🔴TERKEJUT !! Pelatih Arab Saudi U17 NGOMONG GINI Usai Timnas Bantai Uzbekistan 2-0 Piala Kemerdekaan
Angkat bola dan oh sikat oh [Tepuk tangan] prador convite [Musik] perataan pelatih Arab Saudi. di U17 yaitu Mario Jorge yang mengaku terkejut usai timnas Indonesia. U-17 berhasil kalahkan sang juara Piala Asia. U-17 yaitu timnas Uzbekistan. U-17 dengan skor 2-0 di turnamen Piala Kemerdekaan tahun 2025. Hasil ini langsung mengundang reaksi dari berbagai pihak termasuk pelatih timnas Arab Saudi U-17 Mario Yorhe yang mengaku benar-benar terkejut melihat penampilan luar biasa skuad Garuda Muda di laga tersebut. Bagi pelatih Arab Saudi U-17 yaitu Mario George, kekalahan Uzbekistan U-17 dari Indonesia adalah sesuatu yang sulit dibayangkan. Pasalnya pada bulan April lalu tim asuhannya harus mengakui keunggulan Uzbekistan U-17 di partai final Piala Asia U-17 2025 dengan skor sama 2-0. Saya sangat terkejut bukan hanya karena Indonesia menang, tapi cara mereka menang benar-benar luar biasa. Uzbekistan adalah tim yang mengalahkan kami di final Piala Asia U-17. Mereka kuat, disiplin, dan sulit ditembus. Tapi Indonesia membuat mereka terlihat kesulitan sepanjang pertandingan. Salah satu momen yang paling membuat pelatih asal Brazil itu terkesan adalah gol pembuka Indonesia yang dicetak oleh Dimas Prasetio pada menit ke-17. Dimas Prasetio penyerang muda Indonesia mendapat umpan dari bek timnas-timens Indonesia U-17 yaitu Dafa Zaida dan berhadapan langsung dengan kiper Uzbekistan. Dalam situasi yang biasanya membuat pemain muda gugup, Dimas justru tampil dingin. Dengan satu gerakan tipuan, ia mengecoh sang penjaga gawang dan menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong. Gol pertama itu adalah kualitas kelas dunia untuk anak seusianya. Ketenangan seperti itu jarang dimiliki pemain muda. Saya tidak menyangka dia bisa mengelabui kiper sebaik itu. Tak hanya gol pertama, pelatih Arab Saudi U-17 juga menyoroti gol kedua yang dinilainya mencerminkan kualitas permainan kolektif Indonesia. Menurutnya, pergerakan bola cepat dari lini tengah hingga ke lini depan menunjukkan bahwa Garuda Muda punya pola permainan yang matang dan penuh percaya diri. Pelatih Arab Saudi U-17 juga mengaku kagum melihat bagaimana Uzbekistan U-17 yang biasanya tampil dominan justru terlihat frustrasi di lapangan. Ia menyoroti satu momen ketika gelandang Indonesia Noha Oliver pada menit 22 berhasil menguasai bola sambil mengelabui beberapa pemain Uzbekistan. Aksi tersebut membuat bek Uzbekistan U-17 Maserback terpaksa melakukan tackel keras demi menghentikannya. Uzbekistan terlihat frustrasi. Beberapa kali mereka gagal merebut bola. Pemain Indonesia bermain dengan teknik yang luar biasa dan itu membuat lawan kehilangan fokus. Namun, pujian terbesar pelatih Arab Saudi U-17 justru tertuju pada kiper Indonesia U-17, Dafa Algazemi. Menurutnya, performa Dava di bawah mist gawang menjadi salah satu faktor kunci kemenangan Indonesia. Beberapa kali Daava melakukan penyelamatan gemilang yang menggagalkan peluang emas Uzbekistan. Kiper Indonesia luar biasa, refleksnya cepat, timingnya sempurna, dan dia sangat tenang menghadapi tekanan. Jika bukan karena dia, mungkin skor tidak akan 2-0. Pelatih berusia 50 tahun itu menutup komentarnya dengan menyebut kemenangan ini sebagai peringatan kepada timnas Mali U-17 lawan timnas Indonesia. U-17 di babak final Piala Kemerdekaan U-17 tahun 2025. Menurutnya, Indonesia U-17 bukan lagi tim yang hanya mengandalkan semangat, melainkan sudah berkembang menjadi tim yang punya taktik, teknik, dan mental juara. Indonesia U-17 adalah tim yang harus diwaspadai. Mereka sudah membuktikan bisa mengalahkan juara Asia dan itu bukan kebetulan. Dengan kemenangan ini, timnas Indonesia U-17 semakin percaya diri melangkah ke babak final di Piala Kemerdekaan 2025. Begini jalan pertandingannya. Timnas U-17 Indonesia menang 2-0 atas Uzbekistan dalam Piala Kemerdekaan 2025 di Stadion Utama Sumatera Utara, Jumat 15 Agustus tahun 2025. Timnas U-17 Indonesia unggul lewat Dimas Adi pada Ment ke-17. Mendapatkan umpan terobosan dari Dava dari sisi kanan, Dimas di depan kotak penalti sukses mengecoh bek dan kiper