Naikin PBB 250% dan Tantang Warga, Bupati Pati Didemo
Jangan hanya 5.000 orang, 50.000 orang saya suruh ngerahkan. Saya tidak akan saya tidak akan merubah keputusan. Jangan dipenah-penah kamu. Kita takut. Aku tidak takut. Terserah. Jangan Rp50.000 sama saya saja. Tertkan, Pak Polisi. Enggak boleh. Jangan polisi enggak berhak. Kamu itu yang bayar itu masyarakat. Masyarakat Pak yang bayar kamu itu masyarakat ditertib loh ini siapa? Mengganggu ketertiban umum. Gara-gara pemimpin yang enggak jaga mulut kalau ngomong. Asal jeplak. Kalau bikin kebijakan enggak bijak. Yang ada kebijakan malah nginjak-nginjak hati rakyat. [Musik] Gara-gara pemimpin yang enggak jaga mulut kalau ngomong. Asal jeplak. Kalau bikin kebijakan enggak bijak. Yang ada kebijakan malah nginjak-nginjak hati rakyat. Kemarahan warga Pati hari-hari ini bukan cuman obrolan di warung kopi loh, bukan juga obrolan petani-petani di pinggir sawah, bahkan di sosial media udah pecah di pati, Bro. Kemarahan sudah tumpah di jalanan. Simak semuanya di CK Now. [Musik] Jawa soalnya itu dari masyarakat. Apa yang membuat amarah warga Pati ini semakin panas? Ini bukan cuma soal angka di kertas bukan. Ini soal rasa keadilan yang diinjak-injak. Soal perasaan bahwa mereka yang memegang kebijakan mungkin enggak pernah benar-benar ngerti gimana rasanya mengais-ngais rupiah kemudian dipaksa menyerahkan sebagian besar hanya untuk membayar pajak yang melonjak tanpa ampun. Soal naikin PBB 250% bukan kebijakan yang pertama dari Bupati Pati yang bikin rakyat Pati kecewa. sebelum-sebelumnya. Oh, sudah ada yang lain. Nanti kita kupas satu-satu. Kenapa sih Bupati Pati bikin aturan naikin PBB 250%? Alasan pertama katanya buat percepatan pembangunan infrastruktur. Dan ternyata PBB Dipati Pati itu sudah 14 tahun enggak pernah naik. Faktanya nih, Guys, ya. Pendapatan daerah dari pajak Dipati Pati itu cuman sekitar Rp36 miliar. Sementara buat bayar honorer kemudian PPK tiap tahun itu butuh 200 miliar. Jadi solusinya apa? Ya rakyat diminta nombok lewat pajak. Pak Bupati mungkin Anda lupa waktu kampanye bilang apa nih? Saya ingat ini lewat video ini. Kalau peningkatan pendapatan asli daerah bertitik tumpu kepada sektor pajak dan retribusi itu sangat sangat kasihan kepada rakyat Kabupaten Pati. Harus ada upaya-upaya atau skenario yang elegan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Sebenarnya sih cara menyampaikan kebijakan Pak Bupati ini yang menambah situasi jadi panas. Jangankan cuma 5.000 orang, 50.000 orang saya enggak gentar. Dia bilang begitu. Aksi penolakan pajak tanggal 13 Agustus. Siapa yang akan melakukan penolakan biaya yang gundul? Silakan lakukan. Jangan hanya 5.000 orang, 50.000 orang aja suruh ngerahkan. Saya tidak akan gentar. Saya tidak akan merubah keputusan. Tetap maju. Dan saya instuksikan semua aparatur pemerintah Kabupaten PI tidak boleh ada bergining apapun dengan Yayak Gundul. Ya silakan kalau mau ada pihak-pihak yang mau demo silakan saya tidak akan gentar tidak akan mundur satu langkah. Video ini direspon rakyat Pati menggelar aksi demo donasi air mineral untuk masa ditertibkan saat POP PP sampai nyaris juga tuh rico. Jangan sebenar-benar kamu kita takut. Aku tidak takut. Terserah. Jangan Rp50.000 sama saya saja. Tertan, Pak Polisi. Engak boleh. Jangan polisi enggak berhak. Kamu itu yang bayar itu masyarakat. Masyarakat Pak yang bayar itu kamu itu masyarakat ditertib loh ini siapa? Mengganggu ketertiban umum. Mengganggu umum. Pak Bupati Pati Sudewo sudah minta maaf sudah juga membatalkan kebijakan kenaikan 250% PBB. Tapi rakyat Pati sudah kadu marah. Lagian kok enggak ya peka sama kondisi rakyat. Sekarang ini ekonomi lagi lesu, Pak. Jadi hati-hati kalau mau bikin kebijakan yang langsung berdampak sama rakyat. Saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas pernyataan saya. 5.000 silakan, R.000 masa silakan. Saya tidak menantang rakyat sama sekali. Tidak ada maksud untuk menantang rakyat. Mosok rakyatku tak tantang. Saya hanya ingin menyampaikan supaya dewo tersebut berjalan lancar dan betul-betul murni tuntutan aspirasi bukan karena ditumpangi pihak-pihak tertentu. Yang ketiga, saya menyampaikan