MAKHLUK ENTITAS BARU YANG MEMBUAT PARA DEMON CEMAS
[Musik] Hah? Apa benarlah mereka bisa lawan Rafakar tuh? Ragu pula aku. Ah, kami bisa atasilin lah. Mikael atas siapa? Rafakar. Yakin kalian? Iyalah macam mana caranya? Apa yang kalian pikirkan? Dia bisa masuk ke pikiran kalian lah. Terus nanti kacau pikiran pikiran kalian. Iya sih. Tapi kalau dibiarkan lama-lama gini juga enggak bisa lah. Kita harus segera musnahin dia. Mau gimana lagi? Dia bisa pakai kekuatan manipulasi otaknya itulah. Tapi tenang aja lah. Aku habis baca-baca juga. Baca apalah ada counternya. Apa tuh Nick? Akhirnya baca-baca kok enggak sia-sialah Mikel. Cuma bisa kau lah. Lah kok aku? He Martin juga bisa lah. Hah? Cara satu-satunya ya dengan cara kalian masuk mata mode putih lah. Mode mata putih lah atau di atasnya lah kayak form 1 dan form du lah. Cuma kan kau enggak bisa ada form cuma bisa mode mata putih itu udah bisa lah. Kenapa enggak bilang dari kemarin lah ya kan aku baru baca lah. Ternyata kalau kalian mode mata putih itu pikiran kalian benar-benar udah bersih dan jernih. Jadi aman lah gitu aja kalau gitu. Mudahlah ya. Memang gitulah. Ya udah kalau gitu aku ya. E tunggu dulu Mikael. Biar aku sama Sef aja yang duluan. Kenapa gitu? Tenanglah, aku sama Sef udah lama kali gak serius. Nah, kali ini kami mau serius lah. Ya, Mikel. Tenang aja lah. Kami bakal buat si Demon Lapet itu ketar-ketar nanti. Wei, kalian jangan terlalu PD kalian. Hati-hatilah intinya. Aman. Ya, kau di sini ajaalah dulu. Entar kalau belum teratasi baru kami minta bantuan kau ya. Ngapaak langsung sekarang lah kami enggak mau repotin kalian lagiah. Betullah Mikel, dari kemarin kami bergantung sama kalian aja. Kami juga enggak enaklah kali ini kami mau sendiri yang atasi. Tenang aja l kau. Hah. Okelah intinya kalau butuh bantuan panggil aku ya. Aku bawa Martin nanti. Aman. Oke kalau gitu yuk set pergi kita gas. Gampanglah itu. Tenang aja l kawan-kawanku ini memang agak-agak lah semuanya. Semoga enggak apa-ap laek khawatir pula aku. Bos bos. Hah? Mungkin pergilah dia. Bos. Eh eh, bos. Aku pikir kau lupakan sama aku. Mana kau kecil itu? E dia udah enggak ada lah, Bos. Terkesak baru mau datang. Maaflah, Bos. Aku sudah menemukan dari lama. Maaf Bos. Jadi apa mau? Tolonglah bos. Aku ingin membalaskan tentang temanku yang si anak kecil itulah. Bos nampak apa yang terjadi sama dia? Dia berkorban untuk orang-orang sampah kayak mereka lah. Maksudnya Asep berkorban untuk mereka tapi apa yang yang terjadi bos? Mereka malah biasa aja dan enggak peduli sama kematian Asep. Lah makanya bos aku mau mereka merasakan apa yang kurasakan lah. Aku mau melanjutkan tugas Aset untuk menghancurkan kota ini. Lang sekarang aku paham lah kenapa dia bisa gitu bos. Dan juga bos aku juga didekatin salah satu demon lah. E bukan demon sih tapi mortal yang udah jadi demon. Dia berikan aku buah demon lah. Dia dia mau aku join sama demon dan diiming-iming bisa jadi kuat dan menghancurkan kota lah. Terus panggil tawarannya. E enggaklah, Bos. Aku