Uzbekistan. Eksekusi dinginnya sukses meluncur ke gawang lawan yang sudah kosong. Uzbekistan hampir menyamakan kedudukan saat tendangan keras Murodov dari sisi kanan melewati kawalan bek Indonesia dan masih bisa ditepis kiper Daava pada menit ke-43. Babak pertama berakhir dengan skor 0-1 untuk Timnas U-17 Indonesia. Pada babak kedua, peluang perdana dari Evandra Florasta masih melambung pada menit ke-53. Kembali ancaman dari Lazis dari sisi kiri melewati tiga bek Indonesia. tendangannya masih bisa ditepis kiper Daava pada menit 58. Tendangan voli keras dilepaskan oleh Kapran Kiril di luar kotak penalti yang sukses ditepis dengan baik oleh kiper Indonesia pada menit 61. Menit ke-67, timnas U-17 Indonesia mencetak gol kedua. Umpan dari Fabio Aska lewat tendangan sudut mengarah ke tiang jauh dan diselesaikan oleh Alghazani lewat sundulan padamit 68. Al Sukses menang duel dengan bek lawan setelah melakukan duel udara. Indonesia bermain lebih cepat dengan banyak pergantian pemain yang baru masuk di babak kedua hingga menit ke-70. Masuk menit 80 belum ada peluang emas yang terjadi untuk kedua tim. Goli hampir mencetak gol ke gawang pada menit ke-90. Kiper lawan sudah terkapar tetapi tendangan goli melebar. Skor 0-2 untuk kemenangan timnas U-17 Indonesia menutup laga ini. Laga terakhir akan mempertemukan timnas U-17 Indonesia dengan Mali pada 18 Agustus mendatang. Ini jadi ajang untuk menentukan juara Piala Kemerdekaan 2025. Eksperimen untuk melalukan rotasi oleh pelatih Nova Arianto bisa berjalan dengan baik. [Musik] Berita kedua begini pernyataan Ketua Umum PSSI yaitu Erik Tohir yang mengaku kagum dengan permainan Timnas Indonesia U-17 usai pertandingan timnas Indonesia U-17 versus Uzbekistan U-17 di Piala Kemerdekaan tahun 2025. Erik Tohir menyebut jika lawan yang dihadapi Garuda Muda bukan tim biasa, mereka adalah juara Piala Asia U 17 bulan April lalu. Sebuah gelar yang menjadi bukti kualitas mereka di level Asia. Namun, siapa sangka di lapangan yang terlihat bukanlah tim Indonesia yang bermain takut-takut. Justru sebaliknya, anak asuh Nova Arianto tampil berani, rapi, dan penuh semangat juang. Seolah mereka ingin membuktikan kepada dunia bahwa Garuda Muda tidak akan gentar menghadapi siapapun. Ketua Umum PSSI Erik Tohir yang hadir langsung di stadion awalnya hanya mengamati dengan seksama jalannya pertandingan. Namun seiring menit berjalan, ekspresinya berubah dari sekadar mengamati menjadi penuh kekaguman. Seusai laga, Erik tak ragu menyampaikan pernyataan mengejutkan yang syarat pujian. Saya jujur terkejut. Anak-anak bermain luar biasa hari ini. Bukan hanya semangat mereka yang tinggi, tapi juga disiplin dan rapi dalam mengikuti instruksi pelatih. Menurutnya, yang membuatnya benar-benar terpukau adalah pertahanan solid yang diperlihatkan timnas U-17. Menghadapi serangan cepat dan fisik dari Uzbekistan, duet bek Matthew Baker dan Putu Panji tampil bak tembok tak tergoyahkan. Mereka memutus serangan lawan dengan telepat waktu. membaca arah bola dengan cermat dan memimpin lini belakang dengan ketenangan luar biasa. Matthew Baker dan Putu Panji bermain sangat rapi. Mereka tidak panik dan selalu berada di posisi yang tepat. Pertahanan kita benar-benar sulit ditembus. Jika pertahanan adalah tameng, maka Dafa Algasemi adalah pedang terakhir yang memutus harapan Uzbekistan mencetak gol. Penampilan kiper muda ini membuat penonton berkali-kali berdiri dari kursi mereka. Saat penyerang Uzbekistan melepaskan tembakan keras dari jarak dekat, namun Dava dengan refleks cepat menepis bola yang nyaris pasti menjadi gol. Dava luar biasa. Ada beberapa penyelamatan yang membuat semua orang terkejut. Dia punya insting yang kuat sebagai kiper. Tidak hanya bertahan, Garuda Muda juga memberikan ancaman berbahaya melalui duet Muhammad Mirza dan Zahabi Goli. Keduanya berani melakukan penetrasi, memainkan kombinasi umpan cepat, dan memanfaatkan ruang kosong di lini belakang lawan. Beberapa kali mereka memaksa kiper Uzbekistan melakukan penyelamatan. Mirza dan Zahabi Goli itu punya mental penyerang sejati. Lawannya tinggi besar, tapi mereka tetap berani duel. Bagi Erik Tohir, penampilan luar biasa ini bukan hanya