bahwa soal kenaikan sebesar 250% itu tidak semuanya. Sudewo ini sebelumnya juga pernah bikin kebijakan pajakin PKL 10% per bulan dan kebijakan ini kemudian dibatalin. Emang paling enak sih jadi penguasa ya kalau kas habis tinggal majakin rakyat aja. Enggak punya ide kreatif apa buat naikin PAD selain dari pajak? Sikap politikus yang enggak mau mendengar ee aspirasi warganya. Menaikkan pajak itu kan cara instan untuk dapat pendapatan asli daerah. Nah, itu loh yang menurut saya perilaku sembarangan naikin pajak itu jangan dipakai. Karena pajak itu kan sebenarnya memberatkan warga. Kalau pemerintahnya kreatif banyak pendapatan kalau daerah tuh pad ya namanya ya. Pendapatan asli daerah itu bisa menggunakan sumber daya ekonomi yang ada di daerahnya. I kreatif dikit dong. Pak Sudewo. Senekat itu bikin kebijakan apa karena dapat dukungan dari Solo? Saat sebelumnya Sudewo sempat sowan ke Presiden Jokowi waktu kampanye. Nah, ini kayak jadi momen yang dianggap biasa waktu itu karena beberapa calon kepala daerah juga sowan ke Jokowi. Tapi hari-hari ini jadi bumerang karena semua ya semua yang dekat dengan geng Solo sekarang sedang jadi pantauan publik. Kebijakan Sudewo yang ditolak rakyat Pati. Enggak cuman ini aja, ada kebijakan lainnya juga. Soal pendidikan jelang tahun ajaran baru 2025 lalu, Sudewo ini melempar wacana penerapan 5 hari sekolah dari Senin sampai Jumat. Sude ini ngotot banget menerapkan kebijakan 5 hari sekolah meski banyak pihak yang enggak setuju. Nah, kenaikan PBB di Pati sampai 250% bukan cuma memicu keresahan warga tapi juga jadi pemicu gelombang protes yang sekarang isunya mulai bergeser jadi isu pelengseran bupati. [Musik] H [Musik] Ini bisa jadi sinyal kuat buat kepala daerah yang lain. Kalau mau bikin kebijakan yang menyentuh langsung kantong rakyat, harus disiapin, harus hati-hati. Jangan cuma lempar wacana kebijakan tanpa diskusi publik, apalagi enggak pakai sosialisasi. Yang kedua, cara menyampaikan kebijakan ini tuh penting dan sama pentingnya dengan isi kebijakan. Pemimpin yang terburu-buru enggak pakai gaya komunikasi yang jelas dan sopan, malah bisa memanen kemarahan publik. Di era keterbukaan informasi, gaya bicara arogan atau minim empati bisa jadi pemicu kemarahan yang lebih besar daripada isi kebijakan itu sendiri. Dan kalau kemarahan sudah berubah menjadi tuntutan politik bisa jadi sinyal bahaya. Dan apapun yang terjadi setelah tanggal 13 semoga bisa membawa perubahan kepada rakyat Pati. Sekian cekno kali ini. Jangan lupa ya untuk like, share, dan komen. Nah, kalau ada ide tema apa yang menarik mau dibahas tulis juga di kolom komentar. Saya Rizki Hasan. Tetap kritis, tetap waras, merdeka. Makasih banget ya sudah menyimak. Cek now. Kamu pengin kita bahas apa lagi? Silakan tulis di kolom komentar dan jangan lupa like, subscribe, dan share supaya gak ketinggalan informasi-informasi menarik lainnya di YouTube Official INWS. Saya Rizki Hasan. Terima kasih dan sampai jumpa. Yeah.
Kebijakan kenaikan PBB 250% kabupaten sudah dibatalkan bupati Pati, Sudewo. Namun protes rakyat Pati terus bergulir, bahkan kini bergeser ke pemakzulan Bupati. Kisruh kebijakan ini bahkan membuat Prabowo Subianto turun tangan dengan memerintahkan ketua DPD Gerindra Jateng untuk mendinginkan suasana.
Bagaimana demo 13 Agustus yang sudah direncanakan rakyat Pati ?. Apapun hasilnya, semoga ada perubahan yang baik untuk rakyat di Pati.
Yuk Subscribe https://www.youtube.com/@SeputariNews
Selengkapnya baca di: https://www.inews.id/
Follow Our Official Twitter: https://twitter.com/SeputariNews
Check Our Official Website: https://www.inews.id
Like Our Official Facebook: https://www.facebook.com/SeputariNewsRCTI
Follow Our Official Instagram: https://www.instagram.com/seputarinewsrcti
Dapatkan sajian berita dan liputan langsung peristiwa terkini secara cepat dan akurat di:
https://www.inews.id/ untuk berita dari daerah-daerah di seluruh Indonesia
https://www.okezone.com/ untuk berita-berita sports dan gaya hidup
https://www.sindonews.com/ untuk berita-berita politik dalam dan luar negeri
https://www.idxchannel.com/ untuk berita-berita pasar saham dan ekonomi
#SeputariNewsSiang