HAK KAMI! TIDAK TAKUT! SENJATA! DIRAMPAS?! SIAPA BERANI #shorts #viral #videoviral #tni
hak kami! tidak takut! senjata! dirampas?! siapa berani Kalau saya yang punya wilayah itu mati saya hari ini, saya tidak takut dengan senjata Bapak di situ. Kalau Bapak mau tahu, Bapak itu bela siapa? Gak ada, Pak. Kita enggak saya mau masang patok di tapal batas di wilayah ini, ini, ini, ini. Nah, itu baru hebat. Tapi kalau Bapak asal tembak aja, enggak bisa loh, Pak. Kami ini orang pribumi. Iya. Kami ini bukan orang transmigrasi. Bapak harus di sini sebelum adanya tentara kami sudah ada di sini.Apa channel Tukang Lihat
Video tersebut memperlihatkan aksi protes dan penolakan warga terhadap pemasangan patok serta plang klaim aset oleh jajaran TNI Angkatan Udara (AU) di Kampung Bakung Udik, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. [tukang lihat]
Berikut ringkasan fakta terkait peristiwa tersebut: Lokasi Kejadian: Kampung Bakung Udik, Bakung Ilir, dan Bakung Rahayu, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. [Tukang Lihat] Penyebab Konflik: Jajaran TNI AU (dari Lanud Pangeran M. Bun Yamin) melakukan penandaan batas area, pemasangan patok, serta plang bertuliskan “Tanah Aset Negara” milik Kementerian Pertahanan di atas lahan permukiman dan wilayah produktif yang diklaim warga. [berita vital]. Keberatan Warga: Warga menilai pemasangan tersebut dilakukan secara sepihak tanpa musyawarah atau sosialisasi terlebih dahulu dengan pemerintah kampung maupun masyarakat setempat. Warga menyatakan lahan tersebut merupakan tanah leluhur turun-temurun dan sebagian telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM). [monitor kalbar]
Kondisi di Lapangan: Situasi sempat memanas karena kehadiran personel TNI AU yang membawa senjata laras panjang di tengah permukiman, memicu protes keras dari warga serta kecaman dari lembaga bantuan hukum seperti YLBHI-LBH Bandar Lampung. Channel Tukang Lihat]. Tindak Lanjut: Pihak warga dan pemerintah daerah dilaporkan sempat menempuh jalur mediasi atau audiensi bersama pihak terkait untuk mencari penyelesaian damai dan kepastian hukum. [TNI VS WARGA]
Informasi lebih lanjut mengenai kronologi dan perkembangan mediasi ini dapat disimak melalui laporan dari Kabar Lampung Yai maupun Sekilas Lampung. [viral video]