POLISI VS KAMUFLASE BURUNG – GTA 5 ROLEPLAY

Burung bukan sembarang burung. Burung lepas dari sangkarnya. Walau Yanto rada bingung yang penting punya burung. Apa sih? Halo teman-tem semuanya, balik lagi sama gua Jolol. So, di video kali ini kita bakal main game GTA 5 kembali, guys. Kali ini viewer YouTube gua kembali memberikan saran di kolom komentar yang bernamakan Dani Inul. Nah, jadi Bang Inul itu nyaranin kalau misalkan Yanto coba merampok kembali, Guys. Jadi, gua mempunyai konsep di mana nanti Yanto akan berubah menjadi burung, ya, Guys, ya. Nah, kita bakal coba lihat aja bagaimana reaksi kepolisian di saat Yanto akan menjadi burung, Guys. Kalau gitu kita langsung eksekusi RP-nya aja. Let’s go. Ada yang aneh apa gambar itu? [Musik] Oke, Guys. Kita bakal coba merampok kembali ya, Guys, ya. Se udah lama banget, Guys. Kayak beratus-ratus abad, Guys. Kita tidak merampok. Dan kali ini kita bakal coba, oke, rada agak kaku sedikit, Guys. Karena udah lama tidak merampok, ya, Teman-temanku sekalian. Sabar, nice banget. Tidak akan terlewatkan karena Yanto jago kalau misalkan soal ngebobol-ngebobol ya, Guys, ya. Mantap nih. Kalau enggak salah terakhir, Guys, harusnya. Oh, ini sekali lagi, Guys. Nice. Nice banget Goko. Yanto. Sangat-sangat lihai, ya, Guys, ya. Kepolisan bakal gimana ya, Guys, ya? Nanti kalau misalkan nyanto ee bakalan menjadi burung, Guys. Hmm hm. Menarik sekali. Seperti biasa, majalah majalah penyemangatku dalam perampokan selalu terpampang ada di atas sana. Yang paling gua suka sih. Nah, yang ini mantap. Nah, kita udah berhasil ngerampok, Guys. Tinggal berapa menit lagi nih ya, Guys ya. Kan 50 56 itu sebetulnya dikit atau banyak ya? Banyak sih, Guys. Banyak ditambah sama yang ini teman-temanku sekalian. Nah, harusnya sih aman aja ya, Guys, ya. Nah, itu loh. By the way, di sini gua itu merampok sekitar 5907 ya. Siangan, Guys. Apakah kepolisian itu ada kalau misalkan siangan ya, Guys ya? I don’t know, my friend. Kalau e sekarang sih enggak ada ya, Guys, ya. Cuman kalau misalkan polisi korup, Guys, yang nge-handle, Guys, kayak gua udah ngebobol di arah depan itu polisinya langsung hadir gitu, Guys. Aneh banget, kan? Udah kayak punya apa ya? Udah punya GPS sendiri gitu. Kalau misalkan Yanto ada di mana aneh gitu, Guys. Sumpeh aneh banget, Guys. Nah, kalau sampai sekarang sih belum ada kayak suara-suara kepolisian datang sih, Guys. Harusnya aman aja, ya, Guys, ya. Kalau misalkan kayak gini, Guys, perampuan pertama itu berjalan dengan lancar dan baik, Guys. Kita enggak perlu yang namanya itu menunggu kepolisian, ya kan? Ah, langsung aja lari, ya kan, Guys. Karena apa? Sepi, duit pun juga gratis. By the way, ATM itu udah di-upgrade lagi atau enggak ya, Guys ya? Atau mungkin masih stuck dengan uang yang biasa kita ambil, Guys. Let’s go, baby. Eya. 1288 dan kepolisian belum ada sama sekali yang datang. Eh, apa kita tunggu aja kali ya? Okelah, selagi menunggu kita ngapain ya? Sit up udah, olahraga otot udah, trot. Eh, karena kepolisian entah kenapa enggak ada, aku tinggalkan, Guys. Tapi enggak apa-apa duitnya ada di aku ya, Guys, ya. Nih kalian lihat sendiri, Teman-teman. 