Mr. Bodyguard | EP16 【INDO SUB】Api Marah | iQIYI Indonesia
[Diadaptasi dari novel “Mr. Bodyguard”] [Episode 16] [Episode 16] Bisakah kau mengantarku pulang hari ini? Oh, sudah kuperbaiki. Bisa. Terima kasih. Tunggu. Kalian belum bayar. Bayarkan, gendut! Untukmu. Untukku? Iya. Bisa. Kau coba dulu. Gawat. Aku terlambat. Terima kasih. Aku antar kau. Pagi tadi sikapku padamu tidak baik… …ini permintaan maafku. Lain kali saja.
Kali ini aku yang mencarimu. Aku juga belum pernah menggunakan kartu makanku. Sayang kalau tidak digunakan. Tolong! Tanganmu terluka. Tidak apa-apa. Maaf, kau jadi terluka. Kau salah paham. Sebenarnya aku menolong… …bel kesayanganku. Sekalian menolongmu. Terima kasih. Aku kira… …kau dengan Tuan muda lainnya…. …sama saja. [Memang Tuan muda yang tidak punya uang.]
Tapi kau berbeda. Terima kasih, kau sudah membantu keluargaku. Aku tidak melakukan apa-apa. Itu Chu Mengyao. Terima kasih, kalian berdua penolongku. Oh ya. Kekasih? Perhatianmu akan selalu kuingat. Aku berhutang padamu. Suatu saat aku akan membalasnya. Atau kau bawa kertas ini… …untuk menagihnya padaku. Tunggu Ayahku selesai operasi… …aku akan kembali. Jaga dirimu baik-baik. Ini.
Sampai jumpa. Sampai jumpa dua tahun lagi, kekasih. Paman Fu, aku mendapat informasi… …mengenai… …penyerang Paman Chu. Sepertinya mereka akan beraksi lagi. Oh. Pembunuh wanita? Pria. Ada dua penyerang? Satu orang yang sama… …dia menyamar jadi perempuan. [Mataku semakin parah.] …dia menyamar jadi perempuan. Pantas wajahnya tidak asing. Bagaimana pun juga Paman Fu…
…kekuatannya berada di tingkat kuning. Kenapa sekarang… …rasanya tidak bisa diandalkan. Aku khawatir mereka akan kemari… …menyerang Paman Chu. Paman Fu berhati-hatilah. Tenang. Aku bertaruh dengan nyawaku… …tidak akan biarkan dia menyerang direktur. Juga… …tolong kau jaga nona baik-baik. Iya. Kalau ada apa-apa dengannya… …sama… …aku tidak segan menaruhkan nyawaku. Aku tidak akan memaafkanmu. Maaf.
Aku telah mengacaukan kampus. Hingga melukai murid. Aku akan keluar dari kampus. Kau istirahat saja. Jangan terlalu banyak berpikir. Masalah kampus… …kau tidak usah khawatir. Tidak ada yang tahu… …apa yang terjadi sebenarnya. Bagaimana mungkin? Jangan khawatir. Aku yang urus semuanya. Kenapa kau memperlakukan aku seperti ini? Orang sepertiku… …berada di kampus…
…sama seperti bom yang akan meledak kapan saja. Kapan saja bisa melukai orang lain. Orang yang melukai orang lain… …belum tentu orang jahat. Asal kau tidak lupa… …bahwa hati nuranimu baik. Tidak ada yang mustahil. Simpan obat ini. Obatku. Bagaimana bisa? Dari Lin Yi. Lin Yi. Kesal. Sejak Lin Yi muncul… …aku kehilangan statusku.
Aku jadi tidak bisa… …mengejar Yao Yao. Keterlaluan! [Keterlaluan!] Keterlaluan! Keterlaluan! Yang lebih keterlaluan lagi… …awalnya mau terlihat keren dengan ikut lomba itu. Tidak aku sangka… …justru semakin memalukanku. Keterlaluan! Memalukan! [Memalukan!] Bagaimana mau pacaran? Aku dan Yao Yao sekarang pun… …sudah tidak ada kesempatan mengobrol lagi. Hubunganku semakin jauh dengannya.
