Demo Pati Core: Ibu-ibu Rewang, Jasa Cukur Rambut, hingga Pawang Hujan

Demo besar-besaran di Pati, Rabu 13 Agustus 2025 bukan cuma memanas oleh teriakan masa, tapi juga diwarnai peristiwa unik yang mencuri perhatian. Sekelompok ibu-ibu yang dijuluki emak-emak rewang terlihat sibuk menyiapkan logistik dari para donatur untuk warga yang turun ke jalan. Mereka kompak membungkus satu persatu makanan yang tersedia. Sementara itu, seorang pria membuka layanan potong rambut gratis tepat di tengah kerumunan dengan latar papan bunga berisi pesan agar Sudewa mundur. Tak ketinggalan ada pawang hujan yang lakukan ritual jelang demo. Dari Jakarta, Paijan sopir bajai 65 tahun menempuh perjalanan 12 jam nonstop demi mengantar bantuan logistik. Dukungan warga juga mengalir lewat donasi ratusan dus air mineral ditata memanjang di depan gerbang kantor Bupati Pati hingga memicu adu mulut dengan satpol PP yang menyita logistik tersebut. Aksi ini diikuti ribuan massa dari berbagai aliansi. Tuntutan mereka kini bukan lagi soal kenaikan PBB P2 250% yang sudah dibatalkan. Tapi agar Sudeo mundur. Kemarahan warga tak lepas dari ucapan Sudewo yang pernah menantang massa. Saat kebijakan kenaikan PBB 250% belum direvisi, ia menyebut, jangankan 5.000, 50.000 orang demo pun tak akan membatalkan kebijakan ini. Pernyataan itulah yang membuat warga tetap berunjuk rasa dan menuntut Sudewo mundur dari jabatannya. Kini DPRD Pati disebut sepakati hak angket dan bakal bentuk pansus pemangzulan bupati. Nah, kira-kira apakah Sudewo tetap bertahan atau lengser dari kursi Bupati? Yeah.

Demo besar-besaran di Pati, Rabu (13/8), tak hanya memanas oleh tuntutan pemakzulan Bupati Sudewo.

Aksi ini diwarnai momen unik, mulai dari emak-emak rewang menyiapkan logistik, potong rambut gratis di tengah kerumunan, pawang hujan, hingga sopir bajaj yang menempuh 12 jam perjalanan dari Jakarta.

Meski kebijakan kenaikan PBB 250% sudah dibatalkan, ribuan warga tetap turun ke jalan.

Mereka menuntut Sudewo mundur, dipicu ucapannya yang dinilai menantang massa, hingga aksi berujung ricuh dan polisi menembakkan gas air mata.

Kreatif: Safira Nurulita
Produser: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta

Artikel ini bisa dilihat di : https://video.kompas.com/watch/1868663/demo-pati-core-ibu-ibu-rewang-jasa-cukur-rambut-hingga-pawang-hujan