Viral Seruan Aksi Demo 25 Agustus 2025 Bubarkan DPR RI di Media Sosial, Bagaimana Faktanya?

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

Baca berita selanjutnya: https://kaltim.tribunnews.com/news/1115481/rincian-gaji-dan-tunjangan-anggota-dpr-2025-tembus-rp-100-juta-per-bulan-pajak-ditanggung-negara

Belakangan ini heboh seruan untuk menggelar aksi demo di depan gedung DPR RI pada Senin, 25 Agustus 2025.
Seruan aksi demo 25 Agustus 2025 tersebut beredar viral di media sosial sejak hebohnya anggaran tunjangan anggota DPR RI yang disebut-sebut mengalami kenaikan di tengah ekonomi masyarakat yang lesu.
Dilansir dari laman turnbackhoax.id, unggahan video berisi klaim “25 Agustus 2025 bakal ada demo pembubaran DPR” yang berisi narasi berikut:
“Bersiap demo besar-besaran pada tanggal 25 Agustus 2025 menyuarakan aksi masyarakat Indonesia terhadap DPR RI yang sekarang untuk minta di bubarkan !!!!!!”
Namun, dari hasil penelusuran tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Sehingga, seruan aksi demo di depan gedung DPR RI pada Senin, 25 Agustus 2025 merupakan konten palsu.
Organisasi mahasiswa, dalam hal ini Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan, secara tegas membantah akan menggelar aksi pada tanggal tersebut.
Koordinator Media BEM SI Kerakyatan, Pasha Fazillah Afap, menyatakan aksi mereka telah dilaksanakan lebih awal, yaitu pada 21 Agustus 2025.
“Kami dari BEM SI Kerakyatan tidak akan menggelar aksi pada 25 Agustus. Aksi kami sudah selesai pada 21 Agustus 2025. Isu yang beredar itu bukan dari kami,” ujarnya.
Selain itu, perlu dicatat bahwa seruan demo dari kelompok buruh juga beredar, namun dengan tanggal yang berbeda.
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, memastikan bahwa kelompok buruh akan menggelar aksi unjuk rasa besar di depan Gedung DPR RI atau Istana Kepresidenan pada 28 Agustus 2025.
Menurutnya, aksi demo tersebut akan diikuti oleh gabungan massa dari Partai Buruh, Koalisi Serikat Pekerja, dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
“Partai Buruh dan serikat buruh akan turun ke jalan, tetapi tanggalnya 28 Agustus di depan Gedung DPR atau Istana Merdeka. Isu yang beredar soal 25 Agustus bukan dari kami,” ujar Said Iqbal.
Menurut Said Iqbal, nantinya para buruh akan menyuarakan perihal Hostum (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah).
Pihak kepolisian juga telah menyatakan kesiapan untuk melakukan pengamanan jika demo pada 25 Agustus benar-benar terjadi.
Ribuan personel akan disiagakan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa dengan pendekatan yang humanis dan persuasif.
Polisi mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan sekitar Gedung DPR/MPR RI.

Editor: Jofan Giantirta

#viralnews #beritahoaks #tunjangandpr #demoburuh #fakta #klarifikasi