Ini semua karena Lin Yi! Oh! Oh apa? Aw! Bukan begitu, Kak Liang. Aku ada ide. Apa? Cara kita yang dulu… …ditolak oleh… …Chu Mengyao. Kita gunakan cara lain s-s-s… …saja. Cara lain! Ini Han Bin. Mau apa? Kak Liang. Kau tulis surat darah. [Surat darah.] Surat darah? Tusuk! Kak Liang. Ayo dong, berani.
Untuk cinta harus berani. Baiklah, kau berani, kan? Berhenti! Kak Liang, maafkan aku. Tusuk! Kak Liang! Tusuk! Zhang Naipao, kau yang tusuk. Beri surat yang sudah ditulis padaku. Kak, ini bisa bikin mati. Tahan saja. A Meng! Panggil ambulans. Baik. Aku panggil. A Meng, ada apa? Xiao Shu, ada darah. Darah? Surat darah. A Meng!
Tolong! Telepon. Bantu aku panggil orang. Cermin, cermin… …siapa pria paling tampan di dunia ini? Kak Liang. Cermin, cermin… …siapa pria paling… …mempesona di dunia ini? Tentu saja Kak Liang. Cermin, cermin… …siapa pria paling… …ingin dimiliki di dunia ini? Tentu saja Kak Liang. Bagaimana ini? Aku sendiri terpesona oleh diriku sendiri.
Dan demi perempuan yang kusayang… …menulis surat romantis. Apa yang akan Yao Yao katakan? “Kak Zhong, aku mau pacaran denganmu.” Diam! Gawat, Kak Liang! Gawat! Dia menolak surat cintaku? Atau karena… …bukan darahku? Chu Mengyao pingsan! Pingsan? Lin Yi bawa dia… …ke unit kesehatan kampus. Apa? Lin Yi! A Meng! A Meng, kau kenapa?
Chu Mengyao! Cepat tolong dia! Kenapa dia? A Meng, kau kenapa? A Meng! Tidak bernafas. A Meng, kau tidak boleh mati. Aku telepon ambulans. Tidak keburu. Aku akan berikan nafas buatan. Apa yang harus aku lakukan? Kau jangan berisik. A Meng! Tidak apa-apa. A Meng! Kakak Perisai menolongmu. Lin Yi menolongku. Terima kasih, Lin Yi.
Bibirnya… …sangat lembut. Bibir? Kak Perisai melakukan nafasan buatan padamu. Nafas buatan? Mulut ke mulut? Dasar mesum! Yang benar saja. Sudah ditolong malah dipukul. Surat darah apa ini? Jaman sekarang masih menulis surat darah. Apa ini? Yao Yao tersayang. Sejak pertama kali melihatmu… …aku langsung mencintaimu. Percaya padaku. Aku orang baik. Jadi pacarku, ya?
Surat apa ini! Bau ini sepertinya… Zhong Pinliang, katakan padaku… …apa ini? Ini bukti cintaku padamu. Bukti cinta? Bukti cintamu menggunakan… [Pewarna + krim loquat= Bukti cinta Zhong Pinliang.] …pewarna dan krim loquat? Krim loquat? Kalian! Itu aku… Apa? Aku apa? Masih ingin berdalih. [Semut.] Sampai ada semut… …yang makan bukti cintamu. Yao Yao, itu…
Zhong Pinliang! Besok-besok jangan berbuat seperti ini lagi. Pakai krim loquat menakuti orang. Kalau kau punya… …banyak waktu seperti ini… …belajar bahasa Inggris saja sana! Banyak kalimat yang salah. Yao Yao, dengarkan aku dulu. Payah… …aku pikir benar surat pakai darah. Ternyata menggunakan krim loquat. Xiao Nai, Pao Fu. Telan ini. Nomor dokumen misterius. DNA48-A40175113.
Sekolah menengah Chi Feng di kota Chi Feng… …tiba-tiba diserang oleh makhluk misterius. Dalam semalam… …semua guru dan murid terbunuh. Sebagian besar mayat hangus terbakar… …seolah terkena sengatan listrik. Nama kode Mutan Nomor Tujuh. Berbahaya. Apa pihak kampus tahu? Kak Liang, sudahlah. Kalau begini terus tangan bisa kram. Siapa yang suruh kalian berhenti?
