Mr. Bodyguard | EP10 【INDO SUB】Pembunuh Hari Keluarga | iQIYI Indonesia

[Diadaptasi dari novel “Mr. Bodyguard”] Mr. Bodyguard Untukmu. Apa ini? Sepertinya obat pertama… …berhasil memulihkan tubuhmu. Jadi kuberikan… …obat kedua untukmu. Kau minum. Obat sebanyak ini cukup untuk seminggu. Memang untuk satu minggu. Setelah satu minggu… …kita lihat perkembangannya. Baru aku beri obat lagi. Sekitar tiga bulan… …baru bisa pulih sepenuhnya. Tiga bulan. Tiga bulan…

…aku bisa pulih? Aku kira kau takut minum obat? Jangan bercanda. Dulu di lapangan… …terkena peluru bukan apa-apa bagiku. Obat ini bukan apa-apa. Belum tentu. Aku pernah lihat… …orang yang sangat pemberani… …takut disuntik dan minum obat. Terima kasih. Sesungguhnya… …aku kira dapat hidup… …hari demi hari. Sampai suatu hari… …obat penahan rasa sakit pun…

…tidak mempan… …aku bisa mati. Tidak pernah terpikir… …aku dapat pulih kembali. Elang. Terima kasih. Ingat dulu kita di medan perang… …sangat berbahaya. Sering kali… …karena bantuanmu… …aku bisa selamat. Kau sungguh… …benar-benar penyelamatku. Jangan panggil aku Elang lagi… …panggil Lin Yi. Baiklah, kalau itu maumu. Aku berhutang nyawa padamu… …jadi aku akan mendengarkanmu.

Setiap kali melihatmu… …selalu teringat… …waktu menembak di tengah hujan deras. Betul, ada Xiao Ning… Ayah, mengenai kelemahan Xie Guangbo… …sudah ada petunjuknya. Katakan. Xie Guangbo mempunyai… …anak yang selalu… …membuat masalah. Tiga hari ini dia selalu membuat masalah. Kalau kita bisa… …mulai dari anaknya. Baik, aku serahkan padamu. Tapi, harus selalu hati-hati.

Tapi Xiao Ning… …selalu mencari kabar tentangmu. Katakan padanya kalau Elang sudah mati. Lin Yi. Kau sendiri yang tahu. Sebagai agen rahasia… …keluarga hanya menjadi beban. Mungkin kau akan mati saat menjalankan misi? Tidak bisa memberikan masa depan pada orang lain… …gadis mana yang tahan? Apa itu cinta? Meminta bersedia mati demi cinta.

Siapa sangka kau begitu polos? Aku tidak bermaksud mengganggumu… …tapi kau harus lebih fokus saat latihan. Jiao Yazi… …akhirnya kau kembali. Kau ke mana saja? Kau berubah menjadi tua… …aku kaget. Lancang! Anak tidak sopan! Kalau bukan untuk menaikkan tingkatanmu… …kau sudah mengambil semua energiku. Aku butuh tiga hari tiga malam… …untuk mengembalikan wujud asliku.

Jadi begitu. Untung wujud nenek tua itu… …hanya sementara. Aku tidak mau… …berlatih seumur hidup dengan nenek tua. Coba bilang dari awal. Mau mati ka… Jiao Yazi memang… …dari dulu mudah marah. Tapi lama tidak bertemu… …kau semakin cantik. Bagaimana rasanya… …setelah sampai ke tingkat hitam? Rasanya baik saja. Seakan dunia penuh dengan harapan.

Bukan itu maksudku. Maksudku… …kau bisa menyelamatkan orang lain… …dengan kekuatanmu, tahu? Aku bisa menyelamatkan orang dengan energi di tubuhku? Kenapa anak seperti ini… …bisa dipilih oleh giok? Karena kau belum melihat… …kehebatanku. Sudahlah Biar aku ajari… …bagaimana menyelamatkan orang lain. Serius? Selama kau menyentuh… …titik ibu jari orang lain… …lalu melakukan jurus sutra hati…

…energi akan berpindah ke tubuh mereka… …membuat energi mereka… …berfungsi kembali. Ada hal sehebat ini? Kalau begitu aku ini Tuhan? Bisa memanggil angin dan hujan. Gila! Dengarkan aku. Memindahkan energi… …hanya akan… …mempertahankan fungsi organ… …dari tubuh mereka. Mustahil untuk memperbaiki… …organ yang terluka. Ingat, kau bisa memberikan pertolongan pertama… …tapi tidak bisa menyembuhkan.

Pertolongan pertama? Aku ingatkan juga. Jika terlalu banyak memindahkan energi… …tenaga dalammu akan… …berkurang satu tingkat. Berarti… …dari tingkat hitam ke kuning. [Langit, bumi, hitam, kuning.] Baik. Aku mengerti. Keluar. Kau juga. Lapor, direktur. Aku lihat berita… …ada perkembangan dari kasus perampokan bank. Aku tahu. Ingatkan pihak kampus… …jangan biarkan wartawan menggangggu Meng ‘er.