1344. Kita bakal coba untuk ngerampok KTM. Nah, yang paling enak tuh ngerampok KTM, Guys. Dia orang tuh kalau misalkan ngerampok ATM tuh entah kenapa apa ya kayak langsung aja gitu, Guys. Entar kita bakal coba ngerampok ATM ya, Guys, ya. Aduh, ini ke ini kah? Kayaknya kita ini deh. Nah, kita kurang maju set. Nah, sesudah itu kita bakal gini nih. Lah, kok enggak bisa tuh? Kok enggak bisa, adik-adik terkedik-kedik? [Musik] Woi. Alah, gua capek banget, Guys. Demi apapun, entah kenapa hari ini mungkin ya, Guys, ya. Yanto tidak diizinkan untuk ngerampok, Guys. Tapi kita belum pernah nyobain yang jeol sana sih, Guys, ya. Jadi kita berubah dulu untuk jadi burung. Gila, kita jadi burung darah ya, Guys, ya. Kita bakal coba jadi burung darah. Oh, ya. By the way, kalau misalkan aku jadi burung darah kayak gini, Guys, apakah aku bisa yang namanya itu ngerampok langsung pakai burung darah, Guys? Cuman kayaknya agak sulit sih, Teman-teman. Karena dia kan e kecil kan burungnya. Burungnya ya, burungnya kecil ya. Oh, pemerintahan sekarang di sini ya. Oh, iya pemerintahan di sini guys ternyata. Karena hopefully lagi ada musibah jadi ada di situ, Guys. Tapi jewol harusnya bisa sih, Guys. Nah, itu loh. Enaknya jadi burung itu kayak gitu ya, Guys, ya. Nah, kita bakal coba ngetermit nih kalau misalkan ada kepolisian lagi. Di episode kali ini tidak akan ada kepolisian yang akan mengejar ya, Guys, ya. Mantap. Oke, aku udah hafal ke sini. Ee ini ini. Eh, salah. Nah, aman aja ya, Guys, ya. Meskipun ada satu kesalahan, tapi aman aja, Teman-teman. Let’s go. Kita bakal coba ngerampuk. Kita ngerampuk. Kita ngerampuk. Kita jangan sisain, ya, Guys, ya. Sayang kalau misalkan disisain, Guys. Semoga aja kepolisian enggak cepat ini, Guys, ee dalam ngerespon tadi sih, ya, Guys, ya. Untuk perampokan e perampokan warung enggak ada sama sekali tuh ya, Guys, ya. Cuman aku gak tahu di saat nanti proses diol ini apakah ada kepolisian atau tidak, Teman-teman. Nah, mana aja, Guys. Untung gak kayak ATM ya, Guys. Saya tapi tadi sumpah kayak ATM itu gak enggak ngerti, Guys, ya. Kadang tuh dia bisa, kadang tuh, kadang tuh dia gak bisa gitu, Guys. Dia tuh kalau misalkan daripada kita tunggu dan lama, mendingan kita ng-smash ng smash-smashin di awal ini aja, Guys. Daripada nanti wasing time, nah mendingan aku ngerampok ini aja, Guys. Kayak begitu. Nah, gua tahu nanti cara ngerjain kepolisian gua bikin nanti bakalan bingung, Guys. Ah, mantap banget ya, Guys, ya. Pokoknya yang paling gua suka kedua yang ketiga ya. Ketiga itu e pokoknya ketiga itu jewel, terus kedua itu bank kecil, Guys. Dan yang pertama itu bank besar. Kenapa urutannya seperti itu? Karena pendapatan penghasilan itu emang urutannya seperti itu, Guys. Tapi kalau bisa gua balis sih yang kedua bank besar aja sih, Guys, ya. Baru ke pertama itu yang bank kecil. Karena bisa dibilang bank besar itu terlalu rumit banget, Guys. Banyak banget perintil-perintilannya gitu. Ini kalau misalkan sampai kepolisian enggak ada sama sekali yang respon, ya udah, Guys. Di episode kali ini Yanto ngampok tidak akan dikejar kepolisian, tapi kita looting-loting manja. Iya enggak, M? Iyalah, to. Lu kan ganteng. Masih belum ada kepolisian yang datang ya, Guys, ya. Dan sekarang ada. Tapi enggak apa-apa, Guys. Kita rampok-rampok aja gitu ya. Rampok-rampok aja. Biasanya kepolisian terasisu, Guys. Karena