LIVE GAME BRAIN PUZZLE TRICKY QUEST LEVEL 26
Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kali ini kita akan kembali di world 55 ya. Eh, selamat hari libur, selamat tanggal merah, Teman-teman di hari Senin. Hari libur. Waduh, liburnya 3 hari, Sabtu, Minggu, sama Senin, Teman-teman, ya. Oke, kalian pasti sangat happy, happy, happy. Oke, kita lanjut bermain BR Puzzle Tricky Twix ya, Teman-teman ya. Kita sudah memasuki level 26. Ayo kita selesaikan bersama di hari libur ini. Isi komentar agar kamu serasa ikut bermain juga. Aku yakin kita akan menamatkan game ini, Teman-teman, ya. Oke, ya. Kita masuk kalahkan zombie. Nah, ini level 26 nih. Level 26 nih. Noh, gimana caranya usir zombie yang ada di ruangan ini, Teman-teman? Nah, kakaknya tuh takut itu. Kakaknya takut. Kita usir zombie. Caranya gimana tuh? Ayo, cara usir zombie palunya untuk apa? E, terus gimana cara zombie yang ada di atas? Seram, Teman-teman, ya. Zombinya yang ada di atas itu seram itu. Ayo, gimana caranya biar kita bisa usir zombinya, Teman-teman? Nah, pakai apa ya? Pakai apa, ya? Ee, pakai usir zombie. Oh, buka yang di bawah itu. Kita palu aja, Teman-teman, ya. Coba kita palu yang di bawah tuh zombinya tuh. Nah, ini nih nih kita palu, Teman-teman. Dok. Nah, pusing dia ya. Cara mengalahkan ee zombie yang di dalam selimut gimana itu, Teman-teman? Kita harus ikat itu. Harus ikat itu zombinya yang ada di selimut itu, Teman-teman, ya. Oke. Harus ikat pakai apa, Teman-teman? Zombie yang ada di dalam selimut harus diikat. Itu pakai apa ya ngikatnya ya? Ngikatnya pakai plaster dulu. Coba kita plaster ngikatnya gini set. Wah, enggak bisa ternyata pakai plaster ya. Halo juga Diana Sugiarti. Coba kita ikat zombieya ini pakai ee ini teman-teman. Ah, pakai jaring laba-laba. Nah, bisa zombie yang di bawah kita ikat pakai jaring laba-laba bisa. Nah, gimana caranya kita usir zombie-zombie yang ada di ruangan ini? Karena kakaknya itu sampai ketakutan. Teman-tem Elandor. Terus ee ini komputernya kita rusakin dulu. Nah, gimana cara usir zombie yang ada di atas ini, Teman-teman? Pakai apa? Yo cara usir zombie yang ada di atas ini. Halo juga Najwa Koirul Widra Widra Rahmadani. Halo, Bang. Halo, Cah Pondok. Aku sudah subscribe, Bang. Makasih, Naila dan Aisila Channel. Halo juga, Laksi. Yo, eh, gimana cara usir zombie yang ada di atas atap ini, Teman-teman? Pakai apa? Halo juga Nada Abidah Maulidia. Eh, kita coba usir zombinya ini pakai kaos kaki, Teman-teman, ya. Iya, kan? Ini enggak pakai plaster enggak bisa di Palu enggak bisa. Berarti coba kita kasih kaos di Palu kata Nelson enggak bisa. Halo juga Arga. Halo Putri. Bang udah like sama subscribe. Makasih Putri ya. Halo Bang. Halo Ahmad Haikal. Coba kita e kasih si ini kaos kaki, Teman-teman. Ah dia pusing. Dia pusing kasih kaos kaki. Yoi. Oke udah. Sekarang gimana caranya kita nutup ini, Teman-teman? Ada zombie yang mau masuk. Ada zombie yang mau masuk nih. Halo, Bang. Halo, Zel. Ada zombie yang mau masuk nih. Nah, tangannya masuk tuh. Gimana cara kita tutup zombie ini? Iya. Oh, ini ini sudah balik nih. Kita palu yang ada di bawah. Benar. Halo, Bang. Halo, Zelda. Halo, Bang. Halo, Enelson. Bang, baru mulai kata Arga. Iya, baru mulai ini Bang. Di lemari kata Vita lemarinya kita buka dulu. Nice. Ada plaster. Bang, aku tuh punya itu loh, Bang. Aku tuh sudah main game-nya kata Siska kecil umur 7 tahun. Siska sudah main game-nya teman. Gig gig pakai lakban. Pakai lakban. Kita tutup pakai lakban nih. Wah enggak bisa teman-teman yang atas kasih apa? Kaos kaki. Iya benar. Ee komputernya kita rusakin. Ledakin dulu. Udah paket lengkap Bang. Makasih Devan Berlian. Sambil ditap-tap layarnya teman-teman ya. Pencet-pencet layarnya dua kali y. Oke. Ee ikat ini pakai apa, Teman-teman? Tadi ikat zombie yang diselimutin ini pakai apa tadi? Ayo, ada yang tahu enggak, Bang? Itu nama game-nya apa? Kata Argaran, nama game-nya adalah Brain Puzzle. Brain Puzzle. B R A I N P U ZZ L E. Pakai apa? Pakai pakai palu kata enggak ikat pakai palu. Wah, enggak bisa, Teman-teman. Lakban ke kardus, Bang, kata Eko Aksita. Hah? Lakban ke kardus. Kita coba. Lakban ke kardus kata Eko tuh. Wah, benarbenar. Oke, kita paketin ya, Teman-teman ya. Kita paketin zombinya. Oke, sekarang cara tutupin ini pakai apa, Teman-teman? Tutupin zombie ee yang di tangan ini loh. Nah, nih. Tuh, di tangan tuh ada tangan mengujur gini tuh dari pintu. Kita tutup pakai apa ya? Aku udah like, Bang. Makasih. Sifa Channel dance, Bang. Jaring laba-laba ke tangga. Kasih jaring laba-laba. Oh, jaring laba-laba di sini, Teman-teman. Nah, jaring laba-laba untuk ngikat zombie yang ada di bawah tuh. Ayo, gimana caranya tutup tangan zombie yang ada di pintu teman-teman? Pakai apa? Ao, Bang, pakai bunga. Kata Gerampau. Halo, Deva Kuat, Bang. Halo, Bang. Halo. Pakai pakai apa? Pakai apa? Bunga enggak bisa pakai palu, Bang. Kata Dian pakai palu enggak bisa, Teman-teman. Tuh. Halo, Bang. Halo, Alqila. Aqila. Halo. Pakai palu, Bang. Pakai palu. Buka kardus, Bang. Buka kardus isinya zombie, Teman-teman. Buka kardus itu isinya zombie. Tutup ini pakai apa? Palu nih. Pakai TV kata Eo. TV enggak bisa pakai palu ya? Pakai palu. Oh, enggak bisa, Teman. Waduh. Wah, di palu malah zombinya malah kalau di palu malah pintunya yang dipalu, Teman-teman. Enggak bisa. Oke, kita plaster dulu kardusnya. Terus ikat zombie pakai jaring laba-laba yang di bawah, yang di atas pakai kaos kaki biar dia pusing. Komputernya kita rusakin karena mengundang zombie. Ayo, pakai apa? Laba-laba kata ini. Kita pakai laba-laba biar Oh, enggak bisa, Teman-teman. Pakai meja kata Numatik. Pakai meja GG sekali ya. Pakai meja nutupnya. Iya, Numatik Hendrik Topi pakai meja. Iya benar, Bang. Aku udah download game-nya. Iya. Halo, Arga Reza. Iya, pakai mejanya kita hancurin dulu, Teman-teman. Nah, tuh ada papan kayu dari meja kita tutup. M benar. Terus yang di jendela kita tutup juga. Oke, nice. Sekarang Oh, masih di Palu nih. Sekarang kita lanjut, Teman-teman. Ada zombie yang lebih besar lagi datang tuh. Wah, raja zombie. Raja zombie datang, Teman-eman, gimana cara menghadapi Raja Zombie? Itu kita pencet tombol merah ini atau kita tumbuk pakai batu nih? Ayo, ayo. Aoo yo. Pilih yang mana? Pilih yang mana? Pilih yang mana? Yang like sudah berapa orang nih? Oh, baru 65 teman-teman yang nonton sudah 600, yang like baru 65. Terima kasih ya yang sudah like. Ayo like dulu, like dulu. Batu, Bang. Kata Nelson batu kata priwati batu. Like-nya pencet layar dua kali. Yang belum subscribe silakan