Semua masalah terkait bank… …serahkan pada pengacara Xie. Baik, direktur. Tenang saja. Ada Xiao Yi di kampus. Nona pasti aman. Keamanan pribadinya terlindungi. Kami juga sudah beritahu… …kepala sekolah Ding. Tapi… Tapi apa? Walaupun sudah ada perkembangan… …tapi dalangnya… …belum tertangkap. Jadi… …akan lebih aman kalau… …membatalkan acara keluarga minggu ini. Tidak bisa.

Itu hari yang… …paling penting buatku dan Meng ‘er. Baik, direktur. Kita adakan seperti biasanya. Baik. Kalau membatalkan acara keluarga itu… …perjuanganku beberapa hari ini… …akan sia-sia. Halo, Kak Hua. Lin Yi rupanya pengawal Chu Mengyao… …yang direkrut Chu Pengzhan. Tenang. Aku akan mengurusnya. Rencana sempurna. Tunggu saja! Lin Yi. Mesum! Cepat pakai celanamu.

Ada yang mau kubicarakan. Nona besar. Lain kali kalau mau masuk… …tolong ketok dulu. Sudah. Kau saja yang tidak dengar! Apa yang harus dibicarakan sekarang? Cepat pakai bajumu dulu! Internetku rusak. Tidak bisa aku perbaiki. Kau bantu aku. Hanya masalah itu… …kenapa terburu-buru? Tentu buru-buru. Pokoknya sekarang. Segera! Modemnya dimana?

Di ruang belajar, komputernya di kamar. Kamarmu? Boleh masuk? Boleh. Pokoknya cepat. Aku mau nonton… …film di iqiyi malam ini. Tunggu. Kau yakin aku boleh masuk? Yakin. Beritahu aku jika sudah selesai. Halo, Xiao Shu. Kapan kau kembali? Buat kesempatan? Kesempatan apa? Siapa yang mau berduaan dengannya. Cepat kembali. Apa itu? Apakah itu… …jangan-jangan…

…bra milik Chu Mengyao? Atau celana dalam? Dari hasil penilaianku… …ini celana dalam. Jika dikenakan Chu Mengyao… …terlihat imut, seksi… …atau liar? Aku hanya membantumu merapikan. Tidak ada maksud lain. Iya. Begitu. Lin Yi. Lama sekali. Filmnya sudah mau mulai. Kau tenang dulu. Aku bisa jelaskan. Dasar mesum! Bagaimana dengan urusan yang…

…aku minta secara rahasia itu? Lapor, direktur. Ada orang yang membeli saham… …dari pemegang saham kecil. Dan uangnya… …datang dari luar negeri. Aku akan memberitahu… …perkembangannya lagi. Baik. Direktur. Keputusan anda untuk tidak bekerja sama dengan Perusahaan AA… …apa akan mempengaruhi masalah pendanaan? Dengan begini… …pendanaan… …Resor Eko-Hijau yang kita usulkan… …akan menemui… …banyak masalah.

Pasti akan ada masalah. Tapi kalau dibandingkan… …aku lebih khawatir bekerja sama dengan Perusahaan AA. Mereka terlihat tidak bisa diandalkan. Aku… …akan cari cara untuk masalah pendanaan. Hal baiknya… …proposal Anda telah diterima… …oleh mayoritas pemegang saham. Hanya wakil direktur Jin… …yang tidak setuju. Aneh, dia selalu tidak menyetujui… …setiap proposal Anda.

Peter Drucker pernah mengatakan. ‘Keputusan penting yang dibuat… …oleh pemimpin bijaksana… …pasti ada yang melawannya’. Tidak ada yang melawan… …keputusannya pasti salah. [Peter Drucker siapa?] Apa? Kau tidak setuju? Tentu saja, setuju. Kita harus berhati-hati dengan… …Tuan Jin dan anaknya. Bagaimana bisa, si bunga kampus diam-diam begini. Lin Yi dia telah… …menghancurkan harapanku.

Cintaku diambil olehnya. Apa ini. A Meng, pengawalmu tidak bekerja dengan baik. Masih sempat berkencan dengan perempuan. Lin Yi tidak cocok dengannya. Tang Yun ini juga kasihan sekali. Kalau dia tahu… …Lin Yi itu mesum… …pasti menyesal. A Meng, jangan marah. Aku ada cara. Aku akan beritahu Tang Yun besok… …kalau Kakak Perisai adalah pacarmu.

Kalian juga tinggal serumah. Xiao Shu, jangan sembarangan bicara. Lagipula kau yakin membiarkan… …orang lain mengambil Kakak Perisai? Siapa yang mau dengan si cabul itu? Baik. Kalau kau benar mau memberitahu. Tolong peringatkan Tang Yun. Jangan tertipu oleh… …si mesum itu. A Meng! Kemarin malam… …apa yang terjadi antara kau dan dia? Tidak ada.