kenapa ya pakai baju merah lah. Biasanya begitu tuh. [Musik] Oke, kita ngmesin. Nah, kita ngmesin. Berhenti atau saya tembak ya, Anto? Di mana? Di mana? Di mana? Bapak yang mau saya tembak. Loh, Pak, sebentar kita di luar, Pak. Kita bisa ngomongin dengan baik-baik, Pak. Kamu enggak ada Sandra kamu. Iya, kita bisa baik-baik, Pak. Kita bisa ngomong bisaak bisa kamu ini penjahat, Pak. Pak, Pak, Pak. Kita bisa baik-baik, Pak, ngomonginnya ya, Pak. Ya, kita bisa ngomong di depan, Pak. Ini Pak enggak enggak enggak enggak. Kamu enggak ada Sandra kamu, ya. Saya angkat tangan. Saya angkat tangan. Saya angkat tangan. Saya angkat tangan. Saya angkat tangan. Y, sini sini sini. [Musik] Saya punya teka-teki. Pokoknya kalau misalkan Bapak bisa jawab. Eh, eh, maaf, Pak maaf, maaf, Pak. Maaf, maaf, Pak. Ma, maaf. Saya kan minta maaf. Saya minta maaf, Pak. Saya minta maaf. Kalau misalkan Bapak pokoknya gak bisa jawab pertanyaan saya, saya dilolosin untuk saat ini, Pak. Saya maksudnya dilolosin selama 10 detik, Bapak diam di sini, habis itu saya bisa pergi. Dia 5 detik. 5 detik. 5 detik. 5 detik. Oke, 5 detik. Oke, 5 detik. Oke. Apa tak-tekinya? Apa bedanya kopi sama kepo, Pak? Kopi sama kepo. Kopi sama kepo. Iya, sama kepo. Kasih waktu, Anto. Kasih waktu. Enggak bisa jawab. Saya kan 5 detik doang ya. Bapak juga care dong 5 detik. Tidak. Kalau Bapak memikir itu e 5 detik, saya juga 5 detik kayak begitu. Oke, saya kasih waktu ya. Satu, dua, tig empit, lima. Kalau kepo cari tahu salah. Apa? Kalau kopi itu minuman, Pak. Kalau kepo ya itu Bapak. Ah, udah ya. Bapak salah ya, Pak ya. Berarti saya 5 detik dari sini ya. Lah, Pak. Kan Bapak kepo ya. Itu, Pak. Itu contohnya Bapak Kepo kayak gitu jawabannya kayak begitu 5 detik ya sekarang ya Pak. 1 2 3 4 5 cepat banget Pak cepat banget kejar 5 detik udah jadi burung hilang diang ini jadi burung pakai mobil kejar pakai mobil kejar jadi burung gua jadi burung [Musik] [Tertawa] banget tapi enggak kelihatan burung Bapak kecil Pak emang kecil Pak itu tak aja pakai helikopter burungnya oke santai santai. Hup. Burung kamu kecil yaanto sini. Apa bapak kecil? Enggaklah, Pak. Emang saya mau B gini Pak Yanto. Yanto. Makasih, makasih makasih makasih. [Musik] Wah gila. [Tertawa] Kenapa Pak membunuh officer kita ya? Bapak tadi menekan saya, dia nekan saya. Nah, saya itu tidak ini, Pak. Tidak percaya diri jadinya, Pak. Wah, kamu nih burung kecil. Burung ke kita burung [Tertawa] kecil. Enggak kelihatan. Burung saya emang kecil, tapi burung saya mempesona. Wow. Anjay. [Musik] [Tepuk tangan] Eh, burung kecil itu di atas atas itu atas tuh. di langit yang biru. Pek pek pek belakang belakang tolong tolong. Ah. Al, saya berak dulu. Saya berak dulu. Saya berak. Ayo, Yo. Nyerang Anto. Sini kamu yang sini kamu. Huh. Eu [Tertawa] [Musik] [Tertawa] [Musik] gak kena nembak kena dasar rip a ini. Kalau ngepincang udah kena ya Anto dari tadi. [Tertawa] Pak, saya masih ada ngeboble jeol satu lagi Pak. Please Pak, kasih saya satu pak. Aja, Pak. Ini gua ambil mobilnya. Enggak deh. Kamu nih menjauh. Menjauh, menjauh tahu. Kamu nih menjauh, menjauh. Eh, jatuhjatuh. Ah. Ah. [Musik] Jadi burung [Musik] jadi burung lagi dia jadi ah lontong lontong polisi gak bisa nembak lontong lontong lontong