🇧🇷 Memahami Operação Contenção Rio de Janeiro, Brazil
Pada 28 Oktober 2025, Rio de Janeiro berubah menjadi medan perang.
Lebih dari 2.500 polisi dikerahkan dalam Operação Contenção untuk menahan laju kelompok kriminal Comando Vermelho (CV) — organisasi narkoterror terbesar di Brasil.
Bentrok hebat terjadi di kompleks Penha dan Alemão, menewaskan 121 orang dan menjadikannya operasi polisi paling mematikan dalam sejarah Brasil.
Namun, di balik klaim “sukses” pemerintah negara bagian, muncul pertanyaan besar:
Apakah ini benar-benar operasi penegakan hukum, atau justru tragedi kemanusiaan yang disembunyikan di balik kata keamanan?
Dalam video ini, kita akan menelusuri:
Kronologi lengkap Operação Contenção
Siapa sebenarnya Edgard Alves de Andrade, alias Doca, pemimpin Comando Vermelho yang menjadi target utama
Dampak sosial, politik, dan internasional dari operasi berdarah ini
Serta bagaimana dunia memandang Rio de Janeiro 2025, kota yang terbakar oleh perang antara polisi dan kriminal.
🔥 Maka dari itu, dalam video ini mari kita memahami Operação Contenção: Operasi Polisi Paling Mematikan di Rio de Janeiro.
#OperacaoContencao #RioDeJaneiro #ComandoVermelho #OperasiPolisi #Brazil2025 #Narkoterrorisme #PolisiBrasil #Doca #SejarahBrasil #TragediRio #BeritaDunia #DokumenterKriminal #PerangNarkoba #BrazilNews #InvestigasiRio
————————————————————————————————-
PENGGUNAAN WAJAR (FAIR USE COPYRIGHT DISCLAIMER)
Penafian Hak Cipta berdasarkan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta tahun 1976 yang memperbolehkan “penggunaan wajar” (fair use) untuk tujuan seperti kritik, komentar, peliputan berita, pengajaran, beasiswa, dan penelitian.
Penggunaan wajar adalah penggunaan yang diizinkan oleh undang-undang hak cipta yang sebaliknya dapat dianggap sebagai pelanggaran.
Penggunaan yang bersifat non-komersial, edukatif, atau pribadi cenderung berpihak pada penggunaan wajar.
1. Video ini tidak berdampak negatif terhadap karya asli.
2. Video ini dibuat untuk berbagi informasi sejarah dan berita.
3. Video ini tidak bersifat transformatif secara alamiah.