Tentu saja tidak ada. Kalian… …ciuman? Atau pelukan? Xiao Shu apaan, sih? Aku kasih tahu… …dia mengambil pakaian dalamku. Apa? Dasar mesum! Ada apa? Ada apa? Apa yang terjadi, Yun Yun? Beritamu dengan Lin Yi… …sudah menyebar. Kapan kalian… …sampai ke tahap ini? Bagaimana bisa? Bukan begitu. Wen Wen, hubungan kita bukan seperti itu.

Sekarang semua orang bisa jadi paparazi. Semua tahu kau sedang apa. Foto menunjukkan fakta. Masih ingin menyembunyikannya. Kau tidak menganggapku sebagai sahabatmu. Bukan begitu. Sepedaku rusak hari itu. Lalu Lin Yi memaksaku. Jadi… Benar begitu? Kalau begitu ini keterlaluan. Semua pikir kalian pacaran. Lalu aku harus bagaimana? Si Lin Yi… …baru masuk…

…langsung bertengkar dengan Tuan muda ketiga… …Zhong Pin Liang. Waktu di tokomu juga… …dia berani melawan Tuan muda kedua… …Zhou Ruoming. Pasti punya banyak pengikut. Sikapnya juga seperti berandalan. Bisa jadi… …Lin Yi sendiri yang… …menyebarkan foto itu. Tidak mungkin. Jahat sekali. Kau masih tidak mengerti? Dia tidak bisa mendekatimu. Jadi dia gunakan kesempatan ini…

…untuk membuat gosip di antara kalian. Sampai semua orang berpikir… …kau pacarnya. Kau hanya bisa menerimanya. Mengerikan. Menurutku Lin Yi akan lebih merepotkan… …daripada Zhu Geming. [Reputasi perempuan lebih penting.] Ayah. Ini hari keluarga kita. Kenapa si mesum ini diajak? Ming ‘er, mesum apanya? Tidak boleh tidak sopan. Aku serius. Dia itu… Cukup. Jangan membual.

A Meng, tahan dulu. Kita urus dia lain kali. Maaf, Xiao Yi. Aku baru bisa mengajakmu makan sekarang. Seharusnya dari dulu aku ajak kau makan. Dan memenuhi janji padamu… …untuk makan daging T-bone. Hari ini aku penuhi janji itu. Paman Chu. Sebenarnya aku sudah lupa. Untung kau ingatkan. Terima kasih. Dasar palsu.

Bagaimana aku bisa lupa… …janji pada penyelamat Meng ‘er. Aku harus berterima kasih. Sekalian… …aku umumkan… …mulai sekarang… …kau adalah bagian dari keluarga kami. Apa? Ayah. Dia hanya seorang pengawal. Bagaimana bisa jadi anggota keluarga? Meng ‘er. Di mata Ayah… …Lin Yi bukan hanya seorang pengawal. Seperti kau menganggap Xiao Shu saudara.

Aku juga menganggap dia putriku. Kita ini keluarga. Terima kasih. Mari, bersulang untuk Lin Yi. Jangan sungkan, Xiao Yi. Bagiku… …kau, Paman Fu dan Xiao Shu… …adalah keluarga. Bersulang! Lapor, Ketua Yang. Aku dan A Li… …sedang mengamati Chu Pengzhan. Ada sesuatu. Awas! Menunduk! Ayah! Semua cepat keluar! Cepat! Menunduk! Beri tahu Ketua Yang.

Si Kecil Kerudung Merah diserang. Baik. Sembunyi! Paman Fu ternyata jagoan. Target mereka itu aku, Meng’ er. Menjauh dariku… …cepat pergi. Ayah! Ayo, cepat. Ayah! Mati kau! Nona! Itu bom, jangan mendekat! A Meng! Lepaskan! Aku pernah berlatih. Jangan. Meng’ er! Meng’ er! Jangan, direktur! Xiao Yi, hebat sekali kau. Luar biasa. Ayah! Direktur!

Jangan lari! Jangan lari! Jangan lari! Masih lari. Serigala… …telah kabur. Halo. Kakak Hua. Sudah kuatasi. Aku rasa si tua itu… …pasti sudah sekarat. Iya. Hanya saja Lin Yi… Lin Yi. Aku akan segera membunuhmu. Lin Yi. Cepat panggil ambulans. Baik. Bertahanlah, direktur! Bertahanlah, Ayah! Lama tidak jumpa, Direktur Wang. [Cuplikan episode berikutnya.] Ah, menjenguk…

Kau sadar tidak… …direktur sudah lama tidak masuk kerja. Sebagai anak Chu Pengzhan… …jika saat seperti ini kau tidak tegar… …siapa lagi yang bisa melindunginya? Untung kau kembali ke kampus. Xiao Shu, aku bertekad. Aku akan menggantikannya. Aku juga akan mencari tahu… …siapa yang melukai Ayah. Han Bin. Aku sedang tidak senang… …kebetulan ada kau…

…lihat apa yang akan kulakukan.