cangnya kecil banget cok lontong cintaku kelepek-kelepek sama dia. Cintaku kelepek-kelepek sama Ria. Cuak. Bapak bisa nembak atau kagak sih sebetulnya? Sini bisa bisa kamu. Sini kamu makanya. H mana dia? Lontong tolong tong tolong tolong toong mati kena burungnya. Mana dia? Mana dia? Itu itu di jalanjalan ini ada kena tembak soka itu itu burungnya itu ada burungnya ini burungnya nah ini dia bawa apa kecil banget burungnya oh my god gede gedang terbang di kunci kunci kunci kunci kunci kunci kunci kunci tangkap tangkap tangkap tangkap tangkapangolang guys dia gak ngelihat gua kah bisa keluar Dia kan burung. Dia enggak ngelihat gua kah, Guys? Ini burungnya mana? Ampun, Pak. Ampun, Pak. Saya cuma burung, Pak. Saya cuma burung, Pak. respek respek dulu respek burung. Respek burung respek burung. Burung burung saya kecil, Pak. Respek sih, Pak. Respek, Pak. Kecil berbulu lebel. kecil berbulu ya lebel enggak kelihatan burung sama gundulnya juga gedein gundulnya Pak Pak kasih saya kesempatan kedua, Pak. Tolong apa yang bisa kamu kasih atau I Nah itu dia. Kalau saya mati saya di penjara Pak. Alah klasik itu mah. Enggak yang lain dong. Yang lain, yang lain. Semoga bisa kebuka. Yang membuat kita happy dong. Betul. Apa ya? Apa ya? Ee, Bapak maunya apa, Pak? Mmm. Terserah kamu. Saya cuma burung, Pak. Kasihannya burung, Pak. Mainan, mainan. Mainan. Mainan mainan. Mainan. Mainan. Mainan mainan. Mainan. Main mainan. Menarik, Pak. Menarik, Pak. Bapak mau mainan apa, Pak? Kira-kira, Pak, bisa kalau yang hijau, yang rambut hijau katanya main ledak-ledakan. Katanya yang rambut hijau main ledak-ledakan. Maksudnya gimana tuh, Pak? Minta diledakin yang hijau itu kan bukan mainan, Pak. Namanya, Pak. Bukan mainan atuh. Mainan yang seru aja. Yang seru. Yang seru. Yang seru aja. Yang orang lain enggak punya. Orang enggak punya. Yang orang enggak punya. Yang orang lain enggak punya aja. Kalau kalau binatang bisa enggak ya, Pak? Ya, kamu kasih kita lepas. Ih, C kabur, cok. Kok lari jadi binatang lah. Kok kok bisa? Oh, saya terbang kalau gitu. Tolong dong. Anjay. Anjay. Cang dia. Cang. Anjay. Ini ada counternya. Koernya, Guys. Ada counternya. Anjay gurinjay. Anjay gurinjay. Butuh butuh servis anir. Servis siapa nih? Oh iya benar. Servis Pak tolongin. Anjay gurinjay. [Musik] Lagi ayo dekat atas ke atas naik naik lontong lontong sayur. Mana dia? Mana dia? Mana dia? Cabut cabut cabut cuu cabut cucu [Musik] aku bahagia. Bahagia bahagia bisa lolos. Wait, wait, wait, wait, wait. Ah, e [Tepuk tangan] nyanyi antum bis [Tepuk tangan] guys di sini, guys. Siapa lagi? di atas dia eli eli eli kejar pakai eh ah [Tertawa] [Tepuk tangan] mana bapak di mana pak mana dia mana dia mana dia E pantatin pantatin pantatin. E pantatin pantatinong lah. Serong kabur kabur kabur. Anjir dalam banget. Gua kerjain lu dari gedung ke gedung lu. Mana dia? Di atas. [Musik] Eh eh eh klepek silencerek ya klepek kekernya stres a botha wah bisa ni gak bisa nih ini harus harus burung yang paling gede nih bentar Pantat ada yang ngebidik burung gede nih. Keluarin burung [Tepuk tangan] turun. He gak kena. Ah ah. Jadi burung. Ah. Wah. Tolong. Long. [Musik] Bukan sebarang burung. Burung. Burung bukan sembarang burung. Cakep. Cakep. Walaupun burung aku