Mr. Bodyguard | EP7 【INDO SUB】Pertarungan Terakhir dengan San Shao | iQIYI Indonesia
[Diadaptasi dari novel “Mr. Bodyguard”] Mr. Bodyguard [Episode 7] Aku sudah siap. [Tahu diri juga kau.] Jiao Yazi, aku merasa penuh. Aku tidak bisa menahan lagi. [Sudah tahu hebatnya kan!] Apa ini? Apa aku telah berhasil? Apa aku berhasil? Nona Jiao? Jiao Yazi. Kemana dia? Siapa kau? Aku Jiao Yazi. Jangan sembarangan!
Jiao Yazi itu wanita cantik. Kau memang tidak mengerti apa-apa. Kalau bukan karena demi membantumu berhasil… …aku juga tidak akan jadi seperti ini. Lalu bagaimana? Aku merasa bersalah sekali. Bagaimana aku bisa membantumu? Biarkan aku peluk badanmu yang segar dan muda ini. Kalau begitu terus tua saja kau. Hidup wanita cantik selalu malang.
Aku mau tidur cantik dulu. A Meng. Kakak Perisai pakai baju yang kau jahit. Aku kira dia tidak akan berani pakai. Eh! Apa maksudnya? Aku hanya bercanda! Sepertinya dia lumayan suka. Benarkah? Tapi seingatku… …dia tidak punya banyak baju. Apa karena tidak ada baju lain… …makanya pakai baju itu. Jiao Yazi, Jiao Yazi.
Ada yang ingin aku tanyakan. Jiao Yazi, bisa online sebentar? Kak Perisai kenapa? Sepanjang jalan aneh sekali. Mungkin sifat pengawalnya kumat. Ayo pergi. Sebentar. Masalah kita belum selesai. Aku mau memastikan… …perasaan Kakak Perisai. Xiao Shu, jangan. Hei, ada orang tidak? Hei, aku memerintah kau sebagai tuanmu! Jiao Yazi! Kakak Perisai. Ada apa?
Tidak disangka, kau bagus juga… …pakai baju ini. Hah? Iya. Boleh tidak biarkan aku… …istirahat sebentar? Aku hampir mati. Aku hanya ingin memastikan. Apakah aku sudah naik tingkat? Benar, tingkat kungfumu… …sudah di tingkat hitam. Sepertinya kau suka… …kado yang A Meng berikan? Hah? Oh, iya. Apakah itu tingkatan yang hebat?
Tingkatan pada kungfu dibagi menjadi… …langit, bumi, hitam dan kuning. [Langit, bumi, hitam, kuning.] Kau sudah naik tingkat dari kuning… [Langit, bumi, hitam, kuning.] …ke tingkat hitam. Apa? Baru tingkat kedua? Aku mengerti. Karena kau tidak ada baju lain… …makanya terpaksa pakai baju ini. Xiao Shu sedang apa? Bikin malu saja. Jangan meremehkan tingkat hitam.
Kalau tidak kau kontrol dengan baik… …bisa membunuh orang. Sejauh yang dapat kau lihat… …hampir tidak ada orang di dunia ini… …yang bisa menjadi lawanmu. Apa kau tidak suka gambarnya? Untung semua susah payah tidak jadi sia-sia. Kakak Perisai. Bagaimanapun A Meng sudah berbaik hati. Atau coba katakan… …kau suka gambar apa?
Apa Xiao Shu mengatakan semua yang… …seharusnya tidak dikatakan? Tidak bisa, aku harus menghentikannya. Kenapa kau yang susah payah? Kalau bukan karena aku… Aku sudah tidak bertenaga. Aku mau tidur cantik dulu. Masalah pribadimu… …bukan tanggung jawabku. Jangan menggangguku lagi. Jiao Yazi. Kaki. Apa kau tidak suka gambar… …yang A Meng jahitkan untukmu?
Kau suka gambar kaki? Apa? Bukan! Aku… Bukan apanya? Jelas-jelas iya. Dasar mesum, lepaskan bajunya. Lepaskan! Lepaskan! Xiao Shu, kau kenapa? Kau jangan. Kalian sedang apa? Lancang! Pagi-pagi sudah seperti ini mau jadi apa? Hubungan dua orang ini. Hubungan tiga orang ini… ….ada rahasia apa yang tidak diketahui orang? Kita terus ikuti saja.