enggak mau harus berhutang budi dan menjadi budak lord merek lah. Lebih baik aku melayanimu lah, Bos. Dan dan aku juga tahulah, Bos, kalau ini urusan pribadi aku dan bos pasti mikir, buat apa bantu aku. Tapi kalau bos bantu aku, aku juga bakal bantu bos lah. Aku tahu kalau bos masih ingin menguasai e dunia kota ini kan dan mau ambil energi e planet ini. Aku tahulah, Bos. M pintar kau. Ini kuda ini tempat untukmu. Jadi kau bagaimana kau? Hah? Aku bakal bantu bos untuk ee menyerap lima energi di planet inilah. Tapi, Bos, aku butuh izin untuk buka portal antar galaksi lagilah, Bos. Karena aku sendiri enggak bisalah, Bos. Makluk-makhluk di sini sudah makin kuatlah. Eh, makanya belum kau jadi sosoksok surat membuat cabat izinnya untuk membuka pertama. Sekarang kau buduk. Iyalah, L. E, maaflah aku mau izin dibukain lagiah, Bos. Dan pasangkan ke tongkatmu. Eh, baik, Bos. Terima kasih, Bos. Kalau itu sekarang lanjutkan tugasnya. Baik, Bos. Terima kasih. Aku akan cari e teman-teman alienku di antar galaksi dan antar planet. Eh, supaya bisa mencari yang terkuatlah untuk membantu tugasku, Bos. Musnah pada paragrim. Hati-hati, set. Tenanglah. Aku kan bisa. Mampus kau. Mampus kau. Mampus kau. [Musik] Hati-hati jangan sampai dia sentuh kau. Eh [Musik] aduh. Eh, Nick. Woi, kok apain sini? Woi, tangkap aku kalau bisa kau. Jangan sok kau [Musik] si [Musik] eh. [Musik] Eh, bentar. Kok kok si Wi kau ke mana? [Musik] Ah, kita cari ke mana-mana. Engak gemulah dia. Kencang dari aku. Siapalah dia kok. Semoga itu dia bisa muslim rafakar. [Musik] Wi ni sadar woi. Art musna gara-gara akulah we. Mana ada lah art musna gara-gara Martin lah. Oh maksudnya karena B sama Martin lah. Ah pancelah dia ceritanya lapor ke Sing lah. Aneh kaliah ini. Bah nih dia kena efek si Rafakar kayaknya nih. Lah kok bisa enggak tahulah kena aja lah. Enggak tahulah kayak mana. Alamak harus kita sadarkan dia. Tapi si Rafaqar musnah lo Mikael lah. Kok kok bisa? Enggak tahu tadi ada yang musnahin lah. Siapa Martin? Ah enggak tahu juga lah. Enggak kelihatan kencang kaliah Mikael. Aku lihatnya warna hitam mata ungu bercahaya gitu. Nah siapa tuh? Enggak tahu. Yang jelas bukan mortal lah. Marvin. Aduh. Ngapa lagi nih? Ini kau kenapa? Harus Marvin. Gara-gara aku. Dia mereka. Ayo mulai lagi. Wei, kita harus yakinkan dia lah. Biar dia sadar. Woi, ini bukan salah kauah itu. Kau sekarang di bawah pengaruh Rafakar. Woi, sadar ni. Sadar wei. Sadar nih. Kau dibawa pengaruh Rafakar ini bukan salah kau lah. Marvin itu musnah gara-gara aku. Bukan kau. Pam kau. Arf juga itu yang ngin si Martin waktu jadi demam lah. Bukan kau. Eh. Oh, di mana aku? Di base kita lah. Eh, terus kenapa aku? Eh, eh, Sep, kita tadi lawan Rafakar kan? Iyalah. Eh, aku kena pengaruh spel dia. Ya udah, sadar kau. Rafakar juga ada. Musnah lah. Eh, Musnah karena siapa? Oh, itu dia. Kami lagi selidik ni. Membingungkan kayak lalapet. Lord, Lord, apa? Rafatar sudah musnah Lord. Ah, kok bisa? Siapa musnah ini? Itulah kita juga enggak