Siapa yang buta? Kalian, lempar bolanya kemari. Berani kau? Rupanya Xiao Liang… …dan kedua temannya. Kak Ming. Aku tidak paham… …untuk apa kau buat surat itu? Ayahmu punya banyak bawahan… …kenapa tidak cari orang… …untuk menghajar Lin Yi? Bagaimana Kak Ming bisa tahu? Oh ya, Kak Ming. Kau kenapa tidak ikut lomba Raja Pemberani? Aku…
…tidak tertarik. Kau memang beda. Aku ada kelas, pergi dulu. Lin Yi, aku tidak akan melawanmu dengan kekerasan. Tapi yang pasti kau akan kuhancurkan. Tunggu saja. Aku tidak tahan lagi. Kak Ming benar. Aku harus melakukan sesuatu. Melakukan sesuatu yang tidak Lin Yi duga. Bawahan Ayahku ada orang yang kuat. Dia terkenal di mana saja.
Dia disebut Macan Kumbang. [Macan Kumbang.] Aku ingin minta bantuannya. Kak Liang, itu untuk apa? Keren sekali. Ini alat sinyal rahasia… …khusus untuk keluargaku. Aku menyimpannya… …untuk keadaan darurat. Kak Liang. Tunjukkan pada kami! Betul, tunjukkan pada kami. Karena kalian sangat ingin melihatnya… …aku berbaik hati… …menunjukkannya pada kalian. Meriam Zhong menembus awan…
[Meriam Zhong menembus awan.] …mempertemukan ribuan pasukan. [Mempertemukan ribuan pasukan.] [Panah awan.] [Tembak!] Tembak! [Panah awan.] Tidak meledak. Apa barang palsu? Aku coba lagi. [Meriam Zhong menembus awan.] Meriam Zhong menembus awan… …mempertemukan ribuan pasukan. [Mempertemukan ribuan pasukan.] [Panah awan.] Tembak! [Tembak!] Kenapa tidak terjadi apa-apa? Betul. Jangan-jangan barang palsu. Kalian tidak mengerti. Ini karena…
…karena… Apa? [Apa?] Sekarang masih siang… …ledakannya tidak kelihatan, bodoh! Tunggu hari gelap. Iya. [Lalu kenapa kau tembak sekarang?] Sudah gelap, Kak Liang. Sudah gelap. [Meriam Zhong menembus awan.] Meriam Zhong menembus awan… [Mempertemukan ribuan pasukan.] …mempertemukan ribuan pasukan. [Tembak!] Tembak! [Kerang.] Pasti berhasil. Munculah macan kumbang. Itu apa, Kak Liang? [Kerang.]
Itu apa, Kak Liang? Sepertinya kau salah tulis. Kalian tidak mengerti. Selama Macan Kumbang melihat sinyalnya… …dia tahu kita memanggilnya. Macan Kumbang sudah dipanggil. Aku datang… …siapa yang memanggil? Kenapa hitam sekali? Karena aku tukang kerang laut hitam. [Kerang laut hitam.] Tuan muda Zhong! Kali ini mau beli berapa kilo? Maaf, aku salah orang. Maaf.
Tidak apa. Kau jangan bergerak. Bau! Maaf. Tidak disangka ada anak seperti itu di kampus kalian. Kita ini berteman… …tapi kau tidak memberitahuku. Dia selama ini baik-baik saja. Lagipula tanpa kuberitahu… …Biro Investigasi Misteri… …sudah mengikutinya dari dulu bukan? Aku selalu setuju dengan… …metode pengajaranmu yang unik. Tapi kali ini ada kemungkinan…
…akan mengancam keselamatan para murid. Berikan Han Bin pada kami. Kau juga tahu… …apa yang telah terjadi padanya. Kalau aku berikan dia padamu… …sama saja dengan membunuhnya untuk kedua kali. Berikan aku waktu. Ini… Aku janji… …kalau percobaanku gagal… …aku akan… …memberikannya langsung pada kalian. Aku peringatkan… …kau tidak bisa mengatur… …para orang tua murid.