Minggir semua, minggir! Hati-hati jadi sial! Beri tempat! Cepat pergi kau! Lari semua, lari! Kak Liang. Datang. Sudah datang. Selamat pagi sayangku… …adik Yao Yao. Tidak disangka bisa… …terjadi perampokan bank. Aku. Aku benar-benar merasa menyesal. Tapi beberapa hari ini… …kau tidak angkat teleponku sama sekali. Tidak bisa menemuimu… …aku benar-benar… …sangat khawatir.
Bau apa ini? Kenapa ada bau pipis? A Meng, kau menciumnya tidak? Jurus siram! Hei, Chen Yushu. Kau… Hei, Xiao Shu. Kenapa pagi-pagi kita… …sudah bertemu hal menjijikan seperti ini? Lebih baik kita cepat pergi. Yao Yao, itu hanya kecelakaan. Lihat aku. Aku sudah mandi. Baju juga sudah dibuang. Terus bagaimana?
Mungkin kau akan terus bau seumur hidupmu. Sudah mandi pun tidak akan hilang. Tidak! Tidak mungkin. Bisa. Xiao Shu. Kenapa kau bahas lagi… …peristiwa pipis itu? Aku juga korbannya. Kalau sampai Zhong Pinliang tahu… Kau tenang saja. Sekarang atau masa depan… …hal ini tidak akan ada yang tahu. Lin Yi, namaku bukan Zhong jika…
…tidak menghabisimu hari ini. Tapi. Kenapa mereka bisa tahu… …kalau seluruh badanku terkena pipis? Tidak benar. Jangan-jangan… Xiao Nai, Pao Fu! Iya! Kak Liang, ampun! Kami benar tidak cerita ke siapa pun… …kalau Kak Liang disiram air pipis. I…iya! Sudah datang! Lin Yi bukan? Iya dia! Katanya memang dia… …yang maju dan… …melindungi Chu Mengyao.
Mereka kenapa lagi? Xiao Yi, aku lihat berita. Xiao Yi, aku lihat berita. Pahlawan menolong wanita cantik. Bunga kampus di Universitas Song Shan… …dua-duanya ditolong olehmu. Kau sekarang terkenal. Gawat. Ingin merendah tapi tidak bisa. Kedepannya akan susah menjalankan misi. Aku memang tidak salah menilaimu. Jika nanti kau menemui masalah di sini…
…cari Tuan muda kelima saja. Tuan muda kelima? Kenapa tidak pernah dengar kau cerita? Siapa itu? Aku. Aku hanya merendah. Tidak terlalu banyak yang tahu. Eh, tapi jangan kasih tahu orang lain… …siapa Tuan muda kelima. Minggir! Ming…minggir! Silakan Kak Liang! Siapa Tuan muda kelima? Kak Liang, kau salah dengar. Aku dengar dengan sangat jelas.
Siapa Tuan muda kelima? Maksudku Lin Yi adalah pemberani. Bisa jadi Tuan muda kelima di Universitas Song Shan. Kalau kau seorang pria sejati… …nanti siang ikut aku ke atap. Sebenarnya aku… …selama ini suka pria. Kau tidak menjawab Kak Liang… …kau takut bukan? Bisa kabur sekali, tapi tidak bisa untuk yang kedua kali. Menyerah saja!
Baiklah. Sampai ketemu nanti siang. [Ini akan seru.] Feng Xiaoxiao merasa kedinginan. [Feng Xiaoxiao merasa kedinginan. Pahlawan yang pergi, tidak bisa kembali.] Pahlawan yang pergi, tidak bisa kembali. Xiao xiao, coba lihat berita beberapa hari ini. Anak baru itu telah menyelamatkan Chu Mengyao. Menurutku kemampuannya lumayan bagus. Nanti kau tidak akan kebosanan.
Mau aku bertemu dengannya dulu? Tidak perlu buru-buru. Biarkan Tuan muda kedua dan ketiga bermain dulu dengannya. Lihat dulu kemampuannya. Kalau begitu, kita taruhan. Kita bertaruh es krim. Aku bertaruh… …anak baru itu yang menang. Kau merendahkan Tuan muda kedua dan ketiga? Dua orang brengsek itu payah. Ya Tuhan. Ini bukannya rak bagian kedokteran…
[Bagian genetika.] …yang paling susah? Mana mungkin Lin Yi. [Rajin belajar hal yang baru] Dia? Siapa dia sebenarnya? Teman, kau tidak apa-apa? Kenapa mereka mengusikmu lagi? Jangan ikut campur. Kau bilang apa? Kalau dibalas tidak ada habisnya. Aku cukup dihajar beberapa kali lalu selesai. Aneh. Jelas-jelas punya kemampuan untuk menang. kenapa tidak melawan?
