Kapal Amfibi LHA-7 AS Pembawa 5.000 Pelaut & Marinir Dihantam Serangan Rentetan Rudal Secepat Kilat

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM – Kapal serbu amfibi LHA-7 Amerika Serikat (AS) yang bawa sekira 5.000 pelaut dan marinir dihantam serangan rentetan rudal secepat kilat.

Paksa kapal tersebut mundur jauh ke Samudra Hindia bagian selatan.

Mengutip Al Mayadeen pada (6/4), hal ini diumumkan oleh IRGC dan masuk dalam Operasi Janji Sejati 4 Gelombang ke-98, Senin (6/4/2026).

Dikabarkan bahwa IRGC telah melakukan serangan gabungan, sebagai balasan atas martirnya Kepala Intelijen IRGC, Brigadir Jenderal Majid Khademi.

Lebih tepatnya, IRGC menyatakan telah menghantam kapal serbu amfibi AS LHA-7 yang membawa lebih dari 5.000 personel.

Terkhusus, dengan serangan rudal cepat hingga memaksanya mundur ke Samudra Hindia selatan.

Dalam operasi terpisah, Iran juga menargetkan fasilitas produksi drone Uni Emirat Aarab-Israel serta pesawat di Pangkalan Udara Ali Al-Salem di Kuwait.

Selain itu, IRGC juga menegaskan operasi bersama pasukan sekutu masih terus berlanjut dengan fokus pada target yang dianggap musuh.

Sekaligus menyatakan Selat Hormuz dan Teluk Persia berada dalam pengawasan ketat.

Mereka juga memperingatkan bahwa setiap tindakan bermusuhan akan dibalas secara tegas.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Al Mayadeen dengan judul US amphibious assault ship targeted, https://english.almayadeen.net/news/politics/wave-98–irgc-n-forces-retreat-of-us-amphibious-ship-lha-7.

Program: Tribun Video Update
Host: Yessy Arisanti Wienata
Editor Video: Hadiyya Qurrata
Uploader: Tri Hantoro

#lha7 #kapalperangas #usnavy #kapalamfibi #seranganrudal #iranvsamerika #konfliktimurtengah #perangiranamerika #beritamiliter #geopolitik #perangterbaru #konflikglobal