bingung. Bingung kamu bingung. Kami pun bingung kita juga bingung. Yanto. Aku juga punya burung ya Anto. Burung bukan sembarang burung. Cua kabur aku kabur mending pa gila dapat guys. Dapat dapat. Hidupkan dia belum di CPR Pak. Amun Pak saya cuma burung Pak. Aku jadi hitam burungnya nih. Iya jadi gua jadi hitam. Jadi goong saya cuma burung hitam. Ini burung kow bukan burung gosong. Burung gagak burung ireng. Oh beda beda beda beda. Beda, Pak. Kalau burung cemani ini. Burung cemani. Saya kan binatang nih Pak. Misi, Pak. Heeh. Enggak bisaak bisa kamu. Enggak bisa kabur. Sudah dikunci kabur. Enggak bisa kabur. Gak bisa. Eh jangan dibuka. Jangan dibuka. Bukaak bisa cuma enggak bisa. Iya enggak bisa enggak bisa. Bisa, Pak. Kasihan saya, Pak. Aduh, dipatok saya. Dipatok. Aduh, dipatok. Aduh, dipatok burung, Pak. Blis banget ini mah, Pak. Burunguh, kenapa patah? Kenapa patah? Aduh. Kalau burung bisa keluarin basoka enggak sih? Oh, bisa. Ternyata bisa nembak juga sih, Pak, kira-kira. Jangan, jangan, jangan, jangan, jangan. Tembak. Oke, Guys. Kita bakal coba ngerampok bank kecil aja ya, guys, ya. Nah, ini dia nomor urutan pertama yang paling aku suka ya, Guys, ya. Karena apa ya? Pendapatannya yang e lumayan besar dan tiket kesulitannya itu masih medium lah ya, Guys, ya. Ketimbang bank besar yang tadi aku bilang pertama-tama tuh ya, Guys, ya. Duh, sumpah ya, Guys ya. Ternyata kalau burung tuh ditembak sekali aja langsung mati, Guys. Jadi mau enggak mau kita tuh harus benar-benar ee apa nih? Benar-benar langsung cekatan gitu, Guys. Je je je. Nah, ini kan enak, Guys. J. Oke, aku fokus terlebih dahulu, ya, Teman-temanku sekalian agar polisi itu gak terlalu cepat untuk ng-respot dan ngresponnya terus aku lebih cepat daripada dia gitu, Guys. Oke, J. Oke, J lagi. Ah, kok lama banget J-nya? Banyak banget, Guys. Nah. Nah, alangkah baiknya kalau misalkan kalian ngerampok bank kecil ini, Guys. Better kalian itu e buka dulu baru ngambil, Guys. Jangan kalian itu ngambil dulu baru buka, Guys. Yang kadang entar wasing time ya, Guys, ya. Nah, lebih ba better kayak gini, Guys. Kalian ngebobol udah gitu nanti kalian bakal ngerampok aja, Guys. Jadi, kalian fokus untuk ngambilin duitnya aja, Guys. Kayak gitu. Itu worth it banget, ya, Teman-temanku sekalian. Nah, kita punya waktu di bawah kanan sana, Guys, di layar kaca kalian. itu terhitung 200 sekian, Guys, ya. Oke, let’s go. Duh, ada enggak ada burung yang ini kayak burung yang lebih GG gitu, Guys. We we. Siapa yang jet-jet kalau misalkan gede pengen jadi yang namanya wewe gombel, Guys? Coba kalian komentar ada enggak, Guys? Nanti kalau ada aku pin, guys. Aku pin, Guys. Wew gombel ya. WW Gombel. Cita-cita. Aku ingin besar menjadi WW gombel, ya, adik-adik. Aduh, polisi, Guys. [Musik] Sebentar, sebentar. Alangkah baiknya nih. Alangkah baiknya lagi, Guys. Kalian kalau misalkan mau ngerampok, nah kalian tuh pokoknya dah masuk ke dalam aja, Guys. Jangan masuk e maksudnya ngambil di dalam dulu, jangan ngambil di luar, Guys. Setahu gua kalau misalkan ngambil di dalam itu beda mata, Guys. Dan tertutup, Guys. Gitu, Guys. Ini fix fix burung lagi nih yang rap [Musik] dia tahu kalau misalkan yang ngerampok yang burung lagi guys. Aku itu siapa? Kayak suara Inem Guys. Suara Inem