Gawat, mau kambuh lagi. Aku harus cepat pergi dari sini. Apa yang terjadi? Tidak enak badan? Apa yang dia cari? [AP NILAI ENERGI, MP KEKUATAN MUTASI, ATK KEKUATAN SERANG.] Ada apa? Pernafasannya tidak beraturan. Tadi juga sempat merasakan kekuatan. Siapa dia sebenarnya? Kenapa kekuatannya bisa tidak beraturan begitu? Kau berani sekali tidak menepati janji.
Wah, kenapa kalian berjemur sampai seperti ini? Semua karena kau! Oh iya! Siang di atap. Maaf, aku lupa. Hari ini mau itu raja… …atau dewa. Tidak ada yang bisa menghalangiku menghabisimu. Kalau mau main kasar kalian cari saja orang lain. Aku orang yang berpendidikan tinggi. Atau begini saja. Aku traktir kalian bertiga minum biar segar.
Diam! Tidak perlu ke atap. Selesaikan di sini saja. Jangan bilang aku menindas yang lemah. Begini saja. Kau bisa maju tiga langkah dulu, bagaimana? Tiga langkah. Kau dulu saja. Kak Liang, si bodoh ini… …otaknya bermasalah, ya? Kak…Kak Liang, hajar dia! Lin Yi. Tidak disangka kau lumayan lucu. Kalau bukan kau yang cari masalah duluan…
…mungkin bisa kupertimbangkan… …kau jadi bawahanku. Ayo mulai. Satu dua tiga. Tiga langkah. Begini tidak apa-apa? Kau banci ya? Mengulur waktu terus. Ayo! Maaf. Kak Liang! Ini berlebihan. Apa situasinya? Aku juga tidak melihatnya dengan jelas. Kak Liang! Kak Liang mimisan! Kak…Kak Liang! Bangun Kak Liang! Maju di medan tempur dan membantai orang jahat.
Paman Fu hari ini tidak mengantar makan? Ada. Di mana? Habis. Aku belum makan! Memangnya ada peraturan harus menyisakan untukmu? Hari ini ada apa dengan mereka? Salah minum obat? Sudahlah, aku masak sendiri. [Bagaimana semuanya kosong?] Jiangjun. Jiangjun. Hei, kemana Jiangjun? Sayang sekali, dia berlibur ke luar negeri. Apa? Kemana?
Pulang ke kampung halamannya di Jerman. Aku sudah berjanji pada Jiangjun. Tiap musim dingin dia akan pulang kampung… …untuk merayakan hari natal. Ada apa dengan anjing itu? Bajuku rusak semua karena dia. Dia malah dengan santai… …merayakan natal di Jerman. [Kau tidak suka aku berlibur?] Semuanya kaki. Itu bukannya gaya kesukaanmu? Apa? Kaki, kan? Apa-apaan?
Tidak mungkin. Jangan-jangan kalian… Hanya tinggal satu baju ini. Wanita benar-benar tidak bisa dipermainkan. Mampus dia sekarang. Iya. Jika tidak memberi dia pelajaran… …mana bisa meredam amarahku. Tapi Xiao Shu. Kalau seperti ini… …dia hanya punya satu baju saja. Sepertinya kita sudah keterlaluan. Begini saja kau sudah tidak tega? Tidak, siapa yang tidak tega?
Aku tidur dulu. Ini berlebihan. Lihat, dia kenapa bisa seperti ini? Kenapa dia bisa dihajar? Siapa? Siapa yang hajar dia? Bagian lain tidak dipukul… …beraninya pukul wajahku. Bagaimana aku cari makan? Apa? Feng Xiaoxiao merasa kedinginan. [Feng Xiaoxiao merasa kedinginan. Tuan muda ketiga pergi, tidak bisa kembali.]
Begitu Tuan muda ketiga pergi, dia tidak bisa kembali. Semudah itu dikalahkan. Anak baru ini menarik. Kau hutang es krim padaku. Memangnya aku pernah setuju taruhan? Si Tujiong, kau curang! Asalkan selain es… …aku akan mengabulkannya. Aku tidak mau yang lain… …selain es. Xiao Xiao, aku tidak mau terlalu cepat melepasmu. Sekarang harus bagaimana? Lari!
