang dapat membawa hulu ledak nuklir ataupun konvensional. Rudal ini diklaim mampu mengoyak sistem artileri dan pertahanan udara milik negara tetangga. Dikutip dari situs web Rocket Sun, Rudalhan sepanjang 7,1 m memiliki diameter 610 mm dan jangkauan hingga 280 km. Beratnya 2.500 kg dan dipersenjatai dengan hulu ledak berdaya ledak tinggi 470 kg. Rudal ini diklaim memiliki akurasi probabilitas kesalahan melingkar di bawah 10 m. Memberikan daya tembak yang akurat dan efektif terhadap target strategis di medan pera. Target potensialnya termasuk sistem artileri dan pertahanan udara, lokasi radar, dan fasilitas logistik. Menurut sistem berita Defense Security Asia, jangkauan Rudel Khan akan memperluas radio serangan Indonesia ke koridor maritim yang disengketakan. Terlebih Indonesia saat ini juga memiliki kekuatan militer yang lebih unggul dari negara tetangga. Dalam laporan 2025 military strength ranking atau peringkat kekuatan militer 2025 yang dirilis Global Fire Power, Indonesia masih tercatat dalam daftar 15 negara dengan kekuatan militer terbesar di dunia. Pertahanan nasional Indonesia terdiri dari kekuatan udara, darah, dan laut dengan kemampuan pencegahan perangkat militer terpilih ala negara-negara barat. Indonesia tahun ini masih mempertahankan posisinya di peringkat 13 dari 145 negara unggul jauh dibandingkan Malaysia yang berada di peringkat 42. Secara keseluruhan Indonesia memiliki power indeks sebesar 0,2557 jauh lebih kuat dibandingkan Malaysia yang mencatatkan power indeks 0,7429 yang mana semakin kecil nilai indeks semakin kuat posisinya. Dalam halel militer, Indonesia memiliki total 400.000 personel aktif. Hampir 4empat kali lipat lebih banyak dibandingkan Malaysia yang hanya memiliki 113.000 personel. Selain itu, jumlah personel cadangan Indonesia juga jauh lebih besar, mencapai 400.000 orang. Sedangkan Malaysia hanya memiliki 51.600 personel. Keunggulan ini diperkuat dengan pasukan paramiliter Indonesia yang berjumlah 250.000. RIB lebih dari dua kali lipat dibandingkan Malaysia yang hanya memiliki 100.000 personel. Soal tenaga yang siap dikerahkan mencapai hampir 138 juta orang sehingga menjadikan Indonesia salah satu kekuatan manusia terbesar di dunia. Dari segi anggaran pertahanan, Indonesia juga memiliki keunggulan yang signifikan dengan total anggaran mencapai 440 miliar dolar Amerika Serikat. hampir dua kali lipat lebih besar dibandingkan Malaysia yang hanya mengalokasikan 247,5 miliar dolar Amerika Serikat. Dengan anggaran yang lebih besar, Indonesia mampu membangun sistem pertahanan yang lebih modern dan kuat. Hal ini tercermin dalam jumlah alut sista yang dimiliki, termasuk pesawat tempur, kendaraan lapis baja, serta armada laut yang lebih banyak dibandingkan dengan Malaysia. Di sektor udara, Indonesia mengoperasikan total 459 unit pesawat, termasuk 41 pesawat tempur, 34 pesawat serang, 112 pesawat latih, dan 214 helikopter. Angka ini jauh melampaui Malaysia yang hanya mengoperasikan 135 pesawat dengan 12 pesawat tempur dan 45 helikopter. Keunggulan ini memberikan Indonesia fleksibilitas lebih besar dalam operasi udara, baik untuk pertahanan maupun misi offensif. Untuk kekuatan darat Indonesia tercatat memiliki 331 tank, 20.440 kendaraan lapis baja, serta sistem artileri dan peluncur roket dalam jumlah signifikan. Sementara Malaysia hanya memiliki 48 tank dan 13.50 6 kendaraan lapis baja yang menunjukkan dominasi Indonesia dalam perang darat. Di sektor maritim, kekuatan laut Indonesia juga lebih superior dengan 331 kapal perang dibandingkan Malaysia yang hanya memiliki 100 kapal. Armada laut Indonesia mencakup empat kapal selam, 7 fregat, dan 25. Sementara Malaysia hanya memiliki dua kapal selam, dua fregat, dan en Corvet. Keunggulan ini menjadikan Indonesia sebagai kekuatan utama di kawasan dengan kemampuan mempertahankan wilayah perairan yang lebih luas serta menghadapi berbagai ancaman maritim secara lebih efektif. Dengan keunggulan di hampir semua aspek, Indonesia memiliki posisi militer yang jauh lebih kuat dibandingkan Malaysia, baik dalam hal personel, anggaran, maupun persenjataan. Tidak hanya dari sisi persenjataan, Indonesia juga unggul dari aspek logistik dan sumber daya. Indonesia memiliki lebih dari 11.000 kapal dagang, 513 bandara, dan 496.000 km jaringan jalan raya yang berperan penting dalam mendukung operasi militer dan distribusi logistik. Kekuatan ini semakin diperkuat oleh kekayaan sumber daya alam dan cadangan energi yang besar serta luas wilayah yang strategis dengan lebih dari 54.000 km garis pantai menjadikan Indonesia sebagai kekuatan maritim yang sangat potensial di Asia Pasifik. [Musik] Yeah.

Usai memberikan pernyataan yang dinilai sengaja memanaskan situasi di ambalat, Malaysia kini justru ketakutan perbedaan pandangan terkait wilayah perairan yang disengketakan di timur Kalimantan itu menjadi pemicu konflik.

Pemerintah Malaysia menegaskan tidak mau berperang dengan Indonesia terkait permasalahan sengketa perairan blok Ambalat. Hal itu disampaikan Malaysia melalui Menteri Luar Negerinya, Mohamad Hasan, pada Senin (4/8/2025).

Meski Presiden Prabowo tampak tetap tenang dan memilih jalan damai, namun Indonesia tetap berupaya mengamankan blok ambalat. Pak Prabowo juga sudah menyiapkan rencana demi menghindari akal bulus negara tetangga.

#indonesia #malaysia #ambalat #missile

Follow more Information on SOCIAL MEDIA:
🔳 Instagram — https://www.instagram.com/poin45official/
🔳 TikTok — https://www.tiktok.com/@poin.45
🔳 Twitter — https://twitter.com/poin45official

@SekretariatPresiden

———————————————————————————————————————

Copyright Disclaimer :
– Under section 107 of the Copyright Act of 1976
– Every Video, Audio, Footage, Image etc in this content under terms of Fair Use, Permitted by Copyright Statute.
– Every Content in this Channel for purpose such as Education, News Report, interpretation etc.