bukan? Mana dia? Oh ada orang cuk. Yes. In yang dikira yang ngerampok ada Inem. Kenapa bisa apa perasaan gitu ya, Guys ya? Kocak kocak malah yang disangka in ya guys ya. Wah ini total kita dapetin berapa ya, Guys? Ya, tadi kita ee untuk burung ketangkap tadi kita enggak dipenjara, Guys. Ternyata belum digeleda, Guys. Dia respect sama burung. Respect, respect, respect, Guys. Sama gua tadi. Oke, sabar ya. Astaga. Ah, tahu ya bawa ini. [Musik] Iya, ini di mata emang kebuka kalau di mataku. Tapi di mata polisinya tuh enggak kebuka, Guys. Aman, Guys. Ya, waktu kita masih tersisa sekitar 70-an detik ya, Teman-temanku sekalian. Jadi aman aja ya, Guys, ya. Harusnya, ya, Guys, ya. [Musik] Please, demi Alex. Ini masih dalam J nih kayaknya burungnya nih. Woi, burung udah siap belum mau keluar sini. Terminal sesai belum? Burung burung kalau bagi dong bagi gong bagi gong. Wah ini nih belum kebobol ini kayaknya. Tuh cepat mana? Yes. Mau mereka gelistrek. Oke. 1 2 3. Yes. [Musik] W. Ini L. Itu burungnya. Itu burungnya. Ini burungnya. Ini burung. Ini burung. Cuak cuak cuak. Ini ini burung. Bukan sebarang burung. [Musik] Burungburung bukan burung burung burung burung ban itu banj burung bukan sembarang burung itu yang bawa mobil burung mana sih enggak kelihatan burungnya di mana burung bukan di atas di atas yang bawa mobil kocak burung bukan sembarang burung resleting diingam scam Di atas, di mana? Coi burung di atas, di atas, di atas, atas. Burung, burung kutilang bernyanyi. Bersiul-siul sepanjang hari di atas gedung ini kayaknya. K. Oh, i burung bukan sembarang burung cua tembak. Benarin doang. Benar. [Musik] Burung bukan sembarang burung. Aku naik motor wak. Selebok selebewak. [Musik] Nice banget. Ihiw. Huhuy. Mana kalian? Kuk kuk burung kutilang bernyanyi bersi burung kutilang bernyanyi bersiul-siul. Ada yang ngeker-ngeker tak teratak botak. Botaknya gak bisa nangkap burungnya lagi tak tarang tak tak itu di atas itu di atas itu di atas. Ah, Rifimak baju ya. Burung bukan sembarang. [Musik] Halal halal halal. Halal halal halal. Eh, Raim bisa nembak burung kagak? Woi, bisa diak burung kagak lu pada? Ah, di atas dia. Di atas burung bukan sembarang burung. [Tertawa] Heli ya keluar ya. Jadi burung kabur kabur kabur kabur. Jadi burung kabur. Gila itu nanti disenget itu bisa ya mati kita. H. Nah yang heli guys kita incer guys pakai basoka guys. Kita ngumpet-ngumpet ke sini. Terus habis itu kita basok. Ah, ulang ulang. Eh, oke guys, kita bakal coba incer yang heli dulu, Guys. Tapi helinya mana, Guys? Kok enggak kelihatan, Guys? Kok enggak kelihatan, Teman-teman? Adik-adik terkedik-kedik. Di mana dia punya burung, Guys? Eh, dia punya burung. Iya, burung helikopternya mana, Guys? Oh, itu dia. Hap. Sabar, sabar. Timing is good, ya. Oke, tunggu dia berhenti banget baru kita tembak ya, Guys, ya. Kayaknya arah sini sih. Jump sini. [Musik] Lama-lama. Oh, itu saya harus situ cangkepak kena. Kena entar dulu. Enggak kena enggak kena ya? Enggak kena ya? Enggak kena anjir. Enggak kena beneran dah. Ayo lu. Ya enggak kena ya. Enggak kena ya. Jangan terburik a. Ah kena itu. Yanto ya. Enggak kena anjir. Enggak kena beneran anjir. Gak kena-kena beneran guys. Y enggak kena Yanto. Yang bener dong nembaknya Yanto. Kak