KRONOLOGI LENGKAP PRADA LUCKY

Inilah kronologi lengkap serta pemicu pradauki sampai dipukuli Danton, Danru, dan para seniornya. Dikutip dari media Kupang, awalnya Minggu 27 Juli 2025 sekitar pukul 21.45, WITA, staf 1 Intel Batalyon melakukan pemeriksaan terhadap Prada Luki dan Prada Richard karena terlibat penyimpangan seksual atau LGBT. What? Senin pagi, 28 Juli 2025 sekira pukul 06.20 20 Wita Prada Luki izin ke kamar mandi dengan alasan ingin buang air besar. Namun sudah 30 menit berlalu, Prada Luki tidak kembali ke ruangan. Dan setelah dicek ke sana kemari ternyata Prada Luki melarikan diri alias kabur dari satuan. Pukul 0900 dan Ki A yang mengetahui Pradaluki kabur langsung memerintahkan anggotanya untuk mencari dan membawa kembali Pradaluki ke batalion. Singkat cerita, akhirnya Pradaluki ditemukan keberadaannya di rumah ibu asuhnya dan langsung dibawa pulang ke batalion. Sesampainya di batalion, Prada Luki langsung diperiksa kembali oleh staf 1 Intel. Namun tidak berselang lama, datanglah beberapa seniornya membawa selang dan langsung memukuli Pradaluki secara bergantian. Malam harinya ketika Danyon mengecek dan melihat kondisi Prada Luki serta Prada Richard di ruang setap satu intel, Danon langsung memerintahkan dan Kise beserta seluruh anggotanya untuk fokus kepada kegiatan. Serta Danyon menekankan mendidik junior atau anggota jangan memakai kekerasan kontak fisik. Rabu 30 Juli 2025 sekitar pukul 01.30 Wita di mana Prada Luki dan Prada Richard berada di sel Rumah Jaga Batalion. datang empat seniornya ke sana dan langsung memukuli mereka dengan tangan kosong. Kemudian, Sabtu, 2 Agustus 2025, sekitar pukul 09.00, Prada Luki dan Prada Richard mengalami demam serta muntah-muntah. Alhasil, mereka berdua langsung dibawa ke puskesmas. Setelah dilakukan pengecekan oleh dokter, prada Richard diperbolehkan pulang ke batalion. Sedangkan Prada Luki dirujuk ke RSUD Air Remo karena hemoglobin rendah. Beberapa hari dirawat di sana, kondisi Pradaluki sempat membaik. Namun tiba-tiba kondisinya menurun drastis dan pada akhirnya menghembuskan napas terakhir di RSUD. Akibat dari kejadian ini, polisi militer menetapkan 20 tersangka, 16 di antaranya memukul menggunakan selang, sedangkan empat pelaku utama memukul menggunakan tangan kosong. Yeah.

inilah kronologi lengkap kasus Prada lucky.

#tni #tniad #tnial #tniau #tniindonesia #trendingshorts #trending #trendingvideo #kopasgat #kopaska #kopassus #marinir #denjaka #militer #militerindonesia