subscribe. Klik tombol yang paling atas warna merah karena Abang mau menamatkan game ini teman. Ayo ada bos zombie di sini. Pakai apa ngalahinnya? Pencet hadapi langsung atau tumbuk pakai batu ini. Nah. Hah? Batu kata Eko. Bang aku sudah. Kata Aska sudah tahu maksudnya. Ahmad Junaidi batu. Oke. Banyak yang bilang batu ya. Tania batu Bang. Alsya batu. Baby blangko batu. Tumbuk batu kata kata Najwa batu batu kita tumbuk batu zombinya tok. Wah enggak mempan pakai batu pakai batu enggak mempan teman-teman itu zombie besar kalau cuman dipukul pakai batu. Aduh ulang ulangi ulangi. Kalau cuma ditumbuk pakai batu enggak mempan, Teman-teman. Coba lagi, coba lagi. Coba lagi. E kita rusakin ini. Terus palu sudah kasih bawah. ee kaas kaki kita kasih atas zombie biar dia pusing. Untuk nutup pintu dan cenela kita pakai kayu yang ada di meja. Terus ikat zombie yang di kain putih kita pakai jaring laba-laba. Nah, ini pakai apa ini sekarang? Halo juga Farilla. Ada bos zombie datang kita kalahin. Pakai apa? Pakai batu atau pakai hadapi langsung. Pencet tombol ini. Ayo hadapi langsung atau pakai batu. Semangat ban. Iya Imran. Makasih ya. Hadapi kata hadapi tuh. Benar. Halo, Bang. Asalamualaikum, Bang. Aku baru join. Maaf, Bang. Halo, Zahra Putri Aprilia. Bang, batunya ke tembok yang retak. Kata Vivo. Hah? Kata Vivo. Vivo batunya ke tembok yang retak. Kata Vivo, Teman-teman. Hah. Hadapi-hadapi kata cici, kata manusia yang jawab hadapi. Taptap dulu yo. Aku akan pencet hadapi kalau banyak yang like. Teman-teman kita lihat like-nya baru 194 yang nonton padahal 1.000. Yo, yang mau pencet tombol hadapi bos zombie ini, tap-tap layarnya dulu. Yang belum subscribe silakan subscribe. Klik tombol yang paling atas warna merah. Yuk kita lihat dulu yuk. Pencet hadapi langsung ya. Hadapi kata Kanza. Hadapi kata Ismail. Tapi Vivo tadi batunya tumbuk di tembok, Teman-teman. Katanya Vivo tadi. Oke ya kita hadapi. Oke yang like sudah 200. Yuk hadapi. Pencet hadapi. Gagal teman-teman ya. Mau dihadapi langsung bos zombie gagal teman-teman. Enggak punya senjata. Dia enggak punya senjata itu. Wah, berarti benar Vivo. Kita coba lagi. Wah, Vivo benar itu tadi. Vivo cuman satu orang teman yang komen tadi. Bang, batunya dikasih ke tembok katanya, Teman-teman. Oh, dari 1000 orang yang jawab benar cuman satu mungkin, Teman-teman. Coba coba coba coba coba idenya Vivo teman-teman ya. Coba idenya si Vivo tadi. Oke. Oke. Oke. Oke. Ee ini tumbuk pakai ini. Nah, kayunya ditutupin jendela dan pintu. Ikat zombie yang pakai ee putih-putih ini kita pakai. Oke, sudah muncul tuh. Nah. Iya iya iya iya. Coba coba batu kata Vivo. Vivo. Iya, Bang. Ada senjata di balik tembok kata Vivo tuh. Coba kita buka retakannya pakai batu. Ada senjata di balik tembok. GG sekali Vivo ya. Iya iya iya iya. Nih senjata kita kasih omnya yang di atas set. Iya dikampak. GG sekali Vivo ya. Oke benar-benar. Halo, Kak. Aku sudah like dan subscribe. Makasih pemburu miniatur GG sekali Vivo. Kita lanjut ya. Oh, ternyata enggak bisa dihadapin teman-teman. Enggak bisa dihadapin yang tadi. Yoi. Yo, kita lanjut teman-teman. Kita lanjut. Ada orang miskin di sini. Kasihan sama juragannya ini, Teman-teman. Ayo, gimana caranya kita bikin dia kaya teman-teman? Yang sini, yang sini sudah kaya tuh. Sudah punya uang banyak tuh. Nah, tuh uangnya bisa beli lemari, bisa beli eh ini. Oh, perhiasan, bisa beli, woh mantel, bisa beli, wuh, emas. Nah, ini miskin yang sebelah sini, Teman- Gimana caranya biar dia bisa kaya? Ayo, ada yang tahu enggak gimana caranya biar dia biasa bisa kaya? Yang sini nih, yang sini sudah kaya tuh. Yang sini belum kaya. Ayo, gimana caranya, Bang? Nama game-nya kata Asril, nama gameennya adalah Brain Puzzle Tricky Quiz, Teman-teman, ya. Brain B R A I N Puzzle Tricky quiz. Iya kan, Bang? Kataannya. Oke. Topi kasih ke cewek miskin kata Freya. Topinya kasih ke cewek miskin kata Frea. Topi kasih ke cewek miskin tuh. Woh, dia bekerja, Teman-teman. Dapat satu uang. Yo. Eh, kasih. Ayo, kasih apa lagi nih? Biar dia kerja apa lagi, Teman-teman? Menyapu, menyapu kata Eko menyapu. Kasih topi kata Linda. Udah topi menyapu ya. Nyapu ya, Bang. Halo. Game-nya apa kata Asril? Namanya tricky brain puzzle teman-teman ya. Sapu kata manusia kata Rosat. Oke kasih sapu. Nah dia jadi bersih-bersih sapu di PT Nasional teman- di bersih-bersih di pinggir jalan itu dapat uang, Teman-teman. Ya, bekerja itu bekerja itu halal. Oke, ada lagi. Ada lagi. Bekerja apaagi ini, Teman-teman? Biar dia dapat uang yang sini yang sebelah kanan ini biar e cepat kaya bekerja apalagi sarung tangan. Sarung tangan kata Sugito. Sugi Kediri. Sugito Kediri sarung tangan kata Korizen. Kata Mikra Langgar kasih sarung tangan. Kasih sarung tangan biar dia bekerja nyuci piring biar kaya teman-teman. Nice. Dapat tiga uang ya. Dapat tiga uang. Nah sekarang uangnya ee kita belikan apa nih? Tiga uang. Jangan sampai salah. Di sini sudah. banyak ee ngumpul uang tapi e baju baju kata manusia kasih baju nih baju kata Raja Gaming kasih baju nice. Waduh. Oh orangnya yang sini iri teman-teman kasih apa lagi? Kasih apa? Koper. Kasih koper. Kasih koper. Nice. Orangnya ini iri sirik-sirik. Yang ini tem dia kalau kita beli apapun itu direbut kembali coba. Aduh, direbut kembali, Teman-teman. Ah, orangnya iri tuh. Waduh, kita kehabisan uang. Waduh, belikan apa ya uangnya ya? Kan uangnya kasih ke tembok kata Silvie. Oke, uangnya kasih ke tembok. Kita coba lagi bekerja dulu. Cari uang. Waduh, kita beli apapun itu disita sama orang yang sini, Teman-teman. Disita sama orang yang ini. Gimana ya? Gimana ya? Oke, kasih sapu biar dia kerja. Dapat tiga uang. Kasih ke mana ini? Hah? Kasih baju kata harga. kasih baju enggak bisa, Teman-teman. Tadi e diambil bajunya. Hah? Uang kasih ke cewek, kata Fria, baju udah tuh. Hah? Kasih ke titik hitam kata korizen. Uangnya kasih buat lubang kata Lida. Kita coba kasih ke lubang hitam ini, Teman-teman. Lubang. Lubang kata Infinix. Coba kasih ke lubang. Kasih ke lubang. Ini lubang hitam itu ada apa, Teman-teman? Aku penasaran nih. Nih, nih. Oh, ada guguk, Teman-teman. Di situ. Guguk. Kita kasih uang terus. Kita belikan apa lagi nih uangnya ini? Oke, sudah kita ee menamatkan menyelamatkan guguk itu. Masih ada dua uang tuh biar kita bisa kaya belikan apa, Teman-teman? Sudah kasih guguk? Sudah tuh kasih kaca kata Sugito Kediri. Kasih kaca. Kasih ke kaca. Nice. Oh, disita sama orangnya, Teman-teman. Disita sama orangnya itu. Kasih apa lagi? Kasih ke pintu, kata Aini. Kasih ke pintu