hasil kerja keras pemain, tapi juga buah strategi matang dari pelatih Nova Arianto. Nova yang sebelumnya menegaskan bahwa turnamen ini digunakan untuk memantapkan chemistry tim jelang Piala Dunia Yu 17 tahun 2025 di Qatar. Terlihat tenang namun penuh perhitungan dalam menentukan komposisi pemain. Saya salut dengan Coach Nova. Dia tidak menganggap remeh lawan. Bahkan ketika kita menghadapi juara Asia, strateginya tepat dan anak-anak menjalankannya dengan disiplin tinggi. Pelatih timnas Indonesia U-17 yaitu Nova Arianto mengatur agar tim bermain lebih rapi, menjaga jarak antar pemain, serta memanfaatkan serangan balik cepat saat lawan lengah. Bahkan di menit-menit akhir saat stamina mulai terkuras, Garuda Muda tetap konsisten menjaga organisasi permainan. Erik Tohir menegaskan pencapaian ini bukan sekadar hasil imbang atau skor akhir, melainkan bukti bahwa timnas Indonesia U-17 mampu menahan gempuran lawan sekelas juara Asia. Pengalaman berharga seperti ini akan menjadi bekal mental dan teknis yang luar biasa untuk menghadapi kompetisi di level dunia. Kita harus bangga lawan kita ini bukan tim sembarangan. Mereka juara Asia, tapi anak-anak membuktikan bisa bersaing dan tidak takut. Di sisi lain, Ketua Umum PSSI yaitu Erik Tohir juga memberikan pujian kepada keputusan Nova Arianto untuk merotasi pemain di pertandingan melawan Uzbekistan ini. Di mana pelatih kepala Nova Arianto memastikan seluruh pemainnya dalam kondisi bugar. Oleh sebab itulah hampir sebagian komposisi tim inti akan mengalami perombakan untuk melihat sejauh mana kekuatan pemain. Puji Tuhan semua pemain dalam kondisi baik dan siap tampil nanti, kata Nova dilansir dari laman kita Garuda, Jumat 15 Agustus tahun 2025. Kita akan melihat siapa yang siap diturunkan dan semoga hasilnya bisa maksimal. Nova menjelaskan rotasi ini dilakukan untuk memberikan kesempatan bermain kepada pemain yang belum tampil di laga sebelumnya. Hampir 50% susunan pemain akan berubah. Semoga pemain-pemain baru bisa memberikan yang maksimal karena ini menjadi catatan bagi kami apakah mereka bisa membantu di Piala Dunia nanti atau tidak. Jika mengacu pertandingan pertama melawan Tajikistan, pola permainan Garuda Asia belum begitu matang. Pemain masing sering salah umpan dan kehilangan fokus. Pada saat yang sama, kolektivitas Uzbekistan juga jauh dari mapan. Buktinya Mali bisa bermain dengan nyaman. Serangan lewat sayap atau tengah sama-sama mudah dijalankan. Dengan fakta ini, Nova bisa meracik strategi untuk penguatan lini depan. Berbagai simulasi mencetak gol bisa diaplikasikan untuk mencari titik lemah tim. Kemenangan melawan Uzbekistan memang penting, tetapi yang lebih penting adalah mematangkan sistem permainan. Dan sejauh ini sistem itu belum berjalan dengan baik. [Musik]
———————————————————————–
timnas indonesia, timnas indonesia news, berita timnas indonesia terbaru, berita timnas indonesia hari ini, berita timnas indonesia 2023, berita timnas indonesia terbaru hari ini, berita timnas indonesia terkini, berita timnas indonesia, berita bola terbaru hari ini, hasil timnas indonesia tadi malam, hasil bola tadi malam, timnas indonesia tadi malam, live timnas Indonesia hari ini, live timnas, timnas indonesia live streaming, kabar timnas Indonesia, info timnas Indonesia, timnas u23, timnas u20, timnas senior, piala asia, piala aff, live indosiar sekarang, indosiar live streaming, hasil timnas indonesia hari ini, piala aff 2023, hasil piala aff 2023, fifa matchday, piala aff, timnas u20, rcti live streaming, live rcti sekarang, hasil timnas indonesia, jadwal timnas indonesia, kualifikasi piala asia u20, piala asia u17, fifa matchday,
Tags
best chinese drama
cdrama
chinese
chinese drama
chinese drama 2022
chinese indo
comedy
drachin
dracin
drama
drama 2021
drama china
drama china romantis sub indo
drama china sub indo
drama china terbaik
drama cina
drama kolosal
drama romantis
drama terbaru
Dunia Drama
Entertainment
fantasy
Gaming
Historical
Indonesia
indo sub
iQIYI
iQIYI drama
iQIYI indonesia
mandarin
MangoTV
Mystery
new chinese drama
News
Roblox
romance
romantis
Sports
sub indo
Sub indo full movie
wetv
wetv dunia drama
wetv indonesia
youku
youku indo