Benar! Sebelum Kak Liang datang… …kita cepat pergi! Ayo! Xiao Nai, Paofu. Mau kemana? Kak Liang. Ka…kak Liang. Kami tidak melindungimu dengan baik. Membuatmu terluka. Ini salah kami. Tapi Kak Liang. Kabar ini sudah tersebar… …lewat forum internet kampus. Dalam waktu yang sangat singkat… …seluruh guru dan murid jadi tahu. Menurutku… …lebih baik kau pulang…
…dan beristirahat. Betul. Lihat! Zhong Pinliang dan temannya. Ayo cepat foto mereka. Menangkap Zhong Pinliang yang liar. Jangan! Jangan difoto! Kau gila? Jangan foto! Aku mohon, jangan. Hei, kalian. Sudah cukup fotonya? Sudah cukup ketawanya? Xiao Nai, Paofu. Iya. Cek rekaman CCTV. Siapa saja yang menertawakan kita… …akan kita datangi. Siapa yang tadi foto…
…kita kasih makan kotoran. Belum pergi juga? Mau makan kotoran? Makan kotoran sana! Siapa yang peduli? Kalian kira aku akan takut sama kalian? Seorang Lin Yi mau mengalahkanku… …memangnya aku siapa? Kak Liang! Kita setiap hari takut dan khawatir… …merasa semua orang di dunia ini egois. Tidak ada yang peduli dengan kita. Tapi sekarang…
…kita tidak perlu takut lagi. Penyelamat kita… …telah datang. Dia membantu kita yang berstatus rendah… …mendapatkan keadilan. Bersuara demi keadilan. Melawan orang jahat di kampus. Dia adalah… …Lin Yi! Tentu jika kalian bergabung… …ke dalam kelompok kami… …akan kami berikan tiga jaminan. [Satu, dijamin keluar masuk aman.] Satu, dijamin keluar masuk aman.
[Dua, dijamin tangan dan kaki aman.] Dua, dijamin tangan dan kaki aman. [Ketiga, dijamin lulus.] Ketiga, dijamin lulus. Teman-teman yang butuh bisa minta formulir padaku. Tenang saja. 30 orang pertama yang daftar… …akan bebas biaya pendaftaran! Aku mau! Jangan berebut! Setiap orang dapat. Satu orang satu. Jangan berebut! Kalau ada pertanyaan… …mengenai formulir kami…
…bisa hubungi 0101995995. Jangan berebut! Lin Yi, Lin Yi, tolong aku, tolong! Kak Liang! Pria sejati jika mau balas dendam, se…se… Se apa se! Pria sejati jika mau balas dendam, sepuluh tahun pun tidak terlambat. Sekarang tidak perlu buru-buru. Betul. Dasar pengikut payah. Aku akan kembali. [IAku akan kembali!!!] Apa hubungannya dengan kita?
Aku hanya bawahan. Iya. Kak Yi. Ada apa, Kak Bo? Jangan panggil aku Kak Bo. Dulu aku tidak mengerti… …beraninya menyebut diri sendiri Kak Bo di depan Anda. Tolong ijinkan aku memanggil Anda… …Kak Yi! Kau membantu kampus ini melawan orang jahat. Bisa dibilang… …kau menghebohkan kampus dan pantas berkuasa. Makanya aku…
…memutuskan membuatkan Anda klub penggemar. Sekarang benar-benar ramai. Formulirnya sudah habis diperebutkan. Kak Yi, lihat! Aku yang pertama daftar. Kak Bo. Zhong Pinliang masih berani ke kampus? Lihat hidungnya. Benar-benar seperti anjing kehilangan tuan. Hei, antri. Hei, minggir! Teman, minggir sebentar. Minggir! Kalian! Tuan muda datang! Dia adalah Tuan muda kedua. [Cuplikan episode berikutnya.]
Permainannya selalu licik. Benar kata Kak Ming. Kalau dia tidak mau pergi… …kita buat dia sampai ingin pergi pun tidak bisa. Si bunga kampus… …Tang Yun. Yi ‘er, mari berlatih jurus hati giok. Cepat lepaskan bajunya. 60. Kurasa pacarku akan sangat senang. Yun Yun. Siapa lagi yang menyukaimu?