Ulas Utas: Prabowo Tegur Bupati Pati, Pajak 250% Batal | AKIM tvOne

Bupati Pati Sudewo akhirnya mencabut kebijakan menaikkan PBB yang besarnya mencapai ratusan persen. Rupanya di balik pembatalan itu ada suara keras dari Presiden Prabowo. Ya, Presiden menegur dan meminta kebijakan yang menuai jeritan rakyat Pati itu dibatalkan. Selengkapnya dalam Ulas, Prabowo tegur Bupati Pati. Pajak 250% batal. harusnya ketemu ayo sing karo aku. Gak boleh sampean membuat kebijakan dewe. Ngerti nak kebijakan Pak Suang perj sampai pasangan. Nama Bupati Pati Jawa Tengah Sudewo menjadi sorotan. Kebijakannya menaikkan pajak bumi dan bangunan PBB yang besarnya mencapai 250% dinilai tak realistis. Gelombang protes menggemak, warga menjerit. Aksi unjuk rasa besar-besaran menolak kebijakan Pak Bupati digelar sejak 1 Agustus lalu. Kala itu, bupati yang juga pernah duduk di kursi wakil rakyat di Senayan dari Partai Gerindra itu merespon dengan sikap yang terkesan tak peduli. Ia beralasan aturan menaikkan pajak itu demi membiayai pembangunan untuk kepentingan rakyat Pati. Namun sepekan kemudian pada 8 Agustus Bupati Sudewo berubah sikap. Ia memutuskan mencabut kebijakannya itu. Kenaikan PBB di Kabupaten Pati dibatalkan. Mencermati perkembangan situasi dan kondisi juga mengakomodir aspirasi yang berkembang. Saya memutuskan kebijakan kenaikan PBPB P2 saya batalkan untuk menciptakan situasi aman dan kondusif dan dalam rangka memperlancar perekonomian dan pembangunan Kabupaten Pati. Di balik pembatalan itu rupanya ada gaung teguran yang datang dari Presiden Prabowo Subianto. DPD Partai Gerindra Jawa Tengah mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberi atensi langsung terhadap permasalahan yang riuh di Kabupaten Pati. menengkapi isu dan permasalahan barangkali di masyarakat Pati saat ini terkait kebijakan dari Bupati Pak Sudewo. Ya, sesuai ini hal ini sudah ee mendapatkan atensi langsung dari Pak Presiden Republik Indonesia bahwa dan ini harus disampaikan kepada Bupati untuk membatalkan kebijakan itu ya di tengah kondisi masyarakat sekarang ini yang memang ya butuh perhatian lebih ya. Para kepala daerah termasuk Bupati Pati Sudewo diminta selalu ingat pada arahan Presiden Prabowo saat pelantikan di istana 20 Februari lalu. Presiden meminta kepala daerah harus selalu membela kepentingan rakyat, berjuang untuk perbaikan hidup rakyat. Bahwa saudara dipilih, saudara adalah pelayan rakyat, saudara adalah abdi rakyat. Saudara harus membela kepentingan rakyat. Saudara harus menjaga kepentingan rakyat kita. Saudara harus berjuang untuk perbaikan hidup mereka. Teguran keras dari Presiden Prabowo juga disebut membuat Bupati Sudewo menyampaikan permintaan maafnya bahwa dalam kepemimpinan saya ini di awal pemerintahan ini tentu saya masih banyak kekurangan, masih banyak ilmu, saya harus berguru, maka saya akan mendengarkan segala masukan dari pihak manaun untuk perbaikan pembenahan Kabupaten Padi. Jadi saya minta maaf di awal pemerintahan saya ini saya memang banyak kekurangan, banyak kelemahan. Mengapa Presiden Prabowo harus sampai turun gunung alias turun tangan memberikan teguran pada Bupati Pati? Apakah hanya suara presiden yang mempan untuk menghadang kebijakan bupati yang dinilai tak perlu rakyat? Kalau kita melihat pola pemerintahan Pak Presiden sekarang itu adalah eh memang selalu hadir ya di tengah masyarakat, terutama di tengah isu-isu yang berkaitan langsung dengan sosial. Apabila ada situasi sosial yang tidak berkeadilan, apabila ada situasi politik yang tidak ee berkeadilan, maka beliau harus hadir. Dan apabila itu dampaknya ee dirasa kurang pas dan masif, ya ee presiden harus turun. Jadi hal tersebut bukan bukan apa namanya itu jangan dikatakan itu bukan rana belia itu sudah ada aturan ya dasar hukum presiden menunj kebijakan daerah itu itu bisa dilihat di Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerhatan daerah jadi ee Presiden itu melalui Kemendagri juga ya kan dan Direk langsung dapat melakukan pembinaan dan pengawasan atas kebijakan daerah karena kenaikan PBB 250% itu kan menambah beban ee hidup masyarakat di tengah ee tekanan-tekanan ekonomi global misalnya, di tengah ee perang tarif atau di tengah ee isu-isu ee ekonomi lokal dan nasional. Jadi ee Presiden turun Gunung saya melihat itu bukan saja dalam konteks karena bupatinya kebetulan adalah berasal dari partai yang sama Partai Prindra tetapi lebih dari itu Presiden menunjukkan sensitivitasnya. Selain meminta agar kebijakan kenaikan PBB berkali lipat itu dibatalkan, Presiden Prabowo juga meminta Bupati Pati kreatif mencari sumber pembiayaan pembangunan dari sektor lain. Diminta kepada bupati untuk bisa mendapatkan sumber-sumber pembiayaan dari pembangunan itu di dari tempat lain, apakah itu investasi dan seterusnya. Jadi ini langsung mendapatkan atensi dari Presiden dan yakinlah bahwa pemerintah di bawah Bapak Prabu Subianto ini responsif terhadap permasalahan rakyat dan senantiasa mengedepankan kepentingan rakyat di atas kepentingan apapun. Sudah semestinya para kepala daerah termasuk Bupati Pati mencari jalan keluar. Mereka harus mampu menggali potensi wilayahnya untuk kemajuan daerah dan rakyatnya. Kalau hanya mengandalkan dari sisi pajak ya, saya kira dari zaman kolonial pun bahkan kalau kita tarik mundur di zaman apa namanya ee monarki kerajaan dulu ya, pajak itu kebijakan yang sama sekali memang tidak kreatif. Jadi enggak perlu bupati pun sepanjang sistem jalan ya pajak ee bupati tidur pun akan jalan kan. Apalagi ini pajak kemudian dinaikkan berkali-kali lipat yang memang sangat membebani ee masyarakat. Jadi mestinya ee bupati itu harus lebih kreatif lagi mencari sumber-sumber ee pendapatan yang ee lain. Dan kalau kita melihat kan kenapa kemudian ada APBD award salah satunya kan itu diberikan kepada daerah-daerah yang bisa menggali sumber-sumber ee pendapatan yang lain termasuk misalnya dari ee ekonomi kreatif misalnya kan ini belum dicoba kan karena ini baru e belum genap setahun e memimpin memimpin daerah kan. Meski kebijakan menaikkan pajak dibatalkan oleh Bupati Pati Sudewo, namun kekecewaan masyarakat belum pupus. Aksi unjuk rasa terhadap bupati yang belum genap 6 bulan menjabat itu masih terus menggema.