Biar aku urus. Baik. Kalau terjadi sesuatu… …jangan salahkan aku. [Meriam Zhong menembus awan.] Meriam Zhong menembus awan… …mempertemukan ribuan tentara. [Mempertemukan ribuan pasukan.] [Tembak!] Tembak! Wah, kali ini pasti tepat. Munculah Macan Kumbang. [Ledakan.] Ledakan? [Ledakan?] Aku Ledakan Hitam. Siapa yang harus aku ledakkan? [Ledakan Hitam.] Kau, kau atau kau? Bukan aku.
Tuan muda Zhong. Kau orang yang tadi bukan? Kau buta? Dia ahli ledakan keluargaku. Cepat! Siapa yang mau diledakkan? Tidak perlu. Kami salah. Kami salah. Tuan muda Zhong. Kau ingin bunuh diri? Tidak. Aku tidak mau bunuh diri. Ayo pergi. Cepat! Sebenarnya bisa menemukan Macan Kumbang atau tidak? Tidak perlu cari dia lagi.
Meriam Zhong menembus awan… [Meriam Zhong menembus awan.] [Mempertemukan ribuan pasukan.] …mempertemukan ribuan tentara. Tembak. [Tembak!] Tembak. [Tembak!] [Macan kumbang.] Munculah Macan Kumbang. Mana? Aku orangnya, siapa yang panggil? Darah. Tapi Macan Kumbang, kau berdarah. Ini darah sejak misi tiga hari lalu… …belum aku bersihkan. Tidak apa-apa. Dia benar Macan Kumbang, Kak Liang?
Tuan muda Liang. Hari ini mau melawan siapa? Dimana dia? Biar aku urus. Sepertinya akan sulit. Namanya Lin Yi, teman di kampus. Tapi kampus sangat ketat. Tidak bisa bawa masuk senjata. Aku hanya ingin beri dia pelajaran. Biar dia tahu akibat dari melawanku. Jadi jangan dibunuh. Baik. Aku mengerti. Masalah ini tidak masuk area pekerjaanku.
Aku pergi dulu. Kau ada perlu apa? Han Bin, kau bersembunyi di kampus ini… …sebenarnya ada rencana apa? Apa? Siapa kau? Aku tahu wujud aslimu. Aku rasa sepertinya kau salah paham? Seharusnya aku yang tanya itu padamu. Kau menyembunyikan kekuatanmu. Apa rencanamu sebenarnya? Jangan. Jika tidak jujur. Aku akan gunakan kekerasan. Jangan paksa aku.
Aku akan mengalahkanmu sebelum kau berubah… …atau kau akan melukai orang lain. Tolong, jangan. Sekarang kau hanya bisa membenci… …kenapa kau punya kekuatan ini. Aku tidak sengaja! Mati kau! Berhenti. Kalau ketahuan… …pakai kekuatan… …bukankah jadi sia-sia? Selama ini kau sudah menyembunyikan kekuatanmu. Tidak ada hubungannya denganmu! Kau akan membunuhnya. Memang aku ingin membunuhnya.
Tenang dulu. Bisa dibicarakan baik-baik. Kau tidak mengerti. Dia adalah seorang pembunuh. Jangan lari! Tenang! Minggir! Kau tahu apa yang kau lakukan? Apa yang terjadi, Si Tu? Xiao Xiao. Si Tu. Ada apa? Kalau menghalangiku lagi… …kau akan kuhajar juga. Mereka ada dendam apa? Kau tidak mengerti. Dia adalah seorang pembunuh.
Sepertinya aku menemukan pembunuh adikku. [Cuplikan episode berikutnya.] Aku ingin dia mati. Kau tidak bisa sembunyi lagi. Kalau aku bisa pilih. Siapa yang mau lari? Hidupku tidak berarti lagi! Kepergian direktur secara tiba-tiba… …mengakibatkan duka yang mendalam. Aku sudah memeriksa… …ada beberapa transaksi direktur… …yang tidak teridentifikasi.