uangnya. Waduh, lagi, Teman-teman. kehabisan uang lagi gimana ya? Gimana ya? Biar enggak disita gimana, Teman-teman? Biar apa yang kita beli enggak disita gimana? Ini ini uangnya ini padahal dibelikan baju enggak disita sama orang ini. Uangnya dia dibelikan nah lantai emas enggak disita sama ibunya yang ini. Kasihan itu ya. Kemudian dibelikan lemari enggak disita sama ibunya yang ini. Terus dibelikan meja baru. W perhiasan enggak disita. Tapi kalau ketika ini beli yang baru disita sama ini, Teman-teman. Ayo, gimana caranya? Ada yang tahu enggak? Ada yang tahu enggak? Sambil ditaptop layarnya teman- ya. Pencet-pencet layarnya dua kali. Yuk, yang like sudah berapa tuh? Baru 391 yang nonton. Padahal 3.000 orang, Teman-teman. Oo, terima kasih 321 orang yang like, ya. Ayo, tap-tap dulu. Kita kerja dulu tuh. Iya, benar. Kerja, Bang. kerja. Halo, Bang. Halo, Hanai. Ee kasih sarung tangan biar kerja nyuci piring. Dapat uang dua. Kasih sapu biar dia kerja nyapu-nyapu, bersih-bersih, dapat tiga uang. Nah, gimana ini? Ayo, biar tidak diita. Kasih guguk dua kali kata manusia. Hah? Kasih guguk dua kali kata manusia. Coba coba coba kasih guguk dua kali. Oke, benar ini kata Riska. Halo. Halo Rizka. kasih ke guguk kata Vivo. Kasih ke guguk dua kali ya. Coba uangnya nice. Satu. Dua. Oh. Dapat apa itu teman-teman? Dapat buku. Buku kita kasih ke orangnya biar sekolah. Oh, jadi guru. Wah, GG sekali Vivo sama manusia tadi ya. GG. GG. GG. Ya, ya, ya, ya, ya. Halo, Akbar. Buka pintu, Bang. Kata Akbar enggak bisa buka pintu, Teman-teman. Oh, gitu caranya, Teman-teman. Ya, Bang. Saya sudah like 100 kali, kata Ludbi. Makasih. Terima kasih. Oh, iya caranya gitu, Teman-teman. Oh, uangnya sekarang kita belikan apa? Udah ada body guguk yang sangat galak tuh. Mesti enggak bisa diita. Yuk, kasih ke tembok kata Nizam. Kasih ke tembok. Iya, ada body kita sekarang, Teman-teman, ya. Dia enggak bisa nyita lagi sekarang. Kasih ke mana lagi, yuk uangnya biar kaya. Kasih ke meeja, kata botak pink. Kasih ke meeja. kasih ke mana lagi? Kasih ke Didik kata Zidan udah kasih ke kaca kata botak kata Angga kasih pintu pintu. Nice. Asalamualaikum. Waalaikumsalam. Kasih ke kaca kata Ari jarang pulang. Kasih ke kaca. Kasih ke mana lagi teman-teman? Ayo meja kata Hawa kasih meja. Wah kaya kita. Kaya kita, Teman-teman. Kaya nice nice. Kasih apa lagi? Nice. Terus masih satu masih satu. Kasih mana ya? Kurang satu lagi teman-teman. Kurang satu lagi. Oh, buka pintu. Buka pintu. Buka pintu. Enggak bisa. Hah, masih kurang satu ternyata ya. Kasih baju kata Sugito. Ah, baju gua enggak bisa, Teman-teman. A ke mana nih? Hah? Oh, sepeda. Ada sepeda di belakang. Belikan mobil. Sekarang kita punya uang. Wah, ditendang cowoknya diusir. Oke, sekarang yang cowok ngemis-ngemis ke kita, Teman-teman, ya. ketika kita sudah kaya yo. Io kita lanjut teman-teman yang belum like silakan like terlebih dahulu karena like-nya belum tembus 1000 tuh yo. Yang nonton yang nonton 4.000 tapi yang like baru 830. Terima kasih 830 orang yang sudah like ya. Yuk kita lanjutkan teman-teman ya. Kita lanjutkan, kita lanjut. Nice. Saya ambil di tap-tap layar. Yang belum subscribe silakan subscribe. Klik tombol yang paling atas warna merah karena abang mau menamatkan game ini biar kalian nanti bisa nonton kembali, Teman-teman. Oke, ini ada anak kecil terdampar di sini ya. Gimana caranya dia biar bisa bertahan hidup? Kita kehujanan nih di sini nih. Kita kehujanan. Banyak petir di sini. Nah, harus bikin apa lah? Harus bikin apa pertama kali ya? Kalau kehujanan terdampar di pulau bikin tenda dulu, rumah dulu. Gimana caranya bikin tenda? Ayo, siapa yang tahu caranya bikin tenda dari apa? Dari apa, Bang? Aku tak pernah tak pernah tak nonton kata Andika. Makasih Andika Ibnu ya. Kasih siapa? Iya, bikin rumah kata Ari. Iya, benar. Ini dari apa? Dari apa teman? Kalau dari apa? Aku udah, Bang. Like dan subscribe. Makasih Ainun aku. Halo R dedi. Kayu. Iya benar. Botak pakai kayu teman-teman ya. Iya, bikin tenda dulu pakai kayu, Teman-teman. Kayu. Kayu. Benar, Herman. Benar. Angga tuh bikin tenda pakai kayu. Oh, benar tuh. Benar tuh. Sekarang tiang tendanya sudah berdiri. Nah, untuk atapnya dari apa nih atapnya. Atap dari apa, Teman-teman? Bikin atap tenda dari apa di di pulau ini? Ayo, ayo, ayo, ayo. Dari apa? Atap tenda. Atap tenda dari apa, Teman-teman? Dari AC kata R Dedi atap tenda kok dari dari apa teman-teman? Masak dari AC. daun kata Septi, kata Rini, kata Nita, kata Ariska, kata Siti pakai daun kata Lia, kata Valencia. Yoi. Benar pakai daun teman-teman atapnya. Iya buat teduh bisa ini. Coba kasih teduh sini. Dik. Iya. Nice. Sudah teduh. Sekarang dia kedinginan, Teman-teman, ya. Adiknya ini kedinginan nih. Nah, gimana caranya biar hangat? Kita bikin apa? Bikin apa? Bikin api ya. Bikin api. Bikin api pakai apa tuh? Bikin api pakai apa? Pakai kayu kata Kazum. Bikin api. Pakai kayu. Kata Nindia pakai kayu. Bikin api. Nice, nice, nice. Apinya apinya dari mana, Teman-teman? Apinya dari mana nih? Sudah kayunya sudah di ini teman-teman. Kayunya sudah dikumpulkan. Nah, apinya dari mana ini apinya? Aku sudah like dan subscribe. Makasih, Mr. R. Dari batu, dari kayu, dari jaket. Kata Syifa ada yang jawab dari batu. Dari batu. Pencet batunya. Oh, enggak bisa batunya, Teman-teman. Karena basa enggak bisa pakai batu. Tuh, dari mana tuh? Hah? Dari petir kata Harry. Dari petir, kata Silva. Dari petir. Kita gabungkan dulu petirnya, Teman-teman. Awannya. Oh, GG sekali yang jawab dari petir. Oke, apinya apinya kita ee ambil dari petir ternyata. Oke, GG. GG GG. Oke, sekarang ee Oh, waktunya hampir habis, Teman-teman. Waktunya hampir habis. Coba lagi. Coba lagi. Coba lagi. Eh, waktunya habis. Nah, coba lagi. Coba lagi. Tadi bikin tenda pakai Nah, bikin tenda pakai kayu, terus atapnya pakai daun. Nah, dia bisa ee berteduh tuh tapi kedinginan. Kumpulin kayu, terus hidupin api dari awan, terus petirnya datang menyambar. Ada api. Apinya kita kasih ke kayu. Nah, sekarang dia lapar, Teman-teman. Lapar nih. Lapar nih. Cari makan di mana? Cari makan gimana cari makannya ini? Ayo, Kak, aku udah like. Makasih, Naila. Kita lihat like-nya apakah sudah tembus 1000, Teman-teman. Oke, sudah tembus 1000 like-nya. Makasih yang sudah like ya, Teman-teman, ya. Terima kasih yang sudah like. Itu 1049 orang tuh yang like tuh. Yang belum like, yuk like. Taptap layar yuk. Gimana caranya kita cari makan di sini teman-teman? Kelapa. Kelapa kata Kti. Kelapa kata Mengo kata Vigo. Kelapa kata Alif. Kelapa kata isong. Kelapa kata