burung bukan sembarang burung cuak. [Musik] Burung bapak sudah saya tenggelamkan. Cakep. Bapak sudah ditenggelamkan. Oke. Oke. Kita ke atas dulu. Sini. Ah, cakep. Terus kita gini. Nah, kita buka gini kan. Nah, please kena. [Musik] Oh, hindarkan hindarkan, hindarkan. Jauh ya kayaknya ya. Emang jauh, Guys. Kena itu kayaknya, Guys. Oh my God. Dia takut. Dia takut. Oke, harusnya di situ, ya, Guys, ya. Aduh, burung bukan sembarang burung. Cuak. [Musik] Kukuk kuk kuk kuk kuk kuk kuk kuk kuk. Kuku kuku kuku kuku kuku. [Musik] Itu helikopternya, Guys. Mana ya? Tapi ya itu, Guys. Bot. Nah, nih nih sumpah, Guys. Wis kena kek lu ah gak bisa kena adik-adik terkedik-gedik. Mana dia? Jauh banget dia. Itu dia. Sat akurasi. [Musik] Akurasi, akurasi, akurasi, akurasi. Enggak nyampai, anjim. [Musik] Gak bakal bisa nangkap dia. Oh, gua gua gua harus nyari waktu timing yang ngelengah, Guys. Oh, dia mendar tuh dia. Kukuk kuk kuk kuk kuk kukuk. [Musik] Dari sini kepian. [Musik] Oh, itu dia dekat dekat dekat. Oke, sabar. [Musik] Ah, anjir engak kena tuh. Kena tuh kayaknya tuh. Wah. Anjing. Dikit lagi, Guys. [Musik] Gua udah kayak main layangan. Anjrot kena. Wah anjir gak kena nih. Nih sini nih. Apa sih ini? Janjan. Gak kena mulu, enjoy. Oke. Oke. Dia mendarat di daerah gedung ini, Guys. Ah, itu dia. Ah, dia tidak mengetahui, Guys. Kayaknya dia enggak mau ngetahui, ya, Guys. Oke, oke. Sip. Sip. Kita dari belakang, Guys. Oke. [Musik] Di mana burungnya itu? Asli itu loh, itu helikopternya. Aku pengen incer, Guys. Tapi kok susah banget sih ngincernya, Guys. First timing sih, Guys. Oke, kayaknya dia mau mendarat deh, Teman-teman. Kayaknya dia mau mendarat, Guys. Real, cuy. Real kah? [Musik] Dia mendarat atau enggak, ya? Dia takut dia berhenti. Oke, oke. Hup. [Musik] Please kena demi apapun masa satu pun kena anjing. Kena enggak kena gitu. Cuma dia harus terbang tinggi dia takut guys dia. Wah dia di mana sih sebenarnya mau ke mana sih? Daerah mana, Guys? Oh dia nyusuk. Dia nyusuk. Dia nyusuk. Oh ke daerah mana dia? Oh dibalik. Dibalik itu. Dibalik itu ya guys ya. Oke dia balik ke bangunan ini, Teman-teman. Kita sih udah untung, Guys. Oh, ini dia, dia, ini dia. Oke, jangan, jangan nabrak. [Musik] [Musik] Kuk kuk kuk gak bisa nge Aiming saya kan [Musik] tawain dikit enggak ngaruh. Oke oke oke oke oke. Kita ke atas sini ya kan. Oh, itu helikopternya, Guys. Kalau gitu, Guys, kita bakalan coba. Kayaknya dia tahu deh, Guys, keberadaan gua, Guys. Dia udah tahu. Dia udah tahu. Oh, dia udah tahu, dia, Guys. Dia udah tahu, Guys, keberadaan gua, Guys. Kalau gitu, Guys, gua coba ber. Nah, habis itu gini. Habis itu gini. Nah, ini dia kena lu. Tidak terbang sebagai burung. Anjay Itachi cok. [Musik] Oke, jadi burung enak ya, Guys. Ya, siapa cita-citanya kalau misalkan gede pengen jadi burung, Guys? Aku sih pengen banget, Guys. Sumpah. Ah, gak ada, Guys. Dia di mana, Guys? Sumpah dia takut-takutan, Guys, ngadapin burung. Ih, sumpah ya, Guys, ya. Jadi kayak burung itach gitu, Guys. Kita bisa berubah bentuk gitu. Anjay. Oh, dia di depan kita. Dia di depan kita. kena itu pasti. [Musik] Oke, rada jauh nih ya. Sini mungkin. Anjir engak kera-kera babi. [Musik] Kuk kuk. [Musik] Ih, takut aku. Takut [Musik] banget [Tertawa] entar