tahulah menurut laporan kira-kira yang mus eh makhluk dan imortal apa dan im pengamatan jadi mereka sudah balik lagi ya dan l mengadikan lon kalau gitu tarik semua demon yang ada di dunia mortal sekarang baik lo tapi kenapa loa mereka pandang dulu mereka mencari tumpal juga sama seperti kita. Tapi bedanya kita juga salah satu yang ada di dalam daftaran tapang mereka dan setelah itu tutup portal kita dari dunia merah baiklah cepat ada apa ini dan sudah datang cari tahu ya entitas segala peran daripada bangsa kita para dewa dan kenapa dia datang tahu tidak lama mereka menang mereka kembali kita cari tumbang juga untuk bisa kita ya tapi mereka kita bisa mereka juga lari itu aku memerintahkan para kajung supaya kembali dan tutup portal sementara jadi tidak ada makanan lain untuk itu selagi portal diung tidak apa yang bisa berhemat kita sampai kapan atau aku perintahkan kau untuk menampau Eh, kau gak aman kabarin kami. Gimana cara kabarin? Kau kan tahu sendirilah caranya. Nor telah kau jadi tumbang dari tantu jangan sampai musalah tahu ini tumbang mereka. [Musik] Aku udah dapat satu lah. Aku ketemu dia dari planet Virelia lah. Galaxy Andrafis Expanse lah. Namanya M. Namaku Met. Bos. Akhirnya kau melanjutkan misi kau lagi untuk mengerap energi elemen dari planet ini dan menghancurkan planet inilah. Ya, dia datang dengan sendirinya lah. Kau ternyata kau terlalu nyaman ya tinggal di planet ini. Diam kau malam itu kupar energi planetnya segera dan bawa ke sini. Hah? Tenang ajaalah bos. Urusan aku itu beres itu. Ingat aku butuh lima batu elemen. Tanah, api, air, garam, dan listrik. Hah? Serahkan sama aku, Bos. Aman itu. Aduh, akhirnya kekuatanku balik. Tapi apakah kau harus menyiksa makhluk malang itu, Bung? Ya, kenapa? Rupanya enggak senang kau? Kau mau ganti posisi dia. Enggaklah. Enggak, Bang. Senang-senang aja L kau. Bang, kau mau jadi target? Hah? Enggak, enggak, enggak. Iya, Bang. Enggak, enggak. Makan diam kopam kau. Siap banget. Tutu kenapa lagi? Tidak semestinya kamu seperti ini. Tutu kenapa lagi? Jangan jahat. Tutu enggak jahat cuma test drive aja enggak boleh, Tutu. Ini sebuah kejahatan. Ya, okelah kalau gitu. Oh, kenapa aku merasa ada yang aneh ya? Aneh? Kenapa, Momo? Sepertinya ada yang tidak seharusnya ada di sini. Wah, maksudnya kita sepertinya dalam kita sepertinya akan dalam bahaya. Tutup. Hah? Aku hanya merasakan H. Tutu, kita harus bersiap. Oh, ya. Tutu, aku dengar lab kamu bisa menetensi bahaya kan? Iyalah, Momo. Boleh kita ke sana? Boleh. Ayo, ayo sekarang. Oke. Aduh, sakit sakit. [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik]
thank u for watching
Instagram :
https://www.instagram.com/vernalta/
Facebook :
https://www.facebook.com/Vernalta-327…
Download Game “Tutu vs Asep Villain” sekarang di :
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.arcadesindo.tutuvsasepvillain&hl=id
makasih guyss, support selalu channel ini!
dgn cara : subscribe, comment, share, like!
S091
-Vernalta Studio Animation
#vernalta #animasi #lucu