Irsya. Kelapa. Kita ambil kelapanya dulu nih. Iya. Dapat air hujan. Minum dulu, minum dulu. Nice. Sudah tuh. Udah tuh. Nah. Nah. Kasih kasih ke orangnya tuh dia minum dan makan kelapa. Nah, udah tuh. Saya sedikit lapar. Oh, saya sedikit. Air kelapa itu manis. Dia sedikit lapar, Teman-teman. Ayo sekarang k kita cari lagi makanan dari mana nih? Cari makanan lagi. Kelapa sudah tuh. Kelapa sudah dibelah itu sudah dimakan ee kelapanya sama minum air tegannya tuh. A minum air pantai bikin dehidrasi. Air pantai nih. Tuh air pantai sudah tuh enggak boleh diminum air pantai teman-teman ya. Banyak garamnya. Ayo, ini dari mana ini, Teman-teman? E, cari makannya lagi. Dia makai masih lapar tuh. Mancing mancing. Kata siapa tuh? Mancing kata Roblox. Kata Roblox. Mancing ikan kata Heri. Oh, mancing ikan ya. Mancing ya? Mancing. Mancing mancing. Nah, ini ada ini ada tongkat nih. Ada tongkat nih. Benangnya dari mana ya? Benangnya dari mana, Teman-teman? Kita cari kalau mau mancing ini benangnya ini kita cari di mana nih talinya? Tali untuk mancing. Iya. Ayo, ayoo. Oo. Senar. Senar pancingnya dari mana? Hah? Dari kelapa. Senar pancing dari kelapa. Enggak bisa, Teman. Di mana nih? Ee senar pancing kita cari di mana tuh benang pancing. Benang pancing. Jaring laba-laba. Jaring laba-laba nih. Kata Aldi Putra jaring laba-laba, Bang. Sarang laba-laba. Sarang laba-laba untuk senar pancing. Woh, GG. GG. Bisa buat pancing tuh dari sarang laba-laba teman-teman. Oke, sekarang kita mancing tuh. Mancing mancing mancing yuk. Nice, nice, nice, nice. Dapat ikan satu, Teman-teman. Nah, kita bakar. Kita bakar. Oke, kasihkan makam. Nah, GG sekali. Berhasil, Teman-teman. Nice. Ah, berhasil. GG. GG. GG GG. GG. GG. Nice. Kita lanjut di level selanjutnya. Oke. Pintar-pintar kalian ya. Pintar-pintar pintarpar. Oke, sekarang ee waduh ada kekasihnya datang, Teman-teman. Ngedok-ngedok pintu. Tapi ruangannya sangat kotor sekali. Ayo, cara bersihnya bersihin apa ini? Bersihin apa ini? Bersihinnya gimana ini? Ayo caranya bersihin, Teman-teman. Kita lihat like-nya berapa orang. Sudah 1263. Terima kasih ya, 1263 orang. Yang belum subscribe, silakan subscribe. Klik tombol yang paling atas warna merah karena aku mau menamatkan game ini. Game ini masih panjang, Teman-teman. Ya, kita akan tamatkan. Yuk. Cara bersihinnya, cara bersihnya gimana? Ayo, ayo, ayo. Buang sampah. Buang sampah. Buang sampah. Benar tuh. Sampahnya kita buang dulu. Nice. Terus, terus, terus. Sapu, Bang. Sapu, kata Joli. Sapu nih. Waduh, enggak bisa. Ini untuk apa, ya? Oh, sarang laba-laba tuh. Iya, ya, ya. Udah tuh. Aku sudah subscribe. Makasih atuk. Ee kemonceng. Kemonceng udah tuh. Kemonceng sudah untuk bersihin ee apa namanya, Teman-teman? Sarang laba-laba. Nah, kita bersihin tempatnya ini karena ee cowoknya mau datang tuh. Ini tempatnya kotor. Gimana cara bersihinnya? Yuk. Hah? Kucingnya, Bang. Kucingnya di Ken. Kenapain kucingnya? Kaca. Oh, iya kaca. Kaca kita bersihin dulu. Kaca kita semprot. Bersihin lapnya di mana, ya? Buku kita bersihin. Lapnya di mana, Teman-teman? Lapnya di mana tuh? Oh, di dalam WC lap-nya. Nice. Kita lap, Teman-teman, ya. Nice. Oke. Oke. Sekarang caranya gimana lagi? Buka pintu WC kata Nila. Udah tuh lantainya disemprot kata Febri lantainya. Woh, habis semprotannya teman-teman. Buka pintunya kata Mirzki. Sudah tuh, sudah dibuka pintu WC tuh. Ayo pelp bang. Pel kata Stefan dipel, Bang. Oh, pelnya pelnya ya. Oh, pel belakang belakang pel. Kita pel kita pel dulu. Nice. Bersih, bersih bersih. Oke, ayo kita bersihin apa lagi nih? Kita bersihin apa lagi sebelum tamunya datang? Teman pelnya sudah tuh. Karina pelang udah. Cimo pelnya udah tuh. Nadif pel. E terus oh ini ada retakan teman-teman. Ada retakan. Ada retakan. Toilet Bang kata Dina. Iya toiletnya retakan teman-teman. Coba kita dilaci dulu. Oh ada palu. Benar sekali tadi yang bilang dilaci itu. Buka laci kata si siapa ini namanya ini? Buka laci kata mariful janah. Buka laci kata Rusdi. Ya benar buka laci ada palu kita palu yang retak ini teman-teman. Oh ada kunci ya. Ada kunci inggris untuk benerin apa di sini, Teman-teman? Kunci inggris. Kunci inggris untuk benerin apa nih? Nih, dapat kunci Inggris untuk benerin apa, Teman-teman? Mandi, Bang. Mandi. Belum bisa mandi, Teman-teman. Karena WC-nya rusak. Clue, clue clue. Apa? Benerin apa? Toilet. Toilet. Benar sekali, Danis. Benerin toilet. Nah, sekarang mandi bisa enggak? Oh, belum bisa mandi. Belum bisa mandi karena masih sibuk benerin, Teman-teman. Masih sibuk. Apa ini yang disuruh mandi? Kucingnya dulu ya. Kucing suruh mandi. Ah, bisa tuh. Kucingnya putih tuh. Suruh mandi. Ayo teman-teman, apalagi yang dibersihin di sini? Hah? WC. WC-nya dibersihin. WC-nya sudah bersih itu. Oke. Apa tadi? Apa tadi? Apa tadi? Bersihin pakai sulak tuh. Sarang laba-laba. Kaca yang paling atas ini kita bersihin pakai semprotan. Oke. Terus lapnya ada di dalam WC. Oke, kita hapus pakai lap. Oke, cara bersihinnya lagi kalau ada tamu datang ee tempat sampah ya. Ini buang nih sampahnya. Terus apa tadi, Teman-teman? Oh, pel. Iya, kata Cimo. Pel. Semangat, Bang. Makasih semprot. Udah channel Alexa. Oh, pel. Iya, tadi dipel. Oke, udah. Oh, celengan. Celengan ada salobra celengan bang kata haha celengan. Oh, ada celengan ya? Ada celengan teman. Ada celengan. Kita buka ini. Tadi ada palu terus bolong ini. Terus kuncinya suruh untuk benerin WC. Nah, celengannya celengannya ini ada celengan. Buka laci, buka laci kata channel. Udah tuh celengannya dikena dikemain, Teman. Oh, mandiin mandiin kucing. Kucing kata Aninda. Iya, kucingnya lupa dimandiin. Kucingnya lupa dimandiin, Teman-teman. Oh, enggak bisa dimandiin. Enggak bisa dimandiin, Teman-teman. Sekarang kan udah dibenerin ya. Kenapa enggak bisa mandi, Teman-teman? Enggak bisa mandi. Oh, udah udah udah udah mandi tuh. Celengan. Celengan kata Hafiz. Celengan di ke manain, Teman-teman? Celengannya celengan atas buka kata ompong. Pecahin celengan kata manusia coba. Coba pecahin celengan di bawah ini. Pecahin pecahin. Oh, isinya emas, Teman-teman ya. Ternyata ya celengannya ya. Oke, bersihin apa lagi nih? Bersihin apa lagi, Teman-teman? Bersih? Buku. Buku. Kata Olivia. Buku. Bersihin buku Olivia. Iya, benar. Terus, terus terus. Apalagi yang perlu dibersihin ini, Teman-teman. Hah? Orangnya kata Silia orangnya enggak bisa baru bersih-bersih nanti teman-teman kalau sudah beres yang di luar ini mandi mandi belum bisa mandi teman-teman karena masih ada yang perlu dibersihin lagi di sini ada yang masih kotor