AKIM, https://www.tvOnenews.com – Ulas Utas: Prabowo Tegur Bupati Pati, Pajak 250% Batal | AKIM tvOne

Ribuan warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Alun-alun depan Kantor Bupati dan Pendopo Kabupaten pada Rabu (13/8). Aksi ini dipicu oleh kebijakan Bupati Pati, Sudewo, terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen. Kebijakan tersebut dianggap sangat membebani masyarakat. Setelah menuai protes dan menjadi viral, Bupati akhirnya mencabut keputusan tersebut.

=================================================================================

Beribadah di tempat yang suci dan merupakan salah satu dari Masjid utama yg harus dikunjungi ummat Muslim di seluruh dunia.

Masjidil Aqsha
Tempat yang dirindukan seluruh ummat Muslim dan dibalut dengan keramahan dan kehangatan masyarakat Palestina, mari kita jelajahi BUMI PARA NABI di 3 negara ; Mesir-Palestina – Jordan selama 10 hari.

Hubungi Customer Service untuk keterangan lebih lanjut (klik link):
https://wa.me/qr/VIXRQOMH4IJXN1

AKIM01

UK01
GUS01

Saksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live
Dan jangan lupa untuk follow akun-Akun Sosial Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami:

Facebook – https://www.facebook.com/tvOnenews
Instagram – https://www.instagram.com/tvOnenews
Twitter – https://twitter.com/tvOnenews
TikTok – https://www.tiktok.com/@tvOnenews
Website – https://tvOnenews.com