TERABAS ZONA KONFLIK !! KAPAL INDUK RI DIKAWAL KAPAL PERANG ITALI, RI BORONG 700 SET SENJATA SERBIA

TERABAS ZONA KONFLIK !! KAPAL INDUK RI DIKAWAL KAPAL PERANG ITALI, RI BORONG 700 SET SENJATA SERBIA

Okehh,,, Dua kabar pertahanan Indonesia yang cukup panas !!

Pertama, kapal induk Italia ITS Giuseppe Garibaldi resmi berlayar menuju Indonesia dan bakal memasuki babak baru sebagai KRI Gajah Mada. KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali menyebut kapal tersebut meninggalkan Italia pada malam 24 Agustus 2026 dan diperkirakan tiba di Indonesia sekitar 15–20 September. Setelah tiba, rencananya pada 25 September 2026 akan dilakukan pengukuhan, pergantian bendera Merah Putih, sekaligus perubahan nama dari Garibaldi menjadi KRI Gajah Mada, dengan Presiden Prabowo Subianto direncanakan hadir onboard.

Yang bikin pelayaran ini menarik adalah rutenya. KSAL menyebut kapal akan melewati Terusan Suez dan Laut Merah dengan pengawalan fregat-fregat Italia. Artinya, perjalanan menuju Indonesia akan melintasi salah satu kawasan maritim paling sensitif di dunia, terutama kawasan Laut Merah dan jalur strategis menuju Bab el-Mandeb. Bagaimana bentuk pengawalannya dan seberapa besar risiko perjalanan kapal induk ini? Kita kupas bersama.

Kabar kedua datang dari pengadaan senjata. Muncul informasi mengenai 700 set Assault Rifle Zastava M05 N1 untuk Korps Marinir TNI AL. Senapan buatan Serbia ini menggunakan kaliber 7,62×51 mm NATO, magasin 20 peluru, laras 500 mm, bobot sekitar 4,45 kg dan rate of fire teoritis 620 ±60 peluru per menit.

Lalu pertanyaan besarnya: mengapa Indonesia membeli M05 N1 dari Serbia, bukan langsung menggunakan produk Pindad? Pindad sendiri memiliki SPM-2 kaliber 7,62×51 mm, tetapi platform tersebut merupakan DMR dan bukan konfigurasi assault/battle rifle seperti M05 N1.

Apakah 700 unit ini hanya pengadaan terbatas, kebutuhan khusus Marinir, penggantian senjata lama, atau justru membuka peluang kerja sama dan transfer teknologi?

SImak videonyaa sampai habis boss

#KRIGajahMada #KapalIndukIndonesia #TNIAL #M05N1 #Zastava #TNI #AlutsistaIndonesia