ini. Apa ini yang masih kotor di sini? Kalau yang masih kotor di sini belum dibersihin belum bisa mandi teman-teman. Lantainya karpet. Benar sekali Joko. Benar Zelli. Lantainya ini kita cuci dulu teman-teman. Nice. Sekarang saatnya mandi. Coba coba mandi. Iya, Renata benar. Karpet ya. Thank you. Thank you. Yang jawab karpet. Ye jawab karpet. Naila jawab karpet. Nadira jawab karpet. Oke, kita mandiin sekarang baru bisa. Nah, sudah cantik tuh. Oke, sekarang tamunya dibuka teman-teman. Sebelum buka like-like dulu. Tap-tap dulu layarnya dua kali ya. Karena yang like sudah 1447. Yuk, 2.000 like bisa nih yang nonton kan 3.000 tuh 3.600. Yuk, taptap layar. Yang belum subscribe silakan subscribe. Klik tombol yang paling atas warna merah ini sebelum kita buka. Yoe. Biar nanti bisa lihat Abang tamatin game ini. Buka pintunya. Nice. Waduh, panjang sekali, Teman-teman. Panjang sekali lehernya. Oke, kita lanjut nih. Tamatin game ini. Masih banyak tuh. Masih banyak dikunci tuh. Tuh, tuh. Kan tuh tuh tuh tuh. Masih 25 lagi. Tuh, banyak sekali. Yuk, kita tamatin game ini, Teman-teman. Sampai mana tadi? Sampai mana tadi? Sampai mana tadi? Oh, ini nih nih nih. Yuk, lanjut lanjut lanjut lanjut. Nah, gimana caranya biar kakek ini bisa kaya teman-teman? Uangnya ada di sini ya. Kakeknya yang di luar kita apakan, Teman-teman? Yang di luar malah loncat-loncat, Teman-teman. Ya. Oke. Ada uang di sini biar kakeknya bisa kaya. Belikan apa ini? Yuk kaca. Kata Karina belikan kaca. Oke, udah tuh. Belikan apa lagi? WC kata Venis. WC. Belikan WC baru. Oke, sudah tuh. Kasih ke kucing kata si hah kucing. Ada kucing di sini enggak ada teman-teman. Kasih WC kata Denis. Sudah tuh kasih ke neneknya kata anyom. Kasih ke neneknya. Oke, kata anyom tuh. Kasih ke neneknya. Iya, udah tuh. Oh, udah. Kungkumnya pakai apaan? Kungkumnya, Ben. Hah? Bak mandi. Iya, Bak mandi kasih apa lagi nih? Kasih ke mana lagi uangnya, Teman-teman? Biar ee kakeknya ini bisa kaya. Kasih ke tembok, Bang. Tembok kata Joselien. Kasih ke tembok. Temboknya baru, Teman-teman. Yo, kasih ke mana lagi? Atap, Bang. Kata Eris. Kasih ke atap. Oke, yo. Uangnya kita kasih ke mana lagi, Teman-teman? Biar dia kakeknya bisa kaya. Kasih ke nenek, kata Hegis. Kasih ke nenek. Oh, enggak bisa. Lanta-lantai. Kasih kemeja, kata Deska. Kasih kemeja kata Aska. kasih ke meja kata Tasya Al masih ke meja. Nice. Tuh mejanya baru tuh. Kasih ke mana lagi? Kasih ke mana lagi? Ke lantainya. Kata Ningning lantai udah kan? Udah lantainya udah teman-teman. Yuk kasih ke mana lagi? Kasih ke mana? Kasih ke mana lagi teman-teman? Biar kakeknya ini bisa kaya tuh. Uangnya banyak tuh. Kasih ke bunga kata Samsung. Kasih ke bunga kata Samsung. Tuh. Nah. Sudah tuh. Kasih ke mana? Laba-laba kata Aril. Kasih ke jaring laba-laba kata Aril. Nas bisa tuh. Weh, bisa belum, Teman-teman? Nah, nah, nah. Udah, Mas. Udah, Emas. Ganti, Emas. Tuh, J. Kasih ke mana lagi? Kasih ke mana lagi? Kasih ke guci kata anime. Ah, gucinya sudah dikasih tadi. Kasih lagi. Enggak bisa, Teman-teman. Oo, kasih ke mana? Kasih ke jendela. Kata Araska kasih ke jendela. Udah, Teman-teman. Tadi e jendelanya udah emas tuh. Uangnya tinggal tiga lagi nih. Kasih ke mana nih? Enggak boleh sampai sisa, Teman-teman. Kasih ke kakek. Kakeknya di luar tuh terkunci tuh. Kasih ke poster, Bang. Kata Cantika kasih ke poster. Nah, sisa ini sisa dua, Teman-teman. Sisa dua ya. Hah. Kasih ke stiker kata Dewa. Udah tuh kasih stiker. Udah stikernya jadi TV nih. Stiker jadi TV nih. Kasih ke nenek ya. Nenek-nenek kata Yeni. Kasih ke nenek. Oh, enggak bisa, Teman-teman. Wah, enggak bisa karena ada yang masih di luar tuh. Oh, masih di luar itu ne kakeknya. Jadi enggak bisa, Teman-teman. Wah, harus harus harus mulai lagi nih. Harus mulai lagi. Tuh, kakeknya terkunci di luar. Coba coba coba lagi. Coba lagi. Oh, iya. Terkunci di luar. Kakeknya enggak bisa. Eh, enggak bisa kita ee kakeknya dimasukin dulu. Kakeknya masukin dulu. Nice, nice, nice, nice, nice. Terus kasih uang tuh. Wah, kakeknya terkunci di luar tadi berarti ya. Kakeknya berarti terkunci di luar tadi. Oke. Apa tadi? Apa tadi, Teman-teman? Ingetin ingetin. Ingetin kasih ke kakek. Udah tuh. Iya, kakeknya te ee terkunci di luar, Teman-teman. Kasih ke lampu, kata Dewa. Kasih ke lampu. W mana lampu, Teman-teman? Kasih ke atap, ya. Atap dulu. Terus meja kata Samsung. Sherli meja. Ya, benar. Kasih ke mana lagi uangnya? Jendela kata Abri. Kasih ke jendela kata Abri. Nice. Oh, kuncinya itu teman-teman. Kuncinya kasih ke mana lagi? Kasih ke mana lagi? Yuk, kasih ke WC kata Arzan. Kasih ke WC. Nice. Kasih kept kata Cantika. kasih kepot. Oke. Terus ke jendela. Ke jendela ke flower. Udah tuh kasih ke poster kata Dewa. Kasih poster dinding atau poster nih ya. Poster tuh sudah di TV tuh. Tembok-tembok kata Karina Febriani kasih ke tembok. Yoi. Nice. Terus kasih ke mana lagi? Kak lantai kata Dayana. Kasih ke lantai. Kasih ke lantai teman-teman uangnya. Nah, biar dia kaya kasih ke mana lagi? Uangnya masih sisa tiga, Teman-teman. Mana ya? Ke Sing mana? Bak mandi kata siapa ini namanya? Kata kata bak mandi kata Danis. Kata Danis Bak mandi tuh. Bak mandi kata eh Roski kata VJ Moy. Bak mandi kasih bak mandi baru. Nice. Masih dua masih dua teman-teman. Masih dua nih. Kasih ke mana ya? Kasih ke mana ya? Jaring jaring laba-laba. Jaring laba-laba. Jaring laba-laba kata Cimo. Jaring laba-laba. Kasih jaring laba-laba. Nice. Sisa satu. Kasih ke mana nih? Hah? Kasih ke mana? Satu. Satu lagi. Satu lagi, Teman-teman. Hah? Ke nenek. Enggak bisa. Neneknya harus mandi dulu. Dia kedinginan. Gimana ini? Dia mandi tapi masih kedinginan. Biar dia enggak kedinginan gimana? Soalnya dikasih uang enggak mau dia menggigil. Tuh, gimana? Gimana? Hidupin keran panas enggak bisa, Teman-teman. Iya. Bak mandi. Bak mandi kasih bak mandi. Hm. Pas bunga, Bang. Kata kasih pas bunga. Oh, kasih bunga, Teman-teman, ya. Terus kasih uang. GG. Iya, selesai teman. Iya, yang bilang kasih bunga siapa tadi ya? Apa aku pengin bacakan namanya ketumpuk, Teman-teman ya. Siapa tadi? Jujur, jujur yang bilang kasih bunga, Teman-teman. Ambil vas-nya tadi. Ayo, siapa? Siapa tadi? Oh, kita lanjut ya. Kita lanjut. Kita lanjut teman-teman. Kita lanjut. Aku aku. Waduh, yang jawab aku banyak. Ada Kmi yang jawab aku tuh. Ada Aqilah Juhira, ada Ihsan Bunga tuh yang ja Bunga Channel Deas tuh. Oh, aku kata Fahri. Banyak sekali teman-teman. Asalamualaikum, Bang. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Si Ayu Ayursli. Waduh, banyak sekali yang jawab aku, Teman- yang ngaku-ngaku. Banyak sekali teman-teman. tadi cuman satu orang. Oke, sekarang gimana kita lanjut ya. Kita lanjut ya. Gimana mengusir kakak-kakak yang ee apa ya namanya ini teman? Lupa aku teman. Ee yang genit ini. Kakak-kakak yang genit ini teman. Kita usir, kita usir, kita usir Kakak-kakak yang genit ini. Kita usir, Teman-teman. Gimana? Gimana caranya kasih barang-barang apa di sini? Ayo yang belum like silakan like terlebih dahulu ya. kasih ular kata Nisa kasih ular kakak-kakak genit ini. Iya kasih ular. Nah digigit. Iya iya iya. Wah waduh dia ngejar lagi teman. GG. Ayo kita hilangin kakak yang genit ini pakai barang-barang apa di sini? Ular kata udah tuh ular. Ular kata RD udah yang like udah 2.000 belum ini teman-teman? Kita lihat. Oh 100 orang. Eh enggak ya? 20 orang lagi teman-teman. 20 orang lagi nanti like-nya tembus 2.000 teman-teman. Y dua orang lagi yuk. Dua orang lagi yuk. Eh 20 orang. 20 orang. Taptap layarnya dulu teman-teman ya. Taptap layarnya dulu. Yang belum subscribe silakan subscribe. Klik tombol yang paling atas warna merah. Yang ada love-nya di sini pencet saja love-nya. Tuh yang di bawah ini ada love tuh. Pencet love-nya yuk. Yo. Gimana usir kakak yang genit ini, Teman-teman? Kasih burung. Hah? Kasih burung. Pentung. Oh, pentung. Kasih pentung. Nice. Dipentung. Iya. Apakah dia jatuh? Iya, jatuh. Jatuh. Oke, oke, oke, oke. Tapi dia kembali lagi, Teman-teman. Nah, ayo gimana cara usir ee kakak yang genit ini? Pukul. Udah tuh dipukul. Kasih tas, kata Vika. Kasih tas. Kasih tas. Ini kasih tas. Oh, enggak bisa tasnya. Oh, ini nih nih. Oh, di tas, Teman-teman. Di tas ada minyak, tuh. Nah, kita kasih minyak pelicin tuh. Wah, kakaknya kabur tuh. Woh, tapi dia datang lagi, Teman-teman. Yo, kasih apa? Kasih apa lagi nih? Biar kakak yang genit ini bisa pergi. Kasih ubi, Bang. Kata Almira. Kasih ubi. Kata Rasima kasih ubi yo. Woh, enggak mau. Oh, kasih ke cowoknya ubinya. I dikentutin, Teman-teman. Oke, dia pergi tuh. Tapi balik lagi. Enggak kapok-kapok tuh. Enggak kapok-kapok. Ayo kita ee kasih apa lagi, Teman-teman? Kakak yang genit ini biar dia bisa pergi. Tuh. Hah? Kasih burung, kasih burung, kasih burung. Wah, dipatok burung tuh. Waduh. W malah masuk dia, Teman-teman. Dikasih burung. Aduh. Oke, coba lagi. Coba lagi. Wah, burungnya jebakan. Burung jebakan, Teman-teman. Dikasih burung jebakan. Ya, ayo cari lagi. Cari lagi. Gimana caranya biar kakak yang genit ini bisa pergi mengincar kita, Teman-teman. Nih di sini kita pergi ee pakai mobil tapi kakaknya ini, Kakak Genit ini masih saja mengejar kita. Yuk, kasih ular ya biar pergi. Kasih ular. Kasih ular biar pergi. Nice. Digigit tuh. Nice. Nah, pergi tuh. Nice. Tapi dia kembali lagi. Berarti kita harus e merah-merahnya ini sampai habis. Ini nyawanya, Teman-teman, ya. Nyawanya tuh. Nyawanya ini sampai habis. Ayo, kita kasih apa kakaknya ini yang genit biar enggak ngejar lagi tuh. Kasih palu-palu, Bang. Kata Leni. Kata Amelia kasih palu kata dia Risma kasih palu kata Risma kata IO jaket. Oh, palu palu nih Risma nih. Palu. Woh, enggak bisa loh. Enggak bisa loh. Enggak bisa. Palunya ke manain, Teman-teman? Oh, ke ah ke jalan palunya. Berlubang dia jadi berkelok, Teman-teman, ya. Terguncang. Nice. Oke. I nyawanya sudah ee berkurang tuh nyawanya. Kasih apa lagi? Jaket. Jaket. Jaket, Bang. Kata Rohi kasih jaket. Nice. Tertutup mukanya. Iya. Terjatuh dia. Nice, nice, nice, nice, nice. Kasih apa lagi kakaknya yang genit nih? Hah? Ubi, Bang. Ubi. Oke, Ubi kita makan ya. Nice, nice, nice. Kentut, kentut. Oke, dia pergi. Bisa kembali lagi. Yo, kasih apa lagi nih? Kasih apa lagi nih? Kasih tas, Bang. Kasih tas. Kata Azika kasih tas. Oh, iya benar-benar tasnya tadi ya. Ada minyak, ada minyak. Kita kasih minyak itu atapnya biar licin, biar dia bisa kabur, Teman-teman. Nice, nice, nice, nice. Oh, dia kembali lagi, kembali lagi. Wah, seram, seram, Teman-teman. Kasih apa, Bang? Awan, kata cahaya Indah. Kasih awan. Ah, kepetir kau. Udah, udah. Kasihan. Oh, masih sedikit lagi nyawanya. Tinggal sedikit lagi tuh nyawanya. Tinggal sedikit lagi. Ee cewek genit yang ngejar kita, Teman-teman. Ayo, kasih apa lagi? Pentungan. Pentungan kata Dewi. Pentungan. Tongkat, Bang. Kata ratu kasih pentungan ya kata Indo. Pentungan. Kata Azam. Pentungan. Pentungan. Yuk kita pentung. Pentung. Pentung. Pentung. Tok. Dua lagi. Dua lagi. Nyawanya tinggal sedikit tuh. Kasih apa lagi? Kasih apa lagi, Teman-teman? Nyawya tinggal sedikit. Nyawanya tinggal sedikit tuh. Hah? Apa? Apa? Apa? Kasih petukan. Udah kasih burung gagal, Teman. Oh, semprotan di tas ada semprotan katanya. Oh, semprotan. Iya, benar-benar kasih semprotan. Oh, yang disemprot cowoknya. Ayo, masih kurang satu lagi waktunya. Waktunya. Ayo, satu lagi. Apa ini? Hah? Satu lagi, Teman-teman. Masih kurang satu lagi. Apa? Apa? Burung. Laba-laba mana? Laba-laba. Hah? Ayo satu lagi. Tinggal satu lagi. Batu. Mana? Batu. Pencet nih batu. Enggak bisa, Teman-teman. Hah? Kaca. Tinggal satu lagi, Teman-teman. Coba, coba lagi. Coba lagi. Tinggal satu. Apa ya? Aku penasaran, Teman-teman. Kasih ini kakaknya genit ya kan? Ngejar-ngejar. Kita kasih ular biar dia pergi. Nyawanya ada di atas ini. Sampai nyawanya habis nanti dia pergi beneran. Tuh yang ngejar. Woh, seram tuh ngejarnya. Itu kasih ubi tadi ya. Benar. Apa ya yang kurang satu? Apa tadi, Teman-teman? Coba coba coba kita sisain satu tadi ya. Tinggal satu tadi ya. Oke, aku langsung saja ke satu ya, Teman-teman ya. Oke, sambil diingetin ini kalau lupa ya. Kasih ee ini pentungan. Oke, biar dia Oh, awan awan awan awan. Iya, benar. Awan, awan. Biar dia kena petir, biar dia pergi. Nice. Ah, kena petir tuh. Tapi dia kembali lagi, Teman-teman. Tapi dia kembali lagi. Nah, soalnya ini masih masih ada. Kasih tas yang isinya minyak. Iya, benar. Terus licin. Nice. Dia kabur. Tapi kembali lagi. Kasih burung, Bang. Kata Fatih, “Oh, burungnya ini jebakan burung ya?” “Palu, Bang. Palu kata Eko.” “Oh, iya. Palunya yang ada di mobil. Palu kita palu jalan biar berlubang, biar mobilnya terguncang terus dia kabur. Nah, tapi balik lagi tinggal yang ada di dalam tas kan tadi kan ya? Di tas parfum.” Parfum kata. Iya, parfum. Benarbenar parfum yang ada di dalam tas. Kita buka dulu parfumnya. Nice. Kita semprotkan. Dia enggak suka tuh parfumnya. Nice. Tinggal satu. Nah, ini apa? Ini satunya ini tinggal satu, Teman-teman. Apa ya? Hah? Kata apa? Apa? Korek. Ada yang lihat korek? Teman-teman Jocelin gap. Jocelin gap bilang korek. Jocelin gap bilang