entar. Kepolisian mana ya, Guys? Ya, gua harus incer helikopter itu biar gua enggak dapat birthday gitu loh. Sini doang kita enggak bisa lihat. Kuk kuk. Oh itu tu tu tu k gantung minta gantung tidak akan pulang kalau biasanya sebelum bird a itu akan kut tembak dan mati. Pasti itu polisi korup, Guys. Kalau polisi korup kita personalkan ya, Guys ya. Ya. Di mana dia? Oh, itu dia di atas. Aduh, enggak. Aduh, enggak bisa. Oke, gak. Aduh, enggak bisa, Guys. [Musik] Sabar, sabar, sabar, sabar, sabar. Ke atas ini. Pak polisi kok botak. Kuk kukuk kuk kuk kuk kuk. Aduh ini mah enggak bisa, Guys. Hap. Dia di dekat sini. Takut dia. Takut. Oke. Hidup seperti Lerry. Terbang ke sana ke sini. Oke, chill. Nah, itu loh. Mana sih dia nih helikopternya? Oh, itu kedak kedak. Nice. I’m run baby. Kuk kuk. Halo, Pak. Kuk di atas itu. Di atas itu terbang seperti Lerry. Kuk kuk aku. Ah, lontong tolong tolong tolong. Aku aja seekor burung, Bapak. Tolong, Pak. Saya seekor burung saja, Pak. Pak, jangan, Pak. Ampun, ampun. Saya seekor burung aja Pak. Saya cuma seekor burung, Pak. Jangan aniaya saya Pak. [Musik] Oke, ada Eli. H. [Musik] Aduh, anjir. Burung lagi. Jadi burung ini. Oh, udah dimasukin ternyata. Udah. Kuk kuk kuk kuk. Oh, iya. [Musik] Kukuk kuk itu itu itu kuku kuk itu burung c itu tu puk jadi burung enak banget guys demi apapun oh kita ke sini guys oke kita ke sini dulu santai santai. Nah, baru menderat. Let’s go. Kita cari helikopternya. Itu dia. Anjir, gak kena. Wah, dia ngelewatnya sono. Sumpah di apapun. My Fred, my Fred my Fred. Prediction. Prediction. [Musik] Perasaan tadi kena. [Musik] Oh my god. [Musik] Oke, kalau gitu ternyata kita ke sana enggak kena, Guys. Kita bakal coba dekatin. A [Tepuk tangan] capek ah jadi burung udahan. Ya udahlah guys ya. Terima kasih banget buat teman-teman dan kita bisa lihat kita dapat 4.820 ya guys ya. Uang merah ya guys ya. Untung untung kita dari tadi nembakin ada dua helikopter yang kita bunuh ya guys ya. Jadi terima kasih banget buat teman-teman yang sudah nonton video dari sampai akhir dan terima kasih banget buat teman-teman yang udah selalu dukung gua, guys. Seperti biasa kalau misalkan kalian ada ide kalian komentar di bawah dan jangan lupa juga follow Instagramku yang ada di deskripsi untuk menget kalau misalkan aku upload atau enggaknya guys. Nah, biasa biasanya itu kalau misalkan gua enggak upload atau terata upload gua akan mengabarkannya di story Instagram, Guys. Kalau gitu gue jol see ya. Bye byye. Tok tok tok. Eh, ada toket-toket. Suara tok terdengar. Tukuruk kukuk kuk itu. Itu bukan toke. Ini mah buyuk. Ini burung apa yang boy? Angsa. Angsa. Angsa. Makanannya apa ini? Angsa emang. Astagfirullah. [Musik]

Merchandise Jelool ► https://id.shp.ee/MNQdLJq

Subscribe ► https://www.youtube.com/c/Jelool

Join:
My Discord ► https://discord.gg/bYCjUKVtjT
Discord Hopefully ► https://discord.gg/hopefullyroleplay
Facebook Fanpages ► https://www.facebook.com/gaming/Jelool11

Jangan lupa follow akun media sosial gua ya :
Instagram ► https://www.instagram.com/jeloool
Tiktok ► https://www.tiktok.com/@jelool11

Untuk Email bisnis kalian bisa masukan disini :
Email ► jelool913@gmail.com

Thanks ya guys 😀

#gta5 #gtarp #funny #gtaroleplay #funnymoments #gtaonline #gtav