korek. Koreknya di mana? Jocelin gap. Koreknya di mana? Korek kata it’s it’s korek tuh kata it’s asmi. Korek di mana ya? Korek. Aku enggak lihat korek, teman. Ada yang lihat korek? Kata Jasm lihat korek teman dia. Hah? Di kantong kata Aldo. Di kantong korek kata Kasmi. Hah? Korek di kantong. Oh ya ya ya ya ya. Korek di kantong yang cowok tuh. Ah iya kita korek teman-teman ya. Ayo kita korek kita ah like dulu, like dulu, like dulu tem like dulu. Yuk yang sebelum dikorek kita like dulu like-nya. Baru sudah. Oh bukan baru tuh. Ini sudah ini sudah 2.388. Terima kasih ya. Yang mau tambahin like-nya pencet tap-tap layar dua kali karena kita akan bakar ini, Teman-temak. Yuk. Iya. Yoi. Sekarang habis nyawanya dia, Teman-teman. Nice. Selesai. GG sekali, ya. Oke, kita lanjut. Yang belum subscribe, silakan subscribe. Klik tombol yang paling atas warna merah ini karena aku menamat mau menamatkan game ini tuh biar besok ketemu lagi. Biar nanti ketemu lagi. Oh, sampai mana tadi? Sampai mana tadi? Sampai mana? Sampai ibu-ibu? Oke, oke, oke, oke. Sampai mobil ini nah lanjutnya lanjutannya ini teman-teman. Nice. GG GG G. Makasih yang sudah subscribe ya. Xve terima kasih sudah subscribe. Ee gimana caranya sekarang buka ee korden ini teman-teman ya? Gimana caranya buka korden ini yo? Kalian penasaran isinya apa kan? Kakaknya ini juga penasaran tuh. Oke. Gimana cara buka korden ini? Pakai apa? Pakai alat apa di sini, Teman-teman? Yuk. Ayo, ayo, ayo. Pakai kipas kata RG Gian. Pakai kipas kata Vivo. Pakai kipas. Hidupin kipasnya. Cut. Yoi. Sudah geser. Waduh, langsung rusak kipasnya. Oke, pakai apa? Kita akan buka korden di sini. Bukanya pakai alat-alat di sini, Teman-teman ya. Pakai alat-alat di sini. Kalian komentar saja alat-alatnya apa tuh yang bisa untuk buka korden, Teman-teman. Karena kita penasaran isinya, ya. Pakai gunting, Bang. Pakai gunting kata Fahri, kata Azizah pakai gunting. Nice. Gunting. Gunting gunting. Cekrik cekrik cekrik cekrik. Nice. Oyo kita buka kordennya. Pakai apa lagi? Kordennya ini berlapis-lapis ternyata ya. Kordennya berlapis-lapis teman. Ayo boka lagi. Pakai apa ini? Hah? Pakai korek. Pakai korek Bang. Pakai korek lagi. Kata Josi. Ada lihat korek. Di mana koreknya? Korek. Korek. Oh, ini nih nih nih ketemu nih di saku nih korek yo. Oh, enggak bisa, Teman-teman. Oh, nih tuh dibakar. Nice. Kordennya berlapis-lapis. Kita akan buka kordennya nih. Yuk. Pakai alat apa lagi untuk buka korden? Pakai selang kata Joli. Pakai selang tuh. Pakai selang yuk. Nice. Disemprot yo. Yo, kita buka kordennya yang berlapis-lapis ini. Karena kita penasaran isinya apa, Teman-teman. Pakai apa ini? Bukanya lagi, Teman-teman. Buka kordenya lagi pakai apa? Game apa, Bang? Kata channel game tebakan, Teman-teman. Ya, puzzle-puzzle nih. Teka-teki gunting pakai Vika. Oh, guntingnya udah, Teman-teman. Pakai pel merah kata Yuli. Pakai vacuum cleaner. Iya, benar kata si Movo pakai vacum cleaner. Tuh, ini bukan sapu, ini vacum cleaner ya, Teman-teman namanya. Wah, disedot tuh. Nice. Pakai apa lagi, Teman-teman? Untuk buka tirainya yang berlapis-lapis ini. Karena kita penasaran isinya apa tuh. Pakai head layer, Bang. Kata siapa ini? Pakai head layer. Teman-temar aku belum bacakan. Putra. Putra Lazar. Yo. Pakai Hayer. He layer. He layer. Oke, pakai Heh Layer teman-teman. Iya, bisa. Nice. Yuk, kita buka. Pakai apa lagi ini? Di lacinya bisa buka enggak? Oh, laci enggak bisa dibuka. Ayo, kita buka tirainya. Pakai apa ini? Berlapis-lapis tiraennya. Ayo, pakai apa lagi? Pakai lagi. Hm. Shower. Mana? Sower. Shower bawah ini. Enggak bisa. Enggak bisa. Ayo pakai lap, Bang. Pakai lab. Kata Purwati pakai lab. Wah, enggak bisa. Masa buka gorden pakai lap, Teman-teman. Ayo, pakai apa lagi nih? Masih kurang ini. Masih kurang ini. Hah? Buka selokan kata. Oh, buka selokan kata IKY. Suruh buka selokan, Teman-teman. Coba coba coba coba. Oke, muat lagi. Muat lagi. Tadi untuk buka tirainya pakai kipas karena kita penasaran. isinya. Nah, terus pakai apa lagi tadi? Penyedot. Eh, pakai selang disemprot. Nah, masih ada tirai. Karena kita masih penasaran isinya apa di belakang. Kita gunting tadi ya kan. Nah, terus pakai korek dibakar tirainya. Tapi, tapi masih ada tirai lagi. Tirainya berlapis-lapis. Karena kita masih penasaran apa yang ada di belakangnya, kita pakai apa tadi, Teman? Nah, vakum cleaner. Nah, disedot. Nah, udah ini. Oh, health layer. He dakhir tadi. He layer. Ah, pakai apa? Buka. Buka ini ya. Buka lubang di bawah, Teman-teman. Katanya kata IKY tadi. Coba coba coba. Oh, ada katak di bawah teman-teman ya. Ada katak nih. Yuk, pakai lidah katak nih. Ah, bisa. Satu lagi. Satu lagi. Ayo, buka. Pakai apa? Satu lagi. Satu lagi. Ini, Teman-teman. Tinggal satu ini. Buka pakai apa ini? Buka pakai apa ini? Tinggal satu ya. Alat-alatnya sudah semua kan? Pakai bunga, Bang. Pakai bunga kata Ridwan. Pakai bunga nih. Oh, enggak bisa, Teman-teman. Ayo, pakai apa ini? Tinggal satu lagi, Teman. Buka jendela. Buka jendela. Kata Arisah buka jendela. Buka jendela. Oh, enggak bisa digeser. Enggak bisa, Teman-teman. Buka jendela enggak bisa, ya? Apa ya? Apa ya? Apa ini? Apa ini? Ada yang tahu enggak? Ada yang tahu enggak? Tinggal satu. Tinggal satu, Teman-teman. Hah? Selang. Oh, enggak bisa selang. Ayo. Apa ini? Oke, ada clue-nya. Buka lemari kata Yuni. Benarbenar buka lemari. Nah, di lemari ada apa itu, Teman-teman? Semprotan pemadam kebakaran. Yuk, kita semprot yuk. Yang penasaran, yang penasaran mau buka tirai, tap-tap layarnya dulu, yuk. Yang penasaran mau buka tirai, tap-tap layarnya dulu. 4.682 orang yang nonton. Yuk, tap-tap layarnya dulu. Yang belum subscribe, silakan subscribe. Klik tombol yang paling atas untuk subscribe, Teman-teman, ya. Klik tombol yang paling atas pojok nih. Karena aku mau menamatkan game ini, Teman-teman. Biar nanti ketemu lagi. Yuk, kita semprot bareng-bareng. Nice. Waduh, berdebu. Berdebu tuh. Gimana caranya hilangin debu itu, Teman-teman? Hah? Gimana caranya hilangin debu itu? Biar kita bisa lihat tuh, tuh, tuh. Kelihatan tangannya sedikit tuh. Ayo, ayo, ayo, ayo. Caranya gimana biar ee debunya ini hilang? Hilang gimana? Hah? AC, AC hidupin. AC udah udah hidupin. AC udah hidupin. Enggak hidup. Ter apanya? AC-nya udah tak pencet nih. Kipas angin. Kipas angin. Kata Alif. Kipas angin. Kipas angin. Pencet isinya temannya sendiri. Oke. Yoi. GG sekali. Oke. Yes, kita lanjut. Kita lanjut. Oke, kita lanjut permainannya karena ini masih terkunci, Teman-teman, ya. Biar nanti ketemu Abang lagi. Pencet subscribe-nya biar nanti bisa ee kita tamatkan game ini. Yo, yang subscribe yuk. Yang like yuk. Kita lanjut. Kita lanjut, Teman-teman. Oke, nice. Kita lanjut. Gimana caranya kakek ini biar bisa kaya, Teman-teman? Nah, biar dia bisa sehat semua. Ini ada gambar jam. Ini dia kembali ke masa lalu, ya. Jamnya ini. Kalau uangnya kita belikan ee sesuatu untuk untuk belikan sesuatu. Kalau gambar jam ini ee untuk kembali ke masa lalu. Yo, gimana? Gimana? Ini dikasih apa? Jam atau e kakak? Kakeknya dulu lah. Kakeknya dulu kasih jam atau uang kakeknya? Kakeknya kasih jam atau uang, Teman-teman? Kakeknya dulu. Kakeknya dulu kasih jam atau kasih uang? Tuh, kakeknya tuh. Eh, iya. Kasih kasih jam, kasih jam. Kata siapa ini? Kata Hania Star. Kasih jam, kasih jam ya. Kasih jam, Bang. Kata Habib kasih jam, kasih jamnya dulu. Tuh, kakeknya tuh. Nah. Waduh, meninggal dunia, Teman-teman. Kasih jam, kasih jam. Meninggal dunia. Kan jam kembali ke masalah loh, Teman. Kasih uang berarti ya. Oh, kasih uang teman-teman coba-coba yang sakit kasih uang. Oke, adik kasih uang. Oh, bisa ini. Oh, jamnya kembali ke masa lalu. Oke. Oke. Nice. Lah enggak bisa loh. Coba ulangi. Ulangi. Ulangi. Ulangi. Ulangi dulu. Ulangi dulu. Oh, jamnya biar kembali ke masa lalu kan. Benar kan? Tapi dikasih uang dulu teman-teman. Hah? Tapi dikasih uang dulu tadi. Ayo kasih ke mana? Pintu, Bang. Kata Yeti. Hah? Uangnya kasih ke mana? Ini ke kasih ke pintu. Uangnya kasih ke pintu. Oke, udah tuh. Terus uang kasih ke pintu. Udah. Terus. Terus gimana, Teman-teman? Ayo. Gimana biar ini bisa bisa sehat semua tuh? Biar semuanya bisa sehat, Teman-teman. Kasih ke kakek, kasih ke kakek. Nah, sudah sehat. Terus kasih ke mana lagi? Kasih ke tembok katanya. Tembok. Wah, tinggal satu. Tinggal satu uangnya. Kasih ke ke mana? Ke anak. Ke anak. Oke. Wah, yang dua sembuh. Yang yang dua lagi masih sakit, Teman-teman. Tuh, bukan berarti salah. Berarti salah, Teman-teman. kasih ke anaknya uang semua. Kata Dila. Kata Dila uangnya kasih ke anaknya semua, Teman-teman. Nih, kasih ke anaknya semua. Oh, wah, enggak bisa tuh kasih ke anaknya semua. Enggak bisa, Teman-teman. Kasih ke guguk. Kasih ke guguk semua, katanya, Teman-teman. Hah? Tuh, tuh. Waduh. Kasih kegugok semua bisa, Teman-teman. Kasih kegogok semua nih. Tuh. tuh. Oh, kasih ke guguk dia. Pulang pulang bawa uang banyak, Teman-teman. Karena kerja ya. Sekarang mudah ini. Mudah. Sekarang uangnya kasih ke mana lagi nih? Uangnya, uangnya kasih ke mana lagi nih? Ayo. Ke neneknya kata Yulia kasih ke neneknya. Nice. Terus kasih ke mana lagi? Kasih ke nenek kata Zara. Udah tuh. Halo juga Freya. kasih ke anak kata Moimot uangnya kasih ke anak. Nice sudah sehat tuh gak kenggigil tuh. Kasih ke mana? Beli HP pakai AC. Mana mana HP? Mana teman kasih ke anak. Udah tuh kasih ke kakek kata Nikmatul. Kasih ke kakek. Nice. Terus kasih ke mana lagi? Kasih ke mana? Kasih ke jendela kata As Azkadina. Kasih ke jendela. Oke, jendela sudah diganti tuh. Kasih ke kasur kata Kanita. Kasur udah, Teman-teman. Kasur kasih ke kasur udah kasih ke mana? Hah? Ke pintu. Ke pintu. Nice. Sudah tuh. Terus lubang tikus kata Nakrul. Kasih ke lubang tikus. Nah, sudah tuh. Kasih ke lubang tikus tuh. Sudah tuh. Terus kasih ke mana lagi? Kasih ke mana lagi? Hah? Ke tembok, Bang. Tembok. Tembok. Tembok. Kata kanita tembok. Oke, tinggal jamnya. Tinggal jamnya sekarang tinggal jamnya. Kita kasih ke mana jamnya, Teman-teman? Ayo, kasih ke mana jamnya? Kasih ke nenek, kata Amir kasih ke nenek. Yo, sehat. Oh, tapi kok adiknya ini teman-teman masih miskin nih adiknya. Terus, terus kasih ke kakek. Oke, tinggal satu lagi jamnya kasih ke mana ini? Tinggal satu lagi jamnya. Jamnya kasih ke mana jamnya? Satu lagi jamnya tuh jam itu untuk kembali ke masa lalu, Teman-teman, ya. Jam. Jam kembali ke masa lalu kita kasih siapa? Itu tinggal satu nih. Tinggal satu jam. Jam kembali ke masa lalu kita kasih siapa nih? Ini kakeknya kembali ke masa lalu tuh jadi badannya berotot, neneknya jadi sehat sekali. Kasih ke mana? Kasih ke anak. Nanti dia jadi bayi enggak, Teman-teman? Hah? Kasih ke anak. Aku kalian ya. Kasih ke anak ya. Kita coba kasih ke anak tuh. Kasih ke anak katanya. Kita lihat apakah dia jadi bayi atau jadi apa teman-teman. Kita lihat. Oh, dia jadi bahagia. Masa lalunya bahagia teman-teman yai. I GG sekali kalian ya. Oke, yang belum like silakan like terlebih dahulu, tap-tap layarnya, Teman-teman. Karena ini masih banyak nih. Tuh, tuh, tuh, tuh. Masih banyak tuh. Tuh, masih banyak tuh. Yang masih belum kebuka banyak ya. Yang masih belum kebuka banyak biar kalian bisa mengikuti live streaming Abang lagi. Eh, pencet subscriber di atas. Yang belum like, silakan like dulu yuk. Taptap layarnya dua kali. Tuh, masih banyak, masih banyak. Kita akan tamatkan game ini, ya. Tuh, tuh, tuh, tuh, tuh. Kekunci semua tuh. Kekunci semua. Oke, ya, Teman-teman, ya. Like, subscribe, ya. Biar ketemu Abang lagi. Karena Abang sudah 1 jam, jadi Abang mau undur diri. Aku mau absen dulu. Terima kasih, ya. Eh, 3.854 yang like dan 1252 yang masih nonton. Kita absen terakhir yo. Selamat hari Senin, selamat hari Minggu. Yo, absen. Ada siapa ini? Ada Hana Hanina, ada Agus Taufik, ada Azka, ada Tema Studio, ada Mustika, Mustiko Wibowo, ada Adiva Syahra, ada Hensen, ada Raja, ada Neida, ada Vira Anasaria, ada juga Zildan Awau, ada April Aprian, ada Tata Channel, ada Erit Majid, ada HHC, ada Muhammad Fadilah, ada Rubiati, Ada juga ee Vimo ATC, ada juga ee Zahra dan Gil, ada juga eh Citos Yagami, ada juga Brilian, ada juga Vivo Yoi, makasih ada juga Nasrul Bibi Aqila ada juga yang absen Eka Karunia ada juga Heti, Safila Muhammad Alwan, Vino, ada Ahmad, ada Olive, Ada Pradipta Gaming, Relma Zebu, ada juga Eko Nugroho, ada juga Bimbim, ada juga Bilqis, ada juga Alkia Kia, ada juga e Yukan, ada Hariani Yani. Lima orang terakhir yang aku bacakan namanya di absen. Ada Asal Langit Ramadan, ada Agus Wartos Keun 2, ada tiga lagi bintang-bintang, ada Zia Keya, ada Keisa Putri dan yang terakhir ada siapa ini? Ada Hanan, Hania dan ada Rival. Rival gak tahu dan ada Randy. Terima kasih teman-teman sudah nonton juga sudah subscribe. Kita lanjut lagi di lain waktu. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bye bye teman-teman. Dadah. Yeah.
kita sudah memasuki Level 26 . ayo kita selesaikan bersama. di hari libur ini. isi kolom komentar agar kamu serasa ikut bermain juga. aku yakin kita akan menamtkan game ini.
#livegame #games #liveshorts #